Anda di halaman 1dari 8

KONTRAK BELAJAR PRAKTEK GAWAT DARURAT

PRODI PROFESI NERS SEMARANG


POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN SEMARANG

NAMA : RINA YUNITA RUANG : IGD – RSU KEN SARAS KABUPATEN SEMARANG
NIM : P1337420919002 WAKTU :

STRATEGI SUMBER
CAPAIAN BELAJAR HASIL YANG DIHARAPKAN WAKTU
PEMBELAJARAN REFERENSI
Setelah menjalankan praktik Untuk mencapai tujuan 1. Diagnosa NANDA Selama pembelajaran praktik klinik 2 Waktu yang saya tetapkan dalam
(NIC & NOC)
klinik selama 2 minggu tersebut saya akan : minggu ini saya akan menunjukkan pencapaian belajar adalah sebagai
2018-2020
diharapkan saya mampu dan 1. Mencari sumber referensi 2. https://search.proq kemampuan saya dalam melakukan berikut :
kompeten dalam : dari jurnal yang kredibel uest.com asuhan keperawatan pada klien, Minggu pertama :
3. http://search.ebsco
1. Melakukan komunikasi 2. Membaca dari sumber host.com/login.asp meliputi : 1. Menyerahkan kontrak belajar
yang efektif dalam 4. https://www.ncbi. 2. Menulis logbook dan diserahkan
buku yang relevan 1. Tersusunnya kontrak belajar
pemberian asuhan nlm.nih.gov/pub 2. Tersusunnya laporan pendahuluan ke pembimbing klinik untuk
keperawatan pada klien 3. Konsultasi dan diskusi med/
dalam bentuk WOC dinilai diakhir minggu.
dengan berbagai tingkat dengan CI, perawat
3. Tersusunnya laporan kasus 3. Melakukan target keterampilan
usia dalam keadaan gawat ruang, dokter, dan dosen 4. Tersusunnya portofolio
darurat. dan menulis pencapaian target
5. Tersusunya Evidance Based
2. Menggunakan (expert)
sesuai ketentuan dan format yang
Practice (EBP)
keterampilan 4. Berpartisipasi langsung
6. Terpenuhi target / kompetensi : telah disediakan.
interpersonal yang efektif dalam merawat pasien - Melakukan komunikasi yang 4. Menyusun laporan pendahuluan
dalam kerja tim. efektif dalam pemberian
3. Menggunakan teknologi dalam bentuk WOC setiap
asuhan keperawatan pada klien
dan informasi kesehatan minggu.
dengan berbagai tingkat usia
secara efektif dan 5. Membuat 1 resume kasus yang
dalam keadaan gawat darurat.
bertanggung jawab. - Menggunakan keterampilan berbeda dari laporan kasus (jika
4. Menggunakan proses
interpersonal yang efektif pasien pulang)
keperawatan dalam
dalam kerja tim. 6. Membuat 1 portofolio selama
menyelesaikan masalah
klien pada berbagai - Menggunakan teknologi dan stase.
tingkat usia dalam informasi kesehatan secara 7. Melaksanakan 1 kali ujian stase
keadaan gawat darurat efektif dan bertanggung jawab. DOPS di ruang ICU atau IGD.
akibat gangguan : - Menggunakan proses 8. Melakukan komunikasi yang
a. Termoregulasi : Trauma keperawatan dalam
efektif dalam pemberian asuhan
kapitis menyelesaikan masalah klien
b. Oksigenasi : Infark pada berbagai tingkat usia keperawatan pada klien dengan
miokard, Gagal nafas, dalam keadaan gawat darurat berbagai tingkat usia dalam
trauma thoraks akibat gangguan :
c. Pemenuhan kebutuhan keadaan gawat darurat.
- Termoregulasi : Trauma
9. Menggunakan keterampilan
cairan dan elektrolit : DM kapitis
dengan ketoasidosis, - Oksigenasi : Infark miokard, interpersonal yang efektif dalam
Krisis tiroid Gagal nafas, trauma thoraks kerja tim.
d. Keamanan fisik : - Pemenuhan kebutuhan cairan 10. Menggunakan teknologi dan
keracunan, Sengatan dan elektrolit : DM dengan
informasi kesehatan secara
binatang berbisa. ketoasidosis, Krisis tiroid
5. Menggunakan langkah- - Keamanan fisik : keracunan, efektif dan bertanggung jawab.
langkah pemngambilan Sengatan binatang berbisa. 11. Menggunakan proses
keputusan etis dan legal - Menggunakan langkah- keperawatan dalam
pada klien dengan langkah pemngambilan
menyelesaikan masalah klien
berbagai tingkat usia keputusan etis dan legal pada
dalam keadaan gawat klien dengan berbagai tingkat pada berbagai tingkat usia dalam
darurat. usia dalam keadaan gawat keadaan gawat darurat akibat
6. Mengkolaborasikan darurat.
gangguan :
berbagai aspek dalam - Mengkolaborasikan berbagai
- Termoregulasi : Trauma kapitis
pemenuhan kebutuhan aspek dalam pemenuhan - Oksigenasi : Infark miokard,
