Anda di halaman 1dari 27
PEDOMAN PENGORGANISASIAN SIM RS RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Dr. SOEDIRMAN KABUPATEN KEBUMEN 2019 1
PEDOMAN
PENGORGANISASIAN SIM RS
RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Dr. SOEDIRMAN
KABUPATEN KEBUMEN
2019
1
PEMERINTAH KABUPATEN KEBUMEN RSUD Dr. SOEDIRMAN Jl. Lingkar Selatan-Muktisari Kebumen Telp : (0287) 3873318 Fax

PEMERINTAH KABUPATEN KEBUMEN

RSUD Dr. SOEDIRMAN

Jl. Lingkar Selatan-Muktisari Kebumen Telp : (0287) 3873318 Fax : (0287) 385274 Email :rsud@kebumen.go.idkode pos. 54351

385274 Email : rsud@kebumen.go.id k ode pos. 54351 PERATURAN DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Dr. SOEDIRMAN

PERATURAN DIREKTUR

RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Dr. SOEDIRMAN KEBUMEN

NOMOR :

TAHUN 2019

TENTANG

PEDOMAN PENGORGANISASIAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RUMAH SAKIT (SIMRS) PADA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Dr.SOEDIRMAN KEBUMEN

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA,

DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Dr. SOEDIRMAN KEBUMEN,

Menimbang : a. bahwa dalam rangka meningkatkan efisiensi dan efektifitas pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah Rumah Sakit Umum daerah dr.Soedirman Kebumen, perlu pedoman Pengorganisasian Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit; b. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, perlu menetapkan Peraturan Direktur tentang Pedoman Pengorganisasian Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) pada Rumah Sakit Umum Daerah dr. Soedirman Kebumen;

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah-daerah Kabupaten dalam Lingkungan Propinsi Jawa Tengah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 1950 Nomor

42);

2. Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 116, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor

4431);

3. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 114, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor

5038);

2

4.

Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009Nomor 144, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor

5063);

5. Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 153, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor

5072);

6. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5234);

7. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan Undang- Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor

23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah

(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara;

8. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2014 tentang

Tenaga Kesehatan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 298, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor

5607);

9. Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2014 tentang Keperawatan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 307, Tambahan Lemxbaran Negara Republik Indonesia Nomor

5612);

10. Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen Nomor

7 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan

Susunan Perangkat Daerah (Lembaran Daerah Kabupaten Kebumen Tahun 2016 Nomor 7,

Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 127);

Memperhatikan : 1. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2013 tentang Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit;

3

2. Peraturan

Kesehatan Republik

Indonesia Nomor 56 Tahun 2014 Tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit;

Menteri

MEMUTUSKAN :

MENETAPKAN : PERATURAN DIREKTUR TENTANG PEDOMAN PENGORGANISASIAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RUMAH SAKIT (SIMRS) PADA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Dr.SOEDIRMAN KEBUMEN.

BAB I KETENTUAN UMUM

Pasal 1

Dalam Peratutan Direktur ini yang dimaksud dengan :

1. Rumah Sakit Umum Daerah dr. Soedirman Kebumen adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya pelayanan kesehatan meliputi upaya promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif milik Pemerintah Daerah Kabupaten Kebumen.

2. Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit yang selanjutnya

disingkat SIMRS adalah suatu sistem teknologi informasi komunikasi yang memproses dan mengintegrasikan seluruh alur proses pelayanan Rumah Sakit dalam bentuk jaringan koordinasi, pelaporan dan prosedur administrasi untuk memperoleh informasi secara tepat dan akurat, dan merupakan bagian dari Sistem Informasi Kesehatan.

