Anda di halaman 1dari 4

Ch 13.

Overview Of A Group Audit

Memorandum Perencanaan Audit - Bagian Strategi

● Tindak Lanjut Dan Wawasan


➢ Bagian Tindak Lanjut Membahas Beberapa Pertanyaan:
1. Apakah Lokal Telah Memperbaiki Masalah Yang Dihadapinya Tahun
Lalu?
2. Bagaimana Situasinya Diperbaiki?
3. Jika Sudah Membaik, Tes Apa Yang Akan Dilakukan Untuk
Memastikan Kesimpulan Ini?
➢ Bagian Wawasan, Memberikan Beberapa Wawasan Staf Audit Tentang
Perusahaan. Setelah Menemukan Beberapa Info Mengenai Perusahaan Yang
Akan Di Audit, Tim Akan Menemukan Cara Lain Untuk Mengaudit Siklus
Pendapatan.
● Risiko Awal Analisis, Dilakukan Untuk Menentukan Risiko Utama
● Pengendalian Internal Dan Prosedur Kontrol, Tim Audit Menilai Apakah Pada
Perusahaan Tersebut Memiliki Tanggung Jawab Atas Kontrol Pekerjaan Di Bagiannya
Masing-masing, Apabila Hal Itu Terbukti Ada Maka Itu Merupakan Perusahaan
Tersebut Telah Melakukan Pengendalian Internal Yang Baik.
● Identifikasi Objek Audit Kritis, Bagian Strategi Mengidentifikasi Objek Audit Yang
Dinilai Kritis.
● Layanan Klien, Kontak Penting, Dan Tim Audit, Audit Merupakan Sebuah Lembaga
Yang Berbasis Memberikan Layanan, Dalam Hal Ini Yaitu Melakukan Layanan Audit
Independen.
➢ Daftar Kontrak Lokal Penting, Mengumpulkan Daftar Penasihat Profesional
Dan Kontak Penting Di Antara Karyawan Perusahaan Klien. Dikategorikan
Berdasarkan Nama, Kualitas Kontak, Frekuensi Dan Oleh Siapa Kontak Itu
Seharusnya Dibuat (Mitra, Manajer, Atau Senior).
➢ Tim Audit, Item Terakhir Di Bagian Memorandum Perencanaan Audit Adalah
Jadwal Tim Audit. Jadwal Termasuk Nama Dan Pengalaman Tim Audit Di
Bidang Perusahaan Yang Akan Diaudit.

Memorandum Perencanaan Audit - Bagian Perencanaan

Pada Bagian Ini Tim Audit Menentukan Arah Yang Luas Untuk Mengaudit. Dalam Proses
Perencanaan Ini Tim Audit Merangkum Hal-hal Teknis, Masalah Layanan Klien Dan Masalah
Logistik. Masalah Teknis Termasuk Perencanaan Lebih Lanjut Terhadap Tujuan Audit Kritis
Dan Pengendalian Internal.Hal Ini Dapat Memperluas Bagian Strategi Dan Penyediaan, Antara
Lain, Gambaran Umum Dari Perusahaan Klien, Industri Lingkungan, Masalah Audit Yang
Signifikan, Dan Bidang Yang Diminati Tim Audit.
● Kunci Prosedur Pengakuan Pendapatan, Area Kunci Tersebut Yaitu Pengakuan
Pendapatan Yang Akan Dilakukan.
● Biaya, Jadwal, Dan Kontak Klien, Biaya Dan Jadwal Audit Adalah Bagian Penting Dari
Rencana Audit, Alasanya Yaitu Tim Audit Harus Menghitung Jam Yang Dianggarkan
Dan Biaya Terkait Untuk Mitra, Manajer, Staf, Dan Pengeluaran Out-of-pocket.
Setelah Disusun Rancangannya Setelah Itu Hasilnya Akan Didiskusikan Oleh Pihak
Klien.

Program Audit (Rencana Audit)

