Anda di halaman 1dari 4

𝐬𝐢𝐧 𝜽

MEMBUAT GRAFIK 𝜽

Nurcahyani Podungge, Nismawati A. Haruna, Sriwilin Potale1, Drs. Asrie Arbie M.Si2
1Mahasiswa Jurusan Fisika Universitas Negeri Gorontalo
2Dosen Jurusan Fisika Universitas Negeri Gorontalo

Abstract
𝒔𝒊𝒏 𝜽
he graph of sin is a part of trigonometric theory, Trigonometry is part of mathematical science
𝜽
which discusses various functions according to trigono rule (three angles). The meaning of trigonometry
is the science of triangle or triangle measurement. Trigonometry studies its angle and function.
Mathematical applications in the field of engineering many use the relationship between the angles and
sides of the triangle. These relationships are called trigonometric functions. The goal in this lab is that the
𝒔𝒊𝒏 𝜽
student is expected to be able to find the radian and sin θ values, and create a graph of sin . The tools
𝜽
and materials used are laptops, and applications Worlfram Mathematica 10. The results obtained on the
𝒔𝒊𝒏 𝜽 𝒔𝒊𝒏 𝜽
graph sin is a graph in the form of sinusoidal graphs. Thus, the graph of sin is sinusoidal.
𝜽 𝜽
𝐬𝐢𝐧 𝜽
Keywords : graph 𝜽
Abstrak
𝐬𝐢𝐧 𝜽
Grafik merupakan suatu bagian dari teori trigonometri, Trigonometri merupakan bagian dari
𝜽
ilmu matematika yang membahas berbagai fungsi menurut aturan trigono (tiga sudut). Arti
trigonometri adalah ilmu ukur segitiga atau pengukuran segitiga. Trigonometri mempelajari sudut dan
fungsinya. Aplikasi matematika dalam bidang keteknikan banyak menggunakan hubungan antara
sudut-sudut dan sisi-sisi segitiga. Hubungan tersebut disebut fungsi trigonometri. Tujuan dalam
praktikum ini adalah Mahasiswa diharapkan mampu mencari nilai radian dan sin 𝜃, dan membuat
𝐬𝐢𝐧 𝜽
grafik . Adapun alat dan bahan yang digunakan adalah laptop, dan aplikasi Worlfram Mathematica
𝜽
𝐬𝐢𝐧 𝜽
10. Hasil yang didapatkan pada grafik merupakan grafik yang berbentuk grafik sinusoidal. Jadi,
𝜽
𝐬𝐢𝐧 𝜽
grafik dari adalah berbentuk sinusoidal.
𝜽
𝐬𝐢𝐧 𝜽
kata kunci : grafik 𝜽

I. Dasar Teori menjadi sangat penting untuk dipelajari. Dalam


Menurut sejarah, awalnya trigonometri kehidupan sehari hari banyak permasalahan yang
dikembangkan untuk keperluan geografi dapat diselesaikan dengan menggunakan
(pembuatan peta) dan untuk keperluan astronomi konsep trigonometri. Trigonometri suatu
(untuk memahami gerak benda-benda langit). Pada perbandingan fungsi, persamaan, dan identitas
perkembangan berikutnya, trigonometri tidak triginometri dalam pemecahan masalah.
hanya dimanfaatkan oleh matematika, tetapi juga
menjadi alat penting bagi ilmu-ilmu dasar, seperti Pengertian Trigonometri
kimia, fisika, teknik mesin, teknik elektro, dan Arti trigonometri adalah ilmu ukur segitiga atau
teknik geodesi. Oleh karena itu, trigonometri pengukuran segitiga. Trigonometri

