Anda di halaman 1dari 34

Perancangan Aktualisasi Nilai-Nilai

Dasar ASN

Oleh :
Zulhamidi
NIP : 19870314 201502 1 001
Diklat Prajabatan Golongan III
Angkatan 6
LPMKP Ciawi
2015
Latar Belakang
Visi Pembangunan Nasional
2005-2025

Indonesia sebagai bangsa yang


mandiri, maju, adil dan makmur

Kondisi Aktual

Pasar Tunggal Masyarakat


Asia Pasifik Ekonomi Asean
(2020) (2016)
Tantangan
Jumlah

Indonesia Penduduk
Besar dan
Wilayah yang
Luas

Standardisasi
menjadi
Penting dan
strategis
Peluang
menjadi Basis
Produksi dan
Potensi Pasar

Pemerintah Strategi
UU No 20
Menugaskan Standardisasi
Tahun 2014
BSN Nasional
VISI BSN
Terwujudnya infrastruktur mutu nasional yang
handal untuk meningkatkan daya saing dan
kualitas hidup bangsa

Misi BSN
Kebijakan
Budaya,
Sistem Penerapan Nasional, Sistem
kompetensi, dan
Standar, Penilaian dan Pedoman di
Standar Nasional sistem informasi di
Kesesuaian, dan bidang
Indonesia (SNI) bidang
Ketertelusuran Standardisasi dan
yang berkualitas Standardisasi dan
Pengukuran yang Penilaian
Penilaian
handal Kesesuaian yang
Kesesuaian
efektif
Kecepatan

Kejujuran Keterbukaan

Nilai
Integritas Organisasi Teamwork
BSN
Struktur Organisasi
Tugas Pokok
Bidang Mekanika, Elektroteknika
dan Konstruksi – Tugas

melaksanakan
norma, kriteria, melaksanakan
penyiapan
prosedur, program perumusan dan
penyusunan
dan perencanaan revisi standar
pedoman

memenuhi
permintaan di bidang mekanika,
tanggapan terhadap elektroteknika, dan
standar regional dan konstruksi
internasional
1. Menyiapkan Bahan Penyusunan
Program Kerja

2. Menyiapkan bahan untuk perumusan


konsep kebijakan pengembangan SNI

3. Menyiapkan bahan yang diperlukan


dalam perumusan Rancangan akhir SNI
Sasaran
4. Menyiapkan bahan peningkatan
Kinerja dan kompetensi sumber daya Perumusan
Standar
Penilaian 5. Menyiapkan bahan untuk
penyelenggaraan pembinaan KT/SKT
(SKP)
6. Menyiapkan bahan untuk kegiatan
fasilitasi perumusan RSNI yang
harmonis

7. Menyiapan bahan yang diperlukan


dalam penyusunan laporan tahunan
SKP 1 – Penyiapan
Bahan Penyusunan Tahapan Output
Program Kerja Verifikasi Usulan
Ruang lingkup dan
keanggotaan
Komtek/SubKomtek

Usulan Perubahan Komite


Pengajuan PNPS
Teknis

Usulan PNPS Pembatalan PNPS

Rapat Nilai
Visi dan Misi
sekretariat Organisasi
MTPS yang Merumuskan,
mengoordinasikan, dan
mengevaluasi pelaksanaan
membahas Kebijakan Nasional, Sistem
dan Pedoman di bidang
Integritas dan Team Work
Standardisasi dan
SK PNPS pada Penilaian Kesesuaian yang
efektif untuk mendukung
daya saing dan kualitas
P tanggal 09 Juni hidup bangsa.

Aneka 2015
SKP 1 – Penyiapan Bahan Penyusunan
Program Kerja

Akuntabilitas Nasionalisme Etika Publik Komitmen Mutu Anti Korupsi


Musyawarah, Profesional dan Tanggung Jawab Jujur dan adil
Transparan Persamaan Tidak Berpihak Mutu, Berbasis • Berdasarkan masukan
dan Derajat menghargai Mutu dari stake holder
Bertanggung komunikasi • Mendengarkan
• Kepentingan Bersama • Proses verifikasi yang
diatas kepentingan • Verifikasi dan bermutu masukan semua pihak
Jawab Golongan Pembentukan PNPS • Penyusunan PNPS
• Pembentukan Komtek tidak berpihak
•Sosialisasi kepada yang terukur
stake holder yang tidak • Menjalin komunikasi
membedakan terus menerus
•Disampaikan dalam
forum MTPS
SK
P
Nilai-Nilai Analisis Dampak
ANEKA Penerapan ANEKA Tanpa ANEKA
Akuntabilitas: Hasil verifikasi dapat dilihat semua pihak Hasil verifikasi tidak transparan
melalui web sisni.bsn.go.id sehingga mnjadi dan berpotensi memunculkan
- Transparan dan Berrtanggung jawab. transparan kecurangan
Nasionalisme :

