Anda di halaman 1dari 1

ABSTRAK

Izcharudi. 2019. Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Motivasi Kerja


Terhadap Kinerja Guru SMA Negeri Se-Kota Jambi: Skripsi, Jurusan
Pendidikan Ilmu Pendidikan, FKIP Universitas Jambi, pembimbing: (I)
Prof. Dr. H. Ekawarna, M.Psi, dan (II) Robi Hendra, S.Pd., M.Pd
Kata kunci: kepemimpinan kepala sekolah, motivasi kerja guru, kinerja guru
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan
kepala sekolah dan motivasi kerja terhadap kinerja guru SMA Negeri Se-Kota
Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, karena data yang
diperoleh berupa angka-angka dan pengolahannya menggunakan metode statistik
yang digunakan lalu diinterprestasikan. Tujuan dipilihnya pendekatan kuantitiatif
yaitu menggambarkan suatu gejala secara kuantitatif dengan sajian skor rerata,
penyimpangan, grafik, dan lain-lain, serta membuat prediksi dan estimasi
berdasarkan hasil analisis dan model yang telah ditetapkan. Populasi pada
penelitian ini berjumlah 100 guru. Instrument pengumpulan data berupa kuesioner
dengan skala likers yang memiliki 4 alternatif jawaban yang terdari atas 91 item
pernyataan. Dengan masing-masing variabel kepemimpinan kepala sekolah
sebanyak 31 item pernyataan, motivasi kerja guru sebanyak 30 item pernyataan
dan kinerja guru sebanyak 30 item pernyataan. Dari 100 guru sebanyak 30 guru
digunakan untuk uji coba instrument penelitian dan selebihnya digunakan dalam
penelitian. Uji validitas instumen yang digunakan adalah validitas isi dengan
teknik expert judgment, sedangkan untuk reliabilitas instrumen menggunakan
Alpha Cronbach dengan bantuan SPSS 19. Analisis data menggunakan teknik
analisis regresi berganda. Uji pesyaratan analisis yang dilakukan adalah uji
normalitas, linearitas, dan heterokedastitas.
Hasil penelitian bahwa terdapat pengaruh yang positif antara variabel
bebas dengan variabel terikat. Apa bila dilihat dari analisis maka pengaruh
tersebut sebagai hasil dari bekerjanya fungsi kepemimpinan kepala sekolah (X 1)
dan motivasi kerja guru (X2). Temuan yang diperoleh berdasarkan rangkaian
analisis data menunjukkan bahwa nilai koefisien determinasi sebesar 0,763.
Sedangkan pengaruh simultan antara variabel kepemimpinan kepala sekolah (X 1)
dan motivasi kerja guru (X2) secara bersama-sama terhadap variabel kinerja guru
(Y) dilihat dari nilai R Square) sebesar = 0,583. Pengaruh variabel lain di luar
model terhadap variabel kinerja guru adalah E2 = 1- R23.12 = 1- 0,583 = 0,417.
Berdasarkan perhitungan koefisien jalur diatas, variabel kepemimpinan kepala
sekolah dan motivasi kerja guru secara bersama-sama terhadap variabel kinerja
guru sebesar 58,3% sedangkan sisanya 41,7% dipengaruhi oleh variabel yang lain,
sedangkan sisanya berkemungkinan diperoleh dari variabel-variabel lain yang ikut
mempengaruhi kinerja guru (Y).
Dari hasil penelitian ini disarankan meningkatkan mutu tenaga pendidik,
maka diperlukan pengkajian intensif terhadap kepemimpinan kepala sekolah dan
motivasi kerja guru, disarankan bagi peneliti yang berminat untuk mengadakan
peneltian yang berhubungan dengan kinerja guru untuk mengkaji pengaruh antara
kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi dalam mengajar.

vi