Anda di halaman 1dari 13

KREDIBILITAS PEMBERI PESAN

Debita Albantani Gp 2018720159


Nurul Eka Saputri 2018720178
Septa Zendy Kurniawan 2018720184
Suci Mega Utami 2018720187
Syukron Abdillah 2018720188
yuni Wahyuni 2018720192
Kredibilitas

 Kredibilitas adalah keadaan atau kondisi yang


dapat dipercaya dan bisa
dipertangungjawabkan sebagaimana mestinya.
Komunikator

 Komunikator adalah orang ataupun kelompok yang


menyampaikan pesan atau stimulus kepada orang atau
pihak lain (komunikan) dan diharapkan orang atau pihak
lain yang menerima pesan tersebut memberikan respon
atau jawaban (feedback) agar proses komunikasi dapat
berlangsung dengan baik , sehingga komunikator dapat
berperan sebagai komunikan, dan komunikan dapat
bertindak sebagai komunikator .
Komunikator atau orang yang menyampaikan pesan harus
berusaha merumuskan isi pesan yang akan disampaikan.
Sikap dari komunikator harus empati, jelas., kejelasan
kalimat dan kemudahan bahasa akan sangat mempengaruhi
penerimaan pesan oleh komunikan.Ada beberapa hal yang
harus diperhatikan, yaitu:

1. Penampilan
Penampilan yang baik, sopan dan menarik sangat
berpengaruh dalam proses berkomunikasi. Seorang
penerima pesan terkadang aspek pertama yang diperhatikan
adalah penampilan komunikator. Sebagai seorang perawat
penampilan yang bersih, sopan dan menarik sangat perlu
dalam menjalankan perannya dalam memberikan asuhan
keperawatan kepada klien.
2. Penguasaan masalah
Sebelum melakukan komunikasi seorang komunikator hendaknya
faham dan yakin betul bahwa apa yang akan disampaikan merupakan
permasalahan yang penting. Penguasaan masalah ini sangat penting
terutama bila dalam proses komunikasi tersebut terjadi feedback
Penguasaan masalah bagi komunikator dapat meningkatkan
kepercayaan komunikan terhadap komunikator. Misalnya seorang
perawat sebelum menjelaskan tentang masalah kebutuhan cairan klien,
perawat harus terlebih dahulu menguasai materi tentang jenis-jenis
kebutuhan cairan tubuh, tanda-tanda klien kekurangan cairan, akibat
kekurangan cairan dan penatalaksanaan pada klien yang kekurangan
cairan.
3. Penguasaan bahasa
Proses komunikasi akan berjalan lambat apabila bahasa yang
digunakan kurang sesuai dengan bahasa yang mudah dimengerti oleh
penerima pesan. Penguasaan bahsa yang kurang baik dapat menyebabkan
salah tafsir atau mispersepsi.
Prinsip pengirim pesan adalah sejauh mana pengirim pesan mampu
menyampaikan pesan secara persuasive melalui cara yang efektif, yang
terdiri dari : Kredibilitas, daya tarik fisik dan menyenangkan, mampu
memberikan arti.
Kredibilitas Pengirim Pesan
Dalam bukunya Pengantar Ilmu Komunikasi,
Prof. Dr. H. Hafied Canggara, M.Sc. (2008;91)
berpendapat bahwa :

