Anda di halaman 1dari 7

BANK SOAL BAB X BUKU JILID II

STATISTIKA UNTUK EKONOMI DAN KEUANGAN MODERN


OLEH: Dr. Ir. H. SUHARYADI DAN Ir. PURWANTO S.K.,MSi.

1. PT Waskita Pangan adalah eksportir buah ke Arab Saudi. Untuk menjaga kualitas buah
maka harus diperiksa suhu dalam katok yang digunakan untuk mengirim mangga. Berikut
ini adalah perkembangan suhu dalam 3 kali pemeriksaan selama 5 hari pemasakan buah.

Hari Pengamatan
Pagi Siang Malam
1 25 33 28
2 20 33 30
3 28 30 30
4 28 32 31
5 27 34 30

Dengan menggunakan diagram rata-rata apakah pergerakan suhu tersebut masih normal?

Jawab:

Rumus UCL dan LCL diagram rata-rata adalah:

UCL = X + A2R dan LCL = X – A2R

Nilai rata-rata diagram dan rata-rata range dapat dicari sbb:

Hari Pagi Siang Malam Rata-rata Range


1 25 33 28 28,67 8
2 20 33 30 27,67 13
3 28 30 30 30,00 2
4 28 32 31 30,33 4
5 27 34 30 30,33 7
Rata-rata dari sampel dan range 29,40 6,80

Nilai A2 berdasarkan pada n= 5 adalah 0,577, sehingga nilai UCL dan LCL adalah

UCL = 29.40 + 0,577 x 6,80 = 33,32


LCL = 29.40 – 0.577 x 6,80 = 25,48

Jadi suhu antara 25,48 sampai 33,32 adalah kisaran suhu normal.

Berikut adalah pergerakan dalam diagram range yang mencerminkan sebab umum dan
biasa terjadi di pasar.

UCL = D4R dan LCL = D 3R

UCL = 2,115 x 6.80 = 14.382 LCL = 0 x 6.80 = 0

Dari nilai range kisarannya paling tinggi adalah 13 dan lebih kecil dari UCL yaitu 14,382
dengan demikian tidak ada penyebab umum yang menyebabkan pergerakan suku. Dengan
demikian pergerakan suku yang terjadi disebabkan oleh sebab khusus yang mungkin
berasal dari sebab khusus yaitu peralatan.
2. Berikut ini adalah besarnya persentase pertumbuhan inflasi di 13 kota di Sumatera.
Gunakan diagram proporsi, apakah nilai inflasi dari beberapa kota tersebut normal atau
tidak?

Bank Inflasi
Lhok Sumawe 0,97
Banda Aceh 2,06
Padang Sidempuan 1,67
Sibolga 1,87
Pematang Siantar 0,81
Medan 0,22
Padang 2,59
Pekanbaru 2,16
Batam 4,18
Jambi 1,72
Palembang 0,21
Bengkulu 1,26
Bandar Lampung 2,35

Jawab:

Rata-rata dari proporsi tersebut.

Rata-rata proporsi = (0,97 + 2,06 + 1,67+1,87+0.81+0,22+2,59+2,16+4,18+1,72+0.21+1,26+2,35)


13
= 1,70 atau ditulis p= 0,017

Nilai UCL dan LCL adalah

UCL = p + 3  [p(1-p)]/n
UCL = 0,017+ 3  [0,017(1 - 0,017)]/13 = 0,1245

LCL = p - 3  [p(1-p)]/n
UCL = 0,017- 3  [0,017(1-0,017)]/13 = -0,091

Jadi inflasi yang masih normal antara –9,5% sampai 12,45%. Dengan demikian nilai inflasi
antar kota di Sumatera masih dapat dikatakan dengan normal.

3. Pemerintah menginginkan adanya perkembangan nilai tukar yang normal, sehingga


kegiatan ekspor dan impor lancar. Berikut ini adalah perkembangan nilai tukar selama
tahun 2003, dengan menggunakan diagram batang, apakah kondisi nilai tukar tersebut
masih normal atau tidak?

