Anda di halaman 1dari 65

Efek filter pada gambar bitmap photoshop

Filter adalah fasilitas untuk memberikan efek tertentu pada obyek gambar bitmap
sehingga desain gambar yang dihasilkan akan lebih hidup. Tiap-tiap filter
mempunyai option untuk mengatur hasilnya agar sesuai dengan keinginan
desainer grafis. Filter secara garis besar dibagi menjadi 13 jenis filter, yaitu :
artistic, blur, brush strokes, distort, noise, pixelate, render, sharpen, sketch, stylize,
texture, video, other.
Filter yang ada dapat ditambah lagi macamnya dengan jalan menambahkan plug-
ins filter dengan cara mendownload, mengkopi atau membeli, seperti perintah
digimarc yang terdapat di menu filter. .
1. Efek Artistic
ArtisticFilter
Filter jenis artistik berfungsi untuk menciptakan kesan artistik pada objek
gambar bitmap maupun teks. Artistic memberi effect untuk merubah gambar
menjadi seperti lukisan. Didalam filter artistic disediakan kurang lebih 15 pilihan
efek filter yaitu : Colored pencil, cutout, dry brush, film grain, fresco, neon glow,
paint daubs, palette knife, plastic wrap, poster edges, rough pastels, smudge
stick, sponge, underpainting, dan water color.
Misalnya pada filter colored pencil, filter ini berfungsi untuk mengubah
gambar menjadi seperti gambar yang dibuat dari arsiran pensil warna.
Brush stroke
Filter brush stroke memiliki fungsi untuk memberikan efek pada gambar
menjadi seperti lukisan berupa tinta dengan berbagai pilihan alat untuk
melukis.Hal ini hampir sama dengan fungsi filter artistic .
Pada filter brush stroke terdapat delapan efek khusus yaitu : accented edges,
angled strokes, crosshatch, dark strokes, ink outlines, spatter, sparyed strokes,
dan sumi-e.
Distort
Filter distort berfungsi untuk mengacak gambar dengan suatu keteraturan
tertentu. Jenis filter distort menghasilkan efek distorsi secara geometris, efek tiga
dimensi atau efek pembentukan ulang pada sebuah gambar. Di dalam filter ini
terdapat 12 efek khusus yaitu : diffuse glow, displace, glass, ocean ripple, pinch,
polar coordinates, ripple, shear, spherize, twirl, wave, dan zigzag.
Noise
Filter noise berfungsi untuk memberikan gangguan pada gambar, misalnya
diberikan efek bintik bintik disekitar gambar. Filter noise dapat pula digunakan
untuk mengurangi noise/gangguan dari suatu gambar bitmap. Di dalam filter
noise terdapat beberapa efek diantaranya : Add noise, despeckle, dust &
scraches, median dan reduce noise.
Cara Membuat Efek Ice Pada Teks Dengan Mudah

Step 1 : Buat layer baru dengan ukuran 500px X 500px dengan mode grayscale
dan content white

Efek Ice
Step 2 : Tambahkan teks ( disini saya menggunakan font : Playbill ) , lalu klik
kanan pada layer teks, pilih Rasterize Type
Efek Ice

Step 3 : Klik menu Filter, lalu pilih Noise > Add Noise > Set Amount = 145 dan
Distribution = Gaussian
Efek Ice

Step 4 : Klik menu Layer lalu pilih Flatten Image

Step 5 : Klik menu Filter > pilih Pixelate > Crystallize > set Cell Size = 3

Efek Ice

Step 6 : Klik menu Filter > pilih Stylize > pilih FInd Edges
Efek Ice

Step 7 : Pilih menu Image > Rotate Canvas > 90' CW

Efek Ice

Step 8 : Tekan Ctrl + I di keyboard lalu pilih menu Filter > Stylize > Wind. Atur
Methodnya : wind dan Directionnya : From The Right
Efek Ice

Step 9 : Pilih menu Image > Rotate Canvas > 90' CCW

Efek Ice

Step 10 : Pilih menu Image > Mode > RGB Color

Step 11 : Pilih menu Image > Adjustment > Hue Saturation > Hue : 215,
Saturation : 100, Lightness : 1. Finish
Efek Ice

Cara Membuat Efek Api Pada Teks Dengan Mudah

Step 1 : Buka program Photoshop sobat semua. Buat file baru dengan 500 x 500 .
Lalu ubah warna backgroundnya menjadi hitam.

Step 2 : Tambahkan Teks , lalu klik kanan pada layer > Rasterize Layer

Step 3 : Kemudian berikan efek wind dengan cara klik menu Filter > Stylize >
Wind , lalu atur method nya Wind dan directionnya From The Right. Klik Ok.

