Anda di halaman 1dari 23

KAIDAH

PENCACAHAN
MATEMATIKA SMK
KELAS XII

Disusun Oleh : Ira Rismayanti, S.Pd

Program Profesi Guru Matematika

2019
KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Wr. Wb
Alhamdulillahirobbil‘alamin, puji syukur ke hadirat Allah SWT yang telah
memberikan segala rahmat, hidayat, dan nikmat-Nya, sehingga penulis dapat
menyelesaikan bahan ajar ini. Shalawat serta salam penulis haturkan kepada Nabi
junjungan, Muhammad SAW beserta keluarga, sahabat dan pengikutnya hingga akhir
zaman. Buku ajar ini disusun untuk memenuhi salah satu tugas Program Profesi Guru
kompetensi Pengembangan Perangkat Pembelajaran .
Semoga bahan ini dapat bermanfaat, baik bagi pembaca maupun diri pribadi
penulis dan dapat menjadi sumbangan bagi perkembangan ilmu pendidikan. Semoga ilmu
yang di dapat dari bahan ajar ini dapat bermanfaat dalam kehidupan dunia dan akhirat.
Aamiin.
Wassalamualaikum Wr. Wb.
Serang , Agustus 2019

Penulis
KAIDAH PENCACAHAN

DAFTAR ISI
Kata Pengantar…………………………………………………………………...…………….. i
Daftar Isi …………………………………………………………………...…………………….. 1
Deskripsi Bahan Ajar …………………………………………………………………...…. 2
Peta Konsep …………………………………………………………………...………………. 3
Kompetensi Dasar …………………………………………………………...…………….. 4
Kaidah Pencacahan …………………………………………………………………...…… 6
A. Aturan Penjumlahan …………………………………………………………………. 6
B. Aturan Perkalian …………………………………………………………………...… 10
C. Faktorial …………………………………………………………………...…………….. 14
D. Permutasi …………………………………………………………………...…………….. 16
E. Kombinasi …………………………………………………………………...…………… 18
Latihan Soal ……………………………………………………………...…………………. 20
Daftar Pustaka …………………………………………………………………...………… 22

page 1 of 23
KAIDAH PENCACAHAN

DESKRIPSI BAHAN AJAR


Dalam modul akan dipelajari kaidah pencacahan yang terdiri dari materi aturan
penjumlahan, aturan perkalian, factorial, permutasi serta kombinasi. Pada ini tidak
semua materi dijelaskan secara rinci, sehingga disarankan untuk mencari sumber-
sumber lain untuk mempelajari modul ini karena modul ini bukan satu-satunya
sumber belajar.

Materi Prasyarat
Materi peluang yang pernah dipelajari pada saat Sekolah Menengah Pertama. Saat ini kita
akan perdalam kajian, pemahaman dan jangkauan pemikiran tentang konsep kaidah
pencacahan dari apa yang sudah dipelajari sebelumnya.

Petunjuk Penggunaan Modul


Untuk mempelajari modul ini, hal-hal yang perlu Anda lakukan adalah sebagai berikut:
1) Untuk mempelajari modul ini haruslah berurutan, karena materi yang mendahului
merupakan prasyarat untuk mempelajari materi berikutnya.
2) Pahamilah contoh-contoh soal yang ada, dan kerjakanlah semua soal latihan yang
ada. Jika dalam mengerjakan soal Anda menemui kesulitan, kembalilah mempelajari
materi yang terkait.
3) Kerjakanlah soal uji kompetensi dengan cermat. Jika Anda menemui kesulitan dalam
mengerjakan uji kompetensi, kembalilah mempelajari materi yang terkait.
4) Jika Anda mempunyai kesulitan yang tidak dapat Anda pecahkan, catatlah,
kemudian tanyakan kepada guru pada saat kegiatan tatap muka atau bacalah referensi
lain yang berhubungan dengan materi modul ini. Dengan membaca referensi lain
Anda juga akan mendapatkan pengetahuan tambahan.

page 2 of 23
KAIDAH PENCACAHAN

PETA KONSEP

Aturan Aturan
Perkalian Penjumlahan

Kombinasi Permutasi

Latihan
Soal
Faktorial

KAIDAH
PENCACAHAN

page 3 of 23
KAIDAH PENCACAHAN

KOMPETENSI DASAR

3.25 Menganalisis aturan pencacahan (aturan penjumlahan, aturan perkalian,


permutasi, dan kombinasi) melalui masalah kontekstual
4.25 Menyajikan penyelesaian masalah kontekstual yang berkaitan dengan
kaidah pencacahan , permutasi dan kombinasi

INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI

3.25.1 Menentukan konsep aturan penjumlahan dalam kaidah pencacahan


3.25.2 Menentukan konsep aturan perkalian dalam kaidah pencacahan
3.25.3 Menghitung factorial
3.25.4 Memecahkan masalah kontekstual dengan menggunakan permutasi dengan
unsur yang berbeda
3.25.5 Memecahkan masalah kontekstual dengan menggunakan permutasi dengan
unsur yang sama
3.25.6 Memecahkan masalah kontekstual dengan menggunakan permutasi siklis
3.25.7 Memecahkan masalah kontekstual dengan menggunakan aturan kombinasi
4.25.1 Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan aturan
penjumlahan dalam kaidah pencacahan
4.25.2 Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan aturan perkalian
dalam kaidah pencacahan
4.25.3 Menerapkan berbagai konsep dan prinsip permutasi dalam pemecahan
masalah nyata
4.25.4 Menerapkan berbagai konsep dan prinsip aturan kombinasi dalam
pemecahan masalah nyata

page 4 of 23
KAIDAH PENCACAHAN

INFO TOKOH!

The famous Italian astronomer Galileo (1564–1642) found that a sum of 10


Galileo (1564– occurs more often than any other sum when three dice are tossed. Previously,
1642)
it was thought that a sum of 9 occurred more often than any other sum.
The first book on probability, The Book of Chance and Games, was written by
Jerome Cardan (1501–1576). Cardan was an astrologer, philosopher,
physician, mathematician, and gambler. This book contained techniques on
how to cheat and how to catch others at cheating.
Sumber:
https://www.grovecity.k12.pa.us/cms/lib011/PA02000125/Centricity/Doma
in/203/ch04

MATERI POKOK
Jerome
Cardan (1501–
 Aturan Penjumahan
1576).  Aturan Perkalian
 Faktorial
 Permutasi
 Kombinasi

Quiz
Example: find the sample space for drawing
one card from an ordinary deck of cards.

page 5 of 23
KAIDAH PENCACAHAN

KAIDAH PENCACAHAN

Ilustrasi
Rute pesawat terbang yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari
adalah salah satu penerapan kaidah pencacahan. Untuk lebih memahami
materi kaidah pencacahan, pelajari bahan ajar berikut ini yaa…

Aturan Penjumlahan

Jika ada sebanyak k1 benda pada himpunan pertama dan ada sebanyak k2
benda pada himpuan kedua, dan kedua himpuan itu tidak beririsan,
maka jumlah total anggota di kedua himpuan adalah k1 + k2. Jika terdapat
k1, k2 hingga kn maka diperoleh aturan penjumlahan = k1 + k2 + … + kn

page 6 of 23
KAIDAH PENCACAHAN

Contoh 1:

Jika sebuah perusahaan akan membeli mobil untuk keperluan kantor di sebuah
showroom. Di showroom itu tersedia 4 jenis mobil Honda, 5 jenis Toyota, dan 3
jenis Suzuki. Dengan demikian perusahaan tersebut mempunyai pilihan sebanyak:
4 + 5 + 3 = 12 jenis mobil.

Aturan Perkalian

Pada aturan perkalian ini dapat diperinci menjadi dua, keduanya


saling melengkapi dan memperjelas. Kedua kaidah itu adalah menyebutkan
kejadian satu persatu dan aturan pengisian tempat yang tersedia.
Jika ada sebanyak k1 benda pada himpunan pertama dan ada sebanyak k2
benda pada himpuan kedua, dan kedua himpuan itu tidak beririsan,
 Menyebutkan
maka kejadian
jumlah total satu
anggota persatu
di kedua himpuan adalah k1 x k2. Jika terdapat
Contoh 1:
k1, k2 hingga kn maka diperoleh aturan penjumlahan = k1 x k2 x … x kn
Sebuah dadu dan sebuah uang logam dilempar secara bersamaan. Berapa hasil
yang berlainan dapat terjadi ?

page 7 of 23
KAIDAH PENCACAHAN

Contoh 2
Sebuah dadu dan sebuah uang logam
dilempar secara bersamaan. Berapa hasil yang
berlainan dapat terjadi ?
Penyelesaian :
Dengan diagram pohon diperoleh:
Uang Dadu Hasil yang mungkin