Bulan Nilai Tukar


1 10320
2 10189
3 9655
4 9316
5 8785
6 8730
7 9108
8 8867
9 9015
10 9233
11 8976
12 8905

Jawab:

Pertama adalah mencari nilai rata-rata:

C = 111099/12 = 9258.25

Nilai UCL dan LCL adalah:


UCL = c + 3  c
UCL = 9258.25 + 3  9258.25 = 9547

LCL = c – 3  c
LCL = 9258.25 - 3  9258.25 = 8970
Nilai tukar yang normal adalah pada kisaran 8970 sampai 9547.

4. PT Elektrindo Panca Lima merupakan perusahaan yang menghasilkan bohlam.


Bohlamnya berdasarkan penelitian rata-rata dapat hidup 1600 jam. Berikut adalah hasil
sampling sebanyak 6 kali dan setiap sampling diambil 5 bohlam. Apabila anda menjadi
kepala bagian pengawasan mutu, gunakan diagram rata-rata dan rentang, apakah mutu
dari perusahaan ini masih baik?

Waktu Sampel
sampling 1 2 3 4 5
07,00 1604 1601 1605 1602 1606
11,00 1601 1602 1603 1602 1602
15,00 1601 1605 1607 1603 1604
19,00 1602 1605 1604 1603 1602
23,00 1603 1606 1607 1606 1605
03,00 1606 1602 1605 1602 1604

Jawab:
Rumus UCL dan LCL diagram rata-rata adalah:

UCL = X + A2R dan LCL = X – A2R

Nilai rata-rata diagram dan rata-rata range dapat dicari sebagai berikut:

Rata-rata Range
07 1604 1601 1605 1602 1606 1603,60 5
11 1601 1602 1603 1602 1602 1602,00 2
15 1601 1605 1607 1603 1604 1604,00 6
19 1602 1605 1604 1603 1602 1603,20 3
23 1603 1606 1607 1606 1605 1605,40 4
03 1606 1602 1605 1602 1604 1603,80 4
Rata-rata dari sampel dan range 1603.67 4
Nilai A2 berdasarkan pada n=6 adalah 0,483, sehingga nilai UCL dan LCL adalah
UCL = 1603,67 + 0,483 x 4 = 1605,60
LCL = 1603,67 – 0.483 x 4 = 1601,73

Jadi kisaran lampu antara 1601.73 sampai 1605.60 adalah kisaran normal.

Berikut adalah pergerakan dalam diagram range yang mencerminkan sebab umum dan
biasa terjadi di alam.

UCL = D4R dan LCL = D 3R

UCL = 2,004 x 4 = 8.016 LCL = 0 x 4 = 0

Dari nilai range kisarannya paling tinggi adalah 6 dan lebih kecil dari UCL yaitu 8.016
dengan demikian tidak ada penyebab umum yang menyebabkan bohlam mati dengan
cepat. Dengan demikian bohlam yang mati cepat disebabkan oleh sebab khusus yang
mungkin berasal dari perusahaan.

5. PT Esel Glas membuat keramik yang berukuran 20 cm. Perusahaan memutuskan bahwa
apabila ukuran melebih 0,5 cm maka dinyatakan cacat, karena kalau dipasang pada lantai
akan sangat terlihat tidak lurus. Berikut produksi dan jumah yang cacat dari perusahaan
tersebut. Ujilah dengan diagram proporsi, apakah produksinya masih dalam kondisi normal
atau tidak.

