Anda di halaman 1dari 27
PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA PEMANFAATAN LIMBAH LCD SEBAGAI ALAT PERAGA LIGHT INTERFERENCE PROPS (LIP)

PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA PEMANFAATAN LIMBAH LCD SEBAGAI ALAT PERAGA LIGHT INTERFERENCE PROPS (LIP)

BIDANG KEGIATAN PKM PENELITIAN

Diusulkan oleh:

MARDIAN SAPUTRA

2016122027P ; 2016

AGGRI ARLANDA

2016122005

; 2016

DEDI ARIYANSAH

2017122007

; 2017

UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG PALEMBANG

2017

PENGESAHAN PROPOSAL PKM-PENELITIAN

1. Judul Kegiatan

:

Pemanfaatan Limbah LCD Sebagai

2. Bidang Kegiatan

:

Alat Peraga Light Interference Props (LIP) PKMPE-MIPA

3. Ketua Pelaksana Kegiatan

a. Nama Lengkap

:

Mardian Saputra

b. NIM

c. Program Studi

d. Perguruan Tinggi

e. Alamat Rumah dan No.Tel./HP

f. Email

: 2016 122 027P S1 Pendidikan Fisika Universitas PGRI Palembang

:

:

: Suka Utama 1, Suka Jaya, Kec.

Sumber Jaya, Kab. Lampung Barat, Lampung 34871, tlp, hp.

085769626309

4. Anggota Pelaksana Kegiatan/Penulis : 2 orang

5. Dosen Pendamping

a. Nama Lengkap dan Gelar

b. NIDN

c. Alamat Rumah dan No.Tel./HP

6. Biaya Kegiatan Total

a. Dikti

)

7. Jangka Waktu Pelaksanaan

b. Sumber lain (sebutkan

Menyetujui Wakil Dekan III FKIP,

: Patricia Hotma Minar Lubis, Ph.D : 0021087601

: Jl. Seduduk putih, No. 102A RT 50, Palembang 30114, telp., hp.

082177953470

: Rp 12,483,000 Rp 0; Sumber lain:

:

:

5 Bulan

Palembang, 4 12 2017

Ketua Pelaksana Kegiatan,

(Layang Sardana, S.H., M.H.) NIP/NIK. 0650020708710001

Wakil Rektor III Univ. PGRI Palembang,

(Mardian Saputra) NIM. 2016 122 027.P

Dosen Pendamping,

(Zainal Abidin, S. Pd., M. Pd.) NIP/NIK. 1671062609570007

(PATRICIA LUBIS, Ph. D.) NIP. 197608212005012001

ii
ii

DAFTAR ISI

Halaman Sampul

i

Lembar Pengesahan

ii

Daftar Isi

iii

Daftar Tabel

iv

Daftar Gambar

v

BAB 1. PENDAHULUAN

1

1.1 Latar Belakang

1

1.2 Permasalahan

2

1.3 Tujuan Khusus

2

1.4 Keutamaan (urgensi) Penelitian

2

1.5 Luaran

3

1.6 Manfaat

3

BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA

3

2.1 Alat Peraga

3

2.2 LCD (Light Crystal Device)

4

2.3 Interferensi pada Kisi Difraksi

5

2.4 Prosedur Pembuatan Alat Peraga LIP

6

BAB 3. METODE PENELITIAN

7

BAB 4. BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN

9

4.1 Anggaran Biaya

9

4.2 Jadwal Kegiatan

9

DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN LAMPIRAN Lampiran 1. Biodata Ketua dan Anggota serta Dosen Pendamping Lampiran 2. Justifikasi Anggaran Kegiatan Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim Peneliti dan Pembagian Tugas Lampiran 4. Surat Pernyataan Ketua Peneliti

10

DAFTAR TABEL

Tabel 1. Hasil Pengamatan Alat Peraga LIP

8

Tabel 2. Ringkasan Anggaran Biaya PKM-P

9

Tabel 3. Jadwal Kegiatan PKM-P

9

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1. Bentuk LCD dan komponen penyusunnya

5

Gambar 2. Pola interferensi pada kisi difraksi celah banyak

6

Gambar 3. Desain Alat Peraga LIP (Light Interference Props)

7

1

BAB 1. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Berdasarkan Permendikbud No. 22 (2016) tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah menyatakan bahwa proses pembelajaran pada satuan pendidikan diselenggarakan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik. Untuk itu setiap satuan pendidikan melakukan perencanaan pembelajaran, pelaksanaan proses pembelajaran serta penilaian proses pembelajaran untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas ketercapaian kompetensi lulusan. Sesuai dengan Standar Kompetensi Lulusan dan Standar Isi, maka salah satu prinsip pembelajaran ialah dari pembelajaran verbalisme menuju keterampilan aplikatif. Kholifudin (2015) menyatakan proses pembelajaran fisika melalui praktikum penuh dengan realita dan logika berpikir sehingga terjadi peningkatan aktivitas kerja ilmiah dan sikap ilmiah mulai dari proses berpikir kritis, kreatif, tekun, sabar, disiplin, tanggung jawab, kerjasama, dapat melakukan praktikum dengan benar sesuai prosedur, lebih terampil menggunakan alat praktikum dan konsep pemahaman fisika peserta didik dapat meningkat. Tsalatsin & Matsuri (2014) mengungkapkan bahwa keterbatasan peralatan alat peraga di labolatorium membuat praktikum jarang dilaksanakan, padahal sebenarnya praktikum bisa membuat peserta didik bisa lebih memahami konsep fisika, tidak hanya membayangkan saja. Hal ini mengakibatkan guru umumnya masih menggunakan pembelajaran konvensional yang bersifat verbalistik dan terkadang proses pembelajaran yang masih terpusat dengan pengajar (teacher-centered). Pembelajaran fisika seringkali menghadapi masalah kurang tersedianya alat peraga media pembelajaran dikarenakan sulitnya didapatkan atau karena harganya yang mahal, sehingga perlu dilakukan upaya inovatif guna menunjang masalah ini (Supliyadi, Khumaedi, & Sutikno, 2010). Beberapa hasil penelitian terhadap kemampuan guru fisika dalam rancang dan menyelenggarakan kegiatan praktikum fisika sekolah di beberapa wilayah, juga belum optimal (Wiyanto, 2005-b; Gunawan, 2010; Wattimena, et al. 2014). Terlepas dari masalah sarana dan prasarana laboratorium, guru fisika terkadang kurang memunculkan kreativitasnya dalam menyusun desain praktikum maupun mengembangkan peralatan. (Wattimena, Suhandi, & Setiawan, 2014) Perkembangan teknologi ponsel saat ini mendorong produksi dan penggunaannya setiap tahun selalu meningkat. DS Annual Startup Report 2015 dalam (Ramadhan, 2016) menyatakan di Indonesia pada tahun 2015 pengguna aktif ponsel telah mencapai 281,9 juta orang. Pada tahun 2016 Pengguna ponsel di tanah air mencapai 371,4 juta pengguna atau 142% dari total populasi sebanyak 262 juta jiwa (Katadata, 2017). Kebutuhan ponsel yang berjumlah besar itu selain mendorong produksi industri ponsel, ternyata jugamenimbulkan masalah-masalah

