Anda di halaman 1dari 16

KAJIAN RESEP

No. PUSKESMAS MOJOLANGU


1. Studi kasus pada resep pasien rawat jalan (resep 1)

Gambar 1. Resep 1
I. SKRINING RESEP
A. Kajian Administrasi
Tanggal penulisan resep : Ada
Sediaan yang diminta : Ada
Data penulisan resep : Ada
Aturan pakai : Ada
Amox Syr. : 3 kali sehari 1 sendok takar (5 mL)
Ambroxol Syr. : 3 kali sehari ¾ sendok takar(3,75
mL)
CTM : 3 kali sehari ¼ tablet
Vit. C : 3 kali sehari ¼ tablet
Tanggal Pembuatan Resep : Ada (14 Mei 2019)
Catatan Resep : Pasien menebus seluruh obat

Validitas Prescriber
1. Nama dokter : dr. R
2. Alamat praktek : Puskesmas Mojolangu
3. SIP : Ada
4. Telp. : Tidak ada
5. Paraf : Ada
6. Tanggal penulisan Resep : 14 Mei 2019
7. Kesesuaian spesialisasi : Sesuai

Validitas pasien
1. Nama pasien : Anak J
2. Umur/BB : Ada (16 bulan)/ 9,6 kg
3. Alamat : Ada
4. Telp. : Tidak ada

B. Kajian Resep
Pengkajian Farmasetis Ada/Tidak (Keterangan)
Nama Amoxicillin
Bentuk Sirup kering
Kekuatan Amoxicillin 125 mg/5 mL
Jumlah Obat 1 botol
Signa atau aturan pakai S. 3 × sehari 1 sendok teh/ takar (5 mL)
Stabilitas Obat Simpan pada suhu kamar, jauhkan dari
sinar matahari langsung, jangan simpan
di dalam kulkas.
Ketersediaan Obat Tersedia
Aturan atau Cara dispensing Obat diberikan sesuai dengan jumlah
yang diminta

Pengkajian Farmasetis Ada/Tidak (Keterangan)


Nama Ambroxol
Bentuk Sirup
Kekuatan Ambroxol HCl 15 mg/5 mL (60 mL)
Jumlah Obat 1 botol
Signa atau aturan pakai S. 3 kali sehari ¾ sendok takar ( 3,75
mL)
Stabilitas Obat Simpan pada suhu kamar, jauhkan dari
sinar matahari langsung, jangan simpan
di dalam kulkas.
Ketersediaan Obat Tersedia
Aturan atau Cara dispensing Obat diberikan sesuai dengan jumlah
yang diminta

Pengkajian Farmasetis Ada/Tidak (Keterangan)


Nama CTM / Chlorpheniramine Maleate
Bentuk Tablet
Kekuatan 4 mg/tab
Jumlah Obat 5 Tablet
Signa atau aturan pakai S. 3 kali sehari ¼ tablet
Stabilitas Obat Simpan pada suhu kamar, jauhkan dari
sinar matahari langsung.
Ketersediaan Obat Tersedia
Aturan atau Cara dispensing Obat diberikan sesuai dengan jumlah
yang diminta

Pengkajian Farmasetis Ada/Tidak (Keterangan)


Nama Vitamin C
Bentuk Tablet
Kekuatan 50 mg/tab
Jumlah Obat 5 Tablet
Signa atau aturan pakai S. 3 kali sehari ¼ tablet
Stabilitas Obat Simpan pada suhu kamar, jauhkan dari
sinar matahari langsung.
Ketersediaan Obat Tersedia
Aturan atau Cara dispensing Obat diberikan sesuai dengan jumlah
yang diminta