3. Sistem Informasi Kesehatan adalah seperangkat tatanan yang meliputi data, informasi, indikator, prosedur, teknologi, perangkat, dan sumber daya manusia yang saling berkaitan dan dikelola secara terpadu untuk mengarahkan tindakan atau keputusan yang berguna dalam mendukung pembangunan kesehatan

Pasal 2

(1) Pedoman Pengorganisasian Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) pada Rumah Sakit Umum Daerah dr. Soedirman Kebumen disusun sebagai dasar pelaksananaan semua tahapan dan kegiatan yang berhubungan dengan penyelanggaraan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) dalam uapaya peningkatan mutu dan keselamatan pasien. (2) Pedoman sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) tercantum dalam Lampiran Peraturan Direktur ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Peraturan ini.

4

BAB II KETENTUAN PENUTUP Pasal 3

Peraturan Direktur ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan

Ditetapkan di Kebumen pada tanggal 9 Februari 2019

WIDODO SUPRIHANTORO
WIDODO SUPRIHANTORO

DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Dr. SOEDIRMAN KEBUMEN

5

LAMPIRAN PERATURAN DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Dr. SOEDIRMAN KEBUMEN NOMOR TAHUN 2019 TENTANG PEDOMAN PENGORGANISASIAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RUMAH SAKIT (SIMRS) PADA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Dr.SOEDIRMAN KEBUMEN

PEDOMAN PENGORGANISASIAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RUMAH SAKIT (SIMRS) PADA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Dr.SOEDIRMAN KEBUMEN

BAB I

PENDAHULUAN

Rumah Sakit Umum Daerah dr. Soedirman sebagai rumah sakit

pemerintah daerah Kabupaten Kebumen merupakan rumah sakit rujukan

bagi masyarakat di Kabupaten Kebumen. Sebagai rumah sakit rujukan

RSUD dr. Soedirman berupaya meningkatkan pelayanan pada seluruh

unit kerja yang ada, sehingga setiap unit kerja di rumah sakit harus

meningkatkan kualitas pelayanannya baik secara teknis fungsional

maupun administratif. Untuk itu perlu adanya sumber daya manusia dan

organisasi yang mengkoordinasi guna mendukung pelayanan di Rumah

Sakit Umum Daerah dr. Soedirman.

Visi RSUD dr. Soedirman sebagai Rumah Sakit Modern, Profesional

dan terjangkau. Modern dalam pelayanan medis maupun administrasi di

rumah sakit mendorong terbentuknya unit yang menangani pelayanan

data elektronik yaitu Unit SIMRS/ Pengolahan Data Elektronik.

Fungsi Unit SIMRS yaitu pelaksanaan pengolahan data, perawatan

saranan dan prasarana komputer serta jaringannya, sehingga dapat

tercapai tujuan sesuai visi.

Bagian Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) Rumah

Sakit dr. Soedirman mempunyai tugas :

a. Mengelola sistem informasi Rumah Sakit

b. Melakukan Pemeliharaan Komputer dan Jaringan

6

c.

Merencanakan semua kegiatan dan pemantauan penyelenggaraan kegiatan Unit SIMRS.

7

BAB II GAMBARAN UMUM RUMAH SAKIT

Secara umum, kondisi RSUD dr. Soedirman Kebumen dijelaskan sebagai berikut:

Direktur : dr. Bambang Suryanto, M. Kes

Alamat : Jl. Lingkar Selatan, Muktisari Kebumen

Kecamatan/Kabupaten : Kebumen/Kebumen

Luas Tanah : 26.942 m 2

Luas Bangunan : 6,100 m 2

Tahun dibangun : 2004

Kelas/Kualifikasi : C

Jumlah karyawan : 521 orang

untuk

masyarakat Kebumen dan sekitarnya, antara lain:

Pelayanan Klinik Jiwa

Pelayanan Klinik Mata

Pelayanan Klinik Bedah

Pelayanan Klinik Gigi dan Mulut

Pelayanan Klinik Syaraf

Pelayanan Klinik Kebidanan dan Kandungan

Pelayanan Klinik Telinga dan Tenggorokan

Pelayanan Klinik Penyakit Dalam

Pelayanan Klinik Penyakit Anak

Pelayanan Klinik Kulit dan Kelamin

Pelayanan Klinik Psikologi

Pelayanan Klinik Orthopedi

Pelayanan Klinik Umum

Pelayanan Klinik Paru

Pelayanan Klinik Jantung

Pelayanan Klinik VCT

Pelayanan Rehabilitasi Medik (Fisioterapi) Pelayanan tersebut buka pada 6 hari kerja, dengan jam pelayanan

pendaftaran buka

sedangkan

pelaksanaan pelayanan dilakukan hingga pasien selesai.

