Anda di halaman 1dari 24

PROPOSAL PENDAHULUAN

KULIAH KERJA NYATA-REVOLUSI MENTAL


(KKN-RM) 2019
DESA PURWODADI

“MEMBUMIKAN NILAI-NILAI REVOLUSI MENTAL


DI NEGERI SERUMPUN SEBALAI”

Dosen Pembimbing Lapang : Anggun Trisnanto Hari Susilo, S.IP., M.IDEA


Koordinator Desa : Muchamad Anjar Fadillah
Sekretaris : Betha Putri Nur Iswahyudi
No Telp : 082231648282 (Kordes)

LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

UNIVERSITAS BRAWIJAYA
2019
DAFTAR ISI

Halaman

Halaman Judul.......................................................................................... i

Daftar isi.................................................................................................... ii

Halaman Pengesahaan.............................................................................. iii

Latar Belakang.......................................................................................... 1

Tujuan KKN Revolusi Mental................................................................... 3

Tujuan Khusus KKN Revolusi Mental..................................................... 6

Manfaat KKN Revolusi Mental................................................................ 7

Kelompok Sasaran.................................................................................... 8

Bentuk Kegiatan...................................................................................... 8

Lokasi, Program Kerja dan Luaran ..........................................................

Rincian Anggran dan Biaya....................................................................... 20

Susunan Anggota KKN Revolusi Mental UB Desa Purwodadi............................... 24


Lembar HALAMAN
Lembar
Pengesahan PENGESAHAN
Pengesahan Laporan
Laporan PROPOSA
Pendahuluan
Pendahuluan

Judul KKN Revolusi Mental : Universitas Brawijaya Mengabdi Untuk


Mewujudkan Indonesia Melayani, Bersih,
Tertib Mandiri dan Bersatu
Lokasi KKN : Desa Purwodadi Kec. Tirtoyudo Kab. Malang

Malang, 23 Juni 2019


Koordinator Desa Sekretaris Desa
Desa Purwodadi Desa Purwodadi

Muchamad Anjar Fadillah Betha Putri Nur Iswahyudi


NIM. 165090301111038 NIM. 165110101111033

Menyetujui,
Dosen Pembimbing Lapang Desa Purwodadi,

Anggun Trisnanto Hari Susilo, S.IP., M.IDEA


NIP. 198001192008121001
LATAR BELAKANG

Kuliah Kerja Nyata-REVOLUSI MENTAL (KKN-RM) Universitas Brawijaya


merupakan hasil kerjasama antara Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan
Kebudayaan Republik Indonesia dengan Universitas Brawijaya (UB). Kegiatan KKN-RM UB
dilaksanakan sebagai proses pembelajaran bagi mahasiswa S1 Universitas Brawijaya yang
dikembangkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat berbasishasil-hasil penelitian.
Pelaksanaan KKN-RM ditujukan untuk menumbuh kembangkan empati dan kepedulian
civitas akademika UB terhadap berbagai permasalahan yang riil dihadapi masyarakat dan
pembangunan berkelanjutan yang dibutuhkan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan
mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan KKN-RM diharapkan melahirkan pribadi
yang tangguh, unggul, berkepribadian mulia, serta berjiwa wirausaha, kepemimpinan, dan
peneliti yang tinggi. Untuk itu, UB telah mengembangkan kegiatan KKN yang semula di
implementasikan dengan paradigma development (pengembangan) menjadi KKN-RM yang
dilaksanakan dengan paradigma empowerment (pemberdayaan) yakni personal
empowerment, community empowerment, dan institutional empowerment serta mencermati
kebutuhan suatu daerah dengan mengangkat permasalahan dan potensi yang dimiliki sebagai
tema KKN-nya.

Pergeseran paradigma KKN-RM dari development menjadi empowerment menandai


adanya perubahan mendasar bahwa KKN-RM tidak hanya berisi kegiatan kerja civitas
akademika UB untuk masyarakat tetapi berisi rangkaian kegiatan interdisipliner yang dikemas
secara strategis untuk menyelesaian permasalahan secara tuntas dan dilaksanakan bersama
masyarakat dengan memerankan masyarakat sebagai pelaku penting dan utama dengan
mengedepankan permasalahan pada lokasi KKN dilaksanakan, serta melibatkan para
pemangku kepentingan lain yang terkait. Dengan demikian, perubahan paradigma ini mampu
memberikan wacana dan kesempatan kepada civitas akademika UB bersama masyarakat dan
para mitra kerja untuk bersinergi dalam mengembangkan dan mengimplementasikan program
KKN-RM untuk menyelesaikan permasalahan dan mewujudkan pembangunan berkelanjutan.
Dalam hal ini, mahasiswa menjadi problemsolver, motivator, fasilitator, dan dinamisator
dalam proses penyelesaian masalah dan pembangunan/ pengembangan masyarakat yang
tentunya juga didampingi oleh civitas akademika Universitas Brawijaya. Melalui pembaruan
konsep tersebut, kehadiran mahasiswa sebagai intelektual muda diharapkan mampu
mengembangkan diri sebagai agen atau pemimpin perubahan yang secara cerdas dan tepat
menyelesaikan masalah yang dihadapi masyarakatnya.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan KKN-RM dilaksanakan berdasarkan prinsip: (1)


