Anda di halaman 1dari 28

Sholawat kulhu ghaib

Bismillaahirrahmaanirrahiim
Alloohumma inni as-aluka bismikal A'zhomil maktubi min nuuri wajhikal
a'lal muabbadid, da-imil baqil mukholladi fi qolbi nabiyyika wa rosulika
Muhammad, Wa as-aluka bismikal A'zhomil wahidi bi-wahdatil ahadil muta'ali an
-wahdatil kammi wal adadil muqoddasi an-kulli ahad, Wabi haqqi
Bismillaahirrohmaanirrohiim, Qul Huwallohu ahad, Allohush-shomad, Lam yalid
walam yulad, Walam yakul-lahu kufuwan ahad, An-tusholli alaa sayyidinaa
Muhammadin sirri hayatilwujudi was sababilA'zhomi li-kulli maujudin sholaatan
tusabbitu fii qolbil iman, wa tuhaffizhunil qur-an, wa tufahhimuni minhul ayaat,
wa taftahuli biha nuurol jannat, wa nuuron na'im, wa nuuron nazhori ila wajhikal
karim, Wa alaa alihi washohbihiiwasallim.

TATA CARA SEBATIN/ PENYATUANNYA


Untuk meraih manfaat dan khasiat dari sholawat qulhu ghoib hendaknya surat
Al-Ikhlasnya dibaca 3 kali dalam sholawat qulhu ghoibnya, Satu kali baca sholawat
qulhu ghoib dengan berisi 3 kali surat Al- Ikhlas didalamnya, bagi anda yang ingin
mensebatinkan sholawat qulhu ghoib berikut caranya:
1. Sehabis sholat isya, kerjakanlah sholat tahiyyatul masjid 2 rakaat (Bisa dilakukan
dirumah masing-masing), dengan Niat:
Tarik nafas yang dalam sembari dalam hati anda menyebut kalimat HU, lalu
tundukkan kepala anda ke sebelah kiri, tepatnya di puting susu sebelah kiri, kemudian
hembuskan dari hidung dan ucapkan ALLAH dalam hati, lalu bacalah sholawat
ghoibnya 21kali, (Tidak usah menahan nafas).
Ingat!!, Sekali dalam membaca sholawat qulhu ghoib, surat Al-Ikhlasnya anda
baca 3 kali ulangan.
Sebagai contoh:
Bismillaahirrahmaanirrahiim, Alloohumma inni as-aluka bismikal A'zhomil
maktubi min nuuriwajhikal a'lal muabbadid, da-imil baqil mukholladi fi qolbi nabiyyika
wa rosulika Muhammad, Wa as-aluka bismikal A'zhomil wahidi bi-wahdatil ahadil
muta'ali an-wahdatil kammi wal adadil muqoddasi an-kulli ahad, Wabi haqqi
(Bismillaahirrohmaanirrohiim, Qul Huwallohu ahad, Allohush-shomad, Lam yalid
walam yulad, Walam yakul-lahu kufuwan ahad 3 kali), An-tusholli alaa sayyidinaa
Muhammadin sirri hayatil wujudi was sababil A'zhomi li-kulli maujudin sholaatan
tusabbitu fii qolbil iman, wa tuhaffizhunil qur-an, wa tufahhimuni minhul ayaat, wa
taftahuli biha nuurol jannat, wa nuuron na'im, wa nuuron nazhori ila wajhikal karim,
Wa alaa alihiwashohbihiiwasallim.
3. Lakukanlah penyatuan atau sebatinnya minimal selama 21 hari dengan niat sholat
TahiyatulMasjid,bisa dilakukan dirumah.
CARASEBATIN LAINNYA:
Bila anda ingin mensebatinkan sholawat qulhu ghaib untuk orang lain, cari
bunga mawar yang banyak lalu suling, dan ambil airnya, Ingat!! Bukan air mawar yang
sudah di jual dalam botol, harus buat sendiri. Ketika sudah mendapatkan air
mawarnya anda meminta seseorang yang sudah sebatin sholawat qulhu ghaibnya
untuk dibacakan di air mawar tersebut 21 kali, lalu minumlah air mawar itu, Insya
Allah sholawat qulhu ghaib sudah menyatu ditubuh orang yang dibangkitkan.
Tapi untuk diri pribadi usahakan tata cara sebatinnya lebih baik yang sudah
saya jelaskan, karena kekuatan yang akan dibangkitkan langsung membuka potensi
terpendam dalam diri.
Kenapa saya mengulas mengenai tawajjuh, karena tawajjuh adalah sasaran
utama yang memang ingin dibangkitkan dari keilmuan sholawat qulhu ghoib. dengan
ditawajjuhkan maka akan menghasilkan sebuah kekasyafan, kekasyafan seperti apa
yg di ingini oleh qulhu ghoib ini, kekasyafan yang berupa terlihat MELIHAT SI
ADANYAbukan SESUATUNYA.

Berikut adalah 3 bait kalimat ayat urat qulhunya:


* TIGAAYATURATQULHU
Tiga ayat urat qulhu yaitu :
1. WAHIDI BI WAHDATIL AHAD
2. MUTA
dalam artian bahwa Muhammad adalah rahasia kehidupan semua yang maujud dan
sebab terbesar asal-usul munculnya alam raya seperti Firman Allah yaitu LAULAKA
LAULAKA LAMA KHOLAKTUL AFLAK.
* TIGA AYAT KHUSUSPEMBUKA BERKAH
tiga ayat khusus pembuka berkahnya yaitu :
1. TUTSABBITUFIQOLBIYAL IMAN
2. WA TUHAFFIDHUNILQURAN
3. WA TUFAHHIMUNIMINHUL AYAT
* TIGA AYAT PEMBUKA TIGA NUR ENERGI ILAHIYAH
tiga ayat pembuka nur energy ilahiyah yaitu :
1. NUROL JANNATI
2. WA NURONNA`IM
3. WA NURONNADHORI
INTIAJARANSHOLAWATQULHU GHAIBI
Inti ajaran sholawat qulhu ghaibi adalah ketauhidan bahwa Tuhan adalah Maha
Esa, Maha Tinggi atas segalanya dan Maha Suci juga ajaran hakekat Nur Muhammad
bahwa Nur Muhammad adalah rahasia kewujudan.
Allah berfirman : ALINSANUSIRRIWA ANA SIRRUHU (manusia adalah rahasiaKu
dan Aku adalah rahasianya).
Firman diatas menyinggung tentang insan pertama kali dan insan pada
umumnya, firman diatas jugalah asal-usul teory ketauhidan manunggaling kawulo lan
gusti yaitumenyatunya Tuhan dengan hamba secara rasa.
Teory dzikir seperti ini diambil dari teory dzikir para sahabat nabi kemudian di
ikuti para wali bahwa ketika melihat langit, yang teringat adalah penciptaNya, ketika
melihat pohon, yang teringat adalah penciptaNya, ketika melihat segala sesuatu, yang
teringat adalah penciptaNya hingga seorang hamba selalu ingat tuhan.
Dzikir ini adalah dzikir qolbu untuk selalu mengingat tuhan terus menerus
hingga tuhan muncul dalam qolbu dengan tanda-tanda qolbu tidak bisa berhenti
dzikir sampai-sampai tidak sempat berdoa.
Allah SWT ber
BI AHYA SYARO HIYA ADU NAYA IZZUNA,
BI ALIN BI AHYA LIN UMU RI xxxxxx