2

lain seperti masalah lingkungan, yang di dalamnya mencakup masalah limbahelektronik (e-waste). Data yang diperoleh UNEP 2005 (Buhani, 2008), tiap tahunnya "e-waste" yang diproduksi di seluruh dunia mencapai 20-50 juta ton. Ratusan ribu komputer usang dan ponsel rusak dibuang begitu saja di tanah lapang, sebagian lain juga dibakar di insenerator, atau diproses ulang di pabrik tembaga. Dari data para produsen barang elektronik, didapati bahwa tingkat daur ulang produsen ponselsangat rendah, yakni hanya sekitar 2-3 persen. Selain itu masih banyak yang membuang limbahponsel tanpa mengolahnya kembali. Sebenarnya bagian dari ponsel yaitu layar LCD dapat digunakan yaitu polarizer yang terdapat garis- garis polarisasi. Garis kisi ini dapat dapat mendifraksi cahaya koheren sehingga mampu menampilkan pola interferensi cahaya, inilah yang melatarbelakangi penulis untuk melakukan penelitian mengenai “Pemanfaatan Limbah LCD sebagai alat peraga Light Interference Props (LIP)”. Penelitian ini akan dilakukan dengan memanfaatkan limbah LCD ini sebagai komponen pembuatan Light Interference Props (LIP) yaitu alat peraga fisika interferensi cahaya, karena bagian dari LCD dapat dimanfaatkan sebagai komponen yang dibutuhkan untuk pembuatan Light Interference Props (LIP).

1.2 Permasalahan Permasalahannya adalah bagaimana pemanfaatkan limbah LCD sebagai

alat peraga Light Interference Props (LIP)?.

1.3 Tujuan Khusus Tujuan khusus dalam penelitian ini adalah pemanfaatkan limbah LCD sebagai

alat peraga Light Interference Props (LIP)

1.4 Urgensi (Keutamaan) Penelitian

Pembelajaran fisika seringkali menghadapi masalah kurang tersedianya alat peraga media pembelajaran dikarenakan sulitnya didapatkan atau karena harganya yang mahal, sehingga perlu dilakukan upaya inovatif guna menunjang masalah ini (Supliyadi, Khumaedi, & Sutikno, 2010). Beberapa hasil penelitian terhadap kemampuan guru fisika dalam rancang dan menyelenggarakan kegiatan praktikum fisika sekolah di beberapa wilayah, juga belum optimal (Wiyanto, 2005-b; Gunawan, 2010; Wattimena, et al. 2014). Terlepas dari masalah sarana dan prasarana laboratorium, guru fisika terkadang kurang memunculkan kreativitasnya dalam menyusun desain praktikum maupun mengembangkan peralatan (Wattimena, Suhandi, & Setiawan, 2014). Tsalatsin &Matsuri (2014) menyatakan praktikum tidak diharuskan selalu menggunakan peralatan yang mahal, rumit dan kompleks. Pengembangan alat peraga tidak diharuskan menggunakan komponen peralatan yang mahal. Kreatifitas dan inovasi pengembangan dapat dilakukan dengan memanfaatkan

3

limbah peralatan elektronik (e-waste). Salah satunya adalah limbah LCD yang merupakan bagian komponen elektronik yang masih jarang di daur ulang kembali atau modifikasi, apalagi dimanfaatkan sebagai komponen alat peraga dalam proses pembelajaran di sekolah. Berdasarkan hal di atas, perlu mengembangkan suatu alat peraga yang dapat berfungsi ganda, yakni membantu mengajarkan materi fisika dan memanfaatkan limbah elektronik (limbah LCD) sehingga dapat mengurangi pencemaran terhadap

lingkungan.

1.5

Luaran Adapun luaran yang dihasilkan dalam penelitian, yaitu:

a.

Light Interference Props (LIP) atau alat peraga interferensi cahaya.

b.

Artikel ilmiah tentang LIP (Light Interference Props) yaitu alat peraga alternatif untuk fisika dengan memanfaatkan limbah LCD (Liquid Cristal Display)

1.6

Manfaat Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat terhadap teoritis

maupun praktis, sebagai berikut:

1)

Manfaat Teoritis

a. Memberikan informasi mengenai memanfaatkan limbah LCD sebagai alat peraga LIP (Light Interfernece Props).

b. Memberikan informasi mengenai proses pemanfaatan limbah LCD sebagai alat peraga LIP (Light Interfernece Props).

