Anda di halaman 1dari 6

RENCANA STRATEGIS

DEPARTEMEN HUBUNGAN MASYARAKAT

I. Latar Belakang

HIMA D3KKIM FV-ITS merupakan organisasi kemahasiswaan berbasis


keprofesian yang mewadahi seluruh mahasiswa Departemen Teknik Kimia Industri FV-
ITS. Selayaknya organisasi pada umumnya, HIMA D3KKIM FV-ITS juga memerlukan
sebuah pencitraan positif. Citra positif merupakan salah satu bentuk keberhasilan
sebuah organisasi dalam berhubungan dengan pihak eksternal, maka dari itu HIMA
D3KKIM FV-ITS memerlukan sebuah pencitraan yang positif di lingkup ITS maupun
di luar ITS. Sebagai organisasi kemawasiswaan yang berbasis keprofesian serta adanya
salah satu point dalam TRI DHARMA PERGURUAN TINGGI yaitu pengabdian pada
masyarakat HIMA D3KKIM FV-ITS harus mampu menyalurkan ilmu keprofesian yang
ada agar bermanfaat bagi masyarakat. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah departemen
yang mampu menaungi kebutuhan HIMA D3KKIM FV-ITS tersebut.
Pada kepengurusan HIMA D3KKIM FV-ITS 18/19 Departemen Hubungan
Masyarakat (HUMAS) merupakan departemen yang menaungi seluruh aktivitas
penguatan citra positif baik terhadap stakeholder di dalam dan luar ITS serta menaungi
aktivitas sosial kemasyarakat yang dapat menyalurkan ilmu keprofesian yang ada.
Departemen HUMAS membawahi dua divisi yaitu divisi Hubungan Luar dan divisi
Sosial Masyarakat
Dalam setiap organisasi, regenerasi kepengurusan merupakan sebuah hal yang
selalu berlanjut dan terjadi untuk menjaga keberlangsungan organisasi yang dinamis.
Setiap kepengurusan memilki jejaknya yang harus diinovasi untuk berkembang serta
mengevaluasi kekurangan yang ada untuk diperbaiki di kepenguran selanjutnya untuk
menyukseskan tujuan HIMA D3KKIM FV-ITS. Departemen HUMAS yang merupakan
bagian dari HIMA D3KKIM FV-ITS juga memerlukan inovasi-inovasi yang sesuai
dengan situasi yang ada serta perbaikan kekurangan guna menunjang kesuksesan HIMA
D3KKIM FV-ITS. Adanya Rencana Strategis ini adalah bentuk rekomendasi dari
kepengurusan 18/19 untuk dapat membantu menyukseskan kepengurusan HIMA
D3KKIM FV-ITS selanjutnya.

II. Evaluasi Departemen HUMAS 18/19


II.1 Sumber Daya Mahasiswa
Berikut merupakan evaluasi sumber daya mahasiswa di departemen HUMAS
18/19 ;
1. Kurangnya pemahaman staff ahli pada peran dan fungsinya di Departemen
HUMAS.
2. Kurangnya pemahaman ketua divisi pada peran dan funsinya di Departemen
HUMAS.
3. Kurang berjalannya hubungan kinerja secara vertikal sehingga menyebabkan
terlompatinya fungsi dan peran dari struktur yang ada di departemen HUMAS.
4. Kurangnya pemahaman staff terkait tujuan berhimpun.
5. Kurangnya tanggung jawab staff dalam menjalankan fungsi dan perannya
sebagai staff departemen HUMAS.
6. Kurangnya komunikasi antar staff sehingga menyebabkan terhambatnya
program kerja dan agenda.
7. Belum adanya pemetaan staff dalam penentuan pemilihan divisi.
8. Kurangnya Endurance dan Fokus dalam setiap rapat rutin departemen.
9. Kurangnya penjelasan tentang Tata Kelola Organisasi dalam departemen
Humas.
10. Belum adanya pola pengembangan staff yang terstruktur.
11. Kurang aktifnya staff selama berjalanya rapat departemen.
II.2 Program Kerja dan Agenda
Berikut merupakan evaluasi dari Program Kerja dan Agenda departemen
HUMAS 18/19 ;
1. Kurangnya staff ahli dalam mengontrol proses berjalanya program kerja atau
agenda yang menjadi tanggung jawab staff ahli.
2. Ketidaksesuain Timeline program kerja dan agenda dengan jadwal yang telah
ditentukan
3. Agenda dan Program Kerja yang masih monoton seperti kepengurusan
sebelumnya.
4. Kurangnya pemahaman staff pada keseluruhan program kerja dan agenda
departemen HUMAS.
5. Kurang pahamnya jobdesk staff selama pelaksanaan program kerja dan agenda
departemen Humas.
6. Kurangnya pasrtisipasi staff dalam kegiatan program kerja dan agenda
departemen HUMAS.
7. Kurangnya Koordinasi antar staff dalam menjalankan program kerja dan agenda.
8. Kurangnya pencerdasan awal kepada staff terkait program kerja dan agenda
departemen Humas selama satu kepengurusan.