BITAKHIN BITAKFALIN BISIRRI KHURU FIHA


BI AHYA LIMIMYA LIN BIHIN NURU ASYROQOT

LMU MALAIKAT 36 SEKUJUR BADAN

ILMU MALAIKAT 36 SEKUJUR BADAN

Izinkan saya memperkenalkan diri… dari lahir di beri nama oleh orang tua kandung saya dengan nama
Muhammad lancang kuning, lahir di kota dumai Riau 35 tahun yang lalu, setelah tamat SMA melanjutkan
kuliah ke kota jogja pada salah satu universitas tertua di sana, setamat kuliah pernah di kirim ke kalimantan oleh
pertamina tempat saya bekerja sementara, selama bekerja sebagai peneliti perminyakan di kalimantan ini saya
kerap mendapat tugas ke berbagai hutan, laut dan ladang ladang minyak yang baru maupun ladang minyak
relokasi di berbagai daerah di indonesia, dari mulai pulau sumatera daratan hingga ke laut kepuluan tujuh
natuna, pernah juga sekitar 1 tahun lebih di kirim ke hutan papua, dalam perjalanan pekerjaan yang menjadi
tugas saya ini saya harus mengakui bahwa indonesia itu memiliki berbagai ilmu ilmu mystis yang sangat jarang
dapat di terima dengan akal sehat, berbagai pengalaman ghaib hampir setiap bulan saya alami.. Dalam masa itu
pula saya mendapatkan berbagai saran saran keghaiban baik berupa ilmu ilmu dalam bentuk bacaan sampai
kepada benda benda dan dedaunan alam yang dapat di jadikan sarana ilmu ghaib semula jadi. Hidup di
indonesia itu bagi seorang perantau seperti saya dan mungkin juga bagi perantau perantau yang lain tidak ada
kata untuk tidak percaya, di indonesia ini apa yang di anggab orang rumahan sebuah hayalan atau hanya bualan
saja, di sini dapat saja terjadi… kalau berjalan di tengah kuburan negara luar jam berapa saja saya berani tetapi
jika di bayar untuk berjalan di tengah kuburan di bumi indonesia, saya akan jujur ragu dan mungkin akan lebih
menghindar untuk melewati nya, ya itulah di kuburan negara luar sana berjalan di kuburan tengah malam tidak
akan terjadi apapun selain hanya kesunyian, namun jangan coba coba jika berjalan tengah malam di tengah
kuburan indonesia, selain kesunyian pasti akan muncul berbagai aktifitas ghaib. Saat ini setelah berkeluarga dan
memiliki anak, alhamdulilah saya telah resmi di tetapkan sebagai karyawan PT CEVRON DUMAI RIAU, jadi
masa masa perantauan dan berjalan di ladang keghaiban indonesia otomatis telah ending dan
selesai,pengalaman seperti itu ternyata sangat berharga saya rasakan saat telah menetap dan bekerja di
perusahan cevron saat ini, saya kira berhadapan dengan ghaib akan berhenti sejak saya menetap bekerja ternyata
tidak begitu saja… di tempat kerja yang kebanyakan di isi oleh orang orang profesional ternyata di penuhi juga
dengan hal hal ghaib bahkan reaksi ghaib nya lebih beragam, lebih hight freqkwensi dan cara cara nya pun lebih
sulit di cerna oleh orang orang yang paham ilmu ghaib secara tradisional… ilmu ghaib yang di amalkan dan di
daya gunakan oleh orang orang profesional ternyata telah di gabung dengan berbagai kekuatan teror, kekuatan
uang dan kekuatan pangkat.. sehingga daya serang dari ilmu ghaib itu jauh lebih ganas dari sewaktu berhadapan
dengan serangan ghaib di perantauan dulu… Alhamdulillah berbagai pengalaman menemukan ilmu ilmu ghaib
sewaktu perantauan sangat mendukung sebagai wasilah keselamatan saat bekerja pada masa kini. Dari puluhan
mungkin ratusan ilmu ilmu ghaib dan serangan serangan ghaib yang pernah saya alami sewaktu bekerja di
berbagai daerah di indonesia dulu ada satu dua yang sangat saya senangi dan menurut pengalaman saya cukup
terbukti dapat memberikan keselamatan saat bencana keghaiban itu menghempas diri, ilmu ini saya dapatkan
dari 3 orang guru sekaligus… saking kuat dan berat nya daya hantam tenaga ilmu ini untuk membangkitkannya
saja memerlukan 3 orang guru sekaligus. Ya karena setiap guru hanya mampu membangkitkan sebagian saja
dari kekuatan malaikat 36 sekujur badan ini, sebagian lagi di lakukan oleh guru kedua dan selanjutnya guru ke
tiga, uniknya ketiga guru saya ini adalah orang yang terlahir kembar tiga.. dengan minyak yang di racik dari
dedaunan khusus maka setiap guru dengan mudah dapat membangkitkan kekuatan malaikat 36 sekujur badan,
karena 3 guru nya maka 3 juga jenis minyak nya… setelah minyak di oleskan ke sekujur badan maka bermula
lah sang guru membisik kan nama nama malaikat sekujur badan yang menguasai /abang yang menjaga adiknya
yaitu bagian bagian dari tubuh jasad dan tubuh halus manusia tersebut, setelah hapal lahir bathin maka kekuatan
malaikat 36 sekujur badan ini langsung dapat di gunakan untuk sarana keselamatan dan pengobatan, tidak perlu
rumit rumit ritual seperti ilmu ilmu ghaib lain… cukup di beri tau nama semula jadi 36 malaikat sekujur badan
ini maka secara qodrat mereka akan langsung siap menjaga zahir dan bathin kita sebagai bentuk perjanjian
bahwa dia abang dan kita adiknya yang wajib di jaga.

Saya tidak hendak berpanjang cerita maka saya langsung sampaikan saja nama 36 malaikat sekujur badan yang
menjadi abang dari jasad dan bathin setiap manusia berikut ini

A’uzubillahi minassyaithonnirrojim
Bismillahirrahmannirrahim Asyhaduan laillaha illallah wa asyhadu anna muhammadarasullallah
Jibril abangku
nyawa Mikail abangku
rahasia Isrofil abangku
hati Sayyidina putih abangku
jantung Sayyidina ummara abangku
darah Sayyidina ustmana abangku
daging Sayyidina aliyi abangku
tulang besi (punggung) Sayyidina abu bakar abangku
urat api Sayyidina qudus abangku
sendi api Sayyidina qidam abangku selerang tinggam Sayyidina deroja abangku
bulu remang ( bulu tubuh yang meremang tanda dia bangun ) Sayyidina qompeh abangku
kulit manis Sayyidina qiroman abangku
otak Sayyidina katibin abangku
bonak Sayyidina aqad abangku
lendir kuning Sayyidina muqorrobin abangku
lemak darah

( INI MALAIKAT MENJAGA JASAD / ZAHIR / ABANG KITA ) Sayyidina qummara abangku bayang
bayang Sayyidina limpai abangku asam badan ( aroma badan ) Sayyidina qodam abangku warna badan (aura )
Sayyidina qiram abangku panas badan ( amarah ) Sayyidina manis derah abangku hawa ( rasa kasih/sahwat )
Sayyidina kayyum abangku darah halus Sayyidina merajum abangku jantung halus Sayyidina kafiyat abangku
zakar halus Sayyidina ruhum abangku jari tangan Sayyidina rihim abangku jari kaki Sayyidina kisamah
abangku urat syaraf Sayyidina muramah abangku tulang mani Sayyidina hutomah abangku makrufah ( kakang
kawah adi ari ari: jawa)

( INI MALAIKAT BATHIN /BADAN HALUS / ABANG HALUS KITA ) Sayyidina mi’rajil abangku orang
halus ( saudara selahir kita yang hidup di alam ghaib / alam jin) Sayyidina makrofil abangku bosi halus
( saudara halus kita yang menjaga ruh besi ) Sayyidina qira’at abangku batu halus ( saudara ghaib kita yang
menjaga segala batu ) Sayyidina limpo abangku tanah halus ( saudara ghaib kita yang menjadi wali bumi / dewa
bumi kalau di cina) Sayyidina mambang abangku air halus ( saudara ghaib kita yang menjadi wali air )
Sayyidina saman abangku api halus (saudara ghaib kita yang menjadi wali api ) Sayyidina huang abang ku
sekujur badan. Allah hu sekujur badan ku, allah hu sekujur hidup ku.. allah hu sekujur mati ku.. mati kata allah
maka mati, tak mati kata allah hidup sekujur badan ku.kun fayakun.

Cara untuk menguasainya : Mudah saja kok.. setiap habis sholat fardu.. sebut saja satu satu nama semula jadi
malaikat 36 sekujur badan di atas, membaca dengan di dahului ucapan assallamulaika, wassallamualaika….
sebut nama mereka. Tanda tanda pasti sudah bangkitnya saat membaca nya hapal dengan lancar nama nama ini
tampa ada yang terbalik sebut namanya, kalau sudah begini maka badan pun akan di penuhi semangat
membara… bulu roma meremang dan hilang rasa takut kepada apapun, kadang melihat musuh itu terlihat
sangat kecil bentuknya seperti boneka.

CARA AGAR BERTUBUHKAN NUR

MUSYAHADAH adalah bermesraan antara UJUD kepada DZAT-NYA seperti mesranya Cahaya dengan lampunya,
Pujinya HU-ALLAH
--------
SAKARATUL MAUT adalah saat RUHANI meninggalkan JASMANI, seperti kembalinya Cahaya lampu kepada lampunya,
Pujinya ALLAH-HU
Tinggallah Nyawa memuji Tuhannya dengan Pujinya AH - AH.
--------
Lalu.. kembalilah NYAWA kepada Empunya HAK, dengan pujinya :
"LAA ILAHA ILLALLAH MUHAMMADAR RASULULLAH",
Tiada dengan huruf, Tiada dengan suara.
--------
Penjelasannya Tentang Syahadat Tauhid dan Syahadat Diri.. :
Syahadat Rasul + Syahadat Tauhid = Syahadat diri,
Lazimkan Syahadat diri Tanpa Suara, Naik Nafas sudah
"LAA ILLA HA ILLALLAH,
Turun nafas U..
"MUHAMMADURRASULULLAH",
Sampai Mesra.. Tidak boleh keluar, tarik perasaan sampai ke Hati.
Bunyi lagi
"LAA ILAAHA ILLA ANTA",
tahan Nafas tidak boleh keluar, langsung tarik Nafas keatas pelan-pelan
"LAA ILAAHA ILLA HUA",
berarti lebur, saat turun Nafas juga tidak boleh dikeluarkan, pelan-pelan, mesrakan ke bulu-bulu, kulit, dengan perasaan,
Maka inilah Hakekat Syahadat, Mesra Dzahir dan Batin, telah bertubuhkan Nur jua adanya

RUMUS DIRI BAG: KE 2

HAKIKAT MENGENAL TUHAN:


