Anda di halaman 1dari 10

APPENDISITIS

ICD10 K35 – 37

RSUD dr. M. Ashari


Halaman
Pemalang Tanggal Terbit No. Dokumen
1 dari 2
2 / 09 / 2019 445/ /PPK/ 1/ 2019
Mengetahui Ditetapkan,
Kepala KSM Bedah RSUD Direktur RSUD
dr. M. Ashari Pemalang dr. M Ashari Pemalang

PANDUAN
PRAKTIK KLINIS

dr.H. Kun Sri Wibowo, Sp.B dr.H. Sholahudin M.H


NIP. 19661127 199983 1 001 NIP. 19711222 200501 1 004

Dapat berupa :
Apendisitis akut
DIAGNOSIS Periapendikuler infiltrat
Periapendikuler abses
Apendisitis perforata yang disertai peritonitis lokal atau peritonitis umum

Klinis
Nyeri dititik McBurney dapat disertai defance muskulare
Panas badan meningkat
Kadang disertai muntah
KRITERIA
Masa (-)
DIAGNOSA
Pada periapendikuler infiltrat teraba masa yang nyeritekan pada perut kanan
bawah, defens muskuler (+)
Nyeri tekan (+), colok dubur nyeri jam 09.00-11.00
Beda temperatur axiller dan rektal lebih dari 1 derajat

DIAGNOSIS Diverkulitis, limfadenitis, torsio kista ovarium, KET, torsio testis kanan
BANDING
APPENDISITIS

Halaman
RSUD dr. M. Ashari Tanggal Terbit Nomor Dokumen
2 dari 2
Pemalang 2 / 09 / 2019 445/ /PPK/ 1/ 2019
PEMERIKSAAN Laboratorium rutin
PENUNJANG USG abdomen
KONSULTASI Dokter Spesialis lain yang terkait bila diperlukan
PERAWATAN RS Rawat inap
Apendisitis Kronik : direncanakan Apendiktomi elektif
Apendisitis Akut : direncanakan Apendiktomi segera
Periapendikuler abses : insisi, drainase
Periapendikuler infiltrat : pertama dirawat konserfatif mendikamentosa yang
adekuat, bila masa mengecil ukuran <3cm atau menghilang, dilakukan
TERAPI BEDAH
apendiktomi dengan insisi paramedian.
Apendisitis Perforata disertai tanda-tanda peritonitis lokal : dilakukan
apendiktomi dengan insisi gradiron atau para median.
Bila ditemukan tanda-tanda peritonitis umum dilakukan laparotomi dengan
insisi median.
Minimal Rumah Sakit kelas C
TEMPAT PELAYANAN
Rumah Sakit dengan fasilitas pembedahan yang memadai
Periapendikuler abses/infiltrat
Perforasi terjadinya peritonitis, infeksi/sepsis
PENYULIT
Peripaendikuler inflitrat
Perlekatan (illeus obstruktif)
INFORM CONSENT Perlu
Dokter Spesialis Bedah Umum
TENAGA STANDAR
Dokter Spesialis Bedah (K) Digestif
LAMA PERAWATAN Minimal 3 hari
MASA PEMULIHAN Minimal 1 minggu
HASIL Bisa sembuh
PROGNOSIS Diharapkan baik
TINDAK LANJUT Evaluasi dan monitoring keadaan klinis
PEDOMAN PELAYANAN MEDIK DOKTER SPESIALIS BEDAH
SUMBER
UMUM INDONESIA
HERNIA INGUINALIS LATERALIS / MEDIALIS
ICD 10 K40 – 41

RSUD dr. M. Ashari


Halaman
Pemalang Tanggal Terbit No. Dokumen
1 dari 2
2 / 09 / 2019 445/ /PPK/ 1/ 2019
Mengetahui Ditetapkan,
Kepala KSM Bedah RSUD Direktur RSUD
dr. M. Ashari Pemalang dr. M Ashari Pemalang

PANDUAN
PRAKTIK KLINIS

dr.H. Kun Sri Wibowo, Sp.B dr.H. Sholahudin M.H


NIP. 19661127 199983 1 001 NIP. 19711222 200501 1 004
Benjolan dilipatan paha, dapat keluar masuk
Dapat berupa Hernia Inguinalis Lateralis, Hernia Inguinalis Medialis (diatas
KRITERIA
ligamentum inguinale), hernia femoralis (dibawah ligamentum inguinale)
DIAGNOSIS
Klinis dapat reponibilis, ireponibilis, inkarserata.