gagasan bersama masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan lain yang terkait (co-
creation), (2) partisipasi dan dukungan oleh semua fihak yang terkait (co-funding), (3)
kesesuaian dengan situasi dan kondisi masyarakat dan para pihak terkait (flexibility), (4)
pengembangan dan penerapan hasil penelitian (researchbased community services), (5) dapat
dipertanggung jawabkan dan diukur proses dan hasilnya (accountability), dan (6) penjaminan
terwujudnya keberlanjutan (sustainability) melalui tahapan pemberdayaan masyarakat yang
jelas dan tepat. Lebih lanjut, program KKN-RM dilaksanakan dengan menerapkan prinsip-
prinsip education for sustainable development (ESD).

Proses penyelesaian suatu masalah riil yang dihadapi masyarakat sasaran atau
pembangunan ditengah masyarakat yang dipadukan dengan pembelajaran KKN-RM berbasis
ESD tersebut akan menguatkan fungsi kearifan dan peran serta potensi sumber daya manusia
dan alam (SDM dan SDA) lokal masyarakat dalam setiap penyelesaian masalah dan kegiatan
pembangunan. Selain itu, proses tersebut juga mendorong kemajuan dan kemandirian
masyarkat dalam mewujudkan tata kelola dan kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungannya
secara baik dan bijaksana, sehingga dapat menjamin pemenuhan kebutuhan hidup dan
kesejahteraan generasi sekarang dan yang akan datang secara berkeadilan. implementasi
KKN-RM yang berkelanjutan dan tuntas diharapkan dapat meningkatkan daya saing nasional
Indonesia dan menjamin kemaslahatan dunia pada umumnya.

Universitas Brawijaya sebagai Universitas Riset menaruh perhatian yang sangat kuat
untuk menggali, mengumpulkan, mengembangkan, menyebarluaskan dan mendharmakan
ipteks yang secara langsung member manfaat bagi kemajuan bangsa Indonesia dan
kesejahteraan masyarakatnya. Dalam kaitan ini, salah satu upaya yang dilakukan Biro
Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Brawijaya sehingga kemanfaatannya dapat
diterima oleh masyarakat seluas-luasnya. Pada kegiatan KKN-RM UB pada tahun 2019 ini
terdapat inovasi kegiatan yang berbeda dari KKN-RM UB 2017 yang sudah pernah
dilaksanakan. Pada tahun ini akan ada kegiatan pembentukan desa-desa mandiri bencana yang
berada di sekitar pantai selatan di Kabupaten Malang yang mana bekerjasama dengan Badan
Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Malang.

TUJUAN

Tujuan dari program pengembangan kegiatan KKN-REVOLUSI MENTAL


Universitas Brawijaya ini adalah:

1. Meningkatkan kualitas dan kesinambungan kegiatan KKN-RM Universitas Brawijaya


ditengah masyarakat guna mewujudkan masyarakat yang tangguh, mandiri dan sejahtera.
2. Meningkatkan pemahaman dosen, mahasiswa, masyarakat dan paramitra kerja tentang
pembangunan berkelanjutan dan education for sustainable development (ESD) melalui
implementasi KKN-RM Universitas Brawijaya.
3. Mempromosikan program KKN-RM sebagai wahana penyelesaian suatu permasalahan
berbasiskearifan dan potensilokal serta kerjasama kemitraan kepada masyarakat,
pemerintah,dan pemangku kepentingan yang lain.
4. Meningkatkan kualitas dan luasan jejaring kerjasama kemitraan dalam
pemberdayaan masyarakat melalui KKN-RM Universitas Brawijaya
5. Meningkatkan aktivitas penggalian dan publikasi pengetahuan.
6. Memperkuat kesadaran masyarakat desa terhadap tanggap bencana kawasan pantai
selatan.

Revolusi Mental merupakan semangat untuk melanjutkan perjuangan besar mengisi


janji. Kemerdekaan yang dinyatakan pertama kali oleh Presiden Soekarno pada tanggal 17
Agustus 1957, yang bertujuan untuk membangkitkan kembali semangat perubahan
berkemajuan bangsa Indonesia, sehingga memerlukan gerakan hidup baru untuk mewujudkan
Trisakti, yaitu berdaulat di bidang politik, berdikari dalam bidang ekonomi dan berkepribadian
dalam kebudayaan.