Step 4 : Lalu lakukan sekali lagi dengan cara menekan Ctrl + F dikeyboard

Step 5 : Lakukan langkah nomor 3 sekali lagi , namun ubah directionnya menjadi
: From The Right. Klik Ok.

Step 6 : Lalu lakukan sekali lagi dengan cara menekan Ctrl + F dikeyboard

Step 7 : Lalu klik menu Image > Rotate Canvas > 90’ CW.

Step 8 : Lakukan kembali langkah nomor 3,4,5 dan 6 sekali lagi

Step 9 : Lalu Klik menu Image > Rotate Canvas > 90’ CCW
Step 10 : Ubah mode warna ke Grayscale dengan cara, klik menu Image > mode >
grayscale ( jika ada muncul pesan, pilih saja Flatten ). Lalu ubah lagi ke indexed
color dengan cara, klik menu Image > mode > indexed color.

Step 11 : Kemudian klik menu Image > Mode > Color Table . lalu pilih Black
Body

Step 12 : Finish

1. mari kita mulai


Pertama, buka foto yang ingin Anda kerjakan. Untuk membuka foto Anda,
buka File> Open, pilih foto Anda, dan klik Open. Sekarang, sebelum memulai,
cukup periksa beberapa hal:

1. Foto Anda harus dalam mode RGB Color, 8 Bits / Channel. Untuk
memeriksanya, pergi ke Image> Mode.
2. Untuk hasil terbaik, ukuran foto Anda harus 2.000–4.000 px lebar /
tinggi. Untuk memeriksanya, pergi ke Image> Image Size.
3. Foto Anda harus menjadi lapisan latar belakang. Jika tidak, pergi ke
lapisan > baru > latar belakang dari lapisan.
4. Foto Anda harus menjadi lapisan latar belakang. Jika tidak, pergi ke
lapisan > baru > latar belakang dari lapisan.
2. Cara Pilih subjek

Langkah 1
Dalam bagian ini, kita akan membuat pilihan subjek kita dan kemudian salin
subjek ke lapisan yang terpisah. Pilih alat pilihan cepat (W) dan pilih latar
belakang foto. Gunakan tombol Shift-Alt pada keyboard Anda untuk menambah
atau mengurangi area dari pilihan. Setelah Anda membuat pilihan yang sempurna,
tekan Control-Shift-I pada keyboard Anda untuk invert seleksi.

Langkah 2
Sekarang pergi untuk Select > Modify > Smooth dan set Radius sampel ke 5 px.
Kemudian, pergi ke Select > Modify > Contract dan set kontrak dengan 2 px.
Setelah itu, pergi ke Select > Modify > Feather dan set Radius bulu ke 2
px seperti yang ditunjukkan di bawah ini:

Langkah 3
Tekan kontrol-J pada keyboard Anda untuk membuat layer baru menggunakan
pilihan, dan nama lapisan ini subjek.
3. cara membuat latar belakang

Langkah 1
Dalam bagian ini kita akan membuat latar belakang. Pilih layer latar belakang,
pergi keLayer > New Fill Layer > Solid Color membuat layer baru mengisi
warna solid, nama warna latar belakang, dan memilih warna #000000 seperti
yang ditunjukkan di bawah ini:
Langkah 2
Sekarang pergi ke Layer > New > Layer untuk membuat layer baru dan nama
itu Temp.
Langkah 3
Celana D pada keyboard Anda untuk me-reset Swatch dan pergi ke Filter
> Render > Clouds.

Langkah 4
Sekarang tekan Control-J pada keyboard Anda untuk menduplikasi lapisan ini.
Kemudian, pergi ke Filter > Distort > Twirl dan
mengatur sudut untuk 50° seperti yang ditunjukkan di bawah ini:
Langkah 5
Mengubah modus Blending lapisan ini untuk menggelapkan dan tekan Control-
J pada keyboard Anda untuk menduplikasi lapisan ini. Kemudian, buka Edit >
mengubah > Flip Horizontal dan kemudian ke Edit > mengubah Flip
vertikal untuk flip ini lapisan kedua secara horizontal dan vertikal.
Langkah 6
Sekarang Shift-klik pada lapisan Temp untuk memilih semua lapisan antara dan
tekan Control-E pada keyboard Anda untuk menggabungkan mereka ke dalam
satu lapisan. Kemudian, tekan Control-Jmenduplikasi lapisan ini.

Langkah 7
Tekan kontrol-I pada keyboard Anda untuk membalikkan lapisan ini. Kemudian,
tekan D untuk me-reset Swatch dan pergi ke Filter > membuat >
perbedaan Clouds.

