Anda di halaman 1dari 10

Tips Perjalanan Sumatera

Lima tahun terakhir gw banyak melakukan perjalanan via darat. Jakarta – Purwokerto –
Surabaya – Bali atau Jakarta – Palembang – Pekanbaru – Medan. Setidaknya 2 bulan sekali
gw melakukannya.

Bukan, gue bukan sales. Gw jalan nemenin bini gw. Biar dia bisa refresh ngeliat2 fenomena
dijalanan. Perjalanan ini sebetulnya bisa dilakukan via udara. Lebih irit pengeluarannya.
Tapi ya kita itu rada sableng dan demen aja jalan lewat darat. Ada hal yang memperkaya
jiwa dengan melakukan perjalanan lewat darat ini.

Berencana melakukan perjalanan Sumatera? Berikut tipsnya. tenang aja. Gw berusaha


nggak ngelantur…

Check List Persiapan


Pertama yang mesti diperhatikan adalah mobil. Pastikan mobil anda dalam kondisi baik.
Ganti lampu anda dengan NBR (night breaker) keluaran Osram. Ini akan menambah 20
persen intensitas cahaya lampu. Jangan pake white light kecuali anda punya lampu kabut.
setel lampu dekat anda maksimal 30 meter kedepan. Jangan terlalu lebih karena akan
menyulitkan anda sendiri untuk melihat dalam jarak dekat selain mengganggu pengemudi
didepan anda. Bikin chek list dari mulai dongkrak, kunci pas, ban serep, pompa dan air
pressure checker, dll.

Waktu yang Tepat


Menghitung waktu yang tepat. Bagi gw ini penting. Salah hitung maka kita akan terjebak
dalam keramaian di kota-kota yang kita lewati yang akan membuat kita lebih lama sampai
ditujuan.

Gw sudah coba mulai jalan pagi, siang, sore sampai malam. Dalam dua tahun terakhir gw
memilih memulai jalan jam 21:30. Ini waktu favorit karena lebih cepat sampai dan lebih
hemat biaya penginapan.

Perjalanan

Cibubur – Merak : 2 jam


Dengan kecepatan rata-rata 80 – 100 km/jam, jarak ini bisa ditempuh dalam waktu 2 jam.
Berangkat dari rumah pukul 21:30 kita akan tiba di Merak pukul 23:30 pas nyampe di pintu
masuk pelabuhan.

Merak – Bakauheni : 4 – 5 jam


Dari mulai antri kapal sampai tiba di Bakauheni waktunya sangat relatif. Tergantung
ketersediaan dan kecepatan kapal itu sendiri. Biasanya sejak antri hingga tiba Bakauheni
akan makan waktu 4 jam. Tapi lebih amannya kita sediain aja waktu 5 jam hingga tiba di
Bakauheni. Satu hal, pakai waktu anda selama di kapal untuk tidur. Nggak usah jalan-jalan
liat2 laut. Tidur dan istirahat untuk nyimpen tenaga. Kuranglebih pukul 04:30 kita sudah
sampai Bakauheni. Siapkan SIM dan STNK. Biasanya ada razia polisi sebelum pintu keluar
pelabuhan.

Sekitar 100 meter dari pintu pelabuhan ada pertigaan. Ke kanan kita akan melalui lintas
timur: Menggala – Palembang – Jambi – Pekanbaru. Sementara bila lurus anda akan
melalui lintas tengah.

Bila anda hendak ke Pekanbaru, saran gw nih mendingan ambil jalur tengah. Jarak tempuh
lebih panjang tetapi waktu tempuhnya sama. Lintas timur jalannya cenderung rusak dan
dipenuhi truck-truck kecil.

Bakauheni – Bandar Lampung : 2 Jam


Jam 04:30 kita tiba di Bakauheni. Sejak keluar kapal hingga Bandar Lampung agar berhati-
hati. Entah kenapa gw selalu melihat orang yang baru keluar kapal itu biasanya kesetanan
bawa mobilnya, termasuk gw.. huahahaha

Butuh waktu kurang lebih 2 jam hingga kita tiba di pertigaan Bandar Lampung. Ke kiri
Bandar Lampung, ke kanan lintas tengah. Pukul 06:30 kita sudah sampai disitu. Nggak usah
sarapan disitu. Jalan aja terus. Kira2 sejam, melewati Gunung Sugih, anda akan sampai di
Bandar Jaya. Ada satu rumah makan sebelah kiri jalan. RM Siang Malam. Makanannya
enak dan bersih. Enak sarapan disitu.