kesehatan klien dengan kebutuhan kesehatan klien Gagal nafas, trauma thoraks
berbagai tingkat usia dengan berbagai tingkat usia - Pemenuhan kebutuhan cairan dan
dalam keadaan gawat dalam keadaan gawat darurat. elektrolit : DM dengan
darurat. - Mendemostrasikan ketoasidosis, Krisis tiroid
7. Mendemostrasikan keterampilan teknis - Keamanan fisik : keracunan,
keterampilan teknis keperawatan yang sesuai
keperawatan yang sesuai dengan standar yang berlaku Sengatan binatang berbisa.
dengan standar yang atau secara kreatif dan inovatif 12. Menggunakan langkah-langkah
berlaku atau secara agar pelayanan yang diberikan pemngambilan keputusan etis
kreatif dan inovatif agar efisien dan efektif pada klien dan legal pada klien dengan
pelayanan yang diberikan dengan berbagai tingkat usia berbagai tingkat usia dalam
efisien dan efektif pada dalam keadaan gawat darurat : keadaan gawat darurat.
klien dengan berbagai Resusitasi/RJP/BHD. 13. Mengkolaborasikan berbagai
tingkat usia dalam - Mengembangkan pola pokir aspek dalam pemenuhan
keadaan gawat darurat : kritis, logis dan etis dalam kebutuhan kesehatan klien
Resusitasi/RJP/BHD. mengembangkan asuhan dengan berbagai tingkat usia
8. Mengembangkan pola keperawatan pada klien dalam keadaan gawat darurat.
pokir kritis, logis dan etis dengan berbagai tingkat usia 14. Mendemostrasikan keterampilan
dalam mengembangkan dalam keadaan gawat darurat teknis keperawatan yang sesuai
asuhan keperawatan pada (TRIASE). dengan standar yang berlaku
klien dengan berbagai - Menjalankan fungsi advokasi atau secara kreatif dan inovatif
tingkat usia dalam pada klien dengan berbagai agar pelayanan yang diberikan
keadaan gawat darurat tingkat usia dalam keadaan efisien dan efektif pada klien
(TRIASE). gawat darurat untuk dengan berbagai tingkat usia
9. Menjalankan fungsi mempertahankan hak klien dalam keadaan gawat darurat :
advokasi pada klien agar dapat mengambil Resusitasi/RJP/BHD.
dengan berbagai tingkat keputusan untuk dirinya. 15. Mengembangkan pola pokir
usia dalam keadaan gawat - Mempertahankan lingkungan kritis, logis dan etis dalam
darurat untuk yang aman secara konsisten mengembangkan asuhan
mempertahankan hak melalui penggunaan strategi keperawatan pada klien dengan
klien agar dapat manajemen kualitas dan berbagai tingkat usia dalam
mengambil keputusan manajemen resiko pada klien keadaan gawat darurat
untuk dirinya. dengan berbagai tingkat usia (TRIASE).
10. Mempertahankan dalam keadaan gawat darurat. 16. Menjalankan fungsi advokasi
lingkungan yang aman - Melaksanakan pelayanan pada klien dengan berbagai
secara konsisten melalui kesehatan sesuai dengan tingkat usia dalam keadaan
penggunaan strategi kebijakan yang berlaku dalam gawat darurat untuk
manajemen kualitas dan bidang kesehatan. mempertahankan hak klien agar
manajemen resiko pada - Memberikan dukungan kepada dapat mengambil keputusan
klien dengan berbagai tim asuhan dengan untuk dirinya.
tingkat usia dalam mempertahankan akuntabilitas 17. Mempertahankan lingkungan
keadaan gawat darurat. asuhan keperawatan yang yang aman secara konsisten
11. Melaksanakan pelayanan diberikan. melalui penggunaan strategi
kesehatan sesuai dengan - Mewujudkan lingkungan kerja manajemen kualitas dan
kebijakan yang berlaku yang kondusif. manajemen resiko pada klien
dalam bidang kesehatan. - Mengembangkan potensi diri dengan berbagai tingkat usia
12. Memberikan dukungan untuk meningkatkan dalam keadaan gawat darurat.
kepada tim asuhan kemampuan professional. 18. Melaksanakan pelayanan
dengan mempertahankan - Berkontribusi dalam kesehatan sesuai dengan
akuntabilitas asuhan mengembangkan profesi kebijakan yang berlaku dalam
keperawatan yang keperawatan. bidang kesehatan.
- Menggunakan hasil penelitian 19. Memberikan dukungan kepada
diberikan.
13. Mewujudkan lingkungan untuk diterapkan dalam tim asuhan dengan
kerja yang kondusif. pemberian asuhan mempertahankan akuntabilitas
14. Mengembangkan potensi keperawatan. asuhan keperawatan yang
diri untuk meningkatkan 7. Terpenuhinya kompetensi dalam diberikan.