-ALIF : ZAT = Kuasa
-LAM AWAL : SIFAT = Menerima Kuasa
-LAM AKHIR : ASMA = Menjalankan Kuasa
-HA : AF'AL = Menyatakan Kuasa
.
HAKIKAT LIMA NABI PADA DIRI KITA:
1.) Nabi Adam : Jasad kita
2.) Nabi Ibrahim : Hati kita
3.) Nabi Isa : Roh kita
4.) Nabi Musa : Mulut kita
5.) Nabi Muhammad : Rupa kita
.
IMAM PADA DIRI KITA:
Imam Syafi'i : Perbuatan kita
Imam Hambali : Kata-kata kita
Imam Hanapi : Niat Hati kita
Imam Maliki : Tujuan kita
.
MALAIKAT PADA DIRI KITA:
JIBRIL : Menyampaikan
MIKA'IL : Menghidupkan ISROFIL : Sekali mati 2x hidup ISRA'IL : Tiap-tiap hidup mati
.
MARTABAT DIRI ADA TUJUH:
-DIRI ditakluki oleh HATI
-HATI ditakluki oleh JIWA
-JIWA ditakluki oleh RAHASIA
-RAHASIA ditakluki oleh SIFAT
-SIFAT ditakluki oleh ZAT
-ZAT ditakluki oleh ALLAH
-ALLAH ditakluki oleh HAMBA atau DIRI
.
TA" TUJUH" DALAM SEMBAHYANG:
^Berdiri betul : Kepala kita
^Takbir : Mata kita
^Sedekap : Telinga kita
^Rukuk : Mulut kita
^Tahyat : Badan kita
^Sujud : Tangan kita
^Salam : Kaki kita
.
TITIAN:
^KASAD : Kata hati
^TAKRAT : Dikatakan
^TAKYIN : Dikerjakan
^IHRAM : Suci Lahir Batin
^TUBADDIL : Berganti kuasa
^MUNAJAD : Berganti kata
^ MIKRAJ: Sampai kepada Allah DZAT INSAN:
^INSAN : Allah
^MANUSIA : Allah Ta’ala
^MUHAMMAD : Allah Aza wajalla
^ALLAH : Allah Subhanahuwa Ta'ala
^ZAT : Allah Ruhman
^GHAIBUL GUYUB : Allah Rohim
^ZAT HAKIKI : Allah Robbul Alamin
IMAN DAN AMAL:
1.) Iman yang diikuti, Amal Tidak diikuti
2.) Iman itu senantiasa, Amal itu bersama-masa
3.) Iman itu wajib, Amal itu Sunnat
4.) Iman tiada beramal tidak merusak, amal merusak
5.) Iman yang diterima, Amal tidak diterima
6.) Iman masuk surga, Amal tidak masuk surga
7.) Iman diberi Pahala, Amal tidak
8.) Iman tiada ditimbang, Amal ditimbang
9.) Iman boleh berpesan, Amal tidak berpesan, Nabi segalanya beriman serta selamat
10.) Iman jika tidak menjadi kafir, Amal tidak, Nabi semuanya beriman dan beramal
11.) Iman tidak mengharap, Amal mengharap
.
ISI SEMBAHYANG:
TIADA YANG LAIN HANYA ALLAH, LAIN DARIPADA ALLAH SALAH INILAH ISINYA SEMBAHYANG
HAKEKAT SEMBAHYANG ADA TUJUH:
1.) NIAT : Nafsuku
2.) TAKBIR : Nyawaku
3.) FATEHAH : Kepalaku
4.) RUKUK : Tulangku
5.) SUJUD : Dagingku
6.) TAHYAT : Tanganku
7.) SALAM : Kakiku

.
KETERANGAN TAUHID:
-ROBUN ABDU : Allah Hamba
-ABDU ROBUN : Hamba Allah
-ANNA MUKODDIMU : Aku Kodim
-WA ANNA KHOLKI : Aku Raja
-WA ANNA MUHADDAS : Aku Baharu
-WA ANNA MAHLUK : Aku Mahluk
.
JALAN TAUHID ILMU MAKRIFAT:
1.) Jasadku bernama Allah, dari pada Alif itulah Af'al Allah
2.) Hatiku bernama Muhammad, dari pada Lam awal itulah Asma Allah
3.) Nyawaku bernama Rasulullah, dari pada Lam Ahir itulah Sifat Allah
4.) Rahasiaku bernama Allah, dari pada itulah zat Allah
.
HADIST KUDSI:
WA AN YAKUN ABDA RABBAN BILASAKIN,
Artinya
"Bermula itu Hamba Allah, jangan syak, jangan ragu, apabila ragu kafir, Kita yakin bahwa Allah itu benar-benar Ada dan
Nyata, karena yang nyata ini tiada yang ada hanya Allah semata"
KATA SYEH MUHYIDIN IBNU ARABI:
MAN ROANI FAKROL HAK,
Artinya
"Barang siapa mengenal ia akan daku sebenarnya Manusia"
MAN RONI WAHUWA UJUDUL HAK,
artinya
"Aku lah yang sebenarnya Ujud Allah"
HADIST KUDSI :
"Manusia itu Rahasiaku, tiada lain Sifatku, dan Zatnya, tiada lain adanya Aku, Allah nama Zat, arti Zat ada, itulah Diriku,
baru bernama Hamba Allah, Tiada lain engkau itu hanyalah aku, dan Aku itu adalah engkau jua"
BIKANA MAKANA, BIYAKUNU MAYAKUNU,
Artinya
"Barang yang belum ada itu adalah Aku, dan Barang yang sudah ada itu adalah Aku jua"
.
PUJI KEJADIAN MANUSIA:
-Sehari semalam dalam Rahim Ibu Pujinya "HU"
-Tiga hari tiga malam Pujinya "HAK"
-Tujuh hari tujuh malam pujinya "ANALLAH"
-Empat puluh hari 40 malam Pujinya "SUBHANALLAH"
-Tiga bulan Pujinya "ALHAMDULILLAH"
-Tujuh bulan Pujinya "ALLAHU AKBAR"
-Sembilan bulan 15 hari Pujinya "LAILAHAILALLAH"
-Setelah keluar dari Rahim Ibu Pujinya "HU ALLAH"
Jasad serta Nyawa HAMBA namanya, setelah diberi nama baru ALLAH namanya
.
HADIST KUDSI :
TA’ALAMA MAFINAFSI WALA AKMA MAFI NAFSI,
Artinya :
"Hai Isa, engkau ketahui yang ada pada dalam diriku, dan Aku tiada tahu apa yang ada pada dalam dirimu"
FIRMAN ALLAH :
WAANIK BUDUNI HAZA SIROTIM MUSTAKIM,
Artinya
"Tauhidkan oleh kamu akan Daku, dan turutilah Perintahku"
KHOLAKOL INZANI DO’IFA,
Artinya
"Tiap-tiap Manusia itu lemah tiada Berdaya"
UDHULUL JANNATA ANTUM WAARWAJUKUM TAKBARUN,
Artinya
"Masuklah Kamu kedalam Syurga, serta Jodoh Kamu"
FAAMINU BILLAHI WAROSULAH,
Artinya
"Jika kamu percaya padaku, Turutilah Perintah Rasulku"
IN KUNTUM SODIKIN,
Artinya
"Apa sebab engkau ceraikan Rohmu dengan Jasadmu, jika engkau mengetahui"
FAKULUMAN BIROIRI AKMAL AKMALUHU MARDU DATIN LATAR BALU,
Artinya
"Hai Malaikat, Tamparkan Amalnya mereka itu kehadapan mukanya"
1.) ALAINYA MAYINUN WAKOD HOLAKTUKA MIN KOBLU WALAM TAHU SYAIYIA,
Artinya
"Aku telah menjadikanmu dahulu, sedangkan engkau belum jadi sesuatu"
2.) INNI JAALTUKA FIL FUADIMUHADISTI,
Artinya
"Kujadikan engkau bercakap-cakap dalam Hatiku"
3.) WAL ABINU KOLBI FI FUADI ANISI,
Artinya
"isi hatiku hanyalah tetap engkau Sendiri"
4.) ANA MAN AHWA WAMAN AHWA ANA,
Artinya
"Segala yang aku rindui itu ialah aku"
5.) NAHNU ROHANI HALALNA BADANA,
Artinya
"aku adalah dua Jiwa bersatu di satu Badan"
6.) FAIZA ABSOR TAHU ABSOR TANA,
Artinya

"Bila engkau lihat aku, terlihatlah Engkau"


