Anda di halaman 1dari 1

No.

: 016/RAD/Nama RS/XII/2015
Lamp. : 1 Bundle
Hal. : Tunjangan Bahaya radiasi untuk pekerja radiasi dibidang kesehatan Swasta

Kepada Yth,
Nama Direktur / CEO
CEO ……..
Di
Tempat

Dengan hormat,
Bersama ini kami sampaikan mengenai perubahan Tunjangan Bahaya Radiasi (TBR) untuk pekerja
radiasi di bidang kesehatan. Dimana TBR yang sebelumnya yaitu Kepres RI No. 48 Tahun 1995 tidak
berlaku lagi dan digantikan dengan PerPres RI No.138 Tahun 2014. Adapun PerPres RI No.138 Tahun
2014 ini merinci besarnya tunjangan bahaya radiasi untuk pekerja radiasi di bidang kesehatan dan
dibagi menjadi beberapa risiko tingkatan yang dijabarkan oleh Permenkes RI No. 56 Tahun 2015 yaitu
sebagai berikut:
1. Risiko bahaya radiasi tingkat I adalah risiko bagi pekerja radiasi yang berhubungan langsung
dengan sumber radiasi secara terus-menerus (Dokter Radiologi, Radiografer dan Fisikawan
Medis), sebesar RP. 1.150.000,- (Satu Juta seratus lima puluh ribu rupiah).
2. Risiko bahaya radiasi tingkat II adalah risiko bagi pekerja radiasi yang berhubungan langsung
dengan sumber radiasi sewaktu-waktu (Elektromedis), sebesar Rp. 950.000,- (Sembilan ratus
lima puluh ribu rupiah).
3. Risiko bahaya radiasi tingkat III adalah risiko bagi pekerja radiasi yang berhubungan dengan
sumber radiasi tidak langsung dan berada dalam medan radiasi (Perawat), sebesar Rp.
750.000,- (Tujuh ratus lima puluh ribu rupiah).
4. Risiko bahaya radiasi tingkat IV adalah risiko bagi pekerja radiasi yang berhubungan dengan
sumber radiasi tidak langsung dan dalam medan radiasi sewaktu-waktu (Tenaga Administrasi
radiologi), sebesar Rp. 425.000,- (Empat ratus dua puluh lima ribu rupiah).
Mohon rumah sakit melakukan penyesuaian, Sebagai bahan pertimbangan untuk perubahan TBR
(Tunjangan Bahaya Radiasi) kami sertakan lampiran undang-undang mengenai perubahan tersebut.
Demikian surat ini kami sampaikan atas perhatian dan kebijaksanaannya kami ucapkan banyak terima
kasih.

Tangerang, 18 Desember 2015

……………………………..
Ka.Dept.Radiologi
Tembusa: 1. HRD (………………………..)
2. Dir. Keuangan (………………………..)