Anda di halaman 1dari 1

Nama :_____________________________________________ Kelas :__________________________________

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK


PERUBAHAN ENTALPI STANDAR
Judul kegiatan : Menuliskan persamaan termokimia
Tujuan : Peserta didik dapat menuliskan persamaan termokimia suatu reaksi

1. PENGANTAR
A. PERUBAHAN ENTALPI STANDAR
Ada beberapa jenis perubahan entalpi standar, yaitu:
1. Peubahan entalpi pembentukan standar (ΔHf )
Bernama lain kalor pembentukan standar yang merupakan perubahan entalpi ketika 1 mol
senyawa terbentuk dari unsur-unsurnya pada kondisi standar.

Persamaan termokimianya adalah:

2. Perubahan entalppi pembakaran standar (ΔHc )


Merupakan perubahan entalpi jika 1 mol suatu zat terbakar sempurna pada kondisi standar.

Persamaan termokimianya adalah:

3. Perubahan entalpi pelarutan standar (ΔHl )


Perubahan entalpi apabila 1 mol senyawa diubah menjadi larutannya pada keadaan standar.
Misal ΔHl pelarutan NaOH
NaOH(s) → NaOH(aq) ⧋H = +50 kJ
4. Perubahan entalpi pelarutan standar (ΔHlus )
Merupakan perubahan entalpi pada peleburan 1 mol zat padat menjadi zat cair pada titik leburnya
dan tekanan standar. Misalnya peleburan es.

5. Perubahan entalpi pelarutan standar (ΔHvap )


Perubahan entalpi pada penguapan 1 mol zat cair menjadi gas pada titik didihnya dan tekanan
standar. Misal penguapan air dan persamaan termokimianya sebagai berikut:

B. PERSAMAN TERMOKIMIA
Persamaan termokimia dituliskan berdasarkan aturan berikut.
1. Tuliskan persamaan reaksi lengkap dengan koefisien dan fasanya, kemudian tuliskan ΔH di ruas
kanan (hasil reaksi)
2. Untuk reaksi eksoterm, nilai ΔH negatif, sebaliknya untuk reaksi endoterm nilai ΔH positif.
3. Jika persamaan termokimia dikalikan dengan faktor tertentu, nilai ΔH juga harus dikalikan
dengan faktor tersebut.
4. Jika persamaan kimia arahnya dibalikkan, nilai ΔH akan berubah tanda.
5. Fase zat harus disertakan karea perubahan entalpi bergantung pada fase zat.

2. Kegiatan
1. Amatilah dengan teliti reaksi dibawah ini, kemudian tuliskan persamaan termokimianya!
a. Reaksi pembakaran 1 mol belerang (S) membentuk belerang dioksida (SO2) menghasilkan
kalor sebanyak 290 kJ.
b. Reaksi penguraian 1 mol kalsium karbonat (CaCO3) menjadi kalsium dioksida dan
karbondioksida diperlukan kalo sebanyak 178,5 kJ.
c. Reaksi penetralan NaOH dengan HCl dilepaskan kalor sebesar 890 Kj.
d. Reaksi pembentukan 2 mol amonia (NH3 ) dari nitrogen (N2) dan hidrogen (H2)
melepaskan kalor sebesar 92 kJ.
e. Reaksi pembakaran 1 mol gas metana menghasilkan kalor sebesar 890 kJ.
2.