Anda di halaman 1dari 15

Pramudi Harsono - Suflani i

ii Pramudi Harsono - Suflani


MONOGRAF

IDENTIFIKASI POTENSI DAN MANAJEMEN


PENCEGAHAN BENCANA INDUSTRI DI KOTA
CILEGON PROVINSI BANTEN

Penulis:
Pramudi Harsono, SE., MM.
Suflani, ST., MM.

PENERBIT:
CV. AA. RIZKY
2018

Pramudi Harsono - Suflani i


Undang-undang No.19 Tahun 2002 T entang Hak Cipta
Pasal 72

1. Barang siapa dengan sengaja melanggar dan tanpa hak


melakukan perbuatan sebagaimana dimaksud dalam pasal
ayat (1) atau pasal 49 ayat (1) dan ayat (2) dipidana dengan
pidana penjara masing-masing paling sedikit 1 (satu) bulan
dan/atau denda paling sedikit Rp.1.000.000,00 (satu juta
rupiah), atau pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun
dan/atau denda paling banyak Rp.5.000.000.000,00 (lima
miliar rupiah).

2. Barang siapa dengan sengaja menyiarkan, memamerkan,


mengedarkan, atau menj ual kepada umum suatu ciptaan
atau barang hasil pelangaran hak cipta terkait sebagai
dimaksud pada ayat (1) dipidana dengan pidana penjara
paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak
Rp.500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah)

ii Pramudi Harsono - Suflani


IDENTIFIKASI POTEN SI DAN MANAJEMEN
PENCEGAHAN BENCANA INDUSTRI DIKOTA
CILEGON PROVINSI BANTEN

Penulis:
Pramudi Harsono, SE., MM.
Suflani, ST., MM.

ISBN : 978-602-52988-3-7

Editor:
Khaeruman

Penyunting:
Khaerul Ikhwan

Desain Sampul dan Tata Letak:


Tim Kreasi CV. AA. R izky

Penerbit:
CV. AA. Rizky
Jl. Raya Ciruas Petir, Komplek Puri Citra Blok B2 No. 34
Kecamatan Walantaka, Kota Serang - Banten, 42183
Hp. 081906050622
Email: aa.rizkypress@gmail.com

Cetakan Pertama, November 2018


Copyright © 2018 CV. AA. Rizky
Hak cipta dilindungi undang -undang
Dilarang memperbanyak buku ini dalam bentuk dan
dengan cara apapun tanpa ijin tertulis dari penerbit.
Isi diluar tanggungjawab Penerbit.

Pramudi Harsono - Suflani iii


KATA SAMBUTAN

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT,


berkat rahmat dan karuniaNya, Lembaga Penelitian dan
Pengabdian Masyarakat (LPPM), dalam hal ini Tim
LPPM Universitas Bina Bangsa Banten, telah
mengevaluasi kegiatan penulisan buku monografi ini
bentuk dari kegiatan penelitian sebagai Output/Hasil
Luaran dari Penelitian Do sen Pemula (PDP) Tahun 2018.
Kami menyampaikan penghargaan yang setinggi -
tingginya kepada penulis yang telah menyelesaikan
penelitian yang diterbitkannya dalam sebuah buku
monograf yang berjudul : “IDENTIFIKASI POTENSI
DAN MANAJEMEN PENCEGAHAN BENCANA
INDUSTRI DIKOTA CILEGON PROVINSI BANTEN“ ,
sehingga dapat bermanfaat sebagai referensi pada
penelitian berikutnya.
Kami berharap, semua pihak dapat mendukung
kebijakan ini. Kepada para peneliti, kami ucapkan
selamat berkarya dan berinovasi dan semoga dapat
memanfaatkan buku ini sebaiik -baiknya. Kami
menyadari bahwa buku ini masih perlu ditingkatkan
mutunya. Oleh karena itu apabila ada saran dan kritik
tentunya hendaknya dijadikan motivasi buat peneliti

iv Pramudi Harsono - Suflani


untuk meningkatkan karya ilmiahnya dalam penelitian
ini.