Selesai sarapan setengah jam langsung tancap gas.

Bandar Lampung – Baturaja : 5,5 Jam


Bila perjalanan malam hari, jarak ini biasanya bisa ditempuh dalam waktu 4 jam. Tetapi
disiang hari arus lalu lintas sudah cukup ramai sehingga bsia ditempuh da
lam waktu 4,5 jam ditambah sarapan 1 jam jadi 5,5 jam deh.

Tepat pukul 12:00 siang kita sudah sampai di Baturaja. Keluar sedikit dari pinggiran kota
baturaja ada SPBU dan RM Sederhana sebelah kiri jalan. kalau anda butuh makan siang,
silahkan makan siang disitu dan isi bensin. Tergantung juga sih mobil yang anda pakai apa.
Biasanya gw nyampe situ bensin sudah tinggal seperempat kurang sedikit. Makan siang aja
disitu karena susah menemukan RM yang cukup layak disepanjang perjalanan siang hari
kedepannya. Kecuali kalau anda mau joint di RM tempat biasa bus berhenti istirahat. Kalau
anda harus berenti di mana Bus AKAP beristirahat, kalau ditanya kasir bilang aja naik bus…
soalnya beda harga makanan antara naik bus dengan naik mobil pribadi. Nggak tau kenapa.

Batu Raja – Muara Enim : 2 jam


Selesai makan siang, injek pedal gas kuat-kuat. Sekitar 2 jam plus 1 jam makan siang anda
akan sampai di Muara Enim sekitar jam 15:00.
Muara Enim – Lahat jaraknya hanya kurang dari 50 km. Namun jalan dipenuhi oleh truk
batubara sehingga memperlambat waktu tempuh kita.

Muara Enim – Lubuk Linggau : 4 Jam


Injek gas terus sampai Lubuk Linggau sekitar jam 19:00. Keluar dari lahat menuju Lubuk
Linggau jalannya berkelok-kelok. Bila anda membawa penumpang disarankan agar tidur
saja karena sering membuat mual. Lahat – Tebing Tinggi – Lubuk Linggau. Kalau anda
sudah cape, Lubuk Linggau banyak hotel yang lumayan bagus. Demikian juga di Muara
Enim ada Hotel Grand Zuri.

Lubuk Linggau – Muaro Bungo: 4 Jam


Bila masih kuat, tancep aja gas kuat-kuat. Nanggung. Target kita adalah Muara Bungo.
Jalan menuju Muara Bungo dari Lubuk Linggau itu lurus dengan sedikit sekali kelokan. Ini
enak sebetulnya tetap membuat kirta ngantuk karena monoton sekali. Jangan dipaksakan
untuk melalui jalan ini kalau anda sudah letih. kalaupun anda mau terus, pastikan anda tidak
jatuh tertidur.

Sekitar jam 23:00 malam anda akan sampai di Muaro Bungo. Istirahatlah. Ada Hotel Amaris,
anak hotel Santika disitu. Bersih dan cukupan. Istirahatlah sampai jam 9 pagi. Seharusnya
dengan 5 jam sel-sel tubuh sudah kembali normal.

Muaro Bungo – Pulau Punjung : 4 Jam


Selesai sarapan, pukul 09:00 kita langsung jalan. Masih seperti sebelumnya, jalan relatif
lurus dan naik turun. Hati-hati bila melewati mobil lain di tanjakan karena seringkali muncul
mobil dari depan secara tiba-tiba. Sekitar pukul 13:00 kita sampai di Pulau Punjung. Ada
pertigaan di sini. Ke kanan kita akan ke Kuantan Senggigi lalu ke Pekanbaru. Bila lurus kita
akan menuju Bukit Tinggi.

