Anda di halaman 1dari 8

KONTRAK BELAJAR PRAKTEK KEPERAWATAN KRITIS

PRODI PROFESI NERS SEMARANG


POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN SEMARANG

NAMA : NIA NANDY KHAIRUNNISAK RUANG : ICU- RSU KEN SARAS KABUPATEN SEMARANG
NIM : P1337420919024 WAKTU :

STRATEGI SUMBER
CAPAIAN BELAJAR HASIL YANG DIHARAPKAN WAKTU
PEMBELAJARAN REFERENSI
Setelah menjalankan praktik Untuk mencapai tujuan 1. Diagnosa NANDA Selama pembelajaran praktik klinik 2 Waktu yang saya tetapkan dalam
(NIC & NOC)
klinik selama 2 minggu tersebut saya akan : minggu ini saya akan menunjukkan pencapaian belajar adalah sebagai
2018-2020
diharapkan saya mampu dan 1. Mencari sumber referensi 2. https://search.proq kemampuan saya dalam melakukan berikut :
kompeten dalam : dari jurnal yang kredibel uest.com asuhan keperawatan pada klien, Minggu pertama :
3. http://search.ebsco
1. Melakukan komunikasi 2. Membaca dari sumber host.com/login.asp meliputi : 1. Menyerahkan kontrak belajar
yang efektif dalam 4. https://www.ncbi. 2. Menulis logbook dan diserahkan
buku yang relevan 1. Tersusunnya kontrak belajar
pemberian asuhan nlm.nih.gov/pub 2. Tersusunnya laporan pendahuluan ke pembimbing klinik untuk
keperawatan pada klien 3. Konsultasi dan diskusi med/
dalam bentuk WOC dinilai diakhir minggu.
dengan berbagai tingkat dengan CI, perawat
3. Tersusunnya laporan kasus 3. Melakukan target keterampilan
usia dalam keadaan kritis ruang, dokter, dan dosen 4. Tersusunnya portofolio
2. Menggunakan dan menulis pencapaian target
5. Tersusunya Evidance Based
keterampilan (expert)
sesuai ketentuan dan format yang
Practice (EBP)
interpersonal yang efektif 4. Berpartisipasi langsung
6. Terpenuhi target / kompetensi : telah disediakan.
dalam kerja tim. dalam merawat pasien - Melakukan komunikasi yang 4. Menyusun laporan pendahuluan
3. Menggunakan teknologi
efektif dalam pemberian dalam bentuk WOC setiap
dan informasi kesehatan
asuhan keperawatan pada klien
secara efektif dan minggu.
dengan berbagai tingkat usia
bertanggung jawab. 5. Membuat 1 resume kasus yang
dalam keadaan kritis.
4. Menggunakan proses
- Menggunakan keterampilan berbeda dari laporan kasus (jika
keperawatan dalam
interpersonal yang efektif pasien pulang)
menyelesaikan masalah
dalam kerja tim. 6. Membuat 1 portofolio selama
klien pada berbagai
tingkat usia dalam - Menggunakan teknologi dan stase.
keadaan kritis akibat informasi kesehatan secara 7. Melaksanakan 1 kali ujian stase
gangguan : efektif dan bertanggung jawab. DOPS di ruang ICU atau IGD.
a. Termoregulasi : Trauma - Menggunakan proses 8. Melakukan komunikasi yang
kapitis keperawatan dalam
b. Oksigenasi : Infark efektif dalam pemberian asuhan
menyelesaikan masalah klien
miokard, Gagal nafas, pada berbagai tingkat usia keperawatan pada klien dengan
trauma thoraks dalam keadaan kritis akibat berbagai tingkat usia dalam
c. Pemenuhan kebutuhan gangguan :
cairan dan elektrolit : DM keadaan kritis.
- Termoregulasi : Trauma
9. Menggunakan keterampilan
dengan ketoasidosis, kapitis
Krisis tiroid - Oksigenasi : Infark miokard, interpersonal yang efektif dalam
d. Keamanan fisik : Gagal nafas, trauma thoraks kerja tim.
keracunan, Sengatan - Pemenuhan kebutuhan cairan 10. Menggunakan teknologi dan
binatang berbisa. dan elektrolit : DM dengan
5. Menggunakan langkah- informasi kesehatan secara
ketoasidosis, Krisis tiroid
langkah pemngambilan - Keamanan fisik : keracunan, efektif dan bertanggung jawab.
keputusan etis dan legal Sengatan binatang berbisa. 11. Menggunakan proses
pada klien dengan - Menggunakan langkah- keperawatan dalam
berbagai tingkat usia langkah pemngambilan
menyelesaikan masalah klien
dalam keadaan kriris keputusan etis dan legal pada
6. Mengkolaborasikan klien dengan berbagai tingkat pada berbagai tingkat usia dalam
berbagai aspek dalam usia dalam keadaan kritis keadaan kritis akibat gangguan :
pemenuhan kebutuhan darurat. - Termoregulasi : Trauma kapitis