- Di dalam musyawarah diutamakan Prinsip musyawarah yang diterapkan dalam


kepentingan bersama diatas kepentingan PNPS yang dihasilkan bisa
rapat enghasilkan usulan PNPS uang
pribadi dan golongan. bersifat subyektif atau berpihak
bertujuan untuk kepentingan masyarakat
kepada salah satu golongan
- Mengakui persamaan derajat, persamaan indonesia
hak, dan kewajiban asasi setiap
manusia,

Etika Publik:
Dengan adanya komunikasi dan kerjasama
Bila terjadi perselisihan dapat
- Profesional dan tidak berpihak. tidak terjadi perselisihan antar komite teknis
tertundanya proses perumusan standar
tentang pembahasan ruang lingkup.
- Menghargai komunikasi dan kerjasama.

Komitmen Mutu :
PNPS yang dihasilkan tidak
- Tanggungjawab mutu. PNPS yang ditetapkan memiliki kualitas dan
dapat dipertanggungjawabkan
keputusan yang dapat dipertanggungjawabkan
- Menyusun program kerja jangka kualitas dan hasil keputusannya
panjang yang berbasis mutu.

Anti Korupsi: Data yang disampaikan kepada


Proses penetapan PNPS tidak terjadi
Komite teknis berupa hasil yang
- Adil. kecurangan dan sesuai dengan hasil rapat
tidak sebenarnya sehingga PNPS
mtps
- Jujur. tidak dapat diaplikasikan
SKP 2 – Bahan
Perumusan Konsep
Kebijakan
Pengembangan SNI Tahapan Output
Identifikasi Referensi
PSN Baru
Penyusunan Konsep

Pembahasan

Public Hearing
Revisi PSN
Finalisasi dan Penetapan
Audiensi kepada
komite teknis tanggal Nilai-nilai
11, 17 dan 19 Juni Visi dan Misi
Organisasi
2015 saat evaluasi
kinerja di BATAN, Merumuskan,
mengoordinasikan, dan Integritas

Kementan dan mengevaluasi pelaksanaan


Kebijakan Nasional, Sistem
SK dan Pedoman di bidang

P
Kemenakertrans Standardisasi dan Penilaian
Kesesuaian yang efektif
untuk mendukung daya
saing dan kualitas hidup team work
Aneka bangsa.
SKP 2 – Bahan Perumusan Konsep
Kebijakan Pengembangan SNI

A – Konsistensi, N – Menjaga E – Efekitifitas K – Beradaptasi, A – Disiplin,


Memperbaiki Kesimbangan, Sistem Peningkatan Berani
Kinerja Suka Pemerintahan, Mutu Proses • mengatur lama
• Menjamin Stabilitas Menghargai Mengutamakan • mengatur tentang perumusan
dan hasil seragam Hasil Karya Hasil dan Kinerja adopsi standar • keberanian untuk
• acuan dalam Orang Lain serta modifikasi merevisi aturan-
• proses perumusan
perumusan standar • PSN mengatur aturan
• PSN diatur dengan SNI bisa
berlangsung agar standar yang
jelas antara hak
secara efektif dihasilkan
dan kewajiban
• PSN mengatur berkualitas
• PSN diatur tentang
adopsi standar- keseragaman dan
standar mudah dimengerti
SK internasional

P
Analisis Dampak
Nilai-Nilai ANEKA
Penerapan ANEKA Tanpa ANEKA
Akuntabilitas: Dengan adanya akuntabilitas akan menyebabkan proses
terutama perbaikan pedoman perumusan akan bermasalah
- Konsistensi. perumusan akan memberikan hasil dikemudian hari apabila terdapat
SNI yang bagus, akuntabel dan ketidakpuasan dari masing-masing
- Memperbaiki Kinerja.
dipercaya masyarakat. pihak.

