Anda di halaman 1dari 17

MAKALAH

LAB AKUNTANSI 1

SIKLUS AKUNTANSI PERUSAHAAN JASA

Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas

Mata Kuliah Lab Akuntansi


Dosen Pembimbing: Sari Mujiani

Disusun oleh:

1. PUJI ELA LESTARI 2320160129


2. TUTUT SETYOWATI 2320160130

FAKULTAS EKONOMI JURUSAN AKUNTANSI


UNIVERSITAS ISLAM AS-SYAFIIYAH
2017
KATA PENGANTAR

Puji Syukur kami ucapkan kepada Allah Yang Maha Esa, karena atas berkat
rahmat dan karunia-Nya, makalah ini dapat terselesaikan dengan baik. Yang berjudul
”SIKLUS AKUNTANSI PERUSAHAAN JASA”
Makalah ini untuk memenuhi salah satu tugas Pengantar Lab Akuntansi 1 serta kami
harapkan makalah ini dapat bermanfaat untuk menambah informasi mengenai Siklus Akuntansi
dan langkah langkah pencatatannya.
Kami menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih jauh dari kesempurnaan,
untuk itu kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun guna
sempurnanya makalah ini.

Bekasi, Oktober 2017

Tim Penulis

ii
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ................................................................................................................ i


KATA PENGANTAR .............................................................................................................. ii
DAFTAR ISI .............................................................................................................................iii
BAB I PENDAHULUAN ......................................................................................................... 1
1.1 LATAR BELAKANG ..................................................................................................... 1
1.2 RUMUSAN MASALAH ................................................................................................. 1
BAB II LANDASAN TEORI ................................................................................................... 2
2.1 PENGERTIAN PERUSAHAAN JASA .......................................................................... 2
2.2 PENGERTIAN DAN TAHAP TAHAP SIKLUS AKUNTANSI ................................... 2
BAB III SOAL DAN PEMBAHASAN .................................................................................... 7
3.1 TRANSAKSI ................................................................................................................... 7
3.2 PEMBAHASAN .............................................................................................................. 8
3.2.1 JURNAL UMUM ................................................................................................... 8
3.2.2 BUKU BESAR ....................................................................................................... 9
3.2.3 NERACA SALDO SEBELUM PENYESUAIAN .................................................10
3.2.4 AYAT JURNAL PENYESUAIAN ........................................................................11
3.2.5 NERACA LAJUR ...................................................................................................11
3.2.6 LAPORAN KEUANGAN ......................................................................................12
BAB IV PENUTUP ..................................................................................................................13
4.1 KESIMPULAN ................................................................................................................13
4.2 SARAN ............................................................................................................................13
DAFTAR PUSTAKA ...............................................................................................................14

iii
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Mata Kuliah Pengantar Lab Akuntansi adalah salah satu mata kuliah yang membicarakan
tentang informasi tentang proses akuntansi. Biasanya akuntansi identik dengan hal-hal yang
berkaitan keuangan. Dalam makalah ini, saya mengutarakan bahasan mengenai Siklus
akuntansi dan langkah pencatatan pada perusahaan jasa. Perusahaan Jasa adalah perusahaan
yang kegiatannya menyediakan berbagai pelayanan kepada anggota masyarakat yang
memerlukan. Makalah ini menjelaskan beberapa hal yang berkaitan dengan akuntansi
perusahaan Jasa, seperti siklus akuntansi jasa, jurnal umum, posting ke buku besar ayat
jurnal penyesuaian neraca lanjur dan juga laporan keuangan.