7.) AL ABDU ROBBUN WAROBBU ABDUN,
Artinya
"Hamba itu adalah Tuhan, Tuhan itu adalah Hamba jua"
8.) IN KULTA ABDUN FAROKA ABDUN,
Artinya
"Kalau Engkau katakan Hamba, padahal aku adalah Tuhan"
9.) AN KULTA ROBBUN ANNA YUKALLA,
Artinya
"Kalau Engkau katakana Tuhan, yang mana yang diperintah"
10.) MAIZTA RUHUKA FIRRUHI KAMA,
Artinya
"Telah bercampur Rohmu dengan RohKu"
11.) TUM SYIDUL HIOMRATA BIL MAIL ZALLALI,
Artinya
"Laksana bercampur Hamba dengan Air Jernih"
12.) FAIZA MAZZAKA SYAINU MAZZANI,
Artinya
"Bila menyentuhmu akan sesuatu, maka Tersentuhlah Aku"
13.) FAIZA ANTA ANA FIKULLI HALIN,
Artinya
"Sebab itu Engkau adalah Aku"
HADIST KUDSI :
MAN AROBTU ROBBI BIROBBI,
Artinya
"Jika Engkau ingin melihat Aku, LIhatlah Diri Mu"
WAFI ANFUSIKUM APALAH TUBSIRUN,
Artinya
"Aku di dalam Jiwa Kamu, Kamu tiada mengetahui"
.
APAKAH ARTI : JUNUB, JANABAT, MUKORONAH ?
1. Junub Artinya Mahluk
2. Jenabat Artinya Islam
3. Mukoronah Artinya Ilmu
SIAPA ITU JUNUB, JANABAT, MUKORONAH ?
1. Junub Adalah Laut
2. Jenabat Adalah Bumi
3. Mukoronah Adalah Mani
Bermula Arti Laut ialah Sirr kita, Ilmu adalah Rahasia kita, Bumi itu adalah Tubuh kita, bermula berkata-kata dengan
Perempuan itu dan Sirr kita pada perempuan itu, itulah Junub namanya, Dan Jamak Perempuan itu Janabat namanya,
Bercampur Air Laki-laki dengan perempuan itu Mukuronah namanya (Sirr sama), Bermula Junub itu Tamu namanya,
Janabat itu Jamak namanya, Dan Mukoronah itu : Rahman, Rahim namanya
ORANG JANABAT ITU ADA 4 PERKARA:
1. WADA
2. WADI
3. MANI
4. MANIKAM
-WADA Artinya : selagi di dalam Otak kita
-WADI Artinya : Ditengah kening kita
-MANI Artinya : selagi didalam Dada kita
-MANIKAM Artinya : selagi di dalam Pusat kita
Maka tetap didalam Pusat menjadi 3 macam:
1. ISTINJAK
2. JUNUB
3. JANABAT
Yang bernama Istinjak itu Mani, Tatkala didalam Fuad Kalam, kemudian jatuh kepada Bumi Rahmat Allah dari pada
tempat yang bernama KUNTU KANZAN MAHFIAN, sudah tetap didalam Bahrul Alam namanya, Ketahuilah tentang
WADA, WADI, MANI, MANIKAM, serta kesempurnaannya Istinjak itu, Jika tidak mengenal yang tersebut diatas maka tidak
sempurna islam itu, Kering Air Laut tiada Suci Mandinya, dan Sembahyangnya, maka tiada Syah segala Halnya
.
MENYATAKAN WADA, WADI, MANI, MANIKAM:
1.) Wada itu jadi Kaki, jadi Tubuh, jadi Tanah, jadi Jibril
2.) Wadi itu jadi Darah, jadi Jantung, Jadi Mika'il
3.) Mani itu jadi Angin, jadi Tembuni, jadi Limpa, Jadi Isrofil
4.) Manikan itu jadi Api, jadi Uri, jadi Empedu, Jadi Isro'il
"Malaikat Jibril pada mata Putih, Malaikat Mika’il pada mata Hitam, Alis mata itu bernama Isrofil, Mata yang Terang itu
bernama Isro'il dan Muhammad Rasulullah"
-HATI itu bernama ABU BAKAR,
-Hati yang Terang bernama UMAR,
-Warna Jantung bernama USMAN
-dan Empedu yang Hitam bernama ALI
1. Jalannya mati
2. Hilangnya mati
3. Selamanya mati
4. Tempatnya mati
Empat Perkara tadi pembukaan ghaibnya dzat Allah, oleh karena itu sayangilah, setelahnya menerima keterangan yang
dibawah ini :
1.) Jalannya Mati : Jalannya mati ialah Hidayatullah, maksudnya menunjukan kerajaan yang dirakit didalam tubuh
manusia jadi dzatnya yang tidak berpindah lagi
2.) Duduknya Mati : Duduknya mati itu petunjuk Allah yang selamat dari keadaan mati, artinya tahu kesempurnaannya
3.) Ketemu Mati atau Selamanya Mati : ialah sabar, artinya pasrah segala-galanya kepada tuhan : Iradatullah
4.) Tempatnya Mati : Tempatnya mati itu adanya didalam pekerjaan Allah, maksdunya ialah sempurnanya dzat yang
mempunyai sifat esa, supaya diketahui keterangannya dibawah ini :
1. Syahadat tidak pakai Iman
2. Takbir tidak pakai Tauhid
3. Syariat tidak pakai Ma’rifat

Syahadat tidak pakai iman nyatanya tunggal,


Takbir tidak pakai Tauhid kenyataannya hilangnya tunggal, yang senang didalam dzatullah yang tunggal yang senang
kepada sifatullah :
yang sempurna sifatnya maka inilah yang menerangkan waktu roh mulai keluar :
1.) Mula-mula dari badan ialah dari telapak kaki pujinya "LAYAKRUJULLAH ILALLAH"
2.) Roh jalan lagi, berhenti di lutut pujinya "ILAAHU ALLAH"
3.) Roh jalan lagi, berhenti di pusat pujinya "LAMAUJUD ILALLAH"
4.) Roh jalan lagi, berhenti di hati pujinya "YAHU ILALLAH"
5.) Roh jalan lagi, berhenti khalkum pujinya "YUWA ILALLAH"
6. Roh jalan lagi, berhenti dimuka pujinya "HAK ILALLAH" 7. Roh jalan lagi, berhenti di mata pujinya "Nyawa si badan
sepi"
Adapun ghaibnya, kenyataannya ada 6 perkara:
1.) Jaman geraknya mati rupanya hitam, jaman yang keluar dari badan kita pribadi
2.) Melihat warna merah, pekerjaan yang masih samar-samar
3.) Melihat warna kuning, itupun masih remang-remang
4.) Melihat warna putih, itu tandanya sudah kumpul, jadi keadaan mati yang tunggal gilang gemilang cahayanya, itulah
tanda bayangan dari keadaan mati yang sempurna, yang terang tidak ada yang menghalanginya,tapi walaupun demikian
belum sampai jua sebab masih jauh dari rasa gaib, dari itu harus percaya kepada qudrat yang kuasa, Tauhid maksudnya
pasrah kepada kehendaknya, ma'rifat maksudnya tahu kepada ilmunya, islam maksudnya selamat dari ilmunya
5.) Melihat yang belum tahu pada warna, Sejati yang mulya tak ada batasnya
6.) Lengkap riwayatnya yang menerima anugerah yang maha suci
1.) Nabi Ibrahim : Nyawa = Wujud = Ada
2.) Nabi Yusuf : Cahaya = Sifat = Rupa
3.) Nabi Isa : Roh = Johar = Nyata
4.) Nabi Muammad : Nur = Roh = Kedalam
5.) Nabi Musa : Ceritaan = Nafas = Keluar
6.) Nabi Daud : Suara = Hawa = Darah
7.) Nabi Sulaiman : Kesaktian = Nafsu = Tulang
-Alif : Allah = Jibril = Nafas
-Lam : Ta’bil = Mikail = Tanafas
-Lam : Jalalah = Isrofil = Anfas
-Ha : Adadah = Isroil = Nufus
^Tasjid : Haruman, Jaruman,
^Mukarobin : Nafas Nafsiyah

BERDIRINYA MANUSIA SEMPURNA:


-Menitis Artinya matinya balik lagi Rohnya ke anak cucunya
-NUFUS Atinya matinya sudah janji akan nyusul ke anak
-NUSUR artinya cucunya (mati didalam hidup) awet hidupnya
-Kekal artinya hidupnya bisa gonta-ganti rupa
.
ALLAH itu ada EMPAT huruf ke LIMA tasjid, apa WUJUDNYA ALLAH itu ? WUJUDNYA NAFAS
"INNAMA SODAKATI LIL FUKARO WAL MASRIKI WABINIS SABIL"
-INNAMA = pekerjaan
-SODAKOT = yang sungguh-sungguh
-LILFUKARO = keluar dari pikiran sendiri
-WAL MASRIKI = yang betul harus dipikirkan
Maka hal ini dapat kiranya betul-betul dihayati, bahwa sifat Allah itu ada pada manusia-manusia
itu sendiri
MIM : Muhammad MA = Maha Suci
NUN : Nukat Ghaib NU = Nurullah dari Bapak
SA : Rasul SI = Syirullah dari Ibu
WAW : Adam (jasad badan) YA = Jadinya kita
1. SIRR : Wujud
2. BUDI : Ilmu
3. CIPTA : Nur
4. RASA : Suhud

