Anda di halaman 1dari 10

BIOLOGI

ENZIM DAN METABOLISME


Nama: Ulviya Tafitri
Kelas: 12 IPA 2

1. Jelaskan pengertian metabolisme, anabolisme, dan katabolisme dan berikan contohnya?

a. Metabolisme adalah reaksi-reaksi kimiawi untuk mengubah zat-zat yang menghasilkan energi
maupun memerlukan energi yang terjadi di dalam sel-sel tubuh.

b. Anabolisme adalah reaksi penyusunan senyawa-senyawa sederhana menjadi senyawa yang


lebih kompleks dan memerlukan energi (reaksi endergonik). Sebagain besar terjadi di Kloroplas.

 6CO2 + CH2O – C6H12O6 + 6O2

c. Katabolisme Adalah reaksi penguraian senyawa-senyawa kompleks menjadi senyawa-


senyawa yang lebih sederhana dan menghasilkan energi (reaksi eksergonik). Sebagian besar
terjadi di mitokondria.

Mitokondria dibagi menjadi 2 : Membran luar dan dalam. Membran luar untuk melindungi dan
mengatur keluar masuk zat dan membrane dalam tempat berlangsungnya STE. TErdapat matrik
mitokondria. Diluar mitokondria terdapat sitosol untun system glikolisis dan krista ( lekukan
membrane dalam) berfungsi untuk transport electron.

 C6H12O6 + 6O6 – 6CO2 + 6H2O + E

2. Apa yang dimaksud dengan enzim? Bagaimana mengklasifikasikan enzim? Sebutkan


komponen-komponen enzim?

* Enzim adalah senyawa protein yang diproduksi oleh sel-sel makhluk hidup dan berfungsi
sebagai biokatalisator.

*klasifikasi: 1. Enzim intraseluler: bekerja di dalam sel. Contoh: enzim katalase

2. Enzim ekstraseluler: bekerja di luar sel. Contoh: enzim-enzim pencernaan

* komponen: A. Apoenzim (protein)

B. Gugus prostetik (nonprotein) : Kofaktor (ion anorganik)


3. Sebutkan sifat-sifat enzim?

-Menggumpal jika dipanaskan. Umumnya akan rusak pada suhu di atas 50oC
-Bekerja spesifik, hanya bekerja pada substrat tertentu
-Berfungsi sebagai katalis yang akan mempercepat reaksi dengan cara menurunkan energi
aktivasi (EA)
-Dapat digunakan berulang kali karena tidak ikut bereaksi
-Diperlukan dalam jumlah sedikit
-Umumnya bekerja bolak-balik atau dua arah

4. Jelaskan gambar berikut ini.

= Enzim bekerja dengan cara menurunkan energi aktivasi (EA), yaitu energi yang dibutuhkan
agar reaksi kimia tertentu dapat terjadi.

5. Jelaskan teori gembok dengan anak kuncinya dan teori kecocokan induksi?

a. Enzim memiliki bentuk sisi aktif yang sangat spesifik dan akan berikatan dengan substrat
tertentu yang memiliki bentuk molekul yang sesuai.

b. Enzim memiliki bentuk sis aktif yang fleksibel dan akan termodifikasi menyesuaikan bentuk
substrat.
6. Jelaskan penghambat kerja enzim (inhibitor) ?

= a. Inhibitor irreversible: berikatan dengan sisi aktif enzim secara kuat sehingga enzim menjadi
tidak aktif dan tidak dapat kembali seperti semula.

b. Inhibitor reversible: berikatan dengan sisi aktif enzim secara lemah sehingga enzim dapat
kembali seperti semula.

7. Sebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi kerja enzim ?

= Suhu, inhibitor, konsentrasi enzim, derajat keasaman(ph), aktivatorkonsentrasi subrat, dan


zat hasil (produk).

8. Sebutkan dan jelaskan tahapan respirasi aerob katabolisme karbohidrat?

NO. TAHAPAN TEMPAT TERJADI HASIL AKHIR


1. Glikosis Sitosol 2 asam piruvat, 2 NADH, 2 ATP, 2 H2O
2. Dekarboksilasi oksidatif Matriks mitokondria 2 asetil ko-A, 2 NADH, 2 CO2
3. Siklus krebs Matriks mitokondria 6 NADH, 2 FADH2, 2 ATP, 4 CO2
4. Transpor elektron Membran dalam Pembebasan energi
mitokondria

9. Berapa jumlah ATP yang dihasilkan respirasi aerob katabolisme karbohidrat?


10. Apakah perbedaan fermentasi alkohol dan fermentasi asam laktat?

11. Bagaimana perbandingan respirasi sel secara aerob dan anaerob?

Persamaan : Termasuk reaksi pembongkaran. Bahannya sama Glukosa. Sama-sama memiliki


tahapan glikolisis.

