Anda di halaman 1dari 7

RANCANGAN PENGENDAP DEBU DAN ASAP PADA RUANGAN TERTUTUP DENGAN

MENGGUNAKAN TEGANGAN TINGGI DC

Rizki Pratama Putera*, Indra Jaya**, Tajuddin Waris**

Abstrak – Pencemaran udara merpakan hal yang patut menjadi perhatian saat ini mengingat bahayanya
bagi kesehatan dan kemampuannya untuk merusak lapisan ozon. Pengunaan teknologi pembersihan udara
secara mekanis saat ini sudah tidak efektif untuk mengatasi polusi udara yang kadarnya sudah mencapai
menengah keatas yang terjadi pada aktivitas-aktivitas rumah tangga, perkantoran ataupun industri
menengah ke atas.

Dalam jurnal ini akan disajikan suatu metode untuk membersihkan udara dengan menggunakan
medan listrik tegangan tinggi yang dikenal dengan pembersihan udara secara elektrostatis.

Pembersihan udara dengan metode ini terjadi dengan mengalirkan udara yang mengandung
polutan ke dalam ruangan yang berisi elektroda tegangan tinggi kemudian diendapkan dengan
menggunakan pelat pengendap bermuatan listrik.

I. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang berdasarkan prinsip elektrostatis dimana
Pencemaran udara yang diharapkan mampu membersihkan udara
disebabkan partikel asap dan debu dengan efisiensi diatas 90%
adalah sesuatu yang perlu diperhatikan menggunakan daya seminimal mungkin
dan ditanggulangi saat ini, karena dan dengan perancangan komponen
bahaya kesehatan yang ditimbulkan seefektif mungkin secara teori dan
pada makhluk hidup disekitarnya dan nantinya akan di uji untuk mendapatkan
dapat meningkatkan kadar polusi di rancangan yang memiliki eefektitas
atmosfer yang dapat merusak lapisan yang tinggi.
ozon. Pembersihan udara secara 1.2 Tujuan
mekanis saat ini sudah tidak efektif lagi 1. Mengetahui dan memahami prinsip
untuk mengatasi masalah polusi dalam kerja penggunaan tegangan tinggi
skala menengah ke atas karena DC dalam pengendapan debu dan
memerlukan biaya penggantian material asap atau yang biasa disebut
dan perawatan bagian mekanis secara electrostatic precipitator.
2. Mengetahui dan memahami prinsip
berkala yang memerlukan biaya yang
pembangkitan tegangan tinggi DC
besar. Oleh karena itu diperlukan yang akan digunakan pada alat.
metode pebersihan udara dari polusi 3. Mengetahui hubungan jenis
yang memiliki efisiensi dan nilai elektroda dan tegangan yang
ekonomis yang tinggi. Pada tugas akhir diaplikasikan terhadap
yang saya kerjakan, saya mencoba jumlah/massa debu dan asap yang
diendapkan.
membuat suatu rancangan pengendapan
4. Merancang pengendap debu dan
polusi pada udara yaitu asap dan debu asap berdasarkan prinsip