C. Farmasi Klinis dan DRP


Analisi Kesesuaian Dosis
Nama Obat Dosis dalam Dosis Literatur Kesesuaian
Resep
Amoxicillin Syr. 3 × 1 Cth. (5 Dosis umum : Sesuai
125 mg/5 mL mL) Dewasa dan anak
≥20 kg : 250 mg-
500 mg setiap 8
jam.
Anak <20 kg: 20-
40 mg/kgBB/hari
dibagi dalam 3
dosis (Basic
Pharmacology &
Drug Notes).
Ambroxol Syr. 3 × ¾ Cth. Dewasa dan anak Tidak sesuai
15mg/ 5 mL (3,75 mL) diatas 12 tahun:
30 mg × 2-3 /hari.
Dosis yang
dianjurkan untuk
anak-anak: 1,2-1,6
mg/kgBB/hari
(Basic
Pharmacology &
Drugs).
CTM 3 × ¼ tablet Oral: Dewasa 4
mg tiap4-6 jam; Tidak sesuai
maksimal 24
mg/hari.
Anak < 1 tahun:
tidak dianjurkan;
Anak 1-2 tahun: 2
× 1 mg/ hari;
Anak 2-5 tahun: 1
mg tiap 4-6 jam,
maksimal 6
mg/hari;
Anak 6-12 tahun:
2 mg tiap 4-6 jam,
maksimal 12
mg/hari (Basic
Pharmacology &
Drug Notes).
Vit. C 50 mg 3 × ¼ tablet Angka kecukupan Sesuai
Vitamin C yang
Vit. C: dianjurkan untuk
¼ = 0,25 tab. orang Indonesia
1 tab = 50 mg (perorang/ hari):
0,25 tab = x Bayi/Anak:
x = (0,25/1) × 0 bulan- 3 tahun:
50 mg 40 mg/hari.
x = 12,5 mg. 4-9 tahun: 45
mg/hari
3 × 12,5 mg (Basic
=37,5mg/hari. Pharmacology &
Drug Notes).

DRPs yang ditemukan dan penyelesaian


Poin DRP DRPs yang ditemukan Penyelesaian
Dosis Ambroxol 3 × ¾ Cth. Dosis sebaiknya diturunkan
terlalu besar (3,75 mL) untuk anak menjadi: 2 × 2,5 mL/hari
usia 16 bulan dengan (2× ½ Cth).
BB 9,6 kg.
CTM 3 × ¼ tablet untuk CTM : 1 Tab = 4 mg
anak usia 16 bulan ¼ tab =1 mg.
dengan BB 9,6 kg. 3 × 1 mg= 3 mg/hari
Sebaiknya dosis diturunkan
:
2 × ¼ tablet/ hari = 2 mg

II. Dispensing Obat


a) Amoxicillin Syr. = 1 botol
b) Ambroxol Syr. = 1 botol
c) CTM = 5 tablet
d) Vitamin C = 5 tablet

1. Etiket (Putih)
a) Amoxicillin Syr.
UPT PUSKESMAS
MOJOLANGU
Jl. Sudimoro No.17 A Kota Malang, Telp. (0341) 482905
Nama : An. J Tgl: 14/5/2019
Aturan :

...3...× Sehari ...1... Sendok Makan / Sendok Takar


Sebelum Makan / Sesudah Makan
KOCOK DULU SEBELUM DIMINUM
b) Ambroxol Syr.
UPT PUSKESMAS
MOJOLANGU
Jl. Sudimoro No.17 A Kota Malang, Telp. (0341) 482905
Nama : An. J Tgl: 14/5/2019
Aturan :

...3...× Sehari ... 3/4.. Sendok Makan / Sendok Takar


Sebelum Makan / Sesudah Makan
KOCOK DULU SEBELUM DIMINUM

c) CTM
UPT PUSKESMAS
MOJOLANGU
Jl. Sudimoro No.17 A Kota Malang, Telp. (0341) 482905
Nama : An. J Tgl: 14/5/2019
Aturan :

...3.....× Sehari .....1/4..... Tab / Kap / Bungkus


Sebelum Makan / Sesudah Makan

d) Vitamin C
UPT PUSKESMAS
MOJOLANGU
Jl. Sudimoro No.17 A Kota Malang, Telp. (0341) 482905
Nama : An. J Tgl: 14/5/2019
Aturan :

