Anda di halaman 1dari 28

Cermin Cekung

1. Soal UN 2000/2001
Bayangan yang terbentuk oleh cermin cekung dari sebuah benda setinggi h yang
ditempatkan pada jarak lebih kecil dari f (f = jarak fokus cermin) bersifat …

A. maya, tegak, diperkecil


B. maya, tegak, diperbesar
C. nyata, tegak, diperkecil
D. nyata terbalik, diperbesar
E. nyata, terbalik, diperkecil
Pembahasan
Berikut ini contoh pembentukan bayangan seusia dengan soal di atas. Berdasarkan
gambar ini, sifat bayangan adalah maya, tegak dan diperbesar. Jawaban yang benar
adalah B.
2. Soal UN 2003/2004
Jika benda diletakkan pada pertengahan di antara titik api dan permukaan cermin
cekung, maka bayangan yang terbentuk :
(1) diperbesar dua kali
(2) tegak
(3) mempunyai jarak bayangan = jarak fokus
(4) maya
Pernyataan yang benar adalah …
A. 1, 2 dan 3
B. 1 dan 3
C. 1 dan 4
D. hanya 4
E. semua benar
Pembahasan

Andaikan jarak titik api atau panjang fokus (f) = 20 cm dan jarak benda (s) = 10 cm, seperti
gambar di bawah.
a) Jarak bayangan

1/f = 1/s + 1/s’

1/20 = 1/10 + 1/s’

1/20 – 1/10 = 1/s’

1/20 – 2/20 = 1/s’

-1/20 = 1/s’

s’ = -20 cm

Jarak bayangan bertanda negatif artinya bayangan bersifat maya. Bayangan maya karena
tidak dilewati cahaya. Pada gambar ditandai dengan garis putus-putus.

b) Perbesaran bayangan

M = -s’/s = -(-20)/10 = 20/10 = 2 kali

Perbesaran bayangan bertanda positif artinya bayangan tegak. Bayangan diperbesar 2 kali.

Sifat bayangan berdasarkan gambar dan hasil perhitungan di atas adalah :


1. Diperbesar 2 kali
2. Tegak
3. Jarak bayangan = jarak fokus = 20 cm
4. Bersifat maya
Jawaban yang benar adalah E.
Cermin Cembung
3. Soal UN 1999/2000 No. 17
Sebuah cermin cembung ditempatkan di tikungan jalan. Ketika terdapat benda
yang jaraknya 2 m dari cermin, tinggi bayangan yang terbentuk 1/16 kali tinggi
benda. Jarak fokus cermin adalah…
A. 2/15 m
B. 2/17 m
C. 5/8 m
D. 15/2 m
E. 17/2 m
Pembahasan
Diketahui :
Jarak benda (s) = 2 meter
Perbesaran bayangan (M) = 1/16 kali
Ditanya : Jarak fokus cermin cembung
Jawab :
Terlebih dahulu hitung jarak bayangan (s’) :
Jarak bayangan adalah – 1/8 meter. Tanda negatif artinya bayangan tersebut
bersifat maya.
Jarak fokus cermin cembung (f) :

Tanda negatif artinya fokus cermin cembung bersifat maya.


Jawaban yang benar adalah A.
4. Soal UN 2006/2007
Bayangan yang terbentuk oleh cermin cembung dan sebuah benda yang tingginya
h yang ditempatkan di depan cermin bersifat …
A. nyata, tegak, diperbesar
B. maya, tegak, diperbesar
C. nyata, tegak, diperkecil
D. nyata, terbalik, diperbesar
E. maya, tegak, diperkecil
Pembahasan

Berdasarkan gambar di samping, sifat bayangan adalah maya, tegak, diperkecil.

Jawaban yang benar adalah E.

Lensa Cembung
5. Soal UN 2001/2002
Dari grafik lensa cembung di atas, perbesaran bayangan pada 1/s = 3 adalah …
A. 1,5 kali