1 G1
G G2
2
G3
3
G4
4 G5
5 G6
6

A1
1 A2
A 2 A3
3 A4
4 A5
5 A6
6
Hasil yang mungkin : G1, G2, G3,G4, G5, G6, A1, A2, A3, A4, A5, A6
Catatan : G1 artinya uang menunjukkan gambar dan dadu menunjukkan angka
1. Dengan demikian banyaknya cara hasil yang berkaitan dapat terjadi adalah
12 cara
Contoh : 2
Dari kota A ke kota B dapat ditempuh dengan 2 cara, dari kota B ke kota C
dapat ditempuh dengan 4 cara. Berapa cara yang dapat ditempuh dari kota A
ke kota C ?
Penyelesaian:
Jaringan jalan yang menghubugkan kota A, kota B dan C dapat dibuat diagram
sebagai berikut:
1

page 8 of 23
KAIDAH PENCACAHAN

1
2
C
A B 3

4
2
Hasil yang mungkin adalah : 11, 12, 13, 14, 21, 22, 23, 24. Jadi banyaknya ada 8
cara.

 Aturan pengisian tempat yang tersedia


Menentukan banyaknya cara suatu percobaan selalu dapat diselesaikan
dengan menyebutkan kejadian satu persatu. Akan tetapi, akan mengalami
kesulitan kejadiannya cukup banyak. Hal ini akan lebih cepat jika diselesaikan
dengan menggunakan aturan pengisian tempat yang tersedia atau dengan
mengalikan.
Contoh 1:
Adinda mempunyai 4 baju dan 2 rok. Berapa cara Adinda dapat memakai baju
dan rok berpasangan?
Peyelesaian :
Misalkan keempat baju itu B1, B2, B3, B4 dan kedua rok itu C1, C2
Hasil yang mungkin terjadi adalah
B1 B2 B3 B4
C1 C1B1 C1B2 C1B3 C1B4
C2 C2B1 C2B2 C2B3 C2B4
Jadi banyaknya cara Adinda dapat memakai baju dan rok = 8 cara
Langkah diatas dapat diselesaikan dengan:
Baju Celana
4 cara 2 cara
Jadi, ada 4 x 2 cara = 8 cara
Contoh 2:
Dari angka-angka 0, 1, 2, 3, 4, 5 dan 6, berapa banyaknya bilangan yang terdiri
dari 4 angka yang dapat disusun?

page 9 of 23
KAIDAH PENCACAHAN

a. tanpa pengulangan
b. boleh berulang
Penyelesaian :
a. Tanpa pengulangan
Empat angka berarti ribuan, sehingga diperlukan empat tempat
Angka nol (0) tidak mungkin menempati urutan pertama sehingga yang
mungkin angka 1, 2, 3, 4, 5, 6 atau 6 cara dan tanpa pengulangan maka :
Ribuan Ratusan Puluhan Satuan
6 6 5 4
Jadi banyaknya bilangan yang dapat disusun adalah:
6 x 6 x 5 x 4 = 720 bilangan
b. Pengulangan
Angka nol tidak mungkin menempati urutan pertama sehingga ada 6 cara,
untuk urutan kedua dan seterusnya masing-masing tujuh cara sebab semua
angka memungkinkan karena berulang maka diperoleh:
Ribuan Ratusan Puluhan Satuan
6 7 7 7
Jadi banyaknya bilangan yang dapat disusun adalah:
6 x 7 x 7 x 7 = 2058 bilangan.

Secara umum dapat dirumuskan:


Bila tempat pertama dapat diisi k1 cara, tempat kedua dengan k2 cara,…,
tempat n dapat di isi kn cara, maka banyakya cara mengisi k tempat yang
tersedia adalah:
k1 x k2 x … x kn cara.

page 10 of 23
KAIDAH PENCACAHAN

Faktorial

Faktorial adalah perkalian semua bilangan asli dari 1 sampai n. Faktorial ditulis
sebagai n! dan disebut n faktorial. Secara umum dapat dituliskan sebagai:
n! = 1 x 2 x 3 x … x (n – 3) x (n – 2) x (n – 1) x n
atau
n! = n x (n – 1) x (n – 2) x (n – 3) x … x 3 x 2 x 1
0! = 1 dan 1! = 1
Pembagian bilangan faktorial dengan bilangan faktorial dilakukan dengan cara
menyederhanakan pembilang dan penyebut.