12. Jelaskan katabolisme lemak dan protein?

Katabolisme lemak :Satu molekulnya menghasilkan 46 ATP.

Hasil katabolisme berupa gliserol dan asam lemak.


Gliserol diubah menjadi PGAL, kemudian masuk ke jalur respirasi glikolisis. Asam lemak diubah
menjad asetil ko-A, kemudian masuk ke siklus Krebs.

*katabolisme protein: Satu molekulnya menghasilkan 38ATP.

Hasil katabolisme berupa gasam amino.

Setelah dimanfaatkan sebagai bahan bakar, asam amino masuk ke jalur respirasi.

Beberapa asam amino diubah menjadi asam piruvat, asetil ko-A, oksaloasetat, atau α-
ketoglutarat kemudian masuk ke siklus Krebs.

13. Jelaskan fotosintesis bahan, tempat terjadi, tahapan dan hasil?

*Bahan: Karbondioksida (CO2), air (H20), glukosa (C6H12O6), oksigen (CO2) dan cahaya/energi.

*Tempat terjadinya di Kloroplas.

* Tahapannya:Reaksi fotosintesis terdiri atas dua tahap, yaitu reaksi terang dan reaksi gelap.

A. Reaksi Terang

Reaksi terang terjadi jika ada cahaya matahari dan berlangsung di dalam bagian grana. Pada
reaksi terang terjadi penyerapan energi matahari oleh klorofil untuk diubah menjadi energi
kimia. Energi kimia ini tersimpan dalam dua jenis molekul berenergi tinggi, yaitu ATP dan
NADPH. Pada saat reaksi terang terjadi fotolisis, yaitu penguraian air oleh cahaya yang
menghasilkan ion hidrogen dan oksigen. Fotolisis merupakan pemasok elektron dalam reaksi
terang.

Selama reaksi terang terdapat dua jalur aliran elektron, yaitu fotofosforilasi nonsiklis dan
fotofosforilasi siklis. Istilah fotofosforilasi digunakan karena elektron dibangkitkan energinya
oleh foton cahaya dan kemudian menyumbangkan energinya untuk fosforilasi ADP guna
menyintesis ATP.

Pada fotofosforilasi nonsiklis, digunakan FS I dan FS II serta hanya ada satu arah aliran
elektron, terutama dari air ke NADP+. Untuk setiap dua elektron yang masuk ke jalur ini,
dihasilkan 2 ATP dan 1 NADPH.

Fotofosforilasi siklis merupakan reaksi terang yang paling sederhana karena karena hanya
melibatkan FS I. Aliran elektronnya membentuk siklus karena elektron yang tereksitasi yang
berasal dari P700 pada pusat reaksi, sering kali kembali ke P700. Untuk setiap elektron yang
masuk ke fotofosforilasi siklis, disintesis 1 ATP melalui kemiosmosis. Pada jalur ini tidak
membentuk NADPH.

B. Reaksi Gelap

Reaksi gelap dapat berlangsung baik ada cahaya maupun tanpa cahaya. Reaksi ini terjadi di
dalam bagian stroma. Pada reaksi gelap, ATP dan NADPH yang dihasilkan pada reaksi terang
digunakan sebagai sumber energi untuk mereduksi karbon dioksida menjadi glukosa.
Pembentukan glukosa dari karbon dioksida adalah melalui siklus Calvin Benson.

Mula – mula, karbon dioksida difiksasi oleh molekul akseptor karbon dioksida, yaitu ribulosa
1,5-bifosfat (RuBP), suatu gula berkarbon lima, menghasilkan dua molekul gliseraldehid 3-fosfat
(G3P) atau fosfogliseraldehid (PG). Reaksi karboksilasi ini dikatalisis oleh enzim ribulosa bifosfat
karboksilase (rubisko). Kemudian, tiap G3P difosforilasi menggunakan ATP, lalu direduksi
menggunakan NADPH membentuk dua molekul gliseraldehid 3-fosfat atau triosa fosfat (gula
berkarbon tiga). Selanjutnya dengan menggunakan ATP, beberapa molekul triosa fosfat
digunakan untuk meregenerasi RuBP melalui serangkain reaksi guna menyediakan lebih banyak
akseptor karbon dioksida sehingga siklus dapat berlanjut.

Molekul triosa fosfat yang tersisa diubah menjadi senyawa organik lainnya (meliputi
monosakarida, disakarida, polisakarida, lemak, dan protein). Untuk setiap enam molekul triosa
fosfat yang terbentuk, hanya satu yang digunakan untuk membentuk produk fotosintesis,
sedangkan lima molekul lainnya didaur ulang untuk membentuk RuBP.