Nasionalisme : Dengan adanya pedoman standardisasi yang Permasalahan yang ada dalam
mengandung unsur nasionalisme akan pedoman dan tidak dilandasi
- Menjaga keseimbangan antara hak dan melindungi kepentingan bangsa dan negara. nasionalisme akan merugikan
kewajiban. kepentingan bangsa serta
membahayakan masyarakat dari
- Suka menghargai hasil karya orang
Standar yang tidak sesuai.
lain
Etika Publik: Pedoman standardisasi yang baik perumusan SNI akan berlangsung
akan mewujudkan terciptanya berlarut-larut dan molor dari waktu
- Menigkatkan efektifitas sistem efektifitas pemerintahan terutama yang diharapkan oleh masyarakat.
pemerintahan yang demokratis. dalam penyusunan SNI dengan
waktu yang cepat, tepat dengan hasil
- Mengutamakan pencapaian hasil dan
yang baik dan benar.
kinerja pegawai.
Komitmen Mutu : Bila pedoman mengadopsi Bila SNI tidak mengadaptasi
perubahan zaman dan teknologi perubahan zaman, maka yang terjadi
- Beradaptasi dengan perubahan. akan membantu SNI yang adalah SNI akan menjadi barang
dirumuskan sesuai dengan usang dan tidak bisa diterapkan di
- Meningkatkan mutu proses secara
kebutuhan masyarakat yang dinamis masyarakat.
berkelanjutan.
dan peka dengan perubahan zaman
Anti Korupsi: Konsep pedoman perumusan SNI Bila penyusunan pedoman
yang diharapkan mampu berani perumusan tidak mengakomodasi
- Berani dalam mengungkapkan nilai nilai berani dan anti korupsi,
keberpihakan kepada kepentingan maka SNI yang dirumuskan nanti
masyarakat banyak dan tidak akan cenderung memihak kepada
memihak satu pihak dan keuntungan pihak yang kuat dan memiliki
pribadi semata kepentingan pribadi saja.
SKP 3 – Menyiapkan
Bahan Perumusan Tahapan Output
Rancangan SNI
Verifikasi RSNI Memo dan Form
Kendali
Kelengkapan
Penetapan SNI Lampiran SK
Monitoring Status Penetaoan SNI
Perkembangan PNPS

Data SNI Per Komtek Resume SNI

1. Pelaksanaan Jajak Nilai-Nilai


Visi dan Misi
Pendapat untuk Organisasi
Rancangan SNI Merumuskan, Kejujuran
dimonitoring tanggal menetapkan, dan
memelihara Standar
3 Juni 2015 Nasional Indonesia Kecepatan
(SNI) yang
SK
2. pengeditan berkualitas dan Keterbukaan
bermanfaat bagi
P Rancangan SNI IEC pemangku
60107-2, 5 Juni kepentingan team work
Aneka 2015
SKP 3 – Menyiapkan Bahan
Perumusan Rancangan SNI

A – Netralitas, N– E – Keputusan K– A – Kerja


Orientasi Hasil Musyawarah, berdasarkan Pendekatan Keras, Disiplin
• Menampung semua Persatuan Keahlian, Ilmiah, • agar target waktu
aspirasi Kesatuan Standar Etika Peningkatan yang terbatas dapat
• SNI berkualitas dan Luhur, Menjaga Mutu terpenuhi.
• mengutamakan
memenuhi • mempunyai batas
kebutuhan
konsensus Rahasia • perlu adanya waktu yang harus
• mengutamakan inovasi
pemangku • melibatkan orang- dipatuhi
kepentingan persatuan, • pengecekan dan
orang yang ahli
kesatuan verifikasi ulang
melewati tahap
musyawarah dan
mufakat
SK • bersifat rahasia
selama proses
P perumusan
Analisis Dampak
Nilai-Nilai ANEKA
Penerapan ANEKA Tanpa ANEKA

Akuntabilitas: RASNI yang disusun melalui rapat RASNI ataupun SNI akan berpihak
teknis dan rapat konsesus dapat ke salah satu stakeholder dan dapat
- Netralitas. menampung aspirasi semua merugikan masyarakat
stakeholder
- Berorientasi pada hasil.
Nasionalisme : SNI yang dihasilkan dengan RASNI ataupun SNI akan berpihak
mengutamakan persatuan dan ke salah satu stakeholder dan dapat
- Mengutamakan musyawarah dalam kesatuan akan mampu melindungi merugikan masyarakat
mengambil keputusan untuk kepentingan dan tujuan nasional
kepentingan bersama dan Mampu
menempatkan persatuan, kesatuan,
serta kepentingan dan keselamatan
bangsa dan negara.
Etika Publik: Dengan SDM yang profesional Akan menciotakan standar yang
akan dihasilkan SNI yang buruk dan tidak melindungi
- Membuat keputusan berdasarkan berkualitas masyarakat sebagai end user
prinsip keahlian.