...3.....× Sehari .....1/4..... Tab / Kap / Bungkus


Sebelum Makan / Sesudah Makan

III. KIE
1. Obat Amoxicillin sebanyak 1 botol, berupa syrup kering namun
sudah di encerkan (rekonstusi) di Puskesmas. Obat ini merupakan
Antibiotik yang diminum 3 × sehari 1 sendok takar (5 mL) dan
harus dihabiskan meskipun gejala sakit menghilang/ pasien telah
sembuh. Simpan Obat di tempat sejuk dan kering, hindari
penyimpanan di lemari pendingin agar tidak merusak Obat.
2. Obat Ambroxol sirup sebanyak 1 botol. Obat ini berfungsi untuk
meredakan batuk yaitu dengan cara mengencerkan dahak agar
mudah dikeluarkan, diminum 3 × sehari 3/4 sendok takar (3,75
mL). Apabila gejala sakit/ sakit telah sembuh, penggunaan obat
dapat dihentikan. Simpan Obat di tempat sejuk dan kering,
hindari penyimpanan di lemari pendingin agar tidak merusak
Obat.
3. Obat CTM sebanyak 5 tablet, diminum 3 kali sehari 1/4 tablet
sesudah makan. Obat ini merupakan obat yang digunakan untuk
mengatasi batuk karena alergi dan karena CTM memiliki efek
samping menyebabkan mengantuk, maka hal ini baik agar pasien
dapat beristirahat. Simpan Obat di tempat sejuk dan kering,
hindari sinar cahaya matahari langsung agar tidak merusak Obat.
4. Obat vitamin C sebanyak 5 tablet, diminum 3 kali sehari 1/4
tablet sesudah makan. Obat ini merupakan obat yang digunakan
untuk tambahan Vitamin C bagi pasien. Simpan Obat di tempat
sejuk dan kering, hindari sinar cahaya matahari langsung agar
tidak merusak Obat.
2. Studi kasus pada resep pasien rawat jalan (resep 2)

Gambar 2. Resep 2
I. SKRINING RESEP
A. Kajian Administrasi
Tanggal penulisan resep : Ada
Sediaan yang diminta : Ada
Data penulisan resep : Ada
Aturan pakai : Ada
Glibenklamide : 1-0-0 (1 kali sehari 1 tab.(pagi hari)
Metformin 500 mg : 3 kali sehari 1 tablet
Amlodipin 10 mg : 1 kali sehari 1 tablet
Aspilet : 1 kali sehari 1 tablet
Tanggal Pembuatan Resep : Ada (14 Mei 2019)
Catatan Resep : Pasien menebus seluruh obat

Validitas Prescriber
1. Nama dokter : dr. R
2. Alamat praktek : Puskesmas Mojolangu
3. SIP : Ada
4. Telp. : Tidak ada
5. Paraf : Ada
6. Tanggal penulisan Resep : 14 Mei 2019
7. Kesesuaian spesialisasi : Sesuai

Validitas pasien
1. Nama pasien : Tuan H.
2. Umur/BB : Ada (73 tahun)/ BB: -
3. Alamat : Ada
4. Telp. : Tidak ada

B. Kajian Resep
Pengkajian Farmasetis Ada/Tidak (Keterangan)
Nama Glibenclamide
Bentuk Kaptab
Kekuatan Glibenclamide 5 mg/ kaptab
Jumlah Obat 30 kaptab (3 strip)
Signa atau aturan pakai S. 1-0-0 (1 kali sehari 1 tab.(pagi hari)
Stabilitas Obat Simpan pada suhu dibawah 30˚ C dan
ditempat kering.
Ketersediaan Obat Tersedia
Aturan atau Cara dispensing Obat diberikan sesuai dengan jumlah
yang diminta

Pengkajian Farmasetis Ada/Tidak (Keterangan)


Nama Metformin 500 mg
Bentuk Tablet Salut Selaput
Kekuatan Metformin HCl 500 mg/tab
Jumlah Obat 90 tablet
Signa atau aturan pakai S. 3 kali sehari 1 tablet
Stabilitas Obat Simpan pada suhu dibawah 30˚ C dan
ditempat kering.
Ketersediaan Obat Tersedia
Aturan atau Cara dispensing Obat diberikan sesuai dengan jumlah
yang diminta

