Anda di halaman 1dari 19

glacial abrasion

tubuh glasier yang mengisi lembah atau puncak pegunungan dibagi menjadi tiga bagian: bagian
basal (dasar yang kontak langsung dengan bedrock) dikenal juga sebagai subglasial, bagian
dinding tepi (ice contact zone), di permukaan atas glasier (tidak kontak dengan bedrock), dan
zona englasial (di interior glasier)… kita akan bahas lebih dalam di bagian sistem transportasi
glasial… disini kita akan fokus pada mekanisme erosi dari massa tubuh es yang bergerak
melewati bedrock..

menurut pak dhe Nichols (2007) glasier bergerak akibat adanya deformasi internal dalam tubuh
glasier.. hal ini karena sifat massa es yang padat yang cenderung mempertahankan posisinya
ketika deformasi akan terjadi (non-newtonian fluid).. defomasi ini dipicu oleh gaya berat
(gravitasi) ketika massa es bertambah dan tidak stabil… shearing (gaya gesek) yang terjadi dapat
menyebabkan panas dan ada bagian dalam es yang mencair yang menyebabkan ‘diskontinuitas’
dalam tubuh glasier… akibatnya glasier dapat bergerak secara perlahan.. kecepatan pergerakan
glasier ini berbeda (tidak seragam di semua tubuhnya) di bagian tengah (tengah lembah) akan
bergerak lebih cepat dibandingkan di bagian tepinya (sama dengan sistem fluival yang aliran
ditengah channel lebih cepat kecuali pada sungai meander).

well, ketika glasier bergerak (tubuh glasier yang mengisi lahan perbukitan, lembah dan
sekitarnya dikenal sebagai moraine akan kita diskusikan lebih dalam nanti)… yup, ketika glasier
bergerak ada erosi yang terjadi karena gerusannya dengan batuan samping maka mekanisme
erosi ini bisa terjadi bila es mengeruk bedrock yang dikenal sebagai glacial plucking. sama
seperti aliran aliran lainnya, dimana streamload (bedload) yang terjadi akibat arus traksi ini akan
menggerus dan mengerosi bedrock secara efektif..

ice plucking

secara harfiah kita sebut aja sebagai ‘pencongkelan oleh es’ wkwkwkwkwkwk…. bahasa inggris
saya masih level tarsan pak dhe.. maafkanlah…. :mrgreen: sekarang, bagaimana mekanismenya?

alright…., ketika aliran es (bahasa pasnya apaan yak :mrgreen:) ketika es mengalir kebawah
lereng (longsoran dan sejenisnya) maka, dia akan melewati bedrock yang ada dibawahnya,
artinya bongkah-bongkah atau serutan-seruta es tadi akan menggerus batuan yang dilewatinya
pada dinding lereng… maka akan meninggalkan ‘impresi’ (jejak) berupa permukaan bedrock
yang kasar kasar dan produknya juga berupa bongkah bongkahan yang kasar yang diendapkan di
‘end moraine’ (nanti kita bahas)..

nah… ‘impresi’ topografis hasil proses ‘ice plucking’ ini akan membentuk gambaran morfologi
berupa singkapan bedrock yang ‘cemang cemong’ :mrgreen: yang dikenal sebagai roche
moutonnee… liat ilustrasi di bawah.
roche moutonnee di Manutoba kanada (kata situs ini)
roche moutonnee kata wikipedia; perhatikan dia suka ada di lereng lereng lingkunga glasial hal
ini mencirikan arah aliran glasier terjadi di situ berlawanan arah dengan bagian yang kasarnya
(arus glasier purba) gambar foto ini diambil ama wikipedia di Wales

ilustrasi keterbentukan formasi roche moutonnee (sumbel gambalnya disini ea kakak eaa)

apa lagi apa lagi??