1.2 Rumusan Masalah

1. Apa yang dimaksud Perusahaan Jasa?


2. Apa saja tahap tahap siklus akuntansi ?
3. Seperti apakah penyelesaian siklus akuntansi ?

1
BAB II
LANDASAN TEORI

2.1 PENGERTIAN PERUSAHAAN JASA


Pengertian perusahaan secara ekonomis, merupakan suatu lembaga atau perkumpulan
dari beberapa orang (selaku pendiri) yang melakukan kegiatan bersifat ekonomi dan sosial
pada suatu masyarakat dengan tujuan memperoleh laba. Jadi, perusahaan jasa adalah suatu
usaha atau lembaga yang kegiatannya dibidang jasa.
Ciri-ciri perusahaan jasa, yaitu:
1. Usahanya terus menerus
2. Secara terang-terangan (mempunyai ijin usaha) dan
3. Yang dihasilkan berupa jasa
Perusahaan jasa, contohnya: akuntansi publik, servis atau reparasi sepeda motor, salon
kecantikan, dan sebagainya.
Transaksi keuangan perusahaan jasa, meliputi:
 Investasi pemilik berupa setoran uang maupun barang habis pakai atau aktiva lainnya
 Membeli aktiva tetap
 Menerima pinjaman dan membayar utang
 Menerima pelunasan piutang
 Menggunakan aktiva yang ada
 Membuat laporan pertanggungjawaban
Serangkaian kegiatan tersebut dilakukan secara terus menerus demi kelangsungan usaha
dengan tujuan mencari laba. Proses akuntansi berperan pada kegiatan ini, mulai terjadinya
transaksi, mencatatnya, melaporkan, menganalisa sampai dengan meramalkan kegiatan
mendatang.
2.2 Pengertian dan Tahap Tahap Siklus Akuntansi
Siklus Akuntansi merupakan proses pencatatan akuntansi mulai dari transaksi sampai
penyajian laporan keuangan. Berikut bagan siklus akuntansi.

2
A. Transaksi
Transaksi itu sendiri merupakan kejadian kejadian ekonomi dari aktivitas normal
yang dilakukan oleh perusahaan dan berkaitan dengan operasi utama perusahaan baik
langsung maupun tidak langsung pada periode tertentu.
B. Jurnal Umum
Jurnal umum adalah sebuah jurnal yang dipergunakan untuk tempat melakukan
pencatatan bagi segala jenis bukti transaksi keuangan yang muncul akibat terjadinya
berbagai transaksi keuangan perusahaan dalam suatu periode tertentu. Pada umumnya,
jurnal ini dipergunakan dalam akuntansi perusahaan jasa karena pada prinsipnya segala
transaksi dalam perusahaan jasa dapat dicatat secara kronologis, sedangkan pada
akuntansi perusahaan dagang lebih efektif menggunakan jurnal khusus
Jurnal umum dalam siklus akuntansi memiliki 5 fungsi penting untuk sebuah
perusahaan jasa. Adapun kelima fungsi tersebut adalah:
 Fungsi historis : Pencatatan setiap transaksi dilakukan berdasarkan tanggal
terjadinya transaksi. Jurnal menggambarkan kegiatan perusahaan sehari-hari secara
berurutan dan terus menerus. Inilah mengapa Jurnal umum memiliki fungsi historis
karena dilakukan secara sistematis dan kronologis.

3
 Fungsi pencatatan : Jurnal umum digunakan untuk mencatat setiap transaksi yang
terjadi dalam perusahaan. Tiap perubahan kekayaan, modal, biaya, dan pendapatan
harus terlebih dahulu dicatat ke dalam jurnal umum, agar pembuatan laporan
keuangan perusahaan dapat dilakukan secara lengkap.

 Fungsi analisis : Pencatatan dalam jurnal umum merupakan hasil analisis transaksi
berupa pendebitan dan pengkreditan akun yang terpengaruh. Analisis ini mengenai
penggolongan nama akun, pencatatan dalam pendebitan ataupun pengkreditan
beserta jumlahnya.

 Fungsi instruksi : Catatan dalam jurnal umum merupakan perintah untuk mendebit
dan mengkredit akun sesuai dengan catatan dalam jurnal. Pencatatan dalam jurnal
umum bukan sebatas dokumen transaksi dalam perusahaan tetapi bersifat instruksi.
Hal ini dimaksudkan bahwa jurnal umum berfungsi memberikan perintah atau
petunjuk dalam proses memasukkan data ke buku besar.

 Fungsi informatif : Catatan dalam jurnal umum memberikan penjelasan mengenai


bukti pencatatan transaksi yang terjadi.

