Anda di halaman 1dari 68

Nama : Nabilah Husna Tanjung

NIM : 12030216060089
Absen : 25 (Ganjil)
Kelas : J
LATIHAN SOAL GANJIL
Latihan BAB 1
1 Empat standar akuntansi yang berlaku di Indonesia dan penerapannya :

Digunakan untuk entitas yang memiliki akuntabilitas publik yaitu entitas terdaftar atau dalam proses pendaftaran d
asuransi,perbankan,dan dana pensiun). Standar ini mengadopsi IFRS mengingat Indonesia, melalui IAI, telah mene
IFRS memiliki 3 ciri utama :
1.       Principles-Based
Hanya mengatur hal-hal yang pokok dalam standar sedangkan prosedurnya dan kebijakan detail diserahkan kepad
2.    Nilai Wajar
Untuk meningkatkan relevansi informasi akuntansi untuk pengambilan keputusan.
3.       Pengungkapan
Agar pengguna laporan keuangan dapat mempertimbangkan informasi yang relevan dan perlu diketahui terkait de
penting yang terkait dengan item tersebut.
b.       Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK TETAP)
Digunakan untuk entitas yang tidak memiliki akuntabilitas publik signifikan dalam pmenyusun laporan keuangan un
c.       Standar Akuntansi Keungan Syariah (SAK Syariah)
Digunakan untuk entitas yang memiliki transaksi syariah atau entitas berbasis syariah.
d.       Standar Akuntansi Pemerintah
Digunakan untuk menyusun laporan keuangan instansi pemerintahan baik pusat maupun daerah.

3 Tujuan laporan keungan adalah menyediakan informasi yang meyangkut posisi keuangan,kinerja,serta perubahan p
pemakai dalam pengambilan keputusan ekonomi.

5 Keseimbangan antara biaya dan manfaat lebih merupakan kendala terbesar (persuasiv) dari karakteristik kualitatif.
Manfaat merupakan informasi yang dihasilkan harus melebihi biaya penyusunan.

Soal BAB 1
1.1 Dinamika terlihat dalam perubahan standar akuntansi untuk Agriculture (IAS 41) :
Pada prinsip dasar IAS 41 diperlukan penilaian wajar (fair value) terhadap aktivitas agrikultur dimana menjadi dasa
keuangan memiliki pasar aktif dan pasar aktif ini juga menjadi pedoman untuk menilai keadaan aset yang sebenar
Ada 3 kriteria yaitu :
·         Tanaman dan hewan harus dalam keadaan hidup dan berkembang
·         Perkembangan pada tanaman dan hewan harus dikelola dengan serangkaian kegiatan yang tepat
·         Harus ada dasar dalam mengukur perkembangan yang terjadi pada tanaman dan hewan

1.3 Penerapan nilai wajar untuk meningkatkan relevansi informasi akuntansi untuk pengambilan keputusan. IFRS mem
seperti aset tetap dan aset tak berwujud,dibuka opsi penggunaan nilai wajar selain nilai perolehan. Nilai wajar lebi
1.5 A. Principles based merupakan konsep yang meletakkan tujuan kunci dalam pelaporan keuangan,kemudian menye
B. Ilustrasi contoh aplikasi penggunaan principles based dalam standar :
Standar akuntasi bisa disamakan dengan resep kue yang principles based akan berbeda. Resepnya pun tidak
serta air yang digunakan bisa susu atau santan”. Dengan resep kue yang prinsiple based ini maka kategori bo
Penganut resp principles based akan lebih mudah memutuskan bahwa bolu tidak harus yang empuk dan lem
C. Yang harus dimiliki oleh akuntan untuk dapat menrapkan standar akuntansi yang berbasis principles based adala
standar yang principles based tersebut.
D. Keunggulan principles based dibandingkan rules based, menungkinkan manajer memilih perlakuan akuntansi ya
meskipun hal sebaliknya dapat terjadi . standar yang bersifat principle based lebuh mudah dipelajari dan dipaham
dalam proses pendaftaran dipasar modal atau entitas fidusia (yang menggunakan dana masyarakat seperti
esia, melalui IAI, telah menetapkan untuk melakukan adopsi penuh IFRS mulai tahun 2012.

kan detail diserahkan kepada pemakai.

an perlu diketahui terkait dengan apa yang dicantumkan dalam laporan keungan dan kejadian

nyusun laporan keuangan untuk tujuan umum.

an,kinerja,serta perubahan posisi keuangan yang bermanfaat bagi sebagian besar

) dari karakteristik kualitatif. Evaluasi biaya dan manfaat merupakan proses pertimbangan yang subtansial.

kultur dimana menjadi dasar penentuan nilai wajar adalah nilai pasar , hanya jika elemen
keadaan aset yang sebenarnya,tempat aset,dan kondisi yang sesuai pada tanggal neraca

ngkaian kegiatan yang tepat


naman dan hewan

mbilan keputusan. IFRS membuka peluang penggunaan nilai wajar yang lebih luas dan untuk beberapa item,
ai perolehan. Nilai wajar lebih relevan namun harga perolehan diyakini lebih reliabel.
keuangan,kemudian menyediakan landasan untuk menjelaskan tujuan tersebut.

erbeda. Resepnya pun tidak terlalu detil, misalnya “tepung terigu yang digunakan setengah kilo, terlurnya hanya satu,
based ini maka kategori bolu lebih menitik beratkan pada subtansinya. Akibatnya mungkin akan banyak variasi bolu
k harus yang empuk dan lembut.
rbasis principles based adalah akuntan harus percaya diri dalam menginterprestasikan

milih perlakuan akuntansi yang merefleksikan transaksi atau kejadian ekonomi yang mendasarinya,
dah dipelajari dan dipahami karena lebih ringkas dan tidak rumit, sedangakan ruled based harus sesuai dengan peraturan stansar yang ada
peraturan stansar yang ada.
Nama : Nabilah Husna Tanjung
NIM : 12030216060089
Absen : 25 (Ganjil)
Kelas : J

Latihan Ganjil
BAB 2

2.1 Akun Jurnal Penutup (Ya/Tidak)


Pendapatan diterima dimuka Tidak
Beban gaji Ya
Beban pokok penjualan Ya
Beban perlengkapan Ya
Peralatan kantor Tidak
Utang gaji Tidak
Beban sewa dibayar dimuka Ya
Pendapatan sewa Ya
Beban bunga Ya
Deviden tunai Ya

2.3 Jurnal Penyesuaian


31 Oktober 2015
a. Tanggal Akun Debit
Sewa di bayar dimuka 36,000,000
31 Oktober
Kas
b. Beban Perlengkapan 11,000,000
31 Oktober
Perlengkapan
c. Beban Upah 4,000,000
31 Oktober
Utang Upah
Jumlah 51,000,000

2.5 PT Perintis Agung


a. Laporan Laba/Rugi Komprehensif
Oktober 2015
Pendapatan 12,800,000
Beban-Beban :
Beban listrik, air, telpon 1,100,000
Beban gaji 4,000,000
Jumlah 5,100,000
Laba neto 7,700,000

b. PT Perintis Agung
Laporan Posisi Keuangan
Oktober 2015
Aset
Kas 3,500,000
Perlengkapan 11,200,000
Jumlah Aset 7,700,000
Liabilitas
Hutang usaha 0
Jumlah Liabilitas 0
Ekuitas
Saldo Laba 7,700,000
Jumlah Ekuitas 7,700,000
Jumlah Liabilitas & Ekuitas 7,700,000

c. PT Perintis Agung
Jurnal Penutup
Oktober 2015
Tanggal Akun Debit
31 Oktober Pendapatan 12,800,000
Ikhtisar Laba Rugi
31 Oktober Ikhtisar Laba Rugi 5,100,000
Beban listrik, air, telpon
Beban gaji
Ikhtisar Laba Rugi 7,700,000
31 Oktober
Saldo Laba

