Anda di halaman 1dari 19

PENENTUAN INDEKS BIAS MINYAK WIJEN (SESAME OIL)

MENGGUNAKAN METODE DIFRAKSI FRAUNHOFER


CELAH GANDA

SKRIPSI

Oleh

Nur Inna Alfianinda


NIM 091810201016

JURUSAN FISIKA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS JEMBER
2014
PENENTUAN INDEKS BIAS MINYAK WIJEN (SESAME OIL)
MENGGUNAKAN METODE DIFRAKSI FRAUNHOFER
CELAH GANDA

SKRIPSI

Oleh

Nur Inna Alfianinda


NIM 091810201016

JURUSAN FISIKA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS JEMBER
2014
PENENTUAN INDEKS BIAS MINYAK WIJEN (SESAME OIL)
MENGGUNAKAN METODE DIFRAKSI FRAUNHOFER
CELAH GANDA

SKRIPSI

diajukan guna melengkapi tugas akhir dan memenuhi salah satu syarat untuk
menyelesaikan Program Studi Fisika (S1) dan mencapai gelar sarjana

Oleh

Nur Inna Alfianinda


NIM 091810201016

JURUSAN FISIKA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS JEMBER
2014
PERSEMBAHAN

Skripsi ini saya persembahkan kepada:

1. Ibunda Sumartini dan Ayahanda Fanani yang tercinta;


2. Kakakku Novita Nurul Fitriyani dan Adikku Ganis Ezra Saputra yang tersayang;
3. seluruh ibu dan bapak guru sejak sekolah taman kanak-kanak hingga di perguruan
tinggi yang terhormat;
4. Almamater Jurusan Fisika Fakultas MIPA Universitas Jember.

iii
MOTO

Ingatlah, sesungguhnya kamu takkan pernah memperoleh ilmu kecuali dengan enam
syarat, yaitu: 1) kecerdasan, 2) ambisi, 3) sabar, 4) bekal yang cukup,
5) petunjuk guru, dan 6) waktu yang lama.)

)
Al Hakim, M. A. A. 2004. Tetes-Tetes Hikmah. Yogyakarta: Pustaka Fahima.

iv
PERNYATAAN

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:


nama : Nur Inna Alfianinda
NIM : 091810201016
menyatakan dengan sesungguhnya bahwa karya ilmiah yang berjudul “Penentuan
Indeks Bias Minyak Wijen (Sesame Oil) Menggunakan Metode Difraksi Fraunhofer
Celah Ganda” adalah benar-benar hasil karya sendiri, kecuali kutipan yang sudah
saya sebutkan sumbernya, belum pernah diajukan pada institusi mana pun, dan bukan
karya jiplakan. Saya bertanggung jawab atas keabsahan dan kebenaran isinya sesuai
dengan sikap ilmiah yang harus dijunjung tinggi.
Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya, tanpa ada tekanan dan
paksaan dari pihak mana pun serta bersedia mendapat sanksi akademik jika ternyata
di kemudian hari pernyataan ini tidak benar.

Jember, Januari 2014


Yang menyatakan,

Nur Inna Alfianinda


NIM 091810201016

v
SKRIPSI

PENENTUAN INDEKS BIAS MINYAK WIJEN (SESAME OIL)


MENGGUNAKAN METODE DIFRAKSI FRAUNHOFER
CELAH GANDA

Oleh

Nur Inna Alfianinda


NIM 091810201016

Pembimbing

Dosen Pembimbing Utama : Ir. Misto, M. Si.


Dosen Pembimbing Anggota : Dr. Artoto Arkundato, S.Si., M.Si.

vi
PENGESAHAN

Skripsi berjudul “Penentuan Indeks Bias Minyak Wijen (Sesame Oil) Menggunakan
Metode Difraksi Fraunhofer Celah Ganda” telah diuji dan disahkan pada:
hari :
tanggal :
tempat : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Jember.

Tim Penguji:

Ketua Sekretaris
(Dosen Pembimbing Utama), (Dosen Pembimbing Anggota),

Ir. Misto, M. Si. Dr. Artoto Arkundato, S.Si., M.Si.


NIP 195911211991031002 NIP.196912251999031001

Penguji I, Penguji II,

Nurul Priyantari, S.Si., M.Si. Supriyadi, S.Si., M.Si.


NIP 197003271997022001 NIP 198204242006041003

Mengesahkan
Dekan,

Prof. Drs. Kusno DEA, Ph.D.


