Anda di halaman 1dari 6

SATUAN ACARA PENYULUHAN

GAGAL GINJAL KRONIK

Tugas Mandiri Keperawatan Dasar Profesi (KDP)

Disusun Oleh:
MUH. IQBAL YUNUS
18170100073

PROGRAM PROFESI NERS


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INDONESIA MAJU
TAHUN 2018
SATUAN ACARA PENYULUHAN

Pokok Bahasan : Perawatan Gagal Ginjal Kronik


Sub Pokok Bahasan : Pengertian, Penyebab, Tanda dan Gejala, Bahaya dan
Perawatan Lanjutan di Rumah
Sasaran : Klien dan Keluarga
Waktu : 15 menit
Tempat : Ruang Anyelir RSUD Kota Bogor

A. Tujuan
1. Tujuan Instruksional Umum
Setelah dilakukan penyuluhan selama 30 menit pengetahuan klien dan keluarga
bertambah serta mampu memahami penyakit gagal ginjal kronik.
2. Tujuan Instruksional Khusus
Setelah diberikan penjelasan dan penyuluhan selama 30 menit diharapkan :
a. Klien dan keluarga dapat menjelaskan kembali pengertian gagal ginjal kronik.
b. Klien dan keluarga dapat menyebutkan 3 dari 7 penyebab gagal ginjal kronik.
c. Klien dan keluarga dapat menyebutkan tanda-tanda dari gagal ginjal kronik.
d. Klien dan keluarga dapat menyebutkan bahaya/akibat gagal ginjal kronik.
e. Klien dan keluarga dapat menjelaskan kembali perawatan di rumah.

B. Materi Penyuluhan
1. Pengertian gagal ginjal kronik
2. Penyebab gagal ginjal kronik
3. Tanda-tanda gagal ginjal kronik
4. Bahaya/akibat gagal ginjal kronik
5. Perawatan di rumah

C. Metode
1. Ceramah
2. Tanya Jawab
D. Kegiatan Belajar Mengajar
No Penyuluh Sasaran
1. Pembukaan
a. Memberi salam. Menjawab salam.
b. Menggali kemampuan klien Mampu mengungkapkan
pengetahuan.
2. Kegiatan inti
a. Menjelaskan materi penyuluhan mengenai :
1) Pengertian GGK Menyimak.
2) Penyebab GGK Menyimak.
3) Tanda-tanda GGK Menyimak.
4) Bahaya/akibat GGK Menyimak.
5) Perawatan di rumah Menyimak.
b. Memberikan kesempatan kepada klien dan Mengajukan pertanyaan
keluarga untuk bertanya.
c. Menjawab pertanyaan yang diajukan oleh Mendengarkan dan
klien. menyimak jawaban.
d. Meminta keluarga atau klien untuk Keluarga atau klien dapat
menjelaskan kembali perawatan di rumah menjelaskan perawatan di
rumah
e. Melakukan evaluasi dengan memberikan Klien dan keluarga dapat
pertanyaan pada klien dan keluarga secara menjawab pertanyaan yang
lisan diajukan dengan benar.
3. Penutup
a. Menarik kesimpulan dari materi yang Memperhatikan dan
disampaikan. mendengarkan penyuluh.
b. Melakukan tindak lanjut
c. Mengucapkan salam penutup. Menjawab salam.

E. Sumber
1. Soeparman. (1990). Ilmu Penyakit Dalam. Jilid Kedua. Jakarta : FKUI
2. Moore, Mary Cariney. (1987). Therapi Diet dan Nutrisi. Edisi Kedua. Jakarta : EGC

F. Media
1. Alat Peraga
2. Leaflet

G. Evaluasi
1. Bentuk : Post Test
2. Jenis : Pertanyaan langsung
3. Butir soal : a. Jelaskan pengertian GGK !
b. Sebutkan penyebab GGK !
c. Sebutkan tanda-tanda GGK !
d. Sebutkan bahaya/akibat GGK !
e. Sebutkan jenis perawatan di rumah !
MATERI PENYULUHAN

A. Pengertian
Gagal ginjal kronik adalah penurunan faal ginjal yang menahun dan umumnya
ireversibel dan berlanjut.

B. Penyebab
1. Pielonefritis
2. Glomerulonefritis
3. Kelainan congenital
4. Hypertensi
5. Ssitemik lupus
6. Diabetes mellitus
7. Penyakit ginjal polikistik
8. Penyalahgunaan analgetik

C. Tanda-Tanda Gagal Ginjal Kronik


1. Sakit kepala
2. Sesak nafas, udem paru, hipertensi, oliguri, anuri, udem
3. Mual, muntah, pucat, kulit kering, anemi

D. Bahaya/Akibat Gagal Ginjal Kronik


1. Gagal pernafasan
2. Gagal jantung
3. Infeksi/sepsis
4. Penurunan fungsi ginjal yang progresif
5. Disfungsi seksual

E. Perawatan Di Rumah
1. Setelah rawat inap sebaiknya klien control ke dokter spesialis baik ada ataupun tidak
ada keluhan
2. Pengaturan diet : tinggi kalori, tinggi protein, rendah natrium, rendah kalium

Contoh Jenis Makanan


a. Jenis Makanan Yang Diperbolehkan
1) Bahan makanan sumber karbohidrat : nasi, bihun, jagung, kentang, singkong,
ubi, madu, permen.
2) Bahan makanan sumber protein : telur, daging, ikan, ayam, susu
3) Bahan makanan sumber lemak : minyak jagung, kelapa sawit, minyak kacang
tanah
4) Bahan makanan sumber vitamin : semua sayuran dan buah-buahan

b. Jenis Makanan Yang Tidak Diperbolehkan :


1) Bahan makanan sumber protein : kacang-kacangan dan hasil olahannya seperti
tempe dan tahu
2) Bahan makanan sumber lemak : minyak kelapa, santan, lemak hewan
3) Bahan makanan sumber vitamin dan mineral : sayuran dan buah-buahan tinggi
kalium (Seperti pisang) pada klien hiperkalemi