Anda di halaman 1dari 32

STRATEGI PELAKSANAAN (SP)

Nama : Nn. S
No. CM : 02.1.4.xx
Umur : 23 tahun
Ruangan : Giok (perawatan wanita)
Hari/Tanggal : 3 Septembar 2019
Tindakan : SP 1 (pertemuan ke-1) BHSP

I. Proses Keperawatan
1. Kondisi Klien
DS:
- Pasien mengatakan tidak
- Pasien mengatakan malu
DO:
- Pasien tampak menunduk
- Pasien tampak masih bingung
- Kontak mata tidak dapat dipertahankan

2. Diagnosa keperawatan: Harga diri rendah


3. Tujuan Keperawatan : Pasien dapat membina hubungan saling percaya

II. Proses Pelaksanaan Tindakan


a. Bina hubungan saling percaya dengan prinsip terapeutik
b. Sapa pasien dengan ramah secara verbal dan non verbal
c. Perkenalkan nama, nama panggilan, tujuan perawat berkenalan
d. Tanyakan nama lengkap dan nama panggilan
e. Buat kontrak yang jelas
f. Tunjukkan sikap empati dan menerima apa adanya
g. Berikan perhatian pasien dan perhatikan kebutuhan dasar pasien
h. Tanyakan perasaan pasien dan masalah yang dihadapi
i. Dengarkan dengan penuh perhatian
A. ORIENTASI
1. Salam terapeutik :“Assalamualaikum Pak”.
2. Evaluasi/validasi
“Bagaimana perasaan M hari ini? Bagaimana tidurnya tadi? Ada keluhan atau
tidak?”
3. Kontrak
a. Topik: “M saya ingin berkenalan dengan M, apakah M bersedia?”
b. Waktu : “Tn,M mau berapa lama kita berkenalan ? Bagaimana kalau 15 menit
saja”
c. Tempat: “ M maunya kita berkenalannya dimana, bagaimana kalau dikamar ini
saja?

B. KERJA
“M saya perawat yang akan merawat M, nama saya Mia jamiliana, sering dipanggil Mia,
dari hari senin sampai sabtu selama 6 minggu ke depan saya akan dinas disini merawat M
dari jam 08.30 sampai dengan jam 14.00. saya perawat dari Universitas Muhammadiyah
Banjarmasin, nama M siapa? M senang dipanggil apa?

C. TERMINASI
1. Evaluasi respon pasien terhadap tindakan keperawatan
a. Evaluasi Subjektif
“M M, bagaimana perasaannya, gimana setelah berkenalan dengan saya?”
b. Evaluasi Objektif
“M M masih ingat dengan saya? Coba M sebutkan nama saya”
c. Tindakan lanjut pasien
“kalau Tn.Msudah ingat dengan nama saya nanti kalau ketemu dengan saya
panggil saja nama saya ya pak.”
2. Kontrak yang akan datang
a. Topik : “M Mbagaimana kalau kitaberbicara lagi nanti tentang keadaan M?”
b. Waktu : “M M maunya kapan kita berbicara lagi? Bagaimana kalau nanti pagi
jam 10.00 wita?”
c. Tempat : “kira-kira tempat yang nyaman untuk kita berbicara dimana
pak?diruang tamu ini aja ya? Baiklah kalau begitu kita ketemu disini ya pa?
Assalamu’alaikum.”
STRATEGI PELAKSANAAN (SP)

Nama : Nn. S
No. CM : 02.1.4.xx
Umur : 23 tahun
Ruangan : Giok (perawatan wanita)
Hari/Tanggal : 4 Septembar 2019
Tindakan : SP 1 (pertemuan ke-1) BHSP

I. Proses Keperawatan
1. Kondisi Klien
DS:
- Pasien mengatakan namanya M
- Pasien mengatakan malu
DO:
- Pasien tampak menunduk
- Pasien tampak masih bingung
- Kontak mata tidak dapat dipertahankan