Dari Pulau Punjung ke Kuansing (Kuantan Senggigi) bisa ditempuh maksimal 1.5 jam. Lalu
dari Kuansing ke Pekanbaru bisa ditempuh dalam waktu 4 jam. Bila anda hendak
melanjutkan perjalanan, ada baiknya makan siang di Pulau Punjung. Cukup banyak pilihan
rumah makan yang bersih disitu.

Pulau Punjung – Bukit Tinggi : 3,5 Jam


Perjalanan4061Jarak ini bisa ditempuh dalam waktu 3.5 jam. Jangan lewat Solok/Danau
Singkarak kecuali kalau anda ingin melihat-lihat pemandangan danau dan merasakan
gurihnya bareh solok. Kira-kira 1,5 jam perjalanan dari Pulau Punjung kita akan ketemu
pertigaan. Terus kalau mau lewat Solok atau ke kanan kalau mau lewat Batusangkar. Kita
ambil kanan. Tidak ada rumah makan yang cukup nyaman disepanjang jalan ini. Jalan relatif
kecil dan hanya ramai ketika memasuki kota-kota kecamatan saja. Pukul 16:30 kita sudah
tiba di Bukit Tinggi. Kalau mau makan siang ya di bukit tinggi saja. Merasakan gurihnya nasi
kapau khas Bukit Tinggi.

bersambung …………………..

update Maret 2019

Sorry bro. Gw lupa ada thread wkwkwkk

Bukittinggi - Sipirok : 9 jam


Istirahat sebentar di Bukittinggi ngerasain kopi lokal. Nggak usah beli oleh2. Lidah sumatera
sama aja dari ujung ke ujung. Yang ditunggu sanak ditempat tujuan itu ada kita 😁 bukan
oleh2.

Istirahat satu jam, cengangas cengenges jam 17:30 kita hajar lagi. Keluar dari bukittinggi
mungkin agak rame karena pas bubar kantor dan waktunya jalan2.

Melalui jalan yang cukup bagus namun berliku dan naik turun. Enak untuk nguji mesin kita.
Hajar bleeeh. Sampai 30 km kemudian ada satu SPBU sebelah kitk jalan. Gw lebih suka
istirahat disini. Pas disebelah ada warung kopi. Kopi lokal. Udaranya adem. Kalau subuh
bikin menggigil. Isi bensin disini.

Sampai di Panti, jalan sudah mulai berkurang naik turunnya tapi masih berliku. Jalan cukup
bagus. Karena dari bukittinggi menjelang gelap, di daerah panti ini jalan mulai sepi.
Khususnya ketika memasuki kota2 kecamatan dan kabupaten.

4.5 jam dari bukittinggi kita sampai di kotanopan. Ada satu rm ditengah kota disebelah
kanan jalan lintas sumatera. Namanya Duta Selera. Rumah makan legen karena sudah
melayani bus2 jarak jauh legendaris spt ALS, PMTOH dll. Makanlah disini. Ayam gorengnya
itu enak bener...

Sejam kemudian, injek pedal dan melanjutkan perjalanan melalui penyabungan, siabu,
padangsidempuan. Sukurlah kita lewat dinihari didaerah2 ini. Kalau siang padet poll. Bisa
terhambat setengah jam ditiap kit diatas.

Menjelang subuh, 04:45 kita sudah tiba di Sipirok. Nggak usah masuk kota. Kira 5 km
sebelum kota ada SPBU. Kita bisa istirahat disitu. Ada toilet dan musholla disitu. Parkir
mobil anda menghadap jalan agar tidak terbangjn ketika matahari terbit.

Sipirok - Medan 9 jam


Ketika thread ini dibuat kali pertama, belum ada tuh tol bukittinggi - medan. Ajab kita
dibuatnya ketika melalui tebingtinggi, perbaungan, pasar bengkel, deliserdang. Padet pol. Ini
kelemahan mengambil jam leberangkatan pukul 21:30 dari jakarta. Tanpa tol, jarak ini bisa
ditempuh dalam waktu 11 jam. Karena sudah ada tol gw rasa kondisi jalan tebingtinggi -
medan nggak usah dibahas lagi. Nggak enak pokoknya. Padat dan bila ada truk didepan
sengsaralah kita kecuali mau pake jurus loncat katak. Melalui mobil satu persatu.