Semangat perubahan berkemajuan melalui Revolusi Mental dikuatkan kembali oleh


Presiden Joko Widodo pada tahun 2014. Komitmen tersebut menjadi kehendak politik Kabinet
Kerja yang dipimpin Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang menekankan
Revolusi Mental dalam Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2015 tentang Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 dan Inpres No.12 Tahun 2019
tentang Gerakan Nasional Revolusi Mental. Dukungan rakyat terhadap pentingnya Revolusi
Mental, tercermin dari Penyelenggara Negara dan masyarakat yang mengakui bahwa mental
atau karakter bangsa Indonesia tengah mengalami berbagai permasalahan sehingga untuk
memperbaiki dan merubahnya memerlukan gerakan bersama dengan melibatkan semua
komponen bangsa secara bergotong-royong.

Revolusi Mental adalah Gerakan untuk mengubah cara pikir, cara kerja, cara hidup dan
sikap serta perilaku bangsa Indonesia yang mengacu nilai-nilai integritas, etos kerja dan gotong-
royong berdasarkan Pancasila yang berorientasi pada kemajuan, agar Indonesia menjadi negara
yang maju, modern, makmur, sejahtera dan bermartabat.

Revolusi Mental merupakan gerakan yang melibatkan seluruh komponen bangsa


dengan memperkuat peran nyata Penyelenggara Negara dan seluruh elemen masyarakat. Secara
nasional unsur pelaksana gerakan ini setidaknya terdiri atas 4 (empat) pelaku utama yaitu
Penyelenggara Negara (eksekutif, legislatif, yudikatif) baik pusat maupun daerah, dunia usaha,
dunia pendidikan dan masyarakat. Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) memerlukan
inisiatif semua unsur Penyelenggara Negara dan masyarakat untuk bersama-sama secara
bergotong-royong mengubah keadaan bangsa menjadi lebih baik dan lebih maju sesuai harapan
rakyat.

Revolusi Mental berorientasi pada kemajuan dan kemodernan sebagai gerakan yang
melibatkan seluruh komponen bangsa dengan mensinergikan peran institusi pemerintahan
bersama-sama rakyat, internalisasi nilai-nilai instrumental pada individu, keluarga, institusi
sosial, masyarakat luas dan lembaga negara. Keberhasilan Revolusi Mental menyaratkan
manusia unggul dengan pendidikan yang baik, memiliki keahlian dan keterampilan, menguasai
teknologi, pekerja keras, mempunyai etos kerja serta komitmen yang tinggi untuk bekerja dan
bersinergi secara bergotong-royong.

Undang-Undang RI Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, pada Bagian


Kesebelas Pengabdian kepada Masyarakat Pasal 47 ayat 2 Pengabdian kepada Masyarakat
dilakukan dalam berbagai bentuk kegiatan sesuai dengan budaya akademik, keahlian, dan/atau
otonomi keilmuan civitas akademika serta kondisi sosial budaya masyarakat, Bagian
keduabelas kerjasama Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Pasal 48 ayat 1
“Perguruan Tinggi berperan aktif menggalang kerjasama antar Perguruan Tinggi dan antara
Perguruan Tinggi dengan dunia usaha, dunia industri dan Masyarakat dalam bidang Penelitian
dan Pengabdian kepada Masyarakat dan bagian ketigabelas Pelaksanaan Tridharma Pasal 49
ayat 1 “Ruang lingkup, kedalaman dan kombinasi pelaksanaan Tridharma dilakukan sesuai
dengan karakteristik dan kebutuhan setiap jenis dan program Pendidikan Tinggi.

Lebih jelas lagi dalam Pasal 46 bahwa hasil penelitian bermanfaat untuk (salah satunya)
adalah peningkatan kemandirian, kemajuan dan daya saing bangsa, pemenuhan kebutuhan
strategis pembangunan nasional dan perubahan masyarakat Indonesia menjadi masyarakat
berbasis pengetahuan.

Program pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu program yang


dilaksanakan, baik oleh dosen maupun oleh mahasiswa, dengan berlandaskan pada prinsip-
prinsip: kompetensi akademik, jiwa kewirausahaan (entrepreneurship), dan profesional,
sehingga dapat menghasilkan program pengabdian kepada masyarakat yang bermutu, relevan
dan sinergis dalam meningkatkan pemberdayaan masyarakat.

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada
masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa secara interdisipliner, institusional dan kemitraan
sebagai salah satu bentuk kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi.
Seiring dengan tantangan globaisasi yang tak bisa dihindari, revolusi teknologi,
transportasi, informasi, dan komunikasi menjadikan dunia ini tanpa batas, sampai daerah
terpencil bahkan masuk kedalam tatanan kebudayaan, agam. Adanya media elektronik seperti
televisi, internet, handphone, media cetak seperti koran menembus sekat-sekat tradisional yang
selama ini dipegang sekuat-kuatnya. Moralitas menjadi melonggar, sesuatu yang dulu dianggap
tabu, sekarang menjadi biasa-biasa saja. Cara berpakaian, berinteraksi dengan lawan jenis,
menikmati hiburan di tempat-tempat spesial dan menikmati narkoba menjadi trend dunia
modern yang sulit ditanggulangi.

