Anda di halaman 1dari 10

GEOGRAFI

PEMBAHASAN MODUL
INTENSIF UTBK
Chapter 10
[Kapita Selekta]

1. Secara geologis, wilayah Kepulauan Indonesia terletak di antara tiga lempeng tektonik besar
dunia yaitu.…
A. Pasifik, Indonesia, dan Eurasia
B. Filipina, Pasifik, dan Nazca
C. Indo-Australia, Oceania, dan Pasifik
D. Eurasia, Filipina,dan Pasifik
E. Eurasia, Pasifik, dan Indo-Australia
[Dinamika Lithosfer: LITBANG 2019, Mudah]

Pembahasan:

2. Erosi ablasi berupa pemindahan material tanah akibat percikan air hujan disebut dengan
istilah….
A. erosi percik
B. erosi kecil
C. erosi lembar
D. erosi alur
E. erosi parit
[Dinamika Lithosfer: LITBANG 2019, Mudah]

Pembahasan:
Berdasarkan tenaga yang mempengaruhinya, erosi dibagi menjadi:
- Erosi ablasi: dipengaruhi oleh air mengalir dimana dalam prosesnya, erosi ablasi dibagi
menjadi;
 erosi percik: akibat tetesan-tetesan/percikan air hujan
 erosi lembar: akibat aliran air yang menuruni lereng dan mengikis serta mengangkut
partikel-partikel tanah
 erosi alur: terjadi di daerah alur sungai, dan
 erosi parit: terjadi di daerah parit-parit
- Erosi abrasi: dipengaruhi oleh air laut
- Erosi korasi: dipengaruhi oleh angin
GEOGRAFI
PEMBAHASAN MODUL
INTENSIF UTBK
- Erosi eksarasi: dipengaruhi oleh es

3. Contoh bencana geologis yang umumnya berpotensi diikuti oleh bencana lain adalah....
A. longsor – banjir bandang
B. erupsi gunung api – aliran lahar dingin
C. gempa bumi – tsunami
D. letusan gunung api – hujan abu
E. kekeringan – kelaparan
[Dinamika Lithosfer: LITBANG 2019, Mudah]

Pembahasan:
- Bencana geologis adalah bencana alam yang terjadi di permukaan bumi akibat pengaruh
gerakan lempeng tektonik atau gerakan magma. Contoh bencana alam geologi yang paling
umum adalah gempa bumi, tsunami dan gunung meletus.
- Gempa bumi terjadi karena gerakan lempeng tektonik. Gempa bumi pada lantai samudera
dapat memicu gelombang tsunami ke pesisir-pesisir yang jauh. Gelombang yang disebabkan
oleh peristiwa seismik memuncak pada ketinggian kurang dari 1 meter di laut lepas namun
bergerak dengan kecepatan ratusan kilometer per jam. Jadi saat mencapai perairan dangkal,
tinggi gelombang dapat melampaui 10 meter.

4. Klasifikasi iklim yang mempertimbangkan rata-rata jumlah bulan basah dan bulan kering dalam
suatu periode waktu adalah….
A. Koppen
B. Schmidt-Fergusson
C. Oldeman
D. Iklim Matahari
E. Junghuhn
[Dinamika Atmosfer: LITBANG 2019, Sedang]

Pembahasan:
Klasifikasi tipe iklim:
- Iklim Matahari, mengklasifikasikan iklim berdasarkan perbedaan intensitas penyinaran
matahari yang diterima oleh berbagai wilayah di permukaan bumi.
- Iklim Koppen, mengklasifikasikan iklim berdasarkan rata-rata suhu, curah hujan dan
kerapatan vegetasi.
- Iklim Schmidt-Fergusson, mengklasifikasikan iklim berdasarkan perbandingan rata-rata
bulan kering dan bulan basah dalam suatu periode waktu.
- Iklim Junghuhn, mengklasifikasikan iklim berdasarkan ketinggian tempat dan jenis vegetasi
budidaya.

