Anda di halaman 1dari 14

GLOSARIUM

BKR : Badan Keamanan Rakyat


BP KNIP : Badan Pekerja Komite Nasional Indonesia Pusat
KNIP : Komite Nasional Indonesia Pusat.Badan yang berfungsi sebagai DPR sebelum pemilu
diselenggarakan dan disusun dari pusat hingga daerah
PPKI : Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia .Badan yang dibentuk Jepang , tanggal 7
Agustus 1945 yang diketuai oleh Ir. Soekarno
Multi Partai : Banyak partai
Masyumi: Partai Muslimin Indonesia
Parkindo : Partai Kristen Indonesia
PBI : Partai Buruh Indonesia
Permai : Partai Marhaens Indonesia
PNI : Partai Nasional Indonesia . Partai yang dirancang sebagai partai tunggal di Indonesia
PKI : Partai Komunis Indonesia
PRJ : Partai rakyat jelata
PSI : Partai sosialis Indonesia
PRS : Partai Rakyat Sosialis
TKR : Tentara Keamanan Rakyat
TRI : Tentara Republik Indonesia

PENDAHULUAN
Supaya anda berhasil mencapai kompetensi dalam mempelajari modul ini, maka ikuti
petunjuk – petunjuk berikut :

PETUNJUK PENGGUNAAN E - Modul


1. Bacalah modul ini secara berurutan dan pahami isinya.
2. Laksanakan semua tugas – tugas yang ada dalam modul ini agar kompetensi anda
berkembang sesuai kompetensi yang diharapkan.
3. Setiap mempelajari materi , anda harus mulai dari menguasai pengetahuan pendukung (
uraian materi ) , melaksanakan tugas – tugas, mengerjakan lembar latihan dan mengerjakan
evaluasi
4. Dalam mengerjakan lembar latihan, anda jangan melihat kunci jawaban terlebih dahulu
sebelum anda menyelesaikan lembar latihan
5. Kerjakan lembar kerja untuk pembentukan ketrampilan sampai pada benar – benar trampil
sesuai kompetensi
6. Konsultasikan dengan guru apabila anda mendapat kesulitan dalam mempelajari

Petunjuk Kusus :
1. Perhatikan materi Peristiwa Pembentukan Pemerintahan pertama Republik Indonesia
pada awal kemerdekaan
2. Pelajari dan pahami isi teks yang diberikan
3. Kerjakan Lembar aktivitas Siswa yang diberikan dalam modul
4. Kerjakan soal tes yang tersedia, semoga sukses

KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR


Kompetensi Dasar

3.1 Menganalisis peristiwa pembentukan pemerintahan pertama Republik Indonesia pada


awal kemerdekaan dan maknanya bagi kehidupan kebangsaan Indonesia masa kini
Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK):
3.1.1 Mendiskripsikan proses pembentukan Negara Republik Indonesia.

3.1.2 Mendiskripsikan proses pembentukan pemerintahan


3.1.3 Menilai proses pembentukan Negara dan pemerintahan Republik Indonesia
3.1.4 Menguraikan makna pembentukan Negara dan pemerintahan Republik Indonesia
4.1 Menalar peristiwa pembentukan pemerintahan Republik Indonesia pada awal kemerdekaan
dan maknanya bagi kehidupan kebangsaan Indonesia masa kini dan menyajikannya dalam
bentuk cerita sejarah

Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK):


4.1.1 Membuat laporan tertulis berbentuk esay hasil penelaran pembentukan
pemerintahan Republik Indonesia pada awal kemerdekaan dan maknanya bagi
kehidupan kebangsaan Indonesia masa kini