“Kredibilitas ialah seperangkat persepsi


tentang kelebihan-kelebihan yang dimiliki
sumber sehingga diterima atau diikuti oleh
khalayak (penerima).Gobbel, menteri
propaganda Jerman dalam perang dunia II
menyatakan bahwa, untuk menjadi seorang
komunikator yang efektif harus memiliki
kredibilitas yang tinggi.”
Kredibiilitas terdapat dan berpengaruh pada sumber
(komunukator) dalam keberhasilan proses komunikasi,
karena hal ini mempengaruhi tingkat kepercayaan sasaran
terhadap pesan yang disampaikan. Aspek Kredibilitas ialah:
 Sifat bila dipercaya dari si pengirim pesan sebagai sumber
informasi
 Intensi, yaitu maksud atau motivasi baik dari pihak pengirim
 Ungkap sikap hangat dan bersahabat dari pengirim pesan
 Predikat atau cap positif yang dimiliki pihak pengirim
 Keahlian pengirim pesan menyangkut pokok pembicaraan
yang disampaikan
 Sifat dinamis, proaktif, dan empatik dari si pengirim pesan
Bentuk-Bentuk Kredibilitas
Sebagai komunikator harus memiliki kredibilitas, berikut
bentuk-bentuk kredibilitas antara lain:
1. Initial Credibility
Initial credibility adalah kredibilitas yang diperoleh
komunikator sebelum proses komunikasi berlangsung.
Contoh seorang pembicara yang sudah punya nama bisa
mendatangkan banyak pendengar, atau seorang pakar yang
sudah terkenal akan mudah dimuat di surat kabar,
meskipun editor belum membacanya.
2. Derived Credibility
Derived Credibility adalah kredibilitas yang diperoleh
seseorang pada saat komunikasi berlangsung, misal
pembicara memperoleh tepuk tangan dari audience karena
pidatonya masuk diakal komunikan.
3. Terminal Credibility
Terminal credibility adalah kredibilitas yang diperoleh
seorang komunikator setelah pendengar/komunikan atau
pembaca mengikuti ulasannya. Seorang komunikator yang
ingin memperoleh kredibilitas perlu memiliki pengetahuan
yang dalam, pengalaman yang luas, kekuasaan yang dipatuhi
dan status sosial yang dihargai.
4. Daya Tarik ( attractivineness )
Daya tarik adalah salah satu faktor yang harus dimiliki
oleh seorang komunikator selain kredibilitas. Faktor daya
tarik (attractivness) banyak menentukan berhasil tidaknya
komunikasi. Pendengar /pembaca/ audience atau komunikan
bisa saja mengikuti pandangan seorang komunikator, karena
ia memiliki daya tarik dalam hal kesamaan (similarity),
dikenal (familiarity), disukai (liking), dan fisiknya (physic).
 Kesamaan (similarity ) yang dimaksud bahwa orang bisa tertarik pada
komunikator karena adanya kesamaan demografis, bahasa, ras,
agama,dll.
 Dikenal (familiarity) maksudnya seorang komunikator yang dikenal
baik biasanya lebih cepat diterima oleh khalayak daripada mereka
yang tidak dikenal.
 Menyukai (liking) artinya komunikator yang memiliki kesamaan dan
sudah terkenal, pada akhirnya akan disenangi oleh
khalayak/komunikan . Seorang pendengar atau pembaca yang
menyukai dan menganggap si komunikator sebagai idolanya, akan
mudah masuk dalam pengaruh orang yang disenanginya.
 Mengenai fisik (physic), seorang komunikator sedapat mungkin
memiliki bentuk fisik yang sempurna . Sebab dari fisik yang menarik,
yang sempurna, yang cantik akan menimbulkan nilai plus bagi
komunikan maka tentunya tidak akan mengganggu jalannya
komunikasi. Contoh : seorang SPG (sales promotion girl) selalu dipilih
yang cantik agar orang lain (komunikan) tertarik lebih dahulu secara
fisik.
5. Kekuatan (power)
Kekuatan adalah kepercayaan diri yang harus dimiliki
seorang komunikator jika ia ingin mempengaruhi orang
lain. Kekuatan bisa juga dijadikan sebagai kekuasaan
dimana khalayak dengan mudah menerima suatu
pendapat kalau hal itu disampaikan oleh orang yang
memiliki kekuasaan.
Misalnya kepala kantor kepada bawahannya.
Kesimpulan
Komunikator adalah seorang yang
menyampaikan pesan kepada khalayak dengan
pertimbangan perannya sebagai komunikator
dengan menyukseskan proses komunikasi sehingga
komunikan dapat menerima pesan dengan jelas.
Dan artinya seorang komunikator telah sukses
menyampaikan pesannya kepada komunikan. Jika
memang pesan tersebut membutuhkan perbuatan
dari komunikan, komunikan tersebut akan
melakukan atau mengaplikasikan pesan yang
disampaikan oleh komunikator dalam kehidupan
komunikan