1. NAFAS : Adam Sarpin = Roh kudus = Wadi = Bulatnya mata


2. TANAFAS : Adam Syaraf = Roh rohani = Madi = Putihnya mata
3. ANFAS : Adam Mungkin = Roh idhofi = Mani = Hitamnya mata
4. NUFUS : Adam Akal = Jasmani = Manikem = orang-orangan mata
-DARI ALLAH : Sirr, Budi, Cipta, Rasa
-DARI NABI : Pengucapan, Penciuman, Pendengaran, Penglihatan
-DARI RASUL : Nafas, Tanafas, Anfas, Nufus
-DARI BAPAK : Kulit, Tulang, Akal, Urat
-DARI IBU : Daging, Darah, bulu, Sumsum
1. Leluhur
2. Air Ketuban
3. Bungukusan Otak
4. Tali Ari-Ari
5. Bali
6. Darah
7. Bayangan
LAILAHAILALLAH itu Ada 40 Akoid.
1 Seharusnya. Muhammadurasulallah Ada 9 Akoid. 20 Wajibnya.
Ibu 9 Rasulnya Istri (Bini).
20 Mustahilnya Bapak.
1 Seharusnya Anak.
Jumlah 50 Akoid, 1 Seharusnya.
-Ibu = Ya Ilahi = Jibril
-Bapak = Ya Robbi = Mikail
-Kita = Ya Saidi Ya Maulana = Jaruman
-Ibu Perempuan = Ya Allah = Isrofil
-Ibu Lelaki = Ya Tuhanku = Isroil
-Istri = Ya Robal = Mukarobin
-Anak Kita = Arsil Ajina = Haruman
^ALIF Sifatnya WUJUD, Allah adalah Kita, kita adalah Allah
^BA Sifatnya BASIRUN, Langit, Bapak, Bahan Kita
^SIN Sifatnya SAMIUN, Air, Sirr, Suci
^MIM Sifatnya MUTAKALIMUN, Bumi, Ibu, Maha Suci
-NAFSIYAH Wujudnya NAFAS
-PENGLIHATAN Wujudnya MATA
-PENDENGARAN Wujudnya TELINGA
-CERITAAN Wujudnya MULUT
1.) SYARIAT : Peraturan-Peraturan Bersumber Di Badan
2.) TARIKAT : Perbuatan Bersumber Di Hati
3.) HAKIKAT : Kelakuan Bersumber Di Nyawa
4.) MA'RIFAT : Nyata Bersumber Di Rasa
^Allah Yang Memberi Hidup,
^Muhammad Adalah Qadam atau Roh,
^Rasul Adalah Hidup atau Nafas
^Adam Adalah Jisim (Badan),
^Muhammad Yang Menanggung Wujud,
^Rasul Yang Menanggung Hidup,
ALIF BISMILLAH, Berkatnya ALIF BISMILLAH, ALIF JADUM MUHAMMAD JADUM, JADUM ILALLAHJ,
SARAN KANA MIMBAKI BAKIYAN ILALLAH
.
30 Huruf 9 Roh Terjadinya Nafas Didalam edaran Badan Kita Yang Masuk 7 Anggota Diantara Lelaki
Dan Wanita
Islam Itu Harus Sholat Yang Tak Ada Hentinya, Dalilnya Tajwid = Mukhalapatu Lilhawadisi, Dalilnya
Islam = Hayatun Bihayatin Daiman Abada
.
1. WADI : Rupanya Merah, Kejadiannya Darah Kita
Pujinya "LAYAKRIFU ILALLAH"
2. MADI : Rupanya Hitam, Kejadiannya Air Kita
Pujinya "LAMAKBUDA ILALLAH"
3. MANI : Rupanya Putih, Kejadiannya Akal Pikiran Kita
Pujinya "LAHU YUDA ILALLAH"
4. MANIKAM : Rupanya Kuning, Kejadiannya Cahaya Kita
Pujinya "LAMAYUDA ILALLAH"
.
1). Asal Bumi : Rupanya Hitam, Kejadiannya Wujud Kita Hakikatnya Dzat Kita, Jadinya Kulit Daging.
Pujinya
"ASHADU ALA ILAHAILALLAH"
2.) Asal Api : Rupanya Merah, Kejadiannya Nur Sifat Kita Jadinya Urat Tulang.
Pujinya
"WA ASHADU ANA MUHAMMAD RASULULLAH"
3.) Asal Angin : Rupanya Kuning, Kejadiannya Ilmu Kita, (Af'al Kita) Jadinya Akal Pikiran,
Pujinya
"LA SYARIKALAHU LAILAHAILA ANA"
4.) Asal Air : Rupanya Putih, Kejadiannya Suhud Kita Hakikatnya Asma Kita, Jadinya Darah Sumsum,