5. Sungai di Pulau Kalimantan banyak dimanfaatkan sebagai sarana transportasi sehingga memiliki
peran vital bagi kehidupan. Hal tersebut disebabkan karena karakteristik sungai di Kalimantan
pada umumnya….
A. memiliki aliran deras dan badan sungai lebar
B. memiliki air sungai jernih dan arus lambat
C. memiliki aliran tenang, penampang sungai lebar dan dalam
D. memiliki penampang sungai yang sempit dan dalam
E. sedimentasi rendah dan aliran tenang
[Dinamika Hidrosfer: LITBANG 2019, Sedang]

Pembahasan:
GEOGRAFI
PEMBAHASAN MODUL
INTENSIF UTBK
Sungai di Pulau Kalimantan banyak dimanfaatkan sebagai sarana transportasi, karena:
- Aliran sungai tenang, menyebabkan sungai relatif aman ketika dimanfaatkan sebagai sarana
transportasi.
- Penampang sungai lebar dan dalam, menyebabkan volume sarana transportasi dapat
tertampung banyak dan berpengaruh pada tingkat kelancaran sistem transportasi.
- Tipe sungai permanen, menyebabkan ketersediaan air sebagai sarana transportasi selalu
tersedia.

6. Faktor utama yang menyebabkan para penambak garam di wilayah Indonesia mengalami
kegagalan panen antara lain….
A. curah hujan yang rendah
B. musim hujan yang tidak bisa diprediksi
C. salinitas air laut yang tinggi
D. pasang surut air laut yang besar
E. tingkat pemanasan dan penguapan yang tinggi
[Pengelolaan Sumberdaya alam: LITBANG 2019, Sedang]

Pembahasan:
Proses penambakan garam dapat dilakukan dengan lancar ketika:
- curah hujan rendah, berpengaruh pada percepatan proses penguapan dan tingkat salinitas
air laut yang tinggi.
- salinitas air laut yang tinggi, berpengaruh pada kuantitas dan kualitas garam yang
dihasilkan.
- pasang surut air laut yang besar, berpengaruh pada kemudahan pemindahan air laut ke
dalam tambak-tambak garam.
- tingkat pemanasan dan penguapan tinggi, berpengaruh pada percepatan proses produksi
garam.

7. Sumber energi dalam penginderaan jauh dapat diperoleh dari sinar matahari. Sistem
penginderaan jauh tersebut dinamakan sistem….
A. pasif, karena objek yang direkam tidak bergerak
B. aktif, karena sensor dapat memancarkan energi sendiri
C. pasif, karena matahari dan objek yang direkam merupakan benda mati
D. aktif, karena energi matahari berperan aktif dalam proses penginderaan jauh
E. pasif, karena energi yang direkam oleh sensor hanya berasal dari matahari
[Penginderaan Jauh: LITBANG 2019, Sedang]

Pembahasan:
Berdasarkan sumber tenaganya, sistem penginderaan jauh dibagi menjadi:
- sistem pasif, ketika proses penginderaan jauh memanfaatkan tenaga alami seperti sinar
matahari sebagai sumber tenaga.
- sistem aktif, ketika proses penginderaan jauh memanfaatkan tenaga buatan seperti sonar
sebagai sumber tenaga.

8. Di bawah ini merupakan bencana alam yang memiliki korelasi langsung dengan kondisi iklim di
suatu wilayah adalah….
A. angin topan, banjir dan tsunami
B. gempa bumi, banjir, dan tsunami
C. tsunami, banjir, dan hawa panas
D. hawa panas, angin topan, dan el nino
E. banjir, kekeringan, dan kebakaran hutan
GEOGRAFI
PEMBAHASAN MODUL
INTENSIF UTBK
[Dinamika Atmosfer: LITBANG 2019, Sulit]

Pembahasan:
- banjir, berkorelasi dengan kondisi curah hujan yang tinggi
- kekeringan, berkorelasi dengan kondisi musim kemarau berkepanjangan
- kebakaran hutan, berkorelasi dengan kondisi musim kemarau berkepanjangan

9. Air tanah dangkal yang dapat dimanfaatkan untuk kehidupan sehari-hari disebut….
A. artesian water
B. freatik water
C. juvenile water
D. connate water
E. meteoric water
[Dinamika Hidrosfer: LITBANG 2019, Sulit]