Akhirnya, karakter bangsa berubah menjadi rapuh, moral bangsa terjerumus dalam
trend budaya yang melenakan, dan tidak memikirkan akibat yang ditimbulkan. Prinsip-prinsip
moral, budaya bangsa, dan perjuangan hilang dari karakteristik mereka. Inilah yang
menyebabkan dekadensi moral serta hilangnya kreativitas dan produktivitas bangsa. Sebab,
ketika karakter suatu bangsa rapuh maka semangat berkreasi dan berinovasi dalam kompetensi
yang ketat akan mengendur, dan mudah dikalahkan oleh semangat konsumerisme, hedonisme,
dan pesimisfisme yang instan dan menenggelamkan.

Upaya Pemerintah menjadi sangat relevan mengedepankan revolusi karakter bangsa


sebagai salah satu agenda prioritas pembangunan nasional. Namun revolusi karakter bangsa
tidak akan berjalan optimal tanpa diawali dengan inisiatif melakukan Revolusi Mental. Oleh
karena itu, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan
(Kemenko PMK) bekerjasama dengan Direktorat Pembelajaran dan kemahasiswaan,
Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi daan Kementerian Agama bersama 48
Perguruan Tinggi dari perwakilan setiap Propinsi melakukan kerjasama melalui Program
Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mahasiswa dengan REVOLUSI MENTAL Revolusi Mental (KKN-
RM).

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada
masyarakat yang dilakukan oeh mahasiswa secara interdisipliner, institusional dan kemitraan
sebagai salah satu bentuk kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi. Program KKN-RM yang
dilaksanakan tahun 2019, berbasis pada 3 nilai-nilai yakni Integritas, Etos Kerja, dan Gotong-
royong, dengan implementasi 3 nilai melalui sikap/perilaku melayani, bersih dan tertib kepada
masyarakat di kota maupun di desa agar terbangun berkarakter mandiri, berwirausaha, dan
sejahtera. Melalui program ini gerakan aksi revolusi mental melalui partisipatif masyarakat
akan lebih luas dan masif.
TUJUAN KHUSUS

Merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat maka tema-tema


kegiatan KKN-RM sesuai dengan gerakan-gerakan sosial dalam meningkatkan etos kerja,
integritas dan gotong-royong seperti dalam hal :

1. Gerakan Indonesia Melayani


Gerakan Indonesia Melayani dilatarbelakangi oleh permasalahan bahwa pelayanan
publik di tanah air belum dapat memberikan pelayanan yang memuaskan kepada
masyarakat, sehingga pemerintah perlu meningkatkan dan memperbaikinya. Dengan
adanya gerakan ini diharapkan terjadi peningkatan kualitas pelayanan publik pada instansi
pemerintah yang memiliki tugas utama melakukan pelayanan umum. Gerakan ini
dilakukan untuk memperbaiki ketidaksesuaian dan penyimpangan dalam proses pelayanan
kepada masyarakat.
2. Gerakan Indonesia Bersih
Gerakan Indonesia Bersih merupakan gerakan yang diprogramkan oleh Pemerintah
Pusat yang bertujuan untuk memotivasi dan memberikan dorongan kepada masyarakat
agar semakin peduli dalam membersihkan dan menyehatkan lingkungannya. Gerakan ini
dilakukan melalui berbagai upaya bersama dan tindakan nyata dengan sasaran mencakup
seluruh Fasilitas Publik, Sarana Kesehatan, Sarana Instansi milik pemerintah, Sarana
Infrastruktur, Sarana Masyarakat maupun sarana-sarana lainnya.
3. Gerakan Indonesia Tertib
Gerakan Indonesia Tertib yang menjadi bagian dalam gerakan revolusi mental
untuk mengubah perilaku masyarakat Indonesia agar menjadi lebih tertib dalam mematuhi
hukum dan peraturan yang berlaku di segala aspek kehidupan. Dari berbagai kegiatan
Gerakan Indonesia Tertib ini diharapkan mampu merubah paradikma yang ada di
masyarakat sehingga Indonesia menjadi salah satu pelopor dunia melalui ketertiban di
segala aspek kehidupan.
4. Gerakan Indonesia Mandiri
Gerakan Indonesia mandiri ini berfokus pada peningkatan perilaku yang
mendukung tercapainya kemandirian bangsa dalam berbagai sektor kehidupan,
peningkatan perilaku yang mendukung tercapainya pertumbuhan kewirausahaan dan
ekonomi kreatif, peningkatan peran koperasi dan UMKM terhadap ekonomi
nasional,peningkatan apresiasi seni, kreativitas karya budaya dan warisan budaya,
peningkatan perilaku yang mendukung tercapainya pemerataan ekonomi dan
pengembangan potensi daerah tertinggal, peningkatan perilaku yang mendukung
penggunaan produk dan sebesar-besarnya komponen dalam negeri.
5. Gerakan Indonesia Bersatu
Program ini fokus pada peningkatan perilaku yang mendukung kehidupan
demokrasi Pancasila, peningkatan perilaku toleran dan kerukunan inter dan antar umat
beragama, peningkatan perilaku yang mendukung kesadaran nasionalisme, patriotisme,
dan kesetiakawanan sosial, peningkatan kebijakan yang mendukung persatuan dan
kesatuan bangsa, peningkatan perilaku yang memberikan pengakuan dan perlindungan
terhadap kaum minoritas, marjinal, dan berkebutuhan khusus.

