Anda di halaman 1dari 39

SISTEM SKELETAL

A
Athritis: Peradangan pada sendi
Artikulasi: Persendian
Atralgia: Sakit pada sendi,tanpa disertai flamasi
Artrodesis: Sendi yang dibuat kakudengan pembedahan
Artokondritis: Peradangan tulang kartilago sendi
Artrografi: Pemeriksaan radiografik pada sendi
Artrolit : Terjadinya pengendapan kalsium pada sendi
Artropati: Penyakit sendi yang belum diketahui penyebabnya
Artroplasti: Bedah plastic untuk remodeling sendi
Artrosis: Degenerasi pada sendi
Artroskop: Alat medis yang digunakan untuk melihat bagian dalam rongga sendi
Artrosteitis: Peradangan pada sendi tulang
Artrosinovitis: Peradangan pada membrane synovial sendi
Artrotomi: Insisi kedalam sendi atau pembukaan sendi dengan pembedahan
Ankilosis: Kekakuan sendi karena penyakit atau pembedahan

C
Chondroma: Tumor tulang rawan
Cranial: Tentang tengkorak
Craniostabes: Penipisan tulang tengkorak
Craniotomy: Pembukaan tengkorak

D
Dactylitis: Penyakit kronis tulang jari
Diafsis : Batang tulang panjang

E
Efusi: Kelebihan cairan sendi
Encephal(o): Otak
Endosteum: Lapisan Rongga sumsum tulang berongga
Epifisis: Ujung tulang panjang
Ethmoidalle: Tulang tapis

F
Falanges Pedis : Tulang jari kaki
Femur: Tulang paha
Fibula: Tulang betis
Fluktuantes: Tulang melayang (tulang rusuk)
Frontal: Tulang dahi

G
Gladiolus: Badan
Gluotos: Bokong
Gracilis Musculus: Otot paha ramping
Gouty Arthritis: Peningkatan uric acid
H
Hamatum: Hamate (tulang di pergelangan tangan)
Hemothorax: Darah pada dada (terdapat di dada didalam rongga pleura)
Humerus: Tulang lengan atas
Hyoideum: Tulang lidah
Hyperplasia: Pertumbuhan atau perkembangbiakan yang berlebihan dari suatu organ atau jaringan yang
disebabkan produksi sel menigkat.

Ilium: Tulang usus (tulang terbesar dari panggul membentuk bagian atas Dan belakang dari panggul)
Ischium: Tulang duduk
Innominate Bone: Bagian dari tulang panggul yang merupakan gabungan 3 buah tulang

Joint/articulation: Tempat penyatuan atau sambungan antara dua atau lebih tulang rangka

Kalus: Jaringan ikat pada tempat patah tulang


Kartilago: Jaringan khusus yang terdapat pada ujung tulang
Kinesthesia:Daya gerak sendi dan otot secara sadar

Kinesiology: Ilmu yang mempelajari tubuh manusia ketika bergerak


Klonus : Kontraksi otot yang berirama
Kontraktur: Pemendekan otot abnormal dan/atau fibrosis sendi
Kontraksi isometric: Tegangan otot meningkat, panjangnya tak berubah dan tak ada Gerakan sendi
Kontraksi isotonic: Tegangan otot tak berubah, otot memendek dan ada gerakan
sendi
Krepitus/krepitasi: Suara berderik; yang dapat didengarkan pada gerakan ujung
Patahan tulang
Kyphosis: Kelengkungan torakal tulang belakang yang berlebihan

L
Ligamen: Pita fibrus yang menghubungkantulang
Leiomy/o-: Smooth muscle (otot polos)
Lamin/o-: Lamina (bagian lengkungan vertebra)
Lesser Trochanter: Bagian anatomi femur dekat sendi dengan tulang pinggul
Lord/o-: Bend forward (membungkuk kedepan)

M
Masteidectomy: Pemotongan tulang mastoid
Medulla: Inti dari organ-organ atau struktur tubuh tertentu
Meningitis : Peradangan pada selaput tipis yang menyelubungi otak dan sum-
sum tulang belakang
Meningocele: Penonjolan selaput sistem saraf melalui lubang pada tulang
belakang
Meningomyelocele: Penonjolan selaput sistem saraf dan isinya melalui lubang pada
tulang belakang
Metatarsophalangeal: Sendi antara tulang-tulang pada bagian tengah telapak kaki
dengan tulang-tulang di dekat jari kaki
Mielodisplastis: Kata sifat yang digunakan untuk menjabarkan suatu kelainan
tabung saraf yang menyebabkan terganggunya perkembangan sum sum tulang belakang
Mielofibrosis: Suatu penyakit langka yang menyerang sum-sum tulang di mana
jaringan kolagen terkumpul membentuk jaringan parut fibrosa di dalam rongga sum-sum tulang

N
Neuroradiological: Cabang ilmu yang mempelajari kelainan pada sistem saraf, tulang
belakang, kepala, dan leher dengan menggunakan teknik
pencitraan

O
Osteogenesis Imperfekta :Sekelompok penyakit kolagen genetic dimana tulang tidak terbentuk dengan
sempurna sehingga tulang tersebut menjadi rapuh dan mudah patah
Osteoporosis: Penyakit tulang yang di tandai dengan adanya penurunan massa
dan kepadatan tulang, yang menyebabkan tulang menjadi rentan dan mudah mengalami kelainan bentuk

P
Progressive Bulbar Palsy: Penurunan saraf motorik di kortek sotak, sum-sum tulang
belakang, batang otak, dan traktuspirimidalis, yang secara khusus melibatkan saraf IX, X, dan XII
Ptosis: Turunnya kelopak mata
Punksi Lumbar: Tindakan pengambilan cairan dari ruang sum-sum tulang
belakang di daerah lumbal, yakni di punggung bawah

R
Reduksi: Koreksi yang dilakukan pada patah tulang/dislokasi
Rheumatoid Arthritis: Suatu penyakit kronis yang menyebabkan terjadinya peradangan dan kelainan
bentuk sendi, disebabkan oleh adanya suatu antibody yang menyerang sel sendi itu sendiri.
Rhizotomy: Pemotongan akar saraf kepala/saraf tulang belakang

S
Spondylitis: Peradangan pada bagian tulang belakang
Spina Bifida: Kelainan pada tulang belakang

T
Thoracoplasty: Pengangkatan tulang iga

U
Ureter : saluran dari ginjal ke kandung kemih
Uretra : Saluran dari kansung kemih keluar
Urine : Air seni

V
Varices: Pelebaran pembuluh darah balik
Varicocele: pelebaran pembuluh darah scrotum
Vasculitis: Peradangan pembuluh darah
W
Wasir: peradangan pembuluh darah di anus (ambeien)

Y
Yeyenum/Jejunum: Bagian dari anus

MUSKULER

No. Terminologi Medis Unsur Penyusun Arti Kata


1. Arthralgia Arthr/o + algia Nyeri sendi
2. Bursitis Burs/o + itis Radang bursa persendian
3. Rhabdomyosarcoma Rhabd/o+my/o+sarc/o+oma Tumor ganas otot skelet
4. Myalgia My/o + algia Sakit otot
5. Myasthenia My/o + asthenia Kelemahan/kelelahan otot
6. Dystonia Dys/o + tonia Tonus otot yang abnormal
7. Leiomyofibroma Leiomy/o + fibro + oma Tumot jinak otot & jaringan fibrous
8. Hiperkinesia Hiper + kinesia Peningkatan gerak & aktivitas otot
9. Myositis My/o + itis Peradangan otot

A
1. Arthritis : Peradangan pada sendi
2. Artikulasi : Persendian
3. Atralgia : sakit pada sendi, tanpa disertai inflamasi
4. Artrodesis : sendi yang dibuat kaku dengan pembedahan
5. Artokondritis : peradangan tulang kartilago sendi
6. Artrografi : Pemeriksaan radiografi pada sendi
7. Artrolit : Terjadinya pengendapan kalsium pada sendi
8. Artropati : Penyakit sendi yang belum diketahui penyebabnya
9. Artroplasti : Bedah plastic untuk remodeling sendi
10. Artrosis : Degenerasi pada sendi
11. Artroskop : Alat medis yang digunakan untuk melihat bagian dalam
rongga sendi
12. Artrosteitis : Peradangan pada sendi tulang
13. Artrosinovitis : Peradangan pada membrane synovial sendi
14. Artrotomi : Insisi ke dalam sendi atau pembukaan sendi dengan
pembedahan
15. Ankilosis : Kekakuan sendi karena penyakit atau pembedahan
16. Arhtrogram : gambar X-ray untuk suatu struktur dan gangguan sendi
D
1. Deformitas : Kelainan bentuk dari organ tubuh yang disebabkan oleh
sebab perkembangan, kecelakaan atau penyakit .
2. Diafisis : Batang tulang panjang
3. Dyskenisia : kesulitan gerak yang abnormal
4. Dystonia : terjadi perpanjangan waktu kontraksi
5. Dystrophy : perkembangan/pertumbuhan yang abnormal
E
1. Efusi : Kelebihan cairan sendi
2. Endosteum : Lapisan rongga sumsum tulang berongga
3. Epifisis : ujung tulang panjang
F
1. Fasikulasi : Kedutan serabut otot secara involunter
2. Fasikuli : Kelompok sel otot yang parallel (myofibril)
3. Flaksid :Tiadanya tonus otot