Pengkajian Farmasetis Ada/Tidak (Keterangan)


Nama Amlodipin 10 mg
Bentuk Tablet
Kekuatan Amlodipin 10 mg/tab
Jumlah Obat 30 Tablet
Signa atau aturan pakai S. 1 kali sehari 1 tablet
Stabilitas Obat Simpan pada suhu kamar, jauhkan dari
sinar matahari langsung.
Ketersediaan Obat Tersedia
Aturan atau Cara dispensing Obat diberikan sesuai dengan jumlah
yang diminta

Pengkajian Farmasetis Ada/Tidak (Keterangan)


Nama Tidak ada (Diberikan Miniaspi)
Bentuk Tablet
Kekuatan Acetylsalicylic acid 80 mg
Jumlah Obat 30 Tablet
Signa atau aturan pakai 1 kali sehari 1 tablet
Stabilitas Obat Simpan pada suhu kamar, jauhkan dari
sinar matahari langsung.
Ketersediaan Obat Tersedia
Aturan atau Cara dispensing Obat diberikan sesuai dengan jumlah
yang diminta

C. Farmasi Klinis dan DRP


Analisi Kesesuaian Dosis
Nama Obat Dosis dalam Dosis Kesesuaian
Resep Literatur
Glibenlamide 1-0-0 Dosis harian: Sesuai
2,5 - 20 mg/hari
(diberikan
dalam 1-2 dosis
terbagi); Dosis
maksimal 20
mg/hari (Basic
Pharmacology
& Drug Notes).
Metformin 500 mg 3 dd 1 Dosis harian: Sesuai
500-3000
mg/hari (Dalam
2-3 dosis
terbagi); Dosis
maksimal 3000
mg/hari.
Khusus sediaan
XR dosis maks.
2000 mg/hari
(Basic
Pharmacology
& Drug Notes).
Amlodipin 10 mg 1 dd 1 Hipertensi : Sesuai
Dosis awal 1 ×
5 mg/hari;
Dosis maksimal
10 mg/hari
(Basic
Pharmacology
& Drug Notes).
Miniaspi 80 mg 1 dd 1 SKA: Dosis Sesuai
loading 150-
300 mg dan
Dosis
pemeliharaan
75-100 mg
setiap harinya
untuk jangka
panjang (Basic
Pharmacology
& Drug Notes).

DRPs yang ditemukan dan penyelesaian


Poin DRP DRPs yang ditemukan Penyelesaian
Reaksi Obat - Metformin : rasa - Metformin : dikonsumsi
yang tidak logam ketika bersama makanan atau
dikehendaki dikonsumsi sehingga setelah makan.
dapat memicu
timbulnya mual-
muntah bagi pasien.

II. Dispensing Obat


Glibenclamide = 30 kaptab
Metformin 500 mg = 90 tablet
Amlodipin 10 mg = 30 tablet
Aspilet (Miniaspi) = 30 tablet

1. Etiket (Putih)
a) Glibenclamide
UPT PUSKESMAS
MOJOLANGU
Jl. Sudimoro No.17 A Kota Malang, Telp. (0341) 482905
Nama : Tn. H Tgl: 14/5/19
Aturan :

....1.....× Sehari ....1.... Tab / Kap / Bungkus


malam hari Sebelum Makan / Sesudah Makan

b) Metformin 500 mg
UPT PUSKESMAS
MOJOLANGU
Jl. Sudimoro No.17 A Kota Malang, Telp. (0341) 482905
Nama : Tn. H Tgl: 14/5/19
Aturan :

....3.....× Sehari ....1.... Tab / Kap / Bungkus


Saat makan Sebelum Makan / Sesudah Makan
c) Amlodipin 10 mg
UPT PUSKESMAS
MOJOLANGU
Jl. Sudimoro No.17 A Kota Malang, Telp. (0341) 482905
Nama : Tn. H Tgl: 14/5/19
Aturan :

