Anda di halaman 1dari 8

8/29/2019 KIMIA

LAPORAN PRESENTASI

DI SUSUN OLEH : I GUSTI SULTAN H.A


ANGGUN SUPARDI M
YUYUN SASMITA
M ZAINAL ABIDIN
FIRLI NUR AZIZAH
SABDA ARSY CHOLID
FANS ACHMAD FAROSIL
1. PENGERTIAN MINYAK BUMI

Minyak bumi (bahasa Inggris : Petroleum), dijuluki sebagai emas hitam adalah cairan
kntal, coklat gelap, atau kehijauan, yang mudah terbakar. Pengertian lain dari
minyak bumi adalah hasil dari peruraian (dekomposisi) materi tumbuhan dan hewan
di suatu daerah yang subsidence (turun) secara perlahan. Minyak bumi terdiri dari
campuran kompleks dari berbagai hidrokarbon, sebagian besar seri alkana, tetapi
bervariasi dalam penampilan, komposisi, dan kemurniannya.

2. PROSES PEMBENTUKAN
Minyak bumi merupakan bahan bakar yang dihasilkan oleh alam dari fosil-fosil yang
terpendam berjuta-juta tahun. Fosil adalah sisa tulang-belulang binatang atau sisa
tumbuhan zaman purba yang telah membatu dan tertanam di bawah lapisan tanah
Terjadinya proses pembentukan minyak bumi dapat dijelaskan sebagai berikut:

1) Dimulai ketika ada tanaman atau hewan yang terkubur di dalam lapisan kerak
bumi selama jutaan tahun yang lalu.
2) Tanaman dan hewan yang mati tersebut akan terbawa ke dalam lapisan kerak
bumi lewat pergerakan lapisan lempeng bumi.
3) Semua sisa tanaman dan hewan yang telah menjadi fosil akan bereaksi dengan
panas bumi dan gas alam yang terbentuk secara alami. Hal ini yang mengubah fosil
menjadi cairan hitam atau minyak bumi.

3. KOMPOSISI
Minyak bumi hasil pertambangan yang belum diolah dinamakan minyak mentah
(crude oil). Minyak mentah merupakan campuran yang sangat kompleks.

Komposisi minyak mentah secara umum:


1. 57% hidrokarbon alifatik
2. 29% hidrokabon aromatik
3. 14% resin
4. 2% belerang thiofenik yang terikat dalam hidrokarbon aromatic
4. PENGOLAHAN MINYAK BUMI
Minyak bumi biasanya berada 3-4 km di bawah permukaan bumi. Perlu dibuat
sumur bor untuk mendapatkan minyak. Minyak mentah yang diperoleh ditampung
dalam kapal tanker atau dialirkan ke kilang menggunakan pipa. Agar dapat
digunakan minyak mentah harus diolah terlebih dahulu.
Prinsip pengolahan minyak bumi dapat dilakukan dengan 2 langkah:
1) Desalting

Proses desalting merupakan proses penghilangan garam yang dilakukan dengan cara
mencampurkan minyak mentah dengan air. Tujuannya adalah melarutkan zat-zat
mineral yang larut dalam air.

Proses ini juga ditambahkan asam dan basa dengan tujuan untuk menghilangkan
senyawa senyawa selain hidrokarbon.
2) Destilasi
Dalam proses destilasi bertingkat, minyak mentah tidak dipisahkan menjadi
komponen-komponen murni, melainkan ke dalam fraksi-fraksi, yakni kelompok-
kelompok yang mempunyai kisaran titik didih tertentu.
5. PEMISAHAN FRAKSI-FRAKSI MINYAK BUMI
Minyak mentah (Crude Oil) yang diperoleh dari pengeboran berupa cairan hitam
kental yang pemanfaatnnya harus diolah terlebih dahulu. Pengeboran minyak bumi di
Indonesia, terdapat di pantai utara Jawa (Cepu, Wonokomo, Cirebon), Sumatera
(Aceh, Riau), Kalimantan (Tarakan, Balikpapan) dan Irian (Papua).
Pengolahan minyak bumi melalui 2 tahapan :
1. Pengolahan pertama

Pada tahapan pertama dilakukan destilasi bertingkat yaitu memisahkan fraksi-fraksi


minyak bumi berdasarkan titik didihnya sebagaimana tercantum pada gambar
berikut

Komponen yang titik didihnya lebih tinggi akan tetap berupa cairan dan turun ke
bawah. Sedangkan titik didihnya yang lebih rendah akan menguap dan naik kebagian
atas melalui sangkup-sangkup yang disebut sangkup gelombung.
2. Pengolahan Kedua
Pada tahapan ini merupakan proses lanjutan hasil penyulingan bertingkat dengan
proses sebagai berikut
a. Perengkahan (cracking) yang meliputi perengkahan(pemecahan rantai), alkilasi
(pembentukan alkil), polimerisasi (penggabungan rantai karbon), reformasi
(perubahan struktur), dan isomerisasi (perubahan isomer)
b. Ekstrasi yaitu proses pembersihan produk dengan menggunakan pelarut dengan
tujuan hasil yang lebih banyak dengan mutu yang lebih baik.
c. Kristalisasi yaitu proses pemisahan produk melalui perbedaan titik cair.
d. Pembersihan dari kontaminasi, yaitu membersihkan pengotor dengan cara
menambahkan soda kaustik (NaOH) tanah liat atau proses hidrogenasi.
6. SUMBER MINYAK DI INDONESIA

Sumber minyak di Indonesia terdapat di daerah Aceh, Sumatera Utara, Riau, Papua,
Kalimantan, Cepu (jawa).