C. Buku Besar
Buku besar adalah himpunan rekening-rekening yang saling berhubungan yang
menggambarkan pengaruh transaksi terhadap perubahan harta, utang dan modal.
Pemindahbukuan semua pos-pos jurnal ke buku besar disebut posting. Nama akun yang
dipakai pada ayat-ayat jurnal harus sama dengan nama akun di buku besar
D. Neraca Saldo
Adalah daftar seluruh akun dengan mencatat di debet dan kredit untuk melihat
apakah saldonya sudah seimbang.
Apabila perkiraan-perkiraan buku besar telah didebet dan dikredit untuk setiap
transaksi selama satu periode akuntansi, besarnya saldo sudah tampak. Jadi, jumlah
saldo-saldo debet akan sama dengan jumlah saldo-saldo kredit.
Untuk itu, secara berkala dibuat daftar yang disebut neraca saldo. Penyusunan
sebuah neraca saldo pada akhir suatu periode akuntansi merupakan tahap pengikhtisaran
atau ringkasan

E. Jurnal Penyesuaian
Anggaran mengenai kebenaran jumlah-jumlah dalam neraca saldo tidak berlaku
untuk semua perkiraan. Ada beberapa perkiraan tidak mencerminkan keadaan yang
sebenarnya. salah satu penyebabnya ialah belum dibuatnya dokumen pada akhir periode
sehingga transaksi belum dicatat

4
Jurnal penyesuaian adalah jurnal yang dibuat karena :
 Suatu transaksi sudah terjadi tetapi belum dicatat dalam perkiraan
 Transaksi sudah dicatat, tetapi saldonya perlu dikoreksi
Ayat jurnal penyesuaian (adjusting journal entries) terhadap perkiraan-perkiraan
tertentu, dibuat untukmengoreksi perkiraan-perkiraan tersebut sehingga mencerminkan
keadaan harta, utang, modal, pendapatan dan beban yang sebenarnya.
Beberapa transaksi yang terjadi di akhir periode dan perlu dibuatkan jurnal
penyesuaiannya adalah:
a. Penyusutan aktiva tetap
Misal : mesin, peralatan, kendaraan dan gedung. Nilai atau jumlah yang
dicatat adalah sebesar yang disusutkan
b. Pemakaian perlengkapan
Nilai yang dicatat adalah sebesar yang terpakai
c. Piutang tak tertagih
Adalah taksiran mengenai jumlah piutang yang mungkin tak dapat
diterima pembayarannya
d. Beban-beban yang dibayar dimuka (sekaligus)
Adalah pembayaran beban yang digunakan untuk beberapa kali
pemakaian, misalnya sewa, iklan dan asuransi
e. Beban yang masih harus dibayar (utang), misalnya gaji dan bunga bank
f. Pendapatan yang telah diterima dimuka
Merupakan utang karena pekerjaan harus dilakukan dahulu, misalnya
sewa diterima di muka
g. Pendapatan yang masih harus diterima
Merupakan piutang karena pekerjaan telah selesai, tetapi pembayarannya
belum diterima, misalnya bunga bank

F. Kertas Kerja
Adalah kertas berkolom (neraca lajur) yang digunakan sebagai kertas kerja dalam
penyesuaian laporan keuangan. Penggunaan kertas kerja dapat mengurangi kesalahan. Di
samping itu, kertas kerja juga dapat digunakan untuk memeriksa ketepatan perhitungan
yang dilakukan dan memungkinkan penyesuaian daftar secara logis
G. Neraca Saldo setelah penyesuaian

5
H. Laporan Keuangan
Laporan keuangan terdiri atas lima bagian :
1. Laporan Laba Rugi (L/R) melaporkan tentang hasil usaha perusahaan.
2. Laporan Perubahan Ekuitas (LE) melaporkan tentang perubahan dan kondisi equity
3. Laporan Posisi Keuangan / Neraca melaporkan tentang asset kewajiban dan equity
perusahaan.
4. Laporan Arus Kas melaporkan tentang aliran arus kas masuk / keluar.
5. Catatan Atas Laporan Keuangan melaporkan tentang penjelasan mengenai semua
perkiraan yang tercantum di neraca, laba rugi dan perubahan equity.