2)

Manfaat Praktis

a. Lembaga, hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai masukan dalam menggunakan alat peraga dengan pemanfaatan e-waste sebagai solusi kurangnya sarana dan prasarana di sekolah.

b. Guru, hasil penelitian ini dapat memberikan motivasi mengenai penggunaan dan pengembangan alat peraga dalam proses pembelajaran fisika.

c. Peneliti lainnya, hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan referensi atau acuan dalam melakukan penelitian yang relevan

BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Alat Peraga

Aktivitas peserta didik pada proses pembelajaran fisika di sekolah dapat dilakukan melalui kegiatan praktikum menggunakan alat peraga. Alat peraga dapat memperjelas bahan pengajaran yang diberikan guru kepada peserta didik sehingga peserta didik lebih mudah memahami materi atau soal yang disajikan

guru. Selain itu alat peraga dapat menarik perhatian peserta didik sehingga

4

menumbuhkan minat untuk mengikuti pembelajaran (Prasetyarini, 2013). Praktikum yang dilakukan peserta didik memberikan dampak pada diri peserta didik. Damapak pada peserta didik ini mengakibatkan terjadi penguatan konsep fisika yang dipelajari, sehingga peserta didik merasakan pembelajaran fisika lebih bermakna (Kholifudin, 2015) Pembelajaran fisika di sekolah seharusnya menjadi suatu kegiatan yang melibatkan siswa secara langsung dalam proses pembentukan konsep-konsep fisika. Pembentukan konsep-konsep fisika dapat dilakukan dengan penggunaan media pembelajaran, salah satunya alat peraga. Penggunaan alat peraga pada pembelajaran diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar fisika (Supliyadi, Khumaedi, & Sutikno, 2010). Dalam proses belajar mengajar, penggunaan alat peraga bukan merupakan fungsi tambahan namun mempunyai fungsi tersendiri, yaitu sebagai alat bantu untuk mewujudkan situasi belajar mengajar yang lebih efektif. Selain itu alat peraga juga merupakan bagian yang terintegrasi dengan situasi pembelajaran. Tujuan dan isi pembelajaran adalah untuk mempercepat proses belajar mengajar dan membantu peserta didik dalam menangkap pengertian yang diberikan guru, serta diutamakan untuk mempertinggi mutu belajar mengajar (Sudjana, 2002).

2.2 LCD (Liquid Cristal Display) LCD (Liquid Crystal Device) sendiri merupakan suatu layar pasif, yang di dalamnya terdapat kristal cair. Di pasaran sendiri ada dua macam jenis LCD yaitu jenis monokrom dan jenis berwarna. Jenis monokrom adalah LCD yang memiliki satu warna dasar. LCD monokrom biasa dipakai pada jam digital, berbagai macam alat ukur. LCD jenis warna biasa digunakan untuk layar atau monitor. Komponen penyusun LCD terdiri dari beberapa lapisan tipis. Komponen penyusun LCD warna terlihat seperti pada gambar 1. Lapisan polaroid/ polarisator tersusun memiliki polarizer cahaya vertikal dan polarizer cahaya horisontal yang diikuti dengan lapisan reflektor (Purnama, 2012). Polarisator mempunyai fungsi sebagai penghalang atau mempolarisasi cahaya yang masuk. Lapisan polarisator horizontal bertugas menyaring sinar horizontal saja sehingga otomatis sinar vertikalnya tidak bisa lewat. Sedangkan lapisan polarisator vertikal bertugas menyaring sinar vertikal saja sehingga otomatis sinar horizontalnya tidak bisa lewat. Bagian dari LCD yaitu polarisator ini yang dapat digunakan sebagai kisi difraksi pada komponen pembuatan Light Interfernce Props (LIP) atau alat peraga interferensi cahaya yang akan dikembangkan dalam penelitian.

5

5 Gambar 1. Bentuk LCD dan komponen penyusunnya 2.3 Interferensi pada Kisi Difraksi Jika suatu permukaan
5 Gambar 1. Bentuk LCD dan komponen penyusunnya 2.3 Interferensi pada Kisi Difraksi Jika suatu permukaan

Gambar 1. Bentuk LCD dan komponen penyusunnya

2.3 Interferensi pada Kisi Difraksi Jika suatu permukaan gelombang tiba pada suatu celah sempit (lebarnya lebih kecil dari panjang gelombang), maka gelombang ini akan mengalami lenturan sehingga terjadi pembelokkan di sekitar celah tersebut. Peristiwa ini dikenal dengan difraksi. Adapun jenis-jenis pola difraksi adalah sebagai berikut :

a. Difraksi Frauhofer adalah pola difraksi yang diamati di titik-titik dimana sinar dari lubang atau rintangan hampir sejajar

