Anda di halaman 1dari 4

1.

Jelaskan mengapa dalam teori CAPM semua investor akan memilih satu portofolio aset berisiko
yang identik.

JAWABAN : Karena dalam teori CAPM asumsi-asumsinya menjadikan teori CAPM hanya
berlaku pada pasar yang seimbang. Pada pasar yang seimbang investor tidak akan memperoleh
return abnormal, sehingga mereka akan memilih portofolio pasar. Dimana dalam portofolio
pasar terdapat sebuah titik optimal dan para investor akan memilih pada titik tersebut.

2. Berikan penjelasan dengan menggunakan gambar tentang perbedaan antara garis pasar modal dan
garis pasar sekuritas.

JAWABAN : Garis Pasar Modal menunjukkan hubungan antara return dan resiko dari
portofolio, sedang Garis Pasar Sekuritas menunjukkan hubungan antara return dan resiko dari
sebuah sekuritas. Garis Pasar Sekuritas merupakan ada di dalam Garis Pasar Modal

4. Apa yang dapat anda ketahui tentang slope garis pasar modal?

JAWABAN :

Kemiringan (slope) CML menunjukkan harga pasar risiko untuk portofolio yang efisien
atau harga keseimbangan risiko di pasar.
 Besarnya slope CML akan mengidikasikan tambahan return yang disyaratkan pasar
untuk setiap 1% kenaikan risiko portofilio.
 Slope CML cenderung bersifat positif karena adanya asumsi bahwa investor bersifat
risk averse, yaitu, investor hanya akan mau berinvestasi pada aset yang berisiko, jika
mendapatkan kompensasi berupa return harapan yang lebih tinggi. Maksudnya semakin
besar risiko suatu investasi, semakin besar pula return harapannya.
 Slope CML yang negatif berarti tingkat return aktual portofolio pasar lebih kecil dari
tingkat keuntungan bebas risiko.
6. Apa hubungan permukaan efisien model Markowitz dengan garis pasar modal?

JAWABAN : Garis pasar modal merupakan bagian dari permukaan efisien model Markowitsz.
7. Bagaimana cara mengukur kontribusi sekuritas terhadap risiko portofolio pasar?

JAWABAN : Untuk menghitung risiko portofolio yang terdiri dari berbagai jenis aset, bisa
menggunakan deviasi standar suatu portofolio. Misal suatu portofilio pasar terdiri dari n
sekuritas, maka deviasi standarnya:

σM = {W1Cov(R1,RM) + W2Cov(R2,RM) + … + WnCov(Rn,RM)1/2

Kontribusi sekuritas terhadap risiko portofolio pasarnya: σi,M / σM

8. Jelaskan cara untuk mengetahui apakah suatu sekuritas undervalued ataukah overvalued dengan
menggunakan garis pasar sekuritas. Apa yang akan dilakukan investor setelah mengetahui suatu
sekuritas ternyata undervalued?

Pada gambar di atas, sekuritas-sekuritas yang ada di atas garis SML (sekuritas A) berarti sekuritas
undervalued sedang yang berada di bawah garis SML (sekuritas B) berarti sekuritas overvalued.

JAWABAN : Apabila investor mengetahui bahwa sekuritas sekuritas undervalued, maka ia akan
tergerak untuk melakukan pembelian sekuritas A tersebut. Dengan demikian, permintaan
sekuritas A akan naik, kemudian harga sekuritas A akan naik pula.

10. Jelaskan pentingnya nilai beta dalam model CAPM.

JAWABAN : Beta menjadi penting dalam CAPM karena beta merupakan satu-satunya faktor
risiko yang relevan untuk mengukur risiko sekuritas, karena pada CAPM kondisi pasar adalah
pasar sempurna sehingga risikonya hanyalah risiko sistematis saja. Dan faktor utama yang
berpengaruh pada risiko sistematis adalah Beta.
11. Jelaskan perbedaan CAPM dan APT.

CAPM APT

1. Komponen metode Capm adalah premi 1. Komponen atau konsep Apt terdiri dari
pasar (Rm-Rf) yang terdiri dari faktor-faktor makro,yaitu perubahan
imbalan pasar (Rm) dan premi bebas inflasi, perubahan tingkat suku bunga
risiko (Rf) BI rate, perubahan nilai tukar atau kurs

2. Pada Apt tidak perlu mengidentifikasi


2. Perlu menghitung market portofolio market portofolio untuk mencari beta
yang diperlukan untuk menghitung
beta 3. Pada Apt beta sekuritas mengukur
kepekaan sekuritas terebut terhadap
3. Dalam Capm menggunakan beta untuk faktor tersebut
pengukuran kepekaan perubahan
return (tingkat keuntungan/return
saham) saham terhadap perubahan-
perubahan pasar (beta investasi)

4. Tidak terdapat CML


4. Terdapat CML (capital market line)
Sebagai pembuktian formal bahwa
beta merupakan pengukur risiko
5. Konsep pada Apt yang dipergunakan
5. Konsep Capm lebih menekankan pada adalah hukum satu harga (the low of
market return one price)

6. Asumsi pada Apt yang berbeda pada


6. Asumsi pada Capm : Capm :
 Diasumsikan tidak ada biaya
transaksi  Cakrawala waktu satu periode
 Diasumsikan investasi  Tingkat keuntungan
sepenuhnya dapat dipecah- berdistribusi normal
pecah  Mempunyai fungsi utilitas
 Para pemodal diasumsikan tertentu
akan bertindak semata-mata  Terdapat portofolio pasar dan
atas pertimbangan expected dapat diidentifikasikan
value dengan deviasi standart  Pemodal dapat menyimpan
 Diasumsikan semua aktiva dan meminjam pada bunga
bisa diperjual belikan bebas risiko

7. Asumsi Apt bahwa tingkat keuntungan


7. Capm menyatukan semua faktor suatu sekuritas dipengaruhi oleh faktor
makro ekonomi kedalam satu faktor tertentu yang lebih dari satu
yaitu return market portofolio
8. Mengukur expected return dari 8. Model Apt tidak bisa untuk
masing-masing faktor tersebut mengidentifikasi faktor-faktor apa
yang bisa mempengaruhi sekuritas

9. Mengakui adanya korelasi antar 9. Apt mengansumsikan bahwa tingkat


tingkat keuntungan sekuritas keuntungan tersebut dipengaruhi oleh
berbagai faktor perekonomian dan
industri.

13. Dalam kondisi pasar yang seimbang, diketahui return harapan pasar adalah 18% dan tingkat
return bebas risiko adalah 10%. Seandainya tingkat return harapan sekuritas XYZ adalah
15%, apa komentar anda mengenai harga sekuritas XYZ jika diketahui betanya 1,05?

JAWABAN :

Diket: E(Rm) = 18%

(Rf) = 10%

Β = 1.05

Ri = 15%

Rs = Rf + β [ E(Rm) - Rf]

= 0.1 + 1.05 [ 0.18 – 0.1 ]

= 0.1 + 1.05 [ 0.08]

= 0.1 + 0.084

= 0.184

Rs = 18.4%

Ket : Rs = Return Syarat CAPM

: Ri = Return harapan

karena return harapan sekuritas tersebut 15% adalah lebih kecil daripada return yang
disyaratkan CAPM (18.4%) maka sekuritas tersebut dikatakan overvalued. Karena
overvalued, setelah investor mengetahui hal tersebut mereka akan berusaha menjual
sekuritasnya, sehingga jumlah penawaran sekuritas tersebut akan naik. Sehingga harga
sekuritas akan mengalami penurunan.