B. 2 kali
C. 3 kali
D. 4 kali
E. 6 kali
Pembahasan
Diketahui :
1/s = 3 cm-1, s = 1/3 cm
1/s’ = 1 cm-1, s’ = 1/1 cm = 1 cm
Ditanya : Perbesaran bayangan (M)
Jawab :
Perbesaran bayangan :
M = s’ : s
M = 1 cm : 1/3 cm
M = 1 cm x 3/1 cm
M = 3 kali
Jawaban yang benar adalah C.
Lensa Cekung
6. Soal UN 2002/2003
Seberkas cahaya sejajar dijatuhkan pada sebuah lensa cekung. Pada lensa berkas
cahaya tersebut mengalami…
A. pembiasan sehingga sinar menyebar
B. pemantulan sehingga sinar menyebar
C. pembiasan sehingga sinar mengumpul
D. pemantulan sehingga sinar mengumpul
E. pembiasan tetapi sinarnya tetap sejajar
Pembahasan
Cermin dapat memantulkan cahaya sedangkan lensa
dapat membiaskan cahaya.
Lensa cekung bersifat menyebarkan cahaya sehingga disebut juga sebagai lensa
divergen.
Jawaban yang benar adalah A.
Lup
7. Soal UN 2001/2002
Sebuah lensa berjarak fokus 5 cm digunakan sebagai lup. Jika mata normal
menggunakan lup tersebut dengan berakomodasi maksimum, maka perbesaran
anguler lup adalah …
A. 3 kali
B. 4 kali
C. 5 kali
D. 6 kali
E. 8 kali
Pembahasan
Diketahui :
Panjang fokus lensa (f) = 5 cm
Titik dekat mata normal (N) = 25 cm
Ditanya : Perbesaran anguler lup
Jawab :
Jika mata berakomodasi maksimum maka jarak bayangan yang dihasilkan oleh lup
sama dengan titik dekat mata normal. Rumus perbesaran sudut lup ketika mata
berakomodasi maksimum :

Jawaban yang benar adalah D.


Cacat Mata
8. Soal UN 2006/2007
Seseorang bermata hipermetropi supaya dapat melihat dengan normal harus
menggunakan kacamata yang kuat lensanya +2 dioptri. Maka jarak terdekat yang
dapat dilihat orang tersebut tanpa kacamata adalah …
A. 2,5 cm
B. 15 cm
C. 50 cm
D. 60 cm
E. 100 cm
Pembahasan
Diketahui :
Kuat lensa (P) = +2 dioptri
Ditanya : Jarak terdekat yang dapat dilihat orang tersebut tanpa kaca mata
Jawab :
Lensa cekung atau cembung ?
Kekuatan lensa bertanda positif karenanya lensa yang digunakan adalah lensa
positif alias lensa cembung alias lensa konvergen.
Berapa panjang fokus lensa tersebut ?
P = 1/f
2 = 1/f
f = 1/ 2 = 0,5 meter = 50 cm
Panjang fokus lensa cembung adalah 50 cm.

Rabun jauh atau


rabun dekat ?
Jika lensa yang digunakan adalah lensa cembung maka rabun dekat.
Berapa jarak terdekat yang dapat dilihat oleh mata tanpa kacamata ?
Titik dekat mata normal adalah 25 cm. Agar mata dapat melihat benda pada jarak
25 cm sebagaimana mata normal, lensa harus membentuk bayangan pada jarak x
cm di depan lensa. Bayangan berada di depan lensa cembung sehingga bayangan
tegak dan maya. Bayangan bersifat maya karenanya jarak bayangan (s’) bertanda
negatif.
-1/s’ = 1/f – 1/s
-1/s’ = 1/50 – 1/25 = 1/50-2/50 = -1/50
-s’ = -50/1 = -50 cm = -0,50 meter
s’ = 50 cm = 0,5 meter
Jarak terdekat yang dapat dilihat oleh mata penderita rabun dekat adalah 50 cm.
Jarak terdekat untuk mata normal adalah 25 cm.
Jawaban yang benar adalah C.
Kacamata
9. Soal UN 2002/2003
Seorang penderita presbiopi memiliki titik dekat 50 cm, hendak membaca pada
jarak baca normal, maka ia memerlukan kacamata berkekuatan …
A. -2 dioptri
B. -1/2 dioptri
C. + 1/2 dioptri
D. +2 dioptri
E. +4 dioptri
Pembahasan

