Anda di halaman 1dari 19

TUGAS AKHIR

DASAR PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR

(DP3A)

AKADEMI FILM SURAKARTA

(PENEKANAN PADA BENTUK METAFORA)

AKADEMI FILM SURAKARTA (PENEKANAN PADA BENTUK METAFORA) Diajukan sebagai Perlengkapan dan Persyaratan guna Mencapai

Diajukan sebagai Perlengkapan dan Persyaratan guna Mencapai Gelar Sarjana Program Studi Arsitektur

Disusun oleh:

Irvan Cahyadi Nugroho

D 300 040 039

PROGRAM STUDI ARSITEKTUR FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

2012

i

PERNYATAAN

Dengan ini, Saya menyatakan bahwa dalam skripsi ini tidak terdapat karya yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu perguruan tinggi di sepanjang pengetahuan Saya juga tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan orang lain, kecuali yang secara tertulis dalam naskah dan disebutkan dalam daftar pustaka. Apabila ternyata kelak kemudian hari terbukti ada ketidak benaran dalam pernyataan saya diatas, maka saya akan bertanggungjawab sepenuhnya.

Surakarta, … Oktober 2012

ada ketidak benaran dalam pernyataan saya diatas, maka saya akan bertanggungjawab sepenuhnya. Surakarta, … Oktober 2012

MOTTO

1. Kebahagiaan yang paling sempurna adalah ketika kita bisa

2.

3.

membahagiakan orang-orang di sekeliling kita. (Penulis) Orang yang sukses adalah orang yang mampu berfikir cepat dan bertindak tepat. (Penulis) My way or no way (AD)

(Penulis) Orang yang sukses adalah orang yang mampu berfikir cepat dan bertindak tepat. (Penulis) My way

ii

PERSEMBAHAN

Sebuah karya Tugas Akhir demi menggapai sebuah gelar Sarjana Teknik (Arsitektur) yang ingin aku persembahkan untuk orang orang yang aku cinta dan sayangi yang telah menantikan saat yang ditunggu :

1. Untuk kedua orang tuaku, ibuku tercinta yang selalu suport dan selalu

memberikan rasa nyaman, luv u mom. Ayah yang selalu memberi

pelajaran tentang pelajaran-pelajaran hidup yang tidak diajarkan dibangku

sekolah.

2. Untuk ketiga kakakku, Mbak Emy, Mbak Ida, Mbak Novi. Luv u sista.

Semoga selalu jadi penguat dan pendukung setiaku, Amin.

iii

KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Wr. Wb. Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan kasih sayang- Nya, serta sholawat dan salam pada junjungan Nabi Muhammad SAW sehingga akhirnya penulis dapat menyelesaikan Proposal Pra Tugas Akhir. Proposal Pra Tugas Akhir ini penulis ajukan sebagai pelengkap dan syarat guna mengambil mata kuliah Tugas Akhir. Dengan segenap kemampuan penulis mempersembahkan yang terbaik dalam menyelesaikan Proposal Pra Tugas Akhir. Penulis menyadari bahwa proses penulisan ini tidak dapat dilaksanakan bila Allah SWT tidak berkenan membimbing melalui kebaikan hati yang berupa bantuan dan jasa dari berbagai pihak. Maka pada kesempatan ini, penulis menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada :

1. Ibu Dr. Ir. Dhani Muntari, MT. selaku Ketua Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Arsitektur Universitas Muhammadiyah Surakarta.

2. Ibu Suryaning Setyowati, ST. MT selaku Sekretaris Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik.

3. Ibu Rini Hidayati, ST. MT, selaku Dosen Pembimbing Akademik.

4. Ibu Ronim Azizah, ST. MT, selaku Pembimbing I Pra Tugas Akhir.

5. Ibu Suryaning Setyowati, ST. MT, selaku Pembimbing II Pra Tugas Akhir.

6. Ibu Ronim Azizah, ST. MT, selaku Koordinator TA Program Studi Arsitektur

7. Bapak dan Ibuku tercinta, yang telah membesarkan aku dari kecil hingga dewasa. Terima kasih untuk segalanya.

8. Kakak-kakaku yang baik dan tidak sombong.

9. Momo yang selalu ada untukku

10. Sahabat-sahabatku Cah Slenco, Seroja team, Bunga matari, Power Rangers, Sukro Cs, Andi Cs dan semua sahabatku satu angkatan ( 2004 ).