Contoh 1:
Tentukan nilai dari :
a. 5!
b. 7!
c. 10!
Penyelesaian :
a. 5! = 5  4  3  2  1 = 120
b. 7! = 7  6  5  4  3  2  1 = 5040
c. 10! = 10  9  8  7  6  5  4  3  2  1 = 3628800

Contoh 2:
Tentukan nilai dari:
81!
a.
71!
100!
b.
98!
n!
c.
(n  1)!

Penyelesaian:

page 11 of 23
KAIDAH PENCACAHAN

81! 8  7  6  5  4  3  2  1 8! 8  7!
a.   8 atau  8
71! 7  6  5  4  3  2 1 7! 7!
100! 100  99  98!
b.   9900
98! 98!
n! n  (n  1)  (n  2)  ...  3  2  1 n! n  (n  1)!
c.   n atau  n
(n  1)! (n  1)  (n  2)  ...  3  2  1 (n  1)! (n  1)!

Faktorial

Permutasi dari sejumlah objek adalah susunan objek dalam urutan


berhingga.
a. Permutasi dari n elemen, tiap permutasi terdiri dari n elemen
Jika ada unsur yang berbeda diambil n unsur, maka banyaknya susunan
(permutasi) yang berbeda dari n unsur tersebut adalah:
P(n,n) = n! atau nPn = n!
Contoh 1:
Untuk menyambut sebuah pertemuan delegasi negara yang dihadiri oleh lima
negara, panitia akan memasang kelima bendera dari lima negara yang hadir.
Banyak cara panitia menyusun kelima bendera tersebut adalah…
Jawab:
Dari lima bendera yang ada, berarti n = 5, maka banyak susunan bendera yang
mungkin yaitu:
5! = 5.4.3.2.1 = 120 cara.
Contoh 2:
Dari 6 orang akan duduk pada 6 kursi yang diatur berderet. Ada berapa cara
urutan duduk yang berbeda yang dapat dilakukan?
Jawab:
Jumlah urutan duduk yang berbeda.
P(6, 6) = 6!
=654321

page 12 of 23
KAIDAH PENCACAHAN

= 720 cara
b. Permutasi n elemen, tiap permutasi terdiri dari r unsur dari n elemen
dengan r ≤ n
Untuk semua bilangan positif n dan r, dengan r ≤ n, banyaknya permutasi dari
n objek yang diambil r objek pada satu waktu adalah:

Contoh 1:
Banyak cara untuk memilih seorang ketua, sekertaris dan bendahara dari 8
siswa yang tersedia adalah…
Jawab:
Banyak siswa, n = 8
Ketua, sekretaris dan bendahara (banyak pilihan objek), r = 3
Maka:

Contoh 2:
Jika tersedia angka-angka 2, 4, 6, dan 8 akan dibentuk bilangan asli yang
terdiri dari dua angka yang berbeda. Berapakah banyaknya bilangan asli yang
terjadi?
Jawab:
n = 4 dan r = 2
banyaknya bilangan asli yang terjadi.
4! 4!
P(4, 2) = 
(4  2)! 2!

4  3  2!
=
2!
= 12
c. Permutasi dari n unsur yang mengandung p.q dan r unsur yang sama

page 13 of 23
KAIDAH PENCACAHAN

Keterangan:
n = banyaknya elemen seluruhnya
k1 = banyaknya elemen kelompok 1 yang sama
k2 = banyaknya elemen kelompok 2 yang sama

kt = banyaknya elemen kelompok kt yang sama
t = 1,2,3,…
Contoh 1:
Banyak cara untuk menyusun dari kata ”BASSABASSI” adalah…
Jawab:
Dari kata ”BASSABASSI”, banyak huruf (n) = 10
k1 = huruf B = 2
k2 = huruf A = 3
k3 = huruf S = 4
k4 = huruf I = 1

Contoh 2 :
Tentukan banyaknya susunan huruf-huruf yang dapat disusun dari huruf-
huruf pada kata “SURAKARTA”!