MANFAAT

KKN-RM diharapkan dapat memberikan manfaat kepada mahasiswa, masyarakat dan


pemerintah daerah, perguruan tinggi sebagai berikut :

1. Mahasiswa
a. Memperdalam pengertian dan penghayatan mahasiswa terhadap Revolusi Mental
melalui unsur-unsur strategis revolusi mental yaitu etos kerja, integritas dan gotong-
royong dalam perilaku hidup keseharian di masyarakat.
b. Memperdalam pengertian dan penghayatan mahasiswa terhadap seluk beluk
keseluruhan dari masalah pembangunan dalam hal Gerakan Indonesia Melayani,
Gerakan Indonesia Bersih dan Gerakan Indonesia Tertib.
c. Mendewasakan cara berfikir serta meningkatkan penalaran mahasiswa dalam
melakukan aksi nyata Revolusi Mental melalui Gerakan Indonesia Melayani, Gerakan
Indonesia Bersih dan Gerakan Indonesia Tertib.
d. Memberikan keterampilan kepada mahasiswa untuk melaksanakan pembangunan dan
pengembangan masyarakat berdasarkan integritas, etos kerja dan kegotong-royongan.
e. Membina mahasiswa menjadi motivator, dinamisator dan problem solver.
f. Memberikan pengalaman belajar sebagai kader pembangunan Revolusi Mental yang
terinternalisasikan dalam sikap dan rasa cinta terhadap nilai-nilai integritas,etos kerja
dan gotong-royong.
2. Masyarakat, Mitra dan Pemerintah Daerah
a. Memperoleh bantuan pemikiran, tenaga, ilmu pengetahuan, teknologi dan seni dalam
merencanakan dan melaksanakan pembangunan khususnya dalam hal membangun
integritas, etos kerja dan gotong-royong.
b. Memperoleh cara-cara baru yang dibutuhkan untuk merencanakan, merumuskan dan
melaksanakan pembangunan.
c. Memperoleh pengalaman dalam menggali serta menumbuhkan potensi swadaya
masyarakat sehingga mampu berpartisipasi aktif dalam pembangunan sehingga
tercipta sikap/perilaku melayani, perilaku bersih dan perilaku tertib.
d. Terbentuknya kader-kader penerus pembangunan yang mempunyai sikap integritas,
etos kerja yang tinggi dan tumbuhnya sifat-sifat kegotong-royongan didalam
masyarakat sehingga terjamin kelanjutan upaya pembangunan.
e. Memanfaatkan bantuan pemikiran mahasiswa dalam melaksanakan program dan
proyek pembangunan yang berada dibawah tanggung jawabnya.
f. Memperkuat kesadaran masyarakat desa terhadap tanggap bencana kawasan pantai
selatan.
3. Perguruan Tinggi
a. Memperoleh umpan balik sebagai hasil pengintegrasian mahasiswanya dengan proses
pembangunan ditengah-tengah masyarakat sehingga tercipta atau terwujud
sikap/perilaku bersih, tertib dan melayani dalam menumbuhkan peduli dan kontribusi
pada masyarakat.
b. Memperoleh berbagai kasus yang berharga yang dapat digunakan sebagai contoh
dalam memberikan pelayanan, kebersihan dan ketertiban.
c. Meningkatkan, memperluas dan mempererat kolaborasi antar pusat dan daerah terkait
dengan pelayanan, kebersihan dan ketertiban dalam sikap dan perilaku.