Selesai subuh, jam 10 sudah cukup istirahatnya. Bisa mandi lalu ke kota sipiroknya.
Terkenal dengan soto kerbaunya. Tenang aja, makanan di sipirok enak2 semua.

Ngopi syantik, jam 12 kita bisa melanjutkan perjalanan. Jalanan cukup berliku. Lepas kota
sipirok ada satu cekungan yang sering menjebak truk bermuatan besar yg kemudian
merusak jalan. Sering jadi kubangan tempat treesome kerbau 😁.

Menjelang Siborong-Borong dan Tarutung sering ada razia lalulintas. Jalan cukup ramai
namun masih enak dilalui. Menjelang sore kita ngopi aja di prapat. Dari prapat ini jalan akan
terus menurun sampai ke pematang siantar. Jalan cukup ramai dan ada ruas2 yg sepi.
Hati2. Jalan yg menurun, lurus dan sepi cenderung membuat orang ngebut

Masuk pematang siantar dan tebingtinggi, jalan cukup ramai. 10 km dari tebingtinggi sudah
ketemu tol. Monggo.

Update Jakarta - Medan dan sebaliknya lewat jalur tengah, barat dan timur sudah ada. Nanti
gw share.

Salam Satu Aspal

Diubah oleh pirateofjakarta 31-03-2019 14:49


0
Kutip Balas
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Urutan Komentar Terlama

paguci22
15-07-2017 22:30
KaskuserPosts: 136
#1

ayo dilanjut. ane sendiri gak pernah ninep hotel . paling pas malem berenti mampir rumah
makan atau rest area atau masjid besar. biasanya karena pas mudik rame juga
rumah mkn apa ya sepanjang lintas ntuh
paling ntuh simpang raya, pagi sore, siang malem, taruko jaya 1 2, rindu penantian , umega
gunung medan.
0
Kutip Balas

putra373
11-05-2018 07:25
NewbiePosts: 13
#2

Quote:
Original Posted By pirateofjakarta►Lima tahun terakhir gw banyak melakukan perjalanan
via darat. Jakarta – Purwokerto – Surabaya – Bali atau Jakarta – Palembang – Pekanbaru –
Medan. Setidaknya 2 bulan sekali gw melakukannya.

Bukan, gue bukan sales. Gw jalan nemenin bini gw. Biar dia bisa refresh ngeliat2 fenomena
dijalanan. Perjalanan ini sebetulnya bisa dilakukan via udara. Lebih irit pengeluarannya.
Tapi ya kita itu rada sableng dan demen aja jalan lewat darat. Ada hal yang memperkaya
jiwa dengan melakukan perjalanan lewat darat ini.

Berencana melakukan perjalanan Sumatera? Berikut tipsnya. tenang aja. Gw berusaha


nggak ngelantur…

Check List Persiapan


Pertama yang mesti diperhatikan adalah mobil. Pastikan mobil anda dalam kondisi baik.
Ganti lampu anda dengan NBR (night breaker) keluaran Osram. Ini akan menambah 20
persen intensitas cahaya lampu. Jangan pake white light kecuali anda punya lampu kabut.
setel lampu dekat anda maksimal 30 meter kedepan. Jangan terlalu lebih karena akan
menyulitkan anda sendiri untuk melihat dalam jarak dekat selain mengganggu pengemudi
didepan anda. Bikin chek list dari mulai dongkrak, kunci pas, ban serep, pompa dan air
pressure checker, dll.

Waktu yang Tepat


Menghitung waktu yang tepat. Bagi gw ini penting. Salah hitung maka kita akan terjebak
dalam keramaian di kota-kota yang kita lewati yang akan membuat kita lebih lama sampai
ditujuan.

Gw sudah coba mulai jalan pagi, siang, sore sampai malam. Dalam dua tahun terakhir gw
memilih memulai jalan jam 21:30. Ini waktu favorit karena lebih cepat sampai dan lebih
hemat biaya penginapan.