- Memelihara dan menjunjung tinggi


standar etika luhur.
Komitmen Mutu : SNI yang dihasilkan bertujuan SNI yang tidak bertujuan
untuk meningkatkan mutu produk meningkatkan mutu akan membuat
- Menggunakan pendekatan ilmiah dan dalam menghadapi MEA produk dalam negeri semakin
inovatif dalam pemecahan masalah tertinggal dari produk import
dan pengambilan keputusan.

- Meningkatkan mutu.
Anti Korupsi: Dengan sikap disiplin dalam Terjadinya korupsi waktu dengan
perumusan SNI akan menunda pekerjaan
- Disiplin meminimalisir potensi korupsi
SKP – 4
Peningkatan
Kompetensi SDM Tahapan Output
Perumusan
Silabus Konseptor SNI
Pembinaan
Editor SNI

Workshop SDM Pengelola


Sekretariat

Nilai-Nilai
Visi dan Misi
1. workshop editor Organisasi
perumusan SNI, Mengembangkan budaya,
kompetensi, dan sistem
8-9 Juni 2015 informasi di bidang
Standardisasi dan
team
Penilaian Kesesuaian
2. workshop sebagai untuk
SK
P konseptor
meningkatkan efektifitas
implementasi Sistem
Standardisasi dan
work
Penilaian Kesesuaian.

Aneka
perumusan SNI,
15-16 Juni 2015
SKP – 4 Peningkatan Kompetensi
SDM Perumusan

N – Suka E – Sistem K–
A– Penilaian A–
Perbaika Kegiatan Kemampuan, Perbaikan
untuk Kesempatan berkelanjut Peduli
n Kinerja, sama,
Integritas Kemajuan, Tanggung
an, • bentuk
Kepercaya jawab dengan Membangu kepeduli
• meningkatka an penuh n Mindset an agar
n sumber semangat
daya terhadap • meningkatk tenaga
• pelatihan dan
SK manusia Wakil penilaian an SDM perumus
dalam •mewujudkan kemampuan SDM perumusan an
P perumusan kemajuan yang
perumusan yang
handal • menanamk memiliki
SNI merata dan • arahan an integrita
• workshop berkeadilan melaksanakan
yang dapat sosial tugas dan kesadaran s
meningkatka •perwakilan dari tanggungjawab terhadap
n kualitas komtek yang secara benar pentingnya
SDM diberikan
kepercayaan mutu
Analisis Dampak
Nilai-Nilai ANEKA
Penerapan ANEKA Tanpa ANEKA
Akuntabilitas: Meningkatkan kualitas kinerja Kualitas SNI akan menurun bila
dari sumber daya perumusan tidak ada program
- Memperbaiki kinerja. SNI dapat meningkatkan pengembangan sumber daya
kualitas SNI yang dihasilkan. perumusan.
- Integritas.
Nasionalisme : Workshop menghasilkan Terbatasnya sumber daya
sumber daya perumusan yang perumusan yang berkualitas.
- Mewujudkan kemajuan yang berkompeten secara merata dan
merata dan berkeadilan sosial. dan memiliki keadilan sosial.
- Memberikan kepercayaan kepada
wakil-wakil yang dipercayai
Etika Publik: Seluruh sumber daya Terbatasnya sumber daya
perumusan berhak mengikuti perumusan yang berkualitas.
- Tidak diskriminatif workshop tanpa terkecuali.
Komitmen Mutu : Menjadikan sumber daya Kurang pedulinya sumber daya
perumusan menjadi peduli perumusan terhadap pentingnya
- Meningkatkan upaya perbaikan terhadap pentingnya kualitas kualitas SNI yang dihasilkan.
secara berkelanjutan. SNI yang dihasilkan.