Titik dekat mata


normal adalah 25 cm dan penderita memiliki titik dekat 50 cm. Jadi orang itu sulit
melihat titik dekat alias rabun dekat. Rabun dekat dapat diatas menggunakan lensa
cembung, sebagaimana ditunjukkan pada gambar di bawah.
Agar benda yang diamati berjarak 25 cm di depan mata, lensa harus membentuk
bayangan pada jarak 50 cm di depan mata dan lensa. Bayangan harus berada di
depan mata agar bisa dilihat sehingga bayangan tegak dan bersifat maya.
Diketahui :
Jarak benda (s) = 25 cm
Jarak bayangan (s’) = -50 cm (negatif karena bersifat maya)
Ditanya : Panjang fokus (f) kacamata dan kekuatan lensa (P)
Jawab :
1/f = 1/s + 1/s’
1/f = 1/25 + 1/-50
1/f = 2/50 – 1/50
1/f = 1/50
f = 50/1 = 50 cm = 0,5 meter
Panjang fokus bertanda positif artinya lensa yang digunakan adalah lensa
cembung.
P = 1/f = 1/0,5 = +2 Dioptri
Kekuatan atau daya lensa adalah +2 D. Tanda positif artinya lensa yang digunakan
adalah lensa cembung.
Jawaban yang benar adalah D.
Mikroskop
10. Soal UN 1999/2000 No. 18
Sebuah mikroskop mempunyai lensa obyektif dan okuler yang jarak fokusnya
masing-masing 0,9 cm dan 5 cm. Seseorang memasang preparat 10 mm di depan
lensa obyektif untuk diamati melalui lensa okuler tanpa akomodasi. Bila obyek
preparat mempunyai panjang 0,5 mm dan jarak baca normal orang tersebut 25 cm,
maka panjang obyek tersebut akan terlihat menjadi …
A. 7,5 mm
B. 10 mm
C. 12,5 mm
D. 15 mm
E. 20 mm
Pembahasan
Diketahui :
Jarak fokus lensa obyektif (fob) = 0,9 cm = 9 mm
Jarak fokus lensa okuler (fok) = 5 cm = 50 mm
Jarak benda dari lensa obyektif (sob) = 10 mm
Panjang benda (h) = 0,5 mm
Titik dekat mata normal (N) = 25 cm = 250 mm
Ditanya : Panjang bayangan (h’)
Jawab :
Pengamatan tanpa akomodasi sama dengan pengamatan dengan akomodasi
minimum, di mana mata rileks ketika mengamati bayangan yang berjarak tak
berhingga.
Terlebih dahulu hitung jarak bayangan dari lensa obyektif. Lensa obyektif
merupakan lensa cembung sehingga digunakan rumus lensa cembung :
1/sob‘ = 1/fob – 1/sob = 1/9 – 1/10 = 10/90 – 9/90 = 1/90
sob‘ = 90/1 = 90 mm
Perbesaran total mikroskop ketika mata berakomodasi minimum atau ketika
bayangan berada pada jarak tak berhingga dihitung menggunakan rumus :

Panjang bayangan = panjang benda x perbesaran total = (0,5 mm)(45) = 22,5


milimeter.
Tidak ada jawaban yang benar.
11. Soal UN 2000/2001
Sebuah mikroskop memiliki jarak titik api obyektif 2,0 cm. Sebuah benda
diletakkan di bawah obyektif pada jarak 2,2 cm. Panjang mikroskop 24,5 cm dan
pengamat dilakukan tanpa akomodasi. Jika pengamat bermata normal maka
perbesaran total mikroskop bernilai…
A. 20 kali
B. 25 kali
C. 50 kali
D. 75 kali
E. 100 kali
Pembahasan
Diketahui :
Panjang fokus lensa obyektif (fob) = 2,0 cm
Jarak benda di depan lensa obyektif (sob) = 2,2 cm
Panjang mikroskop (l) = 24,5 cm
Titik dekat mata normal (N) = 25 cm
Pengamatan tanpa akomodasi
Ditanya : Perbesaran total mikroskop (M)
Jawab :
Mata berakomodasi minimum ketika bayangan berjarak tak berhingga,
sebagaimana tampak seperti gambar di samping.

Rumus perbesaran total mikroskop ketika mata berakomodasi minimum :

Keterangan :
M = perbesaran total
l = panjang mikroskop = jarak antara lensa obyektif dan lensa okuler = panjang
fokus lensa okuler + jarak bayangan dari lensa obyektif (sob‘) = fok + sob‘
Jarak bayangan dari lensa obyektif (sob‘) :
1/fob = 1/sob + 1/sob‘
1/sob‘ = 1/fob – 1/sob = 1/2 – 1/2,2 = 2,2/4,4 – 2/4,4 = 0,2/4,4
sob‘ = 22
Jarak bayangan dari lensa obyektif adalah 22 cm.
Panjang fokus lensa okuler (fok) :
l = fok + sob‘
fok = l – sob‘ = 24,5 – 22 = 2,5 cm
Perbesaran total mikroskop (M) :

Jawaban yang benar adalah E.


12. Soal UN 2008/2009 P12 No.19
Seorang siswa (Sn = 25 cm) melakukan percobaan menggunakan mikroskop,
dengan data seperti diagram berikut. Perbesaran mikroskop adalah…

A. 30 kali
B. 36 kali
C. 40 kali
D. 46 kali
E. 50 kali
Pembahasan
Diketahui :
Titik dekat mata normal (N) = 25 cm
Jarak benda (sob) = 1,2 cm
Panjang fokus obyektif (fob) = 1 cm
Panjang fokus lensa okuler (fok) = 5 cm
Jarak antara lensa obyektif dan okuler = 10 cm
Ditanya : Perbesaran mikroskop
Jawab :
Jika bayangan akhir berjarak tak berhingga maka mata berakomodasi minimum,
sebaliknya bila bayangan berjarak berhingga maka mata berakomodasi maksimum.
Bayangan akhir pada gambar di atas menunjukkan bayangan berjarak berhingga
sehingga mata berakomodasi maksimum.
Rumus perbesaran mikroskop ketika mata berakomodasi maksimum :

Pembahasan soal mikroskop


Teropong
Pembahasan soal teropong
1. Sebuah koin terletak di antara dua cermin datar dengan sudut 40°. Hitunglah jumlah bayangan yang
terbentuk!
Pemecahan:

2. Benda X berada didepan cermin cekung dengan jari-jari kelengkungan 0,2 m. Jika bayangan
terbentuk pada jarak 0,6 m di depan cermin, hitunglah jarak benda X terhadap cermin (satuan cm)!
Pemecahan :
R = 0,2 m = 20 cm f = ½ R = 10 cm s’= 60 cm

Ditanya: s = ….?