Serang, November 2018

TIM LPPM
Universitas Bina Bangsa

Pramudi Harsono - Suflani v


KATA PENGANTAR

Dengan memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah


SWT, Tuhan Yang Maha Esa, Alhamdulillah penulis
dapat menyelesaikan penulisan buku dalam bentuk
monograf yang berjudul “Identifikasi Potensi Dan
Manajemen Pencegahan Bencana Industri Dikota Cilegon
Provinsi Banten “ .
Buku Monograf ini merupakan suatu penelitian
sebuah studi dalam mengidentifikasi potensi dan
manajemen pencegahan bencana industri di Indoensia,
terutama dalam studi di kota Cilegon, Banten . Berisi
enam tulisan judul yang terbagi dari Bab 1 sampai
dengan Bab 6 yang bisa dibaca secara terpisah namun
saling berkaitan satu sama lain. Buku ini membahas
mengenai, apa yang disebut bencana dan klasifikasi
bencana, faktor bencana dan dampak dari kesalahan
individu ataupun kelompok industri yang bisa berakibat
terhadap korban atau hilangnya nyawa, gangguan
terhadap dampak lingkungan ekosistem, baik manusia,
barang, sistem ekonomi dan lingkungan yang
dampaknya melebihi kemampuan mereka untuk
mengatasinya dengan sumber daya internal dalam
perusahaan.

vi Pramudi Harsono - Suflani


Khususnya wilayah Provinsi Banten, tingkat
kerentanan bencana industri, disesuaikan berdasarkan
tingkat kerentanan gagal tehnologi, yang mengacu pada
pada kepadatan penduduk dan kelompok rentan baik
lingkungan industri perusahaan ataupun masyarakat
area wilayah industri. Letaknya yang strategis karena
dekat dengan ibukota negara, dan berada di bibir pantai,
membuat industri di kota Cilegon terus berkembang,
terutama industri kimia. Dapat dilihat bahwa kawasan
industri di Kota Cilegon mencapai 892 Ha, yang terbagi
dalam 3 zona kawasan, yaitu : Zona Ciwandan, Zona
Kawasan Industri Cilegon dan Zona Merak. Sehingga
perlu adanya perhatian khusus terutama dari pihak
pemerintah pusat dan daearah, aparat keamanan dan
dinas terkait lainya, serta peran serta perusahaan industri
dan organisasi kemasyarakatan lainnya juga harus
bersinergi dalam menghadapi dan mengantisipasi
dampak bencana idustri dilingkungannya. Dari sektor
industri dari perusahaan -perusahaan industri yang
memiliki potensi bahaya besar adalah industri logam,
industri petrokimia, industri pupuk dan beberapa
industri lainya yang berhubungan dengan bahan kimia.
Pemanfaatan penerapan Manajemen Pencegahan
Bencana dengan membuat pemetaan resiko bencana
industri, penentuan jenis atau macam dari industri
berbahaya besar tentunya hendaknya diterapkan sesuai
aturan yang dibuat oleh pemeritnah, baik dari obyek
vital, pengendalian bahaya kimia berbahaya dan audit
lingkungan hidup. Beberapa solusi dalam penerapan

Pramudi Harsono - Suflani vii


manajemen pencegahan bencana idustri tentunya seperti
yang dikutib dari Alexander, Copola dan King dalam
Kusumasari menjelaskan terdapat empat aktivitas
manajemen bencana, yaitu Mitigasi, Kesiapsiagaan
(Preparedness), respon/Daya Tanggap dan Pemulihan
(Recovery). Keempat faktor diatas adalah merupakan
faktor penting dalam penerapan manajemen pencegahan
bencana industri dalam kaitannya dengan identifikasi
dan gejala-gejala bencana industri. Peran serta
pemerintah baik pusat maupun pemerintah daerah,
perusahaan industri dalam sosialisasi dan pencegahan
bencana industri harus diimplementasikan lebih jelas dan
terprogram sebagaimana dahulu pernah dilakukan tahun
2007 seperti stunami drill dan pencegahannya.
Penulis menyadari bahwa penulis memiliki
banyak keterbatasan kemampuan dan waktu, untuk itu
saran dan kritik terhadap buku ini sangat penulis
harapkan guna menyempurnakan buku ini.

Serang, November 2018


Penulis,

Pramudi Harsono, SE., MM.