kesehatan klien dengan - Mengkolaborasikan berbagai - Oksigenasi : Infark miokard,
berbagai tingkat usia aspek dalam pemenuhan Gagal nafas, trauma thoraks
dalam keadaan kritis kebutuhan kesehatan klien - Pemenuhan kebutuhan cairan dan
Mendemostrasikan dengan berbagai tingkat usia elektrolit : DM dengan
keterampilan teknis dalam keadaan kritis. ketoasidosis, Krisis tiroid
keperawatan yang sesuai - Mendemostrasikan - Keamanan fisik : keracunan,
dengan standar yang keterampilan teknis Sengatan binatang berbisa.
keperawatan yang sesuai 12. Menggunakan langkah-langkah
berlaku atau secara dengan standar yang berlaku pemngambilan keputusan etis
kreatif dan inovatif agar atau secara kreatif dan inovatif dan legal pada klien dengan
pelayanan yang diberikan agar pelayanan yang diberikan berbagai tingkat usia dalam
efisien dan efektif pada efisien dan efektif pada klien keadaan kritis
klien dengan berbagai dengan berbagai tingkat usia 13. Mengkolaborasikan berbagai
tingkat usia dalam dalam keadaan kritis : aspek dalam pemenuhan
keadaan kritis dan gawat Resusitasi/RJP/BHD. kebutuhan kesehatan klien
darurat : - Mengembangkan pola pokir dengan berbagai tingkat usia
Resusitasi/RJP/BHD. kritis, logis dan etis dalam dalam keadaan kritis.
7. Mengembangkan pola mengembangkan asuhan 14. Mendemostrasikan keterampilan
pokir kritis, logis dan etis keperawatan pada klien teknis keperawatan yang sesuai
dalam mengembangkan dengan berbagai tingkat usia dengan standar yang berlaku
asuhan keperawatan pada dalam keadaan kritis atau secara kreatif dan inovatif
klien dengan berbagai - Menjalankan fungsi advokasi agar pelayanan yang diberikan
tingkat usia dalam pada klien dengan berbagai efisien dan efektif pada klien
keadaan kritis tingkat usia dalam keadaan dengan berbagai tingkat usia
8. Menjalankan fungsi kritis untuk mempertahankan dalam keadaan kritis :
advokasi pada klien hak klien agar dapat Resusitasi/RJP/BHD.
dengan berbagai tingkat mengambil keputusan untuk 15. Mengembangkan pola pokir
usia dalam keadaan kritis dirinya. kritis, logis dan etis dalam
untuk mempertahankan - Mempertahankan lingkungan mengembangkan asuhan
hak klien agar dapat yang aman secara konsisten keperawatan pada klien dengan
mengambil keputusan melalui penggunaan strategi berbagai tingkat usia dalam
untuk dirinya. manajemen kualitas dan keadaan kritis
9. Mempertahankan manajemen resiko pada klien 16. Menjalankan fungsi advokasi
lingkungan yang aman dengan berbagai tingkat usia pada klien dengan berbagai
secara konsisten melalui dalam keadaan kritis. tingkat usia dalam keadaan kritis
penggunaan strategi - Melaksanakan pelayanan untuk mempertahankan hak klien
manajemen kualitas dan kesehatan sesuai dengan agar dapat mengambil keputusan
manajemen resiko pada kebijakan yang berlaku dalam untuk dirinya.
klien dengan berbagai bidang kesehatan. 17. Mempertahankan lingkungan
tingkat usia dalam - Memberikan dukungan kepada yang aman secara konsisten
keadaan kritis. tim asuhan dengan melalui penggunaan strategi
10. Melaksanakan pelayanan mempertahankan akuntabilitas manajemen kualitas dan
kesehatan sesuai dengan asuhan keperawatan yang manajemen resiko pada klien
kebijakan yang berlaku diberikan. dengan berbagai tingkat usia
dalam bidang kesehatan. - Mewujudkan lingkungan kerja dalam keadaan kritis.
11. Memberikan dukungan yang kondusif. 18. Melaksanakan pelayanan
kepada tim asuhan - Mengembangkan potensi diri kesehatan sesuai dengan
dengan mempertahankan untuk meningkatkan kebijakan yang berlaku dalam
akuntabilitas asuhan kemampuan professional. bidang kesehatan.
keperawatan yang - Berkontribusi dalam 19. Memberikan dukungan kepada
diberikan. mengembangkan profesi tim asuhan dengan
12. Mewujudkan lingkungan keperawatan. mempertahankan akuntabilitas
kerja yang kondusif. - Menggunakan hasil penelitian asuhan keperawatan yang
13. Mengembangkan potensi untuk diterapkan dalam diberikan.