11. Temen-temen arsitek lintas angkatan

12. Treebeck Big Family, rock yeeahh…

13. Saudara-saudara SBR Futsal Team

iv

14. Semua pihak yang telah membantu penulis dalam menyelesaikan Proposal Pra

Tugas Akhir yang tidak dapat disebutkan satu persatu.

Semoga segenap bantuan yang telah diberikan kepada penulis, mendapat ridho

dari Allah SWT, Amin.

Penulis menyadari sepenuhnya bahwa Pra Tugas Akhir ini masih jauh dari

kesempurnaan, oleh karena itu kritik dan saran yang membangun akan penulis

terima dengan segala kerendahan hati untuk dijadikan masukan guna perbaikan di

massa mendatang. Akhir kata, semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi pembaca

sekalian. Amin yaa robbal’alamin.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

v

Surakarta, 2012

Irvan Cahyadi Nugroho D 300 040 039

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL

i

LEMBAR PERSETUJUAN

ii

LEMBAR PENILAIAN

iii

PRAKATA

iv

DAFTAR ISI

vi

DAFTAR GAMBAR

x

DAFTAR TABEL

xiii

DAFTAR SKEMA

xiv

DAFTAR LAMPIRAN

xv

BAB I.

PENDAHULUAN

1.1. Pengertian Judul

1

1.2. Latar Belakang

2

1.2.1Umum

2

1.2.1.1Perfilman Indonesia

2

1.2.1.2Sekolah Perfilman Indonesia

3

1.2.2Khusus

5

1.2.2.1Surakarta

5

1.2.2.2Potensi Akademi Film di Surakarta

5

1.3. Permasalahan

7

1.4. Tujuan

8

1.5. Sasaran

8

1.6. Lingkup Pembahasan

8

1.7. Metode Penulisan

9

1.7.1Pencarian Data

9

1.7.2Tahap Analisa

9

1.7.2Tahap Sintesa

10

vi

1.8.

Sistematika Penulisan

10

BAB II.

TINJAUAN UMUM 2.1 Sistem Pendidikan di Indonesia

11

 

2.1.1 Jalur

Pendidikan

 

11

2.1.2 Jenis Perguruan Tinggi

16

 

2.2.

Tinjauan Akademi

18

 

2.2.1. Pengertian Akademi

18

2.2.2. Kedudukan, Tugas Pokok, dan Fungsi

18

2.2.2.1. Kedudukan dari akademi

18

2.2.2.2. Tugas Pokok Akademi

19

2.2.2.3. Fungsi Akademi

 

19

2.2.3.

Susunan Organisasi Akademi

19

 

2.3.

Tinjauan Akademi Film

 

20

 

2.3.1.

Pengertian Akademi Film

20

2.3.2.

Metode Kurikulum

20

2.3.3.

Jenis Kegiatan

21

 

2.4.

Film

23

 

2.4.1.

Pengertian Film

23

2.4.2.Sejarah Film

 

25

2.4.2.1. Sejarah Film Dunia

25

2.4.2.2. Sejarah

Film

Indonesia

27

2.2.2.3. Jenis-jenis Film

30

2.2.3.Pendidikan Film

26

2.2.3.1Kurikulum Pendidikan Film

26

 

2.5.

Studi Banding Fungsi Sejenis

31

 

2.5.1. IKJ-FFTV

 

31

2.5.2. AKINDO-Broadcast Film

41

2.5.3. Los Angeles Film School

48

2.5.4. Kesimpulan Studi Banding

56

 

2.5.