- Membangun mindset pegawai


terhadap budaya mutu.
Anti Korupsi: Peduli dalam meningkatkan Sumber daya perumusan
kompetensi sumber daya menjadi tidak berkualitas.
- Kepedulian perumusan.
SKP – 5 Menyiapkan
bahan untuk
penyelenggaraan Tahapan Output
pembinaan KT/SKT Surat Undangan
Koordinasi Komite Teknis

Daftar Hadir
Monitoring Perumusan SNI

Risalah Rapat
Pengiriman TAS – QC
Surat Tugas TAS – QC

Pemeliharaan Database SNI


Pembaharuan Status Monitoring

Evaluasi Kinerja Komite Teknis Hasil Evaluasi Kinerja

Nilai-Nilai
Evaluasi Kinerja Komite Teknis Visi dan Misi Organisasi
pada tanggal 11, 17 dan 19 Juni
Mengembangkan
2015, di sekretariat komite budaya, kompetensi,
dan sistem informasi di
teknis BATAN, Kementerian
SK Pertanian, dan Pusat Kesehatan
bidang Standardisasi
dan Penilaian
Kesesuaian sebagai
team
P dan Keselamatan Kerja. untuk meningkatkan
efektifitas implementasi
Sistem Standardisasi
work
dan Penilaian
Aneka Kesesuaian.
SKP – 5 Menyiapkan bahan untuk
penyelenggaraan pembinaan
KT/SKT

A- N - Keputusan
yang diambil
E– K - pemeriksaan
terhadap A- Jujur
Tanggung harus dapat Pencapaian pekerjaan ,
dipertanggungj Hasil, Efisien dan • membutu
Jawab, awabkan secara tidak hkan
profession
Memerluk moral, Suka
al dan tidak
menyimpang
kejujuran
memberi prosedur,
an pertolongan berpihak pengawasan dalam
Konsekue •Penilaian Komite • meningkatkan
secara efektif melakuka
nsi Teknis
kinerja komite •melakukan n
SK •pembinaan komite
teknis,
pengecekan,
• konsekuens teknis membina agar evaluasi
P • bekerja secara komite teknis kinerja
i dari setiap professional bekerja sesuai
tindakan prosedur serta
Aneka yang telah mengawal kerja
komite teknis
dilakukan
Visi, Misi dan
komtek
Nilai • penghargaa
Analisis Dampak
Nilai-Nilai ANEKA
Penerapan ANEKA Tanpa ANEKA
Akuntabilitas: Pembinaan yang dilakukan secara Kinerja komite teknis menjadi buruk
bertanggungjawab akan
- Tanggung jawab Memerlukan meningkatkan kinerja Komite teknis
konsekuensi
Nasionalisme : Dalam penilaian evaluasi kinerja, nilai Penilaian yang dilakukan dalam evkin
yang dihasilkan dapat tidak dapat dipertanggungjawabkan
- Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan dan masukan dan memihak terhadap golongan atau
dipertanggungjawabkan secara moral yang diberikan adalah untuk pihak tertentu
kepada Tuhan, Suka memberi kepentingan bersama
pertolongan kepada orang lain agar
dapat berdiri sendiri.
Etika Publik: Proses evaluasi kinerja yang Komite teknis tidak mampu melakukan
dilakukan untuk bahan masukan bagi perbaikan karena belum ada evaluasi terhadap
- Mengutamakan pencapaian hasil dan Komite teknis agar meningkat hasil kerja mereka
mendorong kinerja anggota Komite kinerjanya
Teknis. Menjalankan tugas secara
profesional dan tidak berpihak.

Komitmen Mutu : Proses penilaian dalam evaluasi Proses penilaian terhambat dan
kinerja berjalan sesuai prosedur dan kegiatan menjadi tidak sesuai dengan
- Melakukan pemeriksaan terhadap efisien aturan
pekerjaan yang dilakukan. Efisien dan
tidak menyimpang prosedur.
Menjalankan fungsi pengawasan secara
efektif untuk mengawal keterlaksanaan
program kerja.