SOAL Ganjil
BAB 2
2.1 Jurnal Penyesuaian
31 Desember
a. Tanggal Akun Debit
Beban Perlengkapan 293,800,000
31 Desember
Perlengkapan
b. Kas 60,000,000
31 Desember
Pendapatan bunga
c. Beban sewa 180,000,000
31 Desember
Sewa dibayar dimuka
Jumlah 533,800,000

PT Agung Bakti
2.3 Ayat jurnal Penutup
a. 31 Desember 2015
Tanggal Akun Debit
Pendapatan 930,000,000
31 Desember
Ikhtisar L/R
Ikhtisar L/R 650,700,000
31 Desember
Beban Pokok Penjualan
Beban gaji
Beban sewa
Beban asuransi dibayar dimuka
Beban piutang tak tertagih
Ikhtisar L/R 232,780,000
31 Desember
Saldo laba
Saldo laba 165,000,000
31 Desember
Dividen tunai

PT Agung Bakti
b. Neraca Saldo Sesudah Penutupan
31 desember 2015
Akun Debit Kredit
Kas 37,680,000
Piutang Usaha 120,000,000
Wesel tagih 21,000,000
Penyisihan Piutang tak tertagih 5,400,000
Persediaan barang dagang 162,000,000
Asuransi dibayar dimuka 45,600,000
Peralatan 421,875,000
Akumulasi Penyusutan peralatan 91,875,000
Utang usaha 32,400,000
Saham 132,000,000
Saldo Laba 165,000,000
Jumlah 762,555,000 472,275,000

PT Agung Bakti
c. Ayat Jurnal Pembalik
31 Desember 2015
Tanggal Akun Debit
Utang gaji 16,000,000
31-Dec
Beban gaji
Sewa dibayar dimuka 54,600,000
31-Dec
Beban sewa
Asuransi dibayar dimuka 45,600,000
31-Dec
Beban asuransi

PT Sejahtera Indah
2.5 Ayat Jurnal Pembalik
a. 31 Desember 2015
Tanggal Akun Debit
31-Dec Utang gaji 20,000,000
Beban gaji
31-Dec Sewa dibayar dimuka 20,160,000
Beban sewa
31-Dec Asuransi dibayar dimuka 33,600,000
Beban asuransi

b. PT Sejahtera Indah
Jurnal Penutup
31 Desember 2105
Tanggal Akun Debit
31 Desember Pendapat 1,000,000
Ikhtisar L/R
31 Desember Ikhtisar L/R 935,400,000
Beban Pokok Penjualan
Beban gaji
Beban sewa
Beban asuransi
Beban kerugian piutang
Beban penyusutan peralatan
Beban bunga
Ikhtisar L/R 64,600,000
31 Desember
Saldo Laba
Saldo Laba 1,893,000
31 Desember
Dividen tunai

PT Sejahtera Indah
c. Neraca Saldo Sesudah Penutup
31 Desember 2015
Akun Debit Kredit
Kas 30,000
Piutang Usaha 100,000
Wesel tagih 20,000
Penyisihan Piutang tak tertagih 4,200
Persediaan barang dagang 150,000
Asuransi dibayar dimuka 33,600
Peralatan 400,000
Akumulasi Penyusutan peralatan 360,000
Utang usaha 150,000
Saham 200,000
Saldo Laba 1,893,000
Jumlah 733,600 2,607,200
Kredit

36,000,000

11,000,000

4,000,000
51,000,000
Kredit

12,800,000

1,100,000
4,000,000

7,700,000

Kredit

293,800,000

60,000,000

180,000,000
533,800,000

Kredit

930,000,000

393,000,000
150,000,000
38,400,000
60,000,000
9,300,000

232,780,000

165,000,000

Kredit

16,000,000
54,600,000

45,600,000

Kredit

20,000,000

20,160,000

33,600,000

Kredit

1,000,000

620,000,000
160,000,000
48,000,000
30,400,000
15,000,000
60,000,000
20,000,000

64,600,000

1,893,000
Nama : Nabilah Husna Tanjung
NIM : 12030216060089
Absen : 25 (Ganjil)
Kelas : J

Latihan Ganjil
BAB 3
3.1 PT Makmur Abadi
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
(dalam ribuan rupiah)
Pendapatan Penjualan-Retur Penjualan 292,000
Beban Pokok Penjualan 180,000
Laba Bruto
3.3 Saldo Laba Awal 700,000,000
Rugi Neto 80,000,000
(Deviden tunai) 300,000,000
Sado Laba Akhir

3.5 Pos yang berurutan dalam Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif
Operasi dihentikan [9]
Beban pokok penjualan [2]
Pendapatan lainnya dan keuntungan [5]
Laba periode berjalan [10]
Pajak penghasilan [7]
Penjualan [1]
Laba Bruto [3]
Laba sebelum pajak [6]
Laba dari operasi yang dilanjutkan [8]
Beban Operasi [4]

SOAL Ganjil
BAB 3

3.1 PT Elektrindo Perkasa


Lapora Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif
Untuk tahun yang berakhir pada 31 desember 2015
Pendapatan 25,000,000
(Beban Pokok Penjualan) 1,550,000
Laba Bruto
Pendapatan lainnya 3,500,000
(Biaya Admnstrasi) 250,000
(Beban penjualan) 280,000
(Beban bunga) 45,000
Laba sebelum Pajak
(Beban Pajak Pengahsilan)
Laba tahun berjalan

3.3 PT Jakarta
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
Untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2015 (ribuan rupiah)
Penjualan 945,000
(Beban pokok penjualan) 408,500
Laba bruto
(Beban penjualan) 145,000
(Beban administrasi) 215,000
(Beban bunga) 13,000
Laba sebelum pajak
(Beban pajak penghasilan) 30%
Laba tahun berjalan

Pendapatan komprehensif lain setelah pajak:


Pendapatan investas 19,500
Laba sebelum pos khusus
Pos khusus:
(Rugi dari pelepasan bisnis) 30,000
(Utang pajak atas laba neto) 45,900
Laba neto

3.5 PT Mahameru
Beban Penjualan
31 Desember 2015
a. Iklan 240,000
Transportasi keluar 150,000
Gaji staf 360,000
Sewa ruang kantor 360,000
Gaji dan komisisalesman 220,000
Beban Penjualan

b. PT Mahameru
Beban Umum dan Administrasi
31 Desember 2015
Jasa akuntan dan konsultan akuntan 280,000
Beban Administrasi
Bunga 120,000
Kerugian penjualan investasi 60,000
Beban Umum
Total beban
hensif Lain

112,000

480,000,000

ehensif
ber 2015

23,450,000
2,925,000
26,375,000
7,912,500
18,462,500

hensif Lain
5 (ribuan rupiah)

536,500

373,000
163,500
49,050
114,450

114,450

75,900
38,550

1,330,000

280,000

180,000
460,000
Nama : Nabilah Husna Tanjung
NIM : 12030216060089
Absen : 25 (Ganjil)
Kelas : J