Rumah

sakit

ini

menyediakan

berbagai

pelayanan

dari

jam

07.30

sampai

jam

11.00,

8

Rumah sakit cenderung mengalami perkembangan yang baik dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat akan kesehatan. Namun dengan berbagai krisis ekonomi dewasa ini jumlah masyarakat miskin semakin meningkat, akan tetapi RSUDdr. Soedirmantetap memberikan pelayanan terhadap masyarakat miskin yang pembiayaannya ditanggung oleh penjamin dan Pemerintah Daerah Kebumen. Kecenderungan utilisasi RSUD dr. Soedirman semakin meningkat seiring dengan perubahan konsep menjadi rumah sakit yang diminati pelanggan yang menampilkan pelayanan berbeda dan dapat menyenangkan pelanggan.

9

BAB III VISI, MISI, NILAI, TUJUAN DAN MOTTO RUMAH SAKIT

A. Visi RSUD dr. Soedirman:

Menjadi Rumah Sakit Modern, Profesional, Pusat Rujukan Kegawatan Medis dan Spesialistik.

B. Misi RSUD dr. Soedirman:

1. Menyelenggarakan pelayanan kegawatan medik dan pelayanan kesehatan tingkat spesialistik yang bermutu untuk seluruh masyarakat; 2. Modernisasi sistem, sarana, dan prasarana pelayanan yang sesuai standar nasional kelas B; 3. Menyelenggarakan pendidikan SDM yang mendukung proesionalisme dan daya saing; 4. Meningkatkan kemampuan keuangan untuk mendukung kemandirian dan pengembangan pelayanan.

C. Nilai-Nilai RSUD dr. Soedirman:

1. Keikhlasan Setiap karyawan RSUD dr. Soedirman melandasi setiap aktivitasnya dengan ikhlas sebagai bagian dari ibadah kepada Tuhannya dan amal saleh kepada sesama manusia.

2. Keramahan Dalam melaksanakan aktivitasnya setiap karyawan selalu mengedepankan sikap ramah dalam melayani pelanggan.

3. Pembelajaran Setiap karyawan memiliki minat dan mendapatkan dorongan dan sarana untuk menjalani proses pembelajaran dalam setiap aktivitas yang dijalani.

4. Kebersamaan Dalam melaksanakan aktivitasnya setiap karyawan selalu mengedepankan kerja sama tim yang saling menolong satu sama lain dalam hal menegakkan kebenaran.

10

5. Kedisiplinan Setiap aktivitas yang dijalankan selalu dilandasi dengan kedisiplinan yang tinggi sebagai upaya mencapai kinerja yang optimal.

D. Tujuan RSUD dr. Soedirman Sebagai suatu organisasi, RSUD dr. Soedirman mempunyai tujuan. Tujuan RSUD dr. Soedirman terdiri dari tujuan umum dan tujuan khusus.

1. Tujuan Umum:

Menyelenggarakan pelayanan kesehatan dengan upaya

penyembuhan, pemulihan, peningkatan, pencegahan, dan pelayanan rujukan.

2. Tujuan Khusus:

a. Meningkatkan kualitas pelayanan kegawatan medik dan pelayanan kesehatan tingkat spesialistik;

b. Mendukung terciptanya masyarakat yang sehat melalui sistem, sarana, dan prasarana yang modern dan sesuai standar nasional kelas B;

c. Mengembangkan sumber daya manusia yang profesional dan berdaya saing;

d. Manajemen yang mandiri secara keuangan dan menopang pengembangan layanan yang efektif dan efisien;

e. Menciptakan sistem pengelolaan yang profesional, transparan, dan akuntabel;

f. Tercapainya indikator-indikator pada SPM;

g. Tercapainya pengakuan akreditasi pelayanan secara paripurna.