6
BAB II
SOAL DAN PEMBAHASAN

3.1 TRANSAKSI
Tn. Tatang Hadi membuka usaha jasa guide pariwisata “Mina Bahari” pada bulan
September 2011. Selama bulan September 2011 melakukan transaksi sebagai berikut:
 1 Sept Mina Bahari menerima modal berupa kas Rp 20.890.000 dan peralatan Rp
34.810.000
 4 sept Membeli peralatan secara kredit Rp 3.050.000
 5 sept Membeli bahan habis pakai secara tunai Rp 1.820.000
 10 sept Menerima pendapatan atas jasa yang diberikan RP 20.000.000
 11 sept Membayar sewa bulan bulan September 2011 Rp 13.790.000
 14 sept Membayar beban utilitas sebesar Rp 10.050.000
 15 sept Menerima pendapatan atas jasa yang belum dilakukan sebesar Rp
4.800.000
 19 sept Menyelesaikan jasa guide tetapi belum menerima pembayaran sebesar Rp
21.900.000
 22 sept Tuan Tatang mengambil uang perusahaan untuk kepentingan pribadi Rp
2.500.000
 23 sept Menerima pendapatan atas jasa yang diberikan Rp 29.550.000
 25 sept Membayar beban-beban lain-lain sebesar Rp 2.260.000
 27 sept Membayar gaji pegawai Rp 38.210.000
Pada akhir bulan September data penyesuaian berikut disiapkan:

a. Sisa bahan habis pakai per 33 September Rp 300.000


b. Pendapatan diterima tapi belum ditagih per 30 September Rp 2.310.000
c. Penyusutan peralatan diperkirakan Rp 1.500.000
d. Akruan gaji yang belum dibayar per 30 September Rp 475.000
e. Saldo pedapatan diterima dimuka mencerminkan penerimaan di muka pada
tanggal 1 September untuk jasa yang diberikan. Jasa yang diberikan antara
tanggal 1 sampai 30 September hanya Rp 1.000.000

7
3.2 PEMBAHASAN
3.2.1 JURNAL UMUM
MINA BAHARI
JURNAL UMUM
PERIODE SEPTEMBER 2011

NO TANGGAL URAIAN DEBET KREDIT

1 01-Sep Kas Rp 20.890.000,00


Peralatan Rp 34.810.000,00
Modal Rp 55.700.000,00
ket: setoran modal awal
2 04-Sep Peralatan Rp 3.050.000,00
Utang Usaha Rp 3.050.000,00
ket: pembelian peralatan kredit
3 05-Sep Bahan Habis Pakai Rp 1.820.000,00
Kas Rp 1.820.000,00
ket: pembelian bahan habis pakai
4 10-Sep Kas Rp 20.000.000,00
Pendapatan Jasa Rp 20.000.000,00
ket: diterima pendapatan jasa guide
5 11-Sep Beban Sewa Rp 13.790.000,00
Kas Rp 13.790.000,00
ket: beban sewa bulan sept 2011
6 14-Sep Beban Utilitas Rp 10.050.000,00
Kas Rp 10.050.000,00
ket: membayar beban utilitas
7 15-Sep Kas Rp 4.800.000,00
Pendapatan diterima dimuka Rp 4.800.000,00
ket: pendapatan atas jasa belum dilakukan
8 19-Sep Piutang Rp 21.900.000,00
Pendapatan Jasa Rp 21.900.000,00
ket: jasa yang sudah dilakukan belum dibayar
9 22-Sep Prive Rp 2.500.000,00
Kas Rp 2.500.000,00
ket: pengambilan untuk keperluan pribadi
10 23-Sep Kas Rp 29.550.000,00
Pendapatan Jasa Rp 29.550.000,00
ket: diterima pendapatan jasa guide
11 25-Sep Beban Lain Rp 2.260.000,00
Kas Rp 2.260.000,00
ket: dibayar beban lain lain
12 27-Sep Beban Gaji Rp 38.210.000,00
Kas Rp 38.210.000,00
ket: dibayar beban gaji
Total Rp 203.630.000,00 Rp 203.630.000,00

