Anda di halaman 1dari 3

RSUD OKU TIMUR ASESMEN PASIEN TERMINAL

NO DOKUMEN NO REVISI HALAMAN


054/SPO/-AKRE/AP/I/2019 1/3

Jln.Raya Belitang Rasuan


No. 1Kec.Belitang
Madang Raya Kab.OKU
TIMUR
Telp.(0735)451815
E-mail :
rsudokutimur@yahoo.co.id
Ditetapkan
TANGGAL TERBIT Direktur RSUD OKU TIMUR

STANDAR PROSEDUR 07 Januari 2019


OPERASIONAL

dr .Sugihartono,Msc
NIP.197606302005011003
PENGERTIAN Keadaan terminal adalah keadaan sakit dimana menurut akal sehat
tidak ada harapan lagi untuk sembuh.
Kematian adalah suatu keadaan terputusnya hubungan tubuh
dengan dunia luar yang ditandai dengan tidak adanya denyut nadi,
tidak bernapas selama beberapa menit dan ketiadaan segala refleks
kegiatan otak dan sudah dinyatakan oleh Dokter yang berwenang.
TUJUAN
Sebagai acuan dalam menangani pasien tahap terminal agar pasien
mendapatkan ketenangan dalam proses menuju kematian.

KEBIJAKAN Sk direktur nomor :445.2/pelayanan.C.0007/rs.akre/I/2019


tentang asesmen tambahan pada populasi khusus
PROSEDUR 1. Petugas/Perawat melakukan asesmen tanda-tanda klinis
menjelang kematian pada pasien meliputi:
a. Kehilangan tonus otot yang ditandai dengan:
1) Relaksasi otot wajah sehingga dagu menjadi turun.
2) Kesulitan dalam berbicara, menelan dan hilangnya refleks
menelan.
3) Penurunan kegiatan traktus gastrointestinal ditandai
nausea, muntah, perut kembung, obstipasi.
4) Penurunan control spincter urinary dan rectal.
5) Gerakan tubuh yang terbatas.
b. Kelambatan dalam sirkulasi yang ditandai dengan:
RSUD OKU TIMUR ASESMEN PASIEN TERMINAL
NO DOKUMEN NO REVISI HALAMAN
054/SPO/-AKRE/AP/I/2019 2/3

Jln.Raya Belitang Rasuan


No. 1Kec.Belitang
Madang Raya Kab.OKU
TIMUR
Telp.(0735)451815
E-mail :
rsudokutimur@yahoo.co.id
1) Kemunduran dalam sensasi.
2) Cyanosis pada daerah ekstremitas.
3) Kulit dingin, pertama kali pada daerah kaki kemudian
tangan, telinga dan hidung.
c. Perubahan–perubahan dalam tanda-tanda vital:
1) Nadi lambat dan lemah.
2) Tekanan darah menurun.
3) Pernafasan cepat, cepat dangkal dan tidak teratur.
d. Gangguan sensory:
1) Penglihatan kabur.
2) Gangguan penciuman dan perabaan.

Tanda–tanda klinis saat meninggal:


a. Pupil mata melebar.
b. Tidak mampu bergerak.
c. Kehilangan refleks.
d. Nadi cepat dan kecil.
e. Ngorok.
f. Tekanan Darah sangat rendah.
g. Mata dapat tertutup atau agak terbuka.

2. Petugas/Perawat melakukan tindakan pada pasien tahap-tahap


terminal, meliputi:
A (Airway)
Memastikan bahwa jalan napas pasien terbuka.
a. Posisi head tilt chin lift.
b. Pasang endotracheal tube.
B (Breathing)
RSUD OKU TIMUR ASESMEN PASIEN TERMINAL
NO DOKUMEN NO REVISI HALAMAN
054/SPO/-AKRE/AP/I/2019 3/3

Jln.Raya Belitang Rasuan


No. 1Kec.Belitang
Madang Raya Kab.OKU
TIMUR
Telp.(0735)451815
E-mail :
rsudokutimur@yahoo.co.id
Memastikan bahwa dada bisa mengembang simetris dan
adekuat.
a. Pemberian oksigen lewat selang maupun masker.
b. Pemberian nafas bantuan bila apnea.
C (Circulation)
Memastikan bahwa sirkulasi cukup, akral hangat.
a. Pemberian cairan infus.
b. Pemberian obat-obat jantung.
c. Pemberian obat-obat vasoconstrictor.
3. Petugas/Perawat memberikan rasa nyaman kepada pasien,
seperti:
Menghilangkan rasa nyeri dengan pemberian anti nyeri,
a. mengubah posisi tidur dan perawatan fisik.
b. Memenuhi kebutuhan nutrisi melalui cairan infus sonde.
c. Menenangkan pasien apabila mengalami ketakutan yang
hebat (ketakutan yang timbul akibat menyadari bahwa
dirinya tak mampu mencegah kematian).
d. Mendampingi pasien yang ingin memperbincangkan tentang
kehidupan dimasa lalu da nkemudian hari.
Memberikan kesempatan kepada keluarga pasien untuk
memberikan tuntunan menjelang ajal sesuai agama dan
kebudayaan setempat.
UNIT TERKAIT  Unit Rawat Inap
 Unit Gawat Darurat