Anda di halaman 1dari 2

4 Tahap Perkembangan Indra Penting dari

Janin Selama dalam Kandungan


Ketika bayi lahir dengan proses persalinan baik itu normal atau caesar maka bayi Anda sudah
lahir dengan indra yang lengkap dan normal. Kecuali jika bayi Anda memang membawa
kelainan seperti cacat janin sejak dalam kandungan. Harapan untuk memiliki bayi yang sehat
dan normal sudah bisa Anda pupuk sejak bayi masih dalam kandungan. Ini karena bayi Anda
mengalami perkembangan organ penting selama dalam rahim. Meskipun prosesnya tidak bisa
dirasankan oleh ibu hamil, tapi ini proses yang sangat penting untuk kehidupan bayi setelah
lahir. Berikut ini adalah tahap perkembangan indra penting dari janin selama dalam
kandungan.

1. Perkembangan indra peraba

Indra pertama yang berkembang pada janin adalah indra peraba. 3 Minggu sejak terjadi
pembuahan maka indra peraba bayi mulai berkembang. Kulit janin menjadi salah satu
reseptor sensorik pertama yang penting untuk janin. Ini biasanya berkembang saat masuk ke
perkembangan janin 2 bulan atau lebih tepatnya saat usia janin dalam kandungan 8 minggu.
Saat usia tersebut tubuh janin membentuk reaksi yang sangat sensitif terhadap pertumbuhan
setiap rambut pada kulit janin. Jadi ini sungguh proses yang sangat luar biasa. Bahkan saat
janin sudah berusia 3 bulan atau minggu ke 12 maka janin sudah bisa menerima rangsangan
dan respon. Semua bagian kulit janin menjadi sensitif kecuali ujung kepala janin yang
memang masih belum berkembang sempurna.

2. Perkembangan indra pendengar

Setelah melewati tahap itu maka janin Anda kemudian semakin berkembang dengan
memiliki indra pendengaran. Organ pendengaran mulai terbentuk sejak usia janin antara 4
sampai 5 minggu. Mungkin waktunya memang bersamaan dengan tahap perkembangan kulit
janin. Organ telinga terbentuk mulai dari bagian dalam kemudian menyebar ke bagian luar.
Lalu sejak kapan indra pendengaran janin mulai lengkap dan sempurn? Perkembangan itu
terjadi saat janin masuk ke perkembangan janin 4 bulan. Antara minggu ke 18 sampai 20
maka janin sudah bisa mendengar. Bahkan janin bisa mendengar suara dari dalam dan luar
rahim. Bagian penting yang sering terdengar oleh janin seperti suara aliran darah, denyut
jantung dan kembang kempis organ paru-paru.

Pada saat janin sudah masuk ke usia 24 minggu atau 26 minggu maka janin Anda sudah bisa
mendengar suara dari luar rahim. Kemudian saat sudah trimester ketiga maka janin sudah
bisa mendengar suara dari lingkungan luar dengan jelas.

3. Perkembangan indra penglihatan

Sebenarnya sejak awal kehamilan sampai usia janin 25 minggu maka sudah terjadi
perkembangan indra penglihatan. Saat itu bagian yang paling penting dari mata yaitu retina
mulai berkembang sempurna. Kemudian saat janin masuk ke tahap perkembangan janin 6
bulan lebih 2 minggu maka bagian kelopak mata janin sudah bisa terbuka. Namun janin Anda
sama sekali belum bisa melihat. Bagian yang paling penting lainnya adalah saat janin sudah
masuk ke trimester ketiga maka mata janin sudah sensitif terhadap cahaya dari luar rahim.
Karena itulah saat itu maka ibu harus memilih pakaian yang tepat untuk melindungi mata
janin.

4. Perkembangan indra pengecap dan penciuman

Tahap perkembangan indra pengecap dan penciuman memang tidak bisa dilepaskan. Tahap
ini sebenarnya sudah dimulai sejak janin berusia 10 atau 11 minggu. Kemampuan janin untuk
membaui atau mengecap sudah berkembang dengan baik. Mengapa proses ini bisa terjadi?
Karena sebenarnya saat itu janin sudah mulai bisa mengetahui aroma makanan, minuman
atau zat asing yang mengalir ke tubuh janin melalui plasenta. Saat itu janin juga sudah bisa
menikmati setiap rasa dari nutrisi ibu hamil termasuk manis, asin, pahit melalui air ketuban.
Kemudian sejak janin berusia 21 minggu maka janin sudah bisa merasakan kenyang dan
lapar.

Nah itulah semua tahap perkembangan indra penting dari janin selama dalam kandungan
yang harus Anda ketahui. Semua tahap ini seperti keajaiban untuk ibu hamil. Dan dokter
tetap memantau kondisi ini dengan pemeriksaan kehamilan rutin.

https://hamil.co.id/perkembangan-janin/tahap-perkembangan-indra-penting-dari-janin