Anti Korupsi: Hasil evaluasiyang didapat sesuai dengan Hasil evaluasi merupakan bentuk
kondisi yang sesungguhnya dan bukan bentuk rekayasa evaluator
- Jujur. rekayasa
SKP – 6 Menyiapkan bahan
untuk kegiatan fasilitasi
perumusan RSNI yang
Tahapan Output
harmonis dengan standar
internasional Penentuan RSNI
yang masuk Prioritas Set Dokumen RSNI
yang akan difasilitasi

Kelengkapan
Dokumen Dukungan
Pendanaan
Dokumen Lengkap
untuk penetapan
Rapat Teknis dan SNI
Rapat Konsensus

Nilai-Nilai
Visi dan Misi
Organisasi
Pelaksanaan Rapat Merumuskan,
Delri untuk kegiatan menetapkan, dan
memelihara Standar
team work
Nasional Indonesia
SK ACCSQ-WG1 (SNI) yang
berkualitas dan
P tanggal 01 Juni 2015 bermanfaat bagi
pemangku Keterbukaan
Aneka kepentingan.
Analisis Dampak
Nilai-Nilai ANEKA
Penerapan ANEKA Tanpa ANEKA
Akuntabilitas: Hal ini diperlukan agar dapat seimbang Bila tidak seimbang, maka SNI yang
dengan kebijakan nasional yang mengadopsi standar internasional akan
- Keseimbangan. melindungi segenap tumpah darah merugikan masyarakat karena standar-
namun juga selaras dengan kemajuan standar tersebut belum tentu cocok
- Bertanggungjawab terhadap data dan dunia internasional dengan iklim di Indonesia.
informasi.
Nasionalisme : Bangsa Indonesia terlibat dalam Bila Indonesia tidak terlibat dalam
perumusan standar internasional karena perumusan di dunia Internasional, maka
- Bangsa Indonesia merasa dirinya sebagai bangsa indonesia memiliki politik luar Indonesia akan rugi karena kepentingan
bagian dari seluruh umat manusia. negeri yang bebas dan aktif sehingga masyarakat Indonesia tidak dapat
potensi dan dinamika dunia diakomodasi dalam standar yang akan
- Memelihara ketertiban dunia yang internasional, Indonesia selalu terlibat. berlaku secara internasional dan diakui
berdasarkan kemerdekaan, perdamaian oleh semua negara.
abadi, dan keadilan sosial dan
Mengembangkan sikap hormat
menghormati dan bekerjasama dengan
bangsa lain.
Etika Publik: Peraturan internasional yang telah diakui Bila standar internasional tersebut tidak
dan disetujui untuk menjadi peraturan di dapat dipertanggungjawabkan, maka
- Mendorong kesetaraan dalam pekerjaan. negara kita, perlu akan merugikan negara dan bangsa bila
dipertanggungjawabkan kepada terjadi kesalahan dalam penerapannya
- Mempertanggungjawabkan tindakan dan masyarakat akan manfaat dan dampak yang tidak sesuai dengan kondisi dan
kinerjanya kepada publik. kedepannya. kesiapan bangsa indonesia.
Komitmen Mutu : Keselarasan dengan peraturan Bila standar SNI kita tidak dapat
Internasional dapat membantu bangsa beradaptasi dengan tuntutan perubahan
- Beradaptasi dengan tuntutan perubahan. Indonesia untuk dapat beradaptasi maka akan merugikan masyarakat kita
dengan perubahan zaman yang terjadi di yang tidak bisa bekerjasama dengan
negara lain. negara lain terutama dalam masalah
pertukaran barang dan jasa.
Anti Korupsi: hasilnya maksimal karena standar memperlambat kerjasama antar negara
internasional tersebut sangat cepat dan kaitannya dengan ekspor impor barang
- Kerja keras tuntutannya tinggi mengingat dan jasa kita.
kebutuhannya yang mendesak.
SKP – 6 Menyiapkan bahan untuk kegiatan fasilitasi perumusan RSNI
yang harmonis dengan standar internasional

A– N - Bangsa
Indonesia merasa
E- K- A – Kerja
Keseimbanga dirinya sebagai kesetaraan Beradaptasi Keras
n, bagian dari seluruh dalam dengan • membutuhk
Bertanggungj umat manusia, pekerjaan, tuntutan
Memelihara an kerja
awab ketertiban dunia, Mempertang perubahan keras
terhadap Mengembangkan gungjawabka • dapat bersama
data dan sikap hormat n tindakan
menghormati dan beradaptasi
informasi bekerjasama dan dengan
• Adanya dengan bangsa kinerjanya tuntutan
lain.
SK keseimbang •melakukan • agar perubahan
P an antara harmonisasi bangsa serta
kewenanga standar-standar Indonesia berdaya
n, harapan yang ada di dapat saing di
dalam negeri
dan dengan standar sejajar dunia
kapasitas internasional dengan Internasiona
• bersifat •Proses bangsa lain l
rahasia dan harmonisasi • roses
SKP – 7 Menyiapan
bahan yang Tahapan Output
diperlukan dalam
penyusunan laporan Identifikasi referensi
pendukung Rekaman Kegiatan
tahunan dan Laporan Teknis
Penyusunan konsep
laporan teknis
kegiatan

