Anda di halaman 1dari 9

INSTRUMEN VALIDASI/VERIFIKASI DOKUMEN KURIKULUM SD – DOKUMEN I

Nama Sekolah : ................................................................


Nama Kepsek : ......................................................................
Alamat Sekolah : ......................................................................
Kabupaten/Kota : ......................................................................

Aspek yang Hasil Identifikasi


Deskripsi Saran Perbaikan
Ditelaah Ada Tdk Ada
Cover /Halaman  Terdapat logo sekolah/daerah
Judul  Terdapat judul yang tepat
(kurikulum sekolah........)
Tahun Pelajaran 2018-2019
 Menulis alamat sekolah dengan
lengkap
Lembar  Terdapat rumusan kalimat
Pengesahan pengesahan yang baik dan
benar
 Terdapat tanda tangan kepala
sekolah sebagai pihak yang
menetapkan beserta cap
sekolah
 Terdapat tanda tangan ketua
komite sekolah sebagai pihak
yang menyetujui beserta cap
komite sekolah
 Terdapat tanda tangan pihak
dinas pendidikan sebagai pihak
yang mengesahkan beserta cap
dinas pendidikan

Surat Keputusan  SK Kepala Sekolah tentang tim


Kepala Sekolah penyusun KTSP
 SK Kepala Sekolah tentang
pemberlakukan KTSP
Daftar isi  Mempunyai daftar isi sesuai
dengan kerangka KTSP
 Penulisan daftar isi sesuai
dengan aturan penulisan yang
benar (Judul, Bab, Subbab, dst.)
… sistematis
Bab I. Pendahuluan
(Rujukan: UU Sisdiknas No 20 Thn 2003, PP 32 tahun 2013 Tentang SNP, dan Permendikbud no. 61
tahun 2014 tentang KTSP)
A. Latar Belakang  Berisi :
 Dasar pemikiran penyusunan
Kurikulum (kondisi nyata-
kondisi ideal)
 Potensi dan Karakteristik
sekolah
Aspek yang Hasil Identifikasi
Deskripsi Saran Perbaikan
Ditelaah Ada Tdk Ada
 DASAR HUKUM, terdapat :
 UU No. 20/2003
 PP No.19 th. 2005 (Kur 2006)
 Tersedianya Permendiknas No.
22, 23, 24 /2006, Permendiknas
No. 20, 41/2007,
 Permendikbud No. 160/2014
 PP No. 32 th. 2013 (Kur 2013)
 Tersedia Permendikbud No. 62,
79 Tahun 2014, Permendikbud
No. 53 Tahun 2015, serta
Permendikbud No. 20, 21, 22,
23 dan 24 Tahun 2016
B. Acuan Rujukan: Permendikbud no. 61
Konseptual tentang KTSP
Pengembangan  Menguraikan acuan konseptual
KTSP pengembangan KTSP
C. Prinsip Rujukan: Permendikbud no. 61
Pengembangan tentang KTSP
KTSP  Minimal berisi prinsip yang
terdapat dalam Panduan
Penyusunan KTSP
 Terdapat uraian dari setiap
prinsip tersebut
Bab II. Tujuan Pendidikan Dasar, Visi, Misi, dan Tujuan Satuan Pendidikan (Rujukan: UUSPN & PP.
No. 32 Th 2013)
A. Tujuan Sesuai dengan rumusan tujuan
Pendidikan pendidikan dasar/ menengah
Dasar/ yang terdapat dalam peraturan
Menengah perundang-undangan
B. Visi Sekolah Rujukan: Permendikbud no. 61
tentang KTSP
1. Dijadikan sebagai cita-cita
bersama warga satuan
pendidikan dan segenap pihak
yang berkepentingan pada
masa yang akan datang;
2. inspirasi, motivasi, dan
kekuatan pada warga satuan
pendidikan dan segenap pihak
yang berkepentingan;
3. Dirumuskan berdasar masukan
dari berbagai warga satuan
pendidikan dan pihak-pihak
yang berkepentingan, selaras
dengan visi institusi di atasnya
serta visi pendidikan nasional;
4. Diputuskan oleh rapat dewan
Aspek yang Hasil Identifikasi
Deskripsi Saran Perbaikan
Ditelaah Ada Tdk Ada
guru yang dipimpin oleh kepala
sekolah/ madrasah dengan
memperhatikan masukan
komite sekolah/madrasah;
5. . Disosialisasikan kepada warga
satuan pendidikan dan segenap
pihak yang berkepentingan;
6. Ditinjau dan dirumuskan
kembali secara berkala sesuai
dengan perkembangan dan
tantangan di masyarakat.