Suflani, ST., MM.

viii Pramudi Harsono - Suflani


DAFTAR ISI

KATA SAMBUTAN ......................................................... iv


KATA PENGANTAR ....................................................... vi
DAFTAR ISI ....................................................................... ix
DAFTAR TABEL ............................................................... x
DAFTAR GAMBAR ......................................................... xi

BAB 1
PENDAHULUAN .............................................................. 1
1.1 Latar Belakang Masalah .............................................. 1
1.2 Urgensi Penelitian ........................................................ 13
1.3 Rumusan Masalah ........................................................ 13
1.4 Tujuan Penelitian ........................................................ 14
1.5 Manfaat Penelitian ....................................................... 14

BAB 2
KAJIAN TEORITIK .......................................................... 17
2.1 Pengertian Bencana dan Bencana Industri ............... 17
2.2 Bagaimana Proses Terjadinya ? ............................... 22
2.3 Faktor - faktor Penyebab Bencana ............................ 27
2.4 Kegagalan Teknologi dan Bencana Industri ............ 30
2.5 Manajemen Bencana .................................................... 32
2.5.1 Perkembangan Pandangan Bencana dan
Paradigmanya ...................................................... 32
2.5.2 Pengertian Manajemen Bencana ....................... 35
2.5.3 Prinsip- prinsip Manajemen Bencana .............. 43
2.5.4 Pada Situasi terdapat Identifikasi Potensi
Bencana ................................................................. 47

Pramudi Harsono - Suflani ix


BAB 3
METODE PENELITIAN ................................................... 49
3.1 Metode Penelitian ......................................................... 49
3.2 Fokus dan Sumber Penelitian ................................... 51
3.3 Sumber Data .................................................................. 52
3.4 Tahapan Penelitian ....................................................... 54
3.5 Lokasi Penelitian dan Waktu Penelitian .................... 55
3.5.1 Lokasi Penelitian .................................................. 55
3.5.2 Waktu Penelitian .................................................. 55
3.5.3 Populasi dan Sampel ........................................... 55
3.5.4 Informan Penelitian ............................................. 57
3.6 Rancangan Penelitian ................................................... 57
3.7 Teknik Pengumpulan dan Analisa Data ................. 58
3.7.1 Teknik Pengumpulan Data................................ 58
3.7.2 Teknik Analisa Data ............................................ 59

BAB 4
GAMBARAN UMUM LOKASI DAN OBYEK
PENELITIAN ...................................................................... 61
4.1 Gambaran Umum Kota Cilegon ................................ 61
4.2 Visi dan Misi Kota Cilegon .......................................... 65
4.3 Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
Kota Cilegon .................................................................. 70
4.4 Obyek Penelitian ........................................................... 74

BAB 5
ANALISIS LINGKUNGAN ............................................ 75
5.1 Identifikasi Potensi Bencana Industri di Kota
Cilegon............................................................................ 75
5.2 Manajemen Bencana Industri ...................................... 92
5.2.1 Mitigasi Bencana .................................................. 92
5.2.2 Kesiapsiagaan (Preparedness) ..........................109

x Pramudi Harsono - Suflani


5.1.3 Respon/Daya Tanggap ...................................... 116
5.1.4 Pemulihan (Recovery) ......................................... 122

BAB 6
KESIMPULAN DAN REKOMENDASI ....................... 129
6.1 Kesimpulan ................................................................... 129
6.2 Saran dan Rekomendasi .............................................. 133

DAFTAR PUSTAKA ....................................................... 135


LAMPIRAN ....................................................................... 141
TENTANG PENULIS ...................................................... 213
 Penulis 1 ....................................................................... 213
 Penulis 2 ....................................................................... 215

Pramudi Harsono - Suflani xi


DAFTAR TABEL

Tabel 1.1 Jumlah Daerah Rentan Bencana


Industri di Pulau Jawa .............................. 2
Tabel 5.1 Daftar Perusahaan Besar di Kota
Cilegon.......................................................... 75

xii Pramudi Harsono - Suflani


DAFTAR GAMBAR

Gambar 1.1 Pemetaan Wilayah Potensi Bencana


Industri di Kota Cilegon, Banten ........... 7
Gambar 2.1 Proses Terjadinya Bencana ....................... 24
Gambar 2.2 Proses Terjadinya Resiko B encana........... 27
Gambar 2.3 Siklus Manajemen Bencana (gambar-1) .. 36
Gambar 2.4 Siklus Manajemen Bencana (gambar-2) .. 38
Gambar 3.1 Tahapan Penelitian..................................... 54
Gambar 3.2 Data Analysis Siral ..................................... 56
Gambar 3.3 Skema Rancangan Penelitian .................... 57
Gambar 5.1 Persentasi Industri Berdasarkan Bidang
Usa di Kota Cilegon ................................... 82
Gambar 5.2 Rencana Tata Ruang Wilayah 2010n -
2030............................................................... 97

Pramudi Harsono - Suflani xiii