diri untuk meningkatkan pemberian asuhan 20. Mewujudkan lingkungan kerja
kemampuan professional. keperawatan. yang kondusif.
14. Berkontribusi dalam 7. Terpenuhinya kompetensi dalam 21. Mengembangkan potensi diri
mengembangkan profesi melakukan asuhan keperawatan untuk meningkatkan kemampuan
keperawatan. pada : professional.
15. Menggunakan hasil a. Pasien syok 22. Berkontribusi dalam
penelitian untuk b. Pasien trauma dada mengembangkan profesi
diterapkan dalam c. Pasien gagal nafas keperawatan.
d. Pasien dengan infark miocard
pemberian asuhan 23. Menggunakan hasil penelitian
e. Pasien trauma kepala
keperawatan. f. Pasien trauma abdomen untuk diterapkan dalam
g. Pasien trauma muskuloskeletal pemberian asuhan keperawatan.
h. Pasien dengan overdosis dan 24. Menyusun laporan kasus.
Keterampilan Klinik keracunan
Minggu ke dua :
i. Pasien DM dengan
1. Perawatan klien Ketoasidosis 1. Menyusun laporan pendahuluan
dengan j. Pasien DM dengan
menggunakan dalam bentuk WOC
ventilator mekanik. hipoglikemia 2. Melakukan komunikasi yang
2. Melakukan triage k. Pasien Kritis Tiroid
efektif dalam pemberian asuhan
3. Pengkajian l. Pasien sengatan binatang
keperawatan kritis berbisa keperawatan pada klien dengan
4. Pembebasan jalan berbagai tingkat usia dalam
nafas 8.Tercapainya keterampilan Klinik
5. Control servikal keadaan kritis.
- Perawatan klien dengan 3. Melaksanakan SOCA dengan
6. Needle
menggunakan ventilator
decompression pembimbing akademik
7. Occlusive dressing mekanik.
4. Menggunakan keterampilan
8. BCLS - Melakukan triage
- Pengkajian keperawatan kritis interpersonal yang efektif dalam
- Pembidaian
kerja tim.
- Pembebasan jalan nafas
5. Menggunakan teknologi dan
- Control servikal
- Needle decompression informasi kesehatan secara
- Occlusive dressing
efektif dan bertanggung jawab.
- BCLS
6. Menggunakan proses
keperawatan dalam
menyelesaikan masalah klien
pada berbagai tingkat usia dalam
keadaan kritis akibat gangguan :
- Termoregulasi : Trauma kapitis
- Oksigenasi : Infark miokard,
Gagal nafas, trauma thoraks
- Pemenuhan kebutuhan cairan
dan elektrolit : DM dengan
ketoasidosis, Krisis tiroid
- Keamanan fisik : keracunan,
Sengatan binatang berbisa.
7. Menggunakan langkah-langkah
pemngambilan keputusan etis
dan legal pada klien dengan
berbagai tingkat usia dalam
keadaan kritis
8. Mengkolaborasikan berbagai
aspek dalam pemenuhan
kebutuhan kesehatan klien
dengan berbagai tingkat usia
dalam keadaan kritis
9. Mendemostrasikan keterampilan
teknis keperawatan yang sesuai
dengan standar yang berlaku
atau secara kreatif dan inovatif
agar pelayanan yang diberikan
efisien dan efektif pada klien
dengan berbagai tingkat usia
dalam keadaan kritis :
Resusitasi/RJP/BHD.
10. Mengembangkan pola pokir
kritis, logis dan etis dalam
mengembangkan asuhan
keperawatan pada klien dengan
berbagai tingkat usia dalam
keadaan kritis
11. Menjalankan fungsi advokasi
pada klien dengan berbagai
tingkat usia dalam keadaan kritis
untuk mempertahankan hak klien
agar dapat mengambil keputusan
untuk dirinya.
12. Mempertahankan lingkungan
yang aman secara konsisten
melalui penggunaan strategi
manajemen kualitas dan
manajemen resiko pada klien
dengan berbagai tingkat usia
dalam keadaan kritis
13. Melaksanakan pelayanan
kesehatan sesuai dengan
kebijakan yang berlaku dalam
bidang kesehatan.
14. Memberikan dukungan kepada
tim asuhan dengan
mempertahankan akuntabilitas
asuhan keperawatan yang
diberikan.
15. Mewujudkan lingkungan kerja
yang kondusif.
16. Mengembangkan potensi diri
untuk meningkatkan kemampuan
professional.
17. Berkontribusi dalam
mengembangkan profesi
keperawatan.
18. Menggunakan hasil penelitian
untuk diterapkan dalam
pemberian asuhan keperawatan.
19. Menyusun laporan kasus.

Semarang, 30 Agustus 2019 Mengetahui,


Mahasiswa, Pembimbing Klinik Pembimbing Akademik
Nia Nandy Khairunnisak ( ) ..................................................
P.1337420919024 NIP............................................