....1.....× Sehari ....1.... Tab / Kap / Bungkus


Sebelum Makan / Sesudah Makan

d) Miniaspi
UPT PUSKESMAS
MOJOLANGU
Jl. Sudimoro No.17 A Kota Malang, Telp. (0341) 482905
Nama : Tn. H Tgl: 14/5/19
Aturan :

....1.....× Sehari ....1.... Tab / Kap / Bungkus


Sebelum Makan / Sesudah Makan

III. KIE
1. Obat Glibenclamide sebanyak 30 kaptab. Obat ini berfungsi
untuk mengatasi gula darah yang berlebih (Diabetes), diminum 1
× sehari 1 kaptab setiap pagi hari setelah makan. Apabila pasien
dalam keadaan puasa, maka Obat dapat diminum setelah makan
berbuka agar gula darahnya tetap terjaga. Simpan Obat di tempat
sejuk dan kering, hindari penyimpanan di lemari pendingin agar
tidak merusak Obat. Jangan lupa untuk mengontrol/ periksa gula
darahnya setiap bulan untuk mengetahui apakah obat yang
diminum telah sesuai dengan gejala/sakit yang diderita pasien
atau perlu perbaikan.
2. Obat Metformin 500 mg sebanyak 90 tablet. Obat ini juga
berfungsi untuk mengatasi gula darah yang berlebih (Diabetes),
diminum 3 × sehari 1 tablet saat makan (bersama makanan)
karena obat ini memiliki rasa seperti logam, sehingg dengan
adanya makanan dapat mengurangi efek samping rasa
mual/muntah. Apabila pasien dalam keadaan puasa, maka Obat
dapat diminum ketika waktu berbuka puasa, menjelang tengah
malam (sekitar pukul 23.00 malam), dan ketika sahur. Simpan
Obat di tempat sejuk dan kering.
3. Obat Amlodipin 10 mg sebanyak 30 tablet. Obat ini merupakan
obat yang digunakan untuk mengatasi tekanan darah yang
berlebih/tinggi, diminum 1 kali sehari 1 tablet sesudah makan..
Simpan Obat di tempat sejuk dan kering. Jangan lupa untuk rajin
mengecek tekanan darah minimal 1 bulan sekali untuk
mengetahui perkembangan kondisi pasien, dan juga hindari/
kurangi makan makanan yang bergaram misal ikan asin,
kemudian daging kambing juga serta olahraga teratur.
4. Obat Miniaspi sebanyak 30 tablet. Obat ini merupakan obat yang
digunakan selain untuk mencegah darah yang membeku sehingga
menyebabkan timbul plak/sumbatan di pembuluh darah agar
tekanan darahnya lancar, juga berfungsi untuk sebagai anti nyeri
yang disebabkan karena peningkatan tekanan darah pasien.
diminum 1 kali sehari 1 tablet sesudah makan. Simpan Obat di
tempat sejuk dan kering.

Studi kasus pada resep pasien rawat jalan (resep 3)

Gambar 3. Resep 3
I. SKRINING RESEP
A. Kajian Administrasi
Tanggal penulisan resep : Ada
Sediaan yang diminta : Ada
Data penulisan resep : Ada
Aturan pakai : Ada
Glibenklamide : 1-0-0 (1 kali sehari 1 tablet (pagi
hari)
Metformin 500 mg : 2 kali sehari 1 tablet
Amlodipin 10 mg : 1 kali sehari 1 tablet
Simvastatin : 0-0-1 (1 kali sehari 1 tablet (malam
hari)
Tanggal Pembuatan Resep : Ada (11 Mei 2019)
Catatan Resep : Pasien menebus seluruh obat

Validitas Prescriber
1. Nama dokter : dr. R
2. Alamat praktek : Puskesmas Mojolangu
3. SIP : Tidak ada
4. Telp. : Tidak ada
5. Paraf : Ada
6. Tanggal penulisan Resep : 11 Mei 2019
7. Kesesuaian spesialisasi : Sesuai