Langkah 8
Sekarang tekan kontrol-I pada keyboard Anda untuk membalikkan lapisan ini.
Kemudian, pergi ke Filter > Distort > Twirl dan mengatur sudut untuk 50°
seperti yang ditunjukkan di bawah ini:
Langkah 9
Mengubah modus Blending lapisan ini untuk melipatgandakan.
Kemudian, kontrol-klik pada Temp menyalin layer 2 memilih kedua lapisan
pada waktu yang sama dan tekan Control-E pada keyboard Anda untuk
menggabungkan mereka ke dalam satu lapisan.

Langkah 10
Sekarang tekan Control-T di keyboard Anda untuk mengubah lapisan ini dan
mengatur lebar dan tinggi200% seperti yang ditunjukkan di bawah ini:
Langkah 11
Sekarang pergi ke Layer > Layer Mask > Hide All untuk menambah lapisan
masker yang menyembunyikan seluruh lapisan. Kemudian, mengatur warna latar
depan untuk #ffffff , memilih Brush Tool (B), memilih sikat lembut, dan sikat
mana Anda ingin tekstur muncul. Merasa bebas untuk mengubah kekerasan sikat.

Langkah 12
Nama lapisan ini Background_Texture_1. Selanjutnya, pilih lapisan warna latar
belakang, pergi ke lapisan > baru > lapisan untuk membuat layer baru, dan
nama itu Background_Texture_2.

Langkah 13
Celana D pada keyboard Anda untuk me-reset Swatch, dan pergi ke Filter >
membuat > awan.
Langkah 14
Sekarang tekan Control-T di keyboard Anda untuk mengubah lapisan ini dan
mengatur lebar dan tinggi200% seperti yang ditunjukkan di bawah ini:

Langkah 15
Sekarang pergi ke Filter > Distort > Twirl dan mengatur sudut untuk 50° seperti
yang ditunjukkan di bawah ini:

Langkah 16
Pergi ke gambar > penyesuaian > tingkat dan masukkan pengaturan di bawah
ini:
Langkah 17
Sekarang mengubah Opacity dari lapisan ini sampai 10%.

Langkah 18
Pilih Background_Texture_1 layer, pergi ke lapisan > baru > lapisan untuk
membuat layer baru, dan nama itu Temp.
Langkah 19
Celana D pada keyboard Anda untuk me-reset Swatch dan pergi ke Filter >
membuat > awan.

Langkah 20
Sekarang tekan Control-T di keyboard Anda untuk mengubah lapisan ini dan
mengatur lebar dan tinggimenjadi 150% seperti yang ditunjukkan di bawah ini:

Langkah 21
Tekan kontrol-J pada keyboard Anda untuk menduplikasi lapisan ini. Kemudian,
pergi ke Filter > Distort > berputar dan mengatur sudut untuk 50°.
Langkah 22
Sekarang mengubah modus Blending lapisan ini ke layar. Kemudian, kontrol-
klik pada Temp menyalin layer 2 memilih kedua lapisan pada waktu yang sama
dan tekan Control-E pada keyboard Anda untuk menggabungkan mereka ke
dalam satu lapisan.

Langkah 23
Sekarang pergi ke lapisan > Layer Mask > sorok semua menambah lapisan
masker yang menyembunyikan seluruh lapisan. Kemudian, mengatur warna latar
depan untuk #ffffff , memilih Brush Tool (B), memilih sikat lembut, dan sikat
mana Anda ingin tekstur muncul. Merasa bebas untuk mengubah kekerasan sikat.
Langkah 24
Mengubah modus Blending lapisan ini ke layar dan mengatur Opacity
50%. Kemudian, nama lapisan ini cahaya latar belakang.

4. Bagaimana memadukan subjek

Langkah 1
Dalam bagian ini kita akan berbaur subjek lain dengan latar belakang.
Pilih subjek lapisan dan kontrol-klikpada thumbnail layer ini untuk membuat
pilihan lapisan ini. Kemudian, pergi ke pilih > memodifikasi > kontrak dan
mengatur kontak oleh 25 px. Setelah itu, pergi ke pilih > memodifikasi >
bulu dan set bulu Radius ke 50 px seperti yang ditunjukkan di bawah ini:
Langkah 2
Sekarang pergi ke Layer > Layer Mask > mengungkapkan pilihan untuk
menambahkan lapisan masker yang mengungkapkan area yang dipilih lapisan.
Kemudian, di panel properti, mengatur kepadatan lapisan masker
untuk 55% seperti yang ditunjukkan di bawah ini:

Langkah 3
Tekan kontrol-J pada keyboard Anda untuk menduplikasi lapisan ini. Kemudian,
tekan Control-Shift-Uuntuk desaturate lapisan ini, pergi ke Filter > lain > High
Pass, dan set Radius ke 30 px.

