Anda di halaman 1dari 5

IDENTIFIKASI PELUANG PERBAIKAN INOVATIF DALAM PENYELENGGARAAN DAN PELAYANAN UPTD PUSKESMAS GISTING

TAHUN 2018

NO PRIORITAS PENYEBAB MASALAH ALTERNATIF PEMECAHAN PEMECAHAN MASALAH KET


MASALAH MASALAH TERPILIH
1. Masih banyak  Belum optimalnya penyuluhan  Sosialisasi tentang STBM  Pemicuan pekon ODF
masyarakat yang kepada masyarakat yang tepat  Peningkatan kemauan masyarakat  Sosialisasi tentang STBM
belum sasaran untuk menggunakan jamban  Penyuluhan langsung kepada
menggunakan  Kurangnya kesadaran Sehat masyarakat tentang jamban
jamban sehat masyarakat tentang pentingnya  Penyuluhan langsung kepada sehat
kesehatan lingkungan masyarakat tentang jamban sehat
 Belum termotivasinya  Pemicuan pekon ODF
masyarakat untuk mengeluarkan
niaya demi lingkungan sehat
 Masih ada sungai yang
dijadikan sebagai SAB dan
JAGA
 Kebersihan lingkungan masih
rendah
 Keadaan sosial ekonomi
penduduk
 Tingkat pendidikan dan
pengetahuan
2. ASI eksklusif  Dukungan dari keluarga yang  Meningkatkan kegiatan di Pos  Meningkatkan kegiatan di Pos
masih rendah masih rendah dalam pemberian Penimbangan Penimbangan
ASI eksklusif  Meningkatkan deteksi dini tumbuh  Meningkatkan deteksi dini
 Pengaruh lingkungan yang kembang pada bayi dan balita tumbuh kembang pada bayi dan
masih memberikan MP ASI  Meningkatkan pendidikan balita
sebelum anak berusia 6 bulan kesehatan bahwa ASI eksklusif  Meningkatkan frekuensi
 Kurangnya kesadaran banyak manfaatnya penyuluhan pada bumil dan busui
masyarakat tentang pentingnya  Meningkatkan frekuensi  Meningkatkan PSM dalam upaya
ASI eksklusif penyuluhan pada bumil dan busui meningkatkan ASI eksklusif
 Kurangnya peran petugas  Kunjungan rumah
kesehatan dalam mendukung  Meningkatkan PSM dalam upaya
pemberian ASI eksklusif meningkatkan ASI eksklusif
 Belum optimalnya informasi
tentang ASI eksklusif
 Keadaan sosial ekonomi
penduduk
 Tingkat pendidikan dan
pengetahuan
3. Kunjungan balita  Masih banyak ibu beranggapan  Pemberian PMT dan kegiatan lain  Meningkatkan kegiatan di Pos
ke Posyandu masih tidak perlu ke posyandu setelah yang menarik di Posyandu Penimbangan
rendah selesai imunisasi  Monitoring secara rutin terhadap  Meningkatkan deteksi dini
 Aktifitas/pekerjaan ibu yang kunjungan posyandu tumbuh kembang pada bayi dan
banyak di pagi hari  Meningkatkan deteksi dini tumbuh balita
 Masyarakat beranggapan bahwa kembang pada bayi dan balita  Meningkatkan frekuensi
setelah selesai imunisasi tidak  Meningkatkan frekuensi penyuluhan pada bumil dan
perlu ke posyandu penyuluhan pada bumil dan keluarga balita
 Kesibukan orang tua (ibu) keluarga balita  Meningkatkan PSM dalam upaya
 Masih belum optimalnya kerja  Kunjungan rumah meningkatkan kunjungan ke
sama lintas sektoral  Meningkatkan kegiatan di Pos posyandu
 Keadaan sosial ekonomi Penimbangan  Monitoring secara rutin terhadap
penduduk  Meningkatkan PSM dalam upaya kunjungan posyandu
 Tingkat pendidikan dan meningkatkan kunjungan ke  Pemberian PMT dan kegiatan lain
pengetahuan posyandu yang menarik di Posyandu

