Anda di halaman 1dari 4

PEMASANGAN INFUS

No. Dokumen :
No. Revisi :
SOP
Tanggal Terbit :
Halaman :
UPTD Widiyati Poesoko
Puskesmas Bukateja NIP.196707082002122004

1. Pengertian Pemasangan infus adalah memberikan cairan tambahan yang


mengandung komponen tertentu yang diperlukan tubuh secara terus
menerus selama periode tertentu melalui pembuluh darah vena,

2. Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk mempertahankan


atau mengganti cairan tubuh pada pasien yang tidak mampu
mempertahankan masukan makanan yang adekuat melalui mulut.

3. Kebijakan SK Kebijakan Pelayanan Klinis No.

4. Referensi Buku Ajar Keperawwatan Dasar, 2015

5. Prosedur / 1. Petugas mencuci tangan.


Langkah-langkah 2. Petugas memakai sarung tangan.
3. Petugas menjelaskan pada pasien mengenai prosedur yang
akan dilakukan.
4. Petugas menghubungkan cairan dan perangkat infus dengan
memasukkan ke dalam botol infus ( cairan ).
5. Petugas mengisi cairan ke dalam perangkat infus dengan
menekan bagian ruang tetesan hingga ruangan tetesan terisi
sebagian. Kemudian buka penutup hingga selang terisi dan
keluar udaranya.
6. Petugas meletakkan pengalas.
7. Petugas melakukan pembendungan dengan tourniquet.
8. Petugas melakukan desifektan daerah yang akan ditusuk.
9. Petugas melakukan penusukan dengan arah jarum ke atas.
10. Petugas mengecek apakah mengenai vena dengan ciri darah
keluar melalui abocath.
11. Petugas menarik jarum infus dan hubungkan dengan selang
infus.
12. Petugas membuka tetesan sesuai dengan kebutuhan cairan.
13. Petugas melakukan desinfektan dengan bethadin dan tutup
dengan kassa steril.
14. Petugas menulis jam dan tanggal pelaksanaan infus pada
plester dan botol infus.
15. Petugas mencatat respon yang terjadi.
16. Petugas mencuci tangan.
17. Petugas mendokumentasikan tindakan pada rekam medis.

6. Diagram Alir
(Jika dibutuhkan)
7. Unit terkait Rawat inap, UGD, Poned

Rekaman Historis

Diberlakukan
No. Halaman Yang di Ubah Perubahan
Tanggal
PEMASANGAN INFUS
No. Dokumen :
No. Revisi :
DAFTAR
Tanggal Terbit :
TILIK
PUSKESMAS Halaman :
BUKATEJA

UNIT : …………………………………………………………………………..

NAMA PETUGAS : …………………………………………………………………………..

TANGGAL PELAKSANAAN : …………………………………………………………………………..

NO. Kegiatan Ya Tidak Tidak Berlaku


1 Apakah petugas mencuci tangan?
2 Apakah petugas memakai sarung tangan?

3 Apakah petugas menjelaskan pada pasien


mengenai prosedur yang akan dilakukan?

4 Apakah petugas menghubungkan cairan dan


perangkat infus dengan memasukkan ke dalam
botol infus ( cairan )?

5 Apakah petugas mengisi cairan ke dalam perangkat


infus dengan menekan bagian ruang tetesan hingga
ruangan tetesan terisi sebagian. Kemudian buka
penutup hingga selang terisi dan keluar udaranya?

6 Apakah petugas meletakkan pengalas?

7 Apakah petugas melakukan pembendungan dengan


tourniquet?
8 Apakah petugas melakukan desifektan daerah yang
akan ditusuk?
9 Apakah petugas melakukan penusukan dengan
arah jarum ke atas?
10 Apakah petugas mengecek apakah mengenai vena
dengan ciri darah keluar melalui abocath?
11 Apakah petugas menarik jarum infus dan
hubungkan dengan selang infus?
12 Apakah petugas membuka tetesan sesuai dengan
kebutuhan cairan?
13 Apakah petugas melakukan desinfektan dengan
bethadin dan tutup dengan kassa steril?
14 Apakah petugas menulis jam dan tanggal
pelaksanaan infus pada plester dan botol infus?

15 Apakah petugas mencatat respon yang terjadi?

16 Apakah petugas mencuci tangan?

17 Apakah petugas mendokumentasikan tindakan pada


rekam medis?

CR:……………………..……..%

Bukateja,…………………..20217

Pelaksana/Auditor

(……………………………….)