Anda di halaman 1dari 13

LAPORAN PRAKTIKUM FISIKA LANJUT

RESULTAN GAYA SEJAJAR

Dikerjakan Oleh:

Muhammad Zidnie Zein A. 180601147

PRODI TEKNIK INDUSTRI


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GRESIK
2019
KATA PENGANTAR

Puja dan puji syukur kami haturkan kepada Allah SWT yang telah memberikan
banyak nikmat, taufiq dan hidayah. Sehingga kami dapat menyelesaikan “laporan praktikum
fisika lanjut” dengan baik tanpa ada halangan yang berarti.

Laporan ini telah kami selesaikan dengan semaksimal mungkin berkat kerjasama dan
bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu kami sampaikan banyak terimakasih kepada
segenap pihak yang telah berkontribusi secara maksimal dalam menyelesaikan makalah ini.

Diluar itu, penulis sebagai manusia biasa menyadari sepenuhnya bahwa masih banyak
kekurangan dalam penulisan laporan praktikum ini, baik dari segi tata bahasa, susunan
kalimat maupun isi. Oleh sebab itu dengan segala kerendahan hati kami selaku penyusun
menerima segala kritik dan saran yang membangun dari para pembaca.

Demikian laporan praktikum ini kami buat, semoga dapat memberikan manfaat untuk
kelompok kami khusunya, dan menambah wawasan bagi para pembaca sekalian.

Gresik, 25 Mei 2018

Muhammad Zidanie Zein A.

i
ABSTRAK

Percobaan menyelidiki hubungan lengan gaya terhadap posisi resultannya untuk


mengetahui gaya atau beban terhadap suatu benda. Pada percobaan ini untuk mengukur atau
menimbang berat benda yang ingin diketahui beratnya.

ii
DAFTAR ISI

Kata Pengantar ........................................................................................................................i

Abstrak ....................................................................................................................................ii

Daftar isi ..................................................................................................................................iii

Bab I Pendahulan

1) Latar Belakang .............................................................................................................1


2) Rumusan Masalah ........................................................................................................1
3) Tujuan Percobaan .........................................................................................................1

Bab II Dasar Teori ....................................................................................................................2

Bab III Metode Percobaan

1) Gambar Rancangan Percobaan .....................................................................................3


2) Alat dan Bahan ..............................................................................................................3
3) Langkah-langkah Percobaan .........................................................................................3
4) Tabel Pengamatan .........................................................................................................4

Bab IV Hasil Pengamatan

1) Data ...............................................................................................................................5
2) Analisis .........................................................................................................................5

Bab V Pembahasan

1) Diskusi ..........................................................................................................................6

Bab VI Penutup

1) Simpulan .......................................................................................................................7
2) Saran .............................................................................................................................7

Daftar Pustaka ..........................................................................................................................8

Lampiran ..................................................................................................................................9

