Anda di halaman 1dari 3

5 Kaidah Menulis di Media Online

1. Scannability.

Mudah dipindai, enak dipandang mata, catchy, menarik perhatian.

2. Readability.

Mudah dibaca, enak dibaca, nyaman di mata, tidak memberatkan mata.

3. Usability.

Berguna, bermanfaat, dicari orang, dibutuhkan.

4. Findability.

Mudah ditemukan, mudah diklik, muncul halaman pertama Google. Ini terkait teknik
SEO, termasuk soal "keyword-rich" atau "keyword density" dan "SEO Onpage"
lainnya.

5. Visibility.

Mudah dilihat, mudah ditemukan, misalnya menggunakan huruf kapital, bold, italic,
as well as underlining untuk kata, kalimat, atau bagian tertentu.

Cara Menulis di Media Daring: Online Writing Style


Berikut ini lima gaya penulisan untuk bisa memenuhi 5 kaidah menulis di atas.

1. Alinea Pendek

Tulisan online, termasuk di blog, hendaknya menggunakan alinea (paragraf)


pendek. Idealnya, satu alinea maksimal 5 baris. Perhatina contoh tampilan naskah
berita online di bawah ini!
Contoh tampilan naskah berita media online. Scannable! (Sumber: BBC Indonesia)

2. Jarak Antar-Alinea

Harus ada jarang antar-alinea, menyisakan "ruang kosong" atau "ruang putih" (white
space) antar-alinea. Ini membuat naskah online mudah dipindai dan enak dibaca.
(Perhatikan contoh di atas!)

3. Tidak Ada Indent

Tulisan online tidak mengenal indent, tekuk/lekuk ke dalam di awal alinea, seperti
gaya naskah koran atau majalah. Ide penulisan online nomor 3 ini boleh diabaikan,
tapi jadinya "tidak lazim". Coba simak situs-situs terkemuka, adakah indent?

4. Rata Kiri (Align Left)

Ini optional. Tapi jika menggunakan "align justify", maka tulisan Anda akan terkesan
formal, serius, dan kaku. Jarang sekali ada situs yang menggunakan "justify",
misalnya situs instansi pemerintah yang "terbawa suasana formal-birokratis".

Rata kiri akan membuat naskah menjadi nyaman dibaca, scannable, dan banyak
menyisakan "ruang istirahat mata".

5. Highlight

Akan lebih scannable dan enak dibaca jika tulisan online diberi tanda-tanda khusus
pada bagian khusus, seperti ditebalkan (bold), dimiringkan (italic), diberi warna
(color), atau di-block qoute. Ini akan menjadikan naskah online Anda "eye catching" --
menarik perhatian mata user.
Karakteristik Media Online
Sebagian kaidah penulisan online di atas dibuat berdasarkan hasil riset pembaca
online, disesuaikan dengan karakteristik media online, sebagaimana bisa disimak
di NN Group.

Masih banyak kaidah penulisan online, seperti hyperlink, penentuan jenis huruf,
mengelola gambar (image), dan bullet/numbering.

Untuk melihat sajian teks/naskah terbaik, sekaligus penerapan kaidah dan cara
menulis di media online sebagaimana ulasan di atas, bisa dilihat hasil studi NN
Group tentang bagaimana user membaca konten website.

I also strongly recommend this great posting about writing for the web: Web Style
Guide. Wasalam. (www.romelteamedia.com).*