oke, selain proses ice plucking karena erosi mekanis tadi… seringkali ada tubuh bedrock yang
tersingkap ke permukaan menembus tumpukan glasier diatasnya.. entah karena pergerakan
glasier seperti formasi diatas atau juga karena mencairnya glasier.. maka ada bukit-bukit kecil
yang mengisi daerah glasial ini (seperti pulau pulau dihamparan laut es) dikenal sebagai
nunataks (ini kita masih ngobrolin morfologinya dulu ya pak dhe)…

nunataks di greenland
ini juga nunataks di greenland timur

gimana ngebedainnya sama roche moutonnee… beda dari posisi morfologi ini terhadap gradien
lereng yang dia tempati.. kalo roche moutonnee dia ngisi lereng lereng sedangkan nunataks dia
ada di daerah yang ditutupi oleh glasier (ice sheet) di daerah landai.

ketika es mengalami kontak langsung dengan bedrock maka ada interaksi jika seandainya es tadi
bergerak menggerus bedrock dan mengerosinya, tapi bagaimana jika es ini mencair? (pada
musim panas misalnya) tentu gak bisa mengerosi lagi kan? nah.. ada yang unik dari perilaku
ini… ketika es mencair (jadi aer) maka air akan bergerak ke daerah yang lebih rendah…. atau
akan mengisi rekahan rekahan pada bedrock, rekahan ini bisa karena joint oleh deformasi
tektonik atau rekahan rekahan yang tidak beraturan karena gerusan es sebelumnya (oleh ice
plucking).. nah…. ketika air ini mengisi rekahan (terus mengisi diem di dalam sono dia) suatu
waktu es ini akan membeku dan menjadi es ketika musim dingin kembali datang.. kristal es yang
terbentuk (tumbh) tentu saja akan merusak batuan yang mekanismeya dikenal sebagai freeze-
thaw (frost wedging) atau apapun nama2 lainnya kurang lebih mekanismenya seperti itu..

Freeze-thaw action

fenomenanya sama kayak mekanisme erosi salt growth pada postingan sebelumnya (eh udah
belum yah kita diskusi mengenai erosi?? ah lupa ane pak dhe keasikan nulis :D), pokoknya
ketika suatu fluida masuk ke dalam ruangan (pori atau rekahan batuan) ketika terjadi nukleasi
(proses pertumbuhan kristal) maka kristal tadi bisa tumbuh mengisi rekahan jika kondisi
(temperatur dan tekanan) mendukung nukleasi kristal itu (umumnya mineral sekunder seperti
garam garam karbonat dan anhidrit…) tapi es lebih unik.. dia beda kayak kristal lain dimana
kristal lain memerlukan temperatur yang hangat doi malah tumbuh kalau temperaturnya menurun
drastis…. (ya semua tahu itu)…. nah ketika es tumbuh karena ada volume air yang masuk dan
temperatur terjaga (kisaran naik turun nol kebawah) maka bisa terjadi pengkristalan es (kayak di
freezere es dalam kulkas di rumah lah.. gak pernah bersiin freezer makin tebel kan dinding
freezernya sama es?? kurang lebih begitu ilustrasinya) nah ketika es es ini penuh mengisi rongga
atau rekahan dia akan menekan ruangan pada rongga/rekahan pada batuan dan akhinrya??
kreeeek… kreeeeek…. kreeeek….. jebrettt!!! pecahlah batuan itu pak dhe….

kurang lebih itulah proses feeze thaw ini pak dhe… dan paling ideal terjadi di daerah daerah
pegunungan tapi dimana aja jug bisa selama disitu air bisa berubah jadi es… karena kalo es
doang (tidak ada fluktusi kenaikan dan penurunan temperatur) es tidak bisa menjangkau daerah
daerah yang lebih dalam dari rekahan… ketika perulangan (mencair, membeku, mencair,
membeku) dari es tadi akan semakin memperbesar ruang rekahan… maka volume air yang
masuk juga akan besar begitu juga volume dari kristal esnya juga besar karena massa fluida
airnya banyak…..