4. Adanya kasus  Cakupan N/D masih rendah  Monitoring secara rutin terhadap  Meningkatkan kegiatan di pos
BGM  DDTK Kurang optimal kasus BGM dan gizi buruk penimbangan
 Cakupan D?S rendah  Meningkatkan deteksi dini tumbuh  Meningkatkan deteksi dini
 Kunjungan posyandu meningkat kembang pada bayi dan balita tumbuh kembang pada bayi dan
sehingga ditemukan bayi  Pemberian PMT balita
ditemukan BGM juga lebih  Meningkatkan frekuensi  Meningkatkan frekuensi
meningkat penyuluhan pada bumil dan penyuluhan pada bumil dan
 Pada umumnya setelah bayi keluarga balita keluarga balita
mendapat imunisasi lengkap,  Kunjungan rumah  Meningkatkan PSM dalam upaya
anak tidak rutin ditimbang tiap  Meningkatkan PSM dalam upaya menurunkan kasus BGM dan Gizi
bulan menurunkan kasus BGM dan Gizi buruk
 Masyarakat belum buruk  Monitoring secara rutin terhadap
menggunakan gizi seimbang  Meningkatkan kegiatan di pos kasus BGM dan gizi buruk
 Pekarangan belum dimanfaatkan penimbangan  Pemberian PMT
untuk taman gizi
 \kebersihan lingkungan dan
personal hygiene tidak terjaga
 Sosial ekonomi masyarakat
yang relatif rendah
 Tingkat pendidikan dan
pengetahuan relatif rendah
5. SPAL belum  Belum optimalnya penyuluhan  Sosialisasi tentang STBM  Sosialisasi tentang STBM
memenuhi syarat kepada masyarakat yang tepat  Peningkatan kemauan masyarakat  Penyuluhan langsung kepada
sasaran untuk menggunakan SPAL Sehat masyarakat tentang SPAL sehat
 Kurangnya kesadaran
masyarakat tentang pentingnya
kesehatan lingkungan
 Belum termotivasinya
masyarakat untuk mengeluarkan
niaya demi lingkungan sehat
 Masih ada sungai yang
dijadikan sebagai SAB dan
JAGA
 Kebersihan lingkungan masih
rendah
 Keadaan sosial ekonomi
penduduk
 Tingkat pendidikan dan
pengetahuan
6. Capaian penemuan  Kurang nya kesadaran dan  Melaksanakan penjaringan pasien  Melaksanakan penjaringan
kasus gangguan pengetahuan keluarga pasien ODGJ pasien ODGJ
jiwa pada tahun ODGJ untuk berobat ke fasilitas  Melaksanakan sosialisasi dan  Melaksanakan sosialisasi dan
2017 sebanyak 21 kesehatan penyuluhan KIE kesehatan jiwa penyuluhan KIE kesehatan jiwa
kasus dari target 69  Kurang nya kesadaran dan  Melaksanakan kunjungan rumah  Melaksanakan kunjungan rumah
kasus pengetahuan keluarga pasien dan konseling dan konseling
ODGJ tentang prospek  Kegiatan tersebut di atas  Kegiatan tersebut di atas
kesembuhan penderita terangkai dalam upaya inovasi terangkai dalam upaya inovasi
 Keluarga penderita ODGJ Kopi Lampung (Kenali, Obati, Kopi Lampung (Kenali, Obati,
merasa malu memiliki keluarga Pantau, Implementasikan dan Pantau, Implementasikan dan
ODGJ laporkan bila ada penderita ODGJ laporkan bila ada penderita
 Keadaan sosial ekonomi yang dipasung) ODGJ yang dipasung)
penduduk
 Tingkat pendidikan dan
pengetahuan
7 Adanya kematian  Kurang nya kesadaran dan  Melaksanakan penjaringan pasien  Melaksanakan penjaringan
penderita gangguan pengetahuan keluarga pasien ODGJ pasien ODGJ
jiwa 1 orang ODGJ untuk berobat ke fasilitas  Melaksanakan sosialisasi dan  Melaksanakan sosialisasi dan
kesehatan penyuluhan KIE kesehatan jiwa penyuluhan KIE kesehatan jiwa
 Kurang nya kesadaran dan  Melaksanakan kunjungan rumah  Melaksanakan kunjungan rumah
pengetahuan keluarga pasien dan konseling dan konseling
ODGJ tentang prospek  Kegiatan tersebut di atas  Kegiatan tersebut di atas
kesembuhan penderita terangkai dalam upaya inovasi terangkai dalam upaya inovasi
 Keluarga penderita ODGJ Kopi Lampung (Kenali, Obati, Kopi Lampung (Kenali, Obati,
merasa malu memiliki keluarga Pantau, Implementasikan dan Pantau, Implementasikan dan
ODGJ laporkan bila ada penderita ODGJ laporkan bila ada penderita
 Keadaan sosial ekonomi yang dipasung) ODGJ yang dipasung)
penduduk
 Tingkat pendidikan dan
pengetahuan
8 Masih  Kurangnya kesadaran  Melaksanakan kegiatan jumat  Melaksanakan kegiatan jumat
ditemukannya masyarakat dalam melakukan bersih bersih
kasus DBD tahun kegiatan PSN  Mengaktifkan kader jumantik  Mengaktifkan kader jumantik
2017 sebanyak 3  Kader belum secara aktif  Kegiatan tersebut diatas terangkai  Kegiatan tersebut diatas
kasus mengadakan pemantauan jentik dalam upaya inovasi Khuncung terangkai dalam upaya inovasi
berkala telongkop Khuncung telongkop
9 Masih ada lansia  Kurangnya pengetahuan  Melaksanakan konseling,  Melaksanakan konseling,
yang belum datang masyarakat lansia tentang penyuluhan, dan kunjungan penyuluhan, dan kunjungan
ke posyandu lansia kesehatan rumah lansia rumah lansia
 Rendahnya minat lansia untuk  Melekasanakan kegiatan  Melekasanakan kegiatan
datang ke posyandu lansia pelayanan kesehatan di posyandu pelayanan kesehatan di
lansia posyandu lansia