b. Difraksi Fresnel adalah pola difraksi dimana sumber cahaya dan atau

layar terletak pada jarak tertentu (dekat) dari celah difraksi. Jenis difraksi yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah jenis difraksi dengan pola celah banyak (Multi Slit) dari komponen polarisator LCD. Ketika terjadi penyebaran gelombang setelah melewati kisi maka gelombang ini menempuh jarak yang sama hingga mencapai satu fase, saat satu gelombang tiba pada saat yang sama dengan puncak gelombang yang lain, maka amplitudo dari kedua gelombang bergabung untuk membentuk amplitudo yang lebih besar, hal ini dinamakan interferensi konstruktif (terbentuk saat terdapat titik terang pada layar dan pada saat dua berkas gelombang berbeda jarak sebesar satu panjang gelombang atau kelipatan bilangan bulat lainnya dari panjang gelombang yang bertemu). Sedangkan interferensi destruktif adalah saat amplitudo gelombang cahaya bertemu setelah menempuh jarak setengah kali panjang gelombang yang lain, saat amplitudo kedua gelombang tiba dengan keadaaan fase gelombang yang berlawanan saat mencapai layar, maka terbentuklah gabungan gelombang yang menghasilkan amplitudo gelombang yang sama dengan nol. Untuk menentukan dengan tepat garis-garis terang yang jatuh pada layar, maka digunakan kisi dengan jarak d (jarak celah) sangat sempit dibandingkan dengan panjang gelombang cahaya itu sendiri. Berkas-berkas sinar dari setiap celah akan paralel (sejajar) dengan sudut deviasi, θ merupakan sudut yang dibentuk sinar paralel terhadap arah horisontal.

6

6 Gambar 2. Pola interferensi pada kisi difraksi celah banyak Jarak antara dua celah sempit terhadap

Gambar 2. Pola interferensi pada kisi difraksi celah banyak

Jarak antara dua celah sempit terhadap arah pergeseran sinar paralel bernilai λ saat terbentuk pola garis terang (interferensi konstruktif), dan bernilai ½ λ saat terbentuk pola garis-garis gelap (interferensi destruktif). Jarak tersebut besarnya adalah :

sin

(1)

Dengan rumus diatas maka akan muncul garis terang. Garis terang atau pola terang merupakan interferensi konstruktif yang memiliki persamaan:

sin = dengan nilai = 0, 1, 2, 3, 4,

(2)

Nilai m merupakan nilai orde atau pinggiran interferensi, jika orde 1 (m=1) maka hal ini menunjukkan nilai pola terang pertama, sedangkan interferensi destruktif pada celah majemuk atau banyak terjadi disaat,

1

sin = ( + ) dengan nilai = 0, 1, 2, 3, 4,

2

(3)

2.4 Prosedur Pembuatan Alat Peraga Light Interference Props (LIP) Prosedur yang dilakukan dalam penelitian ini di adaptasi dari prosedur pengembangan menurut (Sugiyono, 2011), yang dijabarkan sebagai berikut:

a. Potensi dan masalah, sesuatu yang apabila didayagunakan akan memilik inilai tambah. Sedangkan masalah dapat dijadikan potensi apabila kita dapat mendayagunakanya.

b. Mengumpulkan informasi, setelah potensi dan masalah ditunjukan secara faktual, dan up to date selanjutnya perlu dikumpulkan berbagai informasi

yang dapat digunakan sebagai bahan untuk perencanaan produk yang diharapkan dapat mengatasi masalah tersebut.

c. Desain produk, produk yang dihasilkan dalam penelitian dan pengembangan bermacam-macam. Dalam bidang teknologi, orientasi produk teknologi yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan manusia adalah produk yang berkualitas, ergonomis dan bermanfaat ganda.

7

rasional, karena validasi disini masih bersifat penilaian berdasarkan pemikiran rasional, belum berdasarkan fakta lapangan.

e. Perbaikan desain, yang bertugas memperbaiki desain adalah peneliti yang akan menghasilkan produk yang lebih bagus.

f. Uji coba produk, desain produk seperti alat peraga baru langsung diujicoba, setelah divalidasi dan revisi.

g. Revisi produk, setelah pengujian terhadap produk berhasil, dan mungkin ada revisi yang tidak terlalu penting selanjutnya produk yang baru diterapkan dalam lingkup pendidikan yang lebih luas.

h. Uji coba pemakaian, Pengujian pada jumlah sampel yang ditentukan.

i. Revisi produk, apabila dalam pemakaian dalam lembaga pendidikan terdapat kekurangan dan kelemahan. Pada saat uji pemakaian, sebaiknya pembuat produk selalu mengevaluasi bagaimana kinerja produk.

j. Pembuatan produk massal, apabila produk baru tersebut telah dinyatakan efektif melalui berbagai pengujian, maka dapat diproduksi secara massal dan dapat diterapkan disetiap lembaga pendidikan.

BAB 3. METODE PENELITIAN Metode yang dilakukan oleh peneliti adalah dengan membuat alat peraga LIP kemudian menguji alat peraga tersebut. Adapun rancangan desain alat peraga yang dibuat dalam penelitian dapat dilihat pada gambar 3.

yang dibuat dalam penelitian dapat dilihat pada gambar 3. Gambar 3. Rancangan Desain Alat Peraga Light

Gambar 3. Rancangan Desain Alat Peraga Light Interference Props (LIP)

8

Adapun Fungsi dari tiap komponen dalam alat peraga tersebut yaitu:

1. Power Laser, sebagai sumber power laser alat peraga.

2. Saklar power , digunakan sebagai pemilih daya yang digunakan untuk menghidupkan laser. Terdapat dua pilihan power yang digunakan yaitu power dari PLN dan power dari baterai.

3. Tombol On/ Off, berfungsi menghidupkan dan mematikan laser.

4. Laser , sebagai sumber cahaya

5. Dudukan laser, berfungsi sebagai tempat menaruh Laser

6. Lengan utama, berfungsi untuk memberi jarak anatara layar dengan Kisi LCD

7. Lengan tambahan, berfungsi sebagai tambahan jarak antara layar dengan Kisi LCD

8. Rak LCD, tempat menaruh LCD yang digunakan sebagai Kisi difraksi

9. Bingkai LCD, berfungsi sebagai tempat menaruh Kisi LCD

10. Layar , sebagai tempat melihat pola sinar interferensi yang terjadi. Pada layar ditempatkan kertas milimeter blok yang berfungsi untuk mengukur

jarak anatar terang pusat utama ke terang pusat yang lain.