2. Diagnosa keperawatan: Harga diri rendah


3. Tujuan Keperawatan : Pasien dapat membina hubungan saling percaya

II. Proses Pelaksanaan Tindakan


a. Bina hubungan saling percaya dengan prinsip terapeutik
d. Sapa pasien dengan ramah secara verbal dan non verbal
e. Perkenalkan nama, nama panggilan, tujuan perawat berkenalan
f. Tanyakan nama lengkap dan nama panggilan
g. Buat kontrak yang jelas
h. Tunjukkan sikap empati dan menerima apa adanya
i. Berikan perhatian pasien dan perhatikan kebutuhan dasar pasien
j. Tanyakan perasaan pasien dan masalah yang dihadapi
k. Dengarkan dengan penuh perhatian
III. ORIENTASI
1. Salam terapeutik :“Assalamualaikum Pak”.
2. Evaluasi/validasi
“Bagaimana perasaan M hari ini? Bagaimana tidurnya tadi? Ada keluhan atau
tidak?”
3. Kontrak
Topik: “M saya ingin berkenalan dengan M, apakah M bersedia?”
Waktu : “Tn,M mau berapa lama kita berkenalan ? Bagaimana kalau 15 menit saja”
Tempat: “ M maunya kita berkenalannya dimana, bagaimana kalau dikamar ini saja?

IV. KERJA
“M saya perawat yang akan merawat M, nama saya Mia jamiliana, sering dipanggil Mia,
dari hari senin sampai sabtu selama 6 minggu ke depan saya akan dinas disini merawat M
dari jam 08.30 sampai dengan jam 14.00. saya perawat dari Universitas Muhammadiyah
Banjarmasin, nama M siapa? M senang dipanggil apa?

V. TERMINASI
1. Evaluasi respon pasien terhadap tindakan keperawatan
a. Evaluasi Subjektif
“M M, bagaimana perasaannya, gimana setelah berkenalan dengan saya?”
b. Evaluasi Objektif
“M M masih ingat dengan saya? Coba M sebutkan nama saya”
c. Tindakan lanjut pasien
“kalau Tn.Msudah ingat dengan nama saya nanti kalau ketemu dengan saya
panggil saja nama saya ya pak.”
2. Kontrak yang akan datang
a. Topik : “M Mbagaimana kalau kitaberbicara lagi nanti tentang keadaan M?”
b. Waktu : “M M maunya kapan kita berbicara lagi? Bagaimana kalau nanti pagi
jam 10.00 wita?”
c. Tempat : “kira-kira tempat yang nyaman untuk kita berbicara dimana
pak?diruang tamu ini aja ya? Baiklah kalau begitu kita ketemu disini ya pa?
Assalamu’alaikum.”
STRATEGI PELAKSANAAN (SP)

Nama : Nn. S
No. CM : 02.1.4.xx
Umur : 23 tahun
Ruangan : Giok (perawatan wanita)
Hari/Tanggal : 5 Septembar 2019
Tindakan : SP 1 (pertemuan ke-1) BHSP

I. Proses Keperawatan
1. Kondisi Klien
DS:
- Pasien mengatakan tidak
- Pasien mengatakan malu
DO:
- Pasien tampak menunduk
- Pasien tampak masih bingung
- Kontak mata tidak dapat dipertahankan

2. Diagnosa keperawatan: Harga diri rendah


3. Tujuan Keperawatan : Pasien dapat membina hubungan saling percaya

II. Proses Pelaksanaan Tindakan


a. Bina hubungan saling percaya dengan prinsip terapeutik
b. Sapa pasien dengan ramah secara verbal dan non verbal
c. Perkenalkan nama, nama panggilan, tujuan perawat berkenalan
d. Tanyakan nama lengkap dan nama panggilan
e. Buat kontrak yang jelas
f. Tunjukkan sikap empati dan menerima apa adanya
g. Berikan perhatian pasien dan perhatikan kebutuhan dasar pasien
h. Tanyakan perasaan pasien dan masalah yang dihadapi
i. Dengarkan dengan penuh perhatian
III. ORIENTASI
1. Salam terapeutik :“Assalamualaikum Pak”.
2. Evaluasi/validasi
“Bagaimana perasaan M hari ini? Bagaimana tidurnya tadi? Ada keluhan atau
tidak?”
3. Kontrak
Topik: “M saya ingin berkenalan dengan M, apakah M bersedia?”
Waktu : “Tn,M mau berapa lama kita berkenalan ? Bagaimana kalau 15 menit saja”
Tempat: “ M maunya kita berkenalannya dimana, bagaimana kalau dikamar ini saja?

IV. KERJA
“M saya perawat yang akan merawat M, nama saya Mia jamiliana, sering dipanggil Mia,
dari hari senin sampai sabtu selama 6 minggu ke depan saya akan dinas disini merawat M
dari jam 08.30 sampai dengan jam 14.00. saya perawat dari Universitas Muhammadiyah
Banjarmasin, nama M siapa? M senang dipanggil apa?