Elektronika dasar, Physics Department 1


mempelajari sudut dan fungsinya. Aplikasi a2 = b2 + c2 – 2 b c cos α
matematika dalam bidang keteknikan banyak b2 = a2 + c2 – 2 a c cos β
menggunakan hubungan antara sudut-sudut dan c2 = a2 + b2 – 2 a b cos γ
sisi-sisi segitiga. Hubungan tersebut disebut fungsi Luas Segitiga
trigonometri. Apabila diketahui dua sisi segitiga dan sudut
Fungsi Trigonometri yang diapit, maka luas segitiga dapat dihitung
Untuk sudut-sudut lancip (sudut yang lebih dengan rumus sebagai berikut :
kecil dari 90o) berlaku fungsi-fungsi trigonometri Luas segitiga = ½ a b sin α, atau
beikut : Luas segitiga = ½ a b sin β, atau
Table 1. fungsi Trigonometri Luas segitiga = ½ a b sin γ
Fungsi Singkatan Perbandingan Apabila yang diketahui hanya ketiga sisinya,
Sinus α Sin α y/r maka luas segitiga dihitung dengan rumus :
Cosinus α Cos α x/r Luas segitiga = √𝑠(𝑠 − 𝑎)(𝑠 − 𝑏)(𝑠 − 𝑐)
Tangen α Tan α y/x dengan s = ½ (a+b+c)
Cotangen α Cot α x/y
Secan α Sec α r/x
Rumus Dua Sudut
Cosecan α Cosec α r/y
Untuk dua sudut dalam pada segitiga berlaku
persamaan atau rumus dua sudut sebagai berikut
Identitas Trigonometri
:
Antara fungsi-fungsi trigonometri tersebut
a. Jumlah Dua Sudut
berlaku identitas yang dapat diturunkan dari
sin (α + β) = sin α cos β + cos α sin β
perbandingan antara x, y dan r tersebut, serta Dalil
Pythagoras. Identitas trigonometri yang diturunkan cos (α + β) = cos α cos β – sin α sin β
dari perbandingan antara x, y dan r adalah sebagai tan (α + β) = (tan α + tan β) / (1 – tan α tan β)
berikut : b. Selisih Dua Sudut
cosec α = 1/sin α atau `q2132`2sin α. cosec sin (α – β) = sin α cos β – cos α sin β
=1 cos (α – β) = cos α cos β + sin α sin β
sec α = 1/cos α atau cos α. sec α = 1 tan (α – β) = (tan α – tan β) / (1 + tan α tan β)
cot α = 1/tan α atau tan α. cot = 1
tan α = sin α / cos α atau cot α = cos α / sin α Apabila α = β, maka α + β = 2 α, sehingga :
sin 2α = 2 sin α cos α
Identitas trigonometri yang diturunkan dari cos 2α = cos2α – sin2α = 1 – 2 sin2α = 2 cos2α – 1
Dalil Pythagoras adalah sebagai berikut : tan 2α = 2 tan α / (1 – tan2α)
sin2 α + cos2 α = 1
tan2 α + 1 = sec2α Invers Fungsi Trigonometri
cot2 α + 1 = cosec2α Invers fungsi trigonometri digunakan untuk
mencari besar sudut apabila harga fungsi
Rumus Sinus dan Rumus Cosinus trigonometrinya diketahui.
Dalam segitiga lancip berlaku Rumus Sinus dan Invers fungsi-fungsi trigonometri adalah sebagai
Rumus cosinus sebagai berikut : berikut :
a. Rumus Sinus
a b c
y = arc sin x atau y = sin–1x
sin 𝑎
= sin 𝛽 =sin 𝛾 y = arc cos x atau y = cos–1x
b. Rumus Cosinus y = arc tan x atau y = tan–1x
y = arc cosec x atau y = cosec–1x

Elektronika dasar, Physics Department 2


y = arc sec x atau y = sec–1x
y = arc cot x atau y = cot–1x 300 5.235988 -0.86602528

II. Metode Penelitian 315 5.497787 -0.70710688


Praktikum ini dilaksanakan di Laboratorium
Fisika, Fakultas MIPA, Universitas Negeri Gorontalo. 330 5.759587 -0.49999959
Praktikum dilakukan pada hari jumat 17 November
2017 pada pukul 08:00 WITA sampai dengan 360 6.28319 -3.0718E-07
selesai.
Dalam praktikum ini, alat dan bahan yang
digunakan Laptop dan aplikasi Worlfram pembahasan
Mathematica 10. pada praktikum ini kami mendapatkan nilai dari
tiap sudut siku-siku yang dimulai dari 0 sampai
III. Hasil Pembahasan 3600. Berikut adalah grafik:
Hasil
Pada praktikum ini, kami mendapatkan nilai θ, 1.0

nilai rad, dan nilai sin θ sebagai berikut:


θ rad Sin θ 0.5

0 0 0 15 10 5

30 0.523599 0.500000194 0.5

45 0.785398 0.707106666 1.0

𝐬𝐢𝐧 𝜽
60 1.047198 0.866025628 Gambar grafik hubungan
𝜽

90 1.570796 1 Pada grafik diatas menggunakan 300 dengan nilai


sin θ 0.500000194 hingga 3600 dengan nilai sin θ -
120 2.094395 0.866025455 3.0718E-07, grafik yang didapatkan adalah grafik
sinusoidal.
135 2.356194 0.707107128 IV. Penutup
Berdasarkan hasil praktikum dapat
150 2.617994 0.499999894 disimpulkan bahwa dalam grafik menggunakan 300
dengan nilai sin θ 0.500000194 hingga 3600 dengan
180 3.141593 -3.4641E-07 nilai sin θ -3.0718E-07, grafik yang didapatkan
adalah grafik sinusoidal.
210 3.665191 -0.49999963
V. Referensi
225 3.926991 -0.70710691 Rika Firma Yenni, dkk. Desai aturan sinus dan
cosinus berbasi PMRI . ISSN : 1410-2994 No: 2
240 4.18879 -0.8660253 Vol II, Edisi Desember 2014. Jurnal Pendidika
matematika dan Sains.
270 4.712389 -1

Elektronika dasar, Physics Department 3


Purnomo, Dwi. 2013. Trigonometri (Ilmu ukur
sudut). Bandung: Ganesha Operation.

Teguh , Mega W., Manuharawati. 2004.


Trigonometri. Jakarta: Erlangga.

Elektronika dasar, Physics Department 4