Pemberian input Input Untuk Naskah


terhadap naskah Laporan Tahunan
laporan tahunan;
sosialisasi kegaiatan
Peraturan Kepala Nilai-Nilai
BSN dan Surat Visi dan Misi
Organisasi
Edaran Kementerian Merumuskan, Keterbukaan
mengoordinasikan, dan
Pemberdayaan mengevaluasi pelaksanaan
Kebijakan Nasional, Sistem
SK Aparatur Negara, 13 dan Pedoman di bidang
Standardisasi dan
kecepatan
P Juni 2015 Penilaian Kesesuaian yang
efektif untuk mendukung
daya saing dan kualitas
kejujuran
Aneka hidup bangsa.
SKP – 7 Menyiapan bahan yang diperlukan dalam
penyusunan laporan tahunan

N - Berani E- K-
A–
membut
membela
kebenaran dan
Mempertanggun
gjawabkan
Melaksanakan
sesuai rencana A–
keadilan, Agama tindakan dan dan SOP, Sadar
uhkan dan
kepercayaan
kinerjanya
kepada publik,
sepenuhnya
dengan tupoksi
Bera
adanya terhadap Tuhan Memiliki • laporan dapat dinilai ni
kemampuan
laporan, • pembuatan dalam
apakah suatu program
sudah dilakukan

Kejujura laporan melaksanakan


secara benar atau
tidak
• keberanian
harus jujur kebijakan dan • pembuatan laporan dibutuhkan
SK n program merupakan salah satu dalam
• pembuatan pemerintah tugas dan fungsi yang
harus dikerjakan. penyusuna
• mampu
P menjelaskan laporan •laporan berguna n laporan
terhadap tindakan harus untuk kinerja
dan hasil yang pertanggungjawab
telah dicapai mengedep an yang
• membuat laporan ankan •mengetahui sudah komprehe
harus sesuai
dengan fakta-fakta kebenaran sejauh mana nsif dan
yang ada kebijakan menyeluru
dan pemerintah
Analisis Dampak
Nilai-Nilai ANEKA
Penerapan ANEKA Tanpa ANEKA

Akuntabilitas: Laporan tahunan berguna untuk Tidak dapat diketahui oleh orang
mengevaluasi kinerja dan lain apa yang sudah kita kerjakan
- Membutuhkan adanya laporan. perbaikan ke depannya secara jujur dan tidak ada perbaikan
Kejujuran. dan dari hati sehingga berkelanjutan bila tidak adanya
organisasinya menjadi lebih baik laporan.
Nasionalisme : Laporan tahunan dapat berguna Bila kita tidak berani membela
untuk melaporkan kesalahan yang kebenaran dan keadilan dalam
- Berani membela kebenaran dan terjadi dan hal-hal yang melenceng pembuatan pelaporan, maka
keadilan. Agama dan kepercayaan dari peraturan dengan berani untuk laporan tahunan yang dibuat akan
terhadap Tuhan Yang Maha Esa membela kebenaran dan keadilan. penuh kebohongan dan sulit
adalah masalah yang menyangkut menjadi acuan dalam pengambilan
hubungan pribadi manusia dengan keputusan
Tuhan Yang Maha Esa.
Etika Publik: Kegiatan yang dilakukan dapat Masyarakat tidak dapat mengetahui
dipertanggungjawabkan kepada hasil kerja kita sehingga akan
- Mempertanggungjawabkan tindakan publik melalui laporan tahunan terjadi kecurigaan dan buruk
dan kinerjanya kepada publik. yang dapat diakses oleh masyarakat sangka yang tidak tepat
Memiliki kemampuan dalam
melaksanakan kebijakan dan program
pemerintah.
Komitmen Mutu : Dengan laporan tahunan dapat Tidak dapat dilakukan evaluasi
dibandingkan pekerjaan yang secara menyeluruh terhadap
- Melaksanakan sesuai rencana dan dilakukan sudah sesuai dengan pekerjaan dan hasil yang
SOP. rencana dan SOP atau belum sesuai didapatkan

- Sadar sepenuhnya dengan tupoksi.