H
1. Hyperplasia : Pertumbuhan atau perkembangbiakan yang berlebihan
dari suatu organ atau jaringan yang disebabkan
produksi sel meningkat
2. Hyperkinesia : Peningkatan gerak dan aktivitas otot
K
1. Kalus : Jaringan ikat pada tempat patah tulanh
2. Kartilago : Jaringan khusus yang terdapat pada ujung tulang
3. Klonus : Kontraksi otot yang berirama
4. Kontraktur : Pemendekan otot abnormal dan/atau fibrosis

L
1. Ligamen : Pita fibrus yang menghubungkan tulang
2. Leiomyofibroma : tumor jinak otot dan jaringan fibrous

M
1. Miofibril : sel otot; mengandung sarkomer
2. Musculus : otot
3. Musculus frontalis : otot belakang kepala
4. Musculus Occipitalis : otot pelipis
5. Musculus Temporalis : otot lingkar
6. Musculus Orbicularis : otot lingkar mulut
7. Musculus Orbocularis Oris : otot lingkar mata
8. Musculus Orbicularis Oculi : otot kelopak mata
9. Musculus Levator Palpebralis : otot hidung Oculi
10. Musculis Nasalis : otot dada
11. Musculus Pictoralis : otot dada besar
12. Musculus Pictoralis Major : otot dada kecil
13. Musculus Pictoralis Minor : otot bawah selangka
14. Musculus Subclavia : otot gergji
15. Musculus Seratus Anterior : otot perut
16. Musculus Rectus : otot perut lurus
17. Musculus Rectus Abdominalis : otot perut miring dalam
18. Musculus Rectus Abdominalis Externa : otot perut miring dalam
19. Musculus Rectus Abdominalis Interna : dinding perut.
20. Myalgia : sakit otot
21. Myasthenia : kelemahan/kelelahan otot abnormal
22. Myasthenia gravis : kelemahan otot menyeluruh, merupakan
sakit/gangguan yang serius
O
1. Oeus : Mengenai atau menyerupai tulang
3. Ortopedi : Cabang ilmu bedah yang khusus berkenan dengan
penyembuhan tulang, persendian, kerangka
4. Ortostatik : Menunjuk pada suatu kondisi yang disebabkan oleh
posisi berdiri tegak
5. Oseomukoid : Lendir yang terdapat pada tulang
6. Osifikan : Yang membentuk atau menjadi tulang
7. Osifikasi : Tulang-tulang kecil ditelinga tengah, seperti tulang
landasan dan tulang sanggurdi
8. Osteitis : Radang tulang
9. Osteomalasia : Kondisi yang digejalai dengan melunaknya tulang
(pada orang dewasa), disebabkan oleh kekurangan
vitamin D atau kurang terkena sinar matahari atau
disebabkan oleh keduanya
10. Osteomielitis : Infeksi tulang yang biasannya disebabkan oleh bakteri,
tetapi kadang-kadang disebabkan oleh jamur.
11. Osteoarthritis : Arthritis degenerative yang diakibatkan oleh cedera
atau suatu penyakit yang menyerang permukaan sendi-
sendi synovial
12. Osteoblas : Sel pembentuk tulang, berasal dari fibroblast
13. Osteodentoma : Neoplasma yang tersusun dari jaringan tulang dan
dentin
14. Osteodistrofi : Pembentukan dan pertumbuhan tulang yang tidak
normal
15. Osteoid : Menunjukan atau ditandai dengan adanya tulang
16. Osteofit : Abnormalitas osteogenesis berupa pertumbuhan yang
berlebihan sehingga membentuk struktur tulang
menonjol seperti taji.
17. Osteogenesis : Proses pembentukan dan pertumbuhan tulang
18. Osteogenik : Bersifat menghasilkan atau membentuk tulang
19. Osteografi : Deskripsi mengenai tulang-tulang
20. Osteoklas : Sel penyerap atau perusak tulang
21. Osteoklasia : Penyerapan dan pengrusakan tulang
22. Osteoklasis : Tindakan mematahkan atau membuat fraktur tulang
23. Osteoklastoma : Tumor tulang yang disebabkan oleh osteoklas
24. Osteokondral : berkenan dengan tulang (bone) dan tulang rawan
(kartilago)
25. Osteokondritis : Inflamasi osteokondral
26. Osteokondroma : Neoplasma bening tulang dan tulang rawan
27. Osteokondrosis : Hal gangguan pada pembentukan dan pertumbuhan
tulang dan tulang rawan (pada anak-anak)
28. Otseolisis : Absorpsi atau penghancuran tulang
29. Osteolitik : Bersifat menghancurkan atau menyebabkan absorpsi
tulang
30. Osteologi : Ilmu mengenai tulang-tulang, termasuk kelainan-
kelainan dan penyakitnya.
31. Osteoma : Tumor jinak tulang yang terdiri atau timbul dari
jaringan spongiosa dari tulang dan dapat tumbuh secara multiple
pada tulang atau bagian tubuh lain
32. Osteoporosis : Berkurangnya kepadatan tulang yang progresif

P
1. Periosteum : jaringan ikat fibrus yang membungkus tulang
2. Polymyositis : inflamasi kronik progresif otot skelet disertai kelemahan
dan atropy otot
R
1. Rhabdomyosarcoma : tumor ganas otot skelet
2. Rheumatoid arthritis (RA) : inflamasi sendi kronik (terutama menyerang kaki
dan tangan)
S
1. Synovial : Membran synovial, membrane atau selaput yang
mensekresi (cairan) sinovia.
2. Sarkomer : Unit kontraktil sel otot
3. Sinovium : Membran pada sendi yang mensekresi cairan pelumas
4. Spastik : Tonus otot yang lebih tinggi dari normal
5. Sprain : cedera sendi terpelintir/keseleo
6. Subluxation : dislokasi inkomplit tulang dari persendiannya

T
1. Tendon : Tali jaringan fibrus yang menghubungkan otot ke tulang
2. Tenodysnia : sakit pada tendo
3. Torticollis : pemendekan satu sisi otot leher

INTEGUMEN
 Dermatitis : Iritasi atau peradangan kulit. Dermatitis adalah istilah umum yang mengacu
pada ruam merah yang gatal.
 Keratosis : Kondisi kulit yang kering,kasar dan muncul benjolan-benjolan kecil dan keras
yang biasanya terjadi pada lengan atas, paha, pipi, atau bokong dan dapat membuat kulit terasa
seperti amplas.
 Melanocyte : Sel yang mengandung protein melanin yang berfungsi sebagai pigmen kulit dan
juga melindungi kulit dari bahaya sinar UV
 Onychophagia : Kebiasaan mengigit kuku tanpa sadar
 Percutaneus : Melalui kulit
 Intradermal : Keadaan di dalam atau di antara lapisan kulit
 Epidermis : Lapisan permukaan yang teersusun dari jaringan epitel squamous stratified.
Lapisan yang letaknya paling dekat dengan permukaan dannerinteraksi langsung dengan
permukaan
KARDIOVASKULER
1.1 Akar kata, Prefixes dan Suffixes bagi Istilah Sistem Kardiovaskuler
AKAR KATA PREFIX SUFFIX
ischi/o- brady- -sclerosis
blockade
defisiensi Lambat

sphygm/o- pols/ poly- -pathy


Penyakit
denyut nadi banyak

steth/o- tachy- -stenosis


dada menyempit
cepat

1.2 Istilah Medis Bagian Sistem Kardiovakuler


ISTILAH DEFINISI

Atrium Dexter. Serambi kanan


Ventrikel Dexter Bilik kanan
Atrium Sinister Serambi kiri
Ventrikel Sinister Bilik kiri
Pericardium Visceral Epikardium
Myocardium Otot jantung yang bertanggung jawab atas kemampuan
kontraksi jantung
Endokardium Lapisan tipis dan halus yang menjadi pembatas dalam
jantung bagian dalam otot jantung
Antrium Serambi
Septum Interatrium Antar serambi
Septum Interventrikel Sekat antar vertikel

1.3 Istilah Medis Sistem Kardiovaskuler


ISTILAH DEFINISI

Blood pressure (BP) Tekanan darah sirkulasi pada dinding arteria,


vena dan ruang jantung

Bruit (murmur) Suara tiupan abnormal yang terdengar saat darah


mengalir di arteria.

Diastole Priode waktu di antara kontraksi saat ventrikel


relaksasi

Systole Periode waktu saat ventrikel kontraksi.


Sphygnomanometer Alat pengukur tekanan darah

Stetoscope Instrumen untuk mendengarkan suara-suarajantung, dada dan


paru

Cardiologist Ahli penyakit jantung

Cardiology Ilmu tentang fungsi, struktur

dan gangguan jantung.