KELOMPOK SASARAN

Sasaran KKN-RM adalah masyarakat umum mulai pranata sosial yang kecil (RT, RW,
Lingkungan, dan desa/kelurahan)
BENTUK KEGIATAN

B. Gerakan Indonesia Bersih

1. Nama Kegiatan : Giat Bersih Pantai Lenggoksono


a. Identifikasi Permasalahan : Masih kurangnya kesadaran masyarakat
dan wisatawan di Pantai Lenggoksono
terhadap kebersihan pantai dan fasilitas
publik disekitar pantai.
b. Waktu Pelaksanaan : Hari Jumat pada tanggal 12 Juli 2019
c. Kelompok sasaran : Kelompok sasaran dalam kegiatan tersebut
adalah seluruh anggota KKN Revolusi
Mental UB, kelompok sadar wisata
(POKDARWIS) dan masyarakat Desa
Purwodadi.
d. Indikator & Target Keberhasilan : Indikator keberhasilan dalam kegiatan
tersebut adalah adalah terciptanya
lingkungan serta fasilitas publik di Pantai
Lenggoksono yang bersih dan nyaman. Dan
terwujudnya sikap sadar kebersihan.
e. Tahapan Kegitan Penyelesaian : Melakukan kegiatan bersih Pantai
Lenggoksono yang melibatkan seluruh
anggota KKN Revolusi Mental UB dan
masyarakat Desa Purwodadi hingga
mencakup kebersihan area disekitar bibir
pantai dan terbebas dari sampah plastik.
f. PIC : Rizky Erik Setyawan
g. Keberlanjutan dan Kelembagaan : Keberlanjutan dari acara ini yaitu
dilaksanakannya kegiatan bersih pantai
setiap hari jumat yang dikoordinir oleh
kelompok sadar wisata setempat.
h. Rekomendasi Tindak Lanjut : Sebaiknya alat dan bahan yang digunakan
dalam kegiatan tersebut adalah yang sesuai
dan disediakan penampungan sampah
yang memadai.
4. Lapiran Foto :
JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN

Juni Juli
No Nama Kegiatan
25 26 27 28 29 30 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24
Pembuatan Plakat
1
Desa
Pembuatan Plakat
2
Jalur Evakuasi
Pembuatan
3
Tempat Sampah
Giat Bersih Pantai
4
Lenggoksono
5 Laskar Pelangi
6 Belajar Mengaji
Purwodadi
4
Tanggap Bencana
5 Giat Bersih Desa
7 “Sekolahku Bersih”
Melirik Asah di
8
Bangku SMA
Menjaga
10 Kebersihan
Lingkungan
Program Pantau
11
Sehat
KKN REVOLUSI MENTAL UNIVERSITAS BRAWIJAYA 2019
DESA PURWODADI

HARGA
JUMLAH
No KEGIATAN/SUB KEGIATAN/JENIS BELANJA/ RINCIAN BELANJA VOLUME SATUAN SATUAN
BIAYA (Rp)
(Rp)