Latihan Ganjil
BAB 4

4.1 PT Makmur
Laporan Posisi Keuangan
31-Dec-15
(dalam ribuan rupiah)

ASET
Aset lancar:
Kas 22,000
Piutang kas 11,000
Perlengkapan 2,000
Pendapatan jasa 78,000
Total Aset lancar 113,000

LIABILTAS
Liabilitas jangka pendek :
Utang usaha 4,000
Wesel bayar 120,000
Beban bunga 6,000
Total liabilitas jangka pendek 130,000

4.3 PT Elevate Indonesia


Laporan Posisi Keuangan
31-Dec-15
LIABILTAS
Liabilitas jangka panjang :
Liabilitas Pensiun 375,000,000
Utang obligasi-potongan obligasi 376,000,000
Total liabilitas jangka panjang 751,000,000

4.5 Arus kas dari aktivitas operasi :


Laba neto
Ditambah (dikurangi) efek nonkas laba operasi
beban penyusutan 4,000,000
(peningkatan piutang) 10,000,000
penngkatan utang 7,000,000
catatan utang bermasalah 20,000,000
Kas yang dihasilkan operasi
SOAL Ganjil
BAB 4
4.1 1. Mengeluarkan saham biasa untuk tanah (b. Arus kas dari aktivitas Investasi)
2. Mengeluarkan saham biasa untuk kas (a. Arus kas dari aktivitas operasi)
3. Membayar bunga pinjaman (a. Arus kas dari aktivitas operasi)
4. Menjual barang-barang untuk kas (b. Arus kas dari aktivitas Investasi)
5. Bayar gaji karyawan (a. Arus kas dari aktivitas operasi)
6. Membayar deviden kepada pemegang saham biasa(c.Arus kas dari aktivtas pendanaan)
7. Menerima dividen investasi (b. Arus kas dari aktivitas Investasi)
8. Mendapatkan hasil pnjaman jangka panjang (c.Arus kas dari aktivtas pendanaan)
9. Mengakuisi saham treasuri (c.Arus kas dari aktivtas pendanaan)
10. Pembelian tanah untuk kas (b. Arus kas dari aktivitas Investasi)
11. Membeli persediaan untuk dijual kembali (b. Arus kas dari aktivitas Investasi)

4.3 Jurnal pada saat peminjaman


Pinjaman yang diberikan 100,000,000
Kas
Jurnal untuk pengeluaran biaya terkait dengan pinjaman yang diberikan
Pinjaman yang diberikan 12,000,000
Kas
a. PT. Jaya Utama
b. PT. Sejahtera Sentosa lebih tinggi dibandingkan PT.Jaya Utama,dilihat dari jumlah peningkatan kas neto.
Tetapi PT. Jaya Utama memiliki saldo akhir yang lebih rendah dari PT. Sejahtera Sentosa
Untuk mengevaluasi kemampuan entitas dalam menghasilkan kas serta,setara kas, waktu dan kepastian menghasi
C. operasi entitas-entitas yang berbeda, karena arus kas neto dari laporan arus kas tidak dipengaruhi oleh perbedaan

4.5 PT. Damansara


Laporan Posisi Keuangan
Untuk periode yang berakhir pada 31 desember 2015
(dalam ribuan rupiah)
ASET
Aset Lancar :
Kas
Piutang Usaha
Persediaan
Saham treasuri (metode biaya)
Perlengkapan Pabrik
Aset Tetap :
Peralatan 110,000
Dikurangi : cadangan penyusutan 40,000
Tanah dan bangunan 400,000
Dikurangi : cadangan penyusutan 150,000
Lahan Pabrik : Untuk Perluasan Bisnis
Aset tetap - tak berwujud :
Goodwill
Wesel tagih
Paten
Beban ditangguhkan :
Uang muka salesman
Sewa dibayar dimuka
Kontainer isi ulang
TOTAL ASET

LIABILITAS
Liabilitas jangka pendek
Utang Usaha
Penyisihan penurunan nilai piutang tak tertagih
Dividen saham yang akan dibagikan
Utang pajak penghasilan
Utang pajak penjualan
Liabilitas jangka panjang, 5% obligasi, jatuh tempo 2020
Cadangan untuk kontinjensi

EKUITAS

Modal saham, Rp 10 nilai nominal, disetor 12,000


lembar dengan 60 lembar sebagai saham treasuri

Surplus saham
Dividen yang dibayar
Surplus diperoleh
TOTAL EKUITAS

TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS


40,000,000

21,000,000
19,000,000
i aktivitas Investasi)
i aktivitas operasi)
i aktivitas operasi)
i aktivitas Investasi)
i aktivitas operasi)
aktivtas pendanaan)
i aktivitas Investasi)
aktivtas pendanaan)
aktivtas pendanaan)
i aktivitas Investasi)
i aktivitas Investasi)

100,000,000

12,000,000

dari jumlah peningkatan kas neto.


Sejahtera Sentosa
rta,setara kas, waktu dan kepastian menghasilkannya. Membandingkan kinerja
an arus kas tidak dipengaruhi oleh perbedaan pilihan metode akuntansi dan pertimbangan manajemen.

80,000
175,000
220,000
20,000
22,000 517,000

70,000

250,000
90,000 410,000

80,000
40,000
26,000 146,000

60,000
27,000
75,000 162,000
1,235,000

140,000
8,000
35,000
42,000
17,000 242,000
500,000
150,000 650,000
892,000

150,000
90,000
20,000
123000
343,000

1,235,000
Nama : Nabilah Husna Tanjung
NIM : 12030216060089
Absen : 25 (Ganjil)
Kelas : J

Latihan Ganjil
BAB 5

5.1 1 Januari 2012 - 31 Desember 2016


Jurnal yang dibuat PT Semesta
Pinjaman yang diberikan 80,000,000
Kas 80,000,000
Jurnal Penyesuaian
Piutang bunga 60,000,000
Pendapatan bunga 60,000,000
Kas yang diterima 80jt ditambah bunga 60jt = 140,000,000
Jurnal Piutang
Kas 140,000,000
Pendapatan bunga 60,000,000
Piutang bunga 80,000,000

5.3 Rekonsiliasi bank


PT Merapi
Juni 2015
Salso per laporan bank 139,140,000
Deposit dalam transit 50,000,000 189,140,000
Cek masih beredar -52,000,000
137,140,000

5.5 Nilai piutang karyawan yang boleh diakui oleh PT Lancar pada tanggal 11 Januari 2015
Pinjaman uang yang diberikan 100,000,000
Kas 100,000,000

100,000,000 - 12,000,000 = 88,000,000


88,000,000 × 5% = 4,400,000

100,000,000 - 4,400,000 = 95,600,000

Jadi,piutang yang diakui oleh PT Lunar sebesar 95,600,000

Soal Ganjil
Bab 5
5.1 a.)1 April 2015 Penghapusan piutang dari PT Bianglala
Cadangan Penurunan nilai piutang 15,000,000
Piutang Dagang 15,000,000
2 September 2015 Pelunasan Piutang
Kas 36,000,000
Cadangan Penurunan nilai piutang 4,000,000
Piutang dagang 40,000,000
1 November 2015 Pelunasan piutang yang sebelum dihapuskan
Piutang dagang 5,000,000
Cadangan Penurunan nilai piutang 5,000,000
Kas 5,000,000
Piutang dagang 5,000,000
31 Desember 2015 Jurnal penyuasaian penurunan nilai
Beban Penurunan nilai piutang 10,000,000
Cadangan Penurunan nilai piutang 10,000,000

b.) Rekonsiliasi cadangan penurunan nilai piutang


Saldo awal periode 25,000,000
Penghapusan piutang -19,000,000
Recovery piutang yang dihapus 5,000,000
Tambah penurunan nilai periode tersebut 10,000,000
21,000,000