Penjelasan
Visi sekolah bukan sekedar
jargon/motto tetapi harus bisa
dicapai dan terealisasi dalam
program kerja sekolah secara
keseluruhan (budaya sekolah,
RPP) dan proses pembelajaran
serta penilaian.
C. Misi Sekolah Rujukan: Permendikbud no. 61
tentang KTSP
1. Memberikan arah dalam
mewujudkan visi satuan
pendidikan sesuai dengan
tujuan pendidikan nasional;
2. . Merupakan tujuan yang akan
dicapai dalam kurun waktu
tertentu;
3. Menjadi dasar program pokok
satuan pendidikan;
4. Menekankan pada kualitas
layanan peserta didik dan mutu
lulusan yang diharapkan oleh
satuan pendidikan;
5. Memuat pernyataan umum dan
khusus yang berkaitan dengan
program satuan pendidikan;
6. Memberikan keluwesan dan
ruang gerak pengembangan
kegiatan satuan-satuan unit
satuan pendidikan yang
terlibat;
7. Dirumuskan berdasarkan
masukan dari segenap pihak
yang berkepentingan termasuk
komite sekolah/ madrasah dan
diputuskan oleh rapat dewan
guru yang dipimpin oleh kepala
sekolah/madrasah;
Aspek yang Hasil Identifikasi
Deskripsi Saran Perbaikan
Ditelaah Ada Tdk Ada
8. Disosialisasikan kepada warga
satuan pendidikan dan segenap
pihak yang berkepentingan;
9. kembali secara berkala sesuai
dengan perkembangan dan
tantangan di masyarakat.
10. Ditinjau dan dirumuskan
kembali secara berkala sesuai
dengan perkembangan dan
tantangan di masyarakat.
D. Tujuan Satuan Rujukan: Permendikbud no. 61
Pendidikan tentang KTSP
1. Memberikan arah dalam
mewujudkan visi satuan
pendidikan sesuai dengan
tujuan pendidikan nasional;
2. Menggambarkan tingkat
kualitas yang perlu dicapai
dalam jangka menengah
(empat tahunan)
3. Mengacu pada visi, misi, dan
tujuan pendidikan nasional
serta relevan dengan
kebutuhan masyarakat;
4. Mengacu pada standar
kompetensi lulusan yang sudah
ditetapkan oleh satuan
pendidikan dan Pemerintah;
5. Mengakomodasi masukan dari
berbagai pihak yang
berkepentingan termasuk
komite sekolah/madrasah dan
diputuskan oleh rapat dewan
guru yang dipimpin oleh kepala
sekolah/ madrasah;
6. Disosialisasikan kepada warga
satuan pendidikan dan segenap
pihak yang berkepentingan.
Bab III. Struktur dan Muatan Kurikulum
A. Struktur  Struktur Kurikulum (Kur. 2006)
Kurikulum  Struktur Kurikulum (Kur. 2013)
B. Muatan Rujukan: Permendikbud Nomor
Nasional 24 Tahun 2016
C. Muatan Lokal Rujukan: Permendikbud Nomor
79 Tahun 2014 Tentang Muatan
Lokal
1. Muatan lokal yang
dikembangkan oleh pemerintah
daerah provinsi atau
Aspek yang Hasil Identifikasi
Deskripsi Saran Perbaikan
Ditelaah Ada Tdk Ada
kabupaten/kota sesuai dengan
kewenangannya dan/atau
satuan pendidikan dapat
berbentuk sejumlah
bahankajian terhadap
keunggulan dan kearifan
daerah tempat tinggalnya.
2. Muatan local yang berlaku
untuk seluruh wilayah provinsi
ditetapkan dengan peraturan
gubernur.
3. Muatan lokal yang berlaku
untuk seluruh wilayah
kabupaten/kota ditetapkan
dengan peraturan bupati/
walikota.
4. . Penerapan muatan lokal dapat
dilakukan dengan cara
terintegrasi pada mata
pelajaran kelompok B; dan/
atau
5. . Mata pelajaran yang berdiri
sendiri pada kelompok B
sebagai mata pelajaran muatan
lokal
6. 6. Muatan lokal dapat dijadikan
sebagai bahan ajar pada
tema/subtema yang relevan
D. Kegiatan Rujukan: Permendikbud Nomor
Ekstrakuri- 62 Thn 2014 Tentang Kegiatan
kuler Ekskul Pendidikan Dasar dan
Menengah
1. Kepala sekolah sebagai
penanggung jawab Kegiatan
Ekstrakurikuler di satuan
pendidikan,
2. Tenaga pendidik, tenaga
kependidikan, dan instruktur
sebagai pengembang dan
pembina Kegiatan
Ekstrakurikuler, dan