Validitas pasien
1. Nama pasien : Ny. Ch
2. Umur/BB : Ada (51 tahun)/ BB -
3. Alamat : Ada
4. Telp. : Tidak ada

B. Kajian Resep
Pengkajian Farmasetis Ada/Tidak (Keterangan)
Nama Glibenclamide
Bentuk Kaptab
Kekuatan Glibenclamide 5 mg/ kaptab
Jumlah Obat 30 kaptab (3 strip)
Signa atau aturan pakai S. 1-0-0 (1 kali sehari 1 tab.(pagi hari)
Stabilitas Obat Simpan pada suhu dibawah 30˚ C dan
ditempat kering.
Ketersediaan Obat Tersedia
Aturan atau Cara dispensing Obat diberikan sesuai dengan jumlah
yang diminta

Pengkajian Farmasetis Ada/Tidak (Keterangan)


Nama Metformin 500 mg
Bentuk Tablet Salut Selaput
Kekuatan Metformin HCl 500 mg/tab
Jumlah Obat 40 tablet
Signa atau aturan pakai S. 2 kali sehari 1 tablet
Stabilitas Obat Simpan pada suhu dibawah 30˚ C dan
ditempat kering.
Ketersediaan Obat Tersedia
Aturan atau Cara dispensing Obat diberikan sesuai dengan jumlah
yang diminta

Pengkajian Farmasetis Ada/Tidak (Keterangan)


Nama Amlodipin 10 mg
Bentuk Tablet
Kekuatan Amlodipin 10 mg/tab
Jumlah Obat 30 Tablet
Signa atau aturan pakai S. 1 kali sehari 1 tablet
Stabilitas Obat Simpan pada suhu kamar, jauhkan dari
sinar matahari langsung.
Ketersediaan Obat Tersedia
Aturan atau Cara dispensing Obat diberikan sesuai dengan jumlah
yang diminta

Pengkajian Farmasetis Ada/Tidak (Keterangan)


Nama Simvastatin
Bentuk Tablet
Kekuatan Simvastatin 10 mg/tab
Jumlah Obat 30 Tablet
Signa atau aturan pakai S. 0-0-1 (1 kali sehari 1 tablet (malam
hari)
Stabilitas Obat Simpan pada suhu kamar, jauhkan dari
sinar matahari langsung.
Ketersediaan Obat Tersedia
Aturan atau Cara dispensing Obat diberikan sesuai dengan jumlah
yang diminta

C. Farmasi Klinis dan DRP


Analisi Kesesuaian Dosis
Nama Obat Dosis dalam Dosis Literatur Kesesuaian
Resep
Glibenclamide 5 1-0-0 Dosis harian: 2,5 - Sesuai
mg 20 mg/hari
(diberikan dalam
1-2 dosis terbagi);
Dosis maksimal
20 mg/hari (Basic
Pharmacology &
Drug Notes).
Metformin 500 mg 2 dd 1 Dosis harian: 500- Sesuai
3000 mg/hari
(Dalam 2-3 dosis
terbagi); Dosis
maksimal 3000
mg/hari. Khusus
sediaan XR dosis
maks. 2000
mg/hari (Basic
Pharmacology &
Drug Notes).
Amlodipin 10 mg 1 dd 1 Hipertensi : Sesuai
Dosis awal 1 × 5
mg/hari; Dosis
maksimal 10
mg/hari (Basic
Pharmacology &
Drug Notes).
Simvastatin 0-0-1 0-0-1 (Basic Sesuai
Pharmacology &
Drug Notes, ISO)

DRPs yang ditemukan dan penyelesaian


Poin DRP DRPs yang ditemukan Penyelesaian
Reaksi Obat - Metformin : rasa - Metformin : dikonsumsi
yang tidak logam ketika bersama makanan atau
dikehendaki dikonsumsi sehingga setelah makan.
dapat memicu
timbulnya mual-
muntah bagi pasien.