Hari Produksi (Box) Cacat (box)


Senin 2000 23
Selasa 2000 30
Rabu 2000 40
Kamis 2000 15
Jumat 2000 50
Sabtu 2000 20

Jawab:

Box Cacat Proporsi


2000 23 0,01
2000 30 0,02
2000 40 0,02
2000 15 0,01
2000 50 0,03
2000 20 0,01
Rata-rata proporsi 0.01

Nilai UCL dan LCL adalah

UCL = p + 3  [p(1-p)]/n
UCL = 0,01+ 3  [0,01(1 - 0,01)]/6 = 0,15

LCL = p - 3  [p(1-p)]/n
UCL = 0,017- 3  [0,017(1-0,017)]/13 = -0,13

Jadi barang cacat maksimal adalah 15% dan nilai UCL –13%, namun karena batas bawah
tidak pakai karena nilai cacat biasanya minimal adalah nol.
6. PT Securindo adalah perusahaan jasa pelayanan transaksi perbankan. Perusahaan ini
mengoperasikan perangkat sistem yang disewakan pada bank. Komputer perusahaan
mampu melakukan 10.000 transaksi setiap menitnya. Berikut ini adalah transaksi yang
gagal setiap menitnya yang tercatat dalam 20 hari kerja. Ujilah dengan diagram batang,
apakah komputer tersebut masih normal?

Hari ke Transaksi gagal Hari ke Transaksi gagal


1 4 11 6
2 3 12 3
3 2 13 4
4 5 14 2
5 6 15 2
6 1 16 4
7 2 17 4
8 4 18 3
9 1 19 4
10 3 20 4

Jawab:
Pertama adalah mencari nilai rata-rata:

C = 67/20 = 3.35

Nilai UCL dan LCL adalah:


UCL = c + 3  c
UCL = 3.35+ 3  3.35 = 8.84

LCL = c – 3  c
LCL = 3.35 - 3  3.35 = -2.14
Jadi transaksi gagal maksimal adalah 8.94 kali atau dibulatkan menjadi 9. sedangkan batas
bawah –2,14 tidak digunakan karena transaksi gagal minimalnya adalah nol. Dari total
transaksi, nilai gagal yang tertinggi adalah 6 dan < dari batas atas, dengan demikian
komputer tersebut masih normal.

7. Berikut ini adalah data tentang penyaluran kredit perbankan dan dana masyarakat yang
dihimpun oleh perbankan. Apakah proporsi kredit dengan dana masyarakat tersebut
bersifat normal atau tidak?

Kredit (miliar Rp) Dana Masyarakat (miliar Rp)


302 803
303 800
303 795
303 794
303 792
312 797
323 812
331 815
341 824
348 831
357 825
365 845
Jawab:
Kredit Dana Masyarakat Proporsi
302 803 0,38
303 800 0,38
303 795 0,38
303 794 0,38
303 792 0,38
312 797 0,39
323 812 0,40
331 815 0,41
341 824 0,41
348 831 0,42
357 825 0,43
365 845 0,43
Rata-rata proporsi 0,40

Nilai UCL dan LCL adalah

UCL = p + 3  [p(1-p)]/n
UCL = 0,40+ 3  [0,40(1-0,40)]/12 = 0,82

LCL = p - 3  [p(1-p)]/n
UCL = 0,40- 3  [0,40(1-0,40)]/12 = -0.02

Jadi proporsi kredit yang disalurkan dari dana maksyarakat adalah 0,82 atau 82% sedang
batas bawah adalah -2%, namun batas bawah ini dapat diabaikan karena nilai terendahnya
adalah nol.

8. Berikut ini adalah besarnya cadangan devisa bruto dalam jutaan dolar US milik Indonesia
selama tahun 2003. gunakan diagram batang dan apakah cadangan devisa tersebut masih
dalam batasan normal?

Bulan Cadangan devisa (miliar USD)


1 27,77
2 27,94
3 28,04
4 28,15
5 28,76
6 29,28
7 30,32
8 30,30
9 30,18
10 29,90
11 29,99
12 31,57

Pertama adalah mencari nilai rata-rata:

C = 352.2/12 = 29,35

Nilai UCL dan LCL adalah:


UCL = c + 3  c
UCL = 29,35 + 3  29,35 = 45.6

LCL = c – 3  c
LCL = 29.35 - 3  29,35 = 13,1

Jadi cadangan devisa maksimal adalah 45,6 dan minimal 13,1 miliar US$, dan karena nilai
cadangan masih dalam interval tersebut, maka devisa Indonesia masih dikatakan dalam
kisaran normal.