Anda di halaman 1dari 2

1.

5 LANDASAN TEORI

A. Hygiene Industri

Hygiene adalah suatu ilmu kesehatan yang mengajarkan tata cara untuk
mempertahankan kesehatan jasmani, rohani, dan sosial dalam mencapai
tingkat kesejahteraan yang lebih tinggi, serta sebagai suatu usaha
pencegahan penyakit untuk menitik beratkan pada usaha kesehatan
perseorangan atau manusia beserta lingkungannya.

B. Faktor Yang Mempengaruhi Kesehatan Kerja

Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kesehatan kerja para tenaga


kerja antara lain yaitu faktor fisik, faktor biologis, faktor kimia, sanitasi
industri, dan pengolahan limbah.
Faktor Fisik
1) Bising :
Kebisingan diartikan sebagai suara yang tidak dikehendaki, misalnya
yang merintangi terdengarnya suara-suara, musik dan sebagainya
atau yang menyebabkan rasa sakit atau menghalangi gaya hidup.

 Jenis kebisingan :
− Kebisingan terus-menerus: dihasilkan oleh mesin-mesin yang
berputar;
− Kebisingan terputus-putus: seperti suara pesawat terbang di
udara;
− Kebisingan menghentak: seperti suara dentuman meriam
bom meledak.
 Akibat kebisingan :

TIPE URAIAN
Perubahan ambang batas
Kehilangan sementara akibat kebisingan,
pendengaran perubahan ambang batas permanen
Akibat akibat kebisingan
Lahiriah
Rasa tidak nyaman atau stress
Akibat fisiologis meningkat, tekanan udara
meningkat, sakit kepala, bunyi dering
Gangguan
Kejengkelan, kebingungan
emosional
Gangguan gaya Gangguan tidur atau istirahat, hilang
Akibat hidup konsentrasi saat bekerja, membaca
Psikologis dan sebagainya
Gangguan Merintangi kemampuan
pendengaran mendengarkan TV, radio,
percakapan, telepon dan sebagainya

Kebisingan yang dapat diterima oleh tenaga kerja tanpa


mengakibatkan suatu penyakit atau gangguan kesehatan yang
berpengaruh terhadap pekerjaan sehari-hari dalam waktu tidak
melebihi 8 jam sehari atau 40 jam seminggu, yaitu 85 dB (A)
(Permenakertrans No. 13/MEN/X/2011). Agar kebisingan tidak
mengganggu kesehatan atau membahayakan, perlu mengambil
suatu tindakan berupa penggunaan peredam pada sumber bising,
penyekatan, pemindahan, pemeliharaan, penanaman pohon,
pembuatan bukit buatan atau pengaturan tata letak ruang dan
penggunaan alat pelindung diri sehingga kebisingan tidak
mengganggu kesehatan atau membahayakan.

2) Getaran :

Getaran adalah gerakan teratur dari benda atau media dengan arah
bolak-balik dari kedudukan keseimbangan. Getaran terjadi saat mesin
atau alat dijalankan dengan motor sehingga pengaruhnya bersifat
mekanis.
 Jenis getaran:
− Getaran seluruh tubuh, mempunyai frekuensi 1-80 Hz,
− Vibrasi segmental, memapari tubuh pekerja seperti lengan
dan tangan. Getaran ini mempunyai frekuensi 5-1500 Hz.
3) Iklim dan Suhu:
Seorang tenaga kerja mampu bekerja secara efisien dan produktif bila
lingkungan kerja nyaman. Suhu nyaman bagi orang Indonesia adalah
24oC – 26oC. Bila iklim kerja panas menimbulkan ketidaknyamanan
saat bekerja dan menimbulkan gangguan kesehatan.