8
3.2.2 BUKU BESAR

Akun: Kas No Akun : 101


Ref Saldo
Tgl Uraian Debet Kredit
Post Debet Kredit
01-Sep Modal Awal JU1 Rp 20.890.000 Rp 20.890.000
03-Sep Bahan habis pakai JU3 Rp 1.820.000,00 Rp 19.070.000
10-Sep Pendapatan jasa JU4 Rp 20.000.000,00 Rp 39.070.000
11-Sep Beban sewa JU5 Rp 13.790.000,00 Rp 25.280.000
14-Sep Beban Utilitas JU6 Rp 10.050.000,00 Rp 15.230.000
15-Sep Pendapatan jasa JU7 Rp 4.800.000,00 Rp 20.030.000
22-Sep Prive JU9 Rp 2.500.000,00 Rp 17.530.000
23-Sep Pendapatan jasa JU10 Rp 29.550.000,00 Rp 47.080.000
25-Sep Beban Lain JU11 Rp 2.260.000,00 Rp 44.820.000
27-Sep Beban Gaji JU12 Rp 38.210.000,00 Rp 6.610.000

Akun: Piutang Usaha No Akun : 102


Ref Saldo
Tgl Uraian Debet Kredit
Post Debet Kredit
19-Sep Pendapatan Jasa JU8 Rp 21.900.000,00 Rp 21.900.000

Akun: Bahan Habis Pakai No Akun : 103


Ref Saldo
Tgl Uraian Debet Kredit
Post Debet Kredit
05-Sep Pembelian JU3 Rp 1.820.000,00 Rp 1.820.000

Akun: Peralatan No Akun : 104


Ref Saldo
Tgl Uraian Debet Kredit
Post Debet Kredit
01-Sep Modal Awal JU1 Rp 34.810.000 Rp 34.810.000
04-Sep Pembelian JU4 Rp 3.050.000,00 Rp 37.860.000

Akun: Utang Usaha No Akun : 201


Ref Saldo
Tgl Uraian Debet Kredit
Post Debet Kredit
04-Sep Pemb. Peralatan JU3 Rp 3.050.000,00 Rp 3.050.000

Akun: Pendapatan Diterima Dimuka No Akun : 202


Ref Saldo
Tgl Uraian Debet Kredit
Post Debet Kredit
15-Sep Pendapatan Jasa JU7 Rp 4.800.000,00 Rp 4.800.000

Akun: Modal No Akun : 301


Ref Saldo
Tgl Uraian Debet Kredit
Post Debet Kredit
01-Sep Modal Awal JU1 Rp 55.700.000 Rp 55.700.000

Akun: Prive No Akun : 302


Ref Saldo
Tgl Uraian Debet Kredit
Post Debet Kredit
22-Sep Prive JU9 Rp 2.500.000,00 Rp 2.500.000

9
Akun: Pendapatan Jasa No Akun : 401
Ref Saldo
Tgl Uraian Debet Kredit
Post Debet Kredit
10-Sep Pendapatan Jasa JU4 Rp 20.000.000,00 Rp 20.000.000
19-Sep Pendapatan Jasa JU8 Rp 21.900.000,00 Rp 41.900.000
23-Sep Pendapatan Jasa JU10 Rp 29.550.000,00 Rp 71.450.000

Akun: Beban Sewa No Akun : 501


Ref Saldo
Tgl Uraian Debet Kredit
Post Debet Kredit
11-Sep Beban Sewa Sept JU5 Rp 13.790.000,00 Rp 13.790.000

Akun: Beban Utilitas No Akun : 502


Ref Saldo
Tgl Uraian Debet Kredit
Post Debet Kredit
14-Sep Beban Utilitas JU6 Rp 10.050.000,00 Rp 10.050.000

Akun: Beban Gaji No Akun : 503


Ref Saldo
Tgl Uraian Debet Kredit
Post Debet Kredit
27-Sep Beban gaji JU12 Rp 38.210.000,00 Rp 38.210.000