3. Sebuah lemari setinggi 220 cm diletakkan di depan cermin datar. Hitunglah tinggi minimal cermin
agar semua bayangan lemari dapat dilihat!
Pemecahan:

h min= ½ h = ½ . 220 = 110 cm


4. Hitunglah kekuatan lensa dari sebuah lensa cembung yang memiliki titik focus 20 cm!
Pemecahan:
5. Dua buah lensa cembung disusun membentuk satu lensa. Jika focus masing-masing lensa 6 cm dan
10 cm, hitunglah panjang focus gabungan kedua lensa!
Pemecahan :
f 1= 6 cm f2 = 10 cm

f gab = 3,75 cm
6. Sebuah lensa bikonveks yang berada diudara mempunyai indeks bias 1 dan 4. R masing-masing
lensa adalah 5 cm dan 15 cm. Hitunglah panjang focus lensa tersebut!
Pemecahan:

7. Pak Parjo menderita rabun jauh dengan titik jauh 75 cm. Tentukan kekuatan lensa kacamata agar
dapat melihat pada jarak normal!
Pemecahan:
PR (titik jauh) = 75 cm = 0,75 m

8. Bu Eli menderita hipermetropi dengan titik dekat 30 cm. Tentukan kekuatan lensa agas Bu Eli dapat
melihat dengan normal!
Pemecahan:
PP (titik dekat) = 30 cm = 0,3 m

9. Jika kelengkungan jari-jari lensa cembung 16 cm, tentukanlah nilai perbesaran bayangan pada LUP
dengan mata berakomodasi maksimum!
Pemecahan:
R = 16 cm f = ½ R = 8 cm
Sn = 25cm
Ditanya : M = ….?

10. Jika kelengkungan jari-jari lup 22 cm, tentukanlah nilai perbesaran bayangan pada LUP dengan mata
tak berakomodasi! (jarak bayangan ke lensa 20 cm)
Pemecahan:
R = 22 cm f = ½ 22 = 11 cm s’= sn= 20 cm

M = ….?

11. Pak Jono mengamati sebuah benda dengan menggunakan lup, dengan titik dekat 20 cm dan dengan
mata berakomodasi maksimum. Titik fokus lensa tersebut 4 cm, tentukan perbesaran bayangan
benda tersebut !
Pemecahan :
Sn = 20 cm f = 4 cm

M = ….?
12. Sebuah mikroskop mempunyai lensa objektif dan lensa okuler masing-masing dengan daya 12 dioptri dan 30
dioptri. Jika kedua lensa tersebut terpisah sejauh 25 cm, tentukan perbesaran mikroskop untuk mata tidak
berakomodasi!
Pemecahan:

13. Sebuah teropong bintang memiliki jarak focus lensa objektif sebesar 150 cm. Jika jarak focus lensa okuler 5
cm dan teropong digunakan dengan mata tidak berakomodasi, tentukan:
a. Panjang teropong
b. Perbesaran bayangan

Pemecahan:

14. Fungsi pemantulan divergen dihasilkan oleh….


a. Cermin cembung
b. Cermin cekung
c. Lensa cembung
d. Lensa sekung
e. Kaca transparan