*Hasil: Hasil dari Fotosintesis yaitu disertakan:

Hasil utama dari fotosintesis : amilum (makanan), sedangkan hasil keduanya adalah oksigen
(O2).

Membuat tumbuhan hijau dapat membuat makanannya sendiri, yang lalu disebut sebagai
autotrof.

14. Jelaskan cahaya yang digunakan untuk fotosintesis?


= Fotosistem adalah unit yang mampu menangkap energi cahaya matahari.Matahari
memancarkan energi dalam bentuk radiasi elektromagnetik. Radiasi tersebut terdiri atas
beberapa panjang gelombang yang masing-masing memiliki karakteristik.

15. Tahapan reaksi fotosintesis dari terdiri dari reaksi terang dan gelap. Apakah perbedaan
rekasi terang dan reaksi gelap?

16. Bagaimanakah penggunaan produk fotosintesis?

= Gula berkarbon 3 yang dihasilkan dalam siklus Calvin digunakan oleh tumbuhan untuk
menyintesis semua molekul organik sel tumbuh-tumbuhan.

Sekitar 50% dari senyawa tersebut dikonsumsi sebagai bahan bakar respirasi sel di dalam
mitokondria, dan sebagian lagi akan hilang saat terjadi fotorespirasi, yaitu respirasi yang terjadi
bersamaan dengan fotosintesis yang terjadi pada siang hari.

Fotorespirasi akan meningkat jika keadaan lingkungan panas terik dan kering yang
menyebabkan stomata tertutup.

Pada tumbuhan jenis C4 (tumbuhan yang produk fotosintesisnya berupa gula berkarbon 4) dan
CAM (crassulacean acid metabolism, tumbuhan sukulen), sebagian senyawa organik
karbohidrat hasil fotosintesis akan dikirim keluar daun melalui berkas pembuluh floem.
17. Perbedaan antara C3, C4, dan CAM dalan fiksasi CO2?

=TANAMAN C3-C4 DAN CAM

Berdasarkan tipe fotosintesis, tumbuhan dibagi ke dalam tiga kelompok besar yaitu C3,C4, dan
CAM (crassulacean AC id metabolisme). Tumbuhan C4 dan CAM lebih adaptifdi daerah panas
dan kering dibandingkan dengan tumbuhan C3. Namun tanamanC3 lebih adaptif pada kondisi
isi CO2 atmosfer tinggi. Sebagian besartanaman pertanian, seperti gandum ,kentang, kedelai,
kacang-kacangan, dan kapasmerupakan tanaman dari kelompok C3. TanamanC3 dan C4
dibedakan oleh cara mereka mengikat CO2 dari atmosfir dan produkawal yang dihasilkan dari
prosa sassimilasi. Pada tanaman C 3,enzim yang menyatukanCO2 dengan RuBP ( RuBP
merupakan substrat untuk pembentukan karbohidratdalam proses fotosintesis ) dalam proses
awal assimilasi, juga bisa mengikatO2 pada saat yang bersamaan untuk proses fotorespirasi (
fotorespirasi adalahrespirasi, proses pembongkaran gram untuk menghasilkanenergi dan hasil
selain itu, yang terjadi pada siang hari ). Jika konsentrasiCO2 di atmosfir meningkat, hasil dari
kompetisi antara CO2 dan O2 akanlebih menguntungkan CO2, jadi fotorespirasi terhambat dan
assimilasi akan bertambahbesar.

18. Sebutkan dan jelaskan faktor yang mempengaruhi fotosintesis?

=a. Faktor Genetik: faktor genetik atau keturunan sangat menentukan aktivitas fotosintesis
suatu tumbuhan. Hal ini disebabkan kondisi genetik yang berbeda akan menyebabkan
perbedaan fasilitas fotosintesis pada setiap tumbuhan.

b. Suhu: enzim dapat bekerja secara maksimal jika suhu lingkungannya optimum. Jika suhu di
atas suhu optimum, laju fotosintesisnya berkurang karena aktivitas enzimnya makin lambat.

c. Cahaya: Sangat diperlukan sebagai sumber energi. Faktor cahaya yang penting adalah lama
pencahayaan intensitas cahaya serta panjang gelombang cahaya.

d. Air: reaksi yang terjadi di dalam fotosintesis adalah sintesis glukosa dari karbondioksida.

e. Karbondioksida: seperti halnya air, karbondioksida juga merupakan bahan baku untuk
sintesis glukosa dalam fotosintesis. Jika ketersediaan karbondioksida di udara sedikit, proses
fotosintesis tentunya juga akan berlangsung lambat.

f. Mineral: seperti magnesium dan besi, berperan dalam menyusun molekul klorofil.
19. Jelaskan bahwa fotosintesis menghasilkan amilum, Fotosintesis terjadi di kloroplas dan
fotosintesis menghasilkan oksigen?