Langkah 4
Sekarang pergi ke gambar > Auto nada dan kemudian ke gambar >
Auto kontras untuk membuat auto-koreksi ini lapisan nada dan kontras.
Kemudian, buka Edit > penyesuaian > tingkat dan masukkan pengaturan di
bawah ini:

Langkah 5
Mengubah modus Blending lapisan ini untuk Overlay dan
mengatur Opacity 50%. Kemudian, nama ini lapisan subjek rincian.

Langkah 6
Kontrol-klik pada lapisan subjek untuk Pilih lapisan kedua pada saat yang sama.
Kemudian, pergi keLayer> baru > grup dari lapisan untuk membuat grup baru
dari lapisan dipilih dan nama itu subjek utama.
Membuat Efek Threshold Di Photoshop
Threshold merupakan efek dimana kita akan mengkonversi dan membuat semua
pixel warna pada gambar menjadi hitam dan putih saja. Biasanya fungsi
Threshold ini digunakan untuk membuat gambar poster ataupun digunakan dalam
teknik masking. Nah untuk tutorial kali ini saya akan menggunakan teknik
masking juga, sehingga nanti hasilnya akan seperti gambar di atas ya teman –
teman, nah untuk kalian yang belum mempunyai basic, kalian harus mempelajari
cara menyeleksi objek dan juga layer, jika kalian tidak mempuyai basic seperti itu,
akan sulit untuk mengikutinya, nah untuk selebihnya kalian boleh lihat tutorial
berikut ini
Langah pertama jalankan software adobe photoshopnya terlebih dahulu
1. Setelah itu masukan gambar yang sudah kalian siapkan, lihat gambar berikut
ini
Setelah itu klik menu image > adjusments pilih threshold, lihat gambar berikut ini
Setelah itu pada bagian settingan dari threshold tersebut kalian atur seperti gambar
berikut ini, setelah itu klik ok

Setelah itu gunakan magic wand tool untuk melakukan selection, lihat gambar
berikut ini
Setelah itu kita akan meng inverse selectionya, caranya klik menu select >
inverse, lihat gambar berikut ini

Setelah itu pada bagian keyboard tekan Ctrl + J, maka pada bagian layer sudah
tercopy, nah setelah itu pada bagian layer pertama hilangkan visible nya, lihat
gambar berikut ini

Setelah itu buatlah layer baru, kemudian layer tersebut beri warna putih, lihat
gambar berikut ini

Setelah itu masukan gambar yang ke 2


Setelah itu pada bagian layer gambar ke 2 klik kanan > clipping mask, lihat
gambar berikut ini

Jika sudah maka hasilnya akan seperti gambar berikut ini

Langkah pertama buka terlebih dahulu file foto yang akan kita edit, Saya
menggunakan foto wanita cantik asal luar negeri.
image:
https://i0.wp.com/fc05.deviantart.net/fs71/f/2014/002/5/5/55942ff28b9f9bdf64dee
605dd6821fd-d70ihvr.jpg?resize=613%2C409
Selanjutnya kita duplicate foto utamanya dengan cara tekanCtrl + Jpada keyboard,
setelah layer terduplicate langkah selanjtunya pilih menuImage > Adjustment >
Gradient Map...lalu ubah warna gradient sesuai keinginan kita.
image: https://i2.wp.com/photoshopdesain.com/wp-
content/uploads/2013/09/Cara-instan-memberi-efek-pada-
foto4.jpg?resize=405%2C277

Ada banyak pilihan warna yang telah disediakan photoshop untuk kita gunakan,
Sobat tinggal memilih sesuai keinginan.
image: https://i1.wp.com/photoshopdesain.com/wp-
content/uploads/2013/09/Cara-instan-memberi-efek-pada-
foto5.jpg?resize=428%2C494
Disini saya menggunakan warna merah dan hijau tua.
image: https://i1.wp.com/photoshopdesain.com/wp-
content/uploads/2013/09/Cara-instan-memberi-efek-pada-
foto1.jpg?resize=618%2C302
Langkah terakhir adalah ubah banding mode menjadi Soft Light dan ubah
nilai Opacity menjadi 70%.
image: https://i0.wp.com/photoshopdesain.com/wp-
content/uploads/2013/09/Cara-instan-memberi-efek-pada-
foto2.jpg?resize=618%2C342