Pembahasan:

- Confined akuifer (lapisan air tanah tertekan) adalah akuifer yang jumlah airnya dibatasi oleh
lapisan kedap air, baik di atas maupun di bawah, serta mempunyai tekanan jenuh lebih
besar dari pada tekanan atmosfer. Air tanah pada lapisan ini disebut dengan istilah air tanah
artesis.
- Unconfined auifer (lapisan air tanah bebas/tidak tertekan) adalah lapisan yang hanya
sebagian terisi oleh air dan berada di atas lapisan kedap air. Air tanah pada lapisan ini
disebut dengan istilah air tanah freatis. air tanah freatis adalah air tanah dangkal yang
umunya dimanfaatkan untuk kehidupan sehari-hari.
Berdasarkan sumber airnya, air tanah dibedakan menjadi:
- Connate water, adalah air tanah yang terperangkap pada rongga-rongga batuan endapan
- Meteoric water, adalah air tanah yang bersumber dari air hujan
- Juvenille water, adalah air tanah yang bersumber dari penguapan magma
- Pelliculkar water, adalah air tanah akibat tarikan molekul tanah
GEOGRAFI
PEMBAHASAN MODUL
INTENSIF UTBK
10. Sistem proyeksi modifikasi yang cocok untuk memetakan wilayah bumi dengan
mempertahankan kesamaan bentuk tetapi memiliki distorsi yang besar di wilayah kutub
adalah….
A. gall
B. molweide
C. homolografik
D. mercator
E. silinder
[Peta: LITBANG 2019, Sulit]

Pembahasan:
Sistem proyeksi modifikasi (gubahan) / proyeksi peta menurut modifikasi (gubahan) dibedakan
menjadi :
- Proyeksi Bonne (Equal Area)
 Sifat-sifatnya sama luas.
 Sudut dan jarak benar pada meridian tengah dan pada paralel standar.
 Semakin jauh dari meridian tengah, bentuk menjadi sangat terganggu.
 Baik digunakan untuk menggambarkan Asia yang letaknya di sekitar khatulistiwa.
- Proyeksi Sinusoidal
 Pada proyeksi ini menghasilkan sudut dan jarak yang sesuai pada meridian tengah dan
daerah khatulistiwa.
 Jarak antara meridian sesuai, begitu pula jarak antar paralel.
 Baik untuk menggambar daerah-daerah yang kecil dimana saja. Juga untuk daerah-
daerah yang luas dan letaknya jauh dari khatulistiwa.
 Proyeksi ini sering dipakai untuk Amerika Selatan, Australia dan Afrika.
- Proyeksi Mercator
Merupakan proyeksi silinder normal konform, dimana seluruh muka bumi dilukiskan pada
bidang silinder yang sumbunya berimpit dengan bola bumi, kemudian silindernya dibuka
menjadi bidang datar. Sifat-sifat proyeksi Mercator yaitu:
 Hasil proyeksi baik untuk menggambarkan daerah dekat ekuator, tetapi distorsi makin
membesar bila makin dekat dengan kutub.
 Interval jarak antara meridian sama serta di daerah ekuator pembagian vertikal benar
menurut skala.
 Interval jarak antara paralel tidak sama. Semakin menjauh dari ekuator, interval jarak
makin membesar.
 Proyeksinya adalah konform.
 Kutub-kutub tidak dapat digambarkan karena terletak di posisi tak terhingga.
- Proyeksi Mollweide
 Pada proyeksi ini sama luas untuk berubah di pinggir peta.
- Proyeksi Gall
 Sifatnya sama luas, bentuk sangat berbeda pada lintang-lintang yang mendekati kutub.
- Proyeksi Homolografik (Goode)
 Sifatnya sama luas.
 Merupakan usaha untuk membetulkan kesalahan yang terjadi pada proyeksi Mollweide.
 Baik untuk menggambarkan persebaran fenomena.