1.4 Istilah Penyakit & Gangguan Sistem Kardiovaskuler


ISTILAH DEFINISI
Fibrillation Kontraksi ventrikel atau atria yang cepat
dan tidak komplit

Hypertensive Penyakit jantung akibat hipertensi yang


heartdisease(HHD) lama

Ischemia Defisiensi suplei darah

Myocardial infarction (MI) Baji mati otot jantung akibat kekurangan


O2 dari arteria koroner (koronaria)

Myocarditis Inflamasi otot jantung

Pericarditis Inflamasi pada pericardium

Mitral Valve Prolapse Turunnya satu atau kedua daun katub


mitral ke dalam atrium kiri
Mitral Valve Stenosis Menyempitnya katub mitral akibat
terjadinya jaringan paru
Palpitation Denyut cepat berdebar-debar dari jantung
Paroxysmal Atrial Kontraksi atrial cepat yang mulai dan
Tachycardia (PAT) Berhenti mendadak; biasanya 150-240
Denyut/per menit
Patent Ductus Arteriosus Lubang kongenital antara arteria
pulmonalis utama dan aorta.
Pitting Edema Pembengkakan abnormal di kulit
extrimitas, yang bila ditekan cekung.
Polyarteritis Inflamasi arteria menengah dan kecil
PCV (Premature Ventricular Ritme denyut jantung yang ireguler ,
Contraction) akibat atrium berkontraksi sebelum
waktunya.
Varicose Vein Varises vena, umumnya di tungkai dan
esofagus (vena membesar, dilatasi, dan
terlilit-lilit)
Rheumatic Fever Penyakit sistemik dengan khas: demam,
sakit persendian, carditis dsb. Biasanya
post infeksi Streptokokal.
Rheumatic Heart Disease Manifestasi demam rematik dengan gejala
(RHD) khas endokarditis yang seringnya merusak
katub jantung.
Tachycardia Denyut jantung cepat yang tidak normal.
Biasanya > 100 denyut/menit.
Thrombophlebitis Inflamasi vena akibat adanya formasi
bekuan darah
Vasoconstriction Penyempitan/konstriksi diameter suatu
pembuluhdarah.
Ventricular Tachycardia Denyut ventrikel jantung yang tidak
normal. Biasanya antara 150-200
denyut/menit.

1.5 Istilah Diagnostic, Operasi & Terapi Sistem Kardiovaskuler


ISTILAH DEFINISI

Anastomosis Operasi penyambungan dua pembuluh atau


struktur tubuler lain.

Aneurysmectomy Operasi pengangkatan aneurisma

proses pembuatan perekaman gambar X-ray


Angiography
pembuluh darah

Arteriogram Rekam sinar X suatu arteria

Echocardiopgraphy Prosedur diagnostic dengan cara ultrasound


untuk mengevaluasi dan merekam
struktur dan gerak jantung.

ECG,EKG Grafik rekam aktivitas listrik/elektrik


(electrocardiogram) jantung.

Prosedur memasukkan kateter ke dalam vena


Cardiac catheterrization atau arteri yang dipandu masuk ke dalam
jantung untuk keperluan mereview atau
memo-tret dengan sinar X
CPR (cardiopulmonary Prosedur pertolongan nyawa dengan cara
resuscitation) respirasi artifisial dan kompresi jantung
secara eksternal.

Valvoplasty Operasi perbaikan katub jantung


CABG (coronary artery Prosedur operasi yang memerlukan Implant
bypass graft) sepotong vena ke jantung untuk memberi
jalan pintas (bypass) blokade arteria koroner
dan untuk meningkatan aliran darah
kejantung; disebut: operasi bypass
Endarterectomy Operasi pengangkatan selaput arteria yang
tersumbat deposit lemak
Holter Monitoring Proses memonitor &merekam ritme jantung
(umumnya selama 24 jam).

Percutaneous Operasi perbaikan arteria coronaria yang


Transluminal tersumbat dengan menekan deposit plaque
CoronaryAngiolasty dan melebarkan lumen
Balloon Angioplasty Perbaikanarteri koroner dengan menginsersi
Coronary Angioplasty balon di ujung kateter ke dalam arteri,
(PTCA) kemudian balon ditiup dan meratakan deposit
lemak yang ada di dinding arteri, kemudian
arteri dilebarkan untuk menambah
diameternya.
Valvoplasty operasi perbaikan katub jantung
Thallium Stress Test Evaluasi kesehatan kardiovaskuler dan
fungsinya saat dan setelah diaplikasikan
stress.
Transesophageal Proses melihat dan merekam struktur jantung
Echocardiography (TEE) dengan menggunakanultrasoud serta
meletakkan alat perekam di dalam esofagus.

II. ISTILAH MEDIS SECARA UMUM


Kebanyakan istilah medis berasal dari bahasa Yunani atau Latin, meskipun beberapa ada
yang berasal dari bahasa modern, terutama Jerman, Perancis, dan Inggris.Secara umum, istilah
yang berkaitan dengan diagnosis dan operasi memiliki asal-usul Yunani, sedangkan istilah
anatomi berasal dari Latin.
Kebanyakan istilah medis memiliki struktur akar kata, awalan, akhiran, dan gabungan
vokal/ bentuk sebagai berikut:

2.1 Akar kata


Dapat dikombinasikan dengan awalan atau akhiran.
Akar kata Definisi Contoh
aden- [Y.] kelenjar Adenoma (tomur kelenjar)
blefar- [Y.] kelopak mata Blefaroplasti (bedah pembentukan kelopak mata)
kardi- [Y.] jantung Kardiografi (merekam antung)
derm(at)- [Y.] kulit Dermatitis (radang kulit)
gastr- [Y.] lambung Gastrostomi (sayatan lambung )
lingu- [L.] lidah Sublingual (pemberian dibawah lidah)

2.2 Awalan
Ditempatkan sebelum akar kata untuk memodifikasi maknanya.
Awalan Arti Contoh
a-, an- Tanpa; Afasia (tanpa bicara)
kurang Anemia(kurang darah)
ab- menjauh dari Abduktor (menjauh dari badan)
ad- mendekat; dekat Adrenal (dekat ginjal)
anti-/kontra- melawan Antikoagulan ( mencegah
penggumpalan darah)
Kontrasepsi (mencegah kehamilan)
ekt-, ekto-,ekso- di luar; luar Ektoderma (kulit luar)
end-, endo-, ent di dalam; dalam Endokranial (didalam cranium)
hiper di atas, melampaui, berlebih Hiperglikemia (glukosa berlebih)
hip-, hipo- di bawah, kurang Hipotermia (suhu tubuh rendah)
infra- di bawah Infraorbital (di bawah mata)
inter- di antara Interkostal (di antara rusuk)
intra- di dalam Intravena (di dalam vena)
neo- baru Neonatal (baru lahir)
peri- di sekitar Periodontal (di sekitar gigi)
poli- banyak, berlebih Polidipsia (haus berlebihan)
sub- di bawah Subkutan (di bawah kulit)

2.3 Akhiran
Ditempatkan setelah akar kata untuk memodifikasi dan memberi makna penting pada
akar kata; membentuk kata benda, kata kerja, atau kata sifat.
Akhiran Arti Contoh
-algia, sakit, nyeri Neuralgia (nyeri di saraf)
-dinia
-sentesis tusukan bedah untuk Amniosentesis (pengambilan cairan ketuban)
mengambil cairan
-ektomi potongan, sayatan Apendektomi (pengangkatan usus buntu)
-emia kondisi darah Anemia (kekurangan darah )
Leukemia (kanker darah)
-esis kondisi atau keadaan Anestesia (kehilangan sensasi)
-iti psoriasis(kondisi kulit)
-iasis Skoliosis(tulang belakang melengkung)
-ia
-osis
-i
-gram, mencatat, menulis, Mamogram ( sinar x dada)
-grafi merekam Kardiografi – catatan aspek fisik dan fungsi jantung
-tis inflamasi karditis– inflamasi jantung
-oma tumor Limfoma – tumor jaringan limfa
-penia kekurangan, defisiensi Glikopenia – kekurangan gula di jaringan
-fagia, fagi memakan, melahap Takhifagia – makan cepat
-plasti bedah pembentukan Genioplasti – pipi;
Rinoplasti– hidung
-pnea bernafas Apnea – jeda bernafas
-rafi sutur Gastrorafi- sutur lambung
-rea aliran atau luapan Rinorea - ingusan
-stomi bukaan bedah Kolostomi- bukaan bedah menuju kolon
-skopi memeriksa Cistoskopi – kandung kemih; citoscopi – sel-sel
-tomi pemotongan, sayatan Plebotomi – menuju vena

2.4 Penghubung
vokal yang berfungsi menghubungkan dua akar kata (misalnya o pada kardi/o).
Contoh :
Untuk memahami istilah medis, sebaiknya pertama kali Anda melihat makna
pada akhiran, lalu makna akar kata dan awalan.
Hiperlipoproteinemia
(Kondisi darah yang ditandai dengan jumlah lemak dan protein yang berlebihan)
 hiper- (awalan) = berlebihan
 lip (akar kata) = lemak
 (vokal O yang digunakan untuk membuat bentuk gabungan, lipo-)
 protein (akar kata) = protein
 -emia (akhiran) = kondisi darah
2.5 Kumpulan Istilah Medis Secara Umum