NIP 196101081986021001

vii
RINGKASAN

Penentuan Indeks Bias Minyak Wijen (Sesame Oil) Menggunakan Metode


Difraksi Fraunhofer Celah Ganda; Nur Inna Alfianinda, 091810201016; 2013: 53
halaman; Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Jember.

Salah satu tanaman yang merupakan sumber minyak nabati adalah wijen. Biji
dari tanaman wijen yang diekstraksi akan menghasilkan minyak yang dikenal dengan
istilah sesame oil. Salah satu sifat fisis yang dapat digunakan untuk menunjukkan
kualitas bahan adalah indeks bias. Oleh karena itu, pada penelitian ini akan dianalisis
nilai indeks bias dari bahan uji berupa tiga merk minyak wijen, sehingga dapat
diketahui tingkat kualitas dari tiga merk minyak wijen yang diuji. Selain itu, nilai
indeks bias suatu bahan dipengaruhi oleh temperatur, sehingga pada penelitian ini
akan dianalisis tentang pengaruh perubahan temperatur terhadap indeks bias minyak
wijen agar dapat diketahui bagaimana perilaku optis dari minyak wijen terhadap
perubahan temperatur.
Metode yang digunakan untuk menentukan indeks bias bahan (minyak wijen)
pada umunya menggunakan metode refraktometer. Namun, pada penelitian ini
digunakan metode difraksi Fraunhofer celah ganda untuk menentukan indeks bias
minyak wijen. Penggunaan metode difraksi ini yang merupakan metode alternatif
untuk mengetahui karakteristik atau sifat optis bahan berupa indeks bias memiliki
kelebihan, yakni: pengoperasian alat yang tidak rumit, mudah didesain, dan dapat
diaplikasikan secara luas.
Untuk menentukan indeks bias minyak wijen, maka terlebih dahulu dilakukan
pengukuran simpangan difraksi berkas laser HeNe yang melewati medium udara dan

viii
minyak wijen dengan temperatur yang telah ditentukan. Penentuan waktu pengukuran
simpangan difraksi untuk setiap temperatur minyak wijen berdasar pada percobaan
pengkondisian temperatur. Setelah itu, penelitian dengan perlakuan yang sama
diberikan untuk minyak wijen dengan merk yang berbeda. Setelah data simpangan
antara terang pusat ke terang pertama pada pola gelap terang difraksi berkas sinar
laser yang melewati medium udara dan minyak wijen dari tiga merk dengan variasi
temperatur diperoleh, selanjutnya adalah pengolahan data menggunakan persamaan
untuk memperoleh nilai indeks bias minyak wijen. Data hasil penelitian dibahas dan
disimpulkan.
Hasil observasi dan perhitungan menunjukkan bahwa nilai indeks bias minyak
wijen semakin kecil terhadap peningkatan temperatur untuk rentang 26° C hingga
90°C. Berdasarkan perhitungan menggunakan uji t untuk mengetahui seberapa besar
perbedaan yang dihasilkan dari data penelitian dan referensi, maka diperoleh nilai t
hitung untuk setiap merk minyak wijen pada temperatur 40° C, yakni:
, , dan
Minyak wijen label B memiliki nilai t hitung yang paling kecil dibandingkan minyak
wijen label A dan C, sehingga minyak wijen label B memiliki kualitas paling baik
dibandingkan minyak wijen label A dan C. Kemudian minyak wijen label C memiliki
kualitas yang lebih baik daripada minyak wijen label A. Selain itu, hasil uji t secara
keseluruhan menunjukkan bahwa minyak wijen label A, B, dan C tidak memiliki
perbedaan nilai indeks bias yang signifikan terhadap indeks bias referensi (t hitung < t
tabel dengan taraf sinifikan 5% dan 1%), sehingga minyak wijen label A, B, dan C
memiliki kualitas yang baik.