Perjalanan

Cibubur – Merak : 2 jam


Dengan kecepatan rata-rata 80 – 100 km/jam, jarak ini bisa ditempuh dalam waktu 2 jam.
Berangkat dari rumah pukul 21:30 kita akan tiba di Merak pukul 23:30 pas nyampe di pintu
masuk pelabuhan.

Merak – Bakauheni : 4 – 5 jam


Dari mulai antri kapal sampai tiba di Bakauheni waktunya sangat relatif. Tergantung
ketersediaan dan kecepatan kapal itu sendiri. Biasanya sejak antri hingga tiba Bakauheni
akan makan waktu 4 jam. Tapi lebih amannya kita sediain aja waktu 5 jam hingga tiba di
Bakauheni. Satu hal, pakai waktu anda selama di kapal untuk tidur. Nggak usah jalan-jalan
liat2 laut. Tidur dan istirahat untuk nyimpen tenaga. Kuranglebih pukul 04:30 kita sudah
sampai Bakauheni. Siapkan SIM dan STNK. Biasanya ada razia polisi sebelum pintu keluar
pelabuhan.

Sekitar 100 meter dari pintu pelabuhan ada pertigaan. Ke kanan kita akan melalui lintas
timur: Menggala – Palembang – Jambi – Pekanbaru. Sementara bila lurus anda akan
melalui lintas tengah.

Bila anda hendak ke Pekanbaru, saran gw nih mendingan ambil jalur tengah. Jarak tempuh
lebih panjang tetapi waktu tempuhnya sama. Lintas timur jalannya cenderung rusak dan
dipenuhi truck-truck kecil.

Bakauheni – Bandar Lampung : 2 Jam


Jam 04:30 kita tiba di Bakauheni. Sejak keluar kapal hingga Bandar Lampung agar berhati-
hati. Entah kenapa gw selalu melihat orang yang baru keluar kapal itu biasanya kesetanan
bawa mobilnya, termasuk gw.. huahahaha

Butuh waktu kurang lebih 2 jam hingga kita tiba di pertigaan Bandar Lampung. Ke kiri
Bandar Lampung, ke kanan lintas tengah. Pukul 06:30 kita sudah sampai disitu. Nggak usah
sarapan disitu. Jalan aja terus. Kira2 sejam, melewati Gunung Sugih, anda akan sampai di
Bandar Jaya. Ada satu rumah makan sebelah kiri jalan. RM Siang Malam. Makanannya
enak dan bersih. Enak sarapan disitu.

Selesai sarapan setengah jam langsung tancap gas.

Bandar Lampung – Baturaja : 5,5 Jam


Bila perjalanan malam hari, jarak ini biasanya bisa ditempuh dalam waktu 4 jam. Tetapi
disiang hari arus lalu lintas sudah cukup ramai sehingga bsia ditempuh da
lam waktu 4,5 jam ditambah sarapan 1 jam jadi 5,5 jam deh.

Tepat pukul 12:00 siang kita sudah sampai di Baturaja. Keluar sedikit dari pinggiran kota
baturaja ada SPBU dan RM Sederhana sebelah kiri jalan. kalau anda butuh makan siang,
silahkan makan siang disitu dan isi bensin. Tergantung juga sih mobil yang anda pakai apa.
Biasanya gw nyampe situ bensin sudah tinggal seperempat kurang sedikit. Makan siang aja
disitu karena susah menemukan RM yang cukup layak disepanjang perjalanan siang hari
kedepannya. Kecuali kalau anda mau joint di RM tempat biasa bus berhenti istirahat. Kalau
anda harus berenti di mana Bus AKAP beristirahat, kalau ditanya kasir bilang aja naik bus…
soalnya beda harga makanan antara naik bus dengan naik mobil pribadi. Nggak tau kenapa.

Batu Raja – Muara Enim : 2 jam


Selesai makan siang, injek pedal gas kuat-kuat. Sekitar 2 jam plus 1 jam makan siang anda
akan sampai di Muara Enim sekitar jam 15:00.
Muara Enim – Lahat jaraknya hanya kurang dari 50 km. Namun jalan dipenuhi oleh truk
batubara sehingga memperlambat waktu tempuh kita.