** Staff Pengajar Jurusan Elektro FTUH


* Mahasiswa Jurusan Elektro FTUH
elektrostatik dengan efisiensi yang tersebut. Sifat inilah yang dapat
tinggi, aman bagi kesehatan dan dimanfaatkan untuk melakukan pembersihan
baik digunakan dalam ruangan udara secara elektrostatis.
tertutup
2.2. Sistem pembangkitan plama lucutan
korona dengan tegangan tinggi
1.3 Batasan Masalah
Elektron yang bebas bergerak di udara
1. Tidak membahas metode umumnya berasal dari radiasi radio-aktif
pembersihan udara selain yang terdapat di alam bebas dan juga dengan
adanya sinar kosmik.
pembersihan secara elektrostatis
Bila dua buah konduktor
2. Tidak membahas fenomena mempunyai penampang kecil dibandingkan
fisika dan kimia yang nantinya jarak antara kedua kawat tersebut diberi
akan terjadi secara mendetail tegangan tinggi, maka korona dapat terjadi.
3. Tidak membahas penurunan Pada tegangan y ang cukup rendah tidak
rumus yang akan digunakan terlihat adanya tanda-tanda. Bila tegangan
secara mendetail. dinaikkan, maka korona dapat terjadi secara
4. Pembahasan hanya terpusat pada bertahap. Pertama kali konduktor akan
perancangan bagian elektronik terlihat bercahaya, mengeluarkan suara
dan hanya menunjukkan hal-hal mendesis dan berbau ozon. Warna
yang bersifat eksperimental. cahayanya adalah ungu muda. Bila tegangan
dinaikkan terus maka akan semakin terang
terutama pada daerah yang kasar
permukaaannya, runcing dan kotor cahaya
II. DASAR TEORI akan bertambah besar dan terang.
2.1. Debu dan asap sebagai parameter Elektron-elektron yang posisinya
pencemar udara dalam ruang tertutup dekat dengan konduktor tegangan tinggi
Udara bebas mengandung berbagai dipengaruhi oleh adanya medan listrik yang
macam partikel, salah satunya partikel menuju atau menjauhi konduktor tersebut.
Selama gerakannya ini, elektron yang
pulutan yang berupa asap dan debu. Asap
melewati gradient medan listrik akan
sendiri merupakan partikel aerosol dari sisa bertubrukkan dengan molekul dari udara,
pembakaran bahan bakar ataupun berasal yang kemudian terjadi ionisasi pada molekul
dari pembakaran rokok. Dalam asap sendiri tersebut.
terdapat partikel padat yang bersifat logam Karena adanya ionisasi tersebut,
dan ada pula partikel gas yang ukurannya maka akan terdapat ion positif dan elektron
sangat kecil sekitar 0.1 - 1 mikrometer. yang bebas, yang akan akan mendorong
terjadinya ionisasi lanjutan. Proses ini
Debu sendiri merupakan partikel yang
berkelanjutan yang kemudian membentuk
melayang bebas diudara dan dengan banjiran elektron (avalance). Eksperimen
berbagai macam ukuran dan massa. Partikel yang dilakukan oleh Townsend, yang
debu yang memiliki massa yang relatif memberikan suatu koefisien dari jumalh
tinggi akan dipengaruhi oleh gaya gravitasi. eketron yang dihasilkan oleh sebuah
Debu yang memiliki sifat logam akan electron yang bergerak sepanjang satu
dengan mudah terpengaruh dengan efek sentimeter dalam medan yang seragam,
koefisien ini disebut dengan koefiesien
elektromagnetis. Partikel debu dan asap
ionisasi pertama dari Townsend. Arus listrik
dapat dengan mudah berubah sifat menjadi yang terjadi oleh pelepasan elekron adalah:
suatu ion jika diberi medan listrik tegangan
tinggi tergantung sifat kimia partikel
………………………….………..(2.9 2.4. Elektroda pengion
) Elektroda yang dimaksud kali ini
Dimana : adalah elektroda yang diberi tegangan
I = arus pelepasan tinggi DC yang berasal dari trafo
I0= arus awal
flyback. Untuk elektroda ini sendiri akan
a = koefisien townsend
dibuat beberapa bentuk yang nantinya
d = jarak
akan di ujian untuk mengetahui
Ada beberapa cara untuk membangkitkan elektroda mana yang memiliki efisiesi
tegangan tinggi DC yaitu dengan yang paling baik.
menggunakan pengganda tegangan dan 2.5. Pelat pengendap
dengan menggunakan trafo tegangan tinggi. Pelat pengendap yang dimaksud
Pada tugas akhir ini digunakan trafo disini adalah susunan lempengan logam
tegangan tinggi yaitu berupa trafo flyback. yang diberi potensial listrik DC yang
Trafo flyback didesain untuk menghasilkan saling berkebalikan. Pada perancangan
tegangan keluaran yang tinggi dengan arus filter ini diperlukan analisa secara teori
yang kecil. Sehingga inputnya memerlukan
untuk menentukan luas lempengan
tegangan DC dengan frekuensi tinggi.
Keuntungan menggunakan frekuensi
pengendap dan besar tegangan yang
tinggi adalah berkurangnnya arus yang diperlukan untuk menghasilkan efisiensi
digunakan sehingga menurunkan pemakaian secara maksimal.
daya. Pengontrolan tegangan output pun
dapat dengan mudah dilakukan dengan
mengatur frekuensi input. III. PERANCANGAN ALAT
3.1. Perancangan geometri alat uji
2.3. Hukum Couloumb dan muatan listrik
Hukum Coulumb menyatakan bahwa 2
muatan yang berbeda jenis akan saling tarik
menarik dan yang sama jenis akan tolak
menolak. Sebuah muatan listrik yang
mendapat pengaruh dari suatu medan listrik
akan berperilaku sama seperti yang terjadi
dalam hokum couloumb. Medan listrik
dalam percobaan dapat diperoleh dengan
memberikan tegangan DC yang relative
Gambar 3.1 rancangan alat uji secara
tinggi pada elektroda yag digunakan. Gaya
yang berlaku pada 2 muatan listrik akan keseluruhan
berbanding lurus dengan hasil kali 2 muatan
tersebut dan berbanding terbalik dengan Bodi alat secara keseluruhan terbagi atas 3
kuadrat jaraknya atau dapat dituliskan dalam bagian yaitu :
persamaan : 1. Ruang Pengasapan : tempat untuk
menghasilkan asap yang
F= akan dijadikan ahan uji
2. Ruang Ionisasi : Tempat Elektroda
Dimana : tegangan tinggi DC terpasang
F = gaya coulomb dan diharapkan terjadi ionisasi partikel
K = tetapan couloumb asap pada ruangan ini
q = muatan listrik
r = jarak antara 2 muatan
3. Ruang Pengendapan : Tempat pengaturan frekuensi yang berasal dari IC
Pengendapan partikel terionisasi timer ditentukan dengan rumus :
terdiri dari susunan pelat yang diberi
tegangan DC sekitar 10kV f=
3.2. perancangan geometri elektroda 1 / (0.693. (R1+R2).C)
tegangan tinggi Sehingga pengaturan frekuensi dapat
ditentukan dengan pengaturan nilai R1, R2
atau nilai Kapasitansi yang terpasang pada
pin trigger IC timer. Selain itu tegangan
output trafo Flyback dapat diatur dengan
mengatur duty cycle yang dapat dilihat pada
persamaan dibawah ini :
Duty Cycle = R1 /(R1 + R2)
3.3. perancangan power supply dan
IV. HASIL DAN PEMBAHASAN
pembangkit tegangan tinggi DC
4.1. Pengujian dengan menggunakan
elektroda jarum