11. Batuan beku andesitis yang bayak ditemukan di wilayah kepulauan Indonesia umumnya
berwarna abu-abu dengan pH netral, hal ini disebabkan….
A. proses pembekuan batuan yang lambat di perut bumi
B. tipe gunung api di Indonesia dominan strato komposit
GEOGRAFI
PEMBAHASAN MODUL
INTENSIF UTBK
C. berat jenis yang normal dan kekompakan batuan yang tinggi
D. magma di wilayah Indonesia merupakan campuran dari tipe basaltis dan granitis
E. merupakan percampuran magma yang bersifat kental dengan magma yang encer
[Dinamika Lithosfer: LITBANG 2019, HOTS]

Pembahasan:
Klasifikasi batuan berdasarkan kandungan mineralnya:
- Batuan beku asam (granitis)
adalah batuan beku yang bersifat asam dengan kandungan SiO2 lebih besar dari 65% dan
memiliki indeks color <20%. Batuan granitis terbentuk langsung dari pembekuan magma
melalui proses perubahan fase dari cair menjadi padat yang terjadi di daerah vulkanik
dengan temperatur tinggi.
Pada umumnya batuan granitis memiliki warna yang cerah meskipun ada juga yang gelap
seperti biotit. Batuan granitis bersifat asam karena kandungan mineral kuarsa pada magama
lebih tinggi dibanding kandungan mineral oksida magnesiumnya.
- Batuan beku intermediate (andesitis)
adalah batuan yang mineralnya berbutir kasar hingga sedang dengan warna agak gelap. Batu
andesitis terbentuk langsung dari pembekuan magma dimana proses pembekuan berada di
daerah pipa gunung api, tidak jauh di bawah permukaan bumi (hypabisal). Komposisi dan
presentase secara umum dari mineral pembentuk batuannya adalah plagioklas, mineral
mafis serta kandungan SiO2-nya antara 65% - 52%. Batuan ini bersifat intermediate karena
magma pembentuk batuan merupakan campuran dari tipe basaltis dan granitis dengan
indeks color <40%.
- Batuan beku basa (basaltis)
terbentuk langsung dari pembekuan magma. Warnanya yang gelap mengindikasikan bahwa
batuan ini terbentuk dari magma yang bersifat basa dengan kandungan SiO2-nya antara 52%
- 45%. Batuan ini membeku pada kedalaman dangkal sehingga termasuk pada batuan beku
hypabisal. Batuan ini bersifat massif karena tidak mengalami gaya endogen yang
mengakibatkan adanya retakan.

12. Bunyi dari postulat pesimisme Robert Malthus terkait kondisi kependudukan di dunia adalah….
A. manusia akan terus berjuang demi memenuhi kebutuhan hidupnya
B. lahan pertanian semakin menyempit sementara kebutuhan pangan semakin banyak
C. teknologi yang berkembang tidak akan membantu pemenuhan kebutuhan pangan penduduk
D. negara-negara ‘dunia ketiga’ akan mengalami kelaparan karena jumlah penduduk yang
semakin banyak
E. jumlah sumber daya alam tidak akan pernah memenuhi kebutuhan manusia yang semakin
banyak
[Dinamika Kependudukan: LITBANG 2019, HOTS]

Pembahasan:
Thomas Robert Malthus (1776 – 1824) mengemukakan sebuah teori kependudukan yang
berbunyi:” bahwa jumlah penduduk cenderung untuk meningkat secara geometris (deret ukur),
sedangkan kebutuhan hidup riil dapat meningkat secara aritmatik (deret hitung). Pertumbuhan
penduduk jauh lebih cepat dari bahan makanan. Akibatnya pada suatu saat akan terjadi
perbedaan yang besar antara penduduk dan kebutuhan hidup”.