Akun: Beban Lain No Akun : 504


Ref Saldo
Tgl Uraian Debet Kredit
Post Debet Kredit
25-Sep Beban Lain JU11 Rp 2.260.000,00 Rp 2.260.000

3.2.3 NERACA SALDO SEBELUM PENYESUAIAN


Mina bahari
Neraca Saldo Sebelum Penyesuaian
PERIODE 30 SEPTEMBER 2011
NO Akun Nama Akun Debet Kredit
101 Kas Rp 6.610.000
102 Piutanng Usaha Rp 21.900.000
103 Bahan Habis Pakai Rp 1.820.000
104 Peralatan Rp 37.860.000
201 Utang Usaha Rp 3.050.000
202 Pendapatan Diterima Dimuka Rp 4.800.000
301 Modal Rp 55.700.000
302 Prive Rp 2.500.000
401 Pendapatan Jasa Rp 71.450.000
501 Beban Sewa Rp 13.790.000
502 Beban Utilitas Rp 10.050.000
503 Beban Gaji Rp 38.210.000
504 Beban Lain Rp 2.260.000
Total Rp 135.000.000 Rp 135.000.000

10
3.2.4 AYAT JURNAL PENYESUAIAN
MINA BAHARI
AJP
PERIODE 30 SEPTEMBER 2011
NO TGL URAIAN DEBET KREDIT
1 30-Sep Beban Bahan Habis Pakai Rp 1,520,000.00
Bahan Habis Pakai Rp 1,520,000.00
ket: bahan habis pakai bulan sept
2 30-Sep Piutang Usaha Rp 2,310,000.00
Pendapatan Jasa Rp 2,310,000.00
ket: pendapatan yang belum ditagih
3 30-Sep Beban Penyusutan Rp 1,500,000.00
Akumulasi Penyusutan Peralatan Rp 1,500,000.00
ket: beban penyusutan peralatan
4 30-Sep Beban Gaji Rp 475,000.00
Utang Gaji Rp 475,000.00
ket: beban gaji yang belum dibayar
5 30-Sep Pendapatan Diterima Dimuka Rp 1,000,000.00
Pendapatan Jasa Rp 1,000,000.00
ket: pendapatan yang terealisasi
Total Rp 6,805,000.00 Rp 6,805,000.00

3.2.5 NERACA LAJUR


Mina Bahari
WORKSHEET
Bulan September 2017
No Neraca Saldo AJP Neraca Saldo Stlh AJP Lap Laba Rugi Lap Posisi Keuangan
Akun
Akun Debet Kredit Debet Kredit Debet Kredit Debet Kredit Debet Kredit
101 Kas 6,610,000 6,610,000 6,610,000
102 Piutang Usaha 21,900,000 2,310,000 24,210,000 24,210,000
103 Bahan Habis Pakai 1,820,000 1,520,000 300,000 300,000
104 Peralatan 37,860,000 37,860,000 37,860,000
105 Akum. Penyusutan Peralatan 1,500,000 1,500,000 1,500,000
201 Utang Usaha 3,050,000 3,050,000 3,050,000
202 Pendapatan Diterima Dimuka 4,800,000 1,000,000 3,800,000 3,800,000
203 Utang Gaji - 475,000 475,000 475,000
301 Modal 55,700,000 55,700,000 55,700,000
302 Prive 2,500,000 2,500,000 2,500,000
401 Pendapatan Jasa 71,450,000 3,310,000 74,760,000 74,760,000
501 Beban Sewa 13,790,000 13,790,000 13,790,000
502 Beban Utilitas 10,050,000 10,050,000 10,050,000
503 Beban Gaji 38,210,000 475,000 38,685,000 38,685,000
504 Beban Lain 2,260,000 2,260,000 2,260,000
505 Beban Bahan Habis Pakai - 1,520,000 1,520,000 1,520,000
506 Beban Penyusutan Peralatan - 1,500,000 1,500,000 1,500,000
135,000,000 135,000,000 6,805,000 6,805,000 139,285,000 139,285,000 67,805,000 74,760,000 71,480,000 64,525,000
Laba 6,955,000 6,955,000
74,760,000 74,760,000 71,480,000 71,480,000