Tinjauan Tentang Metafora

 

59

vii

BAB III. TINJAUAN SURAKARTA SEBAGAI LOKASI PERENCANAAN AKADEMI FILM SURAKARTA 3.1. Tinjaun Umum Kota Surakarta

64

3.1.1.

Sejarah Kota Surakarta

64

3.1.2.Visi dan Misi Kota Surakarta

65

3.2. Kondisi Geografis Kota Surakarta

65

3.3. Tata Ruang

67

3.4. Penataan Bangunan

68

3.5. Pemilihan Alternatif Lokasi

70

BAB IV. KONSEP PENDEKATAN DAN ANALISA DESAIN AKADEMI FILM SURAKARTA

4.1. Analisa Pemilihan Lokasi Site

74

4.2. Kondisi Eksisting Lokasi Terpilih

74

4.3. Analisa Kebutuhan Ruang

75

4.4. KapasitasPengguna

79

4.5. Analisa Pola Kegiatan

81

4.6. Analisa Besaran Ruang

84

4.6.1 Dasar Perhitungan Besaran Ruang

84

4.6.2 Perhitungan Besaran Ruang

86

4.7. Analisa Pengolahan Site

92

4.7.1. Analisa Sirkulasi Pencapaian

92

4.7.2. Analisa dan Konsep Orientasi Bangunan

94

4.7.3. Analisa dan Konsep Sirkulasi

95

4.7.4. Klimatologi

98

4.7.5. Analisa Penzoningan sesuai dengan pengolahan tapak

100

4.8. Analisa dan Konsep Tampilan Bangunan

102

4.8.1. Pola Penataan Massa Bangunan

102

4.8.2. Analisa dan Konsep Bangunan

109

4.9. Material Bangunan

107

4.10. Analisa dan Konsep Sistem Struktur Bangunan

104

viii

4.11. Analisa dan konsep Sistem Utilitas

111

4.11.1. Sistem Pencahayaan

111

4.11.2. Sistem Jaringan Listrik

115

4.11.3. Sistem Jaringan Komunikasi

116

4.11.4. Sistem Penghawaan

117

4.11.5. Akustik Ruang

117

4.11.6. Sistem Jaringan Air

119

4.11.7. Pengolahan Sampah

120

4.11.8. Penangkal Petir

121

DAFTAR PUSTAKA

122

ix

DAFTAR GAMBAR

GAMBAR I.1. Film Ada Apa Dengan Cinta

2

GAMBAR I.2. Pusat Kesenian Taman Ismail Marzuki

4

GAMBAR I.3. ISI Progdi TV dan FIlm

7

GAMBAR 2.1. Pita Film Seluloid

24

GAMBAR 2.2. Lumiere Louis dan Augute

26

GAMBAR 2.3. Film bisu Charlie

26

GAMBAR 2.4. Film Loetung Kasaroeng

28

GAMBAR 2.5. Film Indonesia

29

GAMBAR 2.6. FFTV-IKJ

32

GAMBAR 2.7. R. Kelas Jurusan Film IKJ

33

GAMBAR 2.8. Studio Jurusan Film IKJ

33

GAMBAR 2.9. Ruang Kontrol Jurusan Film IKJ

34

GAMBAR2.10. Studio Suara Jurusan Film IKJ

34

GAMBAR2.11. Ruang Editing Film IKJ

35

GAMBAR2.12. Ruang Editing Video linier IKJ

35

GAMBAR2.13. Ruang Editing Non Video linier IKJ

36

GAMBAR2.14. Ruang Audio Visual IKJ

36

GAMBAR2.15. Ruang Grafik dan Animasi IKJ

37

GAMBAR2.16. Ruang Studio Film Mini IKJ

37

GAMBAR2.17. Perpustakaan Jurusan Film IKJ

38

GAMBAR2.18. FFTV-IKJ

42