V. TERMINASI
Evaluasi respon pasien terhadap tindakan keperawatan
a. Evaluasi Subjektif
“M M, bagaimana perasaannya, gimana setelah berkenalan dengan saya?”
b. Evaluasi Objektif
“M M masih ingat dengan saya? Coba M sebutkan nama saya”
c. Tindakan lanjut pasien
“kalau Tn.Msudah ingat dengan nama saya nanti kalau ketemu dengan saya
panggil saja nama saya ya pak.”
VI. Kontrak yang akan datang
d. Topik : “M Mbagaimana kalau kitaberbicara lagi nanti tentang keadaan M?”
e. Waktu : “M M maunya kapan kita berbicara lagi? Bagaimana kalau nanti pagi
jam 10.00 wita?”
f. Tempat : “kira-kira tempat yang nyaman untuk kita berbicara dimana
pak?diruang tamu ini aja ya? Baiklah kalau begitu kita ketemu disini ya pa?
Assalamu’alaikum.”
STRATEGI PELAKSANAAN (SP)

Nama : An. M
No. CM : 02.1.4.xx
Umur : 15 tahun
Ruangan : Tenang Pria
Hari/Tanggal : 18 Desember 2016
Tindakan : SP 1 (pertemuan ke-4) BHSP

I. Proses Keperawatan
1. Kondisi Klien
DS:
- Pasien mengatakan sudah mandi
- Pasien mengatakan malu memulai komunikasi
DO:
- Pasien tampak menunduk
- Pasien tampak memegangi bagian perut yang ada bekas luka operasi
- Pasien tampak masih bingung
- Kontak mata tidak dapat dipertahankan

2. Diagnosa keperawatan: Harga diri rendah


Tujuan Keperawatan :
a. Pasien dapat mengidentifikasi aspek positifnya
b. Pasien dapat menilai kemampuan yang masih dapat digunakan
c. Pasien dapat melakukan kegiatan sesuai dengan kemampuan yang dimiliki
d. Pasien dapat mengetahui cara untuk meningkatkan rasa percaya dirinya.
II. Proses Pelaksanaan Tindakan
1. Dorong individu untuk mengekspresikan perasaannya, khususnya mengenai pikiran,
perasaan, dan pandangan dirinya:dulu dan saat ini, serta harapan yang ingin
diwujudkan terhadap dirinya sendiri
2. Diskusikan aspek positif diri
3. Bantu pasien untuk menilai kemampuan yang masih dapat digunakan
4. Bantu pasien untuk memilih kegiatan yang akan dilatih sesuai dengan kemampuan
klien
5. Melatih klien sesuai dengan kemampuan yang dipilih
6. Menganjurkan klien memasukkan kegiatan kedalam jadwal harian

III. ORIENTASI
Salam terapeutik :“Assalamualaikum Pak”.
Evaluasi/validasi
“Bagaimana perasaan M hari ini? Bagaimana tidurnya tadi? Ada keluhan atau tidak?”
IV. Kontrak
Topik: “M saya ingin berkenalan dengan M, apakah M bersedia?”
Waktu : “Tn,M mau berapa lama kita berkenalan ? Bagaimana kalau 15 menit saja”
Tempat: “ M maunya kita berkenalannya dimana, bagaimana kalau dikamar ini saja?

V. KERJA
“M saya perawat yang akan merawat M, nama saya Mia jamiliana, sering dipanggil Mia,
dari hari senin sampai sabtu selama 6 minggu ke depan saya akan dinas disini merawat M
dari jam 08.30 sampai dengan jam 14.00. saya perawat dari Universitas Muhammadiyah
Banjarmasin, nama M siapa? M senang dipanggil apa?
VI. TERMINASI
Evaluasi respon pasien terhadap tindakan keperawatan
a. Evaluasi Subjektif
“M M, bagaimana perasaannya, gimana setelah berkenalan dengan saya?”
b. Evaluasi Objektif
“M M masih ingat dengan saya? Coba M sebutkan nama saya”
c. Tindakan lanjut pasien
“kalau Tn.Msudah ingat dengan nama saya nanti kalau ketemu dengan saya
panggil saja nama saya ya pak.”
VII. Kontrak yang akan datang
a. Topik : “M Mbagaimana kalau kitaberbicara lagi nanti tentang keadaan M?”
b. Waktu : “M M maunya kapan kita berbicara lagi? Bagaimana kalau nanti pagi
jam 10.00 wita?”
c. Tempat : “kira-kira tempat yang nyaman untuk kita berbicara dimana
pak?diruang tamu ini aja ya? Baiklah kalau begitu kita ketemu disini ya pa?
Assalamu’alaikum.”
STRATEGI PELAKSANAAN (SP)