11
3.2.6 LAPORAN KEUANGAN
Mina Bahari
LAPORAN LABA RUGI
Untuk Periode Yang Berakhir 30 September 2011
Pendapatan
Pendapatan Jasa Rp 74,760,000
Total Pendapatan Rp 74,760,000

Beban
Beban Sewa Rp 13,790,000
Beban Utilitas Rp 10,050,000
Beban Gaji Rp 38,685,000
Beban Lain Rp 2,260,000
Beban Bahan Habis Pakai Rp 1,520,000
Beban Penyusutan Peralatan Rp 1,500,000
Total Beban Rp (67,805,000)
Laba Rp 6,955,000

Mina Bahari
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
Untuk Periode Yang Berakhir 30 September 2011
Modal 1 September 2011 Rp -
Setoran Modal 1 September 2011 Rp 55,700,000
Ditambah:
Laba Bersih bulan September Rp 6,955,000
Dikurangi:
Prive Rp (2,500,000)
Rp 4,455,000
Modal 30 September 2011 Rp 60,155,000

Mina Bahari
LAPORAN POSISI KEUANGAN
30 September 2011
ASSET LIABILITAS
Asset Lancar Liabilitas
Kas Rp 6,610,000 Utang Usaha Rp 3,050,000
Piutang Usaha Rp 24,210,000 Utang Gaji Rp 475,000
Bahan Habis Pakai Rp 300,000 Pendapatan Diterima Dimuka Rp 3,800,000
TotalAsset Lancar Rp 31,120,000 Total Liabilitas Rp 7,325,000
Asset Tetap Equitas
Peralatan Rp 37,860,000 Modal Rp 60,155,000
Akum. Penyusutan Peralatan Rp (1,500,000)
Total Asset Tetap Rp 36,360,000 Total Equitas Rp 60,155,000

TOTAL ASSET Rp 67,480,000 TOTAL LIABILITAS+ EKUITAS Rp 67,480,000

12
BAB III
PENUTUP

3.1 KESIMPULAN
Perusahaan jasa adalah suatu usaha atau lembaga yang kegiatannya dibidang jasa.
Siklus Akuntansi meliputi tahap pencatatan, pengikhtisaran dan pelaporan. Jurnal adalah
alat untuk mencatat transaksi perusahaan yang dilakukan secara kronologis (berdasarkan
urutan waktu) dengan menunjukkan akun yang harus didebet dan dikredit beserta
jumlahnya masing-masing. Jurnal merupakan catatan pertama setelah adanya bukti
transaksi sebelum dilakukan pencatatan dalam buku besar, sehingga jurnal sering
dikatakan sebagai “the book of original entry”. Buku besar merupakan hasil dari analisis
transaksi setelah jurnal. Buku besar adalah kumpulan dari akun–akun yang saling
berhubungan dan merupakan suatu kesatuan, misalnya pada semua akun yang digunakan
dalam pembukuan sebuah perusahaan. Neraca Saldo adalah semua transaksi yang terjadi
selama periode berjalan diposting yang berguna untuk memverivikasikan bahwa saldo
debit dan saldo kredit jumlahnya sama dan saldo rekening yang ada diambil langsung
dari saldo rekening buku besar yang belum dilakukan penyesuaian.

3.2 SARAN
Diakhir penulisan makalah ini diharapkan kepada pembaca agar lebih memahami
dan mengetahui mengenai akuntansi untuk perusahaan jasa, dimana didalamnya terdapat
siklus akuntansinya, jurnal umum beserta neraca saldonya.

13
DAFTAR PUSTAKA
Materi :

Mulya,Hadi.2013.Memahami Akuntansi Dasar.Jakarta:Mitra Wicara Media

https://www.academia.edu/10080526/JURNAL_BUKU_BESAR_NERACA_SALDO_JURNAL
_PENYESUAIAN._KERTAS_KERJA

Soal:

https://www.academia.edu/24831146/Soal_akuntansi_perusahaan_jasa

14