11. Kotak laser tambahan, sebagai cadangan laser yang digunakan,

12. Kotak Utama, sebagai tempat semua komponen alat peraga

13. Tutup kotak, sebagai penutup alat peraga setelah alat digunakan

Prosedur pengujian alat peraga dalam penelitian yaitu:

1. Mempersiapkan alat percobaan yang digunakan.

2. Membuka kotak alat kemudian memasang LCD pada bingkai LCD, pastikan kisi terpasang dengan baik.

3. Memilih power yang digunakan pada alat, ada dua pilihan yaitu power AC dan DC (baterai). Jika menggunakan power AC maka hubungkan kabel power ke PLN dan geser saklar ke posisi AC. Jika menggunakan baterai posisikan saklar pada posisi DC (baterai).

4. Menghidupkan power On / Off

5. Ubah jarak dari kisi ke layar

6. Amati pola yang terlihat pada layar dan catatlah data hasil pengamatan pada tabel hasil pengamatan. Tabel 1. Hasil Pengamatan Alat Peraga LIP

No

Jarak dari kisi ke

Jarak terang pusat ke terang

pertama/P(cm)

Tetapan Kisi / d (nm)

.

layar/ L (cm)

1

20

   

2

40

   

3

60

   

4

80

   

5

100

   

9

7. Menganalisis hasil pengujian dengan pengukuran berulang tersebut, dengan nilai hasil pengukuran :

= ±

dengan

= 1 + 2 + +

sedangkan nilai

=

1 2

2

1

x 100 %

(4)

(5)

(6)

(7)

8. Menentukan besarnya tetapan kisi

BAB 4. BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN

4.1 AnggaranBiaya Tabel 2. Ringkasan Anggaran Biaya PKM-P

No

Jenis Pengeluaran

Biaya (Rp)

1

Peralatan penunjang

1.590.000

2

Bahan habis pakai

2.473.000

3

Perjalanan

5.070.000

4

Lain-lain

3.350.000

 

Jumlah

12.483.000

4.2 Jadwal Kegiatan

Tabel 3. Jadwal Kegiatan PKM-P

No

JenisKegiatan

 

Bulanke-

 

1

2

3

4

5

1

Persiapan Alat dan Bahan

         

2

Penelitian

         

3

Analisa Data dan Hasil

         

10

Penulisan laporan dan publikasi

         

10

DAFTAR PUSTAKA

No 22 tahun 2016 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar

dan Menengah. BadanStandar Nasional Pendidikan Buhani, R. (2008, Mei 7). Indonesia Sulit Kalkulasi Sampah Elektronik. Retrieved from www.antaranews.com:http://www.antaranews.com/berita/101519/ indonesia-sulit-kalkulasi-sampah-elektronik.

Gunawan. (2010). Model Pembelajaran Berbasis MMI untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep Calon Guru pada Materi Elastisitas . Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 11-21. Katadata. (2017, Agustus 29). Pengguna Ponsel Indonesia Mencapai 142% dari Populasi. Retrieved from Katatadata: http;//databoks.katadata.co.id Kholifudin, M. Y. (2015). Sinar Laser Mainan Sebagai Alternatif Sumber Cahaya Monocromatik Praktikum Kisi Difraksi Cahaya. Prosiding Pertemuan Ilmiah XXIX HFI Jateng dan DIY (pp. 17-20). Yogyakarta: Himpunan Fisika Indonesia. Prasetyarini, A. (2013). Pemanfaatan Alat Peraga IPA untuk Peningkatan Pemahaman Konsep Fisika pada Siswa SMP Negeri 1 Buluspesanten Kebumen tahun pelajaran 2012/2013. RADIASI: Jurnal Berkala Pendidikan Fisika, 2 (1), 7-10. Purnama, A. (2012, juni 10). LCD. Retrieved from Elektronika Dasar:

http://elektronika-dasar.web.id Ramadhan, B. (2016, Januari 21). Data Terbaru, Ternyata Jumlah Ponsel di Indonesia Melebihi Jumlah Populasi. Retrieved from goodnewsfromindonesia (GNFI): www.goodnewsfromindonesia.id Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung:

Alfabeta. Supliyadi, Khumaedi, & Sutikno. (2010). Percobaan Kisi Difraksi Dengan Menggunakan Keping DVD dan VCD. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia, 6 (1), 26-29. Tsalatsin, M. N., & Masturi. (2014). Penentuan Panjang Gelombang Sinar Menggunakan Interferensi Celah Ganda Sederhana. Jurnal Fisika, 4 (2),

Permendikbud

69-73.

Wattimena, W. S., Suhandi, A., & Setiawan, A. (2014, Juli). Pengembangan Perangkat Perkuliahan Eksperimen Fisika untuk Meningkatkan Kreatifitas Mahasiswa Calon Guru dalam Mendesain Kegiatan Praktikum Fisika di SMA. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia, 10 (2), 128-139. Wiyanto. (2005-b). Penembangan Kemampuan Merancang Kegiatan Laboratorium Fisika Berbasis Inkuiri bagi Mahasiswa Calon Guru. Jurnal Universitas Negeri Semarang. Zemansky, S. (2001). Fisika Universitas Edisi Kesepuluh Jilid 2. Jakarta:

Erlangga.

LAMPIRAN LAMPIRAN

11

Lampiran 1. Biodata Ketua, Anggota, dan Dosen Pendamping

1. Biodata Ketua Peneliti

A.

Identitas Diri

1

Nama Lengkap

Mardian saputra

 

2.

Jenis Kelamin

Laki laki

 

3.

Program Studi

Pendidikan Fisika

 

4.

NIM

2016 122 027P

 

5.