produk freeze thaw ini rapih loh.. beda kayak produk erosi erosi sistem lain.. dia bisa membelah
batuan begitu halus kayak ‘dilaser’ begini… (sumbernya dari sini ea kakak eaaa)
proses freeze thaw weathering di sistem glasial (culik dari sini)

terus apa lagi yah? mmm…. impresi lain hasil erosi glasial juga bisa menghasilkan ‘glacial
striae‘ hampir mirip kayak ventrifact di sistem eolian.. dimana batuan ‘diamplas’ oleh media
erosi menghasilkan batuan yang terpoles..

batuan terpoles ini menghasilkan suatu pola gerusan paralel (bisa juga menjadi indikator
pergerakan arus es purba)… dimana arah arus paralel terhadap gerusan…
striasi glasial (wikipedia)
variasi lain dari striasi glasial (glacial grooving) kemungkinan erosi massa es yang ‘kasar’ (gede)
berperilaku sebagai alat (tool) buat menggerus bedrock..

karena mekanisme proses proses geologi di lingkungan glasial dominan sifatnya mekanis (fisik)
maka diskusi kita mengenai erosi glasial sampai disini aja ya pak dhe… next mengenai
mekanisme transportnya.

sistem transport glasial dan pengendapannya

beda kayak lingkungan lain.. es mengalir menggerus bedrock, melalui mekanisme mekanisme
diatas.. kemudian diangkut tapi… tidak langsung di endapkan… kenapa? itu uniknya bro kita
satu ini… doi akan mencair dulu (melting) baru material yang diangkutnya diendapin..

sebagai contoh ketika es ini bergerak sampai ke laut.. dia akan mengapung.. sedimen yang ikut
terbawa bersamanya tidak langsung di endapin kan? tunggu di mencair dulu.. begitu juga di darat
es es di daerah terestrial baru akan melepaskan sedimennya ketika ia mencair (untuk fraksi halus)
untuk yang kasar sementara tutupan es (ice cap/ice sheet) tipis mungkin saja langsung
diendapin…

mari kita lihat mekanisme transportasinya di darat..

sebelum berlanjut lebih jauh mari kita bahas bagaimana perilaku ‘endapan es’ (jadi bukan cuma
sedimen karena sedimen baru diendapin setelah es mencair)… endapan-endapan es (akumulasi
es yang membentuk glasier tapi kalo ngendap disitu situ juga bisa bisa aja sih…) dikenal sebagai
moraine. moraine ini adalah suatu akumulasi campuran es dan sedimen yang dibawanya (berupa
batu dan tanah hasil erosi glasial atau till) ada cemacem; ada medial moraine, lateral morine, end
moraine, dan lain sebagainya… (ada banyak sih gue cuma tahu itu lol lol)..

medial moraine merupakan istilah untuk akumulasi dua glasier dari lembah (channel) yang
berbeda yang kemduian bertemu pada satu channel (mirip sistem tributary atau channel
intermiten ke channel utama), pertemuan dua tubuh glasier yang bergerak ini menjadi satu
glasier di lembah utama dinamakan medial moraine.. isinya berupa es dan sedimen sedimen
kasar.

lateral moraine, membawa sedimen pada tepi batas dari glasier (pada bagian kontak antara
glasier dan dinding lembah) akan membentuk pematang (ridge) atau bar dari till di tepi glasier.

end moraine atau terminal moraine, merupakan endapan moraine yang berada di bagian akhir
(ujung lembah) dimana glasier mulai berhenti bergerak dan mengakumulasi sedimen dan es.