Hubungan tegangan dengan


efisiensi ESP pada pengujian
dengan elektroda jarum
100
Efisiensi (%) 50
0
10 15
20
Tegangan Uji (KV)

Gambar 4.1. Hubungan tengangan dan


efisiesi pada pengujian dengan elektroda
jarum

Gambar 3.3. A. Rangkaian dengan


multisim B. Bentuk fisik rangkaian power
supply dan pembangkit
tegangan tinggi
Besar tegangan keluaran trafo flyback dapat
diatur dengan menentukan nilai fekuensi
tegangan input. Adapun persamaan untuk
4.2. Pengujian dengan menggunakan 4.4. Pengujian dengan menggunakan
elektroda batang elektroda pelat

Hubungan tegangan dengan Hubungan tegangan dengan


efisiensi ESP pada pengujian efisiensi ESP pada pengujian
dengan elektroda batang dengan elektroda pelat
100 100

Efisiensi (%)
Efisiensi (%)

0
0
10 15
10 15 20
20
Tegangan Uji (KV)
Tegangan Uji (KV)

Gambar 4.4. Hubungan tegangan dengan


Gambar 4.2. Hubungan tengangan dan
efisiensi ESP pada pengujian dengan
efisiesi pada pengujian dengan elektroda
elektroda pelat
batang

Adapun data hasil pengujian dapat dilihat


pada tabel di bawah ini :
4.3. Pengujian dengan menggunakan
elektroda kawat

Hubungan tegangan dengan


efisiensi ESP pada pengujian
dengan elektroda kawat
100
Efisiensi (%)