Indonesia adalah Negara yang kaya akan tambang “emas hitam”. Pada tahun 2010
lalu, penghasilan total minyak bumi Indonesia mencapai 912.899 barrel per hari.

7. Manfaat
1. Bahan bakar
Minyak bumi yang sudah diolah bisa digunakan sebagai bahan bakar untuk mesin
atau kendaraan. Tidak dibayangkan apabila tidak adanya minyak bumi.

2. Sumber gas cair


Gas yang sering digunakan yaitu LPG merupakan hasil olahan dari minyak bumi.
Jenis gas ini merupakan produk tinggi dibandingkan dengan bahan bakar lainnya.

3. Industri kimia
Senyawa yang dihasilkan dari minyak bumi juga berguna untuk berbagai macam
produk kimia. Seperti cat dan produk plastik

4. Bahan Serat
Komponen dari olahan minyak bumi juga berguna sebagai bahan serat. Seperti
nilon,rayon,dan bahan tekstil. Saat ini belum bisa ditemukan sumber bahan serat
yang lain selain dari minyak bumi.
5. Produk Dapur
Produk dapur yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari,seperti kulkas,magic
com,dan kursi juga berasal dari olahan minyak bumi yang berupa besi dan
alumunium.

6. Bahan Mobil
Dari beberapa bagian mobil yang terbentuk itu terbuat dari minyak mentah yang
sudah diolah. Serat dari olahan minyak bumi ini dijadikan lapisan blok diproduk
mobil dan jenis cairan untuk mobil seperti minyak pelumas,rem dan bahan bakar .

7. Sumber Olahan Pupuk


Senyawan sintesis dari olahan pupuk ini berasal dari olahan minyak bumi. Selain itu,
olahan minyak mentah ini juga memberikan hasil tenaga yang dapat menggerakkan
suatu mesin produk.
8. Pembangkit Listrik
Untuk membangkitkan listrik butuh adanya minyak bumi supaya nanti tenanga
berupa uap. Dengan uap inilah dapat menggerakkan tubrin pada pembangkit pada
kumparan magnet sehingga bisa menghasilkan listrik.
9. Bahan Obat
Senyawa dari minyak bumi ini bisa dijadikan salah satu bahan untuk obat-obatan
yang memiliki kandungan aspirin. Selain itu, komponen hidrokarbonat dari minyak
bumi juga sangat efektif untuk bahan obat.
10. Listrik Tenaga Surya
Untuk membangkitkan listrik tenaga surya masih sangat membutuhkan minyak
bumi namun bukan utamanya. Minyak bumi dalam hal ini berbentuk bahan resin.
8. KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN DARI PENGOLAHAN MINYAK BUMI
Keuntungan
Minyak bumi memiliki beberapa keuntungan saat di kelola diantaranya adalah :
Pengelolahan dari minyak bumi dan gas alam sebenarnya dilakukan dengan beberapa
cara yang sangat ringan dibandingkan dengan pengelolahan yang dilakukan untuk
sumber daya lain uang juga memiliki pengaruh besar untuk kehidupan manusia.
Minyak bumi sebenarnya sangat mudah dalam proses pendistribusian sehingga
sumber pengelolahan dari pusat pengolalah dilakukan degan jaringan pipa yang
kemudaian ditanamkan dalam pusat pengelolah yang kusus. Agar berbeda dengan
sistem pengolahand ari sumber daya yang lain.

Minyak bumi sebenarnya memiliki manfaat dalam pembangaun pembangkit tenaga


listirk karena memiliki sitem penyaluran bahan bakar yang cukup ringan dan juga
cukup cepat serta dalam proses yang mudah. Bahkan dalam sistem untuk
pembangkit tenag listirk bisa dipasangan dikasawan manapun.
Kerugian
Walaupun sangat banyak keuntungannya ada beberapa kerugian dair pengelolahan
bahan bakar diantaranya adalah :

Sumber daya minyak bumi dan gas memerlukan waktu yang cukup lama
dalamproses membentuknya kembali. Karena minyak bumi sebenarnya memiliki sifat
sekalo pakai yang tidak baik. Sehingga sumber minyak bumi bisa habis kapanpun.
Dalam proses pengelolahan bisanya menimbulkan beberapa efek buruk untuk
kesehatan dan mebuat pemanasan global karena menimbulkan polusi dan
pencemaran.
Pengelolahannya juga membutuhkan biaya yang tidak sedikit sehingga akan
menghabiskan dana yang banyak dibandingkan dengan beberapa proses
pengelolahan lainnya yang ada didari sumber daya manusia