5.3 a. Pencadangan penurunan nilai


Cadangan penurunan nilai piutang 600,000,000
Cadangan penurunan nilai piutang 600,000,000
Penghapusan piutang
Cadangan penurunan nilai piutang 400,000,000
Piutang Dagang 400,000,000
b. Jurnal penyesuaian penurunan nilai
Beban penurunan nilai piutang 400,000,000
Piutang Dagang 400,000,000

5.5 Laporan keuangan piutang PT Salak


a. Informasi piutang bersih dalam catatan atas laporan keuangan
Piutang usaha 375,000,000
Penyisihan penurunan nilai -25,000,000
350,000,000
b. mutasi penyisihan penurunan nilai atas piutang
Saldo awal 220,000,000
Penurunan nilai selama tahun berjalan -25,000,000
Pembalikan penurunan atas piutang yang terpulihkan -50,000,000
Saldo Akhir 145,000,000

5.7 PT Teladan
Kas Kecil
Kas kecil 6,000,000
Kas bank 6,000,000

Beban Perlengkapan 1,800,000


Beban biaya pengiriman 750,000
Beban air dan telepon 1,710,000
Beban Lain-lain 1,080,000
Kas dibank 5,340,000
Nama : Nabilah Husna Tanjung
NIM : 12030216060089
Absen : 25 (Ganjil)
Kelas : J

Latihan Ganjil
BAB 6

6.1 Biaya - biaya yang harus dimasukkan ke dalam nilai persediaan, yaitu :
(2) Biaya transportasi dari barang dagangan
(4) Kewajiban impor dari barang dagangan

6.3
a. Persediaan awal 100 x @12000
Pembelian:
150 X @13000
160 X @14000

Barang Tersedia dijual


Persediaan Akhir
Harga Pokok Penjualan

PT MAJU JAYA
Ayat Jurnal Transaksi
bulan Januari
4-Jan Piutang Dagang
Penjualan
11-Jan Pembelian
Utang Dagang
13-Jan Piutang Dagang
Penjualan
20-Jan Pembelian
Utang Dagang
27-Jan Piutang Dagang
Penjualan

PT MAJU JAYA
JURNAL PENUTUP
bulan Januari
Persediaan (Akhir)
Beban Pokok Penjualan
Persediaan (Awal)
Pembelian
b. PT MAJU JAYA
LAPORAN LABA RUGI
bulan Januari
Penjualan
HPP
Laba Bruto

c. PT. MAJU JAYA


Ayat Jurnal Transaksi
bulan Januari
Jan
4 Piutang Usaha
Penjualan
Beban Pokok Penjualan
Persediaan
11 Persediaan
Utang Usaha
13 Piutang Usaha
Penjualan
Beban Pokok Penjualan
Persediaan
20 Persediaan
Utang Usaha
27 Piutang Usaha
Penjualan
Beban Pokok Penjualan
Persediaan

d. PT. MAJU JAYA


Laporan Laba Rugi
bulan Januari
Penjualan
HPP
Laba Bruto

Kuantitas Biaya/unit
6.5
1200 Rp6,400
900 Rp5,400
800 Rp9,000
1000 Rp7,200
700 Rp4,500
500 Rp6,000
3000 Rp3,600
1000 Rp9,400
Total Persediaan

Soal Ganjil
Bab 6
6.1 1. Pembelian I
Pembelian II
Persediaan Akhir

2. a
TANGGAL AKUN
24 Desember Persediaan
Utang Dagang
31 Desember Beban Pokok Penjualan
Persediaan

Persediaan Awal Rp 2,200,000,000


Persediaan 24 Desember Rp 138,000,000
(Persediaan 31 Desember) Rp 58,000,000
Persediaan Akhir Rp 2,280,000,000

6.3 Penjualan Rp 608,000,000


(Beban Pokok Penjualan) Rp 390,000,000
Laba Bruto Rp 218,000,000

6.5 FIFO
No Pembelian
1 100 unit @ Rp 2000 = Rp 200,000
2 100 unit @ Rp 2200 = Rp 220,000

3 100 unit @ Rp 2400 = Rp 240,000

4
diaan, yaitu :

Rp 1,200,000

Rp 1,950,000
Rp 2,240,000
Rp 4,190,000
Rp 5,390,000
-Rp 1,540,000
Rp 3,850,000

PT MAJU JAYA
Ayat Jurnal Transaksi
bulan Januari
Rp 1,280,000
Rp 1,280,000
Rp 1,950,000
Rp 1,950,000
Rp 2,100,000
Rp 2,100,000
Rp 2,240,000
Rp 2,240,000
Rp 1,800,000
Rp 1,800,000

PT MAJU JAYA
JURNAL PENUTUP
bulan Januari
Rp1,540,000
Rp3,850,000
Rp1,200,000
Rp4,190,000
PT MAJU JAYA
LAPORAN LABA RUGI
bulan Januari
Rp 5,180,000
-Rp 3,850,000
Rp 1,330,000

PT. MAJU JAYA


Ayat Jurnal Transaksi
bulan Januari

Rp1,280,000
Rp1,280,000
Rp960,000
Rp960,000
Rp1,950,000
Rp1,950,000
Rp2,100,000
Rp2,100,000
Rp1,540,000
Rp1,540,000
Rp2,240,000
Rp2,240,000
Rp1,800,000
Rp1,800,000
Rp1,350,000
Rp1,350,000

PT. MAJU JAYA


Laporan Laba Rugi
bulan Januari
Rp5,180,000
Rp3,850,000
Rp1,330,000

Estimasi Harga Penjualan Biaya untuk menyelesaikan dan Menjual LCNRV

Rp9,000 Rp3,200 Rp5,800


Rp6,800 Rp2,000 Rp4,800
Rp10,000 Rp2,800 Rp7,200
Rp6,400 Rp2,700 Rp3,700
Rp6,500 Rp2,800 Rp3,700
Rp7,800 Rp1,600 Rp6,200
Rp5,000 Rp2,400 Rp2,600
Rp12,000 Rp3,000 Rp9,000

Rp 70,000,000
Rp 35,000,000
Rp 105,000,000

DEBIT KREDIT
Rp 138,000,000
Rp 138,000,000
Rp 58,000,000
Rp 58,000,000

Penjualan Persediaan Saldo


100 unit @ Rp 2000 = Rp 200,000 Rp 200,000
100 unit @ Rp 2200 = Rp 220,000 Rp 420,000
100 unit @ Rp 2400 = Rp 240,000
100 unit @ Rp 2000 = Rp 200,000 Rp 660,000
100 unit @ Rp 2200 = Rp 220,000
100 unit @ Rp 2400 = Rp 240,000
100 unit @ Rp 2000 = Rp 200,000 40 unit @ Rp 2200 = Rp 880,000 Rp 328,000
60 unit @ Rp 2200 = Rp 132,000 100 unit @ Rp 2400 = Rp 240,000
Pos Individual Biaya

