Anda di halaman 1dari 3

Sistem Organ Reproduksi Ayam Betina

fredikurniawan
Peternakan
Comments

Sistem Organ Reproduksi Ayam Betina – Sistem reproduksi ayam betina memang sangat jauh
berbeda dengan jantan, sistem reproduksi betina dibantu dengan alat – alat reproduksi
terutamanya ovarium atau indung telur, infundibulum, magnum, isthmus, uterus, vagina, dan
juga kloaka. Untuk dapat menjelaskan lebih lanjutnya tentang bagian organ – organ reproduksi
ayam betina beserta dengan fungsinya. Perhatikan ulasan dibawah ini.

Organ reproduksi ayam betina ini pada dasarnya terbagi menjadi dua yaitu ovary dan oviduct,
namun bagian dari oviduct ini terbagi menjadi lima bagian yaitu infundibulum, magnum,
isthmus, uterus, vagina, kloaka.

Bagian organ – organ tersebut yang akan membantu dalam proses pembentukan telur ( yolk )
dengan sempurna. Jika kurang jelasnya dalam proses penetasan telur dan fungsi masing – masing
organ reproduksi betina berikut penjelasan organ reproduksi ayam betina.

Oviduct ( indung telur )

Oviduct ini merupakan salah satu organ yang menghasilkan sel telur di dalam ayam, oviduct ini
memiliki panjang 1,5 cm, berat 60 gram, pada tiga minggu setelah dewasa kelamin. Oviduct ini
memiliki peran untuk menghasilkan sel telur yang sudah di buahi oleh spermatozoa untuk
menghasilkan telur.

Infundibulum ( papilon )

Infundibulum merupakan slah satu organ yang hanya terdapat di betina dengan memiliki fungsi
untuk menampung atau menangkap sel telur yang sudah matang atau masak di dalam ovoduvt
tersebut. Infundibulum ini memiliki panjang mencapai 9 cm, yang mampu mengsekresikan
sumber protein yang sudah di terima selama 15-20 menit.

Magnum

Magnum merupakan organ lanjutan dari infundibulum dengan memiliki fungsi dan peran untuk
membentuk putih telur yang dihasilkan oleh infundibulum dan oviduct selama 3 – 4 jam.
Magnum ini juga merupakan organ paling panjang dari oviduk sekitar 33 cm.

Isthmus

Isthmus merupakan organ lanjutan dari magnum, setelah pembentukan putih telur dilanjutkan
dengan pembentukan selaput telur. Selain itu, fungsi dari ishmus ini juga dapat memisahkan
putih telur dengan kuning telur selama 1-2 jam tergantung dengan umur dan juga tingkat
kesetresan ayam.

Uterus

Uterus merupakan organ lanjutan dari isthmus, setelah terjadi pembentukan selaput telur dan
juga pemisahan kuning dan putih telur di lanjutkan kembali dengan pembentukan kerabang telur
selama 20 jam. Kerabang telur ini juga dengan istilah cangkang telur dengan memiliki panjang
sekitar 10 cm.

Vagina

Vagina ini merupakan salah satu organ yang tidak melakukan sekresi dalam pembentukan telur,
kecuali dalam pembentukan kutikula. Fungsi vagina ini hanya tempat lintasan telur, dan juga
lintasan urine serta feses. Vagina ini dilintasi telur selama 3-4 menit dan setelah 30 menit akan
mengalami peneluran kembali sehingga terjadi ovulasi.

Kloaka

Kloaka merupakan organ akhir di dalam reproduksi ayam , organ ini juga merupakan organ
tempat pengeluaran telur yang sudah jadi dalam tubuh ayam.
Pada dasarnya proses penetasan telur ini dan bagian organ reproduksi telur dapat dilakukan
selama 23 -24 jam.