iii
BAB I

PENDAHULUAN

1) Latar Belakang
Resultan gaya adalah penjumlahan dari gaya-gaya yang bekerja pada suatu benda.
Resultan gaya dilambangkan dalam huruf R. Resultan gaya terbagi menjadi dua jenis
yaitu Resultan gaya sejajar adalah sebuah gaya yang bisa mewakili sekumpulan 
gaya sejajar serta mempunyai: o Arah yang sama dengan semua gaya tersebut o Besar
sama dengan penjumlahan besar semua gaya o Garis kerja yang dapat dicari berdasar
syarat bahwa momen resultan harus ,sama dengan penjumlahan momen setiap gaya.
Pada gambar di bawah dapat dipakai untuk menjelaskan hal tersebut. Dari gambar
tersebut dengan gaya – gaya sejajar F1 dan F2 dapat dibuat sumbu x yang tegak lurus
terhadap gaya – gaya dan titik O adlah titik sembarang yang dijadikan acuan. Karena
kedua gaya tidak berkomponen x maka besarnya resultan gaya: R = Σ Fy = F 1 + F 2
Sedangkan resultan momennya terhadap titik O adalah: Σ Γ 0 = x 1 F1 + x 2 F2 Dan
jika x adalah jarak dari O ke garis kerja resultan, maka momen dari resultan terhadap
O adalah: R x = (F 1 + F 2) x
Biasanya x dapat ditentukan dengan: Σ Γ 0 = R x x1 F1 + x 2 F2 = (F 1 + F 2) x 12
2211 FF FxFx x + + = Resultan dari sembarang gaya sejajar dapat ditentukan dengan
cara yang sama degan besar resultannya: R = Σ F Dan jika gaya – gaya itu sejajar
dengan sumbu y, maka koordinat x dari garis kerjanya (resultan) adalah: x= Σfx =Σfx
FR
. PUSAT BERAT Berat adlah resultan dari semua gaya tarik bumi yang dialami oleh
partikel zat dalam suatu benda. Tetapi karena jarak ke pusat bumi sedemikian jauhnya
sehingga gaya – gaya tersebut dapat dianggap sejajar. Dengan demikian berat benda
dapat diartikan sebagai resultan dari sejumlah besar gaya sejajarSedangkan pusat
berat dari benda dapat diilustrasikan dari gambar berikut yang memperlihatkan benda
tipis sembarang bentuk dan terletak pada bidang xy . Jika dimisalkan benda tersebut
terbagi atas partikel – partikel dengan berat w1, w2 dst maka: Berat total benda
tersebut adalah: W = w1 + w2 + ... = Σ w Koordinat x garis kerja W adalah: Titik
perpotongan garis kerja W pada kedua bagian dengan koordinat x , y dinamakan pusat
berat benda tersebut. Dan simetri suatu benda seringkali berguna untuk menentukan
pusat berat benda.

2) Rumusan Masalah
1. Bagaimana cara menentukan resultan yang sejajar ?

3) Tujuan Percobaan
Menyelidiki hubungan lengan gay terhadap posisi resultannya.

1
BAB II

DASAR TEORI

Resultan gaya sejajar adalah sebuah agay yang bisa mewakili sekumpulan gaya sejajar
serta mempunyai syarat :
1. Arah yang sama dengan semua gaya tersebut.
2. Besar sama dengan penjumlahan besar semua gaya.
3. Garis kerja yang dapat dicari berdasar syarat bahwa momen resultan harus sama dengan
penjumlahan momen setiap gaya.
Gaya-gaya sejajar F1 dan F2 dapat dibuat sumbu x yang tegak lurus terhadap gaya-gaya
dan titik O adalah titik sembarang yang dijadikan resultan gaya :
R= Fy = F1 + F2

Sedangkan resultan momennya terhadap titik O adalah :


0 = x1 F1 + x2 F2

Dan jika x adalah jarak dari O ke garis kerja resultan, maka momen dari resultan terhadap
O adalah:

R x = (F1 + F2) x

Biasanya x dapat ditentukan dengan:

0=R x

x1 F1 + x2 F2 = (F1 + F2) x

x F1x1 F2 x2
F1 F2
Resultan dari sembarang gaya sejajar dapat ditentukan dengan cara yang
sama degan besar resultannya:
R= F
Dan jika gaya – gaya itu sejajar dengan sumbu y, maka koordinat x dari
garis kerjanya (resultan) adalah:

x Fx Fx

2
F R

BAB III

METODE PERCOBAAN

1) Gambar Rancangan Percobaan

2) Alat dan Bahan

1. Dasar Statif 2 buah


2. Batang Statif, Pendek 1 buah
3. Batang Statif, Panjang 2 buah
4. Balok Penahan 2 buah
5. Beban (50 gram) 6 buah
6. Katrol Kecil 2 buah
7. Benang 1 buah
8. Batang Pensil 1 buah
9. Penggaris 1 buah