E. Motto RSUD dr. Soedirman SENYUM (Sigap, Empati, Nyaman, Yakin, Unggul dan Memuaskan).

11

BAB IV STRUKTUR ORGANISASI RUMAH SAKIT

Susunan organisasi RSUD dr. Soedirman berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 14 Tahun 2008 terdiri dari 1 orang

Direktur

dan

4

Kepala

Bagian/Bidang,

secara

rinci adalah sebagai

berikut:

A. Direktur

B. Bagian Tata Usaha, membawahi:

1. Sub Bagian Umum

2. Sub Bagian Perencanaan

3. Sub Bagian Kepegawaian

C. Bidang Pelayanan Medis, membawahi:

1. Seksi Rekam Medis dan Rujukan

2. Seksi Keperawatan

D. Bidang Penunjang Medis dan Nonmedis, membawahi:

1. Seksi Penunjang Medis

2. Seksi Penunjang Nonmedis

E. Bagian Keuangan

1. Sub Bagian Anggaran, Mobilisasi Dana dan Perbendaharaan

2. Sub Bagian Verifikasi dan Akuntansi

F. Direktur

juga

membawahi

kelompok

jabatan

fungsional,

komite

paramedis, komite medis, dan instalasi-instalasi.

12

Bagan Struktur Organisasi RSUD dr. Soedirman Tahun 20142008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Teknis, Satuan Polisi Pamong Praja dan Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (Lembaran Daerah Kabupaten Kebumen Tahun 2008 Nomor 14, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 25).

SPI DIREKTUR Dewan Pengawas KOMITE/PA KELOMPOK Instalasi-Instalasi BAG. TATA NITIA JABATAN FUNGSIONAL USAHA
SPI
DIREKTUR
Dewan Pengawas
KOMITE/PA
KELOMPOK
Instalasi-Instalasi
BAG. TATA
NITIA
JABATAN
FUNGSIONAL
USAHA
Instalasi-Instalasi
SUB.
SUB BAGIAN
SUB BAGIAN
BAGIAN
PERENCANAAN
KEPEGAWAIAN
BIDANG PELAYANAN
BIDANG PENUNJANG
BIDANG KEUANGAN
Seksi
Seksi
Seksi
Seksi
Seksi Anggaran
Seksi
Rekam
Keperawatan
Penunjang
Penunjang
Dana dan
Verifikasi &
Sumber Data : Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 14 Tahun
Medis
Medis
Non Medis
Perbendaharaan
Akuntansi

13

BAB V STRUKTUR ORGANISASI SIMRS

Unit SIMRS sebagai unit kerja yang memberikan pelayanan di rumah sakit, berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Direktur dalam melaksanakan tugas, Kepala Unit Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) berkoordinasi dengan Kepala Bagian Tata Usaha dan Kepala Sub Bagian Perencanaan. Berikut ini adalah bagan struktur organisasi yang dimiliki Unit Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) :

DIREKTUR RSUD Dr. SOEDIRMAN KEPALA BAGIAN TATA USAHA KEPALA SUB. BAG. PERENCANAAN KEPALA UNIT SIMRS
DIREKTUR RSUD
Dr. SOEDIRMAN
KEPALA BAGIAN
TATA
USAHA
KEPALA SUB.
BAG.
PERENCANAAN
KEPALA
UNIT SIMRS
PROGRAMER
TEKNISI
OPERATOR
JARINGAN
ADMINISTRASI