Rp5,800 Rp6,960,000
Rp4,800 Rp4,320,000
Rp7,200 Rp5,760,000
Rp3,700 Rp3,700,000
Rp3,700 Rp2,590,000
Rp6,000 Rp3,000,000
Rp2,600 Rp7,800,000
Rp9,000 Rp9,000,000
###
Nama : Nabilah Husna Tanjung
NIM : 12030216060089
Absen : 25 (Ganjil)
Kelas : J

Latihan Ganjil
BAB 7

7.1 9000 x 2000 lembar 18,000,000


16,000,000 dari penjualan
Nilai bangunan yang dikapitalisasi entitas =
2,000,000

7.3 Biaya Perolehan 800,000,000


Nilai Buku 420,000,000
Kas 560,000,000
Nilai wajar 300,000,000

Jurnalnya :
Mesin 240,000,000
Kas 560,000,000
Nilai Buku 420,000,000
Keuntungan 380,000,000

7.5 Beban yang diakui : 1.26 M


1.19 M
2.45 Miliar

Soal Ganjil
Bab 7
7.1 Biaya Perolehan Tanah
Biaya arsitek
Peruntuhan Bangunan Lama
Biaya legal
Biaya Konstruksi

(Sisa puing bangunan yg diruntuhkan)

Harga Perolehan = H.Beli + Biaya-biaya sampai gedung siap digunakan


Tanah = Rp 1,600,000,000 + Rp 60,000,000 = Rp 1,660,000,000
Bangunan = Rp 6,140,000,000 - Rp 1,660,000,000 = Rp 4,480,000,000
7.3
Rp 925,303,894,631
Biaya yang diakui sebesar 6.925.303.894,63
Biaya yang harus diakui oleh Entitas pada Lap. Posisi Keuangan
Oleh PT Perdana adalah 6.925.303.894,63
Biaya tersebut termasuk biaya Perolehan dan Biaya Penambahan

7.5 PT Ceria
Ayat Jurnal Transaksi
2 Januari 2016

Kas Rp 1,060,000,000
Tanah Rp 1,000,000,000
Keuntungan penjualan tanah Rp 60,000,000

Tanah Rp 80,000,000
Keuntungan belum terealisasi Rp 80,000,000
Kas Rp 1,060,000,000
Rp 1,600,000,000
Rp 500,000,000
Rp 400,000,000
Rp 60,000,000
Rp 3,600,000,000
Rp 6,160,000,000
Rp 20,000,000
Rp 6,140,000,000
Nama : Nabilah Husna Tanjung
NIM : 12030216060089
Absen : 25 (Ganjil)
Kelas : J

Latihan Ganjil
BAB 8
8.1 Diketahui :
Aset yang disusutkan 300,000,000
Estimasi nilai sisa 20,000,000
Taksiran masa pakai 8 tahun

Beban Penyusutan pada tahun kedua aset =


300000000 -20000000
biaya depresiasi
8
280,000,000
= = 35,000,000
8

Tahun N.B Awal tahun Biaya Penystan Akm. Penystan


1 300,000,000 35,000,000 35,000,000
2 265,000,000 35,000,000 70,000,000

8.3 membeli mesin baru 1 januari 2014 2,100,000,000


estimasi masa pakai 9 tahun
estimasi nilai pakai 75,000,000

2100000000 - 75000000
=
9
= 225,000,000

8.5 Diket :
Aset yg disusutkan 600,000,000
Nilai residu 60,000,000
Masa pakai 5 tahun

600000000 - 60000000
=
5
= 108,000,000

Tahun N.B Awal tahun Biaya Penyusutan Akm. Penystan


2012 600,000,000 108,000,000 108,000,000
2013 492,000,000 108,000,000 216,000,000
2014 384,000,000 108,000,000 324,000,000
2015 276,000,000 108,000,000 432,000,000

Soal Ganjil
Bab 8
8.1 Nilai mesin 2.900.000
a. Biaya tambahan 100,000
Umur ekonomis 5 Tahun

3.000.000 = 600.000 / Tahun


5 Tahun

NILAI BUKU AWAL DEPRESIASI AKM DEPRESIASI NILAI BUKU AKHIR


3.000.000 600,000 600,000 2.400.000
2.400.000 600,000 1.200.000 1.800.000
1.800.000 600,000 1.800.000 1.200.000
1.200.000 600,000 2.400.000 600,000
600,000 600,000 3.000.000 0

b. 31 Desember 2015
Akumulasi depresiasi sebesar
1.800.000

c. Nilai mesin 2.900.000


Biaya tambahan 100,000
Nilai sisa 200,000
Umur ekonomis 5 Tahun

3.000.000 - 200,000 = 560.000 / Tahun


5 Tahun

NILAI BUKU AWAL DEPRESIASI AKM DEPRESIASI NILAI BUKU AKHIR


3.000.000 560,000 560,000 2.440.000
2.440.000 560,000 1.120.000 1.880.000
1.880.000 560,000 1.680.000 1.320.000
1.32.000 560,000 2.240.000 760,000
760,000 560,000 2.800.000 200,000

JURNAL
BEBAN DEPRESIASI 560,000
AKUMULASI DEPRESIASI 560,000
8.3 Nilai mesin 1.000.000.000
Nilai residu 100.000.000
Umur ekonomis 8 Tahun

a. Straigth Line Methode (2014)


Rate = 1 / Tahun x 100%
1/8 x 100%= 12,5%

1.000.000.000 - 100.000.000 = 112.500.000 / Tahun


8 Tahun

b. Double Declining Balance Methode


Rate= 2 ( Rate Garis Lurus)
2 (12,5%) = 25%

NILAI BUKU AWAL DEPRESIASI AKM DEPRESIASI NILAI BUKU AKHIR


Rp 1,000,000,000 Rp 250,000,000 Rp 250,000,000 Rp 750,000,000
Rp 750,000,000 Rp 187,500,000 Rp 437,500,000 Rp 562,500,000

c. Sum Of The Years Digits


JUMLAH ANGKA TAHUN n(n+1)
2
8(8+1) 36
2

NILAI BUKU AWAL DEPRESIASI AKM DEPRESIASI NILAI BUKU AKHIR


1.000.000.000 8/36 x 900.000.000 200.000.000 800.000.000
800.000.000 7/36 x 900.000.000 375.000.000 625.000.000
625.000.000 6/36 x 900.000.000 525.000.000 475.000.000
475.000.000 5/36 x 900.000.000 650.000.000 350.000.000
350.000.000 4/36 x 900.000.000 750.000.000 250.000.0000
250.000.000 3/36 x 900.000.000 825.000.000 175.000.000
175.000.000 2/36 x 900.000.000 875.000.000 125.000.000
125.000.000 1/36 x 900.000.000 900.000.000 100.000.000

8.5
a. 300.000.000 1/10 x 240.000.000 24.000.000 252.000.000

b. 300.000.000 - 60.000.000 48.000.000/ Tahun


5 Tahun
per tahun

NB. Akhir tahun


265,000,000
195,000,000

NB. Akhir tahun


492,000,000
384,000,000
276,000,000
168,000,000
Nama : Nabilah Husna Tanjung
NIM : 12030216060089
Absen : 25 (Ganjil)
Kelas : J

Latihan Ganjil
BAB 9
9 Biaya Penelitian yakni waktunya Periodik
Biaya Pengembangan yakni waktunya Kapitalisasi harga
Jadi jika beli baru ditambahkan ke Pembeliaan Awal.
Jika sewa ketika penelitian ditulis Periodik,
Namun ketika pengembangan ditulis ke bagian kapitalisasi harga

9.3 JURNAL
Hak Ekslusif Rp 1,600,000,000
Kas
Produksi Rp 1,000,000,000
Kas
Penelitian dan Pengembangan Rp 640,000,000
Kas

9.5 Jadi, secara metode amortisasi, untuk asset tak berwujud dengan masa
manfaat terbatas. Ditambah dengan penurunan nilai asset tak berwujud
tersebut dikarenakan rendahnya profitabilitas entitas yang berasal tsb.
Jadi sah-sah saja jika dilakukan penghapusbukuan asset tak berwujud
tsb.