=-Percobaan oleh Jan Ingenhousz membuktikan bahwa fotosintesis menghasilkan oksigen.


Organisme yang digunakan adalah tanaman air Hydrilla sp.

-Percobaan oleh T. W. Engelmann membuktikan bahwa fotosintesis menghasilkan oksigen dan


terjadi pada sel yang mengandung klorofil. Organisme yang digunakan yaitu ganggang Spirogyra
sp. dan bakteri aerob.

-Percobaan oleh Julius von Sachs membuktikan bahwa fotosintesis menghasilkan karbohidrat
berupa amilum.

20. Jelaskan gambar dibawah ini.

A. Kloroplas (Chloroplast) adalah sebuah Plastida yang mengandung Klorofil, dan berfungsi
sebagai tempat berlansungnya proses fotosintesis.

Kloroplas juga merupakan sebuah Organel Sel yang memiliki membran, dan hanya ditemukan
pada sel tumbuhan. Dan Kloroplas merupakan tempat pembuatan klorofil pada tumbuhan
diproduksi.

Bentuk kloroplas didalam tumbuhan tinggi biasanya berbentuk seperti sebuah cakram
(Berdiameter 4-6 Âμ & ketebalan 1-3 Âμ).

Dan bentuk kloroplas yang berada didalam tumbuhan ini, tersusun dari Lapisan Tunggal dan
berada didalam Sitoplasma, tetapi bentuk & posisinya berubah-ubah mengikuti Intensitas
Cahaya.

Fungsi Utama dari Kloroplas adalah sebagai tempat terjadinya proses fotosintesis.

Kloroplas mempunyai beberapa struktur yang terdapat didalamnya, yaitu :

-Membran Luar : berfungsi untuk mengatur keluar juga masuknya pada zat cair & zat padat.

-Ruang Antarmembran : berfungsi sebagai pemisah ruang antara membran luar & membran
dalam, tebalnya kira-kira 10 nm.

-Membran Dalam: berfungsi sebagai penghalang antara sitosol & stroma.

-Tilakoid : berfungsi sebagai tempat untuk reaksi terang dan berperan untuk menangkap energi
cahaya matahari.
-Stroma : membran bagian dalam yang membungkus cairan kloroplas, berfungsi sebagai tempat
berlangsung suatu reaksi gelap.

-Granum : sekumpulan tilakoid yang bertumpuk-tumpuk seperti uang logam.

-DNA Plastida : merupakan gen pembawa sifat pada plastida yang berfungsi untuk replikasi
kloroplas atau pembelahan sel kloroplas.

-Ribosom : befungsi sebagai terjadinya proses sintesis pada sebuah protein (Arti Ribosom,
Struktur & Fungsi Ribosom).

-Plastoglobula : merupakan senyawa kimiawi yang terkandung pada kloroplas, senyawa ini
merupakan lipid yang berbentuk globul.

-Pati : merupakan hasil dari fotosintesis yang disimpan dalam bentuk amilum (pati).

B. Mitokondria adalah salah satu organel sel dan berfungsi sebagai tempat berlangsungnya
fungsi respirasi sel pada makhluk hidup, selain fungsi selular lain, seperti metabolisme asam
lemak, homeostasis kalsium, transduksi sinyal selular, biosintesis pirimidina, dan penghasil
energi yang berupa adenosina trifosfat pada lintasan katabolisme.

Mitokondria memiliki 2 lapisan membran, yaitu lapisan membran luar serta lapisan membran
bagian dalam. Pada lapisan membran bagian dalam terdapat lipatan-lipatan yang disebut
dengan cristae atau krista. Di dalam mitokondria terdapat sebuah 'ruangan' yang disebut
dengan matriks, dimana terdapat beberapa mineral yang dapat ditemukan pada 'ruangan'
tersebut. Sel yang memiliki banyak sekali mitokondria dapat dijumpai di jantung, hati, serta
otot.

Dalam mitokondria terdapat 2 membran, yaitu ruang intermembran dan matriks. Mitokondria
memiliki ruang diantara kedua membran tersebut yang disebut dengan ruang intermembran.
Ruangan ini sempit serta selektif. Membran bagian luar tidak dapat dilalui oleh molekul kecil
dan tidak dapat dilalui oleh protein dan molekul yang berukuran besar.