Tempat dan Tanggal Lahir

Suka jaya,11-03-1989

 

6.

E-mail

7.

Nomor Telepon/HP

085769626309

 

B.

Riwayat Pendidikan

 

SD

SMP

SMA

Nama Institusi

SD N 4 Fajar Bulan

SMP N 1 Way Tenong

SMA N 1 Way tenong

Jurusan

-

-

IPA

Tahun Masuk-Lulus

1995-2001

2001-2004

2004 2007

C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)

No

Nama Pertemuan

Judul Artikel

Waktu dan

.

Ilmiah/Seminar

Ilmiah

Tempat

D.

Penghargaan dalam 5 tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi, atau institusi lainnya)

No.

Jenis Penghargaan

Institusi Pemberi Penghargaan

Tahun

1

Peserta Seminar

BEM

FKIP

Universitas

2017

Kewirausahaan

PGRI Palembang

2

Panitia Olimpiade MIPA Tingkat SMA/Sederajat sekota Palembang

HMPS Pendidikan Fisika dan Matematika

2017

3

Peserta Diskusi Publik Pemuda Cerdas Bermedia Sosial

Himpunan Mahasiswa Islam Universitas PGRI Palembang

2017

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketidak-sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam Program Kreatifitas Mahasiswa tahun 2017 Palembang, 4 Desember 2017 Pengusul,

Mardian Saputra

12

2. Biodata Anggota 1

A.

Identitas Diri

1

Nama Lengkap

Aggri Arlanda

 

2.

Jenis Kelamin

Laki-Laki

 

3.

Program Studi

Pendidikan Fisika

 

4.

NIM

2016 122 005

 

5.

Tempat dan Tanggal Lahir

Kepala, 14 September 1998

6.

E-mail

 

7.

Nomor Telepon/HP

082269051842

 

B.

Riwayat Pendidikan

 

SD

SMP

SMA

Nama Institusi

SD N 1 Kelapa

SMPN 1 Kelapa

SMA N 1 Kelapa

Jurusan

-

-

IPA

Tahun Masuk-Lulus

2004-2010

2010-2013

2013 2016

C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)

No

Nama Pertemuan

Judul Artikel

Waktu dan Tempat

.

Ilmiah/Seminar

Ilmiah

D.

Penghargaan dalam 5 tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi, atau institusi lainnya)

No.

Jenis Penghargaan

Institusi Pemberi Penghargaan

Tahun

1

Panitia Olimpiade Fisika Se-kota Palembang Tingkat SMA/SMK Sederajat

HMPS Pendidikan Fisika

2016

2

Panitia Olimpiade MIPA Tingkat SMA/Sederajat sekota Palembang

HMPS Pendidikan Fisika dan Matematika

2017

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketidak-sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam Program Kreatifitas Mahasiswa tahun 2017

Palembang, 4 Desember 2017 Pengusul,

Aggri Arlanda

13

3. Biodata Anggota 2

A.

Identitas Diri

 

1

 

Nama Lengkap

Dedi Ariyansah

2.

 

Jenis Kelamin

Laki-laki

3.

 

Program Studi

Pendidikan Fisika

4.

 

NIM

2017 122 007

5.

 

Tempat dan Tanggal Lahir

Tanjung raman, 17-01-2000

6.

 

E-mail

7.

 

Nomor Telepon/HP

081278731491

B.

Riwayat Pendidikan

 
 

SD

SMP

SMA

Nama Institusi

SD N 22 Pendopo

SMP N 1 Pendopo

SMK N 2 Pendopo Barat

Jurusan

-

-

IPA

Tahun Masuk-

2005-2011

20011-2014

2014 2017

Lulus

C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)

No

Nama Pertemuan

Judul Artikel

Waktu dan

.

Ilmiah/Seminar

Ilmiah

Tempat

1

     

2

     

D.

Penghargaan dalam 5 tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi, atau institusi lainnya)

No.

Jenis Penghargaan

Institusi Pemberi Penghargaan

Tahun

1

     

2

     

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketidak-sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam Program Kreatifitas Mahasiswa tahun 2017

Palembang, 4 Desember 2017 Pengusul,

Dedi Ariyansah

14

4. Biodata Dosen Pendamping

A.

Identitas Diri

1

 

Nama Lengkap (dengan gelar)

Patricia Hotma Minar Lubis, Ph.D

2

 

Jenis Kelamin

Perempuan

 

3

 

Program Studi

Pendidikan Fisika

 

4

 

NIP

197608212005012001

 

5

 

NIDN

0021087601

 

6

 

Tempat dan Tanggal Lahir

Palembang, 21 Agustus 1976

7

 

E-mail

patricia_lubis@yahoo.com

8

 

Nomor Telepon/HP

082177953470

 

9

 

Nama Institusi Tempat Kerja

Universitas PGRI Palembang

10

 

Alamat Kantor

Jl. Jend. A. Yani 9/10 Ulu Palembang

11

 

Nomor Telepon/Fax

0711 510043

 

B.

Riwayat Pendidikan

   

S-1

S-2

S-3

Nama Perguruan Tinggi

 

Unsri

ITB

Kanazawa

 

University

Bidang Ilmu

 

Fisika

Fisika

Mathematical

 

and Physical

Science

Tahun Masuk-lulus

 

2001

2009

2014

Judul

 

Karakterisasi Lapisan Tipis a- Si:H dan a-SiC:H Untuk Aplikasi Heterostruktur Fabry-Perot Pada Divais Optoelektronik

Studi Awal

First

Skripsi/Tesis/Disertasi

Penumbuhan

Principles

Nanopartikel

Calculations

Nikel

of

Sebagai

Polythiophene

Prekursor

Derivatives

Carbon

Nanotubes

 

(CNT)

Nama

 

Prof. Toto Winata, Ph.D dan Dr. Fitri Suryani Arsyad

Prof. Toto

Prof. Dr.