3) Langkah-Langkah Percobaan

1. Catatan massanya beban A, B, ddan C kedalam tabel.


2. Ukur pajang DE dan EF kemudian catat kedalam tabel.
3. Tambahkan 1 beban pada B dan 1 beban pada C
4. Ulangi langkahv1 sampai 3 dengan penambahan 1 beban
5. Geser ikatan tali yang ditengah pensil (yang digantungi) ke arah tali B sehingga
tercapai keadaan seimbang yang baru

3
4.Tabel Pengamatan

NO mA mB Mc F1 = F2 = W F3 F1 + DE EF F1 F2
F2
WA = B Wc (DE) (EF)

(mAg) = =
(m.B.g) (m.C.g)

1 0,017 0,015 0,014 0,17 0,15 0,29 0,32 0,135 0,119 0,32 0,41

4
BAB IV

HASIL PENGAMATAN

1) Data dan Analisis


Catat Hasil pengamatan pada tabel dibawah dan selesaikan isian lainya:

NO mA mB Mc F1 = F2 = W F3 F1 + DE EF F1 F2
F2
WA = B Wc (DE) (EF)

(mAg) = =
(m.B.g) (m.C.g)

1 0,017 0,015 0,014 0,17 0,15 0,29 0,32 0,135 0,119 0,32 0,41

5
BAB V

PEMBAHASAN

1) Diskusi
Pada praktikum yang dibahas kali ini adalah tentang resultan gaya . Adapun
tujuan dari praktikum kali ini adalah menentukan resultan gaya . Gaya yang
dibutuhkan untuk mengukur resultan gaya yang sejajar.

6
BAB VI

PENUTUP

1) Simpulan

Dari hasil penelitian/ pengamatan kami berdasarkan tabel yaitu :

1. Jika F1 dijumlahkan dengan F2 maka akan menghasilkan nilai yang sama


dengan F3 (F1+F2=F3). Dengan syarat yang terjadi adalah ketiga benang
dalam keadaan sejajar.
2. Jika F3 arahnya ke atas, maka F1+F2≠F3 karena resultan gaya hanya dapat di
ukur jika gaya F1 dan F2 sama besar.Jika arah F3 ke atas maka yang berlaku
ialah RF=F1+F2+F3, jadi F1+F2=RF-F3. Itu dikarenakan arah gaya semuanya
sama jika arah F3 ke atas. Tetapi jika arah F3 ke bawah sesuai dengan
praktikum kami kali ini maka F3 berfungsi sebagai pusat rotasi. Jika dalam
sistem jungkat-jungkit di sebut titik tumpu.
3. Karena sistem kerjanya sama dengan sistem kerja jungkat-jungkit, maka
z1=z2 untuk menjadikan ketiga benang menjadi sejajar (resultan gaya sejajar)
atau dalam sistem jungkat-jungkit adalah seimbang.

2) Saran
Lakukan penelian ini dengan hati-hati dan cermat dalam menghitung atau mengukur
hasil percobaan.
Demikian yang dapat kami paparkan mengenai materi yang menjadi pokok bahasan
dalam makalah ini, tentunya masih banyak kekurangan dan kelemahannya, kerena
terbatasnya pengetahuan dan kurangnya rujukan atau referensi yang ada hubungannya
dengan judul makalah ini. Penulis banyak berharap para pembaca memberikan kritik
dan saran yang membangun kepada penulis demi sempurnanya makalah ini dan
penulisan makalah
di kesempatan – kesempatan berikutnya.
Semoga makalah ini berguna bagi penulis pada khususnya juga para pembaca pada
umumnya.

7
DAFTAR PUSTAKA

Anonim.2013.Panduan Praktikum Fisika Dasar. Mataram :UNRAM David, Holliday Petunjuk


Praktikum Fisika Dasar. Bandung: ITB Purwoko,Fendy.2009.Physies.Jakarta:Yudhistira
Resnick, Robert Fisika Dasar. Jakarta: Erlangga Tanikgie Mekanika. Jakarta: Erlangga

8
LAMPIRAN