A
Abdomen = rongga perut
Ablasi = pelepasan
Adenoid =jaringan yang terletak dibelakang rongga hidung diantara hidung dan
tenggorokan
Amitrofi= mengecilnya otot akibat penyakit pada saraf yang terdapat pada otot
tersebut
Angiografy = teknik pencitraan untuk melihat bagian dalam pembuluh darah dan
organ tubuh, terutamaarteri, vena dan ruang jantung
Angioplasti = tindakan pembedahan pada pembuluh darah akibat penyempitan atau
sumbatan
Anoreksia nervosa= gangguan makan akibat rasa takut berlebihan terhadap
peningkatan berat badan
Anterior horn cells= kumpulan saraf motorik yang terletak di substansia abu-abu
tulang belakang sisi depan
Antinuclear antibody = antibody yang menyerang inti sel
Aorta abdominal = aorta (pembuluh darah utama) bagian perut
Aorta thoracal = aorta (pembuluh darah utama) bagian dada
Aparatus lacrimal = saluran air mata
Apendectomy= pengangkatan usus buntu
Aritmia = irama jantung yang tidak teratur
Arteri karotis = pembuluh darah arteri yang mensuplay oksigen ke leher dan kepala
Arterio venous malformation = jaringan pembuluh darah arteri dan vena yang
bentuknya tidak normal
Arteriografy= teknik pencitraan untuk melihat keadaan pembuluh darah arteri bagian
dalam
Arthritis kronis = peradangan sendi yang sudah berlangsung lama
Arthritis = peradangan sendi
Asites = penumpukan abnornal cairan serosa didalam rongga perut
Atherectomy = teknik bedah minimal invasif untuk mengeluarkan sumbatan lemak
(ateroklerosis) pada pembuluh darah besar
Atrium = serambi jantung
Atrofi tubular = berkurangnya ukuran tabung kecil yang terletak didalam ginjal
Atropi = berkurangnya ukuran suatu sel atau organ
Audiometri = pemeriksaan untuk menentukan kemampuan pendengaran
Autoimun = respon imun tubuh yang menyerang jaringan atau organ tubuh itu sendiri
Auto-antibodi = antibodi yang menyerang sel atau jaringan tubuh sendiri
B
Basal cell cancer = kanker kulit yang berasal dari sel basal
Birilubin = pigmen empedu
Biopsy = pengambilan jaringan tubuh untuk pemeriksaan laboraturium
Bulbar efferent neuron = otot motorik disekitar wajah yang berfungsi untuk menelan,
berbicara, bernafas
Bulimia = kebiasaan makan berlebihan yang terjadi secara terus menerus
Burr hole = tindakan bedah berupa melubangi tengkorak

C
Cairan serebrospinal = cairan yang terkandung didalam vertikal otak, ruang sub-
araknoid dan kanal sentral sumsum tulang belakang.
Carcinoma in situ = kanker stadium awal, yang ditandai dengan kanker yang belum
menyebar ke jaringan sekitar.
Cerebral shunt = saluran buatan yang memungkinkan cairan otak mengalir ke bagian
tubuh lain, misalnya ke perut
Chantus= sudut mata
Chiropractor/Chiropractic = terapi alternatif yang mendiagnosis dan mengobati
seseorang melalui manipulasi sistem tulang belakang
Cholangiogram = pemeriksaan pencitraan kandung empedu
CIN (Neoplasia Intraepitel Servix) = perubahan bentuk dan/atau pertumbuhan
abnormal sel permukaan leher rahim
Cochlear = rongga berbentuk kerucut atau rumah siput pada telinga bagian dalam,
merupakan bagian dari labirin telinga yang berfungsi dalam proses
pendengaran
Colon = usus besar
Colostomy = operasi pembuatan lubang pengeluaran melalui usus besar
Computerised Tomography = pemeriksaan pencitraan menggunakan alat CT scan
untuk mendapat gambaran tiga dimensi suatu objek
Cuci darah (Dialysis) = proses pemisahan ion atau zat berberat molekul rendah dari
darah melalui proses difusi pada membran semi-permeabel
D
Defibrilator = terapi listrik kejut untuk memperbaiki gangguan irama jantung
Defisiensi = kekurangan
Defisit = kekurangan
Defisit neurologik = gangguan pada sistem saraf
Deformitas = kelainan bentuk
Demensia = penurunan fungsi pikiran dan memori yang disebabkan oleh
kelainan yang terjadi pada otak
Demielinisasi = kerusakan selaput sistem saraf yang paling dalam (mielin)
Denervasi = pemotongan persarafan
Densitometri Sinar-X Dual-Energy (DEXA) = suatu metode pengukuran
kepadatan optik dari suatu zat dengan cara memaparkan zat tersebut dengan
radiasi elektromagnetik, kemudian dilakukan pengukuran jumlah radiasi yang
diserap oleh zat tersebut
Deteorisasi = penurunan keadaan seseorang, bertambah buruk
E
Ekstirpasi = pengangkatan secara menyeluruh.
Embolisasi = prosedur non-invasif untuk menyumbat pembuluh darah.
Endometriosis = pertumbuhan jaringan endometrium di luar rahim.
Endarterektomi = operasi pengangkatan sumbatan lemak di arteri.
Epididimictomy = pemotongan saluran epepididimis
F
Faringectomy = pemotongan faring
Faringolaringectomy = pemotongan faring dan laring
Fibrinolitic = pemecahan bekuan darah (fibrin)
Fenestrasi = pembuatan lubang baru pada selaput gendang telinga
Fistula = hubungan atau saluran abnormal antara dua organ atau pembuluh
G
Gastroenterostomy = pemotongan lambung dan usus
Glaucoma = peningkatan tekanan bola mata
Glomerulonefritis= peradangan glomerulus (sel penyaring) atau pembuluh darah
ginjal.
Granuloma = kumpulan sel imunitas akibat proses peradangan
Granulomatosa = peradangan yang ditandai dengan kumpulan makrofag

H
Hyperglycemia = kadar glukosa teralu tinggi.
Hyperactive= adalah gangguan perkembangan dalam peningkatan aktivitas motorik
anak-anak hingga menyebabkan aktivitas anak-anak yang tidak lazim dan
cenderung berlebihan.
Hypertiroid = kelenjar teroid terlalu tinggi
Hypoglycemia = kadar gula darah rendah
Hypotiroid = kelenjar teroid terlalu rendah
I
Imunologi = Cabang ilmu biomedik yang mempelajari aspek sistem imun pada
organisme
Imunomodulator = Perangsangan sistem ketahanan tubuh
Imunosupresi = Penekanan sistem ketahanan tubuh
Infark = Suatu daerah jaringan mati yang terlokalisasi, disebabkan oleh adanya
penyumbatan aliran darah ke daerah tersebut
Inguinal = Lipat paha
Interna =Bagian dalam
Intestinal = Usus
Intravena = Tindakan memasukkan suatu larutan ke dalam sirkulasi darah vena
Introitus = Pintu masuk/lubang
Invasif = Prosedur medis dengan memasukkan alat/benda asing ke dalam tubuh
Iskemik = Ketidakcukupan aliran darah ke bagian tubuh
J
Jaringan parut = jaringan ikat yang tumbuh menggantikan jaringan normal setelah
terjadinya luka atau cedera
K
Kalazion = massa pada kelopak mata
Kalkulus = endapan
Kanker = pertumbuhan sel yang tak terkendali sehingga dapat menyerang organ tubuh
lain yang bersifat ganas
Kanker in situ = kanker yang terbatas pada tempat asalnya tanpa invasi ke jaringan
sekitarnya
Kardiomiopaty = gangguan yang terjadi pada struktur dan fungsi dinding otot jantung
Karsinoma = kanker yang berasal dari jaringan/lapisan paling luar organ
Karsinomatus = berkaitan atau mempunyai sifat yang serupa dengan sel ganas/kanker
Katarak = lensa mata keruh atau berselaput
Kateterisasi = tindakan memasukkan perangkat medis ke dalam tubuh untuk
mengobati penyakit atau melakukan prosedur pembedahan
Kejang grand mal = kejang seluruh tubuh yang menyerang kedua sisi otak besar,
ditandai dengan kejang tonik klonik
Kejang petit mal = kejang yang ditandai kehilangan kesadaran dalam waktu singkat
dan akan langsung kembali normal setelah fase kejang selesai
Kejang tonik klonik = kejang seluruh tubuh yang menyerang kedua sisi otak besar,
ditandai dengan kaku pada keempat anggota tubuh (fase tonik) dan diikuti
dengan hentakan/kelojotan pada keempat anggota tubuh tersebut (fase klonik).
Kelainan genetik = gangguan pada gen, yang dapat menyebabkan penyakit atau
kelainan bawaan
Kelainan organik = kelainan pada organ tubuh manusia
Kelenjar lacrimal = kelenjar air mata
Kemoterapi = pengobatan kanker dengan obat untuk mematikan sel
Kifoskoliosis progresif = suatu kondisi abnormal tulang belakang yang bengkok ke
belakang dan samping
Kista = rongga tertutup abnormal yang berisi cairan
Kognitif = kecerdasan
Kolitis ulseratif = radang usus besar dengan luka terbuka (tukak)
Kontrasepsi = metode atau alat yang digunakan untuk mencegah kehamilan
Kornea = lapisan mata paling luar yang bersifat transparan
Kortikospinalis = susunan saraf yang mengantarkan rangsang gerak dari otak ke
bagian motorik di batang otak dan sumsum tulang belakang
Kraniotomi = pembedahan tulang kepala
Kreatinin = hasil metabolisme protein otot
Kriokauter = teknik medis untuk menghancurkan jaringan abnormal dengan
menggunakan suhu dingin yang ekstrim
Krioterapi = penggunaan suhu yang sangat rendah dalam terapi medis
Kronis = persisten, terus ada dalam waktu lama

L
Labirinectomy = pemotongan labirin
Laparotomy = tindakan bedah dengan membuka rongga perut
Leukemia = kanker sel darah putih
Leukemia Limfositik Kronik = salah satu kanker darah putih
Leukositosis = peningkatan kadar sel darah putih
Leukositosis neutrophilic = peningkatan sel darah putih (neutrofil) dalam aliran darah
atau jaringan
Ligasi = pengikatan
Limfadenopaty = pembesaran kelenjar getah bening
Lumen = rongga atau ruang terbuka bagian dalam dari sebuah organ yang berbentuk
silinder
Lumpectomy = pengangkatan suatu tumor dari payudara beserta dengan sebagian
kecil jaringan di sekitarnya melalui prosedur pembedahan
Lupus discoid = kelainan kulit akibat penyakit lupus
Lupus Eritematosus = suatu penyakit jaringan ikat bersifat autoimun yang
mempengaruhi beberapa organ seperti sendi, kulit, ginjal, sel darah, jantung,
dan paru
Lupus nefritis = peradangan ginjal yang disebabkan lupus eritematosus sistemik
M
Meningioma = Tumor yang berasal dari selaput pembungkus sistem saraf
Meningocele = Penonjolan selaput sistem saraf melalui lubang pada tulang belakang
Melanoma = Tumor kulit yang berasal dari sel melanosit (penghasil pigmen)
Mastoidectomy = pemotongan tulang mastoid
N
Nephrologists = dokter yang ahli dalam bidang ginjal dan saluran kemih
Netropenia = Jumlah neutrofil yang menurun dalam darah
Nephrolithiasis = batu ginjal