Jawab: Divergen bersifat memancarkan berkas sinar sejajar. Jadi, cermin yang bersifat memancarkan berkas
sinar sejajar adalah cermin cembung.
15. Jika sinar datang yang menuju cermin datar disimbolkan dengan X dan sinar pantul di simbolkan dengan Y,
hubungan yang tepat keduanya yaitu….
a. X=Y
b. X≠Y
c. X>Y
d. X<Y
e. X=Y=0
16. Sebuah benda yang tingginya M berada di depan cermin datar. Perbesaran yang terjadi pada benda M
adalah…
a. 4 kali
b. 2 kali
c. 3 kali
d. 0 kali
e. 1 kali
17. Sebuah benda terletak 6 cm dari cermin cekung. Bayangan benda terbentuk pada jarak 10 cm dari cermin.
Besar jari-jari cermin adalah….
a. 3,4 cm
b. 5,5 cm
c. 6,8 cm
d. 6,7 cm
e. 7 cm
18. Pernyataan berikut yang tidak sesuai dengan sifat pembentukan bayangan oleh cermin datar adalah….
a. Tinggi benda sama dengan tinggi bayangan
b. Ukuran benda sama dengan ukuran bayangan
c. Bayangan yang dihasilkan bersifat maya
d. Bayangan yang dihasilkan bersifat nyata
e. Jarak bayangan ke cermin sama dengan jarak benda ke cermin
19. Cermin yang di gunakan pada proyektor film atau senter adalah cermin….
a. Konkaf
b. Cembung
c. Datar
d. Konkaf-konveks
e. Plankonkaf
20. Sebuah batu berada di antara dua cermindatar yang disatukan hingga membentuk sudut 30°. Jumlah
bayangan yang terbentuk adalah…
a. 12
b. 11
c. 10
d. 9
e. 8
21. Sebuah mobil truk berada didepan cermin datar. Jika tinggi mobil truk tersebut adalah 310 cm, hitunglah
berapa tinggi minimal cermin, agar semua bayangan mobil truk dapat terlihat!
a. 330 cm
b. 310 cm
c. 141 cm
d. 155 cm
e. 155,5 cm
22. Di depan cermin cekung yang titik fokusnya 10 cm diletakkan sebuah benda G. Agar bayangan
benda G berukuran 2 kali lebih besar dan nyata, benda G diletakkan … dari cermin.
a. 15 cm
b. 25 cm
c. 20 cm
d. 10 cm
e. 30 cm
23. Benda B mempunyai jarak sebesar X dari cermin cembung. Dimana, X di rumuskan dengan 28,5 = x + 5 – y +
b. Dengan Y = 19,5 – b, dengan 33 = b ½. Bayangan benda B terbentuk pada jarak 5 cm di belakang cermin.
Nilai titik focus cermin cembung yaitu….
a. 30 cm di depan cermin
b. 20 cm di belakang cermin
c. 20 cm di depan cermin
d. 10 cm di depan cermin
e. 30 cm di belakang cermin
24. Jika seberkas sinar datang menuju titik focus lensa cekung, seberkas sinar tersebut akan…
a. Diteruskan tanpa dibiaskan
b. Dipantukan menuju titik focus
c. Dibiaskan menuju titik pusat optic
d. Dibiaskan menuju titik focus
e. Dibiaskan sejajar sumbu utama
25. Sebuah benda yang panjangnya 30 cm diletakkan di sumbu utama sebuah lensa konvergen yang jaraknya 10
cm. Ujung benda yang terdekat pada lensa jaraknya 20 cm dari lensa. Panjang bayangan yang terjadi adalah…
a. 5 cm
b. 7,5 cm
c. 10 cm
d. 12,5 cm
e. 15 cm
26. Jika dua buah lensa tipis yang berjarak focus masing-masing 10 cm dan – 20 cm di gabungkan, maka kekuatan
lensa gabungannya adalah….
a. 10 dioptri
b. 5 dioptri
c. 2 dioptri
d. – 5 dioptri
e. – 10 dioptri
27. Sebuah lensa bikonveks simetris berjari-jari 8 cm berindeks bias 1,5. Jarak focus lensa tersebut ketika berada
di dalam air adalah…. (nair = ).
a. 12 cm
b. 15 cm
c. 20 cm
d. 28 cm
e. 32 cm
28. Jika bayangan suatu benda jatuh di depan retina, mata akan mengalami cacat mata sejenis….
a. Miopi
b. Hipermetropi
c. Astigmatisme
d. Presbiopi
e. Buta
29. Bayangan yang terbentuk pada film kamera adalah….
a. Maya, tegak, dan diperkecil
b. Nyata, tegak, dan diperbesar
c. Nyata, terbalik, dan diperkecil
d. Maya, terbalik, dan diperkecil
e. Nyata, terbalik, dan bisa diperbesar atau diperkecil
30. Seseorang menggunakan lensa kacamata positif berkekuatan 0,5 dioptri. Titik dekat orang tersebut adalah….
a. 13,4 cm
b. 25,7 cm
c. 32,1 cm
d. 28,6 cm
e. 35 cm
31. Sebuah mikroskop mempunyai panjang tabung 21,4 cm. Panjang focus objektifnya 4 mm dan panjang focus
okulernya 5 cm. Jika mata mengamati benda tanpa berakomodasi, maka jarak benda terhadap lensa objektif
adalah….
a. 2,7 mm
b. 4,1 mm
c. 3,8 mm
d. 5,3 mm
e. 6 mm
32. Perbesaran sudut suatu teleskop dengan fokuler = 25 cm dan fobjektif = 75 cm adalah…
a. 3 kali
b. 5,3 kali
c. 18,75 kali
d. 50 kali
e. 100 kali
33. Sebuah teropong bumi digunakan untuk mengamati benda yang sangat jauh. Jarak focus lensa objektif, lensa
pembalik, dan lensa okuler masing-masing 50 cm, 4 cm, dan 5 cm. Panjang teropong itu jika mata tak
berakomodasi adalah…
a. 75 cm
b. 54 cm
c. 43 cm
d. 32 cm
e. 71 cm
34. Sebuah prisma dengan indeks bias 1,6 mempunyai sudut pembias 9°. Besar sudut deviasinya adalah….
a. 6,6 °
b. 23,4 °
c. 5,4 °
d. 10,6 °
e. 14,4 °
35. Sebuah lup yang fokusnya 6 cm dugunakan untuk mengamati sebuah benda dengan mata berakomodasi
maksimum. Jika titik dekat 25 cm. Maka jarak benda dari lup dan perbesarannya adalah…
a. 4,84 cm dan 5,1 kali
b. 8,82 cm dan 2,83 kali
c. 25 cm dan 5,16 kali
d. 6 cm dan 47 kali
e. 6 cm dan 5,16 kali