Jawab:
Terdapat 9 huruf, huruf S sebanyak 1, huruf U sebanyak 1, huruf R sebanyak 2,
huruf A sebanyak 3, huruf K sebanyak 1 dan T sebanyak 1.
Banyaknya susunan huruf adalah:
9!
P(9, 1, 1, 2, 3, 1, 1) = P(9, 2, 3) =
2!3!
9  8  7  6  5  4  3!
=
2!3!

page 14 of 23
KAIDAH PENCACAHAN

98 7 65 4
=
2!
= 30240
d. Permutasi Siklis
Permutasi siklis adalah permutasi melingkar (urutan melingkar).
nPsiklis = (n – 1)!
Contoh 1:
Dari 5 orang anggota keluarga akan duduk mengelilingi sebuah meja bundar,
banyak cara susunan yang dapat dibuat dari 5 orang tersebut adalah...
Jawab:
Banyak orang (n) = 5, maka :
5Psiklis = (5 – 1)! = 4! = 4.3.2.1 = 24 cara.
Contoh 2:
Jika ada tiga macam kunci, misal x, y, z. berapa banyaknya permutasi apabila:
a) kunci ditempatkan pada tempat yang sebaris
b) kunci ditempatkan melingkar
Jawab:
a) kunci diletakkan pada tempat yang sebaris

  

x y z

Urutannya : x y z, y z x, z x y, z y x, y x z x z y. Maka banyaknya


permutasi adalah : 3! = 3  2  1 = 6
b) kunci ditempatkan melingkar
Urutannya : x y z = y z x = z x y
x
Urutan yang lain = x z y = z y x = y x z
1
3 Jadi permutasi dari 3 unsur sebanyak
z 2
y 3!
 2!  (3  1)!
3

page 15 of 23
KAIDAH PENCACAHAN

e. Permutasi berulang dari n unsur, tipe permutasi terdiri dari k unsur


Pn = nk
Contoh 1:
Banyak susunan 3 bilangan dari angka-angka 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 adalah…
Jawab:
Banyak susunan 3 bilangan, berarti bilangan ratusan, k = 3
Banyak angka yang akan disusun, n = 6
Banyak susunan 3 bilangan dari angka 1, 2, 3, 4, 5, dan 6:
P6 = 63 = 216 susunan.
Contoh 2:
Dari angka-angka 1, 2, 3, 4 dan 5, jika kita akan membentuk suatu bilangan
yang terdiri dari 4 angka dan diperbolehkan ada angka berulang, tentukan
banyaknya bilangan yang terjadi!
Jawab :
(1) dengan metode perkalian
angka yang terbentuk 4 angka, berarti ribuan maka:
ribuan ratusan puluhan satuan
5  5  5  5

5  5  5  5 = 625 bilangan

(ii) dengan rumus


n = 5 dan k = 4
P5  5  625 bilangan
4

page 16 of 23
KAIDAH PENCACAHAN

Kombinasi

Kombinasi adalah susunan unsur-unsur dengan tidak memperhatikan


urutannya. Pada kombinasi AB = BA. Dari suatu himpunan dengan n unsur
dapat disusun himpunan bagiannya dengan untuk , Setiap himpunan
bagian dengan k unsur dari himpunan dengan unsur n disebut kombinasi k
unsur dari n yang dilambangkan dengan, nCk, C(n,k), . Dirumuskan:

Contoh 1:
Dalam sebuah sekolah telah diseleksi 5 orang siswa yang berbakat dan mahir
dalam badminton. Berapa banyaknya cara pemilihan yang mungkin jika dipilih 3
orang siswa untuk mewakili sekolah dalam turnamen badminton ?
Jawab:
Diketahui :
n = 5, menyatakan jumlah siswa yang telah diseleksi dalam bidang olahraga
badminton.
k = 3, jumlah siswa yang diutus dalam kompetensi badminton

Contoh 2:
Ada 4 warna cat, yaitu : Merah, Kuning, Hijau dan Biru. Jika 2 warna cat
dicampurkan akan membentuk warna baru. Maka akan ada berapa banyak warna
baru yang diperoleh ?
Jawab:
Diketahui :
n = 4, menyatakan jumlah warna cat (Merah, Kuning, Hijau dan Biru).
k = 2, menyatakan jumlah warna cat yang dicampurkan

page 17 of 23
KAIDAH PENCACAHAN

RANGKUMAN

1. Notasi Faktorial
Simbol m! dengan m bilangan asli, dibaca “m faktorial” digunakan untuk
menyatakan perkalian dari m bilangan asli pertama, yaitu

m! = 1.2.3…m = 1 x 2 x 3 x … x m
2. Permutasi
Banyaknya permutasi dari n objek diambil r unsur pada suatu saat adalah
n!
nPr = , Dalam kasus r = n diperoleh nPn = n!
(n  r )!
3. Kombinasi
Banyaknya kombinasi dari n objek diambil r unsur pada suatu saat adalah

n Pr n!
nCr = 
r! r!(n  r )!