GAMBAR2.19. Ruang Kelas

43

GAMBAR2.20. Studio Fotografi

44

GAMBAR2.21. Studio Audio Visual

44

GAMBAR2.22. Lab. Processing Film

45

GAMBAR2.23. Lab TV Akindo

45

GAMBAR2.24. Lab. Editing Digital

45

GAMBAR2.25. Lab. Komputer grafis & Multimedia

46

GAMBAR2.26. Perpustakaan Komunikasi Lengkap

46

x

GAMBAR2.27. LA Film School

49

GAMBAR2.28. Ruang Kelas kecil

49

GAMBAR2.29. Ruang Teater

49

GAMBAR 2.30. Ruang Kelas Besar

50

GAMBAR 2.31. Produksi Film Lab

51

GAMBAR 2.32. Video Editing Lab

51

GAMBAR 2.33. Lab Komputer

52

GAMBAR 2.34. Audio Editing Lab

52

GAMBAR 2.35. Dubbing Lab

53

GAMBAR 2.36. Production Desain Lab

53

GAMBAR 2.37. Produser dan Meeting Room

54

GAMBAR 2.38. Ruang Mesin

54

GAMBAR 2.39. Ruang Penyimpanan

55

GAMBAR 2.40. Nagoya City Art museum

61

GAMBAR 2.41. Stasiun TGV

61

GAMBAR 2.42. EX Plaza Indonesia

62

GAMBAR 3.1. Peta Wilayah Kota Surakarta

66

GAMBAR 3.2. Alternatif Lokasi

73

GAMBAR 4.1. Lokasi Terpilih

75

GAMBAR 4.2. Analisa Pencapaian

93

GAMBAR 4.3. Penempatan ME dan SE pada Site

94

GAMBAR 4.4. Analisa Orientasi Bangunan

95

GAMBAR 4.5. Analisa Sirkulasi Site

97

GAMBAR 4.6. Lobby Penerima Dilengkapi Dengan Bagian Informasi

97

GAMBAR 4.7. BerbagaiSirkulasiDalamBangunan

98

GAMBAR 4.8. Analisa Sinar Matahari

99

GAMBAR 4.9. Hasil Analisa Sinar Matahari

99

GAMBAR 4.10. Analisa Angin

100

GAMBAR 4.11. Penzoningan site berdasarkan akses pencapaian

101

GAMBAR 4.12. Penzoningan site berdasarkan analisa kebisingan

102

xi

GAMBAR 4.13. Proses Pembuatan Film

103

GAMBAR 4.14. Clapboard

105

GAMBAR 4.15. Konsep Bentuk

105

GAMBAR 4.16. Konsep Bentuk 1

106

GAMBAR 4.17. Konsep Bentuk 2

107

GAMBAR 4.18. Elemen Penutup Dinding

108

GAMBAR 4.19. Space Frame

110

GAMBAR 4.20. Konsep Pencahayaan

112

GAMBAR 4.21. General Lighting

113

GAMBAR 4.22. Local Lighting

113

GAMBAR 4.23. General Local Lighting

114

GAMBAR 4.24. Direct Lighting

115

GAMBAR 4.25. In Direct Lighting

115

GAMBAR 4.26. Studio Suara

118

GAMBAR 4.27. Cinema

119

xii

DAFTAR TABEL

TABEL 1.1. Judul Film & FTV yang berlokasi di Kota Surakarta

6

TABEL 1.2. Festival Film yang diadakan di Kota Surakarta

6

TABEL 2.1. Kurikulum FFTV-IKJ

38

TABEL 2.2. Akindo- Broadcast Film

47

TABEL 2.3. Hasil Perbandingan Studi Banding

57

TABEL 4.1. PenilaianTapak

74

TABEL 4.2. KelompokKegiatandanKebutuhanRuang

76

TABEL 4.3. KapasitasPengguna (dayatampung)