Soal No. 1
Fakta yang benar tentang hubungan antara cahaya dan kemampuan
mata untuk melihat benda adalah ….
A. Mata dapat melihat benda karena benda memiliki kemampuan
menyerap cahaya yang diterima
B. Mata dapat melihat benda karena benda memantulkan cahaya
yang diterimanya, sehingga cahaya masuk ke mata
C. Mata dapat melihat benda karena cahaya yang mengenai benda
dibiaskan
D. Mata dapat melihat benda karena saraf-saraf mata memiliki
kemampuan untuk melihat benda, sehingga kemampuan mata untuk
melihat tidak ada hubungannya dengan cahaya
Jawaban: B
Pembahasan:
Cahaya yang mengenai benda sebagian akan dipantulkan ke mata
dan sebagian lagi akan diserap benda sebagai energi.
Soal No. 2
Berikut ini proses perjalanan cahaya pada mata hingga terbentuk
bayangan benda adalah ….
A. Pupil – kornea – iris – lensa mata (cahaya membentuk bayangan)
– bayangan ditangkap retina
B. Pupil – iris – kornea – lensa mata (cahaya membentuk bayangan)
– bayangan ditangkap retina
C. Kornea – pupil – iris – lensa mata (cahaya membentuk bayangan)
– bayangan ditangkap retina
D. Kornea – pupil – lensa mata (cahaya membentuk bayangan) –
bayangan ditangkap retina
Jawaban: D
Pembahasan:
Mata manusia memiliki bentuk seperti bola dengan diameter kurang
lebih 2,5 cm. Proses penglihatan mata manusia dimulai ketika cahaya
masuk ke mata melewati kornea. Setelah cahaya masuk melewati
kornea, selanjutnya cahaya akan menuju ke pupil. Jumlah cahaya
yang masuk ke dalam mata diatur oleh iris. Setelah melewati pupil,
cahaya bergerak merambat menuju ke lensa. Cahaya yang melewati
lensa selanjutnya akan membentuk bayangan yang kemudian
ditangkap oleh retina. Retina terdiri atas dua macam sel fotoreseptor,
yaitu sel batang dan sel kerucut. Ketika sel kerucut menyerap cahaya,
maka akan terjadi reaksi kimia. Reaksi kimia ini akan menghasilkan
impuls saraf yang kemudian ditransmisikan ke otak oleh saraf mata.
Sel batang akan menunjukkan responsnya ketika berada pada tempat
yang redup.
Soal No. 3
Bagian mata yang mengatur jumlah cahaya yang masuk ke dalam
mata adalah …
A. Iris
B. Pupil
C. Kornea
D. Saraf mata
Jawaban: A
Pembahasan:
Iris merupakan bagian berwarna pada mata yang terletak di belakang
kornea. Jumlah cahaya yang masuk ke dalam mata diatur oleh iris.
Soal No. 4
Edo menderita miopi sehingga dia tidak dapat melihat benda yang
berada pada jarak jauh dengan jelas. Jenis lensa untuk membantu
penglihatan Edo adalah …
A. Lensa tipis
B. Lensa ganda
C. Lensa cekung
D. Lensa cembung
Jawaban: C
Pembahasan:
Jenis lensa untuk membantu penglihatan Edo adalah lensa cekung
karena lensa cekung akan dapat membuat cahaya menyebar
sebelum cahaya masuk ke mata. Dengan demikian, bayangan yang
jelas akan terbentuk di retina.
Soal No. 5
Pelangi merupakan salah satu peristiwa yang menunjukkan bahwa
cahaya memiliki sifat …
A. Cahaya tampak
B. Cahaya merambat lurus
C. Cahaya dipantulkan
D. Cahaya dibiaskan
Jawaban: D
Pembahasan:
Pelangi terjadi ketika cahaya matahari yang melewati tetes-tetes air
hujan akan dibiaskan melewatinya. Proses pembiasan cahaya
matahari tersebut akan memisahkan cahaya putih menjadi warna
spektrum. Warna spektrum adalah warna merah, jingga, kuning, hijau,
biru, nila, dan ungu.
Soal No. 6
Sifat bayangan yang dibentuk oleh cermin cekung apabila benda
terletak pada jarak kurang dari titik fokus cermin adalah ….
A. Nyata, terbalik, diperkecil, dan terletak antara M dan F
B. Nyata, terbalik, diperbesar, dan terletak di depan M
C. Maya, tegak, diperbesar, dan terletak di belakang cermin
D. Nyata, terbalik, sama besar, dan terletak di titik M
Jawaban: C
Pembahasan:
Sifat bayangan benda apabila diletakkan pada jarak kurang dari titik
fokus cermin dapat kita gambarkan dengan menggunakan diagram
sinar dan tiga sinar istimewa, seperti berikut ini.