I Pembiayaan Pelaksanaan Program KKN


Kegiatan KKN Revolusi Mental
1 Gerakan Indonesia Melayani
Pembuatan Banner KKN
Cetak Banner (KKN dan Kegiatan) 2 Banner (3x1) 2 Buah 150.000 300.000
Cetak Banner 1 Banner (2x3) 1 Buah 107.000 107.000
Cetak Poster 5 Poster 5 Buah 10.000 50.000
Vandel 2 Buah 2 Buah 200.000 400.000
Vector art/Karikatur 2 Buah 2 Buah 150.000 300.000
Tali Rafia 1 Bal 1 Buah 18.000 18.000
Lakban 2 Buah 2 Buah 18.000 36.000
Paku Payung 2 Kotak 2 Kotak 6.000 12.000
Gunting 3 Buah 3 Buah 10.000 30.000
Cutter 3 Buah 3 Buah 10.000 30.000
Kertas HVS 2 Rim 2 Rim 55.000 110.000
Kayu 5 Batang 5 Batang 20.000 100.000
Program Pantau Sehat
Sun beras merah 1 pack 7.225 7.225
Sun Wortel Brocoli 1 pack 7.225 7.225
Sun pisang susu 15 pack 9.700 145.500
Sun MP Asi Bubur Bayi 15 pack 9.850 147.750
Milna biskuit bayi 6+ 6 pack 18.000 108.000
SGM 3+ madu 400 gr 1 dus 32.900 32.900
SGM BBLR 400 gr 2 dus 78.000 156.000
SGM 3+ coklat 400 gr 1 dus 33.065 33.065
SGM progres 5 madu 400 gr 1 dus 33.065 33.065
Kacang hijau 6 kg 20.000 120.000
Gula Merah 3 kg 11.900 35.700
Plastik tomat 1/4kg 3 pack 8.700 26.100
Hot cup 6,5 oz 3 pack 15.000 45.000
Cup plastik 65 ml 3 pack 7.000 21.000
Total 918.530
Sosialiasi SD
Kertas Lipat 2 pack x 1 lokasi 2 Pack 11.000 22.000
Sosialiasi SMP
Spidol 1 buah 1 Buah 7.000 7.000
Fotocopy Materi 60 lembar x 3 periode 120 Lembar 150 18.000
TOTAL 2.034.000
2 Gerakan Indonesia Bersih
Penyuluhan Pengolahan Sampah dan Produksi Kompos
Honor narasumber 1 org x 2 jm 2 OK
Transport Narasumber 1 org x 1 lokasi 1 OK
Konsumsi Makan 5 Kotak x 1 lokasi 5 Kotak 20.000 100.000
Snack 150 buah 150 buah 1.000 150.000
Aqua botol 5 buah 5 buah 3.500 17.500
Aqua kardus 1 dus 1 dus 30.000 30.000
Teh celup 1 pack 1 pack 5.000 5.000
Kopi 1/4 kg 1/4 kg 8.000 8.000
Cangkul 1 buah 1 buah 95.000 95.000
Skrop 1 buah 1 Buah 60.000 60.000
Ember 2 buah 2 Buah 30.000 30.000
Trash Bag 5 buah 5 buah 2.000 10.000
Cetak Undangan 50 Lembar 50 lembar 1.000 50.000
Cetak daftar hadir 5 Lembar 5 Lembar 1.000 5.000
TOTAL 860.500
Pembuatan Plakat
Kayu 6 batang 6 batang 15.000 90.000
Cat yoko 3 kg 3 Kg 45.000 135.000
Cat Avian ½ kg 1/2 Kg 35.000 35.000
Thinner B 2 botol 2 botol 8.500 17.000
Thinner Emco 1 Litter 1 Litter 25.000 25.000
Phylox 1 kaleng 1 kaleng 35.000 35.000
Paku biasa 1 kg 1 Kg 30.000 30.000
Paku cor 1 dus 1 Dus 20.000 20.000
Paku usuk ½ kg 1/2 kg 20.000 20.000
Kuas Cat 8 buah 8 buah 6.000 48.000
Kayu Irisan kecil 4 irisan 4 Irisan 15.000 60.000
Kayu Irisan Besar (kayu mindi) 2 irisan 2 Irisan 110.500 221.000
Palu 2 buah 2 buah 50.000 100.000
Gergaji 2 buah 2 buah 75.000 150.000
Cat Vernnis 1 kaleng 1 Kaleng 40.000 40.000
TOTAL 1.026.000
Gerakan Pembuatan Tempat Sampah
Cat Warna Kuning (cat yoko) 2 kaleng 2 kaleng 45.000 90.000
Cat Warna Hijau (cat yoko) 2 Kaleng 2 Kaleng 45.000 90.000
Cat warna putih (cat yoko) 1 kaleng 1 Kaleng 45.000 45.000
Cat warna hitam (cat avian) 2 kaleng 2 Kaleng 70.000 140.000
Kuas lukis 5 buah 5 buah 2.000 10.000
Ember plastik 16 buah 16 buah 21.000 336.000
Tinner 6 botol 6 botol 20.000 120.000
Kayu Reng 16 batang 16 Batang 15.000 240.000
Paku beton 2 dus 2 dus 17.000 34.000
Semen 6 kg 6 Kg 5.000 30.000
Ember 2 buah 2 Buah 15.000 15.000
Pasir 1 karung 1
Gerakan Bersih Pantai
Sapu Lidi 5 buah x 2 lokasi 10 Buah 20.000 200.000
Trashbag 2 pack x 2 lokasi 4 Pack 23.000 92.000
Konsumsi Cemilan (Gorengan) 75 buah x 2 lokasi 150 Buah 1.000 150.000
Konsumsi Minuman 2 dus x 2 lokasi 4 Dus 32.000 128.000
Gerakan Sekolahku Bersih
Plastik sampah 5 lembar x 3 lokasi 15 Lembar 1.000 15.000
Buku tulis 1 pack x 3 lokasi 3 Pack 19.750 59.250
Bolpoint 4 pack x 3 lokasi 12 Pack 8.750 70.000
TOTAL 3.797.250
3 Gerakan Indonesia Mandiri
Pelatihan Pengolahan Pisang
Aqua 1 dus 29.000 29.000
Telur 1 kg 22.000 22.000
Aqua Botol 5 botol 3.500 19.500
Sunlight 2 pack 15.000 30.000
Minyak goreng 2 liter 25.000 50.000
Rinso 1 kg 18.000 18.000
Mi Kijang 2 pack 10.000 20.000
Mi Jagung 2 pack 6.000 12.000
Kecap 2 pack 2.500 5.000
Maizena 2 pack 7.000 14.000
R10B Putih AK 350 gr 12 pcs 1.050 12.600
Kresek 7 pcs 1.500 10.500
Kertas Roti Putih 5 lembar 1.400 7.000
Gelas agar agar 60 ml 50 pcs 120 6.000
Hercules Baking Powder 3 pcs 5.000 15.000
Soda Japan 3 pcs 3.000 9.000
Chip Cokelat ½ kg 1 pcs 35.000 35.000
Blueband 4 pcs 7.900 31.600
Bogasari Segitiga Biru 3 pcs 10.500 31.500
Nutrijell 5 pcs 1.750 8.750
Cup 9,5 kb 2 pcs 1.000 2.000
Samir GX22 (Mika Kotak Nasi) 12 pcs 300 3.600
TOTAL -
4 Gerakan Indonesia Bersatu
Gerakan Tanggap Bencana
Konsumsi Pemateri (Makan + Snack +
Minum) 5 kotak x 1 lokasi 5 kotak 30.000 150.000
Konsumsi Peserta (Snack + Minum) 50 kotak x 1 lokasi 50 kotak 20.000 1.000.000
Cetak Materi 50 buah x 1 lokasi 50 buah 4.000 200.000
Gerakan Laskar Pelangi ( Pendewasaan
Usia Pernikahan)
Konsumsi Pemateri ( Makan + Snack +
Minum) 5 kotak x 1 lokasi 5 kotak 30.000 150.000
Cetak Materi 50 buah x 1 lokasi 50 buah 4.000 200.000
Buku Tulis (Hadiah Game) 1pack 1 pack 40.000 40.000
Tempat Pensil (Hadiah Game) 2 buah 2 buah 15.000 30.000
Alat Tulis (Hadiah Game) 1 pack 1 pack 30.000 30.000
Bolpoint 1 pack 1 pack 20.000 20.000
Snack 500 an (Hadiah Game) 2 pack 2 pack 20.000 40.000
Kertas Payung warna coklat 2 buah 2 buah 3.000 6.000
Doorprize 20 buah 20 buah 20.000 400.000
Gerakan Belajar Mengaji
Spidol Boardmarker 7 buah 7 buah 8.000 56.000
Kapur Papan Tulis 1 pack 1 pack 5.000 5.000
Papan Tulis Whiteboard 1 buah 1 buah 65.000 65.000
Iqro & Juz Amma 25 buah 25 buah 5.000 125.000
Penghapus Papan Tulis 2 buah 2 buah 5.000 10.000
Buku Tulis 1 pack 1 pack 24.700 40.000
Tuding Ngaji 25 buah 25 buah 1.500 37.500
Kotak Pensil 10 buah 10 buah 7.500 75.000
Kertas Kado 6 buah 6 buah 2.000 12.000
Buku Doa 28 buah 28 buah 2.750 77.000
Buku Tajwid 4 buah 4 buah 2.500 10.000
Buku Cerita 4 buah 4 buah 6.500 26.000
Poster Hijaiyah 5 buah 5 buah 2.000 10.000
Poster Tata Cara Sholat 4 buah 4 buah 1.100 4.400
Pensil 10 buah 10 buah 1.000 10.000
Rautan 10 10 buah 700 7.000
Penghapus 10 10 buah 400 4.000
Gerakan Bakti Sosial
Konsumsi 40 kotak 40 kotak 12.500 500.000
Buku Pembelajaran 40 buah 40 buah 5.000 200.000
Santunan 40 anak 40 anak 50.000 2.000.000
Doorprize 20 buah 20 buah 20.000 400.000
Total 4.995.000
TOTAL SELURUHNYA 10.826.250
SUSUNAN ANGGOTA KKN REVOLUSI MENTAL UB 2019 DESA PURWODADI