Nama : An. M
No. CM : 02.1.4.xx
Umur : 15 tahun
Ruangan : Tenang Pria
Hari/Tanggal : 19 Desember 2016
Tindakan : SP 2 (pertemuan ke-5) BHSP

I. Proses Keperawatan
1. Kondisi Klien
DS:
- Pasien mengatakan tidurnya tidak nyenyak
- Pasien mengatakan pusing
DO:
- Pasien tampak duduk tegap
- Pasien tampak masih bingung
- Kontak mata tidak dapat dipertahankan

2. Diagnosa keperawatan: Harga diri rendah


3. Tujuan Keperawatan :
- pasien dapat menilai kemampuan yang masih di gunakan saat ini
- pasien dapat menyebutkan kemampuan dirinya
- pasien dapat memperlihatkan respon yang kondusif dan pendengar yang aktif

II. Proses Pelaksanaan Tindakan


a. Bina hubungan saling percaya dengan prinsip terapeutik
b. Sapa pasien dengan ramah secara verbal dan non verbal
c. Membantu pasien menilai kemampuan yang masih dapat di gunakan saat ini
d. Membantu pasien menyebutkan dan member penguat terhadap kemampuan diri yang di
ungkapkan pasien
e. Memperlihatkan respon yang kondusif dan pendengar yang aktif

III.ORIENTASI
1. Salam terapeutik :“Assalamualaikum Pak”.
2. Evaluasi/validasi
“Bagaimana perasaan M hari ini? Bagaimana tidurnya tadi? Ada keluhan atau
tidak?”
3. Kontrak
“Assalammua’laikum, bagaimana perasaan M pagi ini ? Wah, tampak cerah ”
”Bagaimana M, sudah dicoba merapikan tempat tidur sore kemarin/ Tadi pagi? Bagus
(kalau sudah dilakukan, kalau belum bantu lagi, sekarang kita akan latihan
kemampuan kedua. Masih ingat apa kegiatan itu M?” ”Ya benar, kita akan latihan
mempel lantai yang basah di ruangan ini agar tidak terpeleset dan tidak bau”
”Waktunya sekitar 15 menit. Mari kita ambil pel nya!”

IV. KERJA
“M, sebelum kita ngepel lantai kita perlu siapkan dulu perlengkapannya, yaitu kain
pel untuk membersihkan lantai, sabun khusus untuk lantai , dan air untuk membilas
kain pel., M bisa menggunakan air yang mengalir dari kran ini. Nah sekarang kita
basahi pel nya dengan pembersih lantai yang sudah di campur air, lalu kita pel lantai
nya yang basah dan bau, “Sekarang coba M yang melakukan…”“Bagus sekali,M
dapat mempraktekkan ngepel dengan baik.

V. TERMINASI
1. Evaluasi respon pasien terhadap tindakan keperawatan
a. Evaluasi Subjektif
“ M, bagaimana perasaannya, gimana setelah ngepel?”
b. Evaluasi Objektif
“M masih ingat kana pa saja yg di perlukan untuk mengepel lanti ?”
c. Tindakan lanjut pasien
“kalau Tn.M sudah ingat nanti kalau lantainya basah dan bau, M bisa kan ngepel ?

2. Kontrak yang akan datang


a. Topik : “M bagaimana kalau kitaberbicara lagi nanti tentang keadaan M?”
b. Waktu : “M maunya kapan kita berbicara lagi? Bagaimana kalau nanti pagi
jam 10.00 wita?”
c. Tempat : “kira-kira tempat yang nyaman untuk kita berbicara dimana M?
diruang tamu ini aja ya? Baiklah kalau begitu kita ketemu disini ya M?
Assalamu’alaikum.”
STRATEGI PELAKSANAAN (SP)

Nama : An. M
No. CM : 02.1.4.xx
Umur : 15 tahun
Ruangan : Tenang Pria
Hari/Tanggal : 20 Desember 2016
Tindakan : SP 3 (pertemuan ke-6)

I. Proses Keperawatan
1. Kondisi Klien
DS:
- Pasien mengatakan iya bu
- Pasien mengatakan masih sedikit malu
DO:
- Pasien tampak menunduk
- Kontak mata tidak dapat dipertahankan

2. Diagnosa keperawatan: Harga diri rendah


3. Tujuan Keperawatan :
- pasien dapat memilih kegiatan yang akan di lakukan sehari-hari
- pasien mampu menetapkan kegiatan mana yang dapat di kerjakan secara mandiri
dan kegiatan yang memerlukan bantuan orang lain.
- Pasien mampu menyusun kegiatan ke dalam jadwal harian.