page 18 of 23
KAIDAH PENCACAHAN

LATIHAN SOAL

1. Dalam ruang tunggu, terdapat c. 20


tempat duduk sebanyak kursi d. 24
yang akan diduduki oleh 4 e. 40
pemuda dan 3 pemudi. Banyak 3. Dari angka-angka : 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6
cara duduk berjajar agar mereka akan disusun suatu bilangan yang
dapat duduk selang-seling terdiri dari 3 angka dengan tidak
pemuda dan pemudi dalam satu ada angka yang berulang. Banyak
kelompok adalah … bilangan yang dapat disusun lebih
dari 320 adalah …
a. 12
a. 60
b. 84
b. 80
c. 144
c. 96
d. 288 d. 109

e. 576 e. 120
4. Dari 10 calon pengurus OSIS akan
2. Ada 5 orang anak akan foto
dipilih ketua, sekretaris, dan
bersama tiga-tiga di tempat
bendahara. Banyak cara memilih
penobatan juara I, II, dan III. Jika
pengurus OSIS adalah …
salah seorang diantaranya harus
selalu ada dan selalu menempati a. 720 cara
tempat juara I, maka banyak foto b. 70 cara
berbeda yang mungkin tercetak
c. 30 cara
adalah …
d. 10 cara
a. 6
b. 12 e. 9 cara

page 19 of 23
KAIDAH PENCACAHAN

5. Seorang siswa diwajibkan 8 dari 10 soal yang tersedia, maka


mengerjakan 8 dari 10 soal, tetapi banyak cara seorang peserta
nomor 1 sampai 4 wajib memilih soal yang dikerjakan
dikerjakan. Banyak pilihan yang adalah …
harus diambil siswa tersebut a. 14
adalah … b. 21
a. 10 c. 45
d. 66
b. 15
e. 2.520
c. 20
8. Seorang ingin membuatkan
d. 25 plat nomor kendaraan yang
e. 30 terdiri dari 4 angka yang
dipilih dari angka-angka 1, 2,
6. Setiap 2 warna yang berbeda
3, 4, 5 dan dalam plat nomor itu
dicampur dapat menghasilkan
tidak boleh ada angka yang
warna baru yang khas. Banyak
sama. Banyak plat nomor dapat
warna baru yang khas apabila
dibuat adalah …
disediakan 5 warna yang berbeda
adalah … a. 625
b. 300
a. 60
c. 120
b. 20 d. 60
c. 15 e. 30
9. Misalkan ada 5 warna cat yaitu
d. 10
Merah, Hijau, Putih, Kuning, dan
e. 8
Biru. Jika 2 warna cat akan
7. Dalam suatu ujian terdapat 10 dicampurkan sehingga terbentuk
soal, dari nomor 1 sampai nomor warna baru, maka banyak warna
10. Jika soal nomor 3, 5, dan 8 baru yang diperoleh adalah …
harus dikerjakan dan peserta a. 20
ujian hanya diminta mengerjakan b. 10
c. 8

page 20 of 23
KAIDAH PENCACAHAN

d. 5 password yang dibuat adalah


e. 3 ...
10. Arkan akan membuat password
a. 1800
untuk alamat emailnya yang
b. 2160
terdiri dari 5 huruf kemudian
c. 2700
diikuti oleh 2 angka yang
d. 4860
berbeda. Jika huruf yang
e. 5400
disusun berasal dari
pembentuk kata pada
namanya, maka banyaknya

DAFTAR PUSTAKA
Kemendikbud RI. 2017. Buku Siswa
Matematika Wajib Kelas XI. Edisi revisi 2017.
Jakarta
Kemendikbud RI. 2017. Buku Guru Matematika Wajib Kelas XII. Edisi revisi 2017.
Jakarta
Noormandiri, B.K. 2018. Matematika untuk SMA Kelas XII Kelompok Wajib,
Jakarta: Erlangga

page 21 of 23