Hidrokel
DIAGNOSIS Varikokel
BANDING Andesensus testis
Limfadenopati inguinalis
PEMERIKSAAN Laboraorium rutin
PENUNJANG
Dokter Spesialis lain bila diperlukan
KONSULTASI

Rawat inap / Rawat jalan


PERAWATAN RS

Operasi segera bila Hernia inkarserata


TERAPI BEDAH Herniorhapy menurut Bassini / shouldice atau lebih baik dengan memakai
Prolene Mesh (Lichtenstein)
HERNIA INGUINALIS LATERALIS / MEDIALIS

Halaman
RSUD dr. M. Ashari Tanggal Terbit Nomor Dokumen
2 dari 2
Pemalang 2 / 09 / 2019 445/ /PPK/ 1/ 2019
TEMPAT Minimal Rumah Sakit Kelas C
PELAYANAN Rumah Sakit dengan fasilitas pembedahan yang memadahi
Perdarahan
PENYULIT Hematoma
Infeksi
INFORM CONSENT Perlu
Dokter Spesialis Bedah Umum
TENAGA STANDAR
Dokter Spesialis Bedah (K) Digestif
LAMA PERAWATAN Minimal 2 hari
MASA PEMULIHAN Minimal 2 minggu
HASIL Bisa sembuh
PROGNOSIS Diharapkan baik
TINDAK LANJUT Evaluasi dan monitoring keadaan klinis
PEDOMAN PELAYANAN MEDIK DOKTER SPESIALIS BEDAH
SUMBER
UMUM INDONESIA
PERITONITIS
ICD 10 K65

RSUD dr. M. Ashari


Halaman
Pemalang Tanggal Terbit No. Dokumen
1 dari 2
2 / 09 / 2019 445/ /PPK/ 1/ 2019
Mengetahui Ditetapkan,
Kepala KSM Bedah RSUD Direktur RSUD
dr. M. Ashari Pemalang dr. M Ashari Pemalang

PANDUAN
PRAKTIK KLINIS

dr.H. Kun Sri Wibowo, Sp.B dr.H. Sholahudin M.H


NIP. 19661127 199983 1 001 NIP. 19711222 200501 1 004
Radang peritoneum dapat karena kuman (septik) misalnya pada apendisitis
DIAGNOSIS
perforata, perforasi usus akibat tipus abdominalis

Nyeri tekan perut pada seluruh lapang perut (defance muscular)


Riwayat trauma
KRITERIA DIAGNOSIS Riwayat infeksi
Pengukuran temperatur rektal dan temperatur axilar dengan selisih lebih 1 derajat C

Pankreatitis
DIAGNOSIS
Peritonitis septik
BANDING
Peritonitis kimiawi
PEMERIKSAAN Laboraorium rutin, Foto polos abdomen 3 posisi
PENUNJANG
Dokter Spesialis lain bila diperlukan
KONSULTASI

Rawat inap
PERAWATAN RS

Operasi segera (CITO)


TERAPI BEDAH

Minimal Rumah Sakit Kelas C


TEMPAT PELAYANAN
Rumah Sakit dengan fasilitas pembedahan yang memadahi
PERITONITIS

Halaman
RSUD dr. M. Ashari Tanggal Terbit Nomor Dokumen
2 dari 2
Pemalang 2 / 09 / 2019 445/ /PPK/ 1/ 2019

Shock
PENYULIT Sepsis
Perlekatan usus
INFORM CONSENT Perlu
Dokter Spesialis Bedah Umum
TENAGA STANDAR
Dokter Spesialis Bedah (K) Digestif
LAMA PERAWATAN Minimal 7 hari
MASA PEMULIHAN Minimal 2 minggu
HASIL Bisa sembuh
OTOPSI Diperlukan, untuk trauma bila pasien meninggal
PROGNOSIS Diharapkan baik atau jelek
TINDAK LANJUT Evaluasi dan monitoring keadaan klinis
PEDOMAN PELAYANAN MEDIK DOKTER SPESIALIS BEDAH
SUMBER
UMUM INDONESIA
KHOLELITIASIS
ICD 10 80

RSUD dr. M. Ashari


Halaman
Pemalang Tanggal Terbit No. Dokumen
1 dari 2
445/ /PPK/ 1/ 2019 445/ /PPK/ 1/ 2019
Mengetahui Ditetapkan,
Kepala KSM Bedah RSUD Direktur RSUD
dr. M. Ashari Pemalang dr. M Ashari Pemalang

PANDUAN
PRAKTIK KLINIS

dr.H. Kun Sri Wibowo, Sp.B dr.H. Sholahudin M.H


NIP. 19661127 199983 1 001 NIP. 19711222 200501 1 004
Kelainan ini dapat disertai radang kronis atau akut (Kholesistitis kronik /
DIAGNOSIS
kholesistitis akut)

Kolik perut kanan atas, kadang menjalar ke belakangdapat disertai radang


akut kolesistitis atau penyumbatan-kholestatis
KRITERIA DIAGNOSIS Pada pemeriksaan terdapat nyeri tekan pada hipokondrium kanan, terdapat
tanda peritonitis lokal (defans muskuler (+) murphy’s sign (+)