Pembimbing/Promotor

Winata, Ph.D

Mineo Saito

C.

Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)

 
 

Nama Pertemuan Ilmiah/Seminar

     

Waktu dan

No.

Judul Artikel Ilmiah

Tempat

1

The First

Characterization Ni Nanocatalyst on Si (100)

 

24 Januari

International

2009.

15

 

Seminar on Science and Technology

Substrate by Sputtering Growth Methods. Proceeding ISBN: 978 - 979 19201-0-0

Universitas

Islam

 

Indonesia

 

Yogyakarta

2

The 3rd Asian Physics Symposium (APS 2009)

Preliminary Study on Nickel Nanoparticle growth by Sputtering Method. Proceeding ISBN : 978-979-98010-5-0,

22-23 Juli

2009. FMIPA

ITB Bandung

3

Revolusi Mental Mewujudkan Tenaga Pendidikan yang Profesional dalam Menyiapkan Generasi Emas Indonesia.

Meningkatkan Kemampuan Siswa Memecahkan Soal Teori Relativitas Khusus dengan Pendekatan Heuristik di SMA Methodist 1 Palembang. Prosiding ISBN 978-602-

95793-7-6.

17

Desember

2016.

Universitas

PGRI

Palembang

4

Pengembangan Pendidikan Karakter untuk Meningkatkan Marwah Bangsa.

Penggunaan Bahan Organik Sebagai Alat peraga Sederhana pada materi Arus Listrik

27

April 2017.

Universitas

PGRI

Searah

Prosiding ISBN :

Palembang.

 

978-602-61512-0-9.

 

D.

Publikasi Artikel Ilmiah dalam Jurnal dalam 5 Tahun Terakhir

       

Volume/

No.

Judul Artikel Ilmiah

Nama Jurnal

Nomor/Tahun

1

Band gap design of thiophene polymers based on density functional theory

Japanese Journal of Applied Physics

53/7/2014

http://dx.doi.org/10.

7567/JJAP.53.0716

   

02

2

Heterostruktur Fabry-Perot sebagai Pembelajaran Optik

Wahana

13/1/2015

Didaktika

E.

Penghargaan dalam 5 tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi, atau institusi lainnya)

No.

Jenis Penghargaan

Institusi Pemberi Penghargaan

Tahun

1

     

2

     

3

     

4

     

5

     

16

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketidak-sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam Program Kreatifitas Mahasiswa tahun 2017

Palembang, 4 Desember 2017 Dosen Pendamping

(Patricia Hotma Minar Lubis, Ph.D)

NIP.197608212005012001

17

Lampiran 2. Justifikasi Anggaran Kegiatan

1. Peralatan Penunjang

 

Material

 

Justifikasi

Pemakaian

 

Volume

 

Harga

Satuan

Jumlah

Biaya

   

(Rp)

(Rp)

Solder Dekko

Penyolderan

 

1

 

98.000

98.000

Mini drill Kleber

Melubangi Kotak

 

1

 

85.000

85.000

Obeng

Buka / tutup baut

 

1

Set

 

61.000

61.000

Penyedot tinol

Merapikan solderan

 

1

 

25.000

25.000

Tang jepit buaya

Perkakas

 

1

 

25.000

25.000

Gunting

Pemotong Kabel

 

1

 

10.000

10.000

Mata bor

Pembuatan lubang laser pada kotak

 

5

 

3.000

15.000

Pemotong kaca

Memotong LCD

 

1

 

60.000

60.000

Pemotong

Pemotong

 

1

 

55.000

55.000

Akrilik

   

Gergaji jigsaw

Pemotong

 

1

 

265.000

265.000

Modern M-

   

2200L

Multitester

Pengukuran arus dan tegangan

 

1

 

445.000

445.000

Sanwa

   

Palu

Pemukul

 

1

 

46.000

46.000

Mikroskop USB

Menghitung Jumlah Kisi

 

1

 

350.000

350.000

1000x Zoom

   

Cutter

Pemotong

 

1

 

10.000

10.000

Spons solder

Pembersih solder

 

1

 

10.000

10.000

Gondorukem

Pembersih mata

 

1

 

30.000

30.000

solder

   
 

SUB TOTAL (Rp)

 

1.590.000

2. Bahan Habis Pakai

 
         

Jumlah

Material

Justifikasi

Pemakaian

Volume

 

Harga

Satuan

Biaya

(Rp)

a.

Pembuatan LIP (Light Interference Props)

 

Limbah LCD HP

 

Komponen kisi

   

produk

 

10

1000

10.000

Laser modul

Sumber cahaya

 

2

70.000

140.000

Power DC 5 Volt

Catu daya

 

1

25.000

25.000

Kabel Rainbow

 

Penghubung

   

rangkaian

1

meter

8.000

8.000

18

Baterai 9 volt alkalin

Power cadangan

5

20.000

100.000

Jack baterai

Tempat baterai

1

5.000

5.000

Saklar power

On /Off alat

1

10.000

10.000

Saklar switch

Pilihan daya

1

10.000

10.000

Meteran mika

Pengukur jarak kisi ke layar

1

30.000

30.000

MDF tebal 12 mm

Bahan Kotak alat, lengan, dan penutup

1

300.000

300.000

Baut

Memperkuat posisi komponen

20

1000

20.000

Mur

Memperkuat baut

20

500

10.000

Tinol/timah solder

Penyolderan

1 gulung

45.000

45.000

Kotak power

Tempat rangkaian power

 

1 15.000

15.000

Kabel power

Penghubung daya AC ke alat

 

1 10.000

10.000

Busa

Pengaman penyimpanan alat

1 lembar

100.000

100.000

Kertas millimeter blok

Jarak cahaya terang dan gelap pada layar

1 rol

80.000

80.000

Akrilik

Layar

1

30.000

30.000

Penjepit kertas

Menjepit kertas

     

milimeter blok

2

1000

2000

Lem fox

Merekatkan busa dan kotak

1 kg

25.000

25.000

Paku triplek

Memperkuat kotak

1 kg

18.000

18.000

Engsel

Penghubung tutup kotak dan kotak utama

3

5.000

15.000

Amplas

Memperhalus kotak

1 lembar

5.000

5.000

Cat / pilox

Warna alat

2

25.000

50.000

b.