O
Oesophagraphy = Pemeriksaan radiografi untuk melihat Pharinx )
Osteoarthritis = Penyakit sendi yang degenerative disertai sakit tulang yang
berdekatan
Overlaping = Bertumpuknya dua tulang atau lebih sehingga gambar radiografi
menjadi tidak jelas

P
Paramedis = Seseorang yang dilatiih untuk memberikan pengobatan darurat
Perikardial = Selaput jantung
Poliuria = Keadaan dimana seseorang mengeluarkan urine dalam jumlah berlebihan
Peritonitis = Radang selaput perut
Pneumothorac = Tertimbunnya udara pada rongga pleura
Posterior = Bagian belakang
Pyelonepritis = Inflamasi pada pelvis ginjal dan parenkrim ginjal

Q
Quality Assurance =Suatu program berlanjut yang didudun secara objektif
dan sistematis memantau dan menilai mutu dan kewajaran pelayanan terhadap
pasien, menggunakan kesempatan untuk meningkatkan pelayanan pasien dan
memecahkan masalah yang terungkap.
Quality Control (QC) = Kegiatan monitoring , evaluasi sehari-hari dan memberikan
keputusan terhadap proses yang terlibat dalam produksi serta pemeliharaan terhadap
pelaksanaan QA.

R
Radioterapi =Penggunaan radiasi yang biasanya dipakai untuk pengobatan kanker.
RAI =Teknik pemindahan tiroid dengan menggunakan ion radioaktif.
Rectocele = Penonjolan rectum ke vagina.
Reduksi = Koreksi yang dilakukan pada patah tulang/dislokasi.
Refraksi mata =Ketajaman pengelihatan.
Rehabilitasi = Layanan kesehatan untuk mengembalikan kondisi kefungsi
semula.
Rematologi = Cabang ilmu penyakit dalam yang mempelajari penyakit
reumatik.
Reseksi = Pengangkatan seluruh/sebagian organ.
Resipien = Seseorang yang menerima jaringan atau organ dari donor.
Reticulocyte = Sel darah merah muda.
Retikulosit absolut = Jumlah sel darah merah yang belum matang dalam satu
millimeter darah.
Retinopati prematur = Saraf mata (retina)yang lepas pada bayi prematur.
Reversible ischaemic neurological disolder = gangguan sistem saraf yang
tidak menetap, diakibatkan oleh terganggunya aliran darah, dan kembali
normal dalam waktu lebih dari 24 jam namun kurang dari 72 jam.
Rheumatoid Arthritis = Suatu penyakit kronis yang menyebabkan terjadinya
peradangan dan kelainan bentuk sendi.
Rheumatoid Factor = Antibody yang ditemukan dalam darah penderita
rheumatoid Arthritis.
Rhizotomy = Pemotongan akar saraf kepala/saraf tulang belakang.
Ruptur = Kondisi pecah/robek/putus.
S
Salpingo - ooforektomi = Tindakan bedah untuk mengangkat saluran indung
telur dan indung telur.
Sanatorium = Fasilitas medis untuk penyakit khusus jangka panjang.
Saraf Optik = Saraf otak yang berfungsi mengirimkan sinyal pengelihatan
dari retina ke otak.
Serebral = Otak; bagian dari sistem saraf pusat
Serositis = Peradangan pada selaput serosa
Sinus = Rongga didalam tulang atau jaringan lain
Sirkumsisi = Sunat
Sirosis = Pengerasan Hati
Sistem hematologi = Sistem sirkulasi darah dan sel darah
Sistem vestibular = Suatu sistem ditelinga bagian dalam yang berfungsi
mengatur keseimbangan
Sistemik = Sesuatu yang bersifat meluas, mempengaruhi beberapa organ tubuh
atau satu kesatuan tubuh
Sistolik = Tekanan darah atas
Sclerosis = Pengerasan pembuluh darah
Spina bifida = Kelainan pada tulang belakang
Spinal muscular atropy = Kelainan genetic berupa penurunan kemampuan
gerak dan pengecilan otot secara umum
Splenomegaly = Pembesaran limpa
Stent Pemasangan jala/alat medis untuk menyangga sumbatan aliran
pembuluh darah
Sterilisasi = Teknik medis untuk mencegah kemampuan memperoleh
keturunan
Stimulus = Rangsangan
Stroke = Kematian sel otak tiba-tiba akibat gangguan aliran darah keotak
Sub arachnoid = Ruang antara otak dan selaput otak
Sub kutan = Jaringan dibawah kulit
Systectomy = Pemotongan kandung kemih
Systocele = Penonjolan kandung kemih di dinding vagina
T
Tekanan intracranial = Tekanan dalam rongga kepala
Teknik pencitraan (imaging) = Teknik representasi atau reproduksi suatu
objek dalam bentuk citra/gambar
Teknik Ultrasonik = Teknik pemeriksaan dengan menggunakan gelombang
tekanan suara
Test seronegatif = Hasil negatif pada pemeriksaan serum darah
Thoracoplasty = Pengangkatan tulang iga
Thrombocytopenia = Kadar trombosit dibawah normal
Timpanoplasty = Pembuatan selaput gendang telinga
Tiroid = Kelenjar endoktrin terbesar yang terletak dibagian depan leher
(kelenjar gondok)
Toksisitas = Derajat kekuatan racun dari suatu zat
Tonsil = Kumpulan kelenjar getah bening ditenggorokan (amandel)
Tonsilectomy = Pengangkatan amandel
Torakotomy = Tindakan bedah yang membuka rongga dada
Tracheostomy = Pemotongan trakea
Transeksi = Pemotongan
Trombosis = Pembentukan bekuan darah didalam pembuluh darah
Trombositopenia = Penurunan jumlah sel darah yang berperan dalam proses
pembekuan darah (keeping darah) secara abnormal
Tukak = Luka atau peradangan yang terbuka
Tumor = Pertumbuhan jaringan yang abnormal
Turbinectomy = Pemotongan konka hidung
Tyroidectomy = Pemotongan kelenjar tiroid