kemampuan professional. melakukan asuhan keperawatan 20. Mewujudkan lingkungan kerja
15. Berkontribusi dalam pada : yang kondusif.
mengembangkan profesi a. Pasien syok 21. Mengembangkan potensi diri
b. Pasien trauma dada
keperawatan. untuk meningkatkan kemampuan
c. Pasien gagal nafas
16. Menggunakan hasil professional.
d. Pasien dengan infark miocard
penelitian untuk e. Pasien trauma kepala 22. Berkontribusi dalam
diterapkan dalam f. Pasien trauma abdomen mengembangkan profesi
pemberian asuhan g. Pasien trauma muskuloskeletal keperawatan.
keperawatan. h. Pasien dengan kegawatan 23. Menggunakan hasil penelitian
obstetri untuk diterapkan dalam
i. Pasien dengan overdosis dan pemberian asuhan keperawatan.
keracunan 24. Menyusun laporan kasus.
Keterampilan Klinik
j. Pasien DM dengan
1. Perawatan klien Ketoasidosis/ kegawatan Minggu ke dua :
dengan hiperglikemia
menggunakan k. Pasien DM dengan 1. Menyusun laporan pendahuluan
ventilator mekanik. hipoglikemia dalam bentuk WOC
2. Melakukan triage l. Pasien Kritis Tiroid 2. Melakukan komunikasi yang
3. Pengkajian kegawat m. Pasien sengatan binatang
efektif dalam pemberian asuhan
daruratan berbisa
4. Pembidaian keperawatan pada klien dengan
5. Pembebasan jalan 8.Tercapainya keterampilan Klinik
berbagai tingkat usia dalam
nafas - Perawatan klien dengan
6. Control servikal keadaan gawat darurat.
menggunakan ventilator 3. Melaksanakan SOCA dengan
7. Needle
mekanik.
decompression pembimbing akademik
- Melakukan triage
8. Occlusive dressing 4. Menggunakan keterampilan
- Pengkajian kegawat daruratan
9. BCLS
- Pembidaian interpersonal yang efektif dalam
- Pembebasan jalan nafas
kerja tim.
- Control servikal
5. Menggunakan teknologi dan
- Needle decompression
- Occlusive dressing informasi kesehatan secara
- BCLS
efektif dan bertanggung jawab.
6. Menggunakan proses
keperawatan dalam
menyelesaikan masalah klien
pada berbagai tingkat usia dalam
keadaan gawat darurat akibat
gangguan :
- Termoregulasi : Trauma kapitis
- Oksigenasi : Infark miokard,
Gagal nafas, trauma thoraks
- Pemenuhan kebutuhan cairan
dan elektrolit : DM dengan
ketoasidosis, Krisis tiroid
- Keamanan fisik : keracunan,
Sengatan binatang berbisa.
7. Menggunakan langkah-langkah
pemngambilan keputusan etis
dan legal pada klien dengan
berbagai tingkat usia dalam
keadaan gawat darurat.
8. Mengkolaborasikan berbagai
aspek dalam pemenuhan
kebutuhan kesehatan klien
dengan berbagai tingkat usia
dalam keadaan gawat darurat.
9. Mendemostrasikan keterampilan
teknis keperawatan yang sesuai
dengan standar yang berlaku
atau secara kreatif dan inovatif
agar pelayanan yang diberikan
efisien dan efektif pada klien
dengan berbagai tingkat usia
dalam keadaan gawat darurat :
Resusitasi/RJP/BHD.
10. Mengembangkan pola pokir
kritis, logis dan etis dalam
mengembangkan asuhan
keperawatan pada klien dengan
berbagai tingkat usia dalam
keadaan gawat darurat
(TRIASE).
11. Menjalankan fungsi advokasi
pada klien dengan berbagai
tingkat usia dalam keadaan
gawat darurat untuk
mempertahankan hak klien agar
dapat mengambil keputusan
untuk dirinya.
12. Mempertahankan lingkungan
yang aman secara konsisten
melalui penggunaan strategi
manajemen kualitas dan
manajemen resiko pada klien
dengan berbagai tingkat usia
dalam keadaan gawat darurat.
13. Melaksanakan pelayanan
kesehatan sesuai dengan
kebijakan yang berlaku dalam
bidang kesehatan.
14. Memberikan dukungan kepada
tim asuhan dengan
mempertahankan akuntabilitas
asuhan keperawatan yang
diberikan.
15. Mewujudkan lingkungan kerja
yang kondusif.
16. Mengembangkan potensi diri
untuk meningkatkan kemampuan
professional.
17. Berkontribusi dalam
mengembangkan profesi
keperawatan.
18. Menggunakan hasil penelitian
untuk diterapkan dalam
pemberian asuhan keperawatan.
19. Menyusun laporan kasus.

Semarang, 30 Agustus 2019 Mengetahui,


Mahasiswa, Pembimbing Klinik Pembimbing Akademik

Rina Yunita ( ) .........................................................


P.1337420919002 NIP..............................................