Anda di halaman 1dari 6

BAB II

PEMBAHASAN

2.1. BERAT VOLUME TANAH

2.1.1. Pendahuluan

Dalam ilmu mekanika tanah, berat volume tanah (𝛾) merupakan rasio antara berat dan
volume total sampel tanah, termasuk volume ruang pori yang ada
didalamnya. Keragaman berat volume tanah sangat bergantung pada jenis fraksi
penyusunan tanah termasuk tekstur tanah. Tanah - tanah yang bertekstur jarang
biasanya biasanya mempunyai berat volume yang lebih rendah dibandingkan dengan
tanah yang agak pejal. Pertumbuhan akar akan terhambat pada tanah-tanah yang
mempunyai berat volume lebih dari 1,6 g/cm3. Perkembangan akar akan terhenti pada
tanah yang mempunyai berat volume antara 1,7 hingga 1,9 g/cm3 sementara itu nilai
berat jenis sangat mendekati 2,65 g/cm3 dengan standar deviasi tidak lebih dari 0,15
g/cm3. Nilai BV dari berat jenis yang terendah ditemui pada horizon O yang banyak
mengandung bahan organik dan tertinggi pada horison B (Suhardi, 1997).

2.1.2. Tujuan

Untuk mengetahui berat volume dari sampel tanah tidak terganggu (UDS).

2.1.3. Alat dan Bahan

a. Cincin sampel

Gambar 2.1. Cincin sampel


b. Extruder (untuk tabung dan cincin sampel)

Gambar 2.2. Extruder (untuk tabung)

Gambar 2.3. Extruder (untuk cincin sampel)


c. Pisau pemotong

Gambar 2.4. Pisau pemotong


d. Timbangan dengan ketelitian 0.01 g.

Gambar 2.4. Timbangan dengan ketelitian 0.01 g

2.1.4. Prosedur Percobaan

a. Keluarkan sampel dari tabung dengan menggunakan extruder;

Gambar 2.5. Keluarkan sampel dari tabung menggunakan extruder.


b. Bentuk sampel dengan menggunakan cincin, kemudian timbang massa tanah
+ cincin;

Gambar 2.6. Pembentukan sampel dan menimbang massa tanah + cincin.


c. Keluarkan sampel tanah dari cincin, kemudian timbang massa cincin sampel
(W2);

Gambar 2.7. Mengeluarkan sampel tanah dari cincin.

Gambar 2.8. Menimbang massa cincin (W2).


d. Ukur diameter (D) dan tinggi dari cincin (H).

Gambar 2.9. Mengukur diameter dan tinggi cincin.


2.1.5. Data Hasil Percobaan
Tabel 1.1. Data Hasil Percobaan
Tinjauan Kuantitas Satuan
Massa tanah + cincin (M1) 595.31 gram
Massa cincin sampel (M2) 245.18 gram
Massa tanah (M3) = M1 - M2 350.13 gram
Sumber: Data Hasil Percobaan
2.1.6. Perhitungan
Perhitungan Volume cincin (V):
1
V= πD2 H
4
Perhitungan Volume tanah (𝛾):
M3
γ=
V
Keterangan:
V : Volume cincin cm3
𝜋 : 3.14
D2 : Diameter cincin (cm)
H : Tinggi (cm)
𝛾 : Berat Volume tanah (gram/cm3)
M3 : Massa tanah (gram)

1
V = πD2 H
4
1
= x 3.14 x (5,1 cm)2 x 10 cm
4
= 204.28 cm3

𝑀3
𝛾 =
𝑉
350.13 𝑔𝑟𝑎𝑚
=
204.28 𝑐𝑚3
= 1.71 gram/cm3

Tabel 1.2. Data Hasil Perhitungan


Keterangan Hasil Satuan
Perhitungan volume cincin (V)
V=
1
πD2 H 204.28 cm3
4

Perhitungan Volume tanah (𝛾)


𝑀3 1.71 gram/cm3
𝛾=
𝑉
Sumber: Data Hasil Perhitungan
2.1.7. Analisis
Berat volume tanah (𝛾) merupakan rasio antara berat dan volume total sampel tanah,
termasuk volume ruang pori yang ada didalamnya. Keragaman berat volume tanah
sangat bergantung pada jenis fraksi penyusunan tanah termasuk tekstur tanah.
Keragaman berat volume tanah sangat bergantung pada jenis fraksi penyusunan tanah
termasuk tekstur tanah. Dalam hasil perhitungan pada sampel tanah tidak terganggu
(UDS), berat volume dari sampel tanah diketahui sebesar 1.71 gram/cm3. Dari nilai
volume tanah tersebut, diketahui bahwa penyusun tanah tersebut berupa pasir seragam
dan padat.
2.1.8. Kesimpulan dan Saran
2.1.8.1. Kesimpulan
a. Berat volume tanah (𝛾) merupakan rasio antara berat dan volume total sampel
tanah, termasuk volume ruang pori yang ada didalamnya.
b. Volume cincin yang didapatkan dari hasil perhitungan sebesar 204.28 gram3.
c. Dalam perhitungan berat volume tanah dari sampel tanah tidak terganggu (UDS),
berat volume tanah (𝛾) sebesar 1.71 gram/cm3.
2.1.8.2. Saran
a. Perlunya koordinasi yang baik antara praktikan dan asisten agar keberlangsungan
praktikum tepat waktu sehingga dapat lebih efisien.
b. Dalam pelaksanaan praktikum, hendaknya memperhatikan masalah waktu, agar
tidak terbuang sia - sia sehingga pelaksanaan praktikum bisa 3 - 4 jam saja.
c. Dalam melakukan percobaan, hendaknya praktikan diberikan kesempatan untuk
mencoba alat - alat yang digunakan dalam praktikum, bukan hanya memperhatikan,
mendengarkan, dan yang melaksanakan asisten.