Selesai…
Semoga bermanfaat yaa

Tambahan nie, kalo warna yang disediakan Photoshop kurang menarik, Sobat bisa
klik icon panah pada kotak dialog Gradient Editor lalu ada banyak pilihan-pilihan
kelompok warna yang disediakan Photoshop.
image: https://i0.wp.com/photoshopdesain.com/wp-
content/uploads/2013/09/Cara-instan-memberi-efek-pada-
foto3.jpg?resize=385%2C405
Read more at http://photoshopdesain.com/blog/tutorial/photo-effect/cara-instan-
memberi-efek-pada-foto.html#GUe8SFK0vUmjHfyS.99

Cara Membuat Efek Distrort Di Adobe Photoshop


Efek distrort adalah salah satu efek yang ada di photoshop, yang mempunyai
fungsi pembubaran pada gambar. Nah mungkin sebagian besar teman-teman
bertanya bagaimana sih cara membuat efek distrort di adobe photoshop. Nah
disini saya akan menjelaskan langkah-langkah membuat efek distort di adobe
photoshop.

Pertama siapkan gambar yang akan kita beri efek distrort.


Kemudian copy menjadi dua bagian sehingga memiliki dua layer. Pertama layer 1
dan kedua layer 1 copy.
Kemudian pada layer 1 copy hide terlebih dahulu.

Kemudian klik menu filter > liquify.


Kemudian akan muncul pengaturan seperti gambar dibawah ini. Kemudian klik
forward warp tool, kemudian arahkan kursor kearah sebelah kiri. Untuk lebih
jelasnya silahkan perhatikan gambar dibawah ini. Jika telah selesai lalu klik OK.

Kemudian setelah itu pada layer 1 copy yang telah kita hide tadi, klik unhide lagi
untuk menampilkan. Kemudian pada layer 1 klik layer mask lalu tekan ctrl + 1.
Kemudian setelah itu pada layer 1 copy klik lagi l;ayer mask saja. Nah teman-
teman bisa bedakan layer mask yang satu dengan satunya lagi berbeda warna,
yang satu berwarna hitam dan yang satu lgi berwarna putih.
Kemudian setelah itu klik brush tool. Nah nanti teman-teman bisa pilih brush
preset ya. Nanti ada pengaturan seperti gambar dibawah ini. Pada bagian shape
synamics. Pada bagian Size Jitter gunakan 0 %, Angle Jitter 0 %, Roundness
Jitter 0 %.

Kemudian pada bagian scattering untuk scatternya 393%, pada bagian count 2,
dan count jitter 25%.
Kemudian setelah itu pada bagian layer 1, terapkan brush yang telah kita atur tadi.

Nah seperti gambar dibawah ini ya teman-teman.


Kemudian terapkan lagi brush yang telah kita atur tadi pada layer 1 copy.

Dan hasil akhirnya akan jadi seperti gambar dibawah ini.


Membuat Efek Kamuflase Menggunakan
Photoshop
Kamuflase sendiri artinya adalah suatu metode yang memungkinkan sebuah organisme
atau benda yang biasanya mudah terlihat menjadi tersamar atau sulit dibedakan dari
lingkungan sekitarnya. Contohnya, tentara mendesain seragam mereka menggunakan
warna hijau dengan corak khusus yang berfungsi agar mereka bisa berkamuflase
didalam hutan maupun semak-semak.
Read more at http://photoshopdesain.com/blog/tutorial/photo-effect/membuat-efek-
kamuflase-menggunakan-photoshop.html#U3mqEKfyVLAQtVmo.99
Langkah 1: Masukkan Foto yang Ingin Kita Edit kedalam Jendela Kerja
Photoshop
Sebelum kita melakukan pengeditan, terlebih dahulu kita masukkan foto yang akan kita
edit kedalam jendela kerja Photoshop. Caranya pilih menu File > Open... atau dengan
cara menekan Ctrl + O pada keyboard sebagai Shortcut. Kemudian pilih foto yang ingin
kita edit, lalu klik Open.
image: https://photoshopdesainlink.files.wordpress.com/2015/10/kamuflase-
before.jpg?resize=444%2C431
Langkah 2: Duplikat Layer
Setelah foto yang akan kita edit dimasukkan kedalam jendela kerja Photoshop, langkah
selanjutnya adalah kita menduplikat layer background dengan cara pilih menu Layer >
Duplicate layer... atau dengan cara menekan Ctrl + J pada keyboard. Maka
muncul layer dengan nama Layer 1, perhatikan gambar ilustrasi dibawah ini.
image: https://photoshopdesainlink.files.wordpress.com/2015/10/efek-kamuflase-
01.jpg?resize=239%2C270
Langkah 3: Seleksi Area
Setelah kita melakukan duplikat layer, selanjutnya kita akan memberika seleksi pada
objek yang akan kita jadikan “berkamuflase” dengan background.
Gunakan Rectangular Marquee Tool (M) untuk memberikan seleksi dengan
bentuk persegi. Selanjutnya kita seleksi objek tersebut, jangan sampai ada bagian yang
tidak masuk dalam area seleksi. Perhatikan gambar ilustrasi dibawah ini.
Terkait: Mengenal Tools Pembuat Seleksi pada Photoshop
image: https://photoshopdesainlink.files.wordpress.com/2015/10/efek-kamuflase-
02.jpg?resize=484%2C470

