Anda di halaman 1dari 2

POD(Prevention Of Disability)

: /SOP-UKP/PKM-
No.Dokumen
PSN/2017
No.Revisi :
SOP
TanggalTerbit :

Halaman : 1/2
PUSKESMAS dr. Shelmi Johan
PASIR NANGKA Nip.19750824 200801 2 010

POD adalah Tindakan pencegahan cacat pada pasien kusta


1. Pengertian
Sebagai acuan data penatalaksanaan Kusta dan mencegah terjadinya kecacatan
2. Tujuan
SK Kepala Puskesmas No /SK-UKP/PKM-PSN/2017 tentang
3. Kebijakan
pelayanan klinis puskesmas pasir nangka
Departemen Kesehatan RI (2006) Pedoman Penanganan Penderita Kusta di
4. Referensi
Sarana Pelayanan Kesehatan,Dirjen P2PL
1. Petugas meminta pasien untuk memejamkan mata sekuatnya,petugas
melihat dari depan/samping apakah mata tertutup dengan sempurna/tidak
ada celah.
2. Petugas memegang tangan kanan pasien dengan tangan kanan
petugas.Tangan kiri meraba adanya penebalan syaraf di siku kanan pasien,
merasakan adanya penebalan syaraf dan mencari adanya nyeri tekan
dengan jari telunjuk dan jari tengah petugas.
3. Petugas memegang tangan kiri pasien dengan tangan kiri petugas .Tangan
kanan petugas mencari adanya penebalan dan nyeri tekan pada siku kiri
dengan jari telunjuk dan jari tengah petugas. Kelainan dicatat/di gambar
pada kartu pasien kusta.
5. Prosedur/langk 4. Tangan kiri petugas memegang punggung telapak tangan kanan pasien dan
ah-langkah
mengajarkan pasien tes sensorisnya,kemudian melakukan tes sensibilitas
terhadap telapak tangan area jari kelingking dan jari manis dengan
menggunakan bolpoint.
5. Tangan kanan petugas memegang punggung telapak tangan kiri pasien dan
mengajarkan pasien tes sensoris,kemudian melakukan tes sensibilitas
terhadap telapak tangan area jari kelingking dan jari manis dengan
menggunakan bolpoint.
6. Tangan kanan petugas memegang semua jari tangan kiri pasien kecuali
kelingking,petugas meminta meregangkan jari kelingking, petugas
menekan jari kelingking bagian luar dengan jari telunjuk petugas, jika hasil
tes ditemukan kelemahan dilakukan uji perbandingan menjepit kertas

1/2
dengan jari kelingking dan jari manis dengan saling tarik antara petugas
dan pasien.
7. Tangan kiri petugas memegang punggung telapak tangan kanan pasien dan
mengajarkan pasien tes sensorisnya, kemudian melakukan tes sensibilitas
terhadap titik telapak tangan area jari tengah, telunjuk dan ibu jari.
8. Tangan kanan petugas memegang pergelangan tangan pasien yang sudah
menggemgam kemudian mengangkat genggamannya ke atas dan
menahannya, dengan tangan kiri petugas menarik genggaman tangan
pasien.
9. Tangan kanan petugas meraba syaraf peroneus kiri pasien sambil menekan
saraf dan tangan kiri petugas meraba syaraf peroneus kanan pasien sambil
menekan saraf.
10. Telunjuk tangan kanan petugas meraba dan mencari adanya nyeri tekan
pada belakang mata kaki sebelah dalam kaki kanan pasien.Pada saat
bersamaan tangan kiri mencari adanya penebalan dan nyeri tekan pada kaki
kiri
11. Kelainan dicatat/di gambar pada kartu pasien kusta
12. Dalam keadaan duduk pasien diminta untuk mengangkat ujung kaki
dengan tumit tetap terletak di lantai/ekstensi maksimal. Pasien diminta
untuk bertahan pada posisi ekstensi tersebut lalu petugas kedua tangan
menekan punggung kaki pasien ke bawah/lantai.
13. Pasien disuruh duduk dengan kaki dalam keadaan rileks, tangan kiri
petugas menahan punggung kanan kaki pasien dan jari-jarinya dengan
menggunakan bolpoint

6. Bagan Alur -

7. Hal-hal yang
perlu Kecacatan tingkat 1/2
diperhatikan

Ruang pemeriksaan Umum, Ruang konsultasi Gizi, Ruang pemeriksaan KIA,


8. Unit terkait
Ruang pemeriksaan Anak
9. Dokumen
Terkait Rekam Medik Pasien, Lembar POD

10. Rekaman No. Yang Diubah Isi Perubahan Tanggal Mulai Diberlakukan
historis
perubahan

2/2