Program Audit Dimulai Dengan Data Dasar Tentang Nilai Aset Dan Pendapatan, Dasar Di
Mana Pengujian Akan Dilakukan Dan Pengukur Atau Ketepatan Moneter Atau Materialitas,
Jumlah Salah Saji Maksimum Yang Diizinkan.
Program Audit Lainnya Terdiri Dari Tujuan Dan Prosedur Masing-masing Bidang Kritis Diuji.
Misalnya, Area Pertama Yang Diuji Adalah Investasi.
● Investasi
Untuk Prosedur Audit Investasi Ada Tiga Tujuan:
1. Semua Deviden, Bunga, Dan Pendapat Lainnya Dicatat; Keuntungan Dan
Kerugian Dari Penjualan Dan Disposisi Lainnya Diakui; Premi Dan Diskon Dan
Amortisasi Terkait Harus Dicatat.
2. Investasi Ada Dan Dimiliki Oleh Entitas.
3. Metode Penilaian Yang Diterapkan Telah Sesuai Dengan Prinsip Akuntansi
Yang Berlaku Diterapkan Secara Konsisten, Dan Penurunan Atau Penyisihan
Untuk Penghapusan Dicatat Ketika Transaksi Terjadi.
● Beban Dan Hutang
Pengeluaran Dan Utang Audit Memiliki Tiga Tujuan Audit. Semua Jumlah Yang
Belum Dibayar Karena Pemasok Atau Lainnya Untuk Barang Dan Jasa Yang Diterima
Sebelum Akhir Tahun Dimasukkan Atau Masih Harus Dibayar.
● Pendapatan Dan Piutang (Konfirmasi)
1. Piutang Usaha Merupakan Penjualan Yang Tidak Tertagih Atau Biaya Lainnya
Yang Bonafid Bagi Pelanggan Dan Yang Dimiliki Oleh Entitas.
2. Semua Yang Tunai Dicatat Secara Akurat
3. Penilaian Piutang Usaha Sudah Sesuai
● Persediaan Dan Biaya Penjualan
Persediaan Disusun Dan Dinilai Secara Akurat Sesuai Dengan Konsisten Menerapkan
Metode Yang Dapat Diterima.
● Aset Balance/Beban
Jumlah Yang Dibayar Dimuka, Ditangguhkan Atau Dikapitalisasi, Diharapkan Dapat
Memberikan Manfaat Di Masa Depan Untuk Disesuaikan Dengan Pendapatan Di Masa
Depan; Jumlah Dan Amortisasi Terkait Dihitung Dengan Benar; Pencatatan Atau
Penyisihan Kerugian Dicatat.
● Pandangan Tentang Standar Dan Asumsi Akuntansi
Proses Menyamakan Laporan Keuangan Yang Dibuat Oleh Tim Audit Dengan Laporan
Keuangan Yang Dibuat Oleh Pihak Klien. Dari Kedua Catatan Tersebut Disamakan
Dengan Bukti Fisik Yang Ada.

Memorandum Penyelesaian

● Umum, Pernyataan Bahwa Perikatan Manajer Dan Mitra Telah Meninjau Laporan
Audit Terkait Dengan Beberapa Area Yang Memiliki Risiko Yang Tinggi. Diskusi
Tersebut Merupakan Prosedur Yang Sangat Penting, Karena Diskusi Antara Manajer
Dan Mitra Dapat Mengungkapkan Area Audit Yang Tidak Lengkap, Yang Mungkin
Diabaikan Atau Tidak Diperhatikan Oleh Staf Audit Yang Cukup Berpengalaman
Untuk Mengenalinya Sebagai Masalah.
● Area Audit Yang Penting, Area-area Yang Penting Dibahas Dalam Laporan
Penyelesaian. Maksud Kritis Disini Yaitu Area Yang Memiliki Risiko Yang Signifikan.
● Masalah Akuntansi, Pengungkapan Masalah-masalah Yang Berhubungan Dengan
Pencatatan Transaksi Yang Terjadi Di Perusahaan Klien.
● Masalah Khusus Audit: Financial Investment National Enterprises (Fine), Dalam
Laporan Ini, Mencantumkan Masalah-masalah Audit Secara Khusus.
● Hal-hal Lain, Kumpulan Dari Hal-hal Lain Termasuk Ilegal Dan Hal-hal Yang Perlu
Dipertanyakan Lebih Lanjut, Surat Manajemen, Ringkasan Perbedaan Audit Yang
Tidak Disesuaikan Dan Status Laporan Keuangan.
● Hal-hal Luar Biasa: Kemungkinan Masih Ada Hal Yang Masih Tertunda Karena
Keterbatasan Waktu Atau Komplikasi Lainnya Selama Proses Audit. Memorandum
Penyelesaian Daftar Item-item Berikut Diperlukan Sebelum Audit Dapat Dianggap
Ditutup.
1. Tanda Terima Perkiraan Untuk Memastikan Kesesuaian Nilai Buku Dari Aset
Tidak Berwujud
2. Tanda Terima Konfirmasi Bahwa Piutang Dagang Dapat Ditagih
3. Tanda Terima Konfirmasi Bank Tertentu
4. Penerimaan Dokumen Yang Mendukung Kepemilikan Anak Perusahaan
5. Penerimaan Laporan Keuangan Klien
6. Tanda Terima Surat Perwakilan Manajemen
7. Tanda Terima Surat Pengacara
8. Tanda Terima Konfirmasi Dari Perusahaan Klien
● Jadwal Terlampir
Terlampir Pada Laporan Tersebut Adalah Jadwal Berikut:
1. Ringkasan Perbedaan Audit
2. Entri Eliminasi
3. Neraca, Laporan Laba Rugi, Jadwal Pendapatan (Beban) Lainnya
4. Laporan Keuangan Dalam Mata Uang Kedua Pihak Klien
5. Kertas Kerja
6. Kertas Pajak
Memorandum Penyelesaian Disimpulkan Dengan Tanda Tangan Auditor, Tanggal,
Dan Tempat Tanda Tangan.
Kesimpulan

Dokumen Yang Biasanya Diperlukan Dalam Mengaudit Anak Perusahaan Adalah Rencana
Audit Umum Dengan Instruksi Spesifik Dan Panduan Program Audit Umum Dari Auditor
Utama. Berdasarkan Dari Dokumen Yang Ada Dan Penyidikan Tambahan, Pihak Auditor
Akan Mengumpulkan Memorandum Perencanaan Audit, Program Audit, Dan Memorandum
Penyelesaian.