13. Pembuatan biopori dianggap dapat mengurangi volume banjir, karena….


A. mengurangi laju aliran air
GEOGRAFI
PEMBAHASAN MODUL
INTENSIF UTBK
B. mengurangi volume limpasan
C. peningkatan cebakan air
D. meningkatkan laju infiltrasi air
E. mengurangi debit aliran air
[Pengelolaan Sumberdaya alam: LITBANG 2019, HOTS]

Pembahasan:
Lubang Resapan Biopori menurut Peraturan Menteri Kehutanana Nomor: P.70/Menhut-II/
2008/ Tentang Pedoman Teknis Rehabilitasi Hutan dan Lahan, adalah lubang-lubang di dalam
tanah yang terbentuk akibat berbagai aktivitas organisme di dalamnya, seperti cacing, perakaran
tanaman, rayap, dan fauna tanah lainnya. Lubang-lubang yang terbentuk akan terisi udara dan
akan menjadi tempat berlalunya air dalam tanah.
Pembuatan lubang biopori dapat membantu percepatan infiltrasi air sehingga dapat menjadi
salah satu solusi menanggulangi bencana banjir.

14. Eksploitasi fungsi ekonomis hutan tidak boleh mengganggu keseimbangan ekologis hutan itu
sendiri. Upaya yang dapat dilakukan untuk mewujudkan kondisi tersebut adalah….
A. regionalisasi hutan menjadi hutan produksi, konservasi serta hutan lindung
B. reforestasi lahan pertanian bekas transmigrasi yang terbengkalai
C. penambahan jumlah polisi hutan untuk menangkap pembalak liar
D. penebangan hutan secara berkala sesuai kebutuhan
E. penghijauan hutan pada lahan miring
[Pengelolaan Sumberdaya alam: LITABANG 2019, HOTS]

Pembahasan:
Fungsi ekonomis merupakan salah satu fungsi tidak langsung hutan sebagai penyedia bahan
baku industri serta sebagai penghasil devisa bagi negara. Dalam proses pemanfaatannya, hutan
tidak boleh dieksploitasi secara berlebihan. Eksploitasi harus didasarkan pada prinsip tebang
pilih sesuai dengan kebutuhan. Eksploitasi fungsi ekonomis hutan tidak boleh mengganggu
keseimbangan ekologis hutan itu sendiri. Salah sayu upaya yang dapat dilakukan untuk
mewujudkan kondisi tersebut adalah melalui regionalisasi hutan menjadi hutan produksi,
konservasi serta hutan lindung.

15. Sebaran hutan konifer di Indonesia terletak di wilayah dataran tinggi, sebab….
A. hutan konifer membutuhkan tanah vulkanik yang subur dan curah hujan yang tinggi
B. kondisi cuaca di wilayah dataran tinggi sesuai dengan syarat hidup tumbuhan khas konifer
C. dataran tinggi memiliki kandungan air yang cukup untuk tumbuhan khas konifer
D. hutan konifer sangat dipengaruhi oleh kondisi topografi
E. tingginya curah hujan dan kelembapan udara di wilayah dataran tinggi
[Dinamika Biosfer: LITBANG 2019, HOTS]

Pembahasan:
Tetumbuhan runjung atau konifer (Pinophyta atau Coniferae) adalah sekelompok tumbuhan
berbiji terbuka (Gymnospermae) yang memiliki runjung (cone) sebagai organ pembawa biji.
Kurang lebih ada 550 spesies anggotanya, dengan bentuk berupa semak, perdu, atau pohon.
Kebanyakan anggotanya memiliki tajuk berbentuk kerucut dan memiliki daun yang memanjang
(lanset) atau berbentuk jarum (sehingga dikenal juga sebagai tumbuhan berdaun jarum). Bentuk
daun semacam ini dianggap sebagai adaptasi terhadap habitat hampir semua anggotanya yang
banyak dijumpai di wilayah bersuhu relatif sejuk, seperti sekeliling kutub (circumpolar) atau di
dataran tinggi.
GEOGRAFI
PEMBAHASAN MODUL
INTENSIF UTBK

16. Analisis overlay dalam SIG merupakan analisis yang memerlukan data keruangan lebih dari satu
SEBAB
Peta-peta tematik dalam basis data SIG merupakan data hasil input yang dapat dipanggil kembali
kapanpun sesuai kebutuhan pengguna
[Sistem Informasi Geografis: LITBANG 2019, Mudah] B

Pembahasan:
Teknik analisis overlay adalah teknik analisis dalam SIG dengan cara menumpang susunkan
beberapa jenis peta tematik sebagai data keruangan.