Anti Korupsi: Laporan tahunan membutuhkan Bila tidak berani melaporkan, maka
keberanian dalam pembuatannya, yang terjadi adalah laporan yang
- Berani sehingga laporan dapat dituliskan dibuat akan penuh kebohongan dan
apa adanya sesuai dengan manipulasi.
kenyataan yang ada.
Kendala dan Solusi dalam Aktualisasi
No Kegiatan Kendala Solusi
Beberapa komite teknis tidak aktif dalam
Dilakukan komunikasi intens saat dilakukan
1 SKP 1 menyampaikan usulan perubahan PNPS maupun
evaluasi teknis komite teknis tersebut
komite teknis.
Keterbatasan sarana dalam pendokumentasian
Pembagian tugas dokumentasi kegiatan dengar
2 SKP 2 karena beberapa agenda yang dilakukan di luar
pendapat dengan adanya assiten evaluator
kantor
Keterbatasan waktu dalam proses pengeditan SNI Dibagi dengan rekan kerja team dalam
3 SKP 3
karena jumlah halamannya yang banyak penyusunannya
Banyak peserta yang belum memiliki kompetensi Dilakukan proses pendampingan kepada peserta
4 SKP 4 dasar dalam proses penyusunan SNI seperti yang belum memahami bagaimana proses
kemampuan komputer dan editing pengeditan yang baik dan benar

Keterbatasan waktu dalam penyusunan laporan,


karena kegiatan SKP yang padat dan berlangsung Dilakukan pembagian jadwal yang seimbang
5 SKP 5
lama, seperti pelaksanaan evaluasi kinerja untuk dengan rekan-rekan kerja yang lain
70 komite teknis

Kurangnya proses kaderisasi dan pembinaan


6 SKP 6 kepada karyawan junior karena keterbatasan Mengikuti acara melalui media teleconference
peserta yang dapat mengikuti acara-acara tersebut
Kurangnya informasi dan sosialisasi bagaimana
Mengikuti kegiatan sosialisasi ke depannya
7 SKP 7 menuliskan laporan tahunan baik secara pribadi
dengan lebih intens lagi
maupun organisasi di tingkat bidang
Jadwal Realisasi Kegiatan

Juni 2015
No Nama Kegiatan
2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22

1 SKP 1 √
2 SKP 2 √ √
3 SKP 3 √
4 SKP 4 √ √ √ √
5 SKP 5 √ √ √
6 SKP 6 √
7 SKP 7 √
8 Seminar Rancangan √

= Rencana √=
Terlaksana
Realisasi Kegiatan Aktualisasi Nilai Nilai
No SKP Nama KegiatanAneka
Rencana Awal Realisasi Bukti
Realisasi
1 Risalah Rapat
SKP 1
Rapat Sekretariat MTPS 2-3 Juni 2015 09 Juni 2015 Bahan-Bahan
Rapat
2 Audiensi dengan Komite Dokumen
SKP 2 11 dan 17 Juni Masukan
Teknis saat Evaluasi Kinerja 4-5 Juni 2015
Komite Teknis
2015 untuk BSN

3 Dokumentasi
SKP 3 email, SISNI,
Monitoring Proses
8-9 Juni 2015 10 Juni 2015 screenshot
Perumusan RSNI pekerjaan
editing.
4 Foto, Website,
SKP 4 a. Workshop Konseptor 8-9 Juni 2015 Bahan-Bahan
10-11 Juni 2015
b. Workshop Editor dan training.

5 Foto kegiatan,
SKP 5 Laporan Evkin,
Evaluasi Kinerja Komite 12 dan 15 Juni 11 dan 17 Juni
Daftar Hadir
Teknis BATAN dan Kementan 2015 2015 dan Surat
Tugas
6 a. Rapat Delri Kegiatan ACCSWQ- Foto Kegiatan,
SKP 6 WG1 16-17 Juni Bahan rapat
b. ISO Days
a. 2 Juni 2015 dan daftar
2015
c. Teleconference ISO hadir
7 Pelaksanaan Audit Internal Dokumen
SKP 7
Video Hasil Aktualisasi

Anda mungkin juga menyukai