Soal Ganjil
Bab 9
9.1 1. Untuk transaksi awal ini, sebagai akuntan pasti akan menjurnal bahwa
untuk transaksi ini diperuntukan untuk mengembangkan perangkat lunak
yang digunakan perusahaan. Jadi jurnal yang muncul adalah :
(Debit) Penelitian dan Pengembangan
(Kredit) Kas

2. Untuk transaksi nomer 2 ini, sebagai akuntan pasti akan menjurnal


bahwa transaksi ini diperuntukan guna mengembangkan perangkat lunak
namun tenaga kerjanya dari luar. Jadi jurnal yang muncul adalah :
(Debit) Penelitian dan Pengembangan
(Kredit) Kas

3. Untuk transaksi terakhir ini, sebagai akuntan pasti akan menjurnal


bahwa transaksi ini digunkan untuk menambah peralatan dari
perangkat lunak tsb yang nantinya digunakan sbg bahan baku dalam
proses penelitian dan pengembangan. Jadi jurnal yang muncul adalah :
(Debit) Penelitian dan Pengembangan
(Kredit) Kas

9.3 Merk Dagang


Kas
(Pembelian merk dagang)

Karena entitas tgl 10 Juni 2010 mengestimasi masa manfaat merk


dagang adalah 10 tahun dan menggunakan metode garis lurus
dalam penghitungannya. Maka jurnal untuk mencatatnya adalah :
Beban Amortisasi
Merk Dagang (Akumulasi)

Garis Lurus : 1,200,000,000/10 : 120,000,000/tahun.


120,000,000x5 : 600,000,000
Nilai Wajar : 1,200,000,000 - 600,000,000
: 600,000,000

Ketika Penjualan ditawar dan disetujui sebesar 1,000,000,000.


Maka PT Berkah mendapat keuntungan sebesar 400,000,000
Penghitungannya : (1,000,000,000 - 600,000,000)
Penjualan
Piutang Usaha

HPP
Persediaan

9.5 20.01.2015 Beban Gaji Karyawan


Kas
01.04.2015 beban pengembangan bahan
Kas
10.06.2015 beban biaya tambahan
Kas
01.08.2015 biaya pengembangan prototype
Kas
31.10.2015 biaya penyelenggaraan fgd
Kas
10.12.2015 mengakui semua pengeluaran yang berkaitan dengan pengembangan mobil
Rp 1,600,000,000

Rp 1,000,000,000

Rp 640,000,000

xxx
xxx

xxx
xxx
xxx
xxx

Rp 1,200,000,000
Rp 1,200,000,000

Rp 600,000,000
Rp 600,000,000

Rp 1,000,000,000
Rp 1,000,000,000

Rp 600,000,000
Rp 600,000,000

200.000.000 biaya personel ini termasuk dalam biaya periodik dan kapitalisasi
200.000.000
600.000.000 biaya bahan baku ini termasuk biaya periodik dan kapitalisasi
600.000.000
800.000.000 biaya overhead ini termasuk biaya periodik dan kapitalisasi
800.000.000
200.00.000 biaya bahan baku ini termasuk biaya periodik dan kapitalisasi
200.000.000
120.000.000
120.000.000
an yang berkaitan dengan pengembangan mobil
Nama : Nabilah Husna Tanjung
NIM : 12030216060089
Absen : 25 (Ganjil)
Kelas : J

Latihan Ganjil
BAB 10
10.1 Sesuai dengan PSAK 58 (revisi 2009) mengatur bahwa suatu aset tidak lancar harus diklarifikasikan sebagai aset tid
aset
Makatersebut dalam
aset yang kegiatan
dimiliki operasi
oleh PT Bromoberkelanjutan, namundalam
tidak lagi termasuk berniat untuk
aset tidakmenualnya dan memulihkan nilai aset te
lancar, dikarenakan
PT Bromo telah membatalkan rencana penjualan dan berniat untuk menggunakan aset tersebut
dalam kegiatan operasinya.

10.3 Diketahui 25 April 2015


nilai tercatat aset
nilai wajar diestimasikan
estimasi biaya menjualnya
15 mei 2010
Aset tersebut terjual (neto)
kerugian penurunan nilai?

nilai tercatat aset


nilai wajar netto

Dengan demikian entitas harus mencatat rugi penurunan nilai untuk menurunkan
nilai tercatat ke nilai wajar netonya, yaitu sebesar 27200000
jurnalnya
Rugi penurunan nilai
Aset

10.5 Diketahui PT Kolako pada 20 juli mengklarifikasikan aset tidak lancarnya untuk dijual
nilai tercatat aset
nilai wajar diestimasikan
estimasi biaya menjualnya
18 oktober 2015
Aset tersebut terjual (neto)
nilai aset yang disajikan ?

jika nilai wajar diestimasikan


estimasi biaya menjualnya

maka nilai yang lebih rendah aset adalah nilai tercatat aset sebesar 29,000,000
Nilai aset disajikan sebesar nilai tercatat
Soal Ganjil
Bab 10
10.1 nilai tercatat Rp 2,900,000,000
surplus revaluasi Rp 200,000,000
nilai wajar gedung Rp 66,000,000,000
estimasi biaya menjual Rp 10,000,000
nilai tercatat Rp 6,590,000,000

A. Dampak klasifikasi
nilai tercatat Rp 6,590,000,000
nilai tercatat Rp 2,900,000,000
nilai yang harus dicatat Rp 3,690,000,000

B. nilai tercatat
nilai wajar gedung Rp 2,900,000,000
estimasi biaya menjual Rp 6,600,000,000
nilai wajar neto Rp 100,000,000
rugi penurunan nilai Rp 6,500,000,000
Rp (3,600,000,000)

10.3 ASET X
nilai tercatat Rp 500,000,000
nilai wajar Rp 600,000,000
rugi penurunan aset Rp (100,000,000)
harga jual neto Rp 620,000,000
perubahan nilai aset Rp 520,000,000

ASET Y
nilai tercatat Rp 400,000,000
nilai wajar Rp 350,000,000
laba kenaikan aset Rp 50,000,000
harga jual neto Rp 360,000,000
perubahan nilai aset Rp 410,000,000

perubahan nilai aset x dan y akan muncul dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif, untuk aset x rugi penurunan aset dan untuk aset y laba kenaikan aset

10.5 nilai tercatat Rp 840,000,000


nilai wajar Rp 855,000,000
nilai wajar neto Rp 825,000,000
selisih nilai wajar Rp 30,000,000
rugi penjualan Rp 810,000,000
peningkatan nilai wajar Rp 860,000,000
laba nilai aset Rp 35,000,000
rugi penurunan nilai yang diakui Rp (15,000,000)
selisih nilai aset yang diakui Rp (20,000,000)
aset lancar tidak dimiliki untuk dijual Rp 860,000,000

ayat jurnal
kas Rp 860,000,000
aset tidak lancar dimiliki untuk dijual Rp 860,000,000
diklarifikasikan sebagai aset tidak lancar yang dimiliki untuk dijual, ketika entitas tidak akan menggunakan
ya dan memulihkan nilai aset tersebut melalui penjualan.
dikarenakan
aset tersebut