Gambar 1 : Struktur Organisasi Unit SIMRS

14

BAB VI URAIAN JABATAN

A. Kepala Unit SIMRS Uraian Tugas:

1. Bertanggung jawab atas kelangsungan SIMRS di Rumah Sakit

2. Membuat program kerja pengembangan SIMRS

3. Mengawasi proses kegiatan yang ada di SIMRS

4. Melakukan koordinasi dengan pihak manajemen dan unit kerja

lainnya

B. PROGRAMER

Uraian Tugas:

1. Melakukan coding aplikasi SIMRS

2. Melakukan pengembangan sistem

3. Melakukan pemeliharaan database.

4. Melakukan perubahan interface pada aplikasi SIMRS

5. Membuat aplikasi baru sesuai kebutuhan RS.

6. Merancang program pengembangan Aplikasi

C. Teknisi Uraian Tugas:

1. Melakukan merakit, install, maintenance dan update HW /SW

2. Memperbaiki peralatan yang rusak / troubleshoot HW / SW

3. Membuat laporan kerusakan

4. Mengajukan permintaan spare part jika perlu

5. Memastikan kelancaran proses berjalannya SIMRS.

6. Mendampingi user yang mengalami kesulitan entry data.

7. Melaporkan permintaan user mengenai aplikasi kepada programmer /koordinator

15

D.

Operator

Uraian Tugas:

1. Memberikan pelatihan kepada unit pelaksana

2. Melakukan analisa sistem, membangun / mengelola situs, hosting, admin web, milis, editorial internet.

3. Mendampingi / melatih user yang mengalami kesulitan entry data.

4. Membuat panduan sistem informasi.

5. Melaporkan permintaan user mengenai aplikasi kepada programmer /koordinator

E. Jaringan Uraian Tugas:

1. Merancang kabel instalasi server / client.

2. Memasang kabel instalasi server / client.

3. Memasang koneksi internet.

4. Maintenance jaringan intranet / internet server / client.

5. Melaporkan permintaan user mengenai jaringan kepada koordinator

F. Administrasi

Uraian Tugas:

1. Membuat laporan pertanggung jawaban data Unit SIMRS.

2. Membuat laporan pertanggung jawaban data operator web.

3. Membuat SPJ keuangan Unit SIMRS

4. Mengelola tertib administrasi Unit SIMRS.

16

BAB VII TATA HUBUNGAN KERJA

1. Kepala SIMRS bertanggungjawab langsung kepada Direktur dan Kepala SIMRS berkoordinasi dengan Kepala Tata Usaha dan Kepala Sub Bagian Perencanaan.

2. Dalam pelaksanaan tugas sehari-hari berkoordinasi dengan semua user yang menggunakan Komputer dan Jaringannya.

3. Dalam melaksanakan fungsi pelayanan SIMRS dibantu oleh staf Administrasi, Teknisi, Operator, Jaringan dan Programmer.

4. Staf Administrasi, Teknis, Operator, Jaringan dan Programmer bertanggungjawab kepada Kepala SIMRS.

5. Agar User mendapat pelayanan yang maksimal Kepala SIMRS menjalin

komunikasi dan

bidang/bagian/ruang/unit/instalasi lainnya di RSUD dr. Soedirman.

koordinasi dengan

6. Dalam menjalankan fungsi administrasi, kepala SIMRS dibantu oleh staf Administrasi.

7. Dalam menjalankan fungsi teknis komputer dan perlengkapannya, kepala SIMRS dibantu oleh staf Teknisi.

8. Dalam menjalankan fungsi teknis jaringan, kepala SIMRS dibantu oleh staf jaringan.

9. Dalam menjalankan fungsi Aplikasi/SIMRS kepala SIMRS dibantu oleh staf Programmer.

10. Dalam menjalankan fungsi Operator kepala SIMRS dibantu oleh staf Operator.

17

BAB VIII POLA KETENAGAAN DAN KUALIFIKASI PERSONEL

1.

Kepala SIMRS

a. Pangkat/Gol. Ruang : III/b

b. Pendidikan Minimal : S1

c. Mampu mengoperasikan komputer, Berpengalaman di Bidang Komputer

2.