II. Proses Pelaksanaan Tindakan


a. Bina hubungan saling percaya dengan prinsip terapeutik
b. Sapa pasien dengan ramah secara verbal dan non verbal
c. Mendiskusikan dengan pasien beberapa kegiatan yang dapat di lakukan dan dipilih
sebagai kegiatan pasien yang di lakukan sehari-hari.
d. Membantu pasien meneapkan kegiatan mana yang akan dilakukan pasien secara mandiri
dan kegiatan yang memerlukan bantuan orang lain
e. Memberikan contoh cara pelaksanaan kegiatan yang dapat di lakukan pasien.
f. Menyusun kegiatan bersama pasien dan memasukkan ke dalam jadwal harian.
III.ORIENTASI
1. Salam terapeutik :“Assalamualaikum M”.
2. Evaluasi/validasi
“Bagaimana perasaan M hari ini? Bagaimana tidurnya tadi? Ada keluhan atau tidak?”
3. Kontrak
Topik: “M saya ingin berbincang dengan M, apakah M bersedia?”
Waktu : “Tn, M mau berapa lama kita berbincang ? Bagaimana kalau 15 menit saja”
Tempat: “ M maunya kita berbincang nya dimana, bagaimana kalau dikamar ini saja?

IV. KERJA
“M masih ingat kan dengan saya ? nah kemaren kan kita sudah belajar ngepel, apakah M
ada ngepel lantai hari ini ? baguss M, pantes saja ruangan nya wangi, oh iya apakah M
sudah mandi ? apakah M bisa memasang baju sendiri ? tadi ibu lihat m bajunya di
pasangkan, kenapa tidak memasang sendiri ? M pasti bisa kan melakukannya sendiri ?
ayuk kita belajar memakai baju sendiri, nahh baguss M ternyata M bisa memasang baju
sendiri, nanti ganti bajunya sendiri yaa tidak usah di bantu temannya.

V. TERMINASI
3. Evaluasi respon pasien terhadap tindakan keperawatan
a. Evaluasi Subjektif
“ M, bagaimana perasaannya, gimana setelah belajar memasang baju sendiri?”
b. Evaluasi Objektif
“M masih ingat kan caranya memakai kancing baju biar pas ?”
c. Tindakan lanjut pasien
“kalau Tn.M sudah ingat dan sudah bisa memakai baju sendiri, jadi tidak usah
minta bantuan orang lain yaa ?
4. Kontrak yang akan datang
a. Topik : “M bagaimana kalau kitaberbicara lagi nanti tentang keadaan M?”
b. Waktu : “M maunya kapan kita berbicara lagi? Bagaimana kalau nanti pagi
jam 10.00 wita?”
c. Tempat : “kira-kira tempat yang nyaman untuk kita berbicara dimana M
diruang tamu ini aja ya? Baiklah kalau begitu kita ketemu disini ya M?
Assalamu’alaikum.”
STRATEGI PELAKSANAAN (SP)

Nama : An. M
No. CM : 02.1.4.xx
Umur : 15 tahun
Ruangan : Tenang Pria
Hari/Tanggal : 21 Desember 2016
Tindakan : SP 3 (pertemuan ke-7)

I. Proses Keperawatan
1. Kondisi Klien
DS:
- Pasien mengatakan tidak
- Pasien mengatakan malu
DO:
- Pasien tampak menunduk
- Pasien tampak masih bingung
- Kontak mata tidak dapat dipertahankan

2. Diagnosa keperawatan: Harga diri rendah


3. Tujuan Keperawatan :
- pasien dapat memilih kegiatan yang akan di lakukan sehari-hari
- pasien mampu menetapkan kegiatan mana yang dapat di kerjakan secara mandiri
dan kegiatan yang memerlukan bantuan orang lain.
- Pasien mampu menyusun kegiatan ke dalam jadwal harian.