II. Dispensing Obat


Glibenclamide = 30 kaptab
Metformin 500 mg = 40 tablet
Amlodipin 10 mg = 30 tablet
Simvastatin = 30 tablet

1. Etiket (putih)
a) Glibenclamide
UPT PUSKESMAS
MOJOLANGU
Jl. Sudimoro No.17 A Kota Malang, Telp. (0341) 482905
Nama : Tn. H Tgl: 14/5/19
Aturan :

....1.....× Sehari ....1.... Tab / Kap / Bungkus


Pagi hari Sebelum Makan / Sesudah Makan

b) Metformin 500 mg
UPT PUSKESMAS
MOJOLANGU
Jl. Sudimoro No.17 A Kota Malang, Telp. (0341) 482905
Nama : Tn. H Tgl: 14/5/19
Aturan :

....2.....× Sehari ....1.... Tab / Kap / Bungkus


Saat makan Sebelum Makan / Sesudah Makan

c) Amlodipin 10 mg
UPT PUSKESMAS
MOJOLANGU
Jl. Sudimoro No.17 A Kota Malang, Telp. (0341) 482905
Nama : Tn. H Tgl: 14/5/19
Aturan :
....1.....× Sehari ....1.... Tab / Kap / Bungkus
Sebelum Makan / Sesudah Makan

d) Simvastatin
UPT PUSKESMAS
MOJOLANGU
Jl. Sudimoro No.17 A Kota Malang, Telp. (0341) 482905
Nama : Tn. H Tgl: 14/5/19
Aturan :

....1.....× Sehari ....1.... Tab / Kap / Bungkus


Malam hari Sebelum Makan / Sesudah Makan

III. KIE
1. Obat Glibenclamide sebanyak 30 kaptab. Obat ini berfungsi
untuk mengatasi gula darah yang berlebih (Diabetes), diminum 1
× sehari 1 kaptab setiap pagi hari setelah makan. Apabila pasien
dalam keadaan puasa, maka Obat dapat diminum setelah makan
berbuka agar gula darahnya tetap terjaga. Simpan Obat di tempat
sejuk dan kering, hindari penyimpanan di lemari pendingin agar
tidak merusak Obat. Jangan lupa untuk mengontrol/ periksa gula
darahnya setiap bulan untuk mengetahui apakah obat yang
diminum telah sesuai dengan gejala/sakit yang diderita pasien
atau perlu perbaikan.
2. Obat Metformin 500 mg sebanyak 40 tablet. Obat ini juga
berfungsi untuk mengatasi gula darah yang berlebih (Diabetes),
diminum 2 × sehari 1 tablet saat makan (bersama makanan)
karena obat ini memiliki rasa seperti logam, sehingg dengan
adanya makanan dapat mengurangi efek samping rasa
mual/muntah. Apabila pasien dalam keadaan puasa, maka Obat
dapat diminum ketika waktu berbuka puasa, menjelang tengah
malam (sekitar pukul 23.00 malam), dan ketika sahur. Simpan
Obat di tempat sejuk dan kering.
3. Obat Amlodipin 10 mg sebanyak 30 tablet. Obat ini merupakan
obat yang digunakan untuk mengatasi tekanan darah yang
berlebih/tinggi, diminum 1 kali sehari 1 tablet sesudah makan..
Simpan Obat di tempat sejuk dan kering. Jangan lupa untuk rajin
mengecek tekanan darah minimal 1 bulan sekali untuk
mengetahui perkembangan kondisi pasien, dan juga hindari/
kurangi makan makanan yang bergaram misal ikan asin,
kemudian daging kambing juga serta olahraga teratur.
4. Obat Simvastatin sebanyak 30 tablet. Obat ini merupakan obat
yang digunakan untuk mengatasi kolesterol, diminum 1 kali
sehari 1 tablet sesudah makan pada malam hari/ menjelang tidur.
Simpan Obat di tempat sejuk dan kering. Jangan lupa untuk tetap
rutin memeriksakan kadar kolesterol tiap bulan untuk mengetahui
perkembangan kondisi pasien, dan juga hindari/ kurangi makan
makanan yang berlemak, goreng-gorengan serta olahraga teratur.