82

TABEL 4.4. Perhitungan untuk besaran ruangn

86

TABEL 4.5. Alternatif Sirkulasi Kendaraan

96

xiii

DAFTAR SKEMA

SKEMA 4.1. Pola Kegiatan Pengelola

82

SKEMA 4.2. Pola Kegiatan Mahasiswa

83

SKEMA 4.3. Pola Kegiatan Dosen

83

SKEMA 4.4. Pola Kegiatan Servis

84

SKEMA 4.5. Pola Kegiatan Pengunjung

84

SKEMA 4.6. Sistem Jaringan Listrik

116

SKEMA 4.7. Sistem Jaringan Telepon dan Telkom

116

SKEMA 4.8. Sistem Jaringan Air Bersih

120

SKEMA 4.7. Sistem Jaringan Air Hujan

120

xiv

1. Transformasi Desain

DAFTAR LAMPIRAN

2. Transformasi Desain

3. Transformasi Desain

4. Transformasi Desain

5. Transformasi Desain

6. Site Plan

7. Situasi

8. Denah Lantai I

9. Denah Lantai II

10. Denak Basement

11. Denak Lantai I dan II + tampak depan dan belakang cinema

12. Tampak depan dan tampak samping kanan akademi

13. Tampak belakang dan tampak samping kiri akademi

14. Potongan A-A dan B-B

15. Potongan C-C dan D-D

16. Tampak keseluruhan

17. Detail kawasan

18. Detail struktur

19. Rencana utilitas

20. Detail utilitas

21. Perspektif Eksterior

22. Perspektif Interior

xv

ABSTRAK AKADEMI FILM SURAKARTA

Industri perfilman di Indonesia tiap tahun terus mengalami peningkatan. Peningkatan industri perfilman ini sayangnya tidak diimbangi dengan peningkatan kualitas pekerja film itu sendiri, sehingga kualitas film-film karya sineas Indonesia masih jauh dibandingkan kualitas film-film karya sineas luar negeri. Salah satu faktor yang mempengaruhi rendahnya mutu perfilman di Indonesia asalah sedikitnya sekolah yang mempunyai jurusan perfilman. Dunia perfilman di Surakarta terus mengalami kemajuan. Selain berdirinya beberapa stasiun televisi local yang menayangkan film-film buatan sineas Surakarta, kemajuan perfilman di Surakarta ditandai dengan terpilihnya kota Surakarta sebagai salah satu tempat penyelenggaraan kompetisi Eagle Award. Eagle Award adalah kompetisi film indie yang bertaraf nasional. Ini menunjukkan bahwa Surakarta memiliki potensi yang cukup besar di dunia perfilman. Perancangan ini bertujuan untuk membuat sebuah wadah pendidikan dalam bidang perfilman yang berlokasi di Surakarta dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pekerja film di Indomesia.

xvi

ABSTRAK AKADEMI FILM SURAKARTA

Industri perfilman di Indonesia tiap tahun terus mengalami peningkatan. Peningkatan industri perfilman ini sayangnya tidak diimbangi dengan peningkatan kualitas pekerja film itu sendiri, sehingga kualitas film-film karya sineas Indonesia masih jauh dibandingkan kualitas film-film karya sineas luar negeri. Salah satu faktor yang mempengaruhi rendahnya mutu perfilman di Indonesia asalah sedikitnya sekolah yang mempunyai jurusan perfilman. Dunia perfilman di Surakarta terus mengalami kemajuan. Selain berdirinya beberapa stasiun televisi local yang menayangkan film-film buatan sineas Surakarta, kemajuan perfilman di Surakarta ditandai dengan terpilihnya kota Surakarta sebagai salah satu tempat penyelenggaraan kompetisi Eagle Award. Eagle Award adalah kompetisi film indie yang bertaraf nasional. Ini menunjukkan bahwa Surakarta memiliki potensi yang cukup besar di dunia perfilman. Perancangan ini bertujuan untuk membuat sebuah wadah pendidikan dalam bidang perfilman yang berlokasi di Surakarta dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pekerja film di Indomesia.

Kata Kunci : Akademi, Film, Surakarta

vi