Read more at http://photoshopdesain.com/blog/tutorial/photo-effect/membuat-efek-


kamuflase-menggunakan-photoshop.html#U3mqEKfyVLAQtVmo.99
Langkah 4: Hilangkan Objek
Setelah kita seleksi objek tersebut, pastikan tidak ada area pada objek yang tidak
terseleksi. Selanjutnya kita akan menghilangkan objek tersebut. Caranya pilih menu Edit
> Fill... atau dengan cara tekan Shift + F5 sebagai shortcutnya.
Maka akan muncul kotak dialog Fill, selanjutnya pada kotak Use kita pilih opsi Content-
Aware, perhatikan gambar ilustrasi dibawah ini.
image: https://photoshopdesainlink.files.wordpress.com/2015/10/efek-kamuflase-
03.jpg?resize=374%2C298
Selesai klik OK.
Objek yang kita seleksi tadi akan dihilangkah dan di gantikan oleh objek lain yang berada
disekitar area seleksi, dan secara otomatis Photoshop akan menyesuaikan warna yang
menyerupai.
Terkait: Menghilangkan Objek Menggunakan Fill Content-Aware
Langkah 5: Hilangkan seleksi
Setelah kita menghilangkan objek tersebut, selanjutnya kita akan hilangkah area seleksi.
Dengan cara pilih menu Select > Deselect , atau dengan cara tekan Ctrl + D pada
keyboard.
image: https://photoshopdesainlink.files.wordpress.com/2015/10/efek-kamuflase-
04.jpg?resize=486%2C471
Langkah 6: Duplikat Layer 1
Setelah malakukan langkah diatas, selanjutnya kita akan menduplikat Layer 1 dengan
cara tekan Ctrl + J pada keyboard. Lakukan sebanyak dua kali, sehingga akan muncul
layer baru dengan nama Layer 1 copy dan Layer 1 copy 2. Perhatikan pada gambar
ilustrasi dibawah ini.
image: https://photoshopdesainlink.files.wordpress.com/2015/10/efek-kamuflase-
05.jpg?resize=241%2C282
Langkah 7: Sembunyikan Layer
Setelah kita melakukan duplikat layer sebanyak dua kali, selanjutnya kita akan
menyembunyikan kedua layer duplikat tersebut, dengan cara klik icon mata pada sisi
sebelah kiri thumbnail layer.
Setelah kedua layer tersebut kita sembunyikan, selanjutnya kita aktifkan Layer 1,
perhatikan gamabr ilustrasi dibawah ini.
image: https://photoshopdesainlink.files.wordpress.com/2015/10/efek-kamuflase-
06.jpg?resize=240%2C282

Read more at http://photoshopdesain.com/blog/tutorial/photo-effect/membuat-efek-


kamuflase-menggunakan-photoshop.html#U3mqEKfyVLAQtVmo.99
Langkah 8: Turunkan Nilai Opacity
Setelah kita mengaktifkan Layer 1, selanjutnya kita akan menurunkan nilai Opacity pada
layer ini. Masukkan nilai 60% pada kotak Opacity yang terdapat pada sisi kanan
atas Panel Layer. Perhatikan gambar ilustrasi dibawah ini.
Terkait: Perbedaan Antara Opacity dan Fill pada Photoshop
image: https://photoshopdesainlink.files.wordpress.com/2015/10/efek-kamuflase-
07.jpg?resize=240%2C282
Setelah kita turunkan nilai Opacity pada Layer 1, maka hasilnya seperti gambar dibawah
ini.
image: https://photoshopdesainlink.files.wordpress.com/2015/10/efek-kamuflase-
08.jpg?resize=486%2C472

Langkah 9: Atur Layer Style


Langkah selanjutnya adalah kita akan mengatur layer style pada Layer 1, caranya klik
kanan pada Layer 1 dan pilih Blending Options…
Setelah kotak dialog Layer Style muncul, pada bagian bawah kotak dialog tersebut ada
pengaturan layer (perhatikan gambar dibawah). Pada pilihan This Layer, arahkan kursor
pada tuas sebelah kanan lalu tekan Alt pada keyboard kemudian klik dan drag tuas
tersebut kearah kiri hingga nilainya menunjukkan angka 65.
Selanjutnya pada pengaturan Underlying Layer, arahkan kursor pada tuas sebelah
kiri lalu tekan Alt