Peralatan

Cartidge Canon IP2770 warna dan Hitam

Mencetak / print

2

230.000

460.000

Pulsa modem

Penelusuran internet

1

500.000

500.000

Flasdisk

Penyimpan data

1

50.000

50.000

c.

Perawatan

 
 

Pengetikan

     

Note Book

(laptop)

Pembuatan

Laporan,Publikasi

40 Jam

10.000

400.000

 

SUB TOTAL (Rp)

2.473.000

19

3. Perjalanan

Material

Justifikasi

Volume

 

Harga

 

Jumlah

Pemakaian

Satuan

Biaya (Rp)

Perjalanan ke Toko Alat dan Komponen (Palembang)

Pembelian

     

bahan

penunjang dan

 

2

kali

 

105.000

 

210.000

komponen alat

     

Perjalanan ke

Pengambilan

     

tempat pusat

Bahan Baku

perbaikan

limbah LCD

 

2

kali

 

100.000

 

200.000

handphone

     

(Palembang)

Perjalanan ke

       

Laboratorium

Fisika

Uji Alat peraga

 

3

kali

 

70.000

 

210.000

(Palembang)

     

Keluar Kota

Mengikuti

 

2

 

2.000.000

 

4.000.000

(dalam negeri)

Seminar

     
 

Monitoring

     

MONEV

Evaluasi

3 orang

 

150.000

 

450.000

 

SUB TOTAL (Rp)

   

5.070.000

Material

Justifikasi

 

Volume

Harga

Jumlah

Pemakaian

 

Satuan

Biaya (Rp)

Pembuatan Laporan

Hasil

 

3 rangkap

150.000

450.000

Penelitian

 

Materi Kepustakaan

Mencari

 

3 jenis

100.000

300.000

literatur

 

pendukung

penelitian

Publikasi hasil penelitian pada jurnal nasional

Menyebar

 

1

500.000

500.000

hasil

 

penelitian

Sewa ruangan

Tempat

 

1

2.000.000

2.000.000

Workshop

 

Sewa Kamera Digital

Dokumentasi

 

1

100.000

100.000

 

SUB TOTAL (RP)

 

3.350.000

 

TOTAL (KESELURUHAN)

 

12.483.000

4. BiayaLain-lain

20

Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim Peneliti dan Pembagian Tugas

No

Nama /NIM

Program

Bidang

Alokasi

Uraian Tugas

Studi

Ilmu

Waktu

(jam/minggu)

1

Mardian Saputra/

Pendidikan

Fisika

15

Pembelian bahan baku dan peralatan penunjang

Pembuatan Alat

2016122027.P

Fisika

Melakukan uji alat peraga

Pembuatan Laporan

2

Aggri Arlanda /

Pendidikan

Fisika

15

Menyiapkan

2016122005

Fisika

bahan baku

pembuatan alat

Melakukan uji

alat peraga

Analisis data

alat peraga

3

Dedi Ariyansah/

Pendidikan

Fisika

15

Pembelian

2017122007

Fisika

peralatan

penunjang

Menyiapkan

perlengkapan

penelitian

Dokumentasi

SURAT PERNYATAAN KETUA PELAKSANA Yang bertanda tangan dibawah ini: Nama : Mardian Saputra NIM :
SURAT PERNYATAAN KETUA PELAKSANA Yang bertanda tangan dibawah ini: Nama : Mardian Saputra NIM :
SURAT PERNYATAAN KETUA PELAKSANA Yang bertanda tangan dibawah ini: Nama : Mardian Saputra NIM :
SURAT PERNYATAAN KETUA PELAKSANA Yang bertanda tangan dibawah ini: Nama : Mardian Saputra NIM :
SURAT PERNYATAAN KETUA PELAKSANA Yang bertanda tangan dibawah ini: Nama : Mardian Saputra NIM :

SURAT PERNYATAAN KETUA PELAKSANA

Yang bertanda tangan dibawah ini:

Nama

: Mardian Saputra

NIM

: 2016122027P

Program Studi

: Pendidikan Fisika

Fakultas

: Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Dengan ini menyatakan bahwa proposal PKM-P saya dengan judul PEMANFAATAN LIMBAH LCD SEBAGAI ALAT PERAGA LIGHT INTERFERENCE PROPS (LIP) yang diusulkan untuk tahun anggaran 2017 adalah asli karya kami dan belum pernah dibiayai oleh lembaga atau sumber dana lain.

Bilamana di kemudian hari ditemukan ketidaksesuaian dengan pernyataan ini, maka saya bersedia dituntut dan diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan mengembalikan seluruh biaya yang sudah diterima ke kas negara. Demikian pernyataan ini dibuat dengan sesungguhnya dan dengan sebenar- benarnya.

Menyetahui, Wakil Dekan III FKIP,

(LAYANG SARDANA, S.H., M.H.) NIP/NIK. 0650020708710001

Palembang, 4 12 2017

Yang menyatakan,

(MARDIAN SAPUTRA) NIM. 2016 122 027P