II.3 Saran
Berikut merupakan saran dari Program Kerja dan Agenda departemen HUMAS
18/19;
1. Adanya pencerdasan berkala tentang peran dan fungsi fungsionaris departemen
HUMAS sesuai dengan Tata Kelola Organisasi yang berlaku. Tujuan dari saran
ini agar fungsionaris departemen HUMAS memahami Tata Kelola Organisasi
yang berlaku sehingga fungsinaris dapat menjalankan fungsi dan perannya serta
memahami batasan kerja, sistem koordinasi, dan tanggung jawab.
2. Adanya pencerdasan kepada staff tentang latar belakang, deskripsi kegiatan,
tujuan, dan sasaran program kerja dan agenda departemen HUMAS. Tujuan dari
saran ini agar staff memahami program kerja dan agenda sebelum menjalankan
program kerja dan agendanya sehingga diharapkan memperoleh wawasan dan
manfaat dari program kerja dan agenda yang dijalankan serta staff menginovasi
program kerja dan agenda kedepannya.
3. Adanya penilaian kualifikasi untuk menentukan penempatan staff dalam setiap
divisi. Diharapkan dengan adanya kualifikasi ini ketua departemen dan ketua
divisi dapat menentukan penempatan staff sesuai dengan pertimbangan minat,
riwayat kegiatan, partisipasi, dan pelatihan dari staff tersebut.
4. Adanya analisa kondisi tentang perancangan program kerja dan agenda sesuai
dengan sasaran dan arahan kahima yang berlaku. Tujuan dari saran ini
diharapkan pada setiap awal kepengurusan fungsionaris merancang dan menata
ulang program kerja dan agenda agar sesuai dengan sasaran dan arahan yang
berlaku serta relevan dengan kebutuhan.
5. Rekomendasi proker dan agenda departemen HUMAS 18/19 terlampir (draft lpj
Humas 18/19).

III. Rekomendasi
1. Pelatihan komunikasi (Splash)
Pelatihan Komunikasi yang dimaksud adalah pelatihan yang mencakup
Pengaplikasian, Pengenalan, serta Pengetahuan umum tentang public Relation
dan Public speaking. Pelatihan yang ditujukan untuk tahun pertama dan kedua.
Dimana materi yang diberikan terstandarisasi berdasarkan tingkatan tahun.

2. Integrasi Data
Sebuah sistem yang mencakup semua data stakeholder (Mitra, Ormawa,
dan Alumni) yang pernah menjalin relasi dengan HIMAD3KKIM FV-ITS yang
terintegrasi dalam website HIMAD3KKIM FV-ITS yang bekerja sama dengan
departemen Kominfo.

3. PA Departemen atau PA Staff


Rekomendasi PA Depertemen yaitu memvalidasi strategi dan tools
pengambilan nilai yang sesuai dengan kondisi serta seluruh tools yang
digunakan dapat mencakup seluruh anggota Himpunan.
Rekomendasi PA staff diantaranya yaitu :
1. Menentukan nilai sesuai dengan kondisi dan kebutuhan departemen
2. Menentukan alur pengembangan staff berdasarkan nilai dan strategi yang
telah ditentukan.
3. Memvalidasi indikator agar sesuai dengan strategi dan nilai.
4. Peran Aktif BKKMTKI
1. Partsipasi aktif dalam segala kegiatan BKKMTKI dengan cara
memenuhi setiap undangan dan mengirim delegasi jika dibutuhkan.
2. Memberikan tugas khusus kepada setiap staff Humas untuk mengikuti
setiap kegiatan yang diadakan BKKMTKI.
3. Memberikan setiap Informasi tentang kegiatan yang dilakukan oleh
BKKMTKI.
4. Memberikan pengetahuan tentang hubungan organisai BKKMTKI
dengan HIMAD3KKIM FV-ITS.
5. Menyalonkan anggota himpunan untuk menjadi PP BKKMTKI dengan
pertimbangan yang telah dilakukan.
5. Data Delegasi
Membuat data delegasi anggota himpunan yang mengikuti pelatihan,
kepanitian, dan organisasi di lingkup ITS secara berkala. Data ini nantinya
diserahkan ke departemen PSDM untuk menilai kegiatan yang diikuti anggota
himpunan di lingkup ITS yang nantinya didiskusikan bersama dengan
departemen terkait.
6. Kontinuitas IKA Alumni
Memfasilitasi dan mengawal terbentuknya IKA DTKI yang di akui oleh
ITS
1. membantu dan memfasilitasi setiap kegiatan yang diadakan IKA DTKI.
2. mengawal syarat terbentuknya IKA DTKI yang diakui oleh ITS
7. Rancangan Strategis Kampung Binaan
Memperjelas Rancangan strategis kampung binaan dengan kerangka
berpikir berdasarkan Rancangan yang sudah dibuat.
8. Nilai Internasionalisasi
1. memberikan pelatihan atau pencerdasan khusus ke setiap staff
departemen Humas mengenai internasionalisasi
2. mengadakan kegiatan yang menjadi ciri khas departemen humas
mengenai internasionalisasi, seperti; pemberian isu internasional secara
berkala, adanya penggunaan bahasa inggris di waktu tertentu, adanya
mading khusus internasionalisasi, dll.
9. Isu Sosial
Memberikan informasi sosial khususnya isu sosial kemasyarakatan dan
isu sosial keprofesian dalam bentuk agenda yang dipegang oleh masing-masing
staff.
IV. Rencana Strategis