3. Komite sekolah/madrasah
sebagai mitra sekolah yang
mewakili orang tua.
4. Peserta didik dalam
pengembangan program dan
dukungan pelaksanaan
program ekstrakurikuler.
5. Kegiatan Ekstrakurikuler wajib
Aspek yang Hasil Identifikasi
Deskripsi Saran Perbaikan
Ditelaah Ada Tdk Ada
adalah Kegiatan Ekstrakurikuler
yang wajib diselenggarakan
oleh satuan pendidikan dan
wajib diikuti oleh seluruh
peserta didik.
6. Kegiatan Ekstrakurikuler pilihan
adalah Kegiatan Ekstrakurikuler
yang dapat dikembangkan dan
diselenggarakan oleh satuan
pendidikan dan dapat diikuti
oleh peserta didik sesuai bakat
dan minatnya masing-masing.
7. Bentuk Kegiatan Ekstrakurikuler
dapat berupa:
a. Krida, misalnya:Kepramukaan,
Latihan Kepemimpinan Siswa
(LKS), Palang Merah Remaja
(PMR), Usaha Kesehatan
Sekolah(UKS).Pasukan
Pengibar Bendera (Paskibra),
dan lainnya
b. Karya ilmiah, misalnya:
Kegiatan Ilmiah Remaja (KIR),
kegiatan penguasaan keilmuan
dan kemampuan akademik,
penelitian, dan lainnya;
c. Latihan olah-bakat latihan
olah-minat, misalnya :
pengembangan bakat
olahraga, seni dan budaya,
pecinta alam, jurnalistik,
teater, teknologi informasi dan
komunikasi, rekayasa, dan
lainnya;
d. Keagamaan, misalnya:
pesantren kilat, ceramah
keagamaan, baca tulis alquran,
retreat;
E. Beban belajar Rujukan: Permendikbud no. 61
tentang KTSP
Sistem Paket
1. Uraian tentang pengaturan
alokasi waktu pembelajaran per
jam tatap muka (35 menit),
jumlah jam pelajaran per
minggu, jumlah minggu efektif
per tahun pelajaran, dan
jumlah jam pelajran per tahun.
2. Uraian tentang pemanfaatan 40
% dari jumlah waktu kegiatan
Aspek yang Hasil Identifikasi
Deskripsi Saran Perbaikan
Ditelaah Ada Tdk Ada
tatap muka pada muatan
pelajaran tertentu, untuk
Penugasan Terstruktur (PT) dan
Kegiatan Mandiri Tidak
Terstruktur (KMTT).
F. Beban Belajar Rujukan: Permendikbud no. 61
Tambahan tentang KTSP
Adanya tambahan beban belajar
berdasarkan pertimbangan
kebutuhan belajar peserta didik
dan/atau kebutuhan akademik,
sosial, budaya, dan faktor lain
yang dianggap penting oleh
satuan pendidikan dan/atau
daerah,atas beban pemerintah
daerah atau satuan pendidikan
yang menetapkannya
G. Ketuntasan Permendikbud nomor 53 Tahun
Belajar 2015, permendikbud nomor 23
Tahun 2016 tentang Penilaian dan
Panduan Penilaian Direktorat
Pembinaan SD
Kriteria Ketuntasan Minimal yang
selanjutnya disebut KKM adalah
kriteria ketuntasan belajar yang
ditentukan oleh Satuan
Pendidikan yang mengacu pada
kompetensi dasar mata pelajaran,
dengan mempertimbangkan
karakteristik peserta didik,
karakteristik mata pelajaran, dan
kondisi Satuan Pendidikan.
Ketuntasan belajar/ KKM
dirumuskan di awal tahun
pelajaran.
1. Telah merumuskan ketuntasan
aspek sikap (KI-1 dan KI-2)
ditunjukkan dengan perilaku
baik peserta didik
2. Telah menetapkan ketuntasan
belajar/KKM KD dengan analisis
aspek kompleksitas, aspek
sumber daya pendukung, aspek
intake
3. Terdapat Daftar Ketuntasan
Belajar Minimal (KBM)
H. Kriteria  Kriteria kenaikan kelas sesuai d
Kenaikan kelas engan kebutuhan sekolahdgn
dan Kelulusan mempertimbangkan ketentuan
Aspek yang Hasil Identifikasi
Deskripsi Saran Perbaikan
Ditelaah Ada Tdk Ada
pada SK Dirjen Dikdasmen
(Sesuai dengan aturan yang
berlaku diSD).
 Uraian tentang pelaksanaan pe
nilaian hasil belajar siswa(ulang
an harian, ulangan tengah
semester, ulangan
akhirsemester dan ulangan
kenaikan kelas), sesuai
denganketentuan yang diatur
dalam Standar
PenilaianPendidikan.
 Uraian tentang pelaksanaan pro
gram remedial danpengayaan

