Anda di halaman 1dari 4

A.

Pola Fungsi Kesehatan


a. Pemeliharaan dan persepsi terhadap kesehatan
 Bagaimana pengetahuan mengenai status kesehatan klien saat ini?
 Apakah klien sering melakukan pemeriksaan kesehatan di pelayanan kesehatan
disekitar tempat tinggalnya? Berapa kali dalam sebulan frekuensi kunjungan
klien?
 Bagaimana cara klien dalam memelihara kesehatannya?
 Apa saja perilaku yang dilakukan oleh klien untuk mengatasi masalah
kesehatannya ?

b. Nutrisi/ metabolik
 Mengkaji kebiasaan makan dan minum klien serta menanyakan apakah terjadi
perubahan nafsu makan setelah klien mengalami keadaan sakit
 Mengetahui jenis makanan yang dikonsumsi klien saat ini dan dalam jumlah
berapa.
 Mengkaji jumlah asupan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh dari oral maupun
parenteral.
 Mengkaji ada tidaknya alergi terhadap jenis makanan tertentu pada klien.
 Mengkaji berat badan pasien sebelum dan setelah MRS serta menghitung IMT
pasien untuk menentukan jenis nutrisi yang tepat sesuai kondisi pasien.
 Mengkaji adanya perasaan mual ataupun muntah.
 Mengkaji kemampuan klien dalam memasukkan atau memenuhi input nutrisi
tubuh.
 Mengkaji adanya keluhan kesulitan mengunyah maupun menelan makanan.
 Mengkaji proses penyakit yang menyebabkan terjadinya gangguan metabolisme
nutrisi pada pasien.
 Mengkaji adanya penurunan fungsi indra pengecap maupun penciuman pasien.
 Mengkaji perubahan pada tanda-tanda vital klien, hasil pemeriksaan laboratorium
klien yang relevan yang dapat menggambarkan terjadinya gangguan nutrisi pada
pasien (albumin, transferin, hemoglobin).
 Mengkaji pengaruh pengobatan tertentu yang tengah dijalani oleh klien yang
dapat mengganggu status cairan.
 Mengkaji adanya pengeluaran cairan tubuh yang abnormal dan darimana asalnya
serta tipe ketidak seimbangan yang biasanya menyertai pengeluaran cairan itu.
 Mengkaji adanya pembatasan diet yang bisa memengaruhi keseimbangan
cairan.
 Mengkaji perubahan pada tanda-tanda vital klien, hasil pemeriksaan laboratorium
klien yang relevan yang dapat menggambarkan terjadinya gangguan
keseimbangan cairan dan elektrolit.
 Mengkaji status hidrasi klien dengan melakukan pemeriksaan fisik.
c. Pola eliminasi
Eliminasi BAK
 Mengkaji kebiasaan pola BAK klien sehari-harinya serta menanyakan apakah
terjadi perubahan selama klien sakit.
 Menanyakan kepada klien ada atau tidaknya merasakan nyeri atau kesulitan saat
melakukan BAK.
 Menanyakan kebiasaan pola BAK klien (frekuensi, jumlah, bau, kemampuan
mengontrol).
 Mengkaji input dan output cairan pada pasien apakah seimbang.
Eliminasi BAB

 Mengkaji kebiasaan pola BAB klien sehari-harinya serta menanyakan apakah


terjadi perubahan selama klien sakit.
 Menanyakan kepada klien ada atau tidaknya merasakan nyeri atau kesulitan saat
melakukan BAB.
 Menanyakan kebiasaan pola BAB klien (konsistensi, frekuensi, jumlah, bau,
kemampuan mengontrol).
 Mengkaji asupan nutrisi yang telah dikonsumsi oleh klien.
d. Pola aktivitas dan latihan (ADL dan latihan)
Kemampuan perawatan diri 0 1 2 3 4
Makan/minum
Mandi
Toileting
Berpakaian
Mobilisasi di tempat tidur
Berpindah
Ambulasi ROM
0: mandiri, 1: alat bantu, 2: dibantu orang lain, 3: dibantu orang lain dan alat, 4:
tergantung total.
e. Pola tidur dan istirahat
 Mengkaji kebiasaan tidur sehari-hari klien.
 Mengkaji preferensi klien dalam membantu memudahkan tidur, klien haru
menggunakan musik, atau bantuan lainnya.
 Mengkaji apakah klien mengalami gangguan sewaktu tidur.
 Mengkaji terjadinya perubahan pola tidur selama sakit ataupun selama menjalani
proses perawatan kesehatan.
f. Pola kognitif-perseptual
 Bagaimana nyeri yang dirasakan klien PQRST (presipitasi, kualitas nyeri, nyeri
menetap di satu bagian tubuh klien atau menjalan, skala nyeri serta waktu
munculnya nyeri maupun waktu berkurangnya nyeri serta durasi nyeri)?
 Bagaimana klien mengontrol dan mengatasi nyeri yang dirasakannya?
 bagaimana gambaran tentang panca indra klien? apakah mengalami gangguan?

g. Pola persepsi diri/konsep diri


 Bagaimana keadaan sosial klien ?
 Bagaimana pandangan klien terhadap dirinya sendiri ?
h. Pola seksual dan reproduksi
 Berapa jumlah anak klien?
 Bagaimana pengetahuan klien terkait dengan seksualitas dan reproduksi ?
 Apakah klien masih menstruasi atau sudah menopause? Apakah terjadi gangguan
atau masalah ketika klien mengalami menstruasi, teratur atau tidak dan lama
menstruasi biasanya berapa hari?

i. Pola peran-hubungan
 Apakah klien bekerja sebelum sakit ?
 Bagaimana peran klien di kehidupan sehari-harinya ? apakah klien mengalami
perubahan peran selama sakit ?
 Apakah klien puas menjalani perannya dalam kehidupan sehari-hari maupun
selama sakit ?
 Bagaimana hubungan klien dengan lingkungan sekitarnya ? apakah klien aktif
mengikuti kegiatan di lingkungan rumahnya sebelum sakit dan bagaimana setelah
klien mengalami penurunan kesehatan?
 Bagaimana struktur, hubungan dan dukungan keluarga untuk klien selama sehat
maupun selama menjalani perawatan kesehatan ?
 Bagaimana peran klien di kehidupan sehari-harinya ? apakah klien mengalami
perubahan peran selama sakit ?
j. Pola manajemen koping stress
 Apakah klien sering merasakan stres akhir-akhir ini ?
 Bagaimana cara klien dalam mengatasi stress yang dirasakannya ?
 Strategi koping apa yang biasanya diterapkan oleh klien apabila sedang
mengalami stres?

k. Pola keyakinan-nilai
 Apa tujuan kehidupan bagi klien ?
 Seberapa penting spiritual atau agama dalam kehidupan klien ?
 Bagaimana dampak masalah kesehatan yang dialami oleh klien terhadap tingkat
spiritualitas klien ?
 Apa saja keyakinan atau mitos yang dipercayai oleh klien terkait dengan
kesehatan ?

Anda mungkin juga menyukai