PEMBELAJARAN
Proses Pembentukan Negara
Suatu Negara dikatakan resmi terbentuk, apabila memenuhi 4 syarat yakni mempunyai
wilayah, mempunyai rakyat, telah memperoleh kemerdekaan ( pemerintahan yang telah
berdaulat ) dan telah mendapat pengakuan dari negara lain. Pada waktu Proklamasi kemerdekaan
RI tanggal 17 Agustus 1945 , unsur negara yang baru terpenuhi adalah rakyat ( penduduk ) dan
wilayah ( daerah ) sedang untuk pemerintahan yang berdaulat dan pengakuan dari Negara lain
belum terpenuhi. Baru sesudah PPKI mengadakan sidang tanggal 18 Agustus 1945 keseluruhan
unsur tersebut dapat dilengkapi. Oleh karena itu , para pemimpin negara melalui PPKI
mengesahkan konstitusi dan alat kelengkapan negara.
Proses Pembentukan pemerintahan
Sidang PPKI pertama
Sidang PPKI Pertama yang dilaksanakan pada tanggal 18 Agustus 1945 menghasilkan 3
keputusan penting, antara lain :
a. Menetapkan dan mengesahkan UUD negara RI yang rancangannya telah dipersiapkan oleh
BPUPKI
b. Memilih Ir. Soekarno dan Drs. Moh Hatta sebagai Presiden dan Wakil Presiden pertama
Indonesia
c. Akan dibentuk sebuah Komite Nasional, untuk membantu presiden dalam menjalankan
tugas sehari-hari selama MPR/DPR belum terbentuk sesuai dengan UUD.

Sidang PPKI Kedua


Sidang PPKI kedua yang dilaksanakan tanggal 19 Agustus 1945 menghasilkan 3 keputusan
penting, antara lain sebagai berikut :
a. Pembagian wilayah Indonesia menjadi 8 Provinsi sekaligus menunjuk gubernurnya
b. Membentuk kementerian negara yang terdiri dari 12 kementerian yang memimpin
departemen dan 4 menteri negara non departemen sekaligus mengangkat menteri-
menterinya
c. Membentuk Komite Nasional Indonesia

Sidang PPKI Ketiga


Sidang PPKI ketiga dilaksanakan pada tanggal 22 Agustus 1945 , menghasilkan 3 keputusan
penting antara lain :
a. Pembentukan Komite Nasional Indonesia
Komite Nasional Indonesia adalah badan yang berfungsi sebagai DPR sebelum DPR
hasil pemilu terbentuk. Di tingkat pusat komite ini disebut KNIP, sedang di tingkat daerah
disebut dengan KNI Daerah.
Tugas KNIP adalah membantu tugas presiden, namun dengan dikeluarkannya
Mahlumat pemerintah no. X tanggal 16 Oktober 1945 diperluas sebagai lembaga
legislative untuk membuat undang undang dan ikut menetapkan GBHN. Berhubung
gentingnya keadaan, maka pekerjaan sehari – hari KNIP dijalankan oleh sebuah Badan
Pekerja KNIP yang diketuai oleh Sutan Syahrir.
b. Membentuk Partai Nasional Indonesia
Pada tanggal 3 Nopember 1945 pemerintah mengeluarkan mahlumat yang intinya
berisi memberi kesempatan kepada rakyat untuk mendirikan partai – partai politik. Partai
politik yang muncul diantaranya : Masyumi, Parkindo, PKI, PBI, Parkindo, Partai rakyat
jelata, Partai sosialis Indonesia,Partai Rakyat Sosialis, Partai Katolik , Permai dan PNI.
c. Pembentukan Badan Keamanan Rakyat
Pada tanggal 23 Agustus 1945 Presiden Sukarno secara resmi mengumumkan
berdirinya BKR. Badan ini berfungsi sebagai Badan Penolong Keluarga Korban Perang (
BPKKP ), merupakan indulorganisasi pemelihara keselamatan rakyat.
Kebijakan pemerintah membentuk BKR ini mendapat kritikan dari Oerip Soemoharjo,
yan menyatakan “ Aneh suatu Negara zooder tentara “. Akirnya tanggal 5 Oktober 1945
membentuk TKR ( Tentara Keamanan Rakyat). Selanjutnya TKR mengalami
perkembangan dan perubahan nama sebagai berikut :
7 Januari 1946, TKR dirubah menjadi Tentara Keselamatan Rakyat
11 Januari 1946, TKR berganti nama menjadi TRI ( Tentara Republik Indonesia )
3 Juni 1947, TRI berganri nama menjadi TNI ( Tentara Nasional Indonesia )