Administrasi

a. Pangkat/Gol. Ruang : -

b. Pendidikan Minimal : SMA/SMK

c. Mampu mengoperasikan komputer, Berpengalaman di Bidang Komputer dan Jaringan.

3.

Teknisi

a. Pangkat/Gol. Ruang : -

b. Pendidikan Minimal Teknisi computer : D3 Komputer

c. Mampu mengoperasikan komputer, Berpengalaman Trouble Shooting Komputer dan perlengkapannya.

4.

Jaringan

a. Pangkat/Gol. Ruang : -

b. Pendidikan Minimal bimbingan teknis : D3 Komputer

c. Mampu mengoperasikan komputer, Berpengalaman Trouble

Shooting Jaringan.

5.

Programmer

a. Pangkat/Gol. Ruang : -

b. Pendidikan Minimal Programer : D3 Komputer

c. Mampu mengoperasikan komputer, Berpengalaman Trouble Shooting Komputer/Jaringan atau Pemrograman Komputer.

6.

Operator

a. Pangkat/Gol. Ruang : -

b. Pendidikan Minimal Programer : SMK

c. Mampu mengoperasikan komputer, Berpengalaman sebagai operator / admin sistem dan pelatihan/bimbingan.

18

BAB IX TATA LAKSANA PELAYANAN

A. Perbaikan kerusakan Komputer, Software dan Jaringan

1. Petugas SIMRS menerima laporan kerusan Komputer, Software dan Jaringan dan mencatat kerusakan. Kemudian dilakukan perbaikan. Jika kerusakan ringan maka akan dilakukan perbaikan secara langsung. Jika perbaikan membutuhkan perbaikan yang memakan waktu banyak atau biaya, maka perbaikan akan dilakukan di SIMRS.

2. Setelah perbaikan berhasil dilakukan maka akan dilaporkan hasilnya ke pelapor dan dilakukan proses administrasi perbaikan.

3. Hasil perbaikan dilaporkan sebagai data di SIMRS.

B. Perubahan fasilitas Komputer, Software dan Jaringan

1. Petugas SIMRS mendapatkan data atau laporan permintaan perubahan, baik penambahan maupun pengurangan Komputer, Software dan jaringan.

2. Petugas SIMRS melakukan perencanaan perubahan

3. Petugas SIMRS berkoordinasi dengan bidang-bidang yang berwenang menangani perubahan.

4. Perubahan dipantau minimal 1 minggu untuk perubahan, jika diperlukan maka lama pemantauan bisa disesuaikan.

5. Hasil perubahan dilaporkan sebagai data di SIMRS.

C. Pelaksanaan Administrasi dan Perencanaan kegiatan SIMRS

1. Petugas Administrasi SIMRS mendapatkan laporan/data rencana kegiatan atau pelaksanaan kegiatan.

2. Petugas Administrasi SIMRS menyiapkan materi yang dibutuhkan untuk rencana atu pelaksanaan kegiatan.

3. Petugas Administrasi SIMRS memastikan kegiatan berjalan sesuai

rencana.

4. Hasil kegiatan Administrasi dialoprkan sebagai data di SIMRS.

19

D. Pelaksanaan Pelatihan Sistem / Admin Sistem

1. Petugas SIMRS merencanakan proses Pelatihan / Admin sistem dikoordinasikan dengan bagian yang diperlukan.

2. Pelatihan / Admin sistem oleh petugas SIMRS disesuikan dengan kondisi pendaftaran yang akan diregistrasi.

3. Petugas Operator SIMRS memastikan kegiatan berjalan sesuai rencana.

4. Hasil Pelatihan Sistem dilaporkan sebagai data di SIMRS

20

BAB X KEGIATAN ORIENTASI

1. Kepala SIMRS :

a. Program pengenalan melalui Orientasi Rumah Sakit secara umum

b. Orientasi Ruang dan sarana prasarana SIMRS

c. Orientasi Struktur organisasi dan SDM SIMRS

d. Orientasi alur pelayanan di SIMRS mulai analisa permasalahan sampai penyelesaian masalah/laporan

e. Pengenalan tentang Standar Prosedur Operasional yang ada di SIMRS

f. Pengenalan terhadap sistem pencatatan dan pelaporan melalui dokumentasi/registrasi SIMRS

g. Program bimbingan kemampuan keterampilan non tindakan keperawatan ; Hand hygiene, Identifikasi pasien, BHD, Prosedur evakuasi, Memadamkan api dengan apar, komunikasi efektif, indikator mutu SIMRS