Berdasarkan gambar tersebut bayangan yang terbentuk bersifat


maya, tegak, diperbesar, dan terletak di belakang cermin.
Soal No. 7
Pasangan yang tepat antara lensa yang terpadat pada mikroskop dan
bayangan yang dibentuk oleh lensa adalah …
A. Lensa objektif = bayangan maya dan diperbesar; lensa okuler =
bayangan maya dan diperbesar
B. Lensa objektif = bayangan nyata dan diperbesar; lensa okuler =
bayangan nyata dan diperbesar
C. Lensa objektif = bayangan nyata dan diperkecil; lensa okuler =
bayangan maya dan diperbesar
D. Lensa objektif = bayangan nyata dan diperbesar; lensa okuler =
bayangan maya dan diperbesar
Jawaban: D
Pembahasan:
Pada mikroskop, baik lensa okuler maupun lensa objektif merupakan
lensa cembung yang memiliki fokus berbeda. Ketika cahaya melintasi
lensa objektif maka akan terbentuk bayangan nyata dan diperbesar.
Selanjutnya, bayangan nyata diperbesar lagi oleh lensa okuler untuk
menghasilkan bayangan maya dan diperbesar. Hal tersebut bertujuan
untuk menghasilkan bayangan ratusan kali lebih besar dari objek
aslinya.
Soal No. 8
Alat optik yang memiliki lensa cembung sehingga dapat membantu
mendekatkan objek ke mata serta membantu untuk melihat benda
yang kecil adalah ….
A. Lup
B. Teleskop
C. Teropong
D. Mikroskop
Jawaban: A
Pembahasan:
Lup atau kaca pembesar adalah alat optik yang terdiri atas sebuah
lensa cembung dan berfungsi untuk melihat benda-benda kecil
supaya terlihat lebih besar dan jelas.
Soal No. 9
Sebuah benda yang tingginya 12 cm diletakkan 10 cm di depan
cermin cembung yang jari-jari kelengkungannya 30 cm. Sifat-sifat
bayangan yang dibentuk oleh cermin tersebut adalah …
A. Maya, tegak, dan diperkecil
B. Maya, tegak, dan diperbesar
C. Nyata, terbalik, dan diperkecil
D. Nyata, tegak, dan diperbesar
Jawaban: A
Pembahasan:
Diketahui:
h = 12 cm
s = 10 cm
R = 30 cm
Ditanyakan: Sifat bayangan yang terbentuk = ….?
Jawaban:
Untuk mengetaui sifat bayangannya, pertama-tama kita cari dulu jarak
fokusnya:
f = ½ x -R
f = ½ x -30 cm = -15 cm
Kemudian kita cari jarak bayangannya:

Jadi, jarak bayangannya sejauh 6 cm. Tanda negatif itu artinya


bayangan terletak di belakang cermin dan merupakan bayangan
maya.
Selanjutnya, kita cari perbesaran bayangannya:
Ternyata diperoleh perbesaran bayangan sebesar 0,6 kali. Itu artinya,
sifat-sifat bayangan yang dibentuk oleh cermin tersebut adalah maya,
tegak, dan diperkecil.
Soal No. 10
Seseorang ingin melihat suatu benda yang berada di depan mata
pada jarak 25 cm. Jika jarak kornea mata ke retina adalah 2,5 cm,
maka panjang fokus sistem lensa-kornea agar benda terlihat paling
jelas oleh mata orang tersebut adalah ….. cm.
A. 2,26
B. 2,24
C. 3,52
D. 3,54
Jawaban: A (yang paling mendekati)
Pembahasan:
Diketahui:
s = 25 cm
s‘ = 2,5 cm
Ditanyakan: f = ….?
Jawaban:

Soal No. 1
Mata yang normal memiliki kemampuan untuk melihat benda dengan
jelas pada jarak yang dekat dan jauh. Mengapa mata kita memiliki
kemampuan tersebut?
Pembahasan:
Karena mata kita memiliki otot akomodasi (otot siliar). Untuk melihat
benda yang letaknya dekat, otot akomodasi menegang sehingga
lensa mata mencembung dan sebaliknya untuk melihat benda yang
letaknya jauh, otot akomodasi mengendur (rileks) sehingga lensa
mata memipih.
Soal No. 2
Beni memiliki penglihatan normal, kemudian dia mencoba kacamata
Udin yang berlensa negatif. Ternyata, penglihatan Beni menjadi
kabur. Mengapa hal ini terjadi?
Pembahasan:
Kacamata yang berlensa negatif dikhususkan untuk membantu
penderita penyakit miopi atau rabun jauh. Jadi, ketika Beni memiliki
penglihatan normal kemudian menggunakan kacamata berlensa
negatif ternyata penglihatnnya menjadi kabur hal tersebut karena
terbentuknya bayangan tidak tepat pada retina.
Soal No. 3
Lukislah bayangan yang dibentuk oleh cermin datar untuk benda-
benda di bawah ini!

Pembahasan:
Soal No. 4
Lensa cembung sering disebut dengan lensa pengumpul (konvergen),
sedangkan lensa cekung sering disebut lensa penyebar (divergen),
mengapa demikian? Agar mudah menjelaskan, gunakan gambar hasil
pembiasan cahaya pada lensa tersebut!
Pembahasan:
Lensa Cembung (Konvergen)

Gambar Hasil Pembiasan Cahaya pada Lensa Cembung

Dilihat dari bentuk bagian tengah lebih berisi dengan kata lain jika
dilakukan percobaan dalam pembiasan, cahaya yang dikumpulkan
akan diterima dna akan ditujukan di titik fokus. Kemudian sinar datang
yang menuju titik pusat kelengkungan akan diteruskan tanpa
dibiaskan.
Lensa Cekung (Divergen)

Gambar Hasil Pembiasan Cahaya pada Lensa Cekung

Dilihat dari bentuk bagian tengah lebih menjorok ke dalam dengan


kata lain jika dilakukan percobaan dalam pembiasan, cahaya akan
disebarkan seperti dari titik fokus. Kemudian sinar yang datang
melalui titik pusat kelengkungan akan dipantulkan kembali ke titik
pusat kelengkungan.
Soal No. 5
Seseorang yang memiliki tinggi dari ujung kaki sampai ke matanya
150 cm berdiri di depan cermin datar yang tingginya 30 cm. Cermin
itu ditegakkan vertikal di atas meja yang tingginya 80 cm dari lantai.
Berapakah tinggi bayangan bagian badan orang itu yang dapat dilihat
di cermin?
Pembahasan:
Diketahui:
Tinggi orang = 150 cm
Tinggi cermin = 30 cm
Tinggi meja = 80 cm
Ditanyakan: Tinggi bayangan = …?
Jawaban:
Selisih tinggi orang dengan tinggi meja = 150 cm – 80 cm = 70 cm
Lalu, tingginya ditarik ke bawah hingga sisa tinggi = 80 cm – 70 cm =
10 cm
Jika sisa tinggi tersebut ditarik ke bawah dari 80 cm, maka
menghasilkan = 80 cm – 10 cm = 70 cm
Sehinggi diperoleh tinggi bayangan
= tinggi cermin diatas meja – 2 x sisa tinggi
= 80 cm – 2 x 10 cm
= 60 cm
Soal No. 6
Banyak peristiwa terjadinya orang tenggelam di kolam renang. Salah
satu penyebabnya adalah kesalahan memperkirakan kedalaman
kolam ketika dilihat dari atas permukaan air kolam. Peristiwa apa
yang terjadi pada kasus tersebut? Jelaskan jawaban kamu!
Pembahasan:
Peristiwa pembiasan cahaya. Cahaya akan dibiaskan ketika melalui
dua medium yang memiliki kerapatan optik yang berbeda. Kecepatan
cahaya akan menurun saat dari udara memasuki air. Semakin besar
perubahan kecepatan cahaya saat melalui dua medium yang
berbeda, maka akan semakin besar pula efek pembiasan yang
terjadi.
Selanjutnya, dasar kolam tampak dangkal karena sinar datang yang
berasal dari dasar kolam dibiaskan menjauhi garis normal. Yang kita
lihat sebagai dasar kolam adalah bayangan dari dasar kolam
tersebut, bukan dasar kolam yang sebenarnya.
Soal No. 7
Perhatikan gambar di bawah ini! Jika seseorang ingin menombak ikan
di dalam air, ke titik manakah posisi ujung tombak diarahkan agar
ikan dapat tertangkap? Jelaskan jawaban kamu!

Pembahasan:
Ke titik C. Karena posisi ikan yang terlihat itu bukan merupakan posisi
ikan sebenarnya di dalam air hal ini disebabkan oleh pembiasan
cahaya. Yang kita lihat sebagai ikan adalah bayangan dari ikan
tersebut, bukan ikan yang sebenarnya. Ikan yang sebenarnya terletak
pada posisi C.