1. Grand Design Sosial Masyarakat (terlampir)


Grand Design Sosial Masyarakat mulai diterapkan pada kepengurusan
Departemen Humas 19/20. Selanjutnya pada akhir kepengurusan departemen
Humas 19/20 dilakukan evaluasi terhadap penerapan GD Sosmas dan diberikan
pada kepengurusan selanjutnya.

2. Kajian Lakardowo
Kajian yang telah dilakukan pada kepengurusan 18/19 terhadap kajian
Lakardowo sudah mencapai tahap pencerdasan dan penjabaran masalah yang
ada di Daerah Lakardowo. Perlunya tahap-tahap selanjutnya yang dilakukan
untuk penyelesaian masalah limbah yang terjadi di Lakardowo, maka dari itu
kepengurusan 18/19 mempunyai sebuah rencana strategis mengenai kajian
Lakardowo.
Berikut merupakan tahapan yang telah direncanakan :
1. Tahap penyesuaian penerapan solusi
Tahapan yang dimaksud adalah penyesuaian solusi yang telah ada
terhadap kondisi dan situasi di daerah Lakardowo agar solusi yang
diberikan tepat. Tahap ini meliputi penyelesaian di bidang kimia dan
penelitian lanjut terhadap masalah yang terjadi di Lakardowo. Tahap ini
direncanakan untuk satu tahun kepengurusan departemen HUMAS
kedepan (19/20)
2. Tahap pengkajian ulang
Pada tahap ini dilakukan penerapan solusi yang telah dikaji dengan
berbagai pertimbangan yang ada di desa Lakardowo. Pertimbangan yang
dimaksud diantararanya aspek sosial, keadaan lingkungan, serta aspek
keuangan untuk penerapan terhadap penyelesaian masalah di Lakardowo.
Tahap ini direncanakan untuk satu tahun kepengurusan departemen
HUMAS kedepan (19/20) setlah dilakukanya tahap pertama.
3. Tahap Penerapan
Pada tahap ini, dilakukan penerapan langsung terhadap penyelesaian
masalah di daerah lakardowo yang sudah dikaji di dua tahap sebelumnya.
Tahap ini direncanakan untuk kepengurusan tahun 20/21.
4. Tahap Kontrolling
Setelah dilakukanya penerapan solusi pada tahap sebelumnya, sudah
selayaknya melakukan kontrolling agar solusi yang telah diterapkan
berjalan sesuai dengan konsepan yang sudah dibuat, serta mengevaluasi
kekuarangan yang tejadi selama penerapan berlangsung. Tahap ini
direncanakan untuk kepengurusan yang telah menerapkan solusi untuk
Lakardowo.

Rencana Strategis ini dibuat dengan berbagai pertimbangan untuk dapat


dijalankan sebaik-baiknya sesuai dengan tugas dan fungsi pokoknya. Jika di masa
mendatang terjadi perubahan dapat didiskusikan kembali dengan kepengurusan
departemen Humas 18/19.
V. Penutup

Rencana Strategis Departemen Humas ini dibuat dengan berbagai pertimbangan


untuk dapat dijalankan sebaik-baiknya sesuai dengan tugas dan fungsi pokok
Departemen Humas. Jika di masa mendatang terjadi perubahan dapat didiskusikan
kembali dengan kepengurusan departemen Humas 18/19. Terima Kasih