Read more at http://photoshopdesain.com/blog/tutorial/photo-effect/membuat-efek-


kamuflase-menggunakan-photoshop.html#U3mqEKfyVLAQtVmo.99
pada keyboard kemudian klik dan drag tuas tersebut kearah kanan hingga nilainya
menunjukkan angka 85. Perhatikan gambar ilustrasi dibawah ini.
image: https://photoshopdesainlink.files.wordpress.com/2015/10/efek-kamuflase-
09.jpg?resize=618%2C454
Selesai, klik OK, maka hasilnya seperti gambar dibawah ini.
image: https://photoshopdesainlink.files.wordpress.com/2015/10/efek-kamuflase-
10.jpg?resize=486%2C471
Langkah 10: Tampilkan Layer 1 Copy
Setelah kita melakukan langkah diatas, selanjutnya kita tampilkan Layer 1 copy dengan
memunculkan kembali icon mata pada sisi kiri thumbnail layer. Lalu kita aktifkan Layer 1
copy, perhatikan gambar ilustrasi dibawah ini.
image: https://photoshopdesainlink.files.wordpress.com/2015/10/efek-kamuflase-
11.jpg?resize=240%2C281
Read more at http://photoshopdesain.com/blog/tutorial/photo-effect/membuat-efek-
kamuflase-menggunakan-photoshop.html#U3mqEKfyVLAQtVmo.99

Memberikan efek artistik pada foto


Langkah 1

Pertama kali kita panggil foto yang telah kita download tadi dengan memilih menu File >
Open... atau tekan Ctrl + O pada keyboard.
Setelah foto berhasil kita masukan pada lembar kerja Photoshop, langkah pertama yang kita
lakukan adalah menduplikasi layer background dengan memilih menu Layer > Duplicate
Layer... atau takan pada keyboard.
image: https://i2.wp.com/photoshopdesain.com/wp-
content/uploads/2013/09/memberikan_efek_artistik-1.jpg?resize=224%2C243

Setelah kita manduplikat layer, langkah


selanjutnya pilih menu Image > Adjusment > Shadow/highlight... lalu kita masukan
nilai Amount pada kotak Shadow menjadi : 70 dan Amount pada kotak Highlight menjadi
: 30 seperti gambar dibawah ini.

image: https://i2.wp.com/photoshopdesain.com/wp-
content/uploads/2013/09/memberikan_efek_artistik-2.jpg?resize=383%2C226

Langkah 2
Langkah selanjutnya pilih menu filter > Sharpen > Unsarp Mask... lalu ubah nilai pada
kotak Amount : 30 dan pada radius dibari nilai : 250,0 seperti pada gambar dibawah ini.
image: https://i2.wp.com/photoshopdesain.com/wp-
content/uploads/2013/09/memberikan_efek_artistik-3.jpg?resize=332%2C431

Langkah 3

Pada palette layer klik icon Creat a new fill or adjusment layer dan pilih Hue/Saturation…
image: https://i0.wp.com/photoshopdesain.com/wp-
content/uploads/2013/09/memberikan_efek_artistik-4.jpg?resize=618%2C436
Setelah itu akan dibawa ke kotak dialog Hue/Saturation dan masukan nilai pada Hue menjadi
220 dan pada Saturation menjadi 25 seperti pada gambar dibawah ini, dan jangan lupa berikan
centang pada kotak Colorize.
image: https://i1.wp.com/photoshopdesain.com/wp-
content/uploads/2013/09/memberikan_efek_artistik-5.jpg?resize=215%2C362
Langkah 4

Langkah terakhir pada palette layer kita lihat disana layer paling atas yakni
layer Hue/Saturation… kita ubah nilai Opacity-nya menjadi 40% seperti gambar dibawah ini.
image: https://i1.wp.com/photoshopdesain.com/wp-
content/uploads/2013/09/memberikan_efek_artistik-6.jpg?resize=304%2C319

Maka kita dapatkan hasil yang menarik pada foto kita.


image: https://i1.wp.com/photoshopdesain.com/wp-
content/uploads/2013/09/memberikan_efek_artistik-7.jpg?resize=304%2C320

Hasil
image: https://i0.wp.com/photoshopdesain.com/wp-
content/uploads/2013/09/memberikan_efek_artistik_pada_foto.jpg?resize=618%2
C307

image:
https://i0.wp.com/fc07.deviantart.net/fs71/f/2013/303/4/1/memberikan_efek_artist
ik_pada_foto_by_rahman3antoni-d6sg3wn.jpg?resize=618%2C826
Read more at http://photoshopdesain.com/blog/tutorial/photo-effect/memberikan-efek-artistik-pada-
foto.html#q4HQ4QVU7RuLx5L3.99
Cara Membuat Efek Lens Flare di Photoshop

1. Kamu buka aplikasi Adobe Photoshop.

2. Lalu kamu import / open gambar yang ingin kamu edit ke lembar kerja
Photoshop kamu.
3. Lalu pada menu tab kamu klik filter → Render → Lens Flare.