Makna pembentukan Negara dan Pemerintahan Republik Indonesia


Proklamasi kemerdekaan Indonesia merupakan titik kulminasi perjuangan pergerakan
Indonesia yang telah dapat mengantarkan ke pintu gerbang kebebasan. Hari kebebasan itu telah
ditunggu – tunggu sejak bertahun – tahun lamanya dengan peneuh kesadaran melalui berbagai
bentuk perjuangan dari seluruh rakyat Indonesia. Proklamasi kemerdekaan Indonesia bukan akir
perjuangan bangsa Indonesia.
Kemerdekaan bagi rakyat Indonosia memang menjadi suatu momen yang ditunggu –
tunggu. Mereka merasa bebas dari penderitaan akibat penjajahan bangsa asing. Dengan adanya
proklamasi kemerdekaan ini, harapan untuk menggapai masa depan yang lebih baik semakin
terbuka, seperti kebebasan untuk mengolah sumber daya alam sehingga dapat mencukupi
kebutuhan hidup.
Dengan demikian makna yang terkandung dari proklamasi kemerdekaan secara keseluruhan
adalah sebagai berikut :
a. Lahirnya Negara dan bangsa Indonesia
b. Sebagai puncak perjuangan pergerakan anti penjajahan
c. Dimulainya revolusi Indonesia yakni perpindahan kekuasaan dari penjajah kepada
pemerintah Indonesia
d. Sebagai sumber hukum lahirnya hukum nasional, berakirnya hukum colonial
e. Menjadi bukti kedaulatan bangsa Indonesia sehingga diakui negara – negara lain

Secara umum pemikiran dari Proklamasi Kemerdekaan RI dapat diambil maknanya sebagai
berikut :
a. Proklamasi merupakan sebuah pernyataan penting yang berdasar hukum dan resmi bahwa
bangsa Indonesia telah merdeka
b. Proklamasi Kemerdekaan RI menjadi sebuah contoh bagi bangsa – bangsa Asia – Afrika
untuk memerdekakan diri dari penjajah
c. Kemerdekaan memberikan makna penting bahwa bangsa Indonesia berhak mengatur
sendiri negaranya dan mulai menjalankan kehidupan kenegaraannya tanpa campur tangan
bangsa lain
4. Proklamasi menjadi alat hukum internasional untuk menyatakan kepada seluruh rakyat
Indonesia dan seluruh dunia , bahwa Indonesia memegang seluruh hak kemerdekaan.

Makna pembentukan perangkat Kenegaraan


Satu hari setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia, yakni tanggal 18 Agustus 1945 ,
sidang PPKI pertama memfokuskan pembahasannya pada pengesahan RUUD menjadi UUD
1945 sebagai dasar hukum bagi penyelenggaraan kehidupan ketatanegaraan Indonesia. Di
dalam UUD 1945 berisi tentang aturan mengenai cara – cara pembentukan Negara dan
kelengkapannya, termasuk perumusan bentuk Negara dan pemimpin bangsa.
Setelah pembahasan UUD 1945 dan disahkan menjadi UUD Negara Republik Indonesia,
Otto iskandardinata mengemukakan pendapatnya untuk langsung melakukan pemilihan dan
penetapan presiden dan wakil presiden.Beliau mengusulkan agar yang menjadi presiden adalah
Ir. Soekarno dana Drs. Moh. Hatta sebagai wakilnya. Ternyata usulan tersebut diterima tanpa ada
yang meneolak.
Pemerintahan pada dasarnya adalah penggerak dari sistim pemerintahan. Tujuan nasional
Negara Indonesia sebagaimana yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945 alinia keempat,
yakni sebagai berikut :
1. Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia
2. Memajukan kesejahteraan umum
3. Mencerdaskan kehidupan bangsa
4. Ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan , perdamaian abadi dan
keadilan social
Pemerintah menurut kekuasaan wilayahnya terbagi menjadi 3 yakni : pertama ,pemerintah
pusat,yang memiliki kewenangan dalam mengambil suatu kebijakan yang mencakup suatu
Negara yaitu Negara Indonesia. Kedua, pemerintah daerah Tingkat I yaitu pemerintahan yang
berada di wilayah propinsi dengan kepala pemerintahnya seorang gubernur. Dan ketiga,
pemerintah daerah tingkat II yang memiliki kewenangan dalam mengatur dan mengelola
peraturan di wilayah kabupaten yang bupati sebagai kepala pemerintahannya.
Pemerintah pusat biasanya disebut “ pemerintah “ adalah perangkat Negara yang
berkedudukan di ibukota Negara Republik Indonesia. Organisasi pemerintah pusat terdiri atas :
1. Presiden
Presiden Republik Indonesia memegang kekuasaan pemerintah menurut undang – undang
Dasar.Presiden . Berdasarkan UUD 1945 hasil amandemen, Pemilihan presiden
dilaksanakan melalui pemilihan umum yang dilaksanakan dalam kurun waktu 5 tahun.
2. Wakil Presiden
Adalah jabatan pemerintahanyang berada satu tingkat dibawah presiden.Wakil presiden
akan mengambil alih jabatan presiden apabila beliau berhalangan sementara atau tetap.
Tugas wakil presiden adalah membantu presiden.Jika presiden meninggal dunia, berhenti,
diberhentikan / tidak dapat melakukan kewajibannya dalam masa jabatannya , maka wakil
presiden menggantikannya sampai dengan habis masa jabatannya
3. Menteri
Menteri sering disebut sebagai pembantu presiden. Menteri membantu presiden dalam
menjalankan pemerintahan. Menteri . Menteri dikelompokkan menjadi 3, yakni menteri
Negara coordinator, menteri Negara yang memimpin kementrian / departemen dan menteri
non kementrian / non departemen.