Pujinya
"SAHIDNA ALLAMPUSIHIN WA SABIT INDANA INAHU LAILAHAILAHUA"
.
1. Barba nama induk semula jadinya Bumi, Jadi Jisimnya Muhammad
2. Mur Kadim nama induk semula jadinya Api, Jadi Cahayanya Muhammad
3. Abdu isomad nama induk semula jadinya Angin, Jadi Nyawanya Muhammad
4. Sabantahuran nama induk semula jadinya Air, Jadi Hidupnya Muhammad
1. Asal Api : Syariat Jadi Berdirinya Sholat
2. Asal Angin : Tarekat Jadi Rukunya Sholat
3. Asal Air : Hakikat Jadi Sujudnya Sholat
4. Asal Bumi : Ma'rifat Jadi duduknya Sholat
.
1. SHOLAT WUJUD :
Adanya Didalam hening, Adanya Didalam kekal, Aku lah Dzatnya
2. SHOLAT DAIM :
Ada Rasa Dalam olah, Ada Olah Dalam Olah, Aku olahnya Allah
3. SHOLAT MUTLAK :
Akulah Akunya Allah
4. SHOLAT TUL KUSTA :
Sang Hitam Ada, Ada Dalam Rasanya Sang hening Ada, ada Dalam Rasanya, Akulah Sejatinya Rasa
5. SHOLAT MATI SEBELUM ADA SHOLAT:
ruh Sejatinya, Badan Darahnya, Hati Dan Jantungnya Hati, Air Rohnya Hati, Darahnya putih
Rupanya Jantung, Ada Pada Lengkungan (Lobang-Lobang)Tegak Di Tengah-Tengah Jantung Usholi
Itu Hidup, Wujud Hidup Itu Sujud, kekal Pada ruh, Sungguh ingat Hidup tidak akan mempan
kematian Allahu Akbar
.
1. HATI SANUBARI :
Rupanya Hitam, Bagiannya Kaharullah, Tempatnya Di Alam Sulfil.
Pujinya "ALLAH-ALLAH"
Itu Sempurnannya ucapan (Mulut)
2. HATI MAKNAWI :
Rupanya Merah, Bagiannya Kamalullah, Tempetnya Dialam Sulbi,
Pujinya "ALLAH-ALLAH",
Itu Sempurnanya pendengaran (Telinga)
3. HATI SIRRI :
Rupanya Kuning Bagiannya Jalallah, Tempatnya Di Alam Tapek,
Pujinya "HU-HU"
Itu Sempurnanya Napas (Hidung)
4. HATI FUAD :
Rupanya Putih, Bagiannya Jamalullah, Tempatnya Di Alam Sabit,
Pujinya "ANA HAQ" 3x
Itu Sempurnanya Penglihatan (Mata)
.
1. LUAMAH (Alif) Adanya Di Mulut :
Asmanya Hidup, Rupanya Didalam, Bagiannya Mulut, Tempatnya Di hati
Pujinya "YAHU-YAHU",
Sempurnanya Cipta-Cipta.
2. AMARAH (Lam Ta'bil) Adanya Di telinga :
Sifatnya Hidup, Rupanya Merah, Bagiannya Di telinga, Tempatnya Jantung,
Pujinya "ILAHU-ILAHU",
Sempurnanya Sirr Dan Angan-Angan
3. SUPIAH atau SAWIXAH (Lam Jalala) Adanya Di Mata :
Af'alnya Hidup, Rupanya Putih, Bagiannya Dimata, Tempatnya Di Hempedu,
Pujinya "IMANAHU-IMANAHU",
Sempurnanya gerak Dan Diam
4. MUTMAINAH (Ha) Adalah Adanya Di Hidung :
Dzatnya Hidup, Rupanya Kuning, Bagiannya Di Hidung, Tempatnya Pada kemaluan, .
Pujinya "HU, HU, HU",
Sempurnanya Budi Dan Rasa
.
1. NAFAS : Talinya Hidup, Talinya Roh Rupanya Hitam, Bagiannya Af'alullah, Adanya Pada
Ucapan (Mulut)
Pujinya LA ILAHAILALLAH
Sempurnanya Kulit Dan Daging
2. TANAFAS : PenciumanNya Roh Rupanya Kuning, Bagiannya Asmaullah Ada Pada Hidung,
Pujinya ALLAHU-ALLAHU
Itu Sempurnanya Tulang Dan Urat.
3. ANFAS :Tempatnya Roh, Rupanya Merah, Bagiannya Sifatullah Ada Pada Punggung,
Pujinya ALLAH-ALLAH,
Itu Sempurnanya Darah Dan Sumsum
4. NUFUS : Penglihatan Roh, Rupanya Putih, Bagaiannya Dzatullah Ada Pada Awasnya Mata
(Penglihatan),
Pujinya YAHU-YAHU
Itu Sempurnanya Kekuatan Nafsu
.
1.) SYARIAT : Badan Bersumber Dari Otak, Imannya Hidayatullah, Yang Dilakukan Oleh Orang-
Orang Syariat Wudhu Dengan Air, Batalnya Kalau Kentut, Sholatnya Maktub, Lakunya Ruku, Sujud,
Sempurnanya 4 Perkara :
1. Senang Ujub Dan Takabur
2. Kalau Diundang Dapat Berkat
3. Menang Sendiri, Janjinya Tidak Tepat Dan Ujub Kalau Tamat Pengajiannya
4. Takabur Kalau Melakukan Sholat
5 Waktu, Menetapkan Dirinya Tidak Ke Neraka Pasti Ke Syurga
2.) TAREKAT : Hati Bersumber Dari Hidung, Imannya Sadrah Yang Dilakukan Wudhu Teman
(Kesungguhan Hati), Batalnya Kalau Bohong, Sholatnya Daim, Lakunya Sopan Santun,
Sempurnanya 14 Perkara :
1. Mengurangi Datangnya Penyakit
2. Mengurangi Tidur Dan begadang
3. Dengan Sungguh Berbaktinya
4. Dengan Tenang Pikirannya
5. Dimana Saja Ia Berbakti
6. Berbaktinya Ditempat Sepi Dan Tenang
7. Ditempat Yang Gelap Ia Berbakti
8. Permohonannya Menyerupai Rakyat Jelata
9. Malu Baktinya Ditengah-TengahPasar
10. Memalukan Baktinya Berdiri Ditengah-TengahPekarangan
11. Waktu Memberi Tidak Dengan Perhitungan
12. Harus Bersedih Dalam Pembicaraannya
13. Setelah Memberi Tidak Mengharapkan Imbalan
14. Sebelumnya Mempunyai Perasaan Sendiri
3.) HAKIKAT : Nyawa Bersumber Ditelinga, Imannya Maksum Yang Dilakukan, Wudhunya Ingat,
Batalnya Kalau Lupa Sholatnya Tulkusta, Kelakuannya Tidak Sombong, Sempurnanya 5 Perkara :
1. Merdeka Dalam Badannya
2. Bersih Dalam Kalbunya
3. Suci Hatinya
4. Mulya Namanya
5. Sempurna Penglihatannya.
4.) MA'RIFAT : Rasa Bersumber Dimata, Imannya Yakin Wudhunya Tidak Melihat, Batalnya
Kalau Melihat Sholatnya Dulkaji, Lakunya Tasdik, Sempurnanya 9 Perkara :
1. Hilang Kalbunya
2. Kosong Sukmanya
3. Adanya Ditempat Yang Agung
4. Tak Ada Sembah Dan Puji
5. Iya-Iya, Tidak-Tidak
6. Bicaranya Dengan Kenyataan
7. Halus Tak Dapat Diambil
8. Bisa Masuk Walau tertutup
9. Digjaya Segala-Galanya,Bisa Masuk Tanpa Bolong
.
1. SYARIAT : Niatku Mengucapkan Dua Kaliamt Syahadat Sekali Untuk Seumur Hidup
2. TAREKAT : Niatku Mengucapkan Syahadat hidup didalam mati, Baginda Rosul Dari Otak, Otak
Yang Menjadikan Adanya mati, Menciptakan Mati Dan Hidup, Hidup Yang Tak Mati, Tetap Yang Tak
Berubah
3. HAKIKAT : Asyahadu, Ada Dia, Ada Aku, Allahu Sifatku, Salallahu Tuhanku, Menunjukan Jalan
Terang, Hidup Tidak Kena mati, ingat Yang Tak Bisa Lupa, Dzat hilang Pulang Ke Dzatullah,
Lailahailallah Muammadarasulallah
4. MA'RIFAT : Asihku Asalku Dari Dzatullah, Du Itu Waktu Aku Diadu telentang Dan Telungkup Ibu
Dan Bapak Ku, Bumi Dan Langit, Roh Masuk Kedalam Jisim (Badan) Baru Adanya Tuhan,
Muhammad Yang Menanggung Dzat, Rosul Yang Menanggung Hidup, Ragaku Darmaku, Baik
Buruknya Terserah Kepada Tuhan Dan Hatiku
.
1.) Syahadat Tauhid :
"ASXHADUANLA ILAHAILALLAH, WA ASHADU LASYARIKALAHU"
2.) Syahadat Rosul :
"WA ASHADU ANA MUHAMMADAN ABDUHU WAROSULUHU"
3.) Syahadat Kita :
"NAWAITU ANUKIRRO atau UKINA SYAHADATAINI KALIMAT TAINI KUMURO MUROTAINI ALAIYA
WATUNI MUSLIMIN"
4.) Syahadat Anggota :
"FIKULLI WALAU HAKIM WANAFASIN ADADAH MAWASI AHU BILLAHI TA'ALA UMANI ILALLAH"
.
PECAHAN SAHADAT:
Syahadatnya Yang Diminum itu Minuman Syahadatnya Minum Harus Kemulut Syahadatnya Yang
Membikin
1. Dari Rahman Qodrat Jadi Anggota
2. Dari Rahim Qodrat Jadi Kekuasaan
3. Dari Rahman Irodat Jadi Jantung
4. Dari Rahim Irodat Jadi Kemauan
5. Dari Rahman Ilmu Jadi Otak
6. Dari Rahim Ilmu Jadi Ingatan
7. Dari Rahman Hayat Jadi Nafas
8. Dari Rahim Hayat Jadi Hidup
9. WAHADIYAT = Tunggal Sahnya Wujud = Ada Nur = Tahu Nurcahya = Menyaksikan
.
PERABOT UNTUK MENGERJAKANNYA:
1. Dzat dan Adatmu Yang asal dari qudrat yang maha suci
2. kendakmu yang asal dari irodat yang maha suci
3. pengetahuanmu yang asal dari ilmu yang maha suci
4. hidupmu yang asal dari hayat yang maha suci
5. dengarmu yang asal dari sama yang maha suci
6. penglihatanmu yang asal dari basar yang maha suci
7. ucapanmu yang asal dari kalam yang maha suci
.
YANG HARUS DIJALANKAN:
^Menjalankan 20 Sifat yang baik
^Menuruti 20 sifat yang maha suci
^Menjauhi 20 sifat yang tidak wajib dalam ketuhanan
-Api rasa panas yang sudah berwujud
-Air rasa dingin yang sudah berwujud
-Angin rasa sejuk yang sudah berwujud
-Bumi rasa tetap yang sudah berwujud
. . . Maka Wujudnya rasa panas itu Dzatnya api, merah itu Sifatnya, namanya apa saja itu Asmanya,
yang mengetahui itu Af'alnya
. . . Begitupun Wujudnya rasa dingin itu Dzatnya air, putih itu Sifatnya, namanya apa saja itu
Asmanya, yang mengetahui itu Af'alnya. Dst……
^Rasa-rasa tadi yang diterangkan semua asal dari Rasulullah,
^Kalau Dzatnya Tuhan ialah wujudnya Rasulullah,
^Kalau Sifatnya Tuhan ialah Rahman Rahimnya,
^Kalau Asmanya Tuhan ialah apa saja menyebutnya,
^Kalau Af'alnya Tuhan ialah sempurna mengerjakannya,
Jangan lupa kepada Tuhan (wujud) = ada, Harus malu kepada kekuasaannya (Qodrat),
Punya rasa kepada kehendaknya (Iradat),
Merasa setelah tahu (Ilmu)
.
CAHAYA YANG EMPAT
1. MERAH = telinga = bayang = amarah Bertuhan kepada rohaniah (gorah)
2. KUNING = Jantung = nafas Bertuhan kepada nafas (mutmainah)
3. PUTIH = Hati = mata = sawiyah atau sufiah Bertuhan kepada sirr dari ibu bapak didalam sirr
4. HITAM = Empedu = mulut = luamah atau lawwamah Bertuhan kepada aku (ya Allah ya aku)
^Yang adatnya panas, yang sifatnya merah, api = amarah,
^Yang adatnya sejuk, yang sifatnya kuning, angin = mutmainah,
^Yang adatnya dingin, yang sifatnya putih, air = sawiyah,
^Yang adatnya tetap, yang sifatnya hitam, bumi = luamah
-AMARAH = Kehewanan Api asal dari matahari, acinya api jadi daging
-LUAMAH = Keduniaan Air asar dari laut, acinya air jadi tulang
-SAWIYAH = Kesempurnaan Tanah asal dari bumi, acinya tanah jadi seisi badan
-MUTMAINAH = Ketuhanan Nafas asal dari angin, acinya angin jadi kulit
Hukum saranya sudah punya segolongan-segolngannya,
Hukum adatnya sudah punya seadat-adatnya,
Hukum akalnya sudah punya seakal-akalnya,
Hukum Allahnya yang tetap pada pendiriannya yang maha suci
^Syariatnya badan dari ibu,
^Tarekatnya adat dari bapak,
^Hakekatnya pengetahuan dari guru,
^Ma'rifatnya kita dari tuhan