ada juga istilah recessional moraine, dimana es (glasier) tertampung karena terhalang oleh
punggungan atau daerah yang lebih tinggi dari tepi glasier utama… suatu waktu dia bisa aktif
lagi bila salju atau es banyak turun disini dan aktif lagi menjadi glasier yang lebih besar lagi
suatu waktu. umumnya berhubungan dengan end moraine (terminal moraine) ketika retreat
terjadi maka terjadi penurunan batas akhir dari end (terminal moraine) disinlah recessional
moraine terbentuk.. sementara bedanya dengan teriminal moraine dia hadir kala glacier advance
(pertumbuhan glasier) yang mendorong sediemn lebih jauh… ketika retreat… gundukan
akumulasi baru hadir di belakang end moraine…. nanti kita ‘sentil’ sedikit dibawah…

ada juga istilah push moraine, yang ini unik… karena aliran es ini sifatnya aliran densitas tinggi
(berviskositas tinggi) maka alirannya laminar tapi ‘tenaganya’ (yield strength) nya gede…. maka
meski alirannya lambat tapi kekuatannya untuk mendeformasi cukup kuat.. push moraine ini
adalah ‘korban’ dari pergerakan glasier… beda sama end moraine kalo end moraine (terminal
moraine) dibawa langsung oleh glasier dari bedrock yang digerusnya.. push moraine ini
merupakan suatu produk pegerakan glasier yang ‘merombak’ atau menekan suatu akumulasi
sedimen yang telah diendapkan di depannya sehingga kembali ‘terdorong’ dan menumpuk
(mungkin saja terlipat atau membentuk suatu strutkur ‘slumping’ pada deformasi internalnya)
atau lebih umum tetap mempertahankan stratifikasi datar yang ada tapi dalam bentuk gundukan
(pile) atau gumuk sedimen yang menunjukan pola yang kasar. tumpukan baru hasil rombakan
akumulasi sedimen yang sudah diendapkan sebelumnya ini namanya push moraine (unik.. cuma
terjadi di sistem glasial)…

ground moraine, ini adalah endapan sedimen yang dibawa oleh glasier hasil gerusan glasier dan
basal part (bagian bawahnya)… dimana ‘fluida’ es akan bekerja efektif dalam menggerus batuan
(bedrock) dasar ketika glasier bergerak… (berbeda dari endapan lain yang menebal membentuk
struktur berupa tumpukan ‘pile’ yang ini cenderung berlapis saja khas stratifikasi pada batuan
batuan sedimen lain karena pengendapan yang bekerja lateral searah aliran media transport)…
atau bisa saja berpotongan ketika dbatasi oleh dua pematang (ridge) endapan end moraine
(lateral moraine dan recessional moraine)…. pusing ya?? :mrgreen: ikutin aja postingannya
sob… ntar ngerti sendiri…. :)
push moraine…. endapannya sekilas mirip regime aliran bawah berupa dune (ripple asimetrik)…
dimana konsentasi sedimen cukup tinggi dan arus tidak terlalu kuat untuk merombak ‘gundukan’
yang terbentuk tapi ini beda sob…. doi ini produk glasial yang mendorong sedimen dengan kuat
(regime atas) dan merombaknya menjadi seperti ini karena alirannya sangat ‘tidak newtonian’
bagian tepinya namanya lateral moraine, lateral moraine ini akan bersatu ke lembah (channel)
yang lebih besar membentuk medial moraine… tapi di beberapa buku medial moraine dan lateral
moraine dianggap sama yaitu endapan moraine yang menempati lembah… gambarnya di
greendland culik langsung tanpa ampun dari situs ini :D

ilustrasi endapan end moraine (atau terminal moraine). ground moraine juga istilah yang lain
lokasinya dibagian basal (dasar) dari glasier ketika glasier mengalir… end moraine ini
merupakakn produk dari ground morane yang tertransportasikan oleh glasier bukan cuma
sedimen yang ada di basal tapi di bagian medial moraine juga (subglasial) bisa ikut terbawa
sampai ke ablation zone (ketika terjadi retreat sedimen tadi bisa tersapu sampai ke lokasi yang
lebih jauh sehingga end moraine ini bisa saja bermigrasi….
end moraine illustration;, bisa saja mirip seperti push moraine… hanya saja push moraine ini
hasil modifikasi lanjut… kemungkinan terjadi saat glacial advance terjadi.