U
Udema= penimbunan cairan tubuh akibat gangguan metabolismeelektrolit dan retensi
Ulcer = kerusakan lokal atau ekskavasi yakni permukaan organ atau jaringan yang
disebabkan oleh terkelupasnya jaringan nekritik radang.
Ulcerative Mutilating Acropathy= neuropati radikular sensorik heredter
Ulcus= luka terbuka pada permukaan kulit atau selaput permukaan kulit atau selaput
lender
Ulegria= luka terbuka pada selaput lendir atau permukaan kulit; tukak.
Ulerythema= penyakit eritematus kulit yang terdapat gejala seperti pembentukan
jaringan parut dan atrofi
Ulkus dekubitus= Ulkus dekubitus juga disebut luka tempat tidur atau luka tekanan.
Kondisi ini terjadi ketika seseorang berbaring atau duduk terus dalam waktu
terlalu lama sehingga mengembangkan luka dari tekanan terus-menerus pada
bagian kulit.
Ulkus lambung= Ulkus lambung (gastric ulcer) ; luka terbuka pada lapisan lambung,
biasanya disebabkan oleh bakteriHelicobacter pylori
Ulkus peptikum= kerusakan pada lapisan mukosa, submukosa sampai lapisan otot
saluran cerna yang disebabkan oleh aktivitas pepsin dan asam lambung yang
berlebihan.
Ulorrhagia= terjadi perdarahan pada gusi
Ulotomy= tindakan pemotongan atau pembelahan jaringan parut; insisigusi.
Ulserasi= proses atau fakta adanya luka terbuka yang mungkin sulit untuk sembuh,
contohnya pada ulkus kaki diabetik, ulcerative colitis, dll..
Umbilical cord= tali yang terdiri atas (biasanya) dua arteri dan satu vena yang
menghubungkan janin dengan plasenta.
Umbilical cord presentation= ketuban utuh, tetapi tali pusat dapat dirasakan di depan
kepalajanin
Umbilical cord prolapse= tali pusat keluar dari uterus setelah ketuban pecah. Tali
pusat tersebut dapat tetap berada di vag1n4 atau keluar vulva. Jika tali pusat
menjulur keluar melalui vulva, udara dingin dapat menyebabkan
spasmepembuluhdarah sehingga menghentikan aliran darah ke janin. Selain
itu, penurunan bagian presentasi dapat menekan tali pusat. Kedua situasi
tersebut merupakan kedaruratan obstetri, yang biasanya membutuhkan seksio
sesaria.
Umbilicus= pusaran, jaringan parut yang menunjukkan tempat perlekatantali pusat
pada janin.
Unconscious = kondisi pingsan, atau tidak sadar, tidak bisa merespons terhadap
rangsangan sensorik dan tidak dapat menikmati pengalaman subjektif.
V
Valgus = deformitas yang menyebabkan tulang membengkok menjauhi garis tengah
tubuh, seperti talipes valgus
Vallum unguis = lipatan kulit yang menindih di kanan dan kiri pada ujung proksimal
suatu kuku
Valvulitis= radang pada katup atau valvula, khusus-nya pada katup jantung.
Valvuloplasti = perbaikan katup jantung yang rusak dengan pembedahan atau teknik
kateter balon
Valvuloplasti balon=prosedur untuk memperbaiki katup jantung yang tidak bekerja
dengan benar
Vamp=jenis regimen vincristine, methotrexate, 6-mercaptopurine dan prednisone yang
dipakai untuk kemoterapi pada kanker
Varicella =semacam infeksivirus seperti herpes yang menyebabkan munculnya
varisela atau herpes zoster.
Varices =varises; Pelebaran pembuluh-pembuluh darah balik (vena) di bawah kulit
Varicocele= Pelebaran pembuluh-pembuluh darah balik (vena) di kantung buah zakar
(scrotum); varikokel
Varicose veins= vena yang mengalami distensi, bengkak, dan pemuaian di mana katup
vena tidak menutup secara cepat dan tepat sehingga menyebabkan aliran balik
darah
Variola = penyakitcacar yakni penyakit infeksi berat ditimbulkan virus, bersifat
menular ditandai gejalademam, nyeri punggung, dan nyeri pada kepala.
Varises esofagus= pembesaran vena di kerongkongan yang umumnya disebabkan oleh
aliran balik darah ketika hati tidak bekerja dengan baik.
Varix= vena yang melebar atau pembuluhlimfe yang terdistensi dan terbelit
VAS= saluran yang mengalirkan cairan, seperti darah, limfa atau spermatozoa; tuba
atau pembuluh.
Vasodilatation= kondisi melebarnya pembuluhdarah.
W
Wandering abscess = Abses yang menyusup ke dalam jaringan dan akhirnya muncul
di suatu tempat yang jauh dari tempat asalnya.
Wart=penyakit sejenis kutil atau tumor kecil di mana pada permukaan kulit tempat
kutil/ tumor bersarang mengandung zat tanduk yang disebabkan oleh
viruspapiloma manusia. Penyakit ini bisa saja menyerang membran mukosa
yang meliputi organgenital dan veruka.
Wash=larutan yang dipakai untuk membasahi dan mencuci suatu bagian; irrigation.
Wean = pemutusan pemberian ASI pada bayi, dengan menggantikannya dengan
makanan alternatif lainnya
Whole blood= darahdonor yang dipindahkan secara langsung tanpa perlu memisahkan
tiap susunannya terlebih dulu
Womb= organ uterus; uterus, kandungan, rahim, saluran peranakan
Wound = kondisi trauma biasanya terbatas pada yang ditimbulkan oleh tindakan fisik
dengan terputusnya kontinuitas normal suatu struktur dan biasanya disebut
injury dan trauma; terjadinya luka atau cedera pada kulit maupun jaringan di
bawahnya yang disebabkan oleh pembedahan/operasi, trauma, atau suntikan.
Withdrawal symtoms= munculnya gejala tidak puas yang mengganggu, terjadi karena
berhenti mengonsumsi obat yang sebelumnya telah teratur dikonsumsi dalam
jangka waktu lama
Windgall = kondisi pembengkakan kapsul sendi atau selubung tendi di area fetlock
kaki kuda, ditimbulkan oleh pengumpulan cairan synovial; tidak ringan namun
biasanya tidak mengganggu fungsi.
X
Xanthine/Xanthosine = basa purin
Xanthelasma= infeksi virus menyerang bayi atau anak-anak
Xanturia = gangguan metabolism purin
Xanth= kuning
Xanthocrhomatic = berwarna kuning
Xanthochromia= perubahan warna kekuningan
Xanthocyanopsia= kemampuan melihat warna kuning dan biru, tetapi tidak dapat
melihat warna merah dan hijau
Xanthoderma= perubahan warna kekuningan pada kulit
Xanthogranuloma = tumor
Xanthomatosis= keadaan ditandai adanya xanthoma
Xanthophose= cahaya kuning
Xanthopsia= objek terlihat tampak kuning
Xanthosis= perubahan warna kekuningan
Xenoantigen= antigen terjadi pada lebih dari satu spesies
Xenodiagnosis= kumbang dan hewan mendiagnosi penyakit
Xenogenic= tranplantasi
Xenogenesis= berbeda dengan induknya
Xenogenous benda asing = sebab benda asing
Xenografi= cangkokan jaringan ditransplatasi
Xenoparasite= bersifat separti parasite
Xenophobia= ketakutan yang tidak wajar sesuatu yang asing
Xenophonia= perubahan kualitas suara
Xenopthalmia= benda asing dimata
Xenopsylis= kutu menularkan pathogen
Xenotropic= virus keadaan jinak pada sel hewan
Xer= kering
Xeroderma= keadaan kulit kerkeringan
Xeroma= kekeringan pada konjungtiva
Xeromommography= xeromografi payudara
Xerophthalmia= kekeringan dan penebalan konjungtiva dan kornea kekurangan VITAMIN A
Xeroradiography= tomografi bayangan direkam dengan xerografi
Xiphoid= radang proseus xinfoideus.
Y
Yabapox = penyakit disebabkan virus pox
Yatapoxyvirus = genus virus subfamily poxyviridae
Yaw = kulit permulaan dari frambusia
Yaws = penyakit indemik daerah tropis
Yeast = fungi bersel tunggal
Yellow = warna primer
Yerinia = genus bakteri gram negate
Yoke = cekungan
Yolk = makanan simpanan untuk ovum
Ytterbium = unsure kimia
Z
Zidovudine = sintwsis menghambat reflikasi virus
Zigzagplasty = pembedahan untuk mengurangi dampak visual jaringan parut linier panjang
dengan memecah menjadi segmen- segmen pendek yang tidak teratur pada sudut yang
tajam atau tegak lurus antara satu dengan yang lain.
Zoacanthosis = dermatis disebabkan hewan
Zoanthropy = delusi pasien seolah ia menjadi binatang zoantrhopic
Zonethesia = sensasi pengerutan
Zonifugal = berjalan dari satu daerah ke daerah lain
Zonulitis = radang zonulisasi
Zonuriolysis = pemutusan zonula siliaris
Zoodermic = cangkok kulit hewan
Zoogiea = bakteri pada gelatin
Zoografting = pencangkokan jaringan hewan
Zoolagnia = tertarik seksual pada binatang
Zoophobia = ketakutan abnormal pada binatang
Zootomy = pembedahan pada hewan
Zootoxin = substansi beracun dari hewan
z-plasty = perbaikan cacat kulit dengan perbaikan transposisi dua lembar kulit
berbentuk segi tiga untuk mengendur tarikkan jaringan

DARAH DAN LIMFA


PERNAFASAN
No TerminologiMedis UnsurPenyusun Definisi
1 Anoxia An + ox/o + a (kata benda) Tidak/kurangkadar O2
Pyothorax Py/o + thorax Suatu keadaan dimana
terdapatnya eksudat
2
purulent atau pus (nanah) di
dalam rongga pleura.
Hemothorax Hem/o + thorax Kondisi yang terjadi ketika
ada darah pada rongga
3 pleura, yang terletak di
antara dinding dada dan
paru.
4 Pyorrhea Py/o + ® rhea Radang gusi
Apnea A + pnea Absen/kurang bernapas;
5
napas berhenti temporer
Bronchiectasis Bronchi/o + ectasis Dilatasi abnormal dari
6
bronkus
Bronchopneumonia Bronch/o + pneumon/o + ia Radang paru berikut
7
bronchus
Tracheostenosis Trache/o + stenosis Kondisi abnormal
8
penyempitan trakea

A
Acapnia
Tidak ada 𝐶𝑂2 didalam darah; kadar CO2 lebih rendah dari normal

Adenoiditis
Radang pada adenoid

Alveol/o
Alveolus, kantung udara

Apnea
Penghentian pernapasan

ARDS (Adult Respiratory Distress)


Gagal napas pada dewasa akibat cedera atau penyakit

Asfiksi
Perubahan patologis yang disebabkan kurangnya oksigen dalam udara pernapasan, yang mengakibatkan
hipoksia dan hiperkapnia

Asfikasi
Gangguan pernapasan pada waktu pengangkutan dan penggunaan oksigen yang disebabkan oleh
tenggelam (akibat alveolus terisi air), pneumonia, keracunan CO dan HCN.

Asidosis
kenaikan kadar asam karbonat dan asam bikarbonat dalam darah, sehingga pernapasan terganggu.
Asma
Sesak napas, tersumbatnya saluran pernapasan yang disebabkan alergi.

Aspirate
Menyedot dauran keluar, mendorong benda asing ke dalam paru

B
Brandypnea
perlambatan abnormal dari pernapasan (frekuensi)

Bronch/o, bronchi/o
Bronchi

Bronchiol/o
Bronchiole (Bronkiolus)

Bronchiectasis
Dilatasi abnormal dari bronkus

Bronchoscopy
Melihat bronkus

Bronchitis
Radang pada cabang tenggorokan akibat infeksi

Bronchiolitis
Peradangan bronchioles, bagian-bagian udara yang terkecil dari paru-paru.

Bronchogenic
Berasal dari bronkus

Bronchopneumonia
Radang paru yang diikuti bronkus

C
Capn/o
Tabung bronkial

Cavum Nasalis
Rongga Hidung. Udara dari luar akan masuk melalui lubang hidung menuju rongga hidung.