RANGKUMAN
Syarat pembentukan Negara yakni mempunyai wilayah, mempunyai rakyat, telah
memperoleh kemerdekaan ( pemerintahan yang telah berdaulat ) dan telah mendapat pengakuan
dari negara lain.
Proses Pembentukan pemerintahan, melalui sidang PPKI , yakni Sidang PPKI Pertama yang
dilaksanakan pada tanggal 18 Agustus 1945 menghasilkan 3 keputusan. Sidang PPKI kedua
yang dilaksanakan tanggal 19 Agustus 1945 menghasilkan 3 keputusan penting,dan sidang PPKI
ketiga dilaksanakan pada tanggal 22 Agustus 1945 , menghasilkan 3 keputusan penting.
Proklamasi kemerdekaan Indonesia merupakan titik kulminasi perjuangan pergerakan
Indonesia yang telah dapat mengantarkan ke pintu gerbang kebebasan. Dengan proklamasi
kemerdekaan , harapan untuk menggapai masa depan yang lebih baik semakin terbuka, seperti
kebebasan untuk mengolah sumber daya alam sehingga dapat mencukupi kebutuhan hidup.
Makna Proklamasi Kemerdekaan secara keseluruan yakni : Lahirnya Negara dan bangsa
Indonesia, Sebagai puncak perjuangan pergerakan anti penjajahan, Dimulainya revolusi
Indonesia yakni perpindahan kekuasaan dari penjajah kepada pemerintah Indonesia, Sebagai
sumber hukum lahirnya hukum nasional, berakirnya hukum colonial, Menjadi bukti kedaulatan
bangsa Indonesia sehingga diakui negara – negara lain.
Tanggal 18 Agustus 1945, 2 alat kelengkapan Negara sudah kita miliki yakni UUD 1945
yang berisi tentang cara – cara pembentukan Negara dan kelengkapannya, termasuk perumusan
bentuk Negara dan pemimpin bangsa, Presiden dan wakil presiden. Tanggal 19 Agustus1945,
alat kelengkapan Negara bertambah 2 yakni konsep pembagian wilayah yakni 8 propinsi beserta
gubernurnya, dan Kabinet / kementrian Negara (12 departemen dan 4 menteri Negara ). Tanggal
22 Agustus 1945, kelengkapan Negara bertambah 3 yakni BKR sebagai perangkat keamanan,
PNI sebagai perangkat kepartaian dan KNIP sebagai lembaga DPR yang membantu tugas
presiden dalam membuat undang – undang.
Berdasarkan wilayah kekuasaannya, pemerintahan dibagi menjadi 3 yakni pemerintah
pusat, pemerintah Daerah TK.I dan pemerintah daerah tk. II. Pemerintah pusat terdiri atas
presiden dan wakil presiden serta menteri.

