Anda di halaman 1dari 3

BAGUS ARLAN

JURNAL FISIKA UMUM : NERACA 4 LENGAN

2008, KARAWANG

NERACA EMPAT LENGAN

A. Pengertian
Neraca Ohaus merupakan salah satu alat ukur besaran fisika yaitu massa.
Neraca Ohauss digunakan untuk menimbang massa suatu benda dalam praktik
laboratorium. Neraca Ohaus sering digunakan dalam pengukuran laboratorium karena
alat ini memiliki tingkat ketelitian yang cukup tinggi yaitu mencapai 1/100 gram atau
0,01 gram.

B. Spesfikasi

Neraca empat lengan memiliki bentuk hampir sama dengan neraca ohaus
lainya hanya saja pada neraca empat lengan, seperti namanya memang terdir dar
empat lengan pengukur dengan ketelitian mencapai seperseratus gram. Neraca empat
lengan umumnya terbuat dari besi, alumunuim, atau metaloid.

C. Bagian-Bagian Alat

1. Tombol kalibrasi, merupakan sebuah sekrup atau knop yang digunakan untuk
mengenolkan atau mengkalibrasi neraca ketika neraca akan digunakan.
2. Tempat beban, merupakan sebuah piringan logam yang digunakan untuk
meletakkan benda yang akan diukur massanya.
3. Pemberat (anting), merupakan sebuah logam yang menggantung pada lengan yang
berfungsi sebagai penunjuk hasil pengukuran. Pemberat dapat digeser-geser dan
setiap lengan neraca memilikinya.
4. Lengan Neraca, merupakan plat logam yang terdiri dari skala dengan ukuran
tertentu. Jumlah lengan pada neraca bisa 2, 3 atau 4 bergantung jenisnya. Masing-
masing lengan menunjukkan skala dengan satuan yang berbeda.
5. Garis kesetimbangan (titik nol), digunakan untuk menentukan titik kesetimbangan
pada proses penimbangan atau pengukuran massa benda.

D. Kegunaan, Fungsi, dan Manfaat

Fungsi neraca Ohaus adalah untuk mengukur massa benda atau logam dalam
praktek laboratorium. Kapasitas beban yang ditimbang dengan menggunakan neraca
ini adalah 311 gram. Batas ketelitian neraca Ohauss yaitu 0,1 gram.

E. Prinsip Kerja Alat

Prinsip kerja neraca ini adalah membanding massa benda yang akan dikur
dengan anak timbangan. Anak timbangan neraca Ohaus berada pada neraca itu
sendiri. Kemampuan pengukuran neraca ini dapat diubah dengan menggeser posisi
anak timbangan sepanjang lengan.

F. Cara Menggunakan
1. Lakukan kalibrasi pada neraca ohaus sesuai dengan cara yang telah dijelaskan di
atas.
2. Letakkan benda yang akan diukur massanya di atas tempat beban.
3. Geser pemberat dimulai dari pemberat pada lengan neraca yang memiliki skala
terbesar sampai garis kesetimbangan tercapai
4. Jika garis kesetimbangan belum tercapai, geser pemberat pada lengan yang
menunjukkan skala lebih kecil sampai yang terkecil hingga garis kesetimbangan
tercapai.
5. Jika garis kesetimbangan sudah tercapai, mulai membaca hasil pengukuran.
G. Jenis dan Macam-Macam Alat
1. Neraca Empat Lengan Berbahan Besi

Meskipun Neraca ini memiliki bobot yang berat akan tetapi memiliki kalibrasi
yang lebih mudah. Untuk saat ini neraca empat lengan berbahan dasar besi sudah tidak
lagi banyak diproduksi.

2. Neraca Empat Lengan Berbahan Alumunium

Neraca ini lebih banyak digunakan sebagai neraca pada praktikum utuk kegiatan
pendidikan dan penelitian dikarenakan bobotnya yang lebih ringan ketimbang neraca dari
bahan besi.

H. K3
1. Keadaan neraca harus siap pakai
2. Neraca harus bersih (terutama piring-piring neraca)
3. Anak timbangan dalam keadaan lengkap
4. Persiapan pendahuluan terhadap alat bantu penimbangan
5. Pemeriksaan kedataran neraca dan kesetimbangan neraca
6. Pekerjaan penimbangan dan perhitungan hasil penimbangan
7. Melaporkan hasil penimbangan
8. Mengembalikan neraca pada keadaan semula
I. Praktikum
Cara kerja neraca ohaus adalah dengan menggunakan asas kesetimbangan
benda tegar yaitu dengan memakai prinsip momen gaya. Secara sederhana, neraca
terdiri atas 3 bagian pokok, yaitu lengan beban, titik tumpu, lengan pemberat.