KESIMPULAN RUMUS DIRI

Hakikat ALLAH adalah semata-mata AWAL dan AKHIRNYA, Hakikat MUHAMMAD Tiada HAKNYA, Adanya HAK ALLAH,
Hakikat ADAM Tiada DIRINYA, Adanya DIRI ALLAH, Hakikat HAMBA Habis, Menafikan Baru Ada KADIM, inilah Takluk
MUHAMMAD, ADAM, dan HAMBA, kepada ZAT WAJIBUL UJUD Hakiki Mutlak Yang bernama ALLAH yang hidup tidak
menerima mati, AWAL dan AKHIR, Kekal selama-lamanya
Barang siapa belum mengenal yang EMPAT ini maka pengenalan mereka itu akan sia-sia belaka, Jika ia sudah mengetahui
yang EMPAT ini, barulah tahu bahwa, ALLAH dan HAMBA itu tiada bercerai selama lamanya, dalam diri dan diluar diri
semata-mata hanya ALLAH jua yang ada
¤
Inilah kesimpulan diri:
-UJUD Artinya BADAN
-KIDAM Artinya NYAWA
-BAQO Artinya RASA
-MUHALAPA Artinya SIR
-KIYAMUHU Artinya KULIT
-WAHDANIAT Artinya DAGING
-KODRAT Artinya TULANG
-IRODAT Artinya LIMPA
-ILMU Artinya URAT
-HAYAT Artinya DARAH
-SAMAK Artinya JANTUNG
-BASAR Artinya EMPEDU
-KALAM Artinya HATI
-KODIRUN Artinya TANGAN
-MURIDUN Artinya KAKI
-ALIMUN Artinya OTAK
-HAYYUN Artinya RAHASIA
-SAMI'UN Artinya TELINGA
-BASIRUN Artinya MATA
-MUTAKALIMUN Artinya MULUT
¤
RUH ITU ADA TUJUH:
-RUH KUDUS = Adanya Allah
-RUH IDHOFI = NurMuhammad
-RUHANI = Adanya Adam
-RUH JASMANI = Adanya Manusia
-RUH HEWANI = Adanya Hewan
-RUH SABATI = Adanya Batang kayu
-RUH NABATI = Adanya Batu-batu
KESIMPULANNYA :
"Barang siapa yang menceraikan Ruh dengan Jasad itu tidak benar, karna manusia yang telah sampai Makrifatnya kepada
ALLAH, inilah sebenar-benarnya Manusia"
¤
SAHABAT EMPAT PADA DIRI:
^ABU BAKAR : Paru-paru kita
^UMAR : Jantung kita
^USMAN : Hati kita
^ALI : Empedu kita
LIMA NABI PADA DIRI:
-ADAM SUFIALLAH = Jasad kita
-IBRAHIM KHOLILULLAH = Hati kita
-ISA RUHULLAH = Ruh kita
-MUSA KALAMULLAH = Mulut kita
-MUHAMMAD RASULULLAH = Sifat kita
TUJUH PUJI ANGGOTA BADAN:
1.) Puji Kepala : ALLAHU AKBAR
2.) Puji Mata : LAYAK LAMULLAH ILALLAH
3.) Puji Telinga : LAYAK RIPULLAH ILALLAH
4.) Puji Mulut : LA MAUJUD ILALLAH
5.) Puji Tangan : LA HAYYUN ILALLAH
6.) Puji Badan : LA BIHAKKI ILALLAH
7.) Puji Kaki : LA HAULA WALA QUWWATA ILLAH
JALAN CERAINYA TUJUH HURUF:
1.) ALIF : ALLAH
2.) LAM AWAL : MUHAMMAD
3.) LAM AKHIR : ADAM
4.) HA : HAMBA
5.) MIM : Menapikan
6.) HA : Hak
7.) DAL : Diri atau adanya diri Allah
KALIMAH DALAM DIRI:
"ASYHADU" : Kepala kita
"ALLAH ILAHA" : Mata kita
"ILLALLAH" : Telinga kita
"WAASYHADU" : Mulut kita
"ANNA" : Tangan kita
"MUHAMMAD" : Badan kita
"RASULULLAH" : Dirinya sendiri
.
ADAM ITU ADA EMPAT TINGKATAN:
1. ADAM TANAH
2. ADAM HAWA
3. ADAM ASMA
4. ADAM HAK
-Adam Tanah ialah : Api, Air, Angin, tanah
-Adam Hawa ialah : yang diturunkan dari Sore
-Adam Asma ialah : Allah memberi beberapa nama
-Adam Hak ialah : Tiap-tiap Jasad itu Hak Allah, sebab Adam itu tiada yang ada hanya Allah
MUHAMMAD ADA EMPAT MACAM:
1. MUHAMMAD AWAL ialah NURANI
2. MUHAMMAD AKHIR ialah ROHANI
3. MUHAMMAD ZOHIR ialah INSANI
4. MUHAMMAD BATIN ialah ROBBANI
¤
ABU BAKAR BERKATA :
"Barang siapa mengatakan manusia itu bukanlah Allah maka ia telah Sirik"
UMAR BERKATA :
"Barang siapa mengatakan manusia itu bukanlah martabat Allah maka ia telah Fasik"
USMAN BERKATA :
"Barang siapa mengatakan manusia itu bukanlah Rahasia Allah maka ia telah Sindik"
ALI BERKATA :
"Barang siapa mengatakan manusia itu bukanlah dirinya Allah maka ia telah kafir"
-ARTI IMAN : Percaya kepada Allah
-ARTI ISLAM : Selamat Awal dan Akhir
-ARTI TAUHID : Satu, lauh, Tunggal
-ARTI MAKRIFAT : Mengenal Zat Allah, Sifat Allah, Asma Allah, dan Af'al Allah
JALAN IMAN SEMBAHYANG:
Pertama kita Imamkan QUR'AN
Kedua AL'FATEHA
Ketiga ALHAMDULILLAH
Keempat NUKTAH
kelima BA
dan Keenam ALIF
^ALIF artinya Allah, inilah yang kita Imamkan semata-mata Allah, Makmum jangan bergantung dengan Imam, Yang
dimuka itu hanya Allah, Imam itu hanya Komando, yang kita tahu Allah bukan Imam
Ahli Hakikat Berkata :
"LAILAHAILLALLAH, LAMAKBUT BIHAKKI ILLALLAH",
Artinya :
(Tiada Dayaku melainkan Daya Allah, ini Sindik)
Ahli Marifat Berkata :
"LAILAHAILLALLAH,
Dalam hatinya, MINALLAH, LILLAH, BILLAH, inilah sebenarnya Awal dan Akhir, baru bersih Zahir dan Batin
.
PUJI YANG EMPAT :
-Puji orang SYARIAT :
"LAILAHAILLALLAH"
-Puji orang TAREKAT :
"HU ALLAH"
-Puji orang HAKEKAT :
"ALLAH-ALLAH"
-Puji orang MAKRIFAT :
"HAYYUN-HAYYUN"
JUMLAH KALIMAH EMPAT MACAM:
1.) Kalimah SYARIAT :
"LAILAHAILLALLAH".
(Tiada Tuhan yang disembah melainkan Allah)
2.) Kalimah TAUHID :
"LAILAHAILLALLAH".
(Tiada Tuhan adanya Allah)
3.) Kalimah HAKIKAT :
"LAILAHAILLALLAH".
(Tiada Dayaku hanya pada kuasa Allah)
4.) Kalimah MAKRIFAT :
"LAILAHAILLALLAH".
(Tiada Ujudku hanya Ujud Allah)
DIRI ADA LIMA MACAM:
1. Diri terdiri Artinya Berdirinya Allah
2. Diri tajali Artinya Nyatanya Allah
3. Diri terperi Artinya Susah senang
4. Diri sendiri Artinya Diri yang ada
5. Diri Asli Artinya Mengenal Zat Allah
Nafikan diri kita, Adanya yang punya Diri, Artinya Diri sendiri tiada diri yang lain Hanya diri yang ada itulah sebenarnya
Diri Hak Mutlak, awal dan Akhir yang bernama Allah
.
ANASIR EMPAT:
1. ALLAH : Zat, Sifat, Asma, Af'al
2. MUHAMMAD : Ujud,Ilmu,Nur,Suhud
3. ADAM : Api, Air, Angin, Tanah
4. HAMBA : Uri,Tembuni,Tuban,Darah
.
KALIMAH LIMA NABI:
1). ADAM :
"LAILAHAILLALLAHADAM SUFI ALLAH"
2). IBROHIM :
"LAILAHAILLALLAHIBROHIM KHOLILULLAH"
3). ISA :
"LAILAHAILLALLAHISA ROHULLAH"
4). MUSA :
"LAILAHAILLALLAHMUSA KALAMULLAH"
5). MUHAMMAD :
"LAILAHAILLALLAH MUHAMMADAROSULULLAH"
.
PAHAM YANG KHUSUS:
"LAILAHAILLALLAH, diri KU ini adalah diri ALLAH"
PUJI MUHAMMAD ADA TUJUH:
1). "LAILAHAILLALLAH MUHAMMAD RASULULLAH"
2). "LAILAHAILLALLAH MUHAMMAD RAHASIA ALLAH"
3). "LAILAHAILLALLAH MUHAMMAD HAMBA ALLAH"
4). "LAILAHAILLALLAH MUHAMMAD SIFAT ALLAH"
5). " LAILAHAILLALLAH MUHAMMAD HAK ALLAH"
6). "LAILAHAILLALLAH MUHAMMAD ZAT ALLAH"
7). "LAILAHAILLALLAH MUHAMMAD UJUD ALLAH"
.
JALAN MENGENAL TUHAN ADA EMPAT:
^ISLAM
^IMAN
^TAUHID
^MAKRIFAT
1. ISLAM Artinya : Selamat sempurna Awal dan Akhir yang mengenal Allah itulah sebenarnya Islam Agama itu
pembawaan Islam
2. IMAN Artinya : Percaya pada zat yang ada, Hakiki Mutlak yang bernama Allah
3. TAUHID Artinya : Satu, tiada dua, Hakekat tauhid, ada Tuhan tiada Hamba
4. MAKRIFAT Artinya : Mengenal diri, menafikan diri yang ada lalu mengadakan atau mengisbatkan diri Tuhan, isbat Zat,
isbat Sifat, isbat Asma, isbat Af’al, Illallah
.
JALAN MATI ADA TUJUH:
1. Berhenti bernapas, mati namanya
2. Diselubungi, ditutup, mayat namanya
3. Dimandikan, Robial Roin namanya
4. Dibungkus, sifat namanya
5. Disambut dalam kubur, Muhammad namanya
6. Dimiringkan dalam kubur, Allah namanya
7. Ditimbun dengan tanah, rahmatullah namanya