NO NAMA NIM LOKASI DUSUN

1 Ayunda Nurul Fikri 145090407111015 Dusun Purwodadi

2 Aborul Amin 155090701111010 Dusun Purwodadi

3 Amalia Saraswati 155100301111071 Dusun Purwodadi

4 Anang Nurpriyonggo 155090301111031 Dusun Purwodadi

5 Ayu Kristi Nugraheni 165090407111033 Dusun Purwodadi

6 Betha Putri Nur Iswahyudi 165110101111033 Dusun Purwodadi

7 Dian Mela Saputri 165090301111032 Dusun Purwodadi

8 Fahad Dzulqornain 165090700111013 Dusun Purwodadi

9 Fauzi Budi Wicaksono 165090300111010 Dusun Purwodadi

10 Irke Erfina Tantri 165110601111018 Dusun Purwodadi

11 J.Vica Intan Priliana 165090301111013 Dusun Purwodadi

Lalu Muhammad Shirr


12 145090307111014 Dusun Purwodadi
Wujudulhaaq

13 Milkhatuz Zahroh 165090300111005 Dusun Purwodadi

14 Muchamad Anjar Fadillah 165090301111038 Dusun Purwodadi

Muhammad Rizqi Rajabhani


15 165090407111016 Dusun Purwodadi
Gantoro

16 Neni Eka Wulandari 165090301111002 Dusun Purwodadi

17 Okky Ardiansyah 165090700111017 Dusun Purwodadi

18 Rahmad Fuady 165090707111006 Dusun Purwodadi


19 Rizky Erik Setyawan 165090707111032 Dusun Purwodadi

20 Sasa Vio Anggreani 165090801111005 Dusun Purwodadi