 Kriteria kelulusan berdasar pad


a Permendikbud No. 4 th. 2018
 Uraian tentang pelaksanaan Uji
an Akhir SekolahBerstandar
Nasional dan Ujian sekolah
 Uraian tentang program-
program sekolah dalammening
katkan kualitas lulusan
I. Pendidikan Target kelulusan yang akan dic
Karakter dan apai oleh sekolah
Budaya Uraian tentang program-
Sekolah program sekolah dalammening
katkan kualitas lulusan
Uraian tentang program pasca
Ujian Akhir SekolahBerstandar
Nasional sebagai antisipasi
bagi siswa yangbelum lulus
ujian akhir.
J. Literasi Panduan Pembinaan Litarasi di SD
(Direktorat Pembinaan SD)
Bab. IV Kalender Pendidikan(Permendikbud no. 61 tentang KTSP)
A. Permulaan  Pengaturan tentang permulaan
Tahun Ajaran tahun pelajaran.
 Analisis hari efektif

B. Pengaturan 1. Minggu efektif belajar adalah


Waktu Belajar jumlah minggu kegiatan
Efektif pembelajaran diluar waktu libur
untuk setiap tahun pelajaran
pada setiap satuan pendidikan.
2. Waktu pembelajaran efektif
adalah jumlah jam
pembelajaran setiap minggu
yang meliputi jumlah jam
Aspek yang Hasil Identifikasi
Deskripsi Saran Perbaikan
Ditelaah Ada Tdk Ada
pembelajaran untuk seluruh
mata pelajaran termasuk
muatan lokal (kurikulum tingkat
daerah), ditambah jumlah jam
untuk kegiatan lain yang
dianggap penting oleh satuan
pendidikan
C. Pengaturan Penetapan waktu libur dilakukan
Waktu Libur dengan mengacu pada ketentuan
yang berlaku tentang hari libur,
baik nasional maupun daerah.
Waktu libur dapat berbentuk jeda
tengah semester, jeda antar
semester, libur akhir tahun
pelajaran, hari libur keagamaan,
hari libur umum termasuk hari-
hari besar nasional, dan hari libur
khusus
LAMPIRAN  Jadwal Kegiatan Revisi KTSP
 Daftar hadir Kegiatan Revisi
KTSP
 Jadwal Pelajaran Kls 1-6
 KI/SK –KD Mata Pelajaran
Pokok kls 1-6
 KI/SK-KD Mulok yang diajarkan
 Contoh proses penetapan
Ketuntasan Belajar Minimal
(KBM) satu mapel kls 1-6
 Raport Sekolah/ Raport Mu
 2(dua) Rekomendasi dari
kegiatan validasi
(Rekomendassi pertama masih
ada perbaikan dan rekomendasi
kedua layak ditandatangani
untuk disyahkan
penggunaannya)
 (Lembar validasi dibuat asli)
 (Tandatangan Kepala Sekolah
dan Komite dengan tinta
berwarna biru)

Rekomendasi Petugas Validasi/Verifikasi ke ... Untuk Dokumen I


......................................................................................................................................
.....................................................................................................................................

.................................., ... Agustus 2018

TIM VALIDASI
(Jumlah Tim Validasi sesuai dengan jumlah Pengawas yang ada di kecamatan tersebut)