II. Proses Pelaksanaan Tindakan


a. Bina hubungan saling percaya dengan prinsip terapeutik
b. Sapa pasien dengan ramah secara verbal dan non verbal
c. Mendiskusikan dengan pasien beberapa kegiatan yang dapat di lakukan dan dipilih
sebagai kegiatan pasien yang di lakukan sehari-hari.
d. Membantu pasien meneapkan kegiatan mana yang akan dilakukan pasien secara mandiri
dan kegiatan yang memerlukan bantuan orang lain
e. Memberikan contoh cara pelaksanaan kegiatan yang dapat di lakukan pasien.
f. Menyusun kegiatan bersama pasien dan memasukkan ke dalam jadwal harian.
III.ORIENTASI
1. Salam terapeutik :“Assalamualaikum Pak”.
2. Evaluasi/validasi
“Bagaimana perasaan M hari ini? Bagaimana tidurnya tadi? Ada keluhan atau
tidak?”
3. Kontrak
Topik: “M saya ingin berbincang dengan M, apakah M bersedia?”
Waktu : “Tn, M mau berapa lama kita berbincang ? Bagaimana kalau 15 menit saja”
Tempat: “ M maunya kita berbincang nya dimana, bagaimana kalau dikamar ini saja?

IV. KERJA
“ bagaimana M sudah di latih kemampuan nya ngepel setiam hari ?
Bagus M, lanjutkan yaa M, dengan begitu kan ruangannya jadi bersih dan wangi”

V. TERMINASI
1. Evaluasi respon pasien terhadap tindakan keperawatan
a. Evaluasi Subjektif
“ M, bagaimana perasaannya, apakah M merasa berguna disini?”
b. Evaluasi Objektif
“apakah M merasa nyaman dengan ruangan yang bersih ?”
c. Tindakan lanjut pasien
“kalau Tn.M sudah mampu melakukannya, lanjutkan yaa M?.”
2. Kontrak yang akan datang
a. Topik : “M bagaimana kalau kita berbicara lagi nanti tentang keadaan M?”
b. Waktu : “M maunya kapan kita berbicara lagi? Bagaimana kalau nanti pagi
jam......... wita?”
c. Tempat : “kira-kira tempat yang nyaman untuk kita berbicara dimana M?
diruang tengah ini aja ya? Baiklah kalau begitu kita ketemu disini ya M?
Assalamu’alaikum.”
STRATEGI PELAKSANAAN (SP)

Nama : An. M
No. CM : 02.1.4.xx
Umur : 15 tahun
Ruangan : Tenang Pria
Hari/Tanggal : 22 Desember 2016
Tindakan : SP 4 (pertemuan ke-8) BHSP

I. Proses Keperawatan
1. Kondisi Klien
DS:
- Pasien mengatakan senang melakukan kegiatan yang dia lakukan
DO:
- Pasien tampak tersenyum
- Kontak mata belum dapat dipertahankan

2. Diagnosa keperawatan: Harga diri rendah


3. Tujuan Keperawatan :
- Pasien mengetahui kemampuan positif yang dimilikinya
- Pasien mampu melatih kemampuan yang dipilih
- Pasien merasa dirinya berharga
II. Proses Pelaksanaan Tindakan
a. Bina hubungan saling percaya dengan prinsip terapeutik
b. Sapa pasien dengan ramah
c. Mendiskusikan kemampuan yang dimiliki pasien
d. Melatih kemampuan pertama yang di pilih

III.ORIENTASI
1. Salam terapeutik :“Assalamualaikum Pak”.
2. Evaluasi/validasi
“Bagaimana perasaan M hari ini? Bagaimana tidurnya tadi? Ada keluhan atau
tidak?”
3. Kontrak
Topik: “M saya ingin berbincang lagi dengan M, apakah M bersedia?”
Waktu : “Tn, M mau berapa lama kita berbincang ? Bagaimana kalau 15 menit saja”
Tempat: “ M maunya kita berkbincangnya dimana, bagaimana kalau dikamar ini
saja?

IV. KERJA
“M bagaimana perasaan nya ? apakah M sudah merasa berguna disini ?

V. TERMINASI
1. Evaluasi respon pasien terhadap tindakan keperawatan
a. Evaluasi Subjektif
“ M, bagaimana perasaannya, gimana setelah merasa berguna dan di butuhkan
disini?”
b. Evaluasi Objektif
“M masih ingat apa saja alat untuk ngepel ? coba sebutkan?”
c. Tindakan lanjut pasien
“kalau Tn.M sudah ingat, lakukan terus yaa M.