LATIHAN PILIHAN GANDA

1. Pemilihan presiden dan wakil presiden untuk pertama kali dilakukan dengan cara :
A. Dipilih langsung oleh rakyat
B. Dipilih melalui pemilu
C. Voting dalam rapat PPKI
D. Aklamasi dari anggota PPKI
E. Dipilih KNIP
2. Dalam sejarah pemerintahan di Indonesia , kementrian dan departemen pada awal
kemerdekaan dibentuk oleh :
A. Presiden
B. PPKI
C. BP KNIP
D. BPUPKI
E. KNIP
3. Berikut adalah alat kelengkapan Negara dan pemerintahan yang dibentuk pada awal
kemerdekaan :
A. Dewan Perwakilan Rakyat
B. Majelis Permusyawaratan Rakyat
C. Kementrian dan departemen
D. PPKI
E. BPUPKI
4. Tugas Komite Nasional yang dibentuk PPKI pada tanggal 22 Agustus 1945 adalah
A. Membentuk kementrian dan departemen
B. Mengadakan pemilihan presiden dan wakil presiden
C. Membantu tugas presiden sebelum terbentuknya DPR
D. Menggantikan peran dan kedudukan MPR
E. Merancang UUD
5. Berikut yang merupakan hasil keputusan sidang PPKI I tanggal 18 Agustus 1945 adalah :
A. Membentuk Komite Nasional
B. Membentuk Partai Nasional Indonesia
C. Memilih dan mengangkat Ir Soekarno sebagai Presiden dan Drs. Moh. Hatta sebagai
wakil presiden
D. Membentuk Badan Keamanan rakyat
E. Membentuk 12 departemen

LATIHAN URAIAN
1. Syarat untuk mendirikan Negara ada 4 . Apa saja syarat yang sudah dimiliki oleh Indonesia
pada saat proklamasi kemerdekaan tanggl 17 Agustus 1945.
2. Untuk pertama kalinya lembaga yang mengesahkan Undang – Undang dasar 1945 adalah
PPKI. Mengapa demikian
3. Proklamasi Kemerdekaan mempunyai beberapa arti penting bagi bangsa Indonesia. Jelaskan !
4. Apa saja alat kelengkapan Negara yang dimiliki bangsa Indonesia pada awal kemerdekaan !
5. Dalam pembukaan UUD 1945 terdapat rumusan tujuan nasional bangsa Indonesia. Jelaskan !
PENILAIAN DIRI
Setelah mempelajari materi Pembentukan Negara dan Pemerintahan Republik Indonesia , kalian
dapat melakukan penilaian diri dengan cara memberikan tanda √ pada kolom yang tersedia
sesuai dengan kemampuan kalian.

No. Pernyataan Ya Tidak


1 Saya dapat menjelaskan proses pembentukan negara.
2 Saya dapat menjelaskan syarat pendirian Negara yang
sudah dipenuhi oleh bangsa Indonesia tanggal 17 Agustus
1945
3 Saya dapat menjelaska alat kelengkapan Negara yang
dibentuk tanggal 18 Agustus 1945
4 Saya dapat menjelaska alat kelengkapan Negara yang
dibentuk tanggal 19 Agustus 1945
5 Saya dapat menjelaska alat kelengkapan Negara yang
dibentuk tanggal 22 Agustus 1945
6 Saya dapat menilai proses pembentukan Negara dan
pemerintahan Indonesia
7 Saya dapat menjelaskan mengapa untuk pertama kalinya
lembaga yang bertugas mengesahkan UUD adalak PPKI.
8 Saya dapat menguraikan makna pembentukan Negara dan
pemerintahan RI
9 Saya dapat mendiskripsikan tujuan nasiaonal bangsa
Indonesia yang terdapat pada pembukaan UUD 1945
10 Saya dapat membuat laporan tertulis dalam bentuk esay
tentang pembentukan Negara dan pemerintahan RI