64,000,000
44,000,000
6,400,000

36,800,000

64000000
36800000 (-)
27200000

27200000
27200000

29,000,000
43,000,000
2,900,000

42,400,000

43000000
2,900,000 (+)
45900000

29000000
Nama : Nabilah Husna Tanjung
NIM : 12030216060089
Absen : 25 (Ganjil)
Kelas : J

1.)
A.
(i) FIFO
Pembelian
urutan Kuantitas Biaya per Unit Total Harga
Persediaan awal
Penjualan
Pembelian ke -1 80 Rp 420,000 Rp 33,600,000

Penjualan

Pembelian ke -2 75 Rp 440,000 Rp 33,000,000

Penjualan

(ii) Average
Pembelian
urutan Kuantitas Biaya per Unit Total Harga
Persed.awal
Penjualan
Pembelian I 80 420,000 33,600,000
Penjualan
Pembelian II 75 440,000 33,000,000
Penjualan

B (i) Jurnal FIFO


1 Piutang Rp 24,000,000
Penjualan Rp 24,000,000
HPP Rp 9,600,000
Persediaan Rp 9,600,000
2 Persediaan Rp 33,600,000
Utang Rp 33,600,000
3 Piutang Rp 60,000,000
Penjualan Rp 60,000,000
HPP Rp 24,960,000
Persediaan Rp 24,960,000
4 Persediaan Rp 33,000,000
Utang Rp 33,000,000
5 Piutang Rp 55,000,000
Penjualan Rp 55,000,000
HPP Rp 23,560,000
Persediaan Rp 23,560,000

2.) PT. Carita


Rekonsiliasi Bank
Tertanggal 1 Agustus 2015

Catatan di Bank 38,280,000


Saldo per laporan Bank
+ /+ Deposit dalam transit 5,850,000
- / - Cek yang msh beredar 12,460,000
31,670,000

3.) Saldo Presentase


740,000,000 0,5 % 3,700,000
390,000,000 2% 7,800,000
85,000,000 4% 3,400,000
28,000,000 14% 3,920,000
42,000,000 32% 13,440,000
15,000,000 80% 12,000,000
total 1,300,000,000 44,260,000

4.) Diketahui :
Wesel Tagih: 150,000,000 pada tanggal 18 Februari 2015
Jatuh Tempo : 120 hari
Bunga 7%

a. Tanggal Jatuh Temponya adalah 18 Juni 2015


b. Nilai Jatuh Tempo = 150.000.000 x 7% x (120/360)
= 3,500,000
c. Ayat Jurnalnya :
Wesel Tagih 150,000,000
Piutang 150,000,000
Kas 153,500,000
Pendapatan Bunga 3,500,000
Wesel Tagih 150,000,000
5.) PT Fajar
Rekonsiliasi Bank
Tertanggal 31 Juli

Saldo menurut bank 10,575,000


- / - Cek yg masih beredar
no.2670 1,050,000
no. 3679 675,000
no. 3690 1,650,000
no. 5148 225,000
no. 5149 750,000
no. 5151 800,000
5,150,000
5,425,000
Uang tersisa 1,500,000
6,925,000
Saldo menurut perusahaan 10,400,000
+/ + Bunga 2,400,000
12,800,000

6.)
A. Diketahui :
Wesel Tagih : 55,000,000 pada 22 Januari 2013
Waktu Tagih : 90hari
Bunga : 8%

(i) Tanggal Jatuh Tempo


22-Apr-13
(ii) Nilai Jatuh Tempo = 55,000,000 x 8% x (90/360)
= 1,100,000
(iii) Ayat Jurnal :
Wesel Tagih 55,000,000
Piutang 55,000,000
Kas 56,100,000
Pendapatan Bunga 1,100,000
Wesel Tagih 55,000,000

B. Diketahui :
Wesel Tagih : 36,000,000 pada 9 Maret 2013
Waktu Tagih : 60 hari
Bunga : 5%
(i) Tanggal Jatuh Tempo
9 Juni 2013
(ii) Nilai Jatuh Tempo = 36,000,000 x 5% x (60/360)
= 300,000

(iii) Ayat jurnal :


Wesel Tagih 36,000,000
Piutang 36,000,000
Kas 36,300,000
Pendapatan Bunga 300,000
Wesel Tagih 36,000,000

C. Diketahui
Wesel Tagih : 78,000,000 pada tanggal 15 Juni 2013
Jangka wktu Tagih : 45 hari
Bunga : 4%

(i) Tanggal Jatuh tempo :


30 Juli 2013
(ii) Nilai Jatuh Tempo = 78,000,000 x 4% x (45/360)
= 390,000

(iii) Ayat Jurnal :


Wesel Tagih 78000000
Piutang
Kas 78,390,000
Pendapatan Bunga 390,000
Wesel Tagih 78000000

D.
(i) Jangka waktu wesel 60 hari, diterbitkan 4 September 2013
Bulan Jumlah Hari Akuulasi jangka waktu
September 30 s/d 4 26
Oktober 31 57
November 3 60
Tanggal jatuh tempo wesel tagih yaitu 3 November 2013
Jurnal
Wesel Tagih Rp 13,800,000
Piutang Rp 13,800,000

(ii) Jurnal pada saat pelunasan wesel tagih


Bunga dari 4 September sampai dengan 3 Desember 2013
13.800.000*7%60/360 Rp 161,000
Kas yang diterima adalah jumlah pokok wesel sebesar 13,8 juta
ditambah bunga selama 60 hari jadi = Rp 13,961,000

(iii) Ayat Jurnal


Kas Rp 13,961,000
Pendapatan Bunga Rp 161,000
Wesel Tagih Rp 13,800,000

E.
(i) Jangka waktu wesel 120 hari, diterbitkan 1 Oktober 2013
Bulan Jumlah Hari Akuulasi jangka waktu
Oktober 31 s/d 1 30
November 30 60
Desember 31 91
Januari 29 120
Tanggal jatuh tempo wesel tagih yaitu 29 Januari 2014
Jurnal
Wesel Tagih Rp 58,000,000
Piutang Rp 58,000,000

(ii) Jurnal Penyesuaian untuk pengakuan bunga berjalan dari 1 Oktober s/d 31 Desember
Bunga dari 1 Oktober s/d 31 Desember
58.000.000*6%*91/360 = Rp 879,667
Jurnal
Piutang Bunga Rp 879,667
Pendapatan Bunga Rp 879,667

Jurnal pada saat pelunasan wesel tagih


Bunga dari 1 Oktober sampai dengan 29 Januari 2014
58.000.000x6%x29/360 Rp 280,333
Kas yang diterima adalah jumlah pokok wesel sebesar 58 juta
ditambah bunga selama 120 hari jadi = Rp 59,160,000

(iii) Ayat Jurnal


Kas Rp 59,160,000
Pendapatan Bunga Rp 879,667
Piutang Bunga Rp 280,333
Wesel tagih Rp 58,000,000