17. Dampak positif relokasi industri terhadap negara berkembang adalah adanya proses transfer
teknologi
SEBAB
Negara berkembang memiliki jumlah penduduk yang banyak sehingga membutuhkan lapangan
kerja yang banyak pula agar menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar
[Negara maju dan berkembang: LITBANG 2019, Mudah] B

Pembahasan:
Relokasi Industri adalah perpindahan atau pemindahan lokasi industri dari negara maju ke
negara berkembang dengan alasan menekan upah buruh, tekanan politis atau hukum di negara
maju, syarat pendirian industri di negara maju, dan berbagai alasa lainnya.

18. Gurun pasir merupakan bioma paling kering yang terbentuk karena pengaruh daerah bayangan
hujan, arus laut dan iklim benua
SEBAB
Letak wilayah bioma gurun pasir selalu berada pada kawasan lintang rendah dengan pemanasan
matahari yang optimal
[Dinamika Biosfer: LITBANG 2019, Sedang] C

Pembahasan:
Sebaran gurun di permukaan bumi sangat dipengaruhi oleh pola sirkulasi atmosfer dan
hidrosfer. Gurun banyak ditemukan di daerah 300 LU dan LS. Wilayah lintang tersebut memiliki
curah hujan minim dan penguapan tinggi. Gurun juga banyak terbentuk di daerah
bayangan hujan atau sisi gunung yang sering mendapatkan angin Fohn.
Beberapa gurun pasir juga terbentuk karena wilayahnya yang jauh dari lautan sehingga
kelembapan berkurang saat udara basah bergerak menuju daratan. Gurun juga bisa terbentuk di
pantai tropis yang menerima arus dingin. Udara dingin bersifat kering dan tidak membawa uap
air seperti udara hangat. Saat udara kering dan dingin sampai ke tanah maka penguapan akan
lebih banyak terjadi lalu munculah fenomena gurun.

19. Wilayah sekitar DAS yang mengalami kerusakan memiliki potensi bencana hidrologi berupa
banjir ataupun kekeringan
SEBAB
DAS yang mengalami kerusakan tidak dapat menampung tingginya debit air saat musim hujan
dan tidak memiliki cadangan air saat musim kemarau
[Dinamika Hidrosfer: LITBANG 2019, Sedang] A

Pembahasan:
CUKUP JELAS
GEOGRAFI
PEMBAHASAN MODUL
INTENSIF UTBK
Pernyataan 1 dan 2 benar serta saling berhubungan.

20. Pulau Sulawesi dan kepulauan Nusa Tenggara merupakan contoh wilayah di Indonesia yang
memiliki curah rendah
SEBAB
Kegiatan perekonomian di wilayah dengan curah hujan rendah umumnya berupa pertanian
lahan kering dan peternakan hewan besar
[Dinamika Atmosfer: LITBANG 2019, Sedang] B

Pembahasan:
Pernyataan 1:
- Pola curah hujan di Indonesia:
 Pantai barat setiap pulau menerima hujan yang lebih banyak dibanding pantai timurnya
 Intensitas curah hujan semakin ke arah timur semakin berkurang
Pernyataan 2:
- Di wilayah dengan curah hujan rendah akan terbentuk bioma padang rumput (sabana)
sehingga menunjang kegiatan ekonomi masyarakat berupa pertanian lahan kering dan
peternakan hewan besar.

21. Faktor yang mempengaruhi tingginya tingkat erosi di suatu bentang lahan antara lain....
1) struktur tanah dan batuan
2) tutupan lahan
3) kemiringan lereng
4) tingkat surface run-off
[Dinamika Lithosfer: LITBANG 2019, Mudah]

Pembahasan:
- struktur tanah dan batuan,
- tutupan lahan, semakin banyak tutupan lahan (vegetasi) semakin rendah tingkat erosi dan
sebaliknya.
- kemiringan lereng, semakin curam lereng semakin tinggi tingkat erosi dan sebaliknya.
- Tingkat surface ri=un-off (aliran permukaan), semakin besar aliran air permukaan semakin
tinggi tingkat erosi dan sebaliknya.