INTI HAKIKAT ASAL KEJADIAN DIRI DAN FITRAH SUCI


Setiap INSAN siapapun DIRINYA apapun STATUSNYA dan apa apapun AGAMANYA, ALIRANNYA, GOLONGANNYA,
MADZHABNYA, telah di fahami dan terhayati akan "KESADARAN DZATULLAH" dan nyata sejak dirinya masih berada di
Alam AZALI, dan di NYATA-KAN HAL itu pada saat IKRAR "ALASTU BI ROBBIKUM"
(Apakah Aku ini bukan Tuhanmu penguasa serta yang mengatur setiap urusan yang berlaku HIDUP) ?
Ya...... BENAR....!!!
Namun... setelah dirinya tertarik dengan gravitasi ALAM Dunia FANA ini energi Gaya gravitasi menggetarkan kesadaran
dirinya akan "KESADARAN DZATULLAH" itu sehingga membuat dirinya tidak sedar lagi, Tetapi..... Walaupun
KEDIRIANNYA/EGONYA/HAWA NAFSUNYA telah menjadi HIJAB/DINDING yang menutupi CAHAYA HAQ'itu namun Ada
yang tidak bisa di tutupi oleh KEDIRIAN/EGO/HAWA NAFSU itu Yaitu
"FITRAH (SUCINYA)" . . .
Sebagai penghubung antara DIRINYA dan TUHANNYA. dan FITRAH (SUCI) itu adalah KEKUATAN yang "SANGAT LEMBUT
LAGI HALUS" yang meliputi si "HAYAT" dengan menyebut istilah "SIRR BATHIN".
Tanpa tersediri oleh MANUSIA Yaitu sendiri sesungguhnya
"FITRAH (SUCINYA)" selalu memanggil-manggil DIRINYA untuk kembali pada ASAL DIRINYA masuk melalui pintu
"KESADARAN DZATULLAH",
namun SEMBILAN HAWA yang masuk pada DIRINYA melalui SEMBILAN GOA yang terbuka lebar telah membuat DIRINYA
tak menghiraukan "kata-kata FITRAH (SUCI) pada HAYAT/HIDUPNYA.
Hawa itu adalah:
1. TAKABBUR
2. SOMBONG
3. TAMAK
4. SERAKAH
5. IRI
6. DENGKI
7. HASUT
8. BENCI
9. DENDAM
Karenanya ada istilah
"BABAHAN HAWA SONGO" yang bertujuan menutup SEMBILAN GOA pada DIRINYA agar ke SEMBILAN HAWA itu lenyap
dan tergantikan secara otomatis (TAJALLI)
Dengan SEMBILAN
"KESADARAN SEJATI" :
1). LAA QODIRUN ILLALLAH
(tiada Yang Maha Kuasa Selain Allah Meliputi Dzat, Sifat, Asma,Af'al-Nya)
2). LAA MURIDUN ILLALLAH
(Tiada Yang Maha Berkehendak. Selain Allah Meliputi Dzat, Sifat,Asma, Af'al-Nya)
3). LAA 'ALIMUN ILLALLAH
(Tiada Yang Maha Mengetahui Selain Allah Meliputi Dzat, Sifat,Asma, Af'al-Nya)
4). LAA HAYYUN ILLALLAH
(Tiada Yang Maha Hidup Selain Allah Meliputi Dzat, Asma, Sifat,Af'al-Nya)
5). LAA SAMI'UN ILLALLAH
(Tiada Yang Maha Mendengar Selain Allah Meliputi Dzat, Sifat, Asma, Af'al-Nya)
6). LAA BASHIRUN ILLALLAH
(Tiada Yang Maha Melihat Selain All Meliputi Dzat, Sifat, Asma, Af'al-Nya)
7). LAA MUTAKALLIMUN ILLALLAH
(Tiada Yang Maha Berkata-kata Selain Allah Meliputi Dzat, Sifat, Asma, Af'al-Nya)
8). LAA FA'ILUN ILLALLAH
(Tiada Yang Maha Berlaku Dalam Gerak dan Diam Selain Allah Meliputi Dzat, Sifat, Asma, Af'al-
Nya)
9). LAA MAUJUDUN ILLALLAH
(Tiada Yang Maha Ada Di Awal Tiada Berpermulaan Sekaligus Di Akhir Tiada Berkesudahan dan
Tiada Maha Ada Pada Zahir dan Bathin Selain Allah Meliputi Dzat, Sifat, Asma, Af'al-Nya)
Maka demi Waktu/Masa dalam 24 jam sehari semalam dari buka mata sampai tutup mata kembali, sungguh manusia itu
dalam kerugian yang Nyata karena seiring dengan waktu
"KESADARAN DZATULLAH" itu semakin Terpijak/Terdinding oleh KEDIRIANNYA/EGONYA/HAWA NAFSUNYA melalui
SEMBILAN GOA pada DIRINYA yang terbuka lebar.
Kecuali Mereka-mereka yang masuk kedalam KEAMANAN (IMAN) di karenakan Ia telah menutup SEMBILAN GOA pada
DIRINYA agar SEMBILAN HAWA lenyap dan tergantikan secara otomatis (TAJALLI) dengan SEMBILAN
"KESADARAN DZATULLAH"
Membawa DIRINYA untuk berbuat kebaikan Yang menjadi RAHMAT serta saling berbagi/mengisi dalam kebenaran untuk
memberikan pandangan tentang
"KESADARAN DZATULLAH"
meliputi dan juga saling berbagi/mengisi dalam kesabaran kepada siapa saja. karena ia telah memandang dalam
PENYAKSIANNYA Akan
"GURUMU ADALAH GURUKU DAN GURUKU ADALAH GURUMU"
(kita sama-sama belajar kepada guru yang satu yang tidak makan juga tidak minum,tidak tidur tidak pula mengantuk)

KETIKA MEMBAWA BADAN

"Barang siapa hendak membawa badan, jangan tertinggal dengan nyawa. Maka banyaklah nafas yang kanan dengan
nafas yang kiri. ucapkanlah dzikir, seperti katanya :
"LAA ILAHA ILLAALLAH"
.
Sesudah nafi, lepaskanlah badan kita dari hak milik Allah Ta'ala.
.
Maka jangan tertinggal atau terganti, ingatlah kalimat Syahadat, itulah yang mengandung Dzat, Sifat, Asma dan Af'al.
.
Alam Misal yang bersyahadat,
Alam Ijsam akan tempatnya,
Alam Insan kesempurnaan dirinya.
.
Sebut menyebut nama wujud yang dzahir
Seperti katanya :
"ASYHADU ALLA ILAHA ILLALLAH"
Tajjali artinya bertubuh.
.
"WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAR RASULULLAH"
Bersifat artinya berfi'li
.
Maka,
Barang siapa mengucap yang tersebut ini,
Itulah yang dikatakan Sunnah artinya badanku jua..
Itulah artinya badan kita di lepas dari pada hak milik Allah SWT.
.
Nyawa itu nafas yang menyerap, tempatnya di dalam batin meliputi seluruh anggota tubuh, ruh itu nafas yang keluar dan
masuk, Makna 'nafas kanan lebih banyak dengan nafas kiri' artinya 'lebih banyak ingat dari pada lalai'
.
Kalimat syahadat pada diri yaitu "ASYHADU"
Alif = kepala
Syin = tubuh
Ha = pinggang
Dal = kaki
inilah yang di katakan kalimat tubuh kita yang sempurna.
.
Mesra yang di dalam..
Mesra yang di luar..
Pecah yang di atas "BISMILLAH"
Dengan memesrakan itulah adanya HU,
HU Itulah rahasia nabi kita yang bernama AHMAD AMINULLAH AINUL Yang awal, yang akhir, yang dzahir, yang batin