Choane
Muara rongga hidung yang berhubungan dengan tekak

Coni/o
Debu

D
Difteri
Penyumbatan pada rongga faring atau laring oleh lender yang dihasilkan kuman difteri.

Dilatasi
Peradangan

Dyspnea
pernapasan yang sesak/sukar
Dysphonia
Kesulitan berbicara; kesulitan bersuara; suara parau

Duktus alveolus
Setiap bagian bronkiolus terminalis bercabang-cabang menjadi bronkiolus respirasi kemudian menjadi
ductus alveolaris

E
Efusi pleura
Radang pleura

Ekspirasi
Proses mengeluarkan udara

Emfisema
Berkumpulnya udara secara patologis dalam jaringan atau organ.

Esofagus
saluran pencernaan yang berbentuk seperti selang air.

Erfusi
Tindakan pengaliran cairan lewat pembuluh darah organ khusus.

Eupnea
Gerakan pernapasan norma

F
Faringitis
Radang pada faring akibat infeksi oleh bakteri Streptococcus

G
Glottis
bagian ruang di antara pita suara

H
Hiperpnea
peningkatan gerakan pernafasan

Hypopnea
penurunan gerakan pernafasan

Hipoksia
penurunan pemasukan oksigen ke jaringan sampai dibawah tingkat fisiologis meskipun perfusi jaringan
oleh darah memadai
Hypoxic h.
hipoksia akibat kurangnya oksigen yang mencapai darah

Hypercapnia
kelebihan CO2 dalam darah

Hypocapnia
kekurangan CO2 dalam darah

Hypoksemia
defisien oksigenasi darah

Hyperventilation
Peningkatan centilasi paru-paru secara abnormal, menyebabkan penurunan tegangan CO2, yang jika
berkepanjangan menimbulkan alkalosis (pH darah diatas 7,4)

Hypoventilation
Penurunan jumlah udara yang memasuki alveoli paru-paru yang menyebabkan asidosis (pH darah
dibawah 7,4)

Hilum
Bagian dari bronchi

I
Inhalasi
pemberian obat dalam bentuk uap langsung menuju alat pernapasannya
(hidung ke paru-paru) menggunakan alat nebulizer.

Inhaler
alat kesehatan (medical device) yang digunakan untuk mengantarkan obat ke dalam tubuh melalui paru-
paru yang pada umumnya inhaler merupakan produk aerosol.

Inspiration
proses menarik napas ke dalam paru

Influenze
penyakit menular yang seringkali disebabkan oleh virus, namun juga dapat disebabkan oleh bakteri.

ISPA
Infeksi saluran pernapasan akut yang terjadi karena infeksi yang mengganggu proses pernafasan
seseorang. Infeksi ini umumnya disebabkan oleh virus yang menyerang hidung, trakea (pipa
pernafasan), atau bahkan paru-paru.

Inspeksi
tindakan pemeriksaan menggunakan indra penglihatan untuk mendeteksi karakteristik normal atau tanda
tertentu dari bagian tubuh atau fungsi tubuh.

L
Laringitis
radang pada laring
Laryngectomy
penghapusan laring dan pemisahan jalan napas dari hidung, mulut, dan kerongkongan. Laryngectomee
bernafas melalui sebuah lubang di leher, yaitu stoma

Laryngospasm
kondisi ketika laring (organ yang melindungi trakea dan berperan dalam proses produksi suara)
mengalami kejang selama 30-60 detik.

Legionaire’s disease
merupakan infeksi paru-paru (pneumonia) yang disebabkan bakteri dari kelompok Legionella.

Lobectomy
prosedur pembedahan yang dilakukan untuk mengambil atau mengangkat salah satu lobus dari suatu
organ.

Lungs
organ mirip spons berbentuk kerucut yang didalamnya mengandung bronki, bronkioles, alveli, pembuluh
darah, saraf dan jaringan elastis

Luxury
peningkatan alirah darah kedaerah otak secara abnormal akibat pembengkakan

M
Mukus
Cairan lengket dan tebal yang disekresikan oleh membrane dan kelenjar mukosa

N
Nasopharing
Daerah belakang hidung

O
Oxygen
Unsur kimia yang digunakan dalam proses respirasi pada makhluk hidup

Ortopnea
Pernapasan yang sulit, kecuali pada posisi tegak atau duduk

Oedema
pembengkakan yang disebabkan oleh terkumpulnya cairan – cairan berlebihan yang terperangkap pada
jaringan tubuh

P
Pulmo
Organ pada system pernapasan yang berguna dalam pertukaran O2 dan CO2

Pulmo Sinister
Paru-paru kiri yang terdiri dari 2 lobus

Pyothorax
Suatu keadaan dimana terdapatnya eksudat purulent atau pus (nanah) di dalam rongga pleura yang
disebabkan oleh karena beberapa macam atau jenis penyakit tertentu

Pneomonitis
Peradangan pada pneumonia

Pleura
Paru-paru dibungkus oleh 2 selaput tipis

R
Rhinitis
Reaksi alergi terhadap perubahan suhu, cuaca, serbuk sari, dan debu. Produksi lender meningkat

S
Sinuskopi
Pemeriksaan untuk melihat keadaan sinus paranasal (sinusitis)

Sinusitis
Infeksi dan pembengkakkan pada sinus akibat adanya penyumbatan

Sputum
Secret mucus yang dihasilkan dari paru-paru, bronkus, dan trakea, bukan bahan yang berasal dari
hidung/mulut

Sinobronkitis
Adanya kelainan sinus paranasal disertai dengan kelainan paru

Sianosis
Warna kulit dan membrane mukosa kebiruan atau pucat karena kandungan oksigen yang rendah dalam
darah

Spirometri
Pengukuran keadaan aliran udara dan kapasitas paru-paru

T
Tonsils
Amandel

Thorax/chest
Dada

Trachea
Tenggorokan

Thoracocentesis
Prosedur untuk menghilangkan kelebihan cairan dalam ruang antara paru-paru dan rongga dada.

Tonsilectomy
Pengangkatan amandel
Torakotomy
Tindakan bedah yang membuka rongga dada

Tracheostomy
Pemotongan trakea

Trakeotomy
Pembuatan lubang pada trake untuk membantu pernapasan

Tachypnea
Frekuensi pernapasan yang sangan cepat

Tuberculosis
Penyakit paru-paru yang diakibatkan serangan bakteri mycobacterium tuberculosis

U
Udara tidal
Volume udara yang masuk atau keluar dari hidung sewaktu bernapas dalam keadaan istirahat

Udara suplementer
Volume udara ekspirasi yang masih dapat dikeluarkan setelah ekspirasi normal.

Udara komplementer
Volume udara inspirasi yang masih dapat dihirup setelah inspirasi normal.

Udara residu
Volume udara sisa setelah kita mengelurakan napas maksimal yang selalu tinggal di dalam paru-paru dan
tidak dikeluarkan dari paru-paru.

V
Ventilasi
proses pertukaran udara antara paru-paru dan udara luar.

Vocal Fold
lipatan pita suara.

Volume tidal (tidal volume = TV)


volume udara pada waktu inspirasi atau ekspirasi normal, dan volumenya kira-kira 500 ml.

Volume cadangan inspirasi (inspiratory reserve volume = IRV)


volume ekstra udara yang masih dapat dihirup setelah inspirasi normal sebagai volume udara tambahan
terhadap volume volume tidal, dan biasanya volume udara itu kira-kira 3000 ml.

Volume cadangan ekspirasi (expiratory reseve volume = ERV)


jumlah udara yang masih dapat dikeluarkan dengan berekspirasi sekuat-kuatnya (maksimum) pada saat
akhir ekspirasi normal, biasanya volume ini kira-kira 1100 ml.

Volume residu (residual volume = RV)


volume udara yang masih tinggal di dalam paru-paru setelah melakukan respirasi maksimum. Volume
residu ini rata-rata 1200 ml

W
Wajah adenoid (kesan wajah bodoh)
adanya penyempitan saluran napas karena pembengkakan kelenjar limfa atau polip, pembengkakan di
tekak atau amandel.

Wheezing
suara yang bernada tinggi yang terjadi akibat aliran udara yang melalui saluran napas yang sempit.

PENCERNAAN
A.
Terminologi Medis Arti
Abdomino (abdomen) Daerah perut
An Dubur
Anal Berkaitan dengan anus
Anorexia Tidak adanya nafsu makan
Hilangnya nafsu makan yang disertai dengan perasaan
Anorexia Nervosa
takut untuk menjadi gemuk yang berlebihan
Aphagia Kehilangan kemampuan untuk menelan
Appendix Usus buntu
Komplikasi utama dari appendiks, dimana apendiks
telah terpecah sehingga isi appendiks keluar menuju
Appendiksitis Perforasi
rongga peinium yang dapat menyebabkan peritonitis
atau abses.
Pengangkatan terhadap appendiks terimplamasi dengan
Appendiktomi prosedur atau pendekatan endoskopi.

Suatu penyakit yang terjadi akibat adanya peradangan


Appendisitis/ Radang Usus yang menyerang Appendix yaitu sebuah usus kecil
Buntu yang berbentuk jari yang melekat pada usus besar yang
terletak disebelah kanan bawah rongga perut.
Ascites Akumulasi Terkumpulnya cairan pada rongga peritoneum

B.
Terminologi Medis Arti
Bil/bile Empedu
Bilirachia Adanya pigmen empedu didalam cairan spinal
Bilirubin Pigmen empedu
Bucc Pipi
Buccoversion Berbalik ke pipi
Suatu kondisi yang ditandai dengan kelaparan yang tidak pernah
Bulimia
puas, kemudian akan menginduksi muntah.