EVALUASI

PILIHAN GANDA
1. Perhatikan pernyataan berikut !
1. Memiliki wilayah
2. Memiliki rakyat
3. Memperoleh kemerdekaan
4. Memperoleh pengakuan dari Negara lain
Pada tanggal 18 Agustus 1945, persyaratan yang telah dimiliki oleh bangsa
Indonesia adalah :
A. 1,2 dan 3
B. 2,3 dan 4
C. 1,3 dan 4
D. 1, 2 dan 4
E. 1,2,3 dan 4
2. PPKI secara bulat memilih Soekarno dan Moh. Hatta sebagai presiden dan wakil dengan
alasan :
A. PPKI tidak memiliki waktu yang cukup untuk mengadakan pemilu
B. Seluruh anggota PPKI mengakui dedikasi dan pengabdian kedua tokoh
C. Sebagian besar anggota PPKI telah terpengaruh oleh penampilan kedua tokoh
D. Kedua tokoh itulah yang dicalonkan oleh Jepang
E. Selai kedua tokoh tersebut, tidaka ada yang berani menjadi presiden
3. Badan keamanan rakyat sengaja dibentuk bukan dalam format organisasi resmi kemiliteran,
dengan pertimbangan :
A. Indonesia belum ada perwira tinggi yang handal
B. Menghilangkan kesan Indonesia menyiapkan perlawanan kepada sekutu
C. Negara Indonesia belum siap untuk berperang
D. Adanya larangan Jepang untuk membentuk lembaga resmi kemiliteran
E. Para pemimpin Indonesia waktu itu belum memahami kemiliteran
4. Perhatikan pernyataan di bawah ini !
1. Munculnya salam nasional “ merdeka” pada setiap pertemuan
2. Terbentuknya komite – komite nasional Indonesia daerah
3. Tersebarnya berita proklamasi sampai ke berbagai pelosok daerah
4. Ribuan rakyat berbondong – bondong menghadiri proklamasi kemerdekaan.
5. Terpilihnya Soekarno – Hatta secara aklamasi sebagai presiden dan wakil presiden
Yang merupakan bukti bahwa rakyat Indonesia mendukung Proklamasi Kemerdekaan RI
adalah :
A. 1,2 dan 3
B. 2,3 dan 4
C. 1,3 dan 4
D. 1, 2 dan 4
E. 1,2, dan 5
5. Kalimat pertama pada naskah proklamasi , mengandung makna :
A. Kemauan bangsa Indonesia untuk menentukan nasibnya sendiri
B. Pengalihan kekuasaan dari tangan Jepang ke bangsa Indonesia
C. Tekat bangsa Indonesia untuk bekerjasama dengan Belanda
D. Pemutusan hubungan diplomasi dengan Jepang
E. Pernyataan Indonesia merdeka
6. Bangsa Indonesia pada saat proklamasi kemerdekaan pada dasarnya belum sempurna
sebagai suatu Negara, dengan alasan :
A. Belum memiliki tentara yang kuat
B. Kondisi rakyat sangat miskin
C. Belum siap untuk mendirikan Negara
D. Naskah proklamasi terlampau singkat
E. Pemerintahan yang sah belum terbentuk
7. Pada tangal 22 Agustus 1945 , PPKI mengadakan siding yang ke 3 , keputusan penting
yang dihasilkan yaitu :
A. Pembentukan KNIP, TKR dan BKR
B. Pembentukan KNIP, PNI dan BKR
C. Pembentukan KNIP, TKR dan TKR

D. Pembentukan TKR , PNI dan BKR

E. Pembentukan TKR ,PNI dan TRI

8. Wilayar Republik Indonesia pada awal kemerdekaan dibagi menjadi 8 propinsi dan tiap –
tiap propinsi dipimpin oleh seorang gubernur . Hal ini berdasarkan :
A. Musyawarah para pendiri Republik Indonesia
B. Keputusan sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945
C. Keputusan sidang PPKI tanggal 19 Agustus 1945

D. Keputusan sidang PPKI tanggal 22 Agustus 1945

E. Kesepakatan Presiden dan wakil presiden

EVALUASI URAIAN
Setelah mempelajari uraian materi , mengerjakan latihan soal, mengerjakan soal evaluasi pilihan
ganda , buatlah laporan tertulis dalam bentuk esay tentang peristiwa pembentukan pemerintahan
Republik Indonesia pada awal kemerdekaan dan maknanya bagi kehidupan kebangsaan
Indonesia masa kini. Dengan ketentuan : dikerjakan di selembar kertas folio, minimal 1 halaman
folio, terdiri dari pendahuluan, isi laporan, penutup ( kesimpulan dan saran )

DAFTAR PUSTAKA

1. Djaya Wahjudi,2010,Sejarah SMA Kelas XII,Klaten, Intan Pariwara


2. Larasati Sri,2017, Modulku Sejarah SMA/MA Peminatan Kelas XI Semester 2, Surakarta,
Mediatama
3. Larasati Sri,Maryati Dwi ,2017, Modulku Sejarah Indonesia SMA / SMK/MA Kelas XI
Semester 2, Surakarta, Mediatama

KUNCI JAWABAN

LATIHAN PILIHAN GANDA


1. D
2. B
3. C
4. C
5. C

LATIHAN URAIAN

EVALUASI PILIHAN GANDA


1. A
2. B
3. B
4. C
5. E
6. E
7. B
8. C