7.) Metode FIFO

(i)
Pembelian Penjualan
Unit Harga Total Unit
30
60 Rp 32,000 Rp 1,920,000

20
50
80 Rp 34,000 Rp 2,720,000

10
60

Beban Pokok Penjualan : Rp 5,460,000


Nilai Persediaan : Rp 680,000

(ii) Jurnalnya
1. Kas Rp 1,500,000
Penjualan Rp 1,500,000
HPP Rp 900,000
Persediaan Rp 900,000

2. Persediaan Rp 1,920,000
Kas Rp 1,920,000

3. Kas Rp 3,500,000
Penjualan Rp 3,500,000
HPP Rp 2,200,000
Persediaan Rp 2,200,000

4. Persediaan Rp 2,720,000
Kas Rp 2,720,000

5. Kas Rp 3,500,000
Penjualan Rp 3,500,000
HPP Rp 2,360,000
Persediaan Rp 2,360,000

Metode Rata-Rata Tertimbang


(i)
Pembelian Penjualan
Unit Harga Total Unit

30
60 Rp 32,000 Rp 1,920,000
70
80 Rp 34,000 Rp 2,720,000
70

Beban Pokok Penjualan: Rp 5,465,556


Nilai Persediaan : Rp 674,444

(ii) Jurnalnya
1. Kas Rp 1,500,000
Penjualan Rp 1,500,000
HPP Rp 900,000
Persediaan Rp 900,000

2. Persediaan Rp 1,920,000
Kas Rp 1,920,000

3. Kas Rp 3,500,000
Penjualan Rp 3,500,000
HPP Rp 2,205,000
Persediaan Rp 2,205,000

4. Persediaan Rp 2,720,000
Kas Rp 2,720,000

5. Kas Rp 3,500,000
Penjualan Rp 3,500,000
HPP Rp 2,360,556
Persediaan Rp 2,360,556

(i) Metode LIFO


Pembelian Penjualan
Unit Harga Total Unit

30
60 Rp 32,000 Rp 1,920,000

60
10
80 Rp 34,000 Rp 2,720,000

70

Beban Pokok Penjualan : Rp 5,500,000


Nilai Persediaan : Rp 340,000
(ii)
Jurnalnya
1. Kas Rp 1,500,000
Penjualan Rp 1,500,000
HPP Rp 900,000
Persediaan Rp 900,000

2. Persediaan Rp 1,920,000
Kas Rp 1,920,000

3. Kas Rp 3,500,000
Penjualan Rp 3,500,000
HPP Rp 2,220,000
Persediaan Rp 2,220,000

4. Persediaan Rp 2,720,000
Kas Rp 2,720,000

5. Kas Rp 3,500,000
Penjualan Rp 3,500,000
HPP Rp 2,380,000
Persediaan Rp 2,380,000

8.) PT. Lancar


Rekonsiliasi Bank
tertanggal 31 Agustus

Saldo per laporan Bank Rp 38,280,000


Ditambah Deposit dalam transit Rp 5,850,000
Rp 5,850,000
Dikurang Cek masih beredar Rp (12,460,000)
Rp (12,460,000)
Rp 31,670,000

Saldo per laporan PT.Lancar Rp 29,900,000


Ditambah Kesalahan pencatatan c Rp 630,000
Setoran ke PT.Lancar Rp 2,080,000
Rp 2,710,000
Dikurang Biaya administrasi Bank Rp (40,000)
NSF Cek Rp (900,000)
Rp (940,000)
Rp 31,670,000

9.)
(i) Jangka waktu wesel 120 hari, diterbitkan 10 April 2013
Bulan Jumlah Hari Akumuluasi jangka waktu
April 30 ke 10 20
Mei 31 51
Juni 30 81
Juli 31 112
Agustus 8 120

Tanggal jatuh tempo wesel tagih yaitu 8 Agustus 2013


Jurnal
Wesel Tagih Rp 240,000,000
Piutang Dagang Rp 240,000,000

(ii) Jurnal pada saat pelunasan wesel tagih


Bunga dari 10 April sampai dengan 8 Agustus 2013
240.000.000x 6% x 120/360 = Rp 4,800,000
Kas yang diterima adalah jumlah pokok wesel sebesar 240 juta
ditambah bunga selama 120 hari jadi = Rp 244,800,000

(iii) Ayat Jurnal


Kas Rp 244,800,000
Pendapatan Bunga Rp 4,800,000
Wesel Tagih Rp 240,000,000
Beban Pokok Penjualan Persediaan
Kuantitas Biaya per Unit Total Harga Kuantitas Biaya per Unit Total Harga
36 Rp 400,000 Rp 14,400,000
24 Rp 400,000 Rp 9,600,000 12 Rp 400,000 Rp 4,800,000
12 Rp 400,000 Rp 4,800,000
80 Rp 420,000 Rp 33,600,000
12 Rp 400,000 Rp 4,800,000 32 Rp 420,000 Rp 13,440,000
48 Rp 420,000 Rp 20,160,000
32 Rp 420,000 Rp 13,440,000
75 Rp 440,000 Rp 33,000,000
32 Rp 420,000 Rp 13,440,000
23 Rp 440,000 Rp 10,120,000 52 Rp 440,000 Rp 22,880,000

Beban Pokok Penjualan Persediaan


Kuantitas Biaya per Unit Total Harga Kuantitas Biaya per Unit Total Harga
36 400,000 14,400,000
24 400,000 9,600,000 12 400,000 4,800,000
92 417,391 38,400,000
60 417,391 25,043,478 32 417,391 13,356,522
107 433,239 46,356,522
55 433,239 23,828,119 52 433,239 22,528,403
a
Bank
stus 2015

Saldo per lap.entitas 29,900,000


Bunga -
Kesalahan 630,000
Wesel tagih 2,080,000
2,710,000
Biaya Admnistrasi 940,000
31,670,000

Cadangan Piutang tak tertagih


Penjualan Saldo
Harga Total Unit Harga Total
50 Rp 30,000 Rp 1,500,000
Rp 30,000 Rp 900,000 20 Rp 30,000 Rp 600,000
20 Rp 30,000 Rp 600,000
60 Rp 32,000 Rp 1,920,000
Rp 30,000 Rp 600,000 10 Rp 32,000 Rp 320,000
Rp 32,000 Rp 1,600,000
10 Rp 32,000 Rp 320,000
80 Rp 34,000 Rp 2,720,000
Rp 32,000 Rp 320,000
Rp 34,000 Rp 2,040,000 20 Rp 34,000 Rp 680,000

Penjualan Saldo
Harga Total Unit Harga Total
50 Rp 30,000 Rp 1,500,000
Rp 30,000 Rp 900,000 20 Rp 30,000 Rp 600,000
80 Rp 31,500 Rp 2,520,000
Rp 31,500 Rp 2,205,000 10 Rp 31,500 Rp 315,000
90 Rp 33,722 Rp 3,035,000
Rp 33,722 Rp 2,360,556 20 Rp 33,722 Rp 674,444

Penjualan Saldo
Harga Total Unit Harga Total
50 Rp 30,000 Rp 1,500,000
Rp 30,000 Rp 900,000 20 Rp 30,000 Rp 600,000
20 Rp 30,000 Rp 600,000
60 Rp 32,000 Rp 1,920,000
Rp 32,000 Rp 1,920,000 10 Rp 30,000 Rp 300,000
Rp 30,000 Rp 300,000
10 Rp 30,000 Rp 300,000
80 Rp 34,000 Rp 2,720,000
Rp 34,000 Rp 2,380,000 10 Rp 30,000 Rp 300,000
10 Rp 34,000 Rp 340,000

Anda mungkin juga menyukai