0 Gambar 4.5. Tabel hasil pengujian dengan


10 15 menggunakan berbagai elektroda dan
20
Tegangan Uji (KV)
tegangan

Hubungan Elektroda dengan


100 efisiensi dan tegangan uji
Gambar 4.3. Hubungan tengangan dan
efisiesi pada pengujian dengan elektroda 80
EFISIENSI (%)

kawat
60

40

20

0
10
15
20

TEGANGAN UJI (KV)


pelat tanpa elektroda pengion
Gambar 4.6. Grafik hubungan elektroda 4. Perancangan alat pengendap debu dan
dengan efisiensi dan tegangan uji asap (electrostatic precipitator) pada
ruangan tertutup memiliki nilai
V. KESIMPULAN DAN SARAN ekonomis yang tinggi jika digunakan
dalam rumah tangga atau industry
Kesimpulan yang dapat diambil dari menengah karena memiliki efisiensi
penelitian ini ialah : yang tinggi dan tidak menimbulkan bau
1. Electrostatic precipitator (ESP) bekerja ozon yang berlebih dalam
mengendapkan debu, asap dan partikel- penggunaannya, dan sebaliknya akan
partikel lainnya di udara berdasarkan memiliki nilai ekonomis yang rendah
prinsp elektrostatik dimana partikel- jika digunakan misalnya pada ruangan
partikel di udara dialirkan masuk ke untuk pembersihan asap rokok karena
dalam ESP kemudian diionisasi oleh konsentrasi asap yang terlalu rendah dan
elektroda tegangan tinggi positif dan akan lebih baik jika menggunakan
diendapkan oleh pelat pengendap yang pembersihan secaramekanis.
bermuatan negative dan dalam pengaruh
medan listrik dari tegangan tinggi. V.1. Saran
2. Pembangkitan tegangan tinggi terjadi 1. Untuk penelitian ESP selanjutnya
pada trafo flyback dimana pulsa DC sebaiknya disediakan fasilitas alat ukur
frekuensi tinggi disuplai pada sisi yang memadai pada lab teknik elektro
sekundernya kemudian ditransfomasikan agar data yang diperoleh semakin akurat.
ketegangan yang lebih tinggi berkali-kali 2. Peneltian tentang pengembangan ESP
lipat dari tegangan masukannya. selanjutnya diharapakan dapat
Penggunaan frekuensi tinggi mengkalkulasi efisiensi dari penggunaan
dimaksudkan untuk memperkecil berbagai jenis elektroda dan tegangan
dimensi trafo dan meningkatkan yang bervariasi secara teori.
keamanan dari alat dengan memperkecil 3. Pemakaian pembangkit tegangan tinggi
arus keluaran sehingga sesuai dengan dengan trafo flyback perlu dihindari
spesifikasi yang dinginkan dalam untuk pemakaian komersial.
perancangan alat. Perancangan trafo tegangan tinggi yang
3. Penggunaan elektroda peng-ion baik harus dilakukan.
meningkatkan efisiensi dari ESP. Besar
tegangan dan geometri elektroda sangat DAFTAR PUSTAKA
mempengaruhi efisiensi dari
ESP.Semakin besar tegangan yang [1] AilaHaris, MukhtarIkhsan, Rita Rogayah
diaplikasikan pada elektroda Peng-ion (2004).Asap Rokok sebagai Bahan
maka efisiensi dari ESP semakin besar. Pencemar dalam Ruangan. Jakarta
Hal ini berlaku untuk semua jenis :Departemen Pulmonologi dan Ilmu
elektroda peng-ion yang digunakan. Kedokteran Respirasi, Fakultas Kedokteran
Efisiensi terbaik didapatkan dari Universitas Indonesia - RS Persahabatan,
penggunaan elektroda kawat. [2]Suharyo widagdo (2004). Kualitas Udara
Dibandingkan elektroda lainnya Dalam Ruang Kerja. Jakarta :Pusat
elektroda jarum memiliki efisiensi yang Teknologi Reaktor dan Keselamatan Nuklir –
paling tinggi untuk setiap pengujian BATAN
dengan nilai tegangan berbeda. [3]Departemen Kesehatan RI (2003:44)
[4]Raymond Ehrhard (1999): Electrostatic
Precipitators for Particulate Matter.Stony
Point, NY 10980 :Continuing Education and
Development, Inc
[5] Aip Saripudin (2009): Praktis Belajar
Fisika 3. Jakarta : Pusat Perbukuan
Departemen Pendidikan Nasional, 2009
[6] Nurlailati, Agung Warsito, Abdul Syakur
(2003). Aplikasi Tegangan Tinggi Pada
Pengendap Debu Elektrostatik. Yogyakarta:
Universitas Dipanegara