endapan end moraine (terminal moraine)… perhatikan teksturnya… kasar edaaan…. boulder
boulder terpilah buruk sekali mencirikan endapan end moraine… karena tidak ada sortasi oleh
fluida yang berviskositas tinggi (es serut :D) yaaah.. produknya jadi seperti ini pak dhe….
terminal moraine lagi pak dhe… culik dari sini… endapan ini tentunya memiliki pola
memanjang (berupa pematang atau ridge bahasa bulenya) yang tegak lurus terhadap arah aliran
glasier… endapannya kasar-kasar dan teprilah buruk.. itu pasti…
medial moraine pak dhe (panah merah) disini kita bisa lihat bedanya sama lateral moraine…
lateral moraine ini posisinya berada di tepi (kontak glasier dengan lembah) atau endapan
sedimen yang diendapin di dinding glasir (mirp endapan endapan bank (dinding) sungai lah
(seperti levee).. dan medial moraine ini merupakan pematang yang sejajar (paralel) sama aliran
glasier dimana terbentuk dari hasil pertemuan dua glasier dari lembah berbeda (sistem tributary)
dan ketemu di lembah (channel) utama.. sedimen yang dibawa dari dua sisi ini akan membentuk
medial moraine… mungkin ilustrasi lebih dekat bis dilihat dibawah…
endapan ‘pematang’ medial moraine.. produk dari pertemuan dua aliran glasier yang bertemu di
satu channel besar…. endapannya paralel terhadap aliran glasier… (culik dari sini)

ini ground moraine pak dhe brother.. dan budhe sister….. sekilas endpananya mirip endapan lag
yah… kayak di dasar channel sungai atau desert pavement yang juga menginggalkan endapna
lag…. kurang lebih produknya sama (terpilah buruk dan dominan fraksi kasar.. cuma ini
matriknya lebih banyak.. kecuali telah dirombak oleh angin.. (lingkungan periglasial)….
meninggalkan klastika kasar-kasar saja…… tapi khas endapan glasial ground moraine ini banyak
matrik (lumpurnya) yang kita kenal sebagai diamiktit….

ground moraine yang tersingkap ketika glacier retreat terjadi….. perhatikan sungai yang
mengalir (produk dari mencairnya es sehingga menjadi sungai….. dan endapan endapan ground
moraine ini hadir mirip endapan aluvium di sungai… cuma lebih kompleks…. sungai ‘dadakan’
bisa merombak membawa aluvium… dan pada floodplainnya ‘sungai’ ini sudah ada endapan
glasial (ground moraine) yang sebelumnya hadir saat glacier advance terjadi…. kira-kira begitu
pak dhe….

terakhir perhatikan ilustrasi grafis dari endapan-endapan moraine pada sistem glasial… gambar
dibawah ini akan ‘menuntaskan’ kebingunga kita, saya, dan anda mengenai beragam cemacem
produk endapan glasial yang dibawa oleh glasier ini.. :)
ilustrasi diatas menunjukan secara komprehensip distingsi-distingsi dari moraine-moraine glasial
ini secara umum…. (ada banyak sih.. moraine-moraine itu silahkan googling di internet :) )…
tapi ini gambaran-gambaran yang umum dari fisiografi produk endapan endapan glasial……
perhatikan end moraine (didefinisikan endapan paling ‘ujung’ dari sistem transport glasial di
darat) di end moraine ini pada gambar ada recessional moraine, terminal, dan ground moraine)
ketiganya produk endapan glasial yang hadir memotong tegak lurus arah aliran glasier (berbeda
dengan medial dan lateral moraine yang sifatnya paralel)….. terminal moraine hadir dibagian
paling depan sementara recessional moraine posisinya dibelakang terminal moraine… disini kita
bisa interpretasi dari ilustrasi diatas bahwa terminal moraine itu sebenernya produk dari glacier
advance (bertambahnya ukuran glasier secara lateral) sementara recessional moraine produk dari
glacier retreat… untuk ground moraine sendiri…
http://thekoist.wordpress.com/2012/11/20/sistem-glasial/