Anda di halaman 1dari 2

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

B. Tujuan
1. Untuk mengetahui proses metabolisme lipid pada sel hewan
2. Untuk mengetahui proses metabolisme lipid pada sel jamur

BAB II
ISI
A. Metabolisme Lipid Sel Hewan
1. Metabolisme Lipid pada Ruminansia
a. Liposlisis
Lipolysis adalah pemecahan lipid dan melibatkan hidrolisis trigliserida menjadi
gliserol dan asam lemak bebas. Terutama terjadi di jaringan adiposa, lipolisis digunakan
untuk memobilisasi energi yang tersimpan selama berpuasa atau berolahraga. Lipolisis
secara langsung diinduksi dalam adiposit oleh glukagon, epinefrin, norepinefrin, hormon
pertumbuhan, peptida natriuretik atrium, peptida natriuretik otak, dan kortisol.
Lemak atau trigliserida dihidrolisis oleh bakteri rumen menghasilkan gliserol dan
asam lemak serta galaktosa. Gliserol dan galaktosa selanjutnya diubah menjadi VFA
khususnya propionat.
b. Biohidrogenase
Asam lemak tidak jenuh oleat (18:1), linoleat (18:2), dan linoleat (18:3)
mengalami penjenuhan dengan penambahan H+ (hidrogenasi) dengan hasil akhir
asam stearat (18:0).
Pada ternak ruminansia, lemak dihidrolisa menjadi asam lemak bebas dan

gliserol oleh mikro organisme rumen sedangkan lesitin dihidrolisa menjadi lisolesitin

dan asam lemak bebas. Kemudian asam lemak bebas, lesitin, dan lisolesitin

bergabung membentuk misel. Di dalam epitelium usus halus, misel terurai kembali

menjadi komponen-komponen pembentuknya. Asam lemak bebas akan menjadi fatty

acyl ko-A yang selanjutnya menjadi trigliserida melalui jalur asam phospotidik.

Trigliserida yang terbentuk ini bergabung dengan lesitin dan lipoprotein membentuk
chilomikron. Dalam bentuk inilah lemak diabsorbsi kedalam pembuluh limpha dan

terus diangkut ke hati.

Di dalam hati, chilomikron diubah menjadi trigliserida yang selanjutnya

menjadi gliserol dan asam lemak bebas. Kedua senyawa ini digunakan sebagai

sumber energi atau diubah kembali menjadi trigliserida dan fosfolipida dilepas

kembali ke aliran darah dan terus diangkut ke jaringan adipose dan disimpan sebagai

trigliserida. Gliserol digunakan oleh hati dan jaringan tubuh lainnya sedangkan

jaringan adipose tidak digunakan karena tidak mempunyai enzim gliserol-kinase yang

dapat merubah gliserol menjadi L-⍺-gliserolfosfat.

2. Metabolisme Lipid pada Non Ruminansia (Monogastrik)

B. Metabolisme Sel Jamur

BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan

DAFTAR PUSTAKA

Nafikov, Rafael A. 2007. Carbohydrate and Lipid Metabolism in Farm Animals. The Journal of
Nutrition, Volume 137, Issue 3, 1 March 2007, Pages 702–705,
https://doi.org/10.1093/jn/137.3.702