Proses peradangan pada organ-organ di daerah hipokondrium


Hepatitis
DIAGNOSIS
Abses hepar
BANDING
Pankreatitis
Ulkus peptikum
PEMERIKSAAN Foto polos perut
PENUNJANG USG Abdomen

KONSULTASI Dokter Spesialis lain bila diperlukan

PERAWATAN RS Rawat inap


KHOLELITIASIS

Halaman
RSUD dr. M. Ashari Tanggal Terbit Nomor Dokumen
2 dari 2
Pemalang 2 / 09 / 2019 445/ /PPK/ 1/ 2019

Kholelitiasis disertai gejala direncanakan kholesistomi secara efektif


Kholelitiasis disertai radang akut, sebelum ada perlekatan (infiltrat) dapat
TERAPI BEDAH segera dibedah
Bila sudah ada masa diberi antibiotik sampai radang akut reda, baru
dilakukan kolesistomi
Minimal Rumah Sakit Kelas C
TEMPAT PELAYANAN
Rumah Sakit lain dengan fasilitas pembedahan yang memadai
Infeksi
PENYULIT Perdarahan
Cedera duktus koledokus
INFORM CONSENT Perlu
Dokter Spesialis Bedah Umum
TENAGA STANDAR
Dokter Spesialis Bedah (K) Digestif
LAMA PERAWATAN Minimal 3 hari
MASA PEMULIHAN Minimal 1 minggu
HASIL Bisa sembuh
PATOLOGI Diperlukan
PROGNOSIS Diharapkan baik
TINDAK LANJUT Evaluasi dan monitoring keadaan klinis
PEDOMAN PELAYANAN MEDIK DOKTER SPESIALIS BEDAH
SUMBER
UMUM INDONESIA
RADANG GRANULOMATIK USUS ( Inflamatory Bowel Disease-IBD)
ICD 10 80
K 50 - 51
RSUD dr. M. Ashari
Halaman
Pemalang Tanggal Terbit No. Dokumen
1 dari 2
2 / 09 / 2019 445/ /PPK/ 1/ 2019
Mengetahui Ditetapkan,
Kepala KSM Bedah RSUD Direktur RSUD
dr. M. Ashari Pemalang dr. M Ashari Pemalang

PANDUAN
PRAKTIK KLINIS

dr.H. Kun Sri Wibowo, Sp.B dr.H. Sholahudin M.H


NIP. 19661127 199983 1 001 NIP. 19711222 200501 1 004
Tukak kolitis (ulcerative colitis)
Timbulnya tukak superfisial dimulai pada rektum, dapat meluas hingga ke
kolon (K 51)
KRITERIA Ileitis terminalis (Crohn disease)
DIAGNOSIS Radang segmental yang mengenai seluruh lapisan usus terutama pada ileum
terminalis (K50)
Ulserative colitis: nyeri abdomen, diare, BAB darah, anemia, sepsis
Illeitis terminalis : nyeri abdomen diare, anemia, malnutrisi
Gastroenteritis Irritable Bowel Syndrome (K50)
DIAGNOSIS
Kolitis indterminate
BANDING
Karsinoma kolon
PEMERIKSAAN Barium Enema Foto
PENUNJANG

KONSULTASI Dokter Spesialis (K) Digestif

PERAWATAN RS Rawat inap operasi dan terapi

Obat-obatan : Sulfa salazin


TERAPI Indikasi bedah : Penyulit, perdarahan profus, fistula, obstruksi usus, resiko
keganasan
RADANG GRANULOMATIK USUS ( Inflamatory Bowel Disease-IBD)

Halaman
RSUD dr. M. Ashari Tanggal Terbit Nomor Dokumen
2 dari 2
Pemalang 2 / 09 / 2019 445/ /PPK/ 1/ 2019

TEMPAT Minimal Rumah Sakit Kelas C


PELAYANAN Rumah Sakit lain dengan fasilitas pembedahan yang memadai
Perdarahan, infeksi/sepsis
Fistula endterokutan
PENYULIT Illeus Obstruksi
Keganasan
Fisutula perianal
INFORM CONSENT Perlu
Dokter Spesialis Bedah Umum
TENAGA STANDAR
Dokter Spesialis Bedah (K) Digestif
LAMA PERAWATAN Minimal 14 hari
MASA PEMULIHAN Minimal 2 minggu
HASIL -
PATOLOGI Sangat diperlukan
PROGNOSIS Diharapkan baik
TINDAK LANJUT Evaluasi dan monitoring keadaan klinis
PEDOMAN PELAYANAN MEDIK DOKTER SPESIALIS BEDAH
SUMBER
UMUM INDONESIA