22. Alasan penempatan lokasi industri semen mendekati sumber bahan baku antara lain....
1) menghemat ongkos angkut bahan baku
2) mendekati tempat penjualan
3) mengurangi resiko susut bahan baku
4) agar dekat dengan tenaga kerja
[Pengelolaan Sumberdaya Alam: LITBANG 2019, Mudah]

Pembahasan:
Alasan penempatan lokasi industri semen mendekati sumber bahan baku antara lain:
- menghemat ongkos angkut bahan baku
- mendekati tempat penjualan (mendekati pasar)
- mengurangi resiko susut bahan baku karena batu gamping memiliki resiko susut yang tinggi
- agar dekat dengan tenaga kerja (mendekati permukiman dan pasar)

23. Faktor yang dipertimbangkan dalam mengukur kekuatan interaksi antar wilayah menurut teori
gravitasi Reilly adalah....
1) morfologi dataran
GEOGRAFI
PEMBAHASAN MODUL
INTENSIF UTBK
2) jumlah penduduk
3) daya beli masyarakat
4) jarak antar wilayah
[Wilayah dan Perwilayahan: LITBANG 2019, Sedang]

Pembahasan:
Teori gravitasi dari W. J. Reilly digunakan untuk mengukur kekuatan interaksi antar wilayah
berdasarkan jumlah penduduk dan jarak antar wilayah.
Rumus Teori Gravitasi:
Kekuatan Interaksi = K x [(PA x Pb) ÷ (JAB)2 ]
K = Konstanta, yaitu 1
PA = Jumlah penduduk wilayah A
PB = Jumlah penduduk wilayah B
(JAB)2 = Jarak wilayah A ke wilayah B

24. Konsep pembangunan secara vertikal di kota-kota besar dapat menjadi solusi permasalahan
penduduk di perkotaan yaitu....
1) banyaknya permukiman liar dan slum area
2) banyaknya kaum pendatang tanpa identitas dari desa
3) sulitnya lahan untuk pembangunan permukiman
4) kepadatan penduduk yang tidak merata
[Dinamika Kependudukan: LITABNG 2019, Sedang]

Pembahasan:
Pembangunan secara vertikal (rumah susun) banyak dilakukan di kota-kota besar karena
terbatasnya lahan yang tersedia di wilayah kota-kota tersebut. hal ini dapat menjadi solusi dari
banyaknya kawasan permukiman kumuh di perkotaan.

25. Penyebab sulitnya ditemukan mata air pada wilayah dengan topografi karst seperti di daerah
NTT antara lain....
1) curah hujan relatif rendah
2) lapisan tanah kedap air
3) terdapat rekahan pada formasi batuan
4) air tanah mengandung kapur
[Dinamika Hidrosfer: LITBANG 2019, HOTS]

Pembahasan:
Bentang lahan karst adalah bentuk bentang alam khas yang terjadi akibat proses pelarutan pada
suatu kawasan batuan karbonat atau batuan mudah terlarut (umumnya formasi batu gamping)
sehingga menghasilkan berbagai bentuk permukaan bumi yang unik dan menarik dengan ciri-
ciri khas exokarst (di atas permukaan) dan indokarst (di bawah permukaan).
Kawasan Karst memiliki karakteristik relief dan drainase yang khas, terutama disebabkan oleh
larutnya batuan yang tinggi di dalam air, jika dibandingkan dengan daerah lain.
Pada kawasan ini dapat diketahui yaitu relief pada bentang alam ini berada pada daerah yang
berbatuan yang mudah larut, juga dapat diketahui dengan adanya aliran sungai yang secara tiba
tiba masuk tanah meninggalkan lembah kering dan muncul sebagai mata air yang besar.
Pada daerah ini pola pengaliran tidak sempurna, kadang tampak, kadang hilang, yang disebut
sebagai sungai bawah tanah. Kawasan Karst merupakan kawasan yang mudah rusak. Batuan
dasarnya mudah larut sehingga mudah sekali terbentuk goa-goa bawah tanah dari celah dan
retakan.