Muara Enim – Lubuk Linggau : 4 Jam


Injek gas terus sampai Lubuk Linggau sekitar jam 19:00. Keluar dari lahat menuju Lubuk
Linggau jalannya berkelok-kelok. Bila anda membawa penumpang disarankan agar tidur
saja karena sering membuat mual. Lahat – Tebing Tinggi – Lubuk Linggau. Kalau anda
sudah cape, Lubuk Linggau banyak hotel yang lumayan bagus. Demikian juga di Muara
Enim ada Hotel Grand Zuri.

Lubuk Linggau – Muaro Bungo: 4 Jam


Bila masih kuat, tancep aja gas kuat-kuat. Nanggung. Target kita adalah Muara Bungo.
Jalan menuju Muara Bungo dari Lubuk Linggau itu lurus dengan sedikit sekali kelokan. Ini
enak sebetulnya tetap membuat kirta ngantuk karena monoton sekali. Jangan dipaksakan
untuk melalui jalan ini kalau anda sudah letih. kalaupun anda mau terus, pastikan anda tidak
jatuh tertidur.

Sekitar jam 23:00 malam anda akan sampai di Muaro Bungo. Istirahatlah. Ada Hotel Amaris,
anak hotel Santika disitu. Bersih dan cukupan. Istirahatlah sampai jam 9 pagi. Seharusnya
dengan 5 jam sel-sel tubuh sudah kembali normal.

Muaro Bungo – Pulau Punjung : 4 Jam


Selesai sarapan, pukul 09:00 kita langsung jalan. Masih seperti sebelumnya, jalan relatif
lurus dan naik turun. Hati-hati bila melewati mobil lain di tanjakan karena seringkali muncul
mobil dari depan secara tiba-tiba. Sekitar pukul 13:00 kita sampai di Pulau Punjung. Ada
pertigaan di sini. Ke kanan kita akan ke Kuantan Senggigi lalu ke Pekanbaru. Bila lurus kita
akan menuju Bukit Tinggi.

Dari Pulau Punjung ke Kuansing (Kuantan Senggigi) bisa ditempuh maksimal 1.5 jam. Lalu
dari Kuansing ke Pekanbaru bisa ditempuh dalam waktu 4 jam. Bila anda hendak
melanjutkan perjalanan, ada baiknya makan siang di Pulau Punjung. Cukup banyak pilihan
rumah makan yang bersih disitu.

Pulau Punjung – Bukit Tinggi : 3,5 Jam


Perjalanan4061Jarak ini bisa ditempuh dalam waktu 3.5 jam. Jangan lewat Solok/Danau
Singkarak kecuali kalau anda ingin melihat-lihat pemandangan danau dan merasakan
gurihnya bareh solok. Kira-kira 1,5 jam perjalanan dari Pulau Punjung kita akan ketemu
pertigaan. Terus kalau mau lewat Solok atau ke kanan kalau mau lewat Batusangkar. Kita
ambil kanan. Tidak ada rumah makan yang cukup nyaman disepanjang jalan ini. Jalan relatif
kecil dan hanya ramai ketika memasuki kota-kota kecamatan saja. Pukul 16:30 kita sudah
tiba di Bukit Tinggi. Kalau mau makan siang ya di bukit tinggi saja. Merasakan gurihnya nasi
kapau khas Bukit Tinggi.

bersambung …………………..

Lebih lintas tengah, lewat tol sampai terbanggi besar lanjut ke kota bumi, bukita kemuning,
martapura, baturaja, muara enin, lahat, tebingtinggi, lubuklinggau, bangko, sarulangun,
muarabung, darmasraya, kiliranjao belok kanan lewat lipat kain pekanbaru, trs lintas timur
lewat kotapinang, rantauprapat, lanjut ke medan. Hindari jalur bakauheni, sukadana,
menggala, tulangbawang, kayu agung, palembang, betung, sungai lilin dan jambi, banyak
kendaraan besar dan jalan sering rusak, jadi suka macet.