2. Administrasi Ruang :

a. Program pengenalan melalui Orientasi Rumah Sakit secara umum

b. Orientasi Ruang dan sarana prasarana SIMRS

c. Orientasi Struktur organisasi dan SDM SIMRS

d. Orientasi alur pelayanan di SIMRS mulai analisa permasalahan sampai penyelesaian masalah/laporan

e. Pengenalan tentang Standar Prosedur Operasional yang berkaitan dengan Administrasi di SIMRS

f. Pengenalan terhadap sistem pencatatan dan pelaporan melalui dokumentasi/registrasi SIMRS

g. Program bimbingan kemampuan keterampilan non tindakan keperawatan ; Hand hygiene, Identifikasi pasien, BHD, Prosedur evakuasi, Memadamkan api dengan apar, komunikasi efektif, indikator mutu SIMRS

3. Teknisi :

a. Program pengenalan melalui Orientasi Rumah Sakit secara umum

21

b. Orientasi Ruang dan sarana prasarana SIMRS

c. Orientasi Struktur organisasi dan SDM SIMRS

d. Orientasi alur pelayanan di SIMRS mulai analisa permasalahan sampai penyelesaian masalah/laporan

e. Pengenalan tentang Standar Prosedur Operasional yang berkaitan denganTeknis Komputer dan Jaringannya.

f. Pengenalan terhadap sistem pencatatan dan pelaporan melalui dokumentasi/registrasi SIMRS

g. Program bimbingan kemampuan keterampilan non tindakan keperawatan ; Hand hygiene, Identifikasi pasien, BHD, Prosedur evakuasi, Memadamkan api dengan apar, komunikasi efektif, indikator mutu SIMRS

4. Jaringan :

a. Program pengenalan melalui Orientasi Rumah Sakit secara umum

b. Orientasi Ruang dan sarana prasarana SIMRS

c. Orientasi Struktur organisasi dan SDM SIMRS

d. Orientasi alur pelayanan di SIMRS mulai analisa permasalahan sampai penyelesaian masalah/laporan

e. Pengenalan tentang Standar Prosedur Operasional yang berkaitan dengan Jaringan

f. Pengenalan terhadap sistem pencatatan dan pelaporan melalui dokumentasi/registrasi SIMRS

g. Program bimbingan kemampuan keterampilan non tindakan keperawatan ; Hand hygiene, Identifikasi pasien, BHD, Prosedur evakuasi, Memadamkan api dengan apar, komunikasi efektif, indikator mutu SIMRS

5. Programmer :

a. Program pengenalan melalui Orientasi Rumah Sakit secara umum

b. Orientasi Ruang dan sarana prasarana SIMRS

c. Orientasi Struktur organisasi dan SDM SIMRS

d. Orientasi alur pelayanan di SIMRS mulai analisa permasalahan sampai penyelesaian masalah/laporan

22

e. Pengenalan tentang Standar Prosedur Operasional yang berkaitan dengan Aplikasi/SIMRS

f. Pengenalan terhadap sistem pencatatan dan pelaporan melalui dokumentasi/registrasi SIMRS

g. Program bimbingan kemampuan keterampilan non tindakan keperawatan ; Hand hygiene, Identifikasi pasien, BHD, Prosedur evakuasi, Memadamkan api dengan apar, komunikasi efektif, indikator mutu SIMRS