C.
Terminologi Medis Arti
Cecum Usus cecum
Cheil Bibir
Cholangi Saluran empedu
Cholangiectasis (saluran empedu) Dilatasi ductus billiaris
Cholecystalgia (kandung empedu) Nyeri akibat peradangan kandung kemih
Keadaan dimana ditemukan batu empedu di
Cholelithiasis
kantung empedu
Cholestatic Terjadi penyempitan saluran empedu
Colitis Peradangan usus besar
Colon Usus besar

Colonphaty Setiap penyakit atau kelainan dari kolon (usus


besar

D.
Terminologi Medis Arti
Dent Gigi
Dentigenesis Pembentukan gigi
Peningkatan tekanan abdomen yang menghasilkan peningkatan
Distensi Abdominal
tekanan di dalam perut dan menekan dinding perut.
Diverticulitis Penyakit pencernaan yang terjadi diusus besar
Duodenitis Peradangan pada usus dua belas jari, bagian pertama dari usus halus.
Duodenogram Radiogfar duodenum
Duodenoplasty Pembedahan pada usus dua belas jari
Duodenum Usus dua belas jari
Penyakit yang menyerang usus dan mengindikasikan abnormalitas
Dyspepsia
dalam system pencernaan.
Infeksi usus halus oleh bakteri, virus, dan mikroba yang
Dysentry
menyebabkan inflamasi

E.
Terminologi Medis Arti
Echymosis Memar
Pembengkakan jaringan karena kandungan cairan
Edema Perifer
bertambah
Endoscopy Pemeriksaan pada bagian dalam tubuh
Cairan radang ekstravaskular dengan berat jenis tinggi
(diatas 1.020) dan seringkali mengandung protein 2-4
Eksudat
mg % serta sel-sel darah putih yang melakukan
emgirasi
Endoscopy Pemeriksaan pada bagian dalam tubuh
Peradangan pada usus halus yang biasanya disertai
Enteritis
diare
Enterostatis Gangguan aliran makanan
Sebuah irisan bedah pada perineum untuk
Episiotomi memperbesar muara vagina yang dilakukan tepat
sebelum keluarnya kepala bayi
Esophag Kerongkongan
Esophagodynia Nyeri pada esophagus
F.
Terminologis Medis Arti
Faringectomy Pemotongan faring
Faringolaectomy Pemotongan faring & laring
Flatulence Keadaan mengembangnya lambung atau usus karena udara/gas

G.
Terminologi Medis Arti
Gastr Perut
Gastritis Peradangan pada gaster (Lambung)
Pengangkatan sebagian atau seluruh lambung
Gastrektomi
(Melalui pembedahan)
Gastrocele Penonjolan pada lambung atau kantung lambung
Gastroenteritis Peradangan pada lambung dan usus kecil
Gastroenterology Ilmu yang mempelajari tentang saluran pencernaan
Gastroenterostomy Pemotongan lambung dan usus
Gastroesophagial reflux Terjadinya reflux atau adanya kandungan lambung
disease (GERD) pada esofagus.
Gingiv Gusi
Peradangan pada gusi yang disebabkan bakteri dengan
Gingivitis tanda – tanda klinis perubahan warna lebih merah dari
normal, gusi bengkak dan berdarah.
Gloss Lidah
Glossocele Pembengkakan dan protusi lidah
Sering buang air kecil
Glycosuria

H.
Terminologi Medis Arti
Hematuria Terdapatnya darah dalam urin
Hemoroidectomy Pengangkatan wasir/ambeien
Hepaticoduodenostomy Pengangkatan hati dan usus
Peradangan pada hati karena toxin racun yang masuk
Hepatitis kedalam tubuh melalui makanan yang dimakan.
Ataupun agen penyebab infeksi.
Hepatobiliter Obstruksi empedu
Hepatology Ilmu yang mempelajari tentang hati
Pembukaan atau kelemahan dalam struktur otot
dindingperut. Cacat ini menyebabkan peninjolan dari
Hernia dinding perut.atau yang lebih dikenal dengan turun
berok, adalah penyakit akibat turunnya buah zakar
seiring melemahnya lapisan otot dinding perut.
Hipertiroid Pembesaran kelenjar tiroid
Rendahnya kadar kalsium dalam darah, sering
Hipoparatiroidisme
menyebabkan kram dan berkedut otot.
Hipotiroid Tingkat pengurangan hormone tiroid (Tiroksin).
Hyperplasia Pembesaran jaringan limfoid
I.
Terminologi Medis Arti
Diabetes yang tergantung pada insulin, pankreas
menghasilkan sedikit insulin atau sama sekali tidak
IDDM menghasilkan insulin, destruksi sel Beta, defisiensi
insulin absolute

Ileectomy Eksis ileum


Intestinal Usus

J.
Terminologi Medis Arti
Jejunotomy Sayatan jejenum

K.
Terminologi Medis Arti
Kanker Peritoneal Kanker langka yang berkembang di peritoneum
Kolangitis Adanya radang pada saluran empedu
Adanya radang pada kantung empedu, disertai neri
Kolesistitis
perut kanan atas dan panas badan.
Adanya batu di kantung empedu, atau pada saluran
Kolelitiasis/Koledokolitiasis empedu yang pada umumnya komposisi utamanya
adalah kolesterol.
Penyakit berupa peradangan usus besar yang
Kolitis menyebabkan gejala nyeri, meradang, diare dan
perdarahan anus.
Kolitis ulseratif Radang usus besar dengan luka terbuka (tukak)

L.
Terminologi Medis Arti
Labl Bibir
Alat untuk mencatat gerakan bibir pada waktu
Labrograph
berbicara.
Laporoscopy Pemeriksaan pada lambung
Linguopapilitis Peradangan papilla di tepi lidah

M.
Terminologi Medis Arti
Suatu kondisi di mana nutrisi termasuk karbohidrat,
protein, lemak, air, elektrolit, mineral, dan vitamin
Malabsorpsi
yang tidak efektif diserap oleh mukosa usus,
mengakibatkan ekskresi pada tinja.
Malnutrisi Kurang makan atau gangguan absorbs dan distribusi
Melena Feses Abnormal (bercampur darah)

N.
Terminologi Medis Arti
Suatu perasaan yang tidak nyaman didaerah epigastrik, cukup sukar
Nausea
untuk membuat definisi yang sempurna.
O.
Terminologi Medis Arti
Odontlgia Sakit gigi
Oesophagitis Suatu peradangan pada lapisan esofagus
Melalui makanan yang terkontaminasi oleh tinja yang
Oral Fekal
terinfeksi.

P.
Terminologi Medis Arti
Peradangan pada pancreas, organ yang mengeluarkan
enzim pencernaan dalam saluran pencernaan dan
Pankreatitis
sekligus mensitesis dan mensekresi insulin dan
glucagon.
Pankreatolysis Penghancuran cairan pancreas
Parotitis (Gondong) Gangguan pada kelenjar paratiroid yang membengkak.
Gelombang kontraksi berturut – turut pada alat
Penurunan peristaltic pencernaan yang mendorong sisa makanan kearah
anus.
Peradangan yang sudah mengenai jaringan pendukung
Periodontitis
gigi yang lebih dalam.
Peritoneum Selaput pembungkus rongga perut.
Peritoneum Parietale Selaput yang melapisi dinding abdomen
Selaput yang melapisi seluruh permukaan organ dalam
Peritoneum Viscerall
abdomen.
Peritonitis Peradangan pada peritoneum
Piloroplasti Operasi pelebaran saluran pylorus
Primary sclerosing Penyakit saluran empedu yang menyebabkan
cholangitis kronis peradangan dan sumbatan saluran empedu
Proctopexy Bedah fiksasi rektum
Proteinuria keluarnya protein melalui air seni
Pruritus Ani Kondisi yang sangat gatal disekitar anus
Pylor Lubang antara perut dan usus

R.
Terminologi Medis Arti
Rect Dubur
Rectocele Hernia pada dubur

S.
Terminologi Medis Arti
Salpingitis Peradangan pada saluran tuba
Sial Air liur
Sialogram Radiograf dari kelenjar ludah dan saluran
Sigmoidoscope Endoskop untuk memeriksa kolon sigmoid
Splenomegaly Pembengkakan atau pembesaran limfa secara abnormal
Stoma Mulut
Stomatorrhagia Pendarahan dari mulut
Struma Pembesaran kelenjar gondok yang disebabkan oleh penambahan
jaringan kelenjar gondok yang menghasilkan hormone tiroid dalam
jumlah banyak.
Systectomy Pemotongan kandung kemih

T.
Terminologi Medis Arti
Tenesmus Nyeri akibat peregangan pada pergerakan usus
Kelenjar endokrin terbesar yang terletak di bagian depan leher
Tiroid
(kelenjar gondok)
Tonsil Kumpulan kelenjar getah bening di tenggorokan (amandel)
Tonsilectomy Pengangkatan amandel

U.
Terminologi Medis Arti
Ureter Saluran dari ginjal ke kandung kemih
Uretra Saluran dari kandung kemih ke luar
Urin Air seni

V.
Terminologi Medis Arti
Varicocele Pelebaran pembuluh darah scrotum

W.
Terminologi Medis Arti
Wasir Pembengkakan/peradangan pembuluh darah di anus (ambeien)

Y.
Termonologi Medis Artis
Yeyenum/Jejunum Bagian dari usus halus