1. Kamu buka aplikasi Adobe Photoshop.

2. Lalu kamu import / open gambar yang ingin kamu edit ke lembar kerja
Photoshop kamu.
3. Lalu pada menu tab kamu klik filter → Render → Lens Flare.

4. Lalu kamu letakan posisi lens flare menggunakan mouse kamu pada bagian
yang telah diberikan, lalu kamu atur bentuk dan tipe apa dari lens flare yang
ingin kamu gunakan serta berapa besar cahaya yang dihasilkan dari
objek lens flare tersebut, dan jika sudah kamu klik pada tombol OK.
5. Selesai

Cara Membuat Efek HDR Pada Foto di


Photoshop
Langkah 1

 Masukan objek gambar yang akan di edit.


Langkah 2

 Untuk meningkatkan akurasi warna, pertama klik Image – Adjusments –


Shadows/Highlights.
Langkah 3
 Sesudah meng klik Shadows/Highlights, maka tampilan kolom pengaturan
akan muncul.

 Untuk menampilkan opsi pengaturan parameter yang lebih bervariasi,


ceklis pada kolom yang dituju kemudian klik ok.

Langkah 4

 Kalian bisa mengatur opsi Shadows, Highlights dan Adjustments, mulai


dari besar kecilnya (Amount) tingkat kepadatan (Total Width) dan juga
jangkauan (Radius).

 Untuk setelan pengaturan nya, kalian bebas mengatur sesuai kreatifitas


dan keinginan, untuk contoh admin menggunakan setelan seperti ini.
Apabila dirasa sudah cukup, klik ok.
Langkah 5
 Tahapan selanjutnya klik Layer – New Adjustment Layer – Selective Color
 Bila sudah, maka akan muncul opsi kolom, kemudian ceklis Use Previous
Layer to Create Clipping Mask lalu klik ok.

Langkah 6
 Selanjutnya kita bisa bisa mengatur tingkat akurasi dan kecerahan hanya untuk
beberapa warna dasar saja dengan memilih opsi Colors.

 Untuk yang masih kebingungan, maksud dari colors: Red, Green, Yellow,
Cyans, Blues, Magentas, Whites, Neutrals dan Blacks, adalah supaya kita bisa
mengatur warna tertentu dengan memilih opsi yang bersangkutan.

Langkah 7
 Karena gambar yang admin edit kebanyakan berwarna kuning, merah, hijau,
putih, maka opsi colors yang di rubah parameter nya yaitu: Red, Green, Yellows,
Whites dan Neutrals (untuk seleuruhan).

 Untuk parameter colornya bisa dilihat di gambar diatas.


*Catatan: parameter diatas bisa kalian atur sesuai kehendak, settingan di atas
hanya sekedar contoh yang admin terapkan.

Langkah 8
 Sekarang masuk ke bagian meningkatkan akurasi detail objek, pertama
buat duplicate layer gambar dengan klik Layer – Duplicate Layer, atau untuk
lebih mudahnya bisa dengan tekan Ctrl + J. Kemudian posisikan
hasil duplicate di posisi teratas.

Langkah 9
 Masih di posisi layer tersebut, selanjutnya klik pada menu Filter – Other – High
Pass.
Langkah 10

 Pada kolom High Pass, atur radius sampai 5.0 Pixels (opsional)
untuk meningkatkan keakuratan, lalu klik ok.
 Selanjutnya rubah Blending Mode pada layer menjadi Overlay.

Maka hasil akhirnya akan seperti ini:


Perbandingan sebelum dan sesudah menerapkan efek HDR.

Sebenarnya untuk menerapkan teknik serupa, kita bisa mengunakan cara yang
lebih mudah dan sederhana dengan komposisi yang mirip.

 Untuk caranya klik Image – Adjustments – HDR Toning. Tentunya dengan


preset yang bisa kita pilih maupun kita edit secara manual (Custom). Bisa
dikatakan fungsi HDR Toning ini sama dengan tutorial awal, bahkan lebih
mudah.