6. Operator :

a. Program pengenalan melalui Orientasi Rumah Sakit secara umum

b. Orientasi Ruang dan sarana prasarana SIMRS

c. Orientasi Struktur organisasi dan SDM SIMRS

d. Orientasi alur pelayanan di SIMRS mulai analisa permasalahan sampai penyelesaian masalah/laporan

e. Pengenalan tentang Standar Prosedur Operasional yang berkaitan dengan Pelatihan / Admin sistem.

f. Pengenalan terhadap sistem pencatatan dan pelaporan melalui dokumentasi/registrasi SIMRS

g. Program bimbingan kemampuan keterampilan non tindakan keperawatan ; Hand hygiene, Identifikasi pasien, BHD, Prosedur evakuasi, Memadamkan api dengan apar, komunikasi efektif, indikator mutu SIMRS

23

BAB XI PERTEMUAN/RAPAT

Rapat Rapat dilaksanakan sebagai berikut :

1. Rapat Internal SIMRS satu bulan satu kali jika diperlukan tidak ditentukan hari dan tanggal, menyesuaikan kondisi.

2. Rapat Koordinasi SIMRS yaitu rapat Tim Internal SIMRS dengan User dilaksanakan satu bulan satu kali jika diperlukan juga tidak dapat ditentukan waktu pastinya,menyesuaikan kondisi.

Peserta Rapat :

1. Rapat Internal SIMRS: Kepala SIMRS, Administrasi, Teknisi, Operator, Jaringan dan Programmer.

2. Rapat Koordinasi SIMRS: Kepala SIMRS, Administrasi, Teknisi, Operator, Jaringan, Programmer dan User yang difokuskan dalam Rapat Koordinasi yang diadakan.

Kelengkapan yang diperlukan dalam rapat :

1. Undangan rapat

2. Daftar hadir rapat

3. Buku tulis dan pulpen untuk pencatatan hasil rapat

4. Notulen rapat

5. Hidangan minuman untuk tiap orang yang menghadiri rapat

Tata cara rapat :

1. Pembukaan rapat oleh pimpinan rapat.

2. Pimpinan rapat disesuaikan dengan peserta

3. Pimpinan rapat akanmenyampaikan evaluasi hasil kegiatan dan pelayanan pada waktu telah berjalan dan membahas masalah- masalah yang terjadi di lapangan atau informasi informasi yang disampaikan oleh peserta rapat yang hadir.

4. Jika dalam rapat terdapat perbedaan pendapat maka keputusan akhir diserahkan kepada Pimpinan rapat untuk menjembatani perbedaan yang ada.

5. Notulen rapat dibuat oleh salah seorang peserta rapat yang ditunjuk.

24

6.

Notulen diketik dan ditandatangani oleh Notulis dan diketahui oleh Pimpinan rapat.

7. Semua yang hadir memiliki hak dan kewajiban yang sama.

8. Keputusan rapat selalu diambil secara musyawarah.

25

BAB XII

PELAPORAN

A. Laporan Harian Meliputi laporan permasalahan yang sulit, status penyelesaian permasalahan, dan komplain.

B. Laporan Bulanan Meliputi laporan jumlah permasalahan bulanan, status penyelesaian permasalahan, anggaran, sarana prasarana, pelatihan SDM dan komplain.

C. Laporan Tahunan

Meliputi laporan kegiatan SIMRS selama satu tahun beserta masalah dan program kerja tahun berikutnya.

26

BAB XIII

PENUTUP

Pedoman pengorganisasian Unit SIMRS RSUD dr. Soedirman

Kebumen diharapkan mampu menjadi arah dan pedoman pelaksanaan

tugas di RSUD dr. Soedirman Kebumen sehingga tugas dan tanggung

jawab pekerjaan dapat diselesaikan sesuai ketentuan dan aturan yang

berlaku.

WIDODO SUPRIHANTORO
WIDODO SUPRIHANTORO

DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Dr. SOEDIRMAN KEBUMEN

27