2. Kontrak yang akan datang


d. Topik : “M bagaimana kalau kita berbicara lagi nanti tentang keadaan M?”
e. Waktu : “M maunya kapan kita berbicara lagi? Bagaimana kalau nanti pagi
jam 10.00 wita?”
f. Tempat : “kira-kira tempat yang nyaman untuk kita berbicara dimana M?
diruang tamu ini aja ya? Baiklah kalau begitu kita ketemu disini ya M?
Assalamu’alaikum.”
STRATEGI PELAKSANAAN (SP)

Nama : An. M
No. CM : 02.1.4.xx
Umur : 15 tahun
Ruangan : Tenang Pria
Hari/Tanggal : 23 Desember 2016
Tindakan : SP 1 (pertemuan ke-9) BHSP

I. Proses Keperawatan
1. Kondisi Klien
DS:
- Pasien mengatakan takut di ejek
- Pasien mengatakan malu memulai interaksi
DO:
- Pasien tampak berdiri tegap
- Kontak mata belum dapat dipertahankan

2. Diagnosa keperawatan: Harga diri rendah


3. Tujuan Keperawatan :
- Mengetahui penyebab isolasi social
- Pasien mengetahui tentang keuntungan dan kerugian berkomunikasi dengan orang
lain
II. Proses Pelaksanaan Tindakan
a. Mengidentifikasi tanda dan gejala isolasi social
b. Mengidentifikasi penyebab isolasi social
c. Berdiskusi dengan pasien tentang keuntungan berinteraksi dengan pasien lain
d. Berdiskusi dengan passion tentang kerugian tidak berinteraksi dengan pasien lain
III.ORIENTASI
1. Salam terapeutik :“Assalamualaikum Pak”.
2. Evaluasi/validasi
“Bagaimana perasaan M hari ini? Bagaimana tidurnya tadi? Ada keluhan atau tidak?”
3. Kontrak
Topik: “M saya ingin berbicara dengan M, apakah M bersedia?”
Waktu : “Tn, M mau berapa lama kita berbicara ? Bagaimana kalau 15 menit saja”
Tempat: “ M maunya kita berbicaranya dimana, bagaimana kalau dikamar ini saja?

IV. KERJA
“M masih ingatkan dengan saya ? menurut M apa sih kerugian dari tidak berteman dan
ngobrol dengan orang lain, apakah M mau saya bantu berkenalan dengan pasien lain, agar
M memiliki teman?

V. TERMINASI
1. Evaluasi respon pasien terhadap tindakan keperawatan
a. Evaluasi Subjektif
“ M, bagaimana perasaannya, gimana setelah belajar berkenalan?”
b. Evaluasi Objektif
“M masih ingat dengan teman yang baru saja berkenalan tadi ? coba sebutkan
namanya siapa ?”
c. Tindakan lanjut pasien
“kalau Tn.M sudah ingat dengan nama teman nya, jangan lupa di tegur kalau
ketemu yaa?

2. Kontrak yang akan datang


a. Topik : “M bagaimana kalau kita berbicara lagi nanti tentang keadaan M?”
b. Waktu : “M maunya kapan kita berbicara lagi? Bagaimana kalau nanti pagi
jam ..............wita?”
c. Tempat : “kira-kira tempat yang nyaman untuk kita berbicara dimana M?
diruang tamu ini aja ya? Baiklah kalau begitu kita ketemu disini ya M?
Assalamu’alaikum.”
STRATEGI PELAKSANAAN (SP)

Nama : An. M
No. CM : 02.1.4.xx
Umur : 15 tahun
Ruangan : Tenang Pria
Hari/Tanggal : 24 Desember 2016
Tindakan : SP 2 (pertemuan ke-10)

I. Proses Keperawatan
1. Kondisi Klien
DS:
- Pasien mengatakan tidurnya tadi malam terganggu pasien lain
- Pasien mengatakan masih malu untukmenyapa duluan
DO:
- Pasien tampak kooperatif
- Kontak mata tidak dapat dipertahankan

2. Diagnosa keperawatan: Isolasi sosial


3. Tujuan Keperawatan :
- Pasien mengetahui cara berkenalan dengan pasien lain
- Pasien dapat mempraktekkan cara berkenalan dengan pasien lain
- Psien mampu memasukkan berkenalan dengan pasien lain ke dalam kegiatan harian
II. Proses Pelaksanaan Tindakan
a. Menjelaskan cara berkenalan
b. Memperagakan cara perkenalan
c. Melatih pasien cara berkenalan dengan 2-3 orang atau lebih
III.ORIENTASI
1. Salam terapeutik :“Assalamualaikum Pak”.
2. Evaluasi/validasi
“Bagaimana perasaan M hari ini? Bagaimana tidurnya tadi? Ada keluhan atau
tidak?”
3. Kontrak
Topik: “M saya ingin berbicara dengan M, apakah M bersedia?”
Waktu : “Tn, M mau berapa lama kita berbincang ? Bagaimana kalau 15 menit saja”
Tempat: “ M maunya kita berkenalannya dimana, bagaimana kalau dikamar ini saja?

IV. KERJA
“ haii M apakah M sudah tau cara nya berkenalan dengan pasien lain ? apakan M sudah tau
bagaimana memulai perbincangan dengan pasien lain agar tidak merasa kesepian ?

V. TERMINASI
1. Evaluasi respon pasien terhadap tindakan keperawatan
a. Evaluasi Subjektif
“ M, bagaimana perasaannya, gimana setelah berkenalan dengan teman nya?”
b. Evaluasi Objektif
“M masih ingat dengan teman nya? Coba M sebutkan nama teman nya”
c. Tindakan lanjut pasien
“kalau Tn.M sudah ingat dengan nama temannya nanti kalau ketemu dengan dia
panggil saja nama nya ya M ?.”

2. Kontrak yang akan datang


a. Topik : “M bagaimana kalau kita berbicara lagi nanti tentang keadaan M?”
b. Waktu : “M maunya kapan kita berbicara lagi? Bagaimana kalau nanti pagi
jam ........wita?”
c. Tempat : “kira-kira tempat yang nyaman untuk kita berbicara dimana M?
diruang tamu ini aja ya? Baiklah kalau begitu kita ketemu disini ya M?
Assalamu’alaikum.”
STRATEGI PELAKSANAAN (SP)

Nama : An. M
No. CM : 02.1.4.xx
Umur : 15 tahun
Ruangan : Tenang Pria
Hari/Tanggal : 24 Desember 2016
Tindakan : SP 3 (pertemuan ke-11)

I. Proses Keperawatan
1. Kondisi Klien
DS:
- Pasien mengatakan tidurnya tadi malam terganggu pasien lain
- Pasien mengatakan masih malu untuk berinteraksi
DO:
- Pasien tampak menunduk
- Kontak mata belum dapat dipertahankan

2. Diagnosa keperawatan: Isolasi sosial


3. Tujuan Keperawatan :
- Pasien mengetahui cara bercakap dengan pasien lain
- Pasien dapat mempraktekkan cara bercakap-cakap saat melakukan kegiatan sehari-hari
- Pasien mampu memasukkan bercakap-cakap dengan pasien lain ke dalam kegiatan
harian
II. Proses Pelaksanaan Tindakan
a. Menjelaskan cara bercakap-cakap saat melakukan kegiatan sehari-hari
b. Memperagakan cara bercakap-cakap saat melakukan kegiatan sehari-hari
c. Melatih pasien cara bercakap-cakap saat melakukan kegiatan sehari-hari
III.ORIENTASI
1. Salam terapeutik :“Assalamualaikum Pak”.
2. Evaluasi/validasi
“Bagaimana perasaan M hari ini? Bagaimana tidurnya tadi? Ada keluhan atau
tidak?”
3. Kontrak
Topik: “M saya ingin berbincang dengan M, apakah M bersedia?”
Waktu : “Tn, M mau berapa lama kita berbincang ? Bagaimana kalau 15 menit saja”
Tempat: “ M maunya kita berbincangnya dimana, bagaimana kalau dikamar ini saja?

IV. KERJA
“ M ayo saya ajarkan cara berkenalan yang baik supaya punya banyak teman, apakah
M selama ini tidak bisa memulai bercakap-cakap dengan teman yang lain ? nah jadi
begini, kalo kita ingin berkenalan maka kita harus berjabat tangan ya M, iya betul
begitu M, wah M hebat sudah mengerti.

V. TERMINASI
1. Evaluasi respon pasien terhadap tindakan keperawatan
a. Evaluasi Subjektif
“ M, bagaimana perasaannya, gimana setelah belajar bercakap-cakap M?”
b. Evaluasi Objektif
“M masih ingat dengan cara yang pertama bagaimana bercakap-cakap itu ?”
c. Tindakan lanjut pasien
“kalau Tn.M sudah ingat dengan cara memulai percakapan, nanti di praktekkan ya
?

2. Kontrak yang akan datang


a. Topik : “M bagaimana kalau kita berbicara lagi nanti tentang keadaan M?”
b. Waktu : “M maunya kapan kita berbicara lagi? Bagaimana kalau nanti jam ....
wita?”
c. Tempat : “kira-kira tempat yang nyaman untuk kita berbicara dimana M?
diruang tamu ini aja ya? Baiklah kalau begitu kita ketemu disini ya M?
Assalamu’alaikum.”