ix
PRAKATA

Alhamdulillah, puji syukur ke hadirat Allah SWT atas segala rahmat dan
hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Penentuan
Indeks Bias Minyak Wijen (Sesame Oil) Menggunakan Metode Difraksi Fraunhofer
Celah Ganda”. Skripsi ini disusun untuk memenuhi salah satu syarat menyelesaikan
pendidikan strata satu (S1) di Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu
Pengetahuan Alam Universitas Jember.
Penyusunan skripsi ini tidak akan terselesaikan dengan baik jika tidak ada
bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis menyampaikan terima kasih
kepada:
1. Ir. Misto, M. Si., selaku Dosen Pembimbing Utama dan Dr. Artoto Arkundato,
S. Si., M. Si., selaku Dosen Pembimbing Aggota yang telah meluangkan waktu,
pikiran, dan perhatian dalam membimbing penulisan skripsi ini;
2. Nurul Priyantari, S. Si., M. Si. dan Supriyadi, S. Si., M. Si., selaku Dosen Penguji
yang telah meluangkan waktu, pikiran, dan perhatian dalam memberikan kritik dan
saran dalam penulisan skripsi ini;
3. Drs. Yuda Cahyoargo Hariadi, M. Sc., Ph. D., selaku Dosen Pembimbing
Akademik dan Dr. Artoto Arkundato, S. Si., M. Si., selaku Ketua Jurusan Fisika
FMIPA yang telah membantu dan membimbing selama penulis menjadi
mahasiswa;
4. bapak dan ibu dosen Jurusan Fisika FMIPA Universitas Jember yang telah
memberikan ilmu bermanfaat dan nasehat selama saya menempuh studi;
5. seluruh karyawan Jurusan Fisika FMIPA Universitas Jember yang telah membantu
saya selama menempuh studi;

x
6. rekan kerjaku di bidang Optoelektronika; juga semua sahabat seperjuangan Fisika
terutama angkatan 2009, terimakasih atas semangat, dukungan, kekompakan,
kebersamaan, dan kebahagiaan selama ini;
7. semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu per satu.
Penulis juga menerima segala kritik dan saran dari semua pihak demi
kesempurnaan skripsi ini. Akhirnya penulis berharap semoga skripsi ini dapat
bermanfaat.

Jember, Januari 2014 Penulis

xi
DAFTAR ISI

Halaman

HALAMAN SAMPUL ............................................................................ i


HALAMAN JUDUL ............................................................................... ii
HALAMAN PERSEMBAHAN ............................................................. iii
HALAMAN MOTO ................................................................................ iv
HALAMAN PERNYATAAN ................................................................. v
HALAMAN PEMBIMBINGAN ............................................................ vi
HALAMAN PENGESAHAN ................................................................. vii
RINGKASAN .......................................................................................... viii
PRAKATA ............................................................................................... x
DAFTAR ISI ............................................................................................ xii
DAFTAR TABEL ................................................................................... xv
DAFTAR GAMBAR ............................................................................... xvi
DAFTAR LAMPIRAN….. ..................................................................... xvii
BAB 1. PENDAHULUAN ...................................................................... 1
1.1 Latar Belakang .................................................................... 1
1.2 Rumusan Masalah .............................................................. 4
1.3 Batasan Masalah ................................................................. 5
1.4 Tujuan Penelitian ................................................................ 5
1.5 Manfaat Penelitian .............................................................. 5
BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA ............................................................. 6
2.1 Minyak ................................................................................. 6

xii
2.2 Minyak Wijen (Sesame Oil)................................................ 7
2.2.1 Sifat-Sifat Minyak Wijen ............................................ 8
2.2.2 Komposisi Asam Lemak Minyak Wijen .................... 10
2.2.3 Manfaat Minyak Wijen ............................................... 10
2.3 Difraksi................................................................................. 11
2.4 Difraksi Fraunhofer Celah Ganda .................................... 15
2.5 Laser HeNe .......................................................................... 16
2.6 Indeks Bias........................................................................... 18
2.7 Koefisien Korelasi ............................................................... 23
BAB 3. METODE PENELITIAN .......................................................... 24
3.1 Waktu dan Tempat Penelitian ........................................... 24
3.2 Alat dan Bahan.................................................................... 24
3.2.1 Alat.............................................................................. 24
3.2.2 Bahan .......................................................................... 25
3.3 Rancangan Penelitian ......................................................... 25
3.3.1 Diagram Alir ............................................................... 25
3.3.2 Rancangan Alat Penelitian .......................................... 26
3.4 Tahap Persiapan ................................................................. 27
3.4.1 Perlakuan Penelitian ................................................... 27
3.4.2 Pengkondisian Temperatur ......................................... 27
3.4.3 Kalibrasi ...................................................................... 29
3.5 Proses Pengambilan Data ................................................... 30
3.6 Analisa Data ........................................................................ 30
BAB 4. HASIL DAN PEMBAHASAN .................................................. 34
4.1 Hasil...................................................................................... 34
4.2 Pembahasan ......................................................................... 41

xiii
BAB 5. KESIMPULAN DAN SARAN .................................................. 49
5.1 Kesimpulan .......................................................................... 49
5.2 Saran .................................................................................... 49
DAFTAR PUSTAKA .............................................................................. 51
LAMPIRAN ............................................................................................. 54

xiv
DAFTAR TABEL

Halaman

2.1 SNI 01-4468-1998 tentang standar mutu minyak wijen .................... 9


2.2 CODEX STAN 210-1999 tentang karakteristik fisika dan kimia
minyak wijen mentah (crude sesame oil) .......................................... 10
2.3 Komposisi asam lemak minyak wijen ............................................... 10
2.4 Arti nilai koefisien korelasi ................................................................ 23
4.1 Data perhitungan indeks bias minyak wijen A sebagai fungsi
temperatur .......................................................................................... 37
4.2 Data perhitungan indeks bias minyak wijen B sebagai fungsi
temperatur .......................................................................................... 37
4.3 Data perhitungan indeks bias minyak wijen C sebagai fungsi
temperatur .......................................................................................... 38
4.4 Data perbandingan nilai indeks bias dari tiga merk minyak wijen
sebagai fungsi temperatur .................................................................. 39
4.5 Data nilai t hitung untuk indeks bias minyak wijen temperatur
40° C .................................................................................................. 39
4.6 Persamaan regresi linier dan ralat grafik untuk gambar 4.2............... 41

xv
DAFTAR GAMBAR

Halaman

2.1 Ikatan kimia antara 1 molekul gliserol dan 3 molekul asam lemak
menghasilkan 1 molekul lemak.......................................................... 6
2.2 Analisis geometri eksperimen Young (interferensi melalui dua
celah) .................................................................................................. 13
2.3 Skema amplitudo interferensi gelombang .......................................... 15
2.4 Skema amplitudo difraksi gelombang................................................ 16
2.5 Skema amplitudo interferensi dan difraksi gelombang ...................... 16
2.6 Pola difraksi dari berbagai sumber cahaya......................................... 18
2.7 Skema difraksi berkas sinar laser pada medium udara dan air .......... 20
2.8 Indeks bias air sebagai fungsi temperatur .......................................... 22
2.9 Indeks bias beberapa minyak nabati sebagai fungsi temperatur ........ 23
3.1 Diagram alir penelitian ....................................................................... 25
3.2 Rancangan alat penelitian .................................................................. 26
3.3 Grafik pengkondisian temperatur ....................................................... 28
4.1 Pola gelap terang difraksi Fraunhofer pada layar pengamatan .......... 34
4.2 Grafik pengaruh perubahan temperatur terhadap indeks bias dari
tiga merk minyak wijen ..................................................................... 40

xvi
DAFTAR LAMPIRAN

Halaman

Lampiran A. Tabel Pengukuran ................................................................ 54


A.1 Tabel Pengukuran Simpangan Difraksi Minyak Wijen A ................. 54
A.2 Tabel Pengukuran Simpangan Difraksi Minyak Wijen B.................. 55
A.3 Tabel Pengukuran Simpangan Difraksi Minyak Wijen C.................. 56
Lampiran B. Tabel Perhitungan ................................................................ 57
B.1 Tabel Perhitungan Indeks Bias Minyak Wijen A ............................... 57
B.2 Tabel Perhitungan Indeks Bias Rata-Rata, Standar Deviasi,
Ketidakpastian Relatif, dan Keseksamaan Minyak Wijen A ............. 58
B.3 Tabel Perhitungan Indeks Bias Minyak Wijen B ............................... 59
B.4 Tabel Perhitungan Indeks Bias Rata-Rata, Standar Deviasi,
Ketidakpastian Relatif, dan Keseksamaan Minyak Wijen B ............. 60
B.5 Tabel Perhitungan Indeks Bias Minyak Wijen C ............................... 61
B.6 Tabel Perhitungan Indeks Bias Rata-Rata, Standar Deviasi,
Ketidakpastian Relatif, dan Keseksamaan Minyak Wijen C ............. 62
Lampiran C. Gambar Pengamatan ............................................................ 63
C.1 Pola Gelap Terang Difraksi Fraunhofer Minyak Wijen A ................. 63
C.2 Pola Gelap Terang Difraksi Fraunhofer Minyak Wijen B ................. 65
C.3 Pola Gelap Terang Difraksi Fraunhofer Minyak Wijen C ................. 68
Lampiran D. Dokumentasi Penelitian ....................................................... 70
D.1 Rancangan Alat Penelitian ................................................................. 70

xvii
D.2 Alat-Alat Penelitian ............................................................................ 71
D.3 Bahan-Bahan Penelitian ..................................................